cover
Contact Name
Putu Indra Christiawan
Contact Email
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
ISSN : 24074551     EISSN : 24074551     DOI : -
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, 6 bulanan dan jurnal ilmiah ini berisikan tulisan, artikel dan hasil penelitian yang menyangkut bidang ilmu sosial.
Arjuna Subject : -
Articles 266 Documents
Dampak Strategis Upaya Penanggulangan Kemiskinan Masyarakat Perkotaan pada Masa Pandemi COVID-19 melalui Program PKH di Kota Tasikmalaya Febri Fajar Pratama; Deni Chandra
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v8i1.41238

Abstract

Pengentasan kemiskinan dan masalah kesejahteraan sosial masyarakat masih menjadi fokus utama pemerintah dalam usaha percepatan pembangunan nasional. Maka dari itu, pemerintah membuat berbagai macam upaya penanggulangan kemiskinan dan masalah kesejahteraan sosial masyarakat melalui program bantuan sosial, salah satunya adalah PKH (Program Keluarga Harapan) yang diharapkan mampu menyentuh akar rumput permasalahan kemiskinan di tingkat paling rendah, yakni lingkungan keluarga. Berdasarkan penelitian terdahulu, PKH dianggap berhasil dalam upaya penanggulangan kemiskinan. Namun, pada masa pandemi program PKH mengalami berbagai hambatan, terutama dalam hal upaya sosialisasi dan penyaluran bantuan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai dampak strategis program PKH dalam penanggulangan di masa pandemi COVID-19. Pendekatan yang digunakan yaitu kualitatif dengan metode deskriptif melalui pengumpulan data berupa wawancara, studi dokumentasi, dan observasi. Hasil yang didapat, PKH memiliki dampak strategis terhadap penanggulangan kemiskinan di kota Tasikmalaya berupa: (1) Keberlanjutan; (2) Kesadaran; (3) Sinergitas; (4) Empati; (5) Tanggung Jawab Sosial; dan (6) Konsistensi. Keenam dampak strategis ini berimplikasi pada perluasan program, khususnya bagi keluarga pra-sejahtera.
Implementasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di Masa Pandemi COVID-19 dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Dewi Handayani; Safrida Safrida
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v8i1.41440

Abstract

Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) adalah program bantuan dari Pemerintah sebagai bentuk keperdulian dan tanggung jawab terhadap kesejahteraan masyarakat dalam memberikan rumah yang layak huni untuk kehidupan yang sehat dan aman. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis implementasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di Masa Pandemi COVID-19 Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Langkat. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus, teknik pengumpulan data purposive sampling dengan jumlah responden enam orang dengan tahapan mengambil informasi melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan empat indikator menurut Edward III yaitu Komunikasi, Sumberdaya, Sikap Pelaksana, dan Struktur Birokrasi. Hasil penelitian berdasarkan empat indikator tersebut kebijakan program BSPS ini berhasil akan tetapi masih adanya permasalahan dalam bantuan ini untuk Kabupaten Langkat hanya dua Kecamatan yang sudah terealisasikan yaitu Kecamatan Babalan dan Kecamatan Secanggang, sementara Kecamatan lain nya terkhusus Kecamatan Sei Lepan Kelurahan Alur Dua belum terealisasikan. Implikasi dari penelitian ini adalah diperlukannya pemerataan dalam penyaluran bantuan ini karena masyarakat Kelurahan Alur Dua Kecamatan Sei Lepan rata-rata berpenghasilan rendah dan banyak rumah yang tidak layak huni yang perlu untuk diperhatikan oleh pemerintah agar terciptanya kesejahteraan masyarakat secara swadaya.
Implementasi Program PKK Bidang Pemberdayaan Pendidikan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Gampong Lancong Sri Devfa; Nellis Mardhiah
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v8i1.43533

Abstract

Program PKK Bidang Pemberdayaan Pendidikan merupakan program yang bergerak untuk mensejahterakan masyarakat dengan meningkatkan pendidikan generasi pemuda di Gampong Lancong. Dalam pelaksanaan program ini diperlukan partisipasi dari masyarakat Lancong agar program ini terlaksana dengan baik, sementara untuk  masyarakat lancong sendiri sangat mini m dengan dunia literasi bahkan rendahnya tingkat pendidikan karena Desa Lancong merupakan desa terpencil yang ada di Aceh Barat. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dan mengetahui kebijakan dari program PKK bidang pemberdayaan pendidikan di Desa Lancong, Kecamatan Sungai Mas Kabupaten Aceh Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan case study, teknik pengumpulan data dengan purposive sampling dengan jumlah responden enam orang dan tahapan penelitian melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian program PKK menunjukkan bahwa implementasi sudah tercapai akan tetapi belum terlaksana secara maksimal dimana sosialisasi belum dilaksanakan bagi masyarakat Lancong dalam bidang pemberdayaan pendidikan. Pengetahuan dan wawasan masyarakat tentang pendidikan masih minim, masyarakat lancong lebih memilih untuk bekerja di usia muda dan tidak ingin melakukan pendidikan karena menurut mereka pendidikan belum menjamin kehidupan masyarakat sementara bekerja sebagai petani dan penggali emas sudah pasti menjamin kehidupan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kebijakan ini belum berjalan secara efektif dan efisien.
Analisis Aktor Pembangunan dalam Smart Environment Kota Kediri Tahun 2021 Ruth Agnesia Sembiring
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v8i1.44272

Abstract

Smart environment adalah suatu lingkungan yang mampu memperoleh dan menerapkan pengetahuan tentang lingkungan dan untuk beradaptasi dengan penghuninya untuk meningkatkan pengalaman mereka di lingkungan itu. Sampah, limbah B3 dan ketersedian ruang terbuka hijau menjadi masalah dalam upaya perlindungan lingkungan di Kota Kediri. Ketiga masalah dalam upaya perlindungan lingkungan Kota Kediri tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah saja, namun juga harus melibatkan pihak swasta dan masyarakat. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan dalam kajian ini, dimana pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan teknik show ball dan telaah dokumen. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis aktor pembangunan dalam smart environment Kota Kediri Tahun 2021 dengan paradigma politik pembangunan yang terdiri dari 5 variabel yaitu: adanya aktor, adanya kekuasaan, adanya sistem, adanya ideologi dan intervensi asing. Berdasarkan hasil kajian ini, ada 4 aktor yang terlibat yaitu Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP), pihak swasta (perusahaan, pabrik, dan perbengkelan), Yayasan Hijau Daun, dan individu-individu di Kelurahan Setono Gedong (salah satu kelurahan percontohan untuk mewujudkan smart environment). Upaya mewujudkan smart environment Kota Kediri tergantung pada kepentingan para aktor yang terlibat; tergantung kekuasaan para aktor; tergantung kesuaian sistem yang dijalankan untuk perlindungan lingkungan dengan masalah yang dihadapi; tergantung harapan para aktor terhadap lingkungannya; dan juga tergantung keberadaan intervensi asing.
Karakteristik Kegiatan Redistribusi Tanah di Kabupaten Pasaman Barat berdasarkan Pemanfaatan untuk Agunan Monsaputra Monsaputra; Khursatul Munibah; Dyah Retno Panuju
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v8i1.44640

Abstract

Reforma agraria bertujuan memperbaiki ketimpangan struktur agraria menjadi lebih berkeadilan melalui redistribusi penguasaan, penggunaan dan pemanfaatan lahan. Kabupaten Pasaman Barat telah mengimplementasikan program redistribusi tanah untuk menata kembali penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah. Sertipikat redistribusi tanah dapat digunakan sebagai agunan, tahun 2009-2018 sertipikat redistribusi tanah yang diagunkan sebanyak 871 buah  (7,79 %). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik kegiatan redistribusi tanah berdasarkan kategori pemanfaatan sertipikat untuk agunan di Kabupaten Pasaman Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik analisis data dengan analisis spasial melalui overlay peta. Pemanfaatan sertipikat untuk agunan tinggi ditahun pertama setelah pembagian dan cenderung menurun setelahnya. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa mayoritas lokasi redistribusi tanah berada pada nilai tanah yang tidak terlalu tinggi dan berada dibawah radius 2 km dari jalan. Lokasi yang diagunkan  cenderung lebih banyak pada radius lebih jauh dari pusat pemerintahan, sedangkan lokasi yang belum diagunkan dominan pada radius 40 km dan 60 km dari pusat pemerintahan. Secara umum lokasi kegiatan redistribusi tanah mayoritas memiliki luas 1-2 ha perbidang tanah, baik yang diagunkan maupun yang belum diagunkan.
Implementasi Kebijakan Sosial Pemberian Dana Hibah dan Bantuan Sosial Daerah melalui Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Klaten sebagai Upaya Menekan Kemiskinan Thalita Hayu Maharsani
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v8i2.40657

Abstract

Menanggulangi kemiskinan bukan hal yang mudah, memang menjadi tanggung jawab pemerintah sebagai perumus kebijakan sosial untuk menekan kemiskinan. Tidak hanya pemerintah pusat yang bertanggung jawab terhadap upaya menekan kemiskinan tetapi pemerintah daerah perlu juga gayung bersambut menekan kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Implementasi Kebijakan Sosial dana hibah dan bansos sesuai amanat Permendagri No 32 Tahun 2011 tentang Pemberian Dana Hibah dan Bantuan Sosial Yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan Daerah. Secara khusus penelitian ini menganalisis secara mendalam mengenai implementasi kebijakan dari indikator kefektifan kebijakan yakni tepat kebijakan, tepat proses, tepat target, tepat lingkungan dan proses.  Metode penelitian dilakukan secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum implementasi program cukup baik hanya kurang dimaksimalkan dalam target dan lingkungan eksternal. Pekerja sosial dalam hal ini dapat memaksimalkan perannya untuk intervensi dalam ranah kebijakan sebagai upaya memaksimalkan implementasi kebijakan dalam menekan kemiskinaan. Pekerja kedepannya harus difasilitasi untuk melakukan penelitian, evaluasi pada penerima manfaat dan advokasi target dan membantu memaksimalkan proses bagi implemenator kebijakan yakni Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Klaten sebagai pelaksana.
Historisitas dan Perkembangan Budaya Masyarakat Etnis Madura di Kalimantan Barat Haris Firmansyah; Iwan Ramadhan; Hadi Wiyono; Superman Superman
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v8i2.40831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui historisitas dan perkembangan budaya masyarakat Madura di Kalimantan Barat. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (Library Reseach). Teknik pengumpulan data dengan mengumpullkan dan mengkaji  sumber ilmiah dari buku dan jurnal ilmiah online. Langkah-langkah penelitian ini terdiri dari menyiapkan topik, eksplorasi informasi, menentukan fokus penelitian, pengumpulan sumber data, persiapan penyajian, dan penyusunan laporan. Hasil penelitian menunjukan bahwa sejarah Etnis Madura di Kalimantan Barat merupakan etnis pendatang yang berasal dari Daerah Bangkalan di Pulau Madura. Tujuan orang-orang Madura datang ke Kalimantan Barat dilatarbelakangi oleh faktor mata pencaharian yang mudah didapatkan dan faktor lahan yang cocok dijadikan sebagai lahan untuk bertani atau bercocok tanam. Masyarakat Etnis Madura di Kalimantan Barat sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani, pekebun dan sebagainya. Perkembangan budaya dikaji dari sistem kekerabatan Etnis Madura pada umumnya sama dengan sistem kekerabatan etnis lainnya yang membedakannya adalah penyebutan atau istilah. Tradisi dan kesenian Etnis Madura tidak banyak yang dapat diaktualisasikan dalam kehidupan sebagai suku pendatang, hal ini salah satunya dipengaruhi oleh faktor lingkungan sekitar yang bukan merupakan lingkungan asli dari Etnis Madura.
Pemulihan Pasca-Bencana di Indonesia: Perlukah Dilakukan Perubahan Kebijakan? Syugiarto Syugiarto; Riady Ibnu Khaldun; Yulizar Pramudika Tawil; Handy Wahyu Kusnadi
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v8i2.47443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kebijakan penanggulangan bencana di Indonesia perlu diubah, khususnya pada bagian pemulihan pasca bencana yang mana pemerintah dalam proses pemulihan pasca bencana hanya berfokus pada rekonstruksi bangunan dan kurang memperhatikan rehabilitasi masyarakat sebagai penyintas bencana. Terdapat dua tahap yang dilakukan dalam penelitian ini, yaitu : Melakukan analisis terhadap kebijakan penanggulangan bencana (Undang – Undang Nomor 24 Tahun 2007 dan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008). Studi kepustakaan menjadi metode utama dalam melakukan penelitian ini. Adapun hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa kebijakan penanggulangan bencana (Undang – Undang Nomor 24 Tahun 2007 dan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008) tidak dapat diubah. Hal ini disebabkan oleh pemerintah yang melihat keberhasilan suatu kebijakan hanya dari segi proses dan output tanpa melihat dampak yang disebabkan dari proses implementasi kebijakan serta keterlibatan masyarakat.
Mewaspadai Bencana: Perspektif Global tentang Komunikasi Risiko Bencana Nikmah Suryandari; Qoni’ah Nur Wijayani
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v8i2.47497

Abstract

Pertumbuhan penduduk, globalisasi, dan perubahan lingkungan membuat masyarakat lebih rentan terhadap bencana. Untuk mencegah kerugian besar dari nyawa dan harta benda yang mengakibatkan penderitaan manusia, negara-negara di dunia saat ini membutuhkan sistem peringatan dini, yang merupakan bagian integral dari komunikasi risiko bencana. Bencana adalah konsekuensi yang terjadi ketika kondisi alam atau teknologi mempengaruhi masyarakat rentan seperti banjir, angin puting beliung, atau bencana alam lainnya. Kerugian yang menyertai bencana adalah kerugian finansial dan sosial Studi ini bertujuan untuk meninjau sejumlah kerangka teoritis yang menjelaskan bagaimana masyarakat menanggapi peringatan risiko bencana, serta mengidentifikasi komponen peringatan yang efektif dan teknik evaluatif yang dapat digunakan untuk menilai keberhasilan penerapan sistem peringatan bencana. Kajian kebencanaan serta konsep dan kajian praktis mengenai berbagai bencana di dunia dilakukan dengan teknik studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa variabel yang mempengaruhi peringatan bencana secara umum diantaranya adalah komponen sumber, saluran, dan konten pesan dalam informasi tentang bencana. Lebih lanjut, indikator-indikator yang juga perlu diperhatikan dalam penanganan bencana adalah jenis bencana, lokasi dan waktu kejadian bencana, serta karakterisitik penerima pesan dalam informasi bencana.
Model-Model Penerimaan Orang Tua dari Penyandang Disabilitas di Kota Malang Sri Wahyuni; Bernadetha Sri Jumilah; Yovita Kurnia Mariani; Maria Nesta Sabambam
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v8i2.51884

Abstract

Memiliki anak yang sehat dan normal adalah dambaan setiap orang tua. Tetapi bagaimana jika anak yang hadir justru mengalami disabilitas. Tentu bukan perkara mudah untuk bisa menerima begitu saja. Ada tahap-tahap yang akan dilalui oleh orang tua seperti teori yang ditulis oleh Elisabeth Kübler-Ross dalam bukunya “On Death and Dying” yang berisi tentang lima tahap penerimaan seseorang yang mengalami sebuah tragedi yaitu menyangkal, marah, depresi, tawar menawar dan menerima. Penerimaan orang tua terhadap anak-anaknya yang menyandang disabilitas sangatlah diperlukan, karena penerimaan secara total akan mendukung perkembangan anak menuju keadaan yang lebih baik untuk anak-anak yang mengalami disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tahap-tahap penerimaan yang dialami oleh orang tua berdasarkan teori Elisabeth Kübler-Ross. Jenis penelitiannya adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Triangulasi dengan melakukan wawancara kepada empat ketua paguyuban. Penentuan informan atau sumber data dilakukan dengan teknik purposive sampling Hasil yang diperoleh; Jika memgacu pada lima tahap menurut Elisabeth Kübler-Ross orang tua hanya melalui empat tahap itupun bervariasi yaitu menyangkal, depresi, marah dan menerima, tidak ada yang melalui tahap tawar menawar. Adapun tahap yang muncul adalah terkejut, sedih, bingung, bersalah dan kasihan.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2018): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2017): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 3 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2016): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2015): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 1 No. 1 (2015): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial More Issue