cover
Contact Name
Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
Contact Email
im-tegeh@undiksha.ac.id
Phone
+62817350209
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Udayana No. 11 Singaraja, Bali Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar Ilmu
ISSN : 1829877X     EISSN : 26859033     DOI : 10.23887/mi
Core Subject : Education,
Mimbar Ilmu is published by Research and Community Service Institution Universitas Pendidikan Ganesha. Mimbar Ilmu aims at becoming the publication center of education researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development. It is published twice a year in April and October.
Articles 568 Documents
Model Guided Discovery Learning Berorientasi Pembelajaran Abad 21 Bermuatan Tri Kaya Parisudha I Made Ari Winangun; I Komang Wahyu Wiguna; Made Adi Nugraha Tristaningrat
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 3 (2021): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i3.39893

Abstract

Pihak guru tidak dapat memastikan seluruh siswa mampu belajar daring dengan baik atau dengan kata lain kualitas belajar daring tidak dapat berjalan seoptimal pembelajaran tatap muka. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan model guided discovery berorientasi pembelajaran Abad 21 bermuatan Tri Kaya Parisudha. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan desain dan produk (Design and Development) dengan menggunakan Model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek pada penelitian ini terdiri atas 2 orang ahli, 5 orang mahasiswa, dan 5 orang guru sekolah dasar. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Instrumen yang diguankan untuk mengumpulkan data yaitu kuesioner. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yaitu model guided discovery berorientasi pembelajaran abad 21 bermuatan Tri Kaya Parisudha secara empiris telah menunjukkan validitasnya baik berdasarkan hasil ahli bahasa, ahli konten, respon mahasiswa, maupun respon guru SD yang memberikan penilaian pada kategori sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa model guided discovery berorientasi pembelajaran abad 21 bermuatan Tri Kaya Parisudha layak diterapkan dalam pembelajaran. Implikasi penelitian ini yaitu model guided discovery berorientasi pembelajaran abad 21 bermuatan Tri Kaya Parisudha dapat membangun karakter siswa.
Tingkatkan Hasil Belajar Materi Globalisasi Siswa Kelas VI SD dengan Media Video Pembelajaran I Kadek Disky Ari Budi Utama; Ndra Tanggu Renda; Gede Wira Bayu
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 3 (2021): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i3.39964

Abstract

Pada masa ini kegiatan belajar mengajar tidak dapat dilakukan secara tatap muka, khususnya pada daerah yang terdampak Covid-19 sehingga wajib dilakukan dengan pembelajaran jarak jauh. Kurangnya media pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi siswa dalam mengikuti pembelajaran PPKn berdampak pada rendahnya prestasi belajar siswa. Dibutuhkan media pembelajaran inovatif yang dapat meningkatkan mutu pembelajaran dan mewujudkan proses belajar yang lebih bermakna bagi siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah menciptakan video pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar materi globalisasi siswa kelas VI SD. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini, yaitu dua orang ahli materi, dua orang ahli madia, empat orang guru PPKn, dan 23 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuisioner dengan instrument yang terdiri atas kuisioner meliputi karakteristik, tingkat validitas, kepraktisan, dan keefektifan media video pembelajaran globalisasi pada mata pelajaran PPKn kelas VI yang diperoleh dengan menggunakan teknik penyebaran kuisioner kepada subjek penelitian. Hasil data kualitatif yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Tingkat validitas media video pembelajaran globalisasi pada mata pelajaran PPKn kelas VI termasuk dalam kategori sangat valid, dilihat nilai kevalian pada ahli materi sebesar 1,00 dan nilai kevalidan pada ahli media sebesar 1,00. Tingkat kepraktisan media video pembelajaran globalisasi pada mata pelajaran PPKn kelas VI termasuk dalam kategori sangat praktis, dilihat dari nilai kepraktisan dengan yaitu sebesar 89. Maka video pembelajaran layak dan valid digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Model Project-Based Learning Berbantuan Penilain Teman Sebaya di Tengah Pandemi untuk Meningatkan Hasil Pendidikan IPS Mahasiswa PGSD I Kadek Edi Yudiana; Ni Wayan Eka Widiastini; L Heny Nirmayani
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 3 (2021): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i3.40236

Abstract

Pembelajaran daring tidak selamanya baik banyak masih kekurangannya salah satunya adalah mahasiswa merasa bosan karena proses pembelajaran monoton dan kurang menarik. Sehingga mahasiswa tidak tertarik belajar dan menyelesaikan pembelajaran yang dilakukan di di e-learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model model Project-Based Learning berbatuan penelian teman sebaya terhadap hasil belajar. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian semu. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan posttest only control group design Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester II PGSD yang ada di Singaraja yang berjumlah 170 mahasiswa yang tersebar secara merata di 6 kelas yaitu kelas A-F. Data diperoleh dari hasil perhitungan skor tes hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan dua teknik analisis yaitu analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil analisis dengan uji t diperoleh terdapat perbedaan antara mahasiswa yang belajar dengan model Project-Based Learning berbatuan penelian teman sebaya dengan mahasiswa yang belajar dengan daring. Hal ini dapat dilihat dari nilai sig. yang lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,00. Jadi, model Project-Based Learning berbantuan penilaian teman sebaya memberikan pengaruh yang positif terhadap hasil belajar. Sehingga di rekomdasikan sebagai salah satu model pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran daring.
Kesulitan dalam Menulis Karya Ilmiah I Dewa Ayu Made Budhyani; Made Diah Angendari
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 3 (2021): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i3.40678

Abstract

Pada umumnya, mahasiswa yang sedang menulis skripsi sering mengalami kesulitan. Kesulitan yang dihadapi sangatlah beragam, mulai dari kurang memahami permasalahan yang akan diteliti, terbatasnya referensi, kurang menguasai teori, belum memiliki keinginan untuk memulai menulis, sibuk bekerja,dan sebagainya. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis kesulitan mahasiswa PKK dalam menulis karya ilmiah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan terhadap mahasiswa angkatan tahun 2017 dan tahun 2018 yang sedang mengambil mata kuliah skripsi sebanyak 89 orang. Pada penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan kuesioner. Data dianalisis dengan langkah-langkah sebagai berikut. 1) Pengorganisasian data, baik informasi dari hasil wawancara, maupun kuesioner. 2) Membaca data secara keseluruhan dan dikelompokkan, 3) Membuat uraian tentang kesulitan yang dialami mahasiswa 4) Menyajikan hasil pembahasan secara deskriptif, dan 5) Mengambil kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adalah kesulitan terbesar yang dihadapi oleh mahasiswa adalah kemampuan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah khususnya skripsi belum bisa dikatakan optimal, hal ini ditunjukkan dari hasil angket yang disebarkan dimana 73,0 % pengetahunnya cukup dalam menulis skripsi 23,6% mahasiswa kurang paham dalam menulis skripsi dan 3,4% kemampuan dalam menulis karya ilmiah sangat kurang. Jadi, kesulitan terbesar yang dihadapi oleh mahasiswa adalah mengumpulakan ide-ide untuk tugas akhir, kemampuan menulis karya ilmiah serta pengumpulan sumber bacaan.
Profil Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah Dasar Kinanty Kinanty; Zaka Hadikusuma Ramadan
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 3 (2021): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i3.40826

Abstract

Faktor yang mempengaruhi tercapainnya tujuan pembelajaran dan pendidikan di sekolah adalah kompetensi yang dimiliki oleh gurusalah satu kompetensi yang hasrus dikuasi guru dalam proses pembelajaran adalah kompetensi pedagofik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil kompetensi pedagogik guru sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Subjek penelitiannya adalah guru yang mengajar di sekolah dasar. Data yang digunakan merupakan data yang dikumpulkan melalui observasi, angket dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan rata-rata dan presentase skor. Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan kompetensi pedagogik pada indikator memahami peserta didik secaraa mendalam (83,9%) merancang pembelajaran termasuk memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran (83%)  melaksanakan pembelajaran (74%) merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran (88%) mengembangkan kompetensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai kompetensinya (85%) secara keseluruhan kompetensi pedagogik di se kecamatan Ukui adalah (82%) dengan kategori sangat kuat. Jadi dapat disimpulkan guru yang berada di kecamatan ukui telah memiliki kompetensi pedagogik yang sangat kuat sehingga dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pelaksanaan pembelajaran. Implikasi penelitian ini adalah dapat memberikan kesadaran pada guru akan pentingnya penguasaan kompetensi pedagogik.
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis High Order Thingking Skills (HOTS) pada Pembelajaran Tematik Dira Putri Utami; Febrina Dafit
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 3 (2021): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i3.41138

Abstract

Masih banyak siswa yang kesulitan memecahkan masalah yang diminta dan berdampak pada hasil nilai yang diperoleh oleh peserta didik. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) berbasis HOTS (High Order Thingking Skills) pada Tema 1 Organ Gerak Hewan dan Manusia Subtema 3 Manfaat Lingkungan. Jenis penelitian ini yaitu pengembangan dengan menggunakan model ADDIE yang disederhanakan menjadi empat tahapan yaitu (Analysis, Design, Development, Impementasi). Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa angket yang diberikan kepada ahli desain, ahli materi, ahli bahasa untuk menguji kelayakan, serta respon guru dan peserta didik untuk menguji kemenarikan. Jenis data yang diperoleh dari hasil penelitian adalah data kualitatif yang dianalisis menggunakan data kuantitatif berupa data angka dan diinterpretasikan dengan pedoman kriteria kategori penilaian untuk menentukan kualitas produk. Hasil dari penelitian ini, menghasilkan produk LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) yang dapat digunakan pada jenjang SD sebagai bahan ajar atau pegangan buku ajar peserta didik yang telah memenuhi kriteria sangat baik dengan skor rata-rata dari ahli desain 90% ahli materi 88% dan ahli bahasa 90% dengan kategori sangat layak serta respon yang diberikan oleh pendidik 99% dengan kategori sangat menarik, dan dilakukan uji coba skala kecil 84% dengan kategori sangat menarik. Bahan ajar LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) sudah layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Efektivitas Konten Digital Menggunakan Prinsip Segmentasi di Sekolah Dasar Dewa Gede Agus Putra Prabawa; Made Prima Restami
Mimbar Ilmu Vol. 27 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v27i1.41218

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah belum sesuainya cara penyajian konten digital, terutama di sekolah dasar dengan karakteristik generasi alpa dan teori multimedia. Penelitian ini bertujuan menghasilkan konten digital yang valid, menarik, dan efektif. Konten digital dikembangkan menggunakan model pengembangan 4D. Responden dalam penelitian ini adalah 3 orang pakar, 3 orang siswa dalam uji perorangan, 9 siswa dalam uji kelompok kecil, dan 14 siswa dalam uji lapangan. Validitas dan kemenarikan konten digital diukur menggunakan kuesioner dan efektivitas diukur menggunakan tes. Data yang diperoleh dari kuesioner dianalisis secara deskriptif dan data yang diperoleh dari tes dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil uji pakar menunjukkan bahwa validitas konten digital pada aspek desain, isi, dan media berada pada kategori sangat baik. Kemenarikan konten digital berdasarkan tanggapan siswa saat uji perorangan dan uji kelompok kecil berada pada kategori sangat baik. Melalui uji Wilcoxon diperoleh signifikansi 0,008<0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa antara sebelum dengan setelah diterapkan konten digital. Dapat disimpulkan bahwa konten digital menggunakan prinsip segmentasi efektif meningkatkan hasil belajar siswa.
Multimedia Interaktif Model Neurosains dengan Transformasi Mode Daring dan Luring di Era New Normal Kadek Duwika; Made Agus Janardana
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 3 (2021): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i3.41246

Abstract

Pembelajaran di Perguruan tinggi kini menghadapi kendala yang sangat serius di tengah masa pandemi covid-19. Jumlah kasus yang setiap hari terus bertambah menyebabkan kegiatan pembelajaran dilakukan secara daring. Dari permasalahan tersebut sangat diperlukan sebuah skema pembelajaran berbasis multimedia untuk mengantisipasi pembelajaran di era New Normal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan bahan aja multimedia interaktif model neurosains dengan transformasi mode daring dan luring di era new normal. Jenis penelitian ini merupakan penelitian  model pengembangan menggunakan Model Dick & Carey, Pemilihan model tersebut dikarenakan tahapan-tahapan yang disajikan sangat sesuai dan cocok dengan skema penelitian yang dikembangkan. Subyek Penelitian yang dilakukan yaitu mahasiswa semester 4, ujicoba kelayakan melibatkan ahli media, ahli isi dan ahli desain. Metode Pegumpulan data menggunakan metode kuesioner, angket dan metode analisa menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan multimedia interaktif sangat efektif dan layak terbukti pada hasil ujicoba ahli media yang memperoleh kalkulasi 88%, ahli desain memperoleh kalkulasi sebesar 90% dan ahli isi memperoleh kalkulasi 87% sehingga pengujian oleh ahli berada pada kategori sangat layak. Selanjutnya ujicoba perseorangan memperoleh kalkulasi sebesar 88%. Ujicoba kelompok kecil memperoleh kalkulasi sebesar 87% dan ujicoba kelompok besar memperoleh kalkulasi sebesar 88%, Jadi dari kegiatan ujicoba yang dilaksanakan menunjukkan bahwa multimedia interaktif yang dikembangkan dengan transformasi mode daring dan luring sangat layak digunakan pada mata kuliah sistem informasi manajemen di masa pandemic covid-19.
Meningkatkan Respon Belajar Siswa Melalui Pembelajaran Multimedia Terintegrasi Kurikulum dengan Sistem shift Kadek Wikan Paramasila
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 3 (2021): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i3.41256

Abstract

Rendahnya respon belajar siswa disebabkan adanya pandemi covid-19. Pandemi Covid-19 telah memicu perubahan signifikan dalam sistem pendidikan di seluruh dunia yang mengakibatkan penutupan sekolah sehingga sistem pengajaran harus beralih dari pelajaran tatap muka menjadi model yang sepenuhnya virtual. Salah satu caranya adalah dengan membuat pembelajaran berbasis multimedia. Tujuan dari penelitian ini yaitu menciptakan produk ajar multimedia interaktif yang nantinya mampu meningkatkan respon belajar siswa, khususnya pada pembelajaran praktik animasi 2 dimensi, sehingga kegiatan pembelajaran berjalan dengan lancar sesuai dengan tujuan pembelajaran yang diinginkan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research & Development dengan menggunakan model Borg & Gall. Subjek dalam penelitian ini adalah ahli desain, ahli media, ahli isi dan siswa kelas XI Multimedia. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dan angket dengan menggunakan teknik analisis desktiptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ahli media memperoleh kalkulasi 87%, ahli desain memperoleh 89% dan ahli isi memperoleh 88%. Selanjutnya ujicoba dilakukan oleh siswa kelas XI Multimedia dengan hasil yaitu uji perseorangan memperoleh hasil 90%, ujicoba kelompok kecil memperoleh 91% dan ujicoba kelompok besar memperoleh 89%. Dari analisis ujicoba yang sudah dilakukan membuktikan bahwa multimedia interaktif berbasis Integrated curriculum dengan Shift Mode pada pembelajaran praktik animasi 2 dimensi efektif dan layak digunakan. Implikasi penelitian yang telah dilakukan dengan memanfaatkan multimedia interaktif berbasis Integrated curriculum adalah terjadi peningkatan respon belajar siswa sehingga berdampak langsung terhadap semangat belajar siswa dan keaktifan serta partisipasi siswa dalam pembelajaran, karena dapat digunakan sebagai media pembelajaran mandiri.
The Evaluation of Adiwiyata-School Program Heleri Heleri; Bambang Ismanto
Mimbar Ilmu Vol. 26 No. 3 (2021): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i3.41537

Abstract

Berbagai persoalan lingkungan yang terjadi mulai dari pembuangan sampah, minimnya ruang terbuka hijau, polusi udara hingga perubahan iklim drastis yang menjadi salah satu krisis lingkungan terbesar di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Program Sekolah Adiwidyata. Evaluasi dilakukan dengan menilai adanya kesenjangan/kesenjangan antara standar program yang diberikan pemerintah dengan kondisi aktual. Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluasi program dengan Discrepancy Evaluation Model (DEM) yang dikembangkan oleh Malcolm Provus dengan 5 tahapan evaluasi yaitu desain, instalasi, proses, produk dan biaya-manfaat. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam proses penyajian data digunakan teknik persentase dan kategorisasi berdasarkan frekuensi dan tingkat ketidaksesuaian pada setiap tahap evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada setiap 5 tahapan evaluasi, ketidaksesuaian berada pada kategori sangat rendah. Pada rancangan program tidak ditemukan ketidaksesuaian, ketidaksesuaian instalasi program dengan skor 12,5%, ketidaksesuaian proses mendapatkan skor 16,25%, ketidaksesuaian produk program dengan skor 16,67%, dan perbedaan cost-benefit sebesar 12,5%. Dalam lingkungan manajemen kolaboratif dan berbasis diskusi, guru perlu memecahkan masalah yang mungkin mereka hadapi dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran terpadu.