cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru
ISSN : 26215713     EISSN : 26215705     DOI : -
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Undiksha. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Undiksha.
Arjuna Subject : -
Articles 570 Documents
Model Problem Based Learning Berbantuan Media Powerpoint untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa SD I Gede Mudiana; I G Wira Bayu; N N Arca Aspini
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 3 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i3.36096

Abstract

Keterlibatan siswa untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran matematika masih kurang, sehingga berdampak pada hasil belajar. Hal tersebut karena dalam kegiatan pembelajaran guru cenderung menggunakan metode konvensional, maka perlu adanya inovasi pembelajaran yang dapat merangsang siswa agar aktif dan mampu berfikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika melalui penerapan model Problem Based Learning berbantuan media Power point pada siswa kelas III SD. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas III SD yang berjumlah 12 siswa yang terdiri dari 5 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh rata-rata hasil belajar matematika pada prasiklus yaitu 60,42 dengan kategori rendah, siklus I yaitu 67,5 dengan kategori sedang dan pada siklus II meningkat menjadi 88,3 dengan kategori tinggi. Maka, penerapan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan hasil belajar tematik (muatan pelajaran Bahasa Indonesia) siswa kelas III SD.. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat memberikan dampak terhadap hasil belajar siswa dan guru dapat menggunakan model PBL dalam pembelajaran lainnya.
Penerapan Model Discovery Learning Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Sekolah Dasar Novika Hapsari Susilo; Fine Reffiane; Karsono Karsono
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 3 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i3.36169

Abstract

Pengelolaan sistem informasi administrasi yang baik merupakan faktor penting dalam proses administrasi perpustakaan sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang sistem informasi perpustakaan sekolah berbais web dengan wordpress dan untuk mengimplementasikan sistem yang dirancang. Data-data yang digunakan dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara serta dokumentasi. Jenis metode pengembangan yang digunakan adalah Research and Develompment (R&D). Model pengembangan yang digunakan adalah model waterfall. Prinsip pendekatan sistem yang diterapkan model ini terdiri dari lima tahap, yaitu analisis, disain, coding, pengujian serta implementasi & maintenance. Sedangkan platform CMS yang digunakan adalah Wordpress serta software phpMyAdmin sebagai bahasa pemrograman dan MySQL sebagai manajemen basis data (pengelola database). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi perpustakaan sekolah berbasis web dengan wordpress yang dirancang dinyatakan valid dan praktis untuk dapat digunakan sebagai sistem informasi perpustakaan sekolah. Secara keseluruhan, sistem informasi perpustakaan sekolah berbasis web ini akan mampu memberikan layanan perpustakaan yang lebih baik bagi siswa, guru dan staf. Sehingga keberadaan sistem informasi perpustakaan sekolah berbasis web dengan wordpress memberikan beberapa manfaat dalam proses pelaksanaan layanan perpustakaan.
Model Discovery Learning Berbatuan Power Point Meningkatkan Hasil Belajar Tematik (Muatan Pelajaran IPA) Agis Hizbi Hizbi; I Made Suarjana; Gede Agus Sudarmawan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 3 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i3.36643

Abstract

Rendahnya hasil belajar IPA dan kurangnya motivasi siswa dalam mempelajarinya menjadikan sebuah permasalahan dalam proses pembelajaran. Peneitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran discovery learning pada kelas 4 SD. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas  yang dilaksankan dalam 2 siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini kelas 4 SD yang berjumlah 24 orang terdiri 14 laki-laki dan 10 perempuan. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif kuantatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar IPA melalui model pembeljaran discovery learning pada siswa kelas 4SD. Hal ini terlihat dari kemampuan siswa prasiklus dengan nilai rata-rata sebesar 61,46 yang berada pada kategori rendah, siklus I dengan nilai rata-rata sebesar 68,13. yang berada pada kategori cukup. Pada siklus II dengan nilai rata-rata sebesar 79,17% dan berada pada kategori tinggi sehingga sudah meningkat. Dengan demikian, model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa. Penelitian ini berimplikasi pada penerapan model discovery learning yaitu, siswa berperan aktif dalam pembelajaran karena dihadapkan pada permasalahan siswa yang tidak focus dan terkadang ribut dalam proses pembelajaran, pembelajaran bermakna, dan pembelajaran berpusat pada siswa
Model Problem Based Learning Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VI I Putu Agus Suastika Negara; Maria Goreti Rini Kristiantari; Ketut Alit Saputra
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 3 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i3.38185

Abstract

Kegiatan pembelajran IPA di SD masih berpusat pada guru dimana guru memberikan materi kepada siswa sehingga siswa hanya mendengarkan dan mencatat apa yang disampaikan oleh guru, sumber belajar IPA hanya buku paket tematik saja, kegiatan pembelajaran IPA kurang memberikan pengalaman belajar seperti melaksanakan proses pemecahan masalah yang berkaitan dengan gejala-gejala alam sekitar, kegiatan pembelajaran IPA masih bersifat hafalan. Hal ini menyebabkan hasil belajar siswa rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan model pembelajaran problem based learning. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI sebanyak 32 orang. Pengumpulan data menggunakan metode tes berbentuk pilihan ganda dengan jumlah soal sebanyak 10 butir. Data hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif yaitu dengan mencari rata-rata nilai siswa dan ketuntasan belajar. Data siklus I menunjukan rata-rata nilai hasil belajar mencapai 70 ketuntasan belajar mencapai 62,5% dengan kriteria cukup. Pada siklus II menunjukan rata-rata nilai hasil belajar mencapai 74,69 dan ketuntasan belajar 84,38% dengan kriteria tinggi. Maka, penerpan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VI. Adanya penerapan model pembelajaran problem based learning yaitu siswa berperan aktif memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi, pengalaman langsung saat belajar, keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran, pembelajaran bersifat konstruktivisme, peningkatkan daya ingat siswa dan pembelajaran berpusat pada siswa.
Dampak Model Bermain Peran Terhadap Hasil Belajar PPKn Siswa Kelas V Sekolah Dasar Desi Fitriani; Nurafni Nurafni
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 3 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i3.38287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran bermain peran terhadap hasil belajar PPKn kelas V SD. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Pretest Posttest Control Design. Sampel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh. Pada uji validitas dengan menggunakan Korelasi Point Biserial sebanyak 30 soal pilihan ganda dengan 20 soal valid dan 10 soal drop. Sedangkan pada uji reliabilitas menggunakan rumus KR-20 memperoleh rhitung = 0,85>rtabel 0,361 maka data tersebut memiliki instrument yang reliabel. Selanjutnya data dianalisis uji persyaratan yaitu uji normalitas dengan menggunakan uji Liliefors diperoleh Lhitung pretest kelas kontrol (0,081<0,161) pretest eksperimen (0,130<0,161) dan untuk posttest kelas kontrol (0,106<0,161) posttest eksperimen (0,156<0,161) maka dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal. Sedangkan uji homogenitas dengan menggunakan uji Fisher diperoleh Fhitung Fhitung Pretest (1,17 < 1,86) dan Fhitung Posttest (1,20 < 1,86) maka dapat disimpulkan bahwa uji homogenitas tersebut memiliki data varians kelompok berdistribusi homogen. Pada uji hipotesis digunakan uji-t diperoleh Thitung = 3,368 dengan dk = 58, sedangkan Ttabel pada taraf signifikansi (α) = 0,05 dengan dk = 58 ialah sebesar 1,672. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut diperoleh bahwa Thitung > Ttabel (3,368 > 1,672) maka artinya adalah H0 (hipotesis nol) ditolak dan H1 (hipotesis kerja) diterima. Hal ini dapat disimpulkan dan dinyatakan bahwa adanya pengaruh positif yang signifikan pada penggunaan model role playing terhadap hasil belajar siswa kelas V Sekolah Dasar.
Kontribusi Motivasi Kerja, Disiplin Kerja dan Pengembangan Karier Terhadap Kinerja Guru di SMK Negeri 1 Ranah Batahan Tiwi Rahmadona; Hasan Maksum; Eko Indrawan; Dori Yuvenda
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 3 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i3.38647

Abstract

Kurang optimanya kinerja guru dapat dilihat dari belum kurangnya kuantitas dan kualitas kerja sesuai target yang diharapkan, serta kecepatan dan ketepatan pelaksanaan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kontribusi motivasi kerja, disiplin kerja, dan pengembangan karier secara bersama-sama terhadap kinerja guru SMK. Penelitian ini merupakan jenis deskriptif korelasional dengan jumlah populasi dalam penelitian yakni sebanyak 67 orang guru SMK. Penarikan sampel penelitian dilakukan dengan teknik total sampling, yakni dimana seluruh jumlah populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan angket. Adpaun instrument penelitian yang digunakan yakni berupa lembar kuisioner Skala Likert. Teknik analisis data diantaranya korelasi dan korelasi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Motivasi kerja berkontribusi terhadap kinerja guru sebesar 10,18%. Disiplin kerja berkontribusi terhadap kinerja guru sebesar 21,07%. Pengembangan karir berkontribusi terhadap kinerja guru sebesar 18,23%. Serta Motivasi kerja, disiplin kerja dan pengembangan karir berkontribusi bersama-sama terhadap kinerja guru sebesar 43,6%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa motivasi kerja, disiplin kerja dan pengembangan karir secara bersama-sama memberikan kontribusi terhadap kinerja guru Sekolah Menengah Kejuruan.
Improve Students’ English Vocabulary Skills With Flashcard Media Rizkia Odie Fitriana; Muhamad Sofian Hadi; Lidiyatul Izzah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 3 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i3.39029

Abstract

Pengembangan bahasa inggris di sekolah maupun di luar sekolah sangat penting untuk anak anak. Kemampuan bahasa inggris anak anak berbeda beda karena yang kita ketahui setiap anak pun memiliki karakter yang berbeda beda. untuk meningkatkan kemampuan bahasa inggris di perlukan dorongan motivasi dan media pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan skill bahasa inggris anak dengan menarik, aktif, dan mudah memahami. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mencapai hasil dan kesimpulan yang sesuai dengan yang di teliti. Data yang di peroleh berasal dari jurnal – jurnal yang terkait dari artikel ini atau yang membahas tentang meningkatkan skill bahasa inggris dengan media flash card. Hasil yang di dapat dari penelitian terkait peningkatkan skill bahasa inggris dengan media flash card ialah pembelajaran yang mencapai hasil yang maksimal, memudahkan anak anak memahami kosa kata bahasa inggris dengan menarik karena berupa gambar yang di desain semenarik mungkin. Kesimpulan nya adalah bahwasannya media flash card sangat efektif untuk meningkatkan skill bahasa inggris anak di sekolah maupun di luar sekolah dan peningkatan hasil belajar anak bisa di lihat dari lancarnya pengucapan kosa kata bahasa inggris saat penggunaan media flash card.
Peningkatan Kinerja Guru pada Masa Pandemi Dengan Sistem Daring Aretsa Zana Ayunda; Unik Hanifah Salsabila; Nawal El Zuhby; Santi Mahmuda Urbaningkrum
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 3 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i3.39810

Abstract

Masa pandemi yang terjadi saat ini memberikan pengaruh terhadap berbagai bidang kehidupan termasuk bidang pendidikan. Sebagai salah satu upaya pemerintah dalam menanggulangi pandemi dan usaha untuk tetap melaksanakan pembelajaran maka sistem pembelajaran normal dialihkan menjadi pembelajaran daring. Adanya pandemi menyebabkan kinerja guru menurin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kinerja guru di masa pandemi dengan sistem daring. Jenis penelitaian ini menggunakan metode penelitian literatur atau studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan kinerja guru memiliki beberapa faktor penunjang dalam meningkatkannya yaitu motivasi pendidik dalam meningkatkan kualitas pembelajarannya, pemahaman dan penguasaan materi pendidik, pembuatan metode dan strategi yang kreatif dan tepat, dan lain sebagainya. Dalam meningkatkan kinerja guru pasti ada hambatan-hambatan yang terjadi apalagi pada masa pandemi dan dengan sistem daring. Hambatan-hambatan yang terjadi berada diseputar penyedian sarana dan prasarana, penerapan metode dan strategi, dan monitoring peserta didik. Dalam mengatasi hambatan- hambatan yang terjadi diperlukan strategi penyelesaiannya. Beberapa strategi yang dapat dilakukan adalah mengembangkan profesionalisme guru, mengadakan pelatiahan-pelatihan atau webinar untuk guru, memanfaatkan media pembelajaran yang tersedia dengan semaksimal mungkin, dan memotivasi guru agar semangat dalam meningkatkan kinerja nya. Implikasi penelitian ini guru dapat meningkatkan kinerja selama pembelajaran daring.
Improve Students' Listening Comprehension Through Podcasts Muhamad Sofian Hadi; Lidiyatul Izzah; Devi Maesari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 3 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i3.39838

Abstract

Dalam mengatasi masalah dan kesulitan yang dihadapi oleh sebagian besar siswa dalam belajar mendengarkan, beberapa akademisi dan spesialis bahasa Inggris dalam pengajaran memutuskan untuk memperhatikan pendekatan, metode, dan teknik yang paling efektif untuk membantu siswa mereka dalam belajar mendengarkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan podcast dalam metode mendengarkan bahasa Inggris terhadap pemahaman mendengarkan siswa. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain penelitian eksperimen dengan instrumen pengumpulan data Pre-Test dan Post-Test. Tes diambil dari TOEFL IBT. Tes terdiri dari enam topik dengan tiga puluh pertanyaan. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling, dipilih 30 mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris sebagai sampel. Data dianalisis secara statistik dengan menggunakan uji-t. . Hasil penelitian ini menunjukkan; rata-rata Pre-test siswa adalah 27,80 sedangkan rata-rata Post-Test siswa adalah 36,38. Setelah hasil tes dianalisis, diketahui bahwa nilai rata-rata post-test lebih besar dari nilai rata-rata pre-test dan menunjukkan bahwa t-hitung (4,535) lebih besar dari t-tabel (2,756), pada tingkat signifikansi 1%. Dengan demikian, hipotesis alternatif diterima dan hipotesis nol ditolak. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa pengaruh penggunaan podcast dalam pembelajaran bahasa Inggris mengembangkan pemahaman mendengarkan siswa.
Model Pembelajaran EarthComm pada Mata Pelajaran Geografi: Pengaruhnya terhadap Kemampuan Berpikir Spasial Siswa SMA Kamilatun Nisa; Hadi Soekamto; Satti Wagistina; Yusuf Suharto
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 3 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i3.40031

Abstract

Kemampuan berpikir spasial siswa perlu ditingkatkan dan diterapkan dalam proses pembelajaran salah satunya dengan cara memilih model pembelajaran yang menuntut keaktifan siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran EarthComm pada mata pelajaran geografi terhadap kemampuan berpikir spasial siswa SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental dengan menerapkan post test only control group design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 66 orang siswa yang ditentukan secara acak. Teknik pengumpulan data diperoleh dari lembar tes kemampuan berpikir spasial yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Soal tes dirancang sesuai indikator kemampuan berpikir spasial dan materi geografi. Analisis yang digunakan menggunakan uji Mann Whitney berbantuan SPSS 26.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi (.000) dan nilai rata-rata kelas eksperimen lebih besar (76.58) dibanding kelas kontrol (66.61). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran EarthComm pada mata pelajaran geografi berpengaruh terhadap kemampuan berpikir spasial siswa SMA. Model EarthComm melibatkan siswa belajar secara aktif dan langsung dalam melakukan penyelidikan ilmiah yang terbukti mampu merangsang kesadaran siswa untuk mengetahui permasalahan dasar tentang kondisi dan letak geografis suatu kawasan.