cover
Contact Name
Putu Indra Christiawan
Contact Email
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
ISSN : 24074551     EISSN : 24074551     DOI : -
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, 6 bulanan dan jurnal ilmiah ini berisikan tulisan, artikel dan hasil penelitian yang menyangkut bidang ilmu sosial.
Arjuna Subject : -
Articles 266 Documents
Prasangka, Ketidaksetaraan, dan Diskriminasi Gender dalam Kehidupan Mahasiswa Kota Surabaya: Tinjauan Pemikiran Konflik Karl Marx Muhammad Falih Iqbal; Sugeng Harianto
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v8i2.52926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk prasangka, ketidaksetaraan, dan diskriminasi gender yang dialami oleh mahasiswa Kota Surabaya di kehidupan sehari-harinya dalam tinjauan teori konflik Karl Marx. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kualitatif, hasil observasi dan wawancara menjadi gambaran umum dalam hasil penelitian. Dengan ditunjang oleh studi kepustakaan maka dapat membentuk hasil penelitian yang kredibel. Hasil penelitian yang didapatkan ialah, informan pernah mendapatkan prasangka, ketidaksetaraan, dan diskriminasi gender di dalam lingkungan keluarga, pekerjaan, maupun pertemanan. Konsep gender yang kaku dirasa merugikan laki-laki dan perempuan. Tercapainya kesetaraan gender di era modernisasi ini menjadi harapan oleh seluruh informan.
Strategi Bertahan Hidup Masyarakat Kuta Selatan-Bali pada Masa Pandemi COVID-19 I Made Sarmita
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v8i2.53525

Abstract

Pandemi COVID-19 membawa dampak yang demikian besar terhadap segala aspek kehidupan, tidak terkecuali dalam bidang ekonomi. Krisis yang diakibatkan pandemi ini menyebabkan masyarakat harus semakin berinovasi untuk tetap dapat bertahan hidup. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk dapat mengetahui strategi bertahan hidup masyarakat Kuta Selatan pada masa pandemi COVID-19. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut, metode yang digunakan adalah survei dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumennya. Jumlah responden sebagai sampel penelitian ini adalah 199 orang responden yang ditentukan dengan teknik snowball. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk dapat bertahan hidup ditengah kirisis yang melanda, masyarakat Kuta Selatan melakukan berbagai cara. Secara keseluruhan, strategi utama yang diterapkan masyarakat adalah strategi pasif, yakni dengan hidup lebih hemat atau mengurangi jumlah pengeluaran, disusul dengan strategi aktif yakni mencari pekerjaan lain. Apabila masyarakat dilihat berdasarkan statusnya (migran dan non migran), pola bertahan hidupnya hampir sama, dimana strategi yang mendominasi adalah strategi pasif dan disusul strategi aktif. Selain memanfaatkan strategi utama, masyarakat pada saat bersamaan juga menggunakan strategi lainnya untuk dapat bertahan hidup, yang secara berturut-turut adalah menggunakan strategi aktif dengan mencari pekerjaan lain, strategi pasif dengan menghemat pengeluaran, dan juga strategi jaringan dengan memanfaatkan bantuan dari Pemerintah.
Makna Simbolik dalam Tradisi Gerep Ruha di Desa Tenda Heldigard Anggreani Ina Malo; I Nyoman Ruja; Luhung Achmad Perguna
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v8i2.53775

Abstract

Tradisi gerep ruha (gerep=injak ruha=telur) merupakan salah satu tradisi masyarakat Manggarai yang wajib dilaksanakan sacara turun temurun, dari sejak nenek moyang masyarakat Manggarai. Pentingnya tradisi ini adalah untuk pembersihan pengantin wanita dari adat istiadat atau kebiasaan dari kampung asalnya. Semua adat istiadat dan kebiasaan dari kampung asalnya akan ditinggalkan dan dia akan mengikuti adat istiadat atau kebiasaan dari suaminya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah dari tradisi gerep ruha di Desa Tenda, tahapan dalam tradisi gerep ruha, dan makna simbolik dalam tradisi gerep ruha. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dan lokasinya terletak di Desa Tenda Kelurahan Tenda Kecamatan Langke Rembong Kabupaten Manggarai. Sumber data didapatkan melalui sumber data primer serta sumber data sekunder. Proses pengumpulan datanya dilaksanakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan pada teknik analisis data, peneliti menggunakan konsep Miles dan Huberman yang terdiri dari empat tahap yaitu; pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini, yaitu sejarah tradisi gerep ruha, dan makna simbolik tradisi gerep ruha yang terdiri dari makna simbolik dari ruha manuk kampong (telur ayam kampong), saung ngelong (daun ngelong), gong, gendang, dan tange (bantal).
Pertukaran Sosial dalam Hubungan Pertemanan Remaja Desa Winong melalui Media Sosial Fakhris Aulady; Sugeng Harianto
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v8i2.54926

Abstract

Masa remaja menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak teman baik itu dari satu wilayah ataupun dari wilayah. Dengan adanya media sosial hal itu dapat diwujudkan, karena dapat menghubungkan siapapun. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan dan mengidentifikasi mengenai pembentukan hubungan pertemanan remaja desa Winong melalui media sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teori pertukaran sosial dari George C. Homans. Adapun cara pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah dengan wawancara dan didukung dengan studi kepustakaan untuk melengkapi data. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa remaja memiliki perubahan dalam membangun pertemanan yaitu melalui media sosial, dimana dinilai dapat saling menguntungkan dengan dapat bertukar berbagai hal seperti cerita, waktu, barang dan hal lainnya yang tidak dapat dilakukan dalam interaksi secara langsung. Sehingga, fenomena ini berimplikasi pada pembentukan kebiasaan baru yaitu pertukaran nilai hanya dalam dunia maya.
Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Pajak Elektronik (E-Tax) terhadap Peningkatan Pendapatan Pajak Daerah Kota Palembang Januar Eko Aryansah; Muhammad Yusuf Abror; Dwi Mirani
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v9i1.54974

Abstract

Kota Palembang menerapkan digitalisasi perpajakan melalui kebijakan pajak elektronik (E-Tax) pada pajak parkir, hotel, restoran, dan hiburan. E-Tax diharapkan memberikan kemudahan bagi wajib pajak untuk melakukan pembayaran pajak, memudahkan pengawasan oleh petugas pajak, dan terwujudnya optimalisasi sektor perpajakan. Dalam pelaksanaannya kebijakan E-Tax di kota Palembang terdapat beberapa kendala: Penolakan oleh sebagian wajib pajak dan permasalahan kejujuran wajib pajak.  Hasil dari penelitian ini E-Tax merupakan potensi dalam optimalisasi penerimaan pajak ketika dijalankan secara maksimal menjadikan fenomena ini menarik untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui faktor-faktor permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan (E-Tax) di kota Palembang. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Jenis dan sumber data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan studi pustaka.  Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menujukkan pelaksanaan E-Tax di kota Palembang berdasarkan analisis CIPP (conteks, input, proses, product). Indikator Proses memegang peranan paling penting dari hasil penelitian karena berpengaruh terhadap kesadaran masyarakat untuk menggunakan E-Tax dan indikator product menduduki posisi paling rendah karena sudah hanya membicarakan tentang kualitas dan dampak kebijakan sehingga tidak terlalu berpengaruh terhadap pendapatan pajak kota Palembang.
Strategi Perempuan Suku Kuri Membangun Generasi Masa Depan dalam Sinumfide di Distrik Teluk Arguni Piter Johanes Sarles Corputty; Wilson M.A. Therik
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v9i1.55056

Abstract

Masyarakat suku Kuri yang mendiami wilayah Distrik Teluk Arguni di Kabupaten Kaimana memiliki kebudayaan yang unik, salah satunya adalah persalinan di Sinumfide. Sinumfide dibangun khusus untuk kelahiran anak sulung, karena terkait erat dengan prosesi adat Kuri. Tujuan penelitian ini ialah memberikan gambaran yang utuh tentang adanya nilai-nilai kultural yang membentuk perempuan Kuri, mempersiapkan anak sebagai generasi masa depan suku Kuri. Penelitian ini menggunakan metode etnografi dengan pendekatan kualitatif yang bersifat eksploratif sebagaimana yang dikembangkan oleh. Data diperoleh melalui teknik wawancara mendalam, observasi lapangan dan studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah tokoh adat suku Kuri. Data yang terkumpul, dilakukan validasi dengan cara triangulasi. Kemudian ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kampung Weswasa dan Tiwara, proses persalinan di Sinumfide masih dilakukan dan bukan untuk anak sulung saja, melainkan untuk semua anak. Hal ini menandai bahwa kesadaran kultural perempuan Kuri dengan setia dan taat memahami dan melaksanakan semua proses pembudayaan, masih di pegang kuat, di mulai dari Sinumfide, untuk mempersiapkan generasi masa depan suku Kuri. Anak sulung berada dalampengawasan agar memiliki nilai-nilai kultur sebagai dasar pembentuk sosok generasi masa depan Kuri. Selain itu, dalam konteks kesehatan tradisonal, terdapat pemahaman tentang darah bersalin yang menyebabkan tertularnya suatu penyakit. Semua pandangan budaya Kuri ini mengandung tatanan nilai budaya dan merupakan nilai-nilai keutamaan yang dapat dikaji dan diimplementasikan ke dalam ruang kebijakan pembangunan daerah sebagai entry point secara khusus bagi instansi terkait untuk melakukan advokasi dan edukasi kepada masyarakat Kuri dalam aspek kesehatan, pendidikan, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Budaya Stratifikasi Sosial terhadap Kesenjangan Ekonomi Keluarga dan Kualitas Pendidikan pada Anak Muhammad Fajar Khoironi; Arief Sudrajat
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v9i1.55663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui budaya yang ada pada masyarakat menegenai kesenjangan ekonomi keluarga dan kualitas pendidikan pada anak yang terjadi di Kota Surabaya yang melatarbelakangi terjadinya kesenjangan didapat karena adanya pembeda atau kelas antar sekolah yang terjadi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan hasil observsasi serta wawancara menjadi gambaran umum dalam hasil penelitian. Dalam penelitian ini, peneliti mengacu pada teori konflik oleh Karl Marx yaitu penentuan sosial dari perilaku individu bahwa manusia atau masyarakat menurut kodratnya selalu mengejar kepentingan sendiri. Marx juga percaya bahwa manusia memiliki sifat egois pada sifat hubungan dimana ia dilahirkan atau dibesarkan. Menutrut Marx, kehidupan individu dan masyarakat didasarkan pada ekonomi sebagai pengaruh utama. Hasil dari penelitian ini budaya yang diciptakan oleh masyarakat yang berkepanjangan dan menciptakan stratifikasi sosial mengenai kesenjangan kualitas pendidikan pada anak berdasarkan pengalaman yang dimana masih banyak sekolah yang mengkategorikan pendidikan dengan kualitas yang sangat bagus hanya untuk kalangan yang mampu saja namun bagi anak yang kurang mampu dapat merasskan pendidikan tersebut hanya dengan bantuan dari pemerintah saja seperti program yang ada di Surabaya khususnya yaitu mitra warga untuk golongan anak pada keluarga yang kurang mampu.
Politik Hukum Pengakuan Partisipasi Desa Adat dalam Pemulihan Kepariwisataan Bali Ketut Sari Adnyani; I Wayan Landrawan
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v9i1.56506

Abstract

Penelitian ini menganalisis problematik kekaburan norma terkait dalam Pasal 31 Undang-Undang No.10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan yang berimplikasi terhadap problematik sosiologis penyelenggaraan kepariwisataan Budaya Bali. Berdasarkan isu hukum di atas, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji partisipasi desa adat dalam pemulihan kepariwisataan Bali; dan Model ideal kebijakan partisipasi desa adat dalam pemulihan kepariwisataan Bali. Jenis penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan futuristik, selanjutnya bahan hukum yang digunakan ditelusuri dengan teknik snowball dan sistem kartu serta dianalisis dengan teori partisipasi. Hasil analisis ditemukan jawaban atas permasalahan yang diteliti, sebagai berikut. Pengaturan pengakuan partisipasi desa adat dalam pemulihan kepariwisataan di Provinsi Bali ditempatkan pada pemahaman bahwa ada pengakuan partisipasi desa adat karena adanya pengaturan dilihat dari norma positif dalam peraturan perundang-undangan. Pengaturan pengakuan partisipasi desa adat dalam pemulihan kepariwisataan di Provinsi Bali berorientasi pada terwujudnya keadilan dan kesejahteraan bagi desa adat. Model ideal pengaturan partisipasi desa adat sebagai konkritisasi politik hukum dalam pemulihan kepariwisataan yang dapat diajukan sebagai novelty, yaitu mengadopsi model partisipasi partnership (kemitraan) yang dijiwai oleh nilai-nilai agama Hindu dalam hal ini Tri Hita Karana (tiga penyebab kebahagiaan).  
Peran dan Strategi BUMDES dalam Pengembangan Wisata Taman Cengkok Asri di Kabupaten Nganjuk Faizatul Mahmudah; Neni Wahyuningtyas; I Nyoman Ruja
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v9i1.56569

Abstract

Wisata Taman Cengkok Asri merupakan salah satu wisata di kawasan kabupaten Nganjuk. Pihak desa mempercayakan wisata Cengkok kepada BUMDES Cengkok Asri. Dengan pemanfaatan lahan desa dan dana dari BUMDES wisata ini memiliki perkembangan yang baik. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan penggunaan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan observasi, wawancara dan juga dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwasannya BUMDES Cengkok memiliki peran dalam pengembangan wisata taman Cengkok, yaitu meliputi peran penyadaran, pengorganisasian masyarakat, dan juga peran penghantaran Sumber Daya Manusia. Kemudian, strategi yang digunakan oleh pihak BUMDES dalam melakukan pengembangan wisata dengan peningkatan keunggulan wisata, penetapan biaya, fokus peningkatan pengunjung.  Rekomendasi yang diberikan bagi peneliti selanjutnya yaitu dengan mengkaji mengenai pengembangan desa wisata setelah diterapkannya peran dan strategi yang digunakan oleh pihak BUMDES, agar lebih meningkatkan promosi lewat media sosial dengan kualitas gambar atau video yang lebih baik. Tujuan dari adanya penelitian ini agar mengetahui dampak setelah dilakukannya peran dan strategi BUMDES dalam pengelolaan taman Cengkok Asri.
Peran Geografi dalam Kehidupan dengan Membangun Kesadaran Ruang dan Kerjasama di Tingkat Internasional Arwi Irnawati; Ahman Sya; Muhammad Zid
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v9i1.56816

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih dalam mengenai sumbangan maupun peran geografi dalam membangun kesadaran ruang dan juga kerja sama internasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR). Peneliti menggunakan metode SLR dengan cara melakukan review dan identifikasi  beberapa jurnal secara terstruktur sesuai dengan kajian yang diteliti. Pengumpulan artikel jurnal melalui situs Google Schoolar dengan kata kunci yang dicari adalah kerja sama internasional, kerja sama bilateral, kerja sama regional, kerja sama multirateral, APEC, WTO, ASEAN, dan penyebab terjalinnya kerja sama internasional. Hasil dari penelitian ini adalah kerja sama bilateral terjadi karena adanya perbedaan sumber daya alam dan ekonomi yang dimiliki tiap negara, organisasi kerja sama multirateral memiliki perannya masing-masing, seperti WTO di perdagangan, OPEC di sumber daya alam minyak bumi, dan FAO di bidang pangan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara keruangan, kerja sama antarwilayah dapat terbentuk karena disebabkan oleh perbedaan letak geografis, sumber daya alam, sumber daya manusia, dan tingkat perekonomian. Bentuk kerja sama internasional terdiri dari kerja sama bilateral, regional, dan multirateral.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2018): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2017): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 3 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2016): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2015): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 1 No. 1 (2015): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial More Issue