cover
Contact Name
I Gusti Ayu Apsari Hadi
Contact Email
apsari.hadi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
apsari.hadi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
ISSN : 25992694     EISSN : 25992686     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan, Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan sosial pembelajaran. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan kewarganegaraan bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 896 Documents
PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PETUGAS DI TENGAH KONDISI OVERCROWDING (The Effect of Transformasional Leadership on Emplyoee’s Organizational Citizenship Behavior in The Middle of Overcrowding) Safrin, Frischa Mentari; Wibowo, Padmono
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 10, No 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v10i1.42712

Abstract

Pemimpin merupakan orang yang berpengaruh dalam organisasi terutama dalam kondisi overcrowding, tetapi seluruh Sumber Daya Manusia juga memiliki peran penting dalam kemajuan organisasi. Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Batam telah mendapati beberapa penghargaan karena gaya kepemimpinan yang cenderung mendorong pengikutnya untuk mengubah motif, kepercayaan, dan nilai atau biasa disebut kepemimpinan transformasional. Mulai dari penghargaan yang diberikan oleh Kepala Kantor Wilayah hingga penghargaan yang diberikan oleh Menteri Hukum dan HAM RI. Merupakan sebuah apresiasi untuk SDM yang telah memiliki kemauan melakukan pekerjaan diluar tanggung jawabnya atau biasa disebut Organizational Citizenship Behavior (OCB). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kepemimpinan transformasional berpengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB). Lokus penelitian di  Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Batam, menggunakan populasi sebanyak 75 orang. Menggunakan rumus slovin dan teknik penarikan sampel secara purposive sampling, mendapati sampel sebanyak 63 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebar secara online. Analisis data dengan menggunakan IBM SPSS 25. Instrumen pada penelitian ini telah diuji validitas dan reliabilitas, mendapati hasil yang valid dan reliabel untuk semua instrumennya. Menggunakan uji regresi linear sederhana. Dengan hasil variabel X berpengaruh positif terhadap variabel Y, nilai R square sebesar 41,8%. Menghasilkan persamaan regresi Y = 13,251 + 0,895X, berarti persamaan regresi ini berbanding lurus karena nilai koefisien b memiliki nilai positif.
PENERAPAN PELAKSANAAN CUTI MENGUNJUNGI KELUARGA SEBAGAI HAK NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN Pradipta, Ovilia Yana; Subroto, Mitro
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 10, No 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v10i1.45096

Abstract

Seseorang warga negara dapat dikatakan bersalah didepan hukum ketika tindakan yang dia lakukan telah melanggar hukum dinegaranya dan salah. Pada saat menjalankan hukumannya seseorang itu akan berada ditempatkan di Lembaga Pemasyarakatan dan seseorang itu dapat disebut dengan sebutan narapidana. Narapidana adalah manusia dan warga negara yang tingkah lakunya tetap harus diperhatikan oleh pemerintah. Saat berada didalam Lembaga Pemasyarakatan seorang narapidana tetap berhak mendapatkan hak- haknya. Didalam memenuhi hak- haknya, narapidana juga harus mendapatkan persamaan sikap atau perlakuan tanpa membeda bedakan dalam segi apapun. Tujuan dari penjelasan dalam jurnal ini adalah untuk pelaksaan hak narapidana dalam menerima layanan saat memenuhi haknya untuk cuti mengunjungi keluarga. Penelitian yang digunakan dalam penjelasan jurnal adalah penelitian kualitatif yang isinya tentang penelitian yang menjelaskan secara jelas atau disebut deskriptif dan didalamnya sesuai dengan yang terjadi atau fakta dan penelitiannya mengarah pada analisis- analisis.  
UPAYA PENANGGULANGAN DAMPAK OVER KAPASITAS DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB ARGA MAKMUR Bramada, Rey Japa; Wibowo, Padmono
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 10, No 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v10i1.42698

Abstract

Angka kejahatan yang semakin meningkat disebabkan oleh adanya ketidak seimbangan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Tingginya angka kejahatan menggambarkan banyaknya pelaku tindak pidana yang akan menjadi penghuni lapas untuk menjalani pembinaan sebagai bentuk hukuman. Lapas yang mengalami over kapasitas mengalami hambatan dalam melaksanakan system pemasyarakatan sebab fungsi tidak berjalan dengan maksimal. Penelitian ini akan membahas tentang upaya penanggulanga dampak over kapasitas di Lapas Kelas IIB Arga Makmur. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah kualitatif yang bersifat deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan penyebab dari permasalahan over kapasitas yaitu penahanan pra persidangan, Kurang maksimalnya penggunaan jenis pemidanaan lain selain penjara, tingkat residivis yang masih tinggi, dan akses terpidana kepada Advokat yang terbatas. Lapas Arga Makmur melakukan upaya-upaya dalam menanggulangi dampak over kapasitas seperti menerapkan program reintegrasi sosial sebagai strategi jangka panjang mengurangi over kapasitas, menciptakan zero HALINAR di lingkungan Lapas dan menjaga serta melindungi kesehatan fisik dan mental warga binaan.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEKERJA MIGRAN INDONESIA Kristiadi, Elias Yulio; Subekti, Rahayu; Raharjo, Purwono Sungkowo
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 10, No 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v10i1.43813

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap Pekerja Migran Indonesia yang diberikan oleh BP3TKI. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif atau doktrinal yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka. Bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini berupa bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Bahan hukum primer adalah perundang-undangan dan bahan hukum sekunder berupa publikasi tentang hukum. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, diperoleh kesmpulan bahwa,  Perlindungan hukum atas hak-hak pekerja migran dalam bekerja sudah berjalan dengan baik dan telah sesuai dengan Undang-Undang No. 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dimana perlindungan diberikan yakni fase sebelum bekerja, selama bekerja dan setelah bekerja.
TIKTOK PHENOMENON: EXONERATION CLAUSE VS. PERSONAL DATA PROTECTION Nurfitri, Nisa; Sudirman, Lu; Disemadi, Hari Sutra
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 10, No 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v10i1.46478

Abstract

Kerugian yang dialami oleh konsumen dalam menyetujui perjanjian klausul eksonerasi mengenai ganti rugi terhadap penggunaan Aplikasi TikTok tersebut dapat diketahui pada kasus kebocoran data pribadi pengguna Aplikasi TikTok. Penulisan ini untuk mengetahui dan memahami syarat dan ketentuan perlindungan data pribadi pada aplikasi TikTok yang mengandung klausula eksonerasi dan untuk mengkaji lebih dalam mengenai upaya hukum yang dapat ditempuh jika mengalami kerugian akibat klausula eksonerasi dalam syarat dan ketentuan perlindungan data pribadi pada aplikasi TikTok beserta upaya hukum yang dapat ditempuh oleh pengguna Aplikasi TikTok. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah yuridis-normatif dengan menganalisa peraturan perundang-undangan, yang berlaku dan erat kaitannya dengan permaslaahan penelitian. Sehingga mendapatkan hasil penelitian upaya hukum yang ditempuh pengguna kepada perusahaan TikTok jika mengalami kerugian akibat klausula eksonerasi dalam syarat dan ketentuan data pribadi pada aplikasi TikTok melalui jalan damai. Bila terdapat persetujuan dari pihak berperkara dapat dibawa ke BPSK baik dengan cara konsiliasi, mediasi maupun arbitrase. Apabila tidak dapat terselesaikan, langkah penanganan selanjutnya melalui peradilan umum. Dapat disimpulkan pengaturan akses data pribadi dalam syarat dan ketentuan Aplikasi TikTok bertentangan dengan ketentuan yang terdapat pada Permenkominfo Nomor 20 Tahun 2016 tentang Perlindungan Data Pribadi dalam Sistem Elektronik beserta Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.
TINJAUAN YURIDIS ATAS PERALIHAN STATUS DOSEN PADA PERGURUAN TINGGI NEGERI BARU (PTNB) Subagio, Hani; Hastangka, Hastangka
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 10, No 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v10i1.46479

Abstract

Peralihan status perguruan tinggi swasta (PTS) menuju perguruan tinggi negeri baru (PTNB) telah memunculkan persoalan baru. Persoalan tersebut terkait status kepegawaian dosen yang semula sebagai pegawai swasta yang beralih menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Sejak munculnya kebijakan baru tentang perubahan status perguruan tinggi swasta ke perguruan tinggi negeri. Persoalan pokok yang menjadi perhatian sampai hari ini ialah persoalan peralihan status dosen pada Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTNB) menjadi ASN dalam konteks ini ASN yang dimaksud ialah status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Metode penelitian ini menggunakan pendekatan analisis hukum yuridis normatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini ialah peraturan perundang-undangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ketentuan tentang peralihan status dosen PTS ke PTNB telah menimbulkan ketidakpastian hukum dan ketidakadilan sosial.
PELAKSANAAN PERJANJIAN KREDIT UNTUK MENCEGAH ADANYA KREDIT BERMASALAH DI BANK SINARMAS CABANG SINGARAJA Anis Wijayanti
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v1i1.365

Abstract

ABSTRACTThis study aimed to determine: (1) The loan agreement with Bank Branch Sinarmas Singaraja Bali, (2) Being non-performing loans faced by the Bank Sinarmas, (3) Efforts - Efforts were made to resolve the legal issues in the Bank Sinarmas credit. This study used descriptive qualitative research approach. The technique of determining the subject of research using purposive sampling and snow ball the subject of this study is Chairman Sinarmas Bank Branch Singaraja, Employees of the credit from Bank Branch Sinarmas Singaraja, Debtor, Notary Public Employees Singaraja court. Data collection techniques used in this study: (1) observation, (2) interviews, (3) the recording of documents, (4) Method of literature. Tekniuk descriptive analysis with qualitative data analysis. These results indicate that (1) prior to the loan agreement executed, then the bank has provided a blank credit agreement are enforceable prior to credit given to each applicant, and if the debtor and the bank agreed with blank credit application is considered worthy to be given to the debtor the bank will provide Letters of Credit Confirmation that contains a large number or credit approval, loan repayment period, the amount of costs such as interest and other fees necessary, withdrawal of credit terms, manner and form of lines of credit and credit guarantees worth, (2) Being non-performing loans has ever faced by the Bank Sinarmas Branch Singaraja is substandard loans and non-performing loans (3) Prior to take legal action in the resolution of credit issues early - first Bank Sinarmas rescue efforts by providing a grace period and mengurangu lending rates. While the Court Alternative Dispute Resolution Singaraja give melelui negotiation, mediation and then arbitration.Keywords: Credit Agreement, Credit Problems.
EKSISTENSI NYEPI SEGARA DALAM UPAYA MENJAGA PELESTARIAN ALAM LINGKUNGAN DAN NILAI SOSIAL BUDAYA DI DESA PED, KECAMATAN NUSA PENIDA, KABUPATEN KLUNGKUNG I Kadek Widiana
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v1i1.366

Abstract

ABSTRACTThis study aimed to determine (1) philosophical foundation of Nyepi Segara, (2) Theimplementation of Nyepi Segara, (3) Nyepi Segara role in maintaining environmentalconservation and socio-cultural values in the village of Ped, Nusa Penida, Klungkung regency.This study, using a qualitative descriptive research approach and data collection techniques thatare used through interviews, observation, literature. The analysis of the data used in this study isto use qualitative descriptive analysis. These subjects include: Indigenous kelihan Ped, PedKadus village, elders (elders) who knows about Nyepi Segara Village Ped. The results of thisstudy indicate that (1) philosophical foundation Nyepi Ped Segara Village is a form of homage tothe god Varuna is believed to be the ruler of oceans and seas. (2) The Nyepi Segara Village Ped,whose implementation falls on the full moon based calendar sasih Kapat Bali, has beenconducted since 1600 AD or during the reign of Dalem Waturenggong. (3) The role of NyepiSegara Village Ped in maintaining environmental conservation and socio-cultural values with TriHita Karana is based include: (a) the harmonious relationship between man and Sang HyangWidhi Wasa, (b) a harmonious relationship between man and man, (c) a harmonious relationshipbetween man and nature. (4) the constraints faced in the implementation Nyepi immediately atPed village, Nusa Penida, Klungkung regency, and alternatf solution.Keywords: Nyepi Segara, preservation of the natural environment and cultural social
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT (NUMBERED HEAD TOGETHER) PADA SISWA KELAS XI IPA 3 SMA NEGERI 3 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2012/2013 NI LUH WIDYASARI
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v1i1.367

Abstract

ABSTRACTThis study aims to improve learning outcomes Citizenship Education (Civics)through the application of learning models NHT (Numbered Head Together). Thisresearch is a class act that is done in two cycles of action. Stages-tahapn in eachcycle is the planning, implementation, observation / evaluation and reflection. Thesubjects were students of class XI IPA 3 SMA Negeri 3 Singaraja, amounting to36 people. The object includes learning outcomes Civics. The data were collectedusing observation techniques, giving tests, and questionnaires. Observationtechniques used to collect data on students in participating in learning activitiesCivics. Giving tests are used to obtain data on student learning outcomes Civics.Questionnaires were used to collect data related to the application of the methodin learning NHT. Furthermore, the data collected were analyzed by descriptivequantitative. The results of this study indicate that the application of learningmodels NHT (Numbered Head Together) in a Civics lesson in class XI IPA 3SMA Negeri 3 Singaraja, can improve learning outcomes Civics. It can be seenfrom the following data: 1) an increase in the average value of the learningoutcomes Civics cycle of 69.4 to 75.3% absorption of mastery learning classicalscore of 69.44%, while the average yield on learning Civics second cycle is equalto 81.25% with the absorption of 81.3 94.44% mastery learning classical. Fromcycle I to cycle II Civics increase student learning outcomes.Key Words: Cooperative Learning, Model Type NHT (Numbered HeadsTogether), student learning outcomes,Learning Civics.
SISTEM PEWARISAN PADA MASYARAKAT BERKASTA KSATRIA DAN MASYARAKAT BERKASTA SUDRA DI DESA PAKRAMAN MANUABA, KECAMATAN TEGALLALANG, KABUPATEN GIANYAR I MADE SUKA ARDANA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v1i1.368

Abstract

ABSTRACTThis recearch aims to know 1) heritage system of Ksatria caste and Sudra caste of people in Manuaba villlage; 2) the differences of heritage system between Ksatria caste and Sudra caste of people in Manuaba village; 3) implication toward heir in family life and society in Manuaba village. This research uses descriptive qualitative. In choosing subject, research uses purpostive sampling and the subject of research are 1) people who have Ksatria caste, 2) people who have Sudra caste,3) Kelihan Banjar, 4) Bendesa Adat, 5) doyen in Manuaba village. The research uses some methods in collecting data, such as: 1) interview method, 2) observation method, 3) documentation method. In analysing the data, the research uses descriptive qualitative method. The results of this research show that 1) heritage system in Manuaba village was taken from man’s clan or in Bali we called it as purusa, but there is a diference between Ksatria caste and Sudra caste in heritage system. In Ksatria caste, the heir is the oldiest son of the family and in contrast, in Sudra caste the heir is the youngest son of the family; 2) there is difference of heritage system in Manuaba village and it is used for differenciate Ksatria caste and Sudra caste; 3) The implication of heir in family life and society are the heir has responsibility toward their parents, the heir has power in the family, the heir has responsibility in the society (in Bali we called it as ayahan banjar) and village.Keywords : Heritage System, Ksatria Caste, Sudra Caste

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 3 (2024): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 3 (2023): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 2 (2023): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 10, No 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 2 (2021): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 1 (2021): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 3 (2020): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 3 (2020): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 2 (2020): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019): September Vol 7, No 3 (2019): September Vol 7, No 2 (2019): Mei Vol. 7 No. 2 (2019): Mei Vol. 7 No. 1 (2019): Februari Vol 7, No 1 (2019): Februari Vol. 6 No. 3 (2018): September Vol 6, No 3 (2018): September Vol 6, No 2 (2018): Mei Vol. 6 No. 2 (2018): Mei Vol. 6 No. 1 (2018): Februari Vol 6, No 1 (2018): Februari Vol. 5 No. 3 (2017): September Vol 5, No 3 (2017): September Vol 5, No 2 (2017): Mei Vol. 5 No. 2 (2017): Mei Vol. 5 No. 1 (2017): Februari Vol 5, No 1 (2017): Februari Vol. 4 No. 3 (2016): September Vol 4, No 3 (2016): September Vol 4, No 2 (2016): Mei Vol. 4 No. 2 (2016): Mei Vol. 4 No. 1 (2016): Februari Vol 4, No 1 (2016): Februari Vol 3, No 3 (2015): September Vol. 3 No. 3 (2015): September Vol. 3 No. 2 (2015): Mei Vol 3, No 2 (2015): Mei Vol. 3 No. 1 (2015): Februari Vol 3, No 1 (2015): Februari Vol 2, No 3 (2014): September Vol. 2 No. 3 (2014): September Vol 2, No 2 (2014): Mei Vol. 2 No. 2 (2014): Mei Vol 2, No 1 (2014): Februari Vol. 2 No. 1 (2014): Februari Vol. 1 No. 3 (2013): September Vol 1, No 3 (2013): September Vol 1, No 2 (2013): Mei Vol. 1 No. 2 (2013): Mei Vol 1, No 1 (2013): Februari Vol. 1 No. 1 (2013): Februari More Issue