cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WIDYA LAKSANA
ISSN : 14104369     EISSN : 25496859     DOI : -
Core Subject : Education,
Widya Laksana is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Ganesha twice a year; January and August
Arjuna Subject : -
Articles 652 Documents
PELATIHAN PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA BERBASIS MASALAH MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN GURU DALAM MEMBERIKAN PKRR DI SMP Citrawathi, Desak Made; Adnyana, Putu Budi; Dewi, Ni Putu Sri Ratna
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.728 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v8i2.19418

Abstract

Pengetahuan remaja yang komprehensif tentang kesehatan reproduksi remaja masih rendah. Rendahnya pengetahun remaja tentang kesehatan reproduksi merupakan salah satu faktor resiko bagi remaja untuk mengalami masalah kesehatan reproduksi. Pendidikan kesehatan reproduksi remaja sangat diperlukan oleh siswa sebagai upaya untuk mengurangi risiko siswa sebagai remaja untuk mengalami masalah kesehatan reproduksi. Guru-guru Sekolah Menengah Pertama kurang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis masalah untuk memberikan pendidikan kesehatan reproduksi. Perangkat pembelajaran berbasis masalah yang digunakan dalam pembelajaran bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan hidup siswa dalam bidang kesehatan reproduksi. Guru-guru Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Buleleng belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk menyiapkan perangkat yang tepat untuk memberikan PKRR. Selama ini informasi tentang kesehatan reproduksi diberikan dengan penekanan pada materi reproduksi untuk ujian. Berdasarkan uraian tersebut, maka perlu adanya kegiatan pelatihan dan pembinaan tentang pembuatan perangkat pembelajaran untuk memberikan pendidikan kesehatan reproduksi remaja. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan yakni metode diskusi, pelatihan, dan pendampingan. Di akhir kegiatan, para peserta mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya. Pendampingan dilakukan dengan bimbingan pembuatan perangkat pembelajaran kesehatan reproduksi remaja melalui internet atau secara online.
PENGEMBANGAN DAN PENGELOLAAN OBJEK WISATA DESA BATUR TENGAH, KINTAMANI BERBASIS MASYARAKAT LOKAL Widiastini, Ni Made Ary
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (947.969 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v2i2.9139

Abstract

Pedagang  acung  di  Desa  Batur  Tengah  merupakan sekelompok  masyarakat  yang mencari nafkah dengan menjual produk wisata berupa souvenir yang didapatnya melalui pemasok dari Gianyar dan Denpasar. Namun, di dalam menjual produk wisata tersebut, mereka mengalami berbagai kendala, diantaranya larangan yang dibuat guide kepada kliennya/wisatawan untuk membeli produk yang ditawarkan oleh si pedagang acung karena kualitas yang kurang bagus dan harga yang cukup mahal. Hal ini membuat pedagang acung mengalami kesulitan, dimana mereka mengalami kesulitan dalam pemenuhan   kebutuhan   hidup   mereka   karena pendapatan   yang   kurang.   Dengan demikian, perlu adanya penengah yakni pihak pemerintah yang dapat memposisikan diri sebagai penghubung antara pedagang acung dnegan guide. Secara teknis metode pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini menjadi enam tahapan yakni: 1) Melakukan pendekatan dengan dinas kebudayaan dan pariwisata Kabupaten Bangli; 2) Menginformasikan kegiatan kepada Kepala Desa setempat; 3) Mencari tempat untuk dijadikan sebagai tempat pelatihan dalam kegiatan P2M; 4) Mendata peserta; 5) Melaksanakan kegiatan dengan waktu pelatihan dilaksanakan satu hari yakni pada tanggal 4 September 2012, Pukul 08.00 wita ? selesai. Yang menjadi fokus dalam kegiatan ini  adalah  dinas  kebudayan  dan pariwisata  Kabupaten  Bangli agar  mau memiliki komitmen untuk mengembangkan pariwisata yang berbasis masyarakat dan memperdulikan masyarakat, khususnya perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan pedagang acung karena mereka lah yang memiliki daerah tersebut, yang tinggal dan menjaga wilayah tersebut untuk tetap menjadi kawasan wisata yang mau dikunjungi oleh wisatawan.
MEMPERSIAPKAN KARIR SISWA DI ERA DIGITAL MELALUI PEMAHAMAN TIPOLOGI KEPRIBADIAN DAN DUNIA KERJA Surtiyoni, Endang; Suryahadikusumah, Ahmad Rofi; Kurniasari, Kurniasari; Ferdiansyah, Muhammad; Purnamasari, Syska; Arizona, Arizona
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.606 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v8i2.17951

Abstract

Abstrak Ketidaktelitian merencanakan karir diprediksi akan terjadi pada siswa kelas XII di SMAN 1 Rambutan, dikarenakan skeptis terhadap diri dan peluang karir yang tersedia, sementara itu di era digital menuntut siswa memiliki preferensi pribadi yang mantap.  Oleh karena itu pemahaman tipologi kepribadian bertujuan untuk membantu proses perencanaan karir siswa SMAN 1 Rambutan agar relevan dengan karakteristik pribadi dan tren di era digital. Metode pelaksanaan dilakukan dalam tiga sesi yaitu reframing,  pemahaman diri melalui instrumen RIASEC, terkahir diskusi dan simulasi.  Hasilnya ditemukan mayoritas peserta memiliki tipologi sosial (51%), diikuti oleh artisitik (18%), dan yang paling rendah adalah investigatif (1%), selain itu  siswa dapat mengelompokkan kegiatan yang mendukung pada rencana karier antara lain meningkatkan keahlian yang spesifik (kuliah, mengambil lisensi, dan pelatihan), dan kegiatan yang dapat mengembangkan kemampuan penunjang (kursus singkat bahasa, pemanfaatan sosial media, dan  berkomunitas). Kata kunci: perencanaan karir, era digital, tipologi kepribadian Abstract Inaccuracy in career planning was predicted would happen in grade XII SMAN 1 Rambutan, that causes by skeptical of self and career opportunities that are available. Meanwhile, in the digital age, students are required to have good personal preferences. Therefore the personality typology assessment aim to help the process of career planning of students SMAN 1 Rambutan to be relevant to personal characteristics and career trends in digital age. Implementation method held in three sessions i.e. reframing, self-understanding through RIASEC inventory, closing with discussion and simulation. The results found the majority of participants have social typology (51%), followed by artistic (18%), and the lowest is investigative (1%), moreover they can be grouping some activities that support the career plan like   upgrading specific skills (taking graduate study, take the licenses, and training), and activities that could develop supporting ability  (languages short course, utilization of social media, and community activity). Keywords : career planning, digital age, personality typology
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN RPP BERMUATAN KEBUDAYAAN LOKAL DAN PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA UNTUK GURU-GURU SEKOLAH DASAR DI GUGUS II KECAMATAN TEJAKULA Riastini, Putu Nanci
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.355 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v3i1.9155

Abstract

Tujuan  pengabdian  kepada  masyarakat  ini  adalah  untuk  meningkatkan  kemampuan guru-guru sekolah dasar di Gugus II Kecamatan Tejakula dalam penyusunan perangkat pembelajaran  bermuatan kebudayaan  lokal untuk pendidikan  karakter bangsa melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan dan untuk meningkatkan keterampilan guru-guru sekolah dasar di Gugus II Kecamatan Tejakula dalam mengimplementasikan perangkat pembelajaran  bermuatan kebudayaan  lokal untuk pendidikan  karakter bangsa melalui kegiatan pendampingan. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan adalah pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran berbasis kebudayaan lokal untuk pendidikan karakter bangsa bagi guru-guru Gugus II Kecamatan Tejakula, dan pendampingan yang dilakukan  secara bertahap  dan berkelanjutan.  Metode-metode  yang digunakan  adalah metode pelatihan dan metode pembinaan serta pendampingan. Hasil kegiatan ini adalah: 1) terjadinya peningkatan kemampuan guru-guru sekolah dasar di Gugus II Kecamatan Tejakula dalam penyusunan perangkat pembelajaran bermuatan kebudayaan lokal untuk pendidikan karakter bangsa setelah diberikan pelatihan dan pendampingan. Persentase keberhasilan  kegiatan adalah 90%, dan 2) terjadinya  peningkatan  keterampilan  guru- guru sekolah dasar di Gugus II Kecamatan Tejakula dalam mengimplementasikan perangkat pembelajaran bermuatan kebudayaan lokal untuk pendidikan karakter bangsa setelah diberikan pendampingan. Persentase keberhasilan kegiatan adalah 90%.
PENGEMBANGAN DAN PELATIHAN WEBSITE UNTUK UMKM KAIN ENDEK Hartini, Nyoman Sugi; Marvilianti Dewi, Eka Dianita; Wahyuni, Dessy Seri; Agustini, Ketut
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v8i2.21111

Abstract

Kain endek desa Kalianget, kabupaten Buleleng merupakan kain endek yang berkualitas tinggi, baik dari segi motif maupun bahan yang digunakan. Akan tetapi keberadaan pengrajin kain endek di desa ini belum diketahui oleh banyak kalangan. Sehingga kain endek asal desa kalianget tidak sepopuler kain endek dari daerah lain yang ada di Bali.  Kurangnya promosi mejadi faktor utama penyebabnya. Di era revolusi industri 4.0 promosi dan berjualan melalui internet melalui website menjadi ladang yang menjanjikan. Tidak sedikit para UMKM memperoleh omset yang cukup tinggi setelah memanfaatkan internet. Kegiatan Pengabdian ini bermaksud untuk memberikan pelatihan serta mengembangkan website untuk pengrajin kain endek yang nantinya digunakan sebagai media promosi, informasi kerajinan kain endek serta media berjualan.
PELATIHAN SPORT MASSAGE PADA SISWA SEKOLAH LUAR BIASA NEGERI 1 BULELENG-BALI Prastya, Ade Hindhu; Susila, Gede Hendri Ari; Suastini, Ni Nyoman
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v8i2.19058

Abstract

Kegiatan Stimulus Pengabdian Masyarakat (PKMS) dilakukan dalam upaya untuk memberikan pengetahuan tambahan, pemahaman dan keterampilan tentang pijat olahraga kepada siswa di Buleleng 1 Sekolah Luar Biasa (SLB) yang terletak di Jalan Veteran No: 11-A. Singaraja-Bali. Kegiatan dilakukan dengan metode pelatihan, yang memuat diskusi dan praktik. Hasil Kegiatan PKMS ini membuat siswa mengetahui, memahami, dan mampu mempraktikkan 7 teknik pijatan olahraga, (1) Effleurage, (2) Petrissage, (3) Gesekan, (4) Sambil, (5) Tapotemen, (6) Getaran, (7) ) Membelai. Selain itu, pelaksana PKMS berkolaborasi dengan Departemen Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng dalam upaya menyalurkan siswa SLB Negeri 1 Buleleng untuk mengembangkan pelatihan olahraga. Kata kunci: Pelatihan, Olahraga, Pijat, Siswa, SLB.
MEDIA MANIPULATIF PECAHAN BERBASIS MONTESSORI (IDENTIFIKASI KEBUTUHAN DAN DESAINNYA DI SD GUGUS VI KECAMATAN BATURITI) Suryawan, I Putu Pasek; Yudi Hartawan, I Gusti Nyoman; Yuda Sukmana, Adrianus I Wayan Ilia
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v8i2.17989

Abstract

Materi Pecahan merupakan kajian inti dari kurikulum matematika di tingkat SD, namun guru masih mengalami kesulitan dalam membelajarkannya. Pada dasarnya pembelajaran Pecahan dapat dilakukan dengan berbagai strategi dan variasi sajian, misalnya dengan pemanfaatan media manipulatif. Media manipulatif yang digunakan hendaknya sesuai dengan materi atau topik yang akan dibahas dan terencana dengan baik serta bermakna maksimal, sehingga seyogyanya media manipulatif tersebut dirancang dan dibuat langsung oleh guru. Oleh karena itu, tujuan tahap awal program pengabdian ini, yaitu untuk meningkatkan kemampuan guru SD Gugus VI Kecamatan Baturiti dalam mengidentifikasi karakteristik kebutuhan media manipulatif Pecahan yang dapat digunakan sebagai sarana belajar siswa dan bukan hanya sebagai sarana mengajar guru. Program pengabdian ini dilakukan dalam bentuk pendidikan dan pelatihan yang dibagi dalam dua sesi, yaitu sesi (1) berupa pemantapan pengetahuan guru terkait strategi pemanfaatan media manipulatif pecahan dalam pembelajaran di SD, dan sesi (2) pelatihan langsung mengidentifikasi karakteristik kebutuhan media manipulatif pecahan yang efektif digunakan pada pembelajaran kelas III sampai dengan kelas VI di SD Gugus VI Kecamatan Baturiti, yang dipandu langsung oleh tim pengabdian. Secara keseluruhan kegiatan telah berlangsung dengan baik dan berhasil meningkatkan kemampuan guru dalam mengidentifikasi kebutuhan media manipulatif pecahan dalam pembelajaran matematika di SD Gugus VI Kecamatan Baturiti. Hal ini dapa dilihat dari persentase kehadiran peserta sebesar 96,86% dan seluruhnya secara penuh mengikuti diklat. Peserta juga menanggapi positif terhadap pelaksanaan diklat dengan persentase skornya sebesar 79,53%. Melalui kegiatan ini guru mampu mengidentifikasi kebutuhan media manipulatif yang akan dikembangkan, yaitu berupa media manipulatif pecahan berbasis metode Montessori dengan karakteristik media seperti: (1) menarik, (2) bergradasi, (3) auto-education, (4) auto-correction, dan (5) kontekstual, serta siap untuk direalisasikan pada tahap selanjutnya. Guru mampu menghasilkan desain media manipulatif pecahan berbasis metode Montessori dengan rata-rata skor validasi sebesar 3,72 dan tergolong sangat baik.Kata-kata kunci: media manipulatif pecahan, metode Montessori, pendidikan, pelatihan.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI KELOMPOK KERJA GURU SEKOLAH DASAR JOKO TINGKIR KOTA SALATIGA Hardini, Agustina Tyas Asri; Slameto, Slameto
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.902 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v8i2.17374

Abstract

Tujuan  dari  pengabdian  kepada  masyarakat  ini adalah (1) untuk membentuk guru-guru di KKG Gugus Joko Tingkir yang mandiri dalam melaksanakan penelitian tindakan kelas, (2) untuk membantu meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan guru-guru dalam mengimplementasikan penelitian tindakan kelas, (3) untuk menghasilkan proposal penelitian tindakan kelas yang siap untuk diimplementasikan (4) untuk menghasilkan laporan penelitian tindakan kelas. Berdasarkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diperoleh 13 guru yang telah menyelesaikan Laporan Penelitian Tindakan Kelas, 25 guru yang sudah menyelesaikan proposal dan 1 guru yang telah berhasil membuat artikel hasil penelitian dan menyeminarkannya dalam kegiatan seminar di ranah gugus Joko Tingkir. Pengalaman pelatihan dan pendampingan model Partisipatif ini layak untuk dikembangkan lebih lanjut untuk validasi dan desiminasi. Bagi 13 orang guru yang sudah berhasil menyusun laporan PTK, perlu pendampingan untuk menulis artikel ilmiah, bagi 25 orang yang belum berhasil melaksanakan PTK perlu pendampingan lebih lanjut.
SPATIAL THINKING SKILL GURU GEOGRAFI DI PROVINSI BALI Astawa, Ida Bagus Made; Sarmita, I Made; Nugraha, A Sediyo Adi
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.783 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v8i2.19162

Abstract

This Community service aims to develop a spatial thinking skills of geography teacher in the province of Bali that are designed in the form of education and training. Participants were 50 geography teachers in nine districts / cities in the province of Bali. Education and training was provided with discourse, discussion and workshop methods. An understanding of the spatial thinking skills of teachers was evaluated using a test, while for RPP it was produced using an observation sheet (APKCG modification), as well as a questionnaire to measure the usefulness of education and training. The results of the evaluation of education and training conducted indicate that: (1) The average value of Spatial Thinking Skills for senior high school Geography teachers in Bali Province is categorized very high (85.93). The implementation of the high competency spatial thinking skills is also reflected in the well-categorized of RPP (4.75); and (2) education and training to develop of Spatial Thinking skills for senior high school Geography teachers in Bali Province is considered to have a very high useful value (4.98), especially as a vehicle for the formation of spatial insights of students.
PELAKSANAAN KKN-PPM DALAM RANGKA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DEMI MEWUJUDKAN SWADAYA PEMENUHAN KEBUTUHAN VITAL BERLANDASKAN SEMANGAT NGAYAH Divayana, Dewa Gede Hendra; Ariawan, I Putu Wisna; Suyasa, P. Wayan Arta
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.481 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v8i2.18677

Abstract

Tujuan dilaksanakannya kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk KKN-PPM ini adalah untuk menunjukkan adanya beberapa program yang merupakan terobosan baru dalam mewujudkan pemberdayaan masyarakat Desa Belatungan dalam pemenuhan kebutuhan vital melalui swadaya masyarakatnya dengan mengedepankan semangat Ngayah (gotong royong). Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Belatungan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Kegiatan KKN-PPM ini melibatkan 3 anggota pengabdi dan 30 mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha yang mengambil program KKN. Kegiatan KKN-PPM ini dilaksanakan selama 55 hari. Metode pelaksanaan kegiatan KKN-PPM ini menggunakan tahapan-tahapan program yang mengacu pada standar keberhasilan/pencapaian kegiatan pada masing-masing bidang pemenuhan kebutuhan vital masyarakat di Desa Belatungan. Hasil kegiatan KKN-PPM ini ini menunjukkan adanya keberhasilan seluruh komponen masyarakat Desa Belatungan dalam memahami materi dan menerapkan beberapa program yang menjadi terobosan pemenuhan kebutuhan vital masyarakat dalam bidang ekonomi kerakyatan, bidang pendidikan, sosial, dan seni, bidang teknologi informasi, serta bidang sanitasi dan kesehatan.Kata kunci:       KKN-PPM, Desa Belatungan, Kebutuhan Vital, Swadaya, Semangat Ngayah.