cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WIDYA LAKSANA
ISSN : 14104369     EISSN : 25496859     DOI : -
Core Subject : Education,
Widya Laksana is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Ganesha twice a year; January and August
Arjuna Subject : -
Articles 652 Documents
BIMBINGAN TEKNIS MANAGEMEN LABORATORIUM SEBAGAI PENDUKUNG KEGIATAN BELAR MENGAJAR IPA BIOLOGI Muldayanti, Nuri; Kurniawan, Arif Didik
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.477 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i2.29895

Abstract

Manajemen laboratorium merupakan keterampilan yang harus dimiliki oleh guru laboran yang diperlukan untuk mengelola laboratorium guna mendukung pembelajaran. Tujuan kegiatan yaitu memberikan pelatihan kepada guru dan laboran di sekolah menengah. Metode dalam melaksanakan kegiatan secara online dengan metode ceramah dan tanya jawab antara pemateri dan peserta kegiatan. Hasil pengabdian yaitu 52,6 % peserta menyatakan sangat setuju dan 47,4 % peserta menyatakan setuju bahwa kegiatan tentang manajemen laboratorium sesuai dengan kebutuhan. Untuk 55% peserta menyatakan sangat setuju dan 45 % peserta menyatakan setuju bahwa penyampaian materi pada kegiatan manajemen laboratorium dapat dipahami oleh peserta. Untuk 85% peserta menyatakan sangat setuju dan 15 % peserta menyatakan setuju bahwa hasil kegiatan pelatihan dapat diimplementasikan pada saat di sekolah. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu kegiatan pengabdian ini sangat diperlukan oleh guru terutama kepala laboratorium dan laboran dalam meningkatkan kompetensinya.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN BANTUAN HIDUP DASAR DAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA ANGGOTA POKDARWIS DI DESA SAMBANGAN TAHUN 2020 Suputra, Putu Adi; Lestari, Ni Made Sri Dewi; Dinata, I Gede Surya; Agustini, Ni Nyoman Mestri
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.889 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i1.29897

Abstract

Tujuan utama kegiatan pengabdian masyarakat ini  adalah  untuk meningkatkan pengetahuan dan  pemahaman tentang manfaat BHD dan penanganan cedera, serta meningkatkan keterampilan anggota Pokdarwis Sambangan dalam melakukan BHD dan perrtolongan pertama pada cedera. Metode pelaksanaan program P2M adalah penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Peserta dalam kegiatan ini adalah anggota Pokdarwis Desa Sambangan yang berjumlah 20 orang. Evaluasi dilakukan selama pelaksanaan kegiatan dengan melihat :  kehadiran peserta sampai akhir  (100%),  keaktifan peserta saat diskusi,dan memberikan  tes berupa pretest, postest. . Hasil  menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan  peserta dimana pada saat pre test hanya 45% persen peserta yang tahu dan memahami tentang BHD dan pertolongan pertama pada cedera. Setelah dilaksanakan pelatihan dan diberikan post test, hampir 80% peserta memahami tentang BHD dan pertolongan pertama pada cedera. Pelatihan ini juga membuat antusiasme peserta meningkat untuk mengetahui tentang BHD dilihat dari banyaknya pertanyaan dari peserta dan keaktifan dalam melakukan demonstrasi tentang BHDKata kunci: bantuan hidup dasar, pertolongan pertama pada cedera, pokdarwis sambangan
PENINGKATAN KETERAMPILAN GURU DALAM MENGOPERASIKAN ZOOM MEETING DAN MENGELOLA GOOGLE FORM UNTUK MENDUKUNG PROSES DAN EVALUASI BELAJAR DARI RUMAH (BDR) Sukirman, Sukirman; Sarwahdi, Sarwahdi; Handika, Arie Setyaga
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.84 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i1.30001

Abstract

Aktivitas belajar dari rumah (BDR) merupakan kegiatan belajar mengajar beserta evaluasinya yang dilakukan dari rumah secara daring. Untuk mendukung aktivitas tersebut dibutuhkan aplikasi pendukung, antara lain Zoom Meeting sebagi media komunikasi berbasis video secara real-time dan Google Form sebagai perangkat evaluasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru SD Muhammadiyah 16 Karangasem, Laweyan, Surakarta, dalam mengoperasikan aplikasi Zoom Meeting dan mengelola Google Form guna mendukung proses dan evaluasi BDR. Metode yang digunakan terbagi menjadi 4 tahap yaitu analisis, formulasi permasalahan, tindakan solutif, dan evaluasi. Tindakan solutif dibuat dalam bentuk pelatihan yang terdiri dari ceramah singkat, tutorial, dan praktik mandiri. Evaluasi dilakukan setelah selesai kegiatan menggunakan kuesioner online. Hasil evaluasi dari 24 guru partisipan yang terlibat menunjukkan bahwa nilai rata-rata setiap item pertanyaan kuesioner adalah sama dengan atau di atas 80%. Hasil kuesioner juga menunjukkan bahwa peserta merasa memperoleh informasi sesuai dengan yang diharapkan untuk mendukung aktivitas BDR dan mereka merasa puas dengan kegiatan yang dilaksanakan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa kegiatan ini berjalan sesuai dengan sasaran dan tujuan yang dibuat di tahap analisis awal.
MENGUATKAN BRANDING TENUN ENDEK KHAS BULELENG MELALUI REVITALISASI PEWARNAAN DENGAN FIKSATOR NANOPASTA ANORGANIK BERBAHAN ABU VULKANIK GUNUNG AGUNG Karyasa, I Wayan; Astawa, I Gede Putu Banu; Pradnyana, I Gede Ardwi; Oviantari, Made Vivi
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.377 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i2.30053

Abstract

In the Covid-19 pandemic era, most of craft industries, including Buleleng endek ethnical woven crafts, had an impact on sales drastically. Woven craft industries did some preventive efforts, one of them was through enhancing ecofriendly industry branding, i.e. through intensifying yarn dying using natural colors from local raw materials. However, the main problems on color quality, color fastness, tensile strength and ductile ability of colored yarns resulted by natural dyeing should be handled. Our current finding on inorganic nanopaste fixator of natural colors could be as solution. The natural color dyeing technology was applied for cotton as well as silk yarn by using local color natural resources. It resulted that the yarns had better color quality, good grade color fastness and higher tensile strength and ductile ability. The industrial partner had good response on the natural dyeing technology, where it was also supported by good response from costumer candidates of the endek woven crafts. The revitalization of natural dyeing technology through applying inorganic fixator nanopaste affected the stronger branding of Buleleng endek woven crafts through enhancing the selling revenue.
PENDAMPINGAN NAGARI DALAM PENCEGAHAN PENULARAN CORONA VIRUSDISEASE (COVID-19) DENGAN PROGRAM “K.S.N.H”(KNOWLEDGE, SPORTS, NUTRITION AND HEALTH) BERBASIS DIGITAL DI KENAGARIAN SINGKARAK KECAMATAN X KOTO SINGKARAK, KABUPATEN SOLOK Zulbahri, Zulbahri; Astuti, Yuni
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.652 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i1.30077

Abstract

Masih banyaknya warga nagari Singkarak yang beraktifitas diluar rumah untuk menjalankan kegiatan perekonomian dan kegiatan lainnya menjadikan daerah ini termasuk rawan untuk terjangkitnya virus corona (COVID-19). Situasi dan kondisi nagari terkait penularan virus corona (covid-19) juga semakin mengkhawatirkan terkait karena banyaknya  perantau yang pulang kampung dari berbagai daerah  di dalam dan juga  dari luar negeri.            Solusi untuk mencegah penularan virus coronadenganprogram “K.S.N.H”(knowledge, sports, nutrition and health) yaitu program peningkatan pengetahuan masyarakat terkait virus corona, pengembangan  berbagai bentuk olahraga, peningkatan pengetahuan dalam mengkonsumsi makanan yang bernutrisi  serta peningkatan kesehatan selama masa pandemi. Metode pelaksaan kegiatan ini meliputi; 1)  Rekrutmen peserta,  metode pendekatan yaitu dengan Participation Actions Learnig System (PALS), 3) pelaksanaan kegiatan.Hasil kegiatan PKM ini yaitu Program PKM ini digagas secara digital. Pendampingan  nagari yang dimulai dengan sosialisasi ini dilaksankan dengan mematuhi protokol Covid 19, karena setiap peserta diberikan  masker, face shield dan hand sanitizer untuk perlindungan dari penularan covid 19. Dalam kegiatan yang dilangsungkan di Aula  Nagari Singkarak ini dihadiri oleh  80 orang peserta yang terdiri dari  Polsek X Koto singkarak, Kepala Sekolah dari tingkat PAUD sampai  dengan  tingkat SMA sederajat,  Kepala Jorong, Kader-Kader Nagari, Pemuda, PPN, Bundo Kanduang, Ibu-Ibu PKK, KAN, Panitia serta masyarakat dan organisasi lainnya.
PEMBERDAYAAN POKDARWIS DESA KEMLOKO DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA MELALUI PELATIHAN BAHASA INGGRIS FOR TOURISM Wahyuningtyas, Neni; Ratnawati, Nurul; Idris, Idris
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.317 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i1.30121

Abstract

Masih rendahnya kemampuan berbahasa inggris yang dimiliki masyarakat Desa Wisata Kemloko merupakan masalah serius yang perlu segera diberikan solusi. Apalagi dengan antusiasme wisatawan mancanegara yang datang berkunjung ke desa wisata ini untuk melihat berbagai atraksi wisata. Atas dasar tersebut, menjadi penting kiranya untuk dilakukan pelatihan bahasa inggris agar mereka terampil menggunakan bahasa inggris. Metode pengabdian masyarakat ini dikembangkan dengan menggunakan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat Kemloko dalam mengikuti pengabdian terlihat antusias. Hal ini terlihat dari upaya peserta untuk mengikuti pelatihan di tengah kegiatan sehari-hari yang padat. Peserta selalu berupaya meluangkan waktu untuk mengikuti pelatihan ini setiap minggunya. Pada pertemuan pertama masyarakat masih terlihat canggung dan enggan bertanya sehingga kegiatan masih terlihat monoton tanpa adanya dialog interaktif. Akan tetapi, suasana sangat terlihat jelas berbeda ketika pertemuan selanjutnya. Peserta selalu bertanya kepada pemateri apabila ada hal yang dibingungkan dan belum jelas sehingga serangkaian kegiatan menjadi interaktif dan berjalan lancar.Kata kunci: Pelatihan, Bahasa Inggris, Kemloko. AbstractThe low level of English language skills possessed by the people of Kemloko Tourism Village is a serious problem that needs immediate solutions. Especially with the enthusiasm of foreign tourists who come to visit this tourist village to see various tourist attractions. On this basis, it is important to conduct English language training so that they are skilled in using English. This community service method was developed using a participatory approach. The results of the service activities show that the Kemloko community in participating in the service looks enthusiastic. This can be seen from the efforts of the participants to take part in the training amidst their busy daily activities. Participants always try to take the time to attend this training every week. At the first meeting, the community still looked awkward and reluctant to ask questions so that the activities still looked monotonous without any interactive dialogue. However, the atmosphere was different during the next meeting. Participants always ask the speakers if there are things that are confused and unclear so that a series of activities become interactive and run smoothly.Keywords: Training, English, Kemloko.
UPAYA MEMASYARAKATKAN ASTRONOMI MELALUI ASTRONOMY IN CAR FREE DAY (CFD) DI KOTA MALANG Yasrina, Atsnaita; Affriyenni, Yessi; Utomo, Joko; Yogiharti, Chusnana Insjaf; Narariya, Almira Sifak Fauziah; Fajrin, Amiya; Factirohmani, Angie Safitri
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.241 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i1.30138

Abstract

Astronomi lahir dari kebutuhan masyarakat seperti di bidang pertanian, dan kelautan. Akan tetapi masyarakat sendiri belum banyak yang mengenal fenomena astronomi dan cenderung membangun mitos-mitos tentan fenomena tersebut, Upaya mengenalkan astronomi perlu dilakukan kepada masyrakat. Akademisi telah banyak mengenalkan astronomi akan tetapi masih sebatas di sekolah. Mengenalkan astronomi kepada masyrakat yang lebih luas dilakukan dengan memafaatkan kegiatan Car Free Day (CFD) sebagai contoh di CFD di kota Malang. Kegiatan yang dilakukan adalah mengedukasi masyarakat tentang fenomena astronomi, dan pengamatan Matahari dengan teleksop dan kaca mata Matahari, Masyaarkat memberi respon melalui kuisioner dengan skala likert. Respon masyarakat sangat baik, dengan nilai rata-rata sebesar 3,53. Sebanyak 95.83% responden menyatakan perlu selalu diadakan kegiatan ini kembali.
AKTIVASI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MANIPULATIF KONKRIT DI SD GUGUS V KECAMATAN KINTAMANI-BANGLI Suryawan, I Putu Pasek; Agustika, Gusti Ngurah Sastra; Yuda Sukmana, Adrianus I Wayan Ilia; Isumunuartha, Gde Rama; Sanjaya, I Putu Ari
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.83 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i1.30266

Abstract

Pengabdian ini dilaksanakan berdasarkan permasalahan kurangnya pengetahuan dan keterampilan guru SD Gugus V Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli dalam pemanfaatan media manipulatif konkrit sebagai sumber belajar matematika inovatif. Merujuk pada potensi dan keterbatasan yang ada, solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggemakan aktivasi sumber belajar matematika inovatif melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan pemanfaatan media manipulatif konkrit bagi guru SD kelas rendah maupun kelas tinggi di wilayah Gugus V Kecamatan Kintamani. Pendidikan dan pelatihan ini telah berhasil mengatasi masalah yang teridentifikasi. Hal tersebut ditunjukkan dengan: 1) guru mengikuti kegiatan ini secara penuh dan dengan antusias yang ditunjukkan oleh persentase kehadiran peserta secara keseluruhan 94,44%; (2) hasil angket respons guru terhadap kegiatan pendidikan dan pelatihan ini termasuk kategori positif dengan persentase sebesar 81,72% serta persentase aktivitas guru dalam mengikuti kegiatan adalah 78% dengan kategori aktif; dan (3) terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan dari guru  dalam mengidentifikasi, merancang, membuat, dan menggunakan media manipulatif konkrit dengan rata-rata skor validasi produk yang dihasilkan sebesar 3,55 dan tergolong sangat baik.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA SMART VILLAGE BERBASIS RASPBERRY PI PADA DESA PETANG Ahmadi, Candra; Wedashwara, I Gede Putu Wirarama; Hermawan, Dadang; Santoso, Joko
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.607 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i1.30276

Abstract

Desa Petang terletak di Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Desa ini berada di ketinggian 800 meter dari atas permukaan laut. Desa Petang merupakan salah satu desa yang dijadikan tujuan wisata di Bali. Desa petang merupakan desa agronomi/pertanian dan pariwisata. Desa petang memiliki potensi pertanian yang luar biasa terutama manggis, yang apabila dikelola dengan baik, maka akan menjadi Agro Wisata bagi desa petang. Selain pertanian, petang juga memiliki kekayaan alam yang luar biasa yang berupa pemandangan pegunungan dan sungai yang biasa dipergunakan sebagai arung jeram, namun sayang kondisi arung jeram di desa Petang seaakan matri suri karena tidak meiliki tata kelola yang baik dan sarana untuk promosi. Petang juga memiliki sentra sentra pengrajin perak yang berada pada desa tersebut. Permasalahan utam dalam industry perak adalah masalah produksi (stok bahan baku), Manajemen keuangan dan masalah pemasaran. Pada kegiatan ini akan dilakukan pendampingan dan pelatihan. Selain pelatihan dan pendampingan, pada kegiatan ini akan direncanakan membuat sistem informasi untuk desa berbasis raspberry pi, melakukan pelatihan entrepreneurship  bagi aparat desa dan masyarakat desa petang untuk menumbuhkan sentra sentra industry kecil, Untuk mitra UKM yang terlibat selain dilakukan pelatihan akan dibangun sistem e-commerce agar meningkatkan pendapatan UKM.
SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN DAMPAK COVID-19 DI KELURAHAN BABAT JERAWAT PAKAL KOTA SURABAYA Nurhayati, Faridha; Wahjuni, Endang Sri; Febriyanti, Irma; Kuncoro, Bambang Ferianto Tjahyo; Hamdani, Hamdani; Kaharina, Arifah
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.663 KB)

Abstract

AbstrakProgram pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan meningkatkan kepedulian dalam upaya pencegahan dan penanggulangan dampak akibat covid-19 di Kota Surabaya, melalui penyuluhan terkait bagaimana upaya pencegahan covid-19 di lingkungan keluarga dan pembagian sembako kepada warga Babat Jerawat Pakal Kota Surabaya. Keberlanjutan dari program ini adalah warga dapat menerapkan pola pencegahan covid-19 melalui gerakan 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) serta pembagian sembako dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok. Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat dilakukan di balai RW XI kelurahan Babat Jerawat Kecamatan Pakal Surabaya pada warga yang terdampak Covid-19 sebanyak 60 orang. Berdasarkan hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa warga memberikan respon positif dan antusias dengan kegiatan yang dilaksanakan.Kata Kunci: Covid-19, Penyuluhan, Sembako AbstractThis community service program aims to provide socialization and increase awareness in efforts to prevent and the impact of Covid-19 in the City of Surabaya, through counseling on how to prevent Covid-19 in the family environment and distribution of basic necessities to residents of Babat Jerawat village Pakal district, Surabaya city. The continuity of this program is that residents can apply the pattern of prevention of Covid-19 through the 3M movement (wearing masks, washing hands and keeping their distance) and the distribution of groceries can help meet basic needs. The community service program was carried out at the RW XI hall of the Babat Jerawat Village, Pakal District, Surabaya for 60 people affected by Covid-19. Based on the results of the activity, it can be concluded that the residents responded positively and were enthusiastic about the activities carried out