cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal EDUTECH Undiksha
ISSN : 26148609     EISSN : 26152908     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Edutech Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan teknologi pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran teknologi. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik.
Arjuna Subject : -
Articles 835 Documents
Model Pembelajaran Team Assisted Individualization Berbantuan Multimedia Dalam Meningkatkan Kompetensi Pengetahuan IPA Kelas IV Triyanti, Komang; Asri, I G.A. Agung Sri; Sujana, I Wayan
Jurnal Edutech Undiksha Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.27185

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kompetensi pengetahuan IPA siswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran team assisted individualization berbantuan multimedia terhadap kompetensi pengetahuan IPA kelas IV SD Gugus VI Blahbatuh Tahun Pelajaran 2019/2020 dengan jenis penelitian eksperimen semu menggunakan rancangan non-equivalent posttest only control group design. Populasi yang dilibatkan adalah seluruh kelas IV SD sebanyak 159 siswa. Penentuan sampel dipergunakan teknik cluster random sampling dengan melakukan pengundian. Jumlah sampel secara keseluruhan yaitu 64 siswa. Pengumpulan data menggunakan instrumen kompetensi pengetahuan IPA sejumlah 34 soal valid. Data berupa skor posttest kompetensi pengetahuan IPA dianalisis menggunakan uji t polled varian. Berdasarkan hasil analisis uji t, diperoleh thitung = 4,06 > ttabel = 2,00 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 62 maka H0 ditolak. Hal tersebut menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok yang dibelajarkan dengan model team assisted individualization berbantuan multimedia dengan kelompok yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada kelas IV SD Gugus VI Blahbatuh Tahun Pelajaran 2019/2020. Dengan demikian, simpulannya bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran team assisted individualization berbantuan multimedia terhadap kompetensi pengetahuan IPA kelas IV SD Gugus VI Blahbatuh Tahun Pelajaran 2019/2020.
Pengembangan Video Pembelajaran Bermuatan Masalah Sosial Pada Materi Keberagaman Budaya Bangsaku Kelas IV SD Nopiantari, Agung Ayu
Jurnal Edutech Undiksha Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i1.32058

Abstract

Penelitian pengembangan dilaksanakan berdasarkan hasil analisis kebutuhan media pembelajaran di Sekolah Dasar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses rancang bangun dari video pembelajaran dengan materi keberagaman budaya bangsaku dan (2) mengetahui hasil validasi video pembelajaran menurut hasil review para ahli, dan uji coba perorangan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian pengembangan yang menerapkan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation) dalam pengembangan video pembelajaran. Pengumpulan data digunakan metode kuesioner. Analisis data digunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data diperoleh sebagai berikut. (a) hasil uji ahli isi muatan pelajaran diperoleh skor 92,50 dengan kualifikasi sangat baik, (b) hasil uji ahli desain instruksional diperoleh skor 93,75 dengan kualifikasi sangat baik, (c) hasil uji ahli media pembelajaran diperoleh skor 90,00 dengan kualifikasi sangat baik, dan (d) hasil uji pengguna perorangan pada 3 orang siswa diperoleh skor 95,45 dengan kualifikasi sangat baik. Berdasarkan hasil analisis data uji produk oleh para ahli (ahli isi muatan pelajaran, ahli desain instruksional, ahli media pembelajaran) dan hasil uji subjek pengguna (siswa) disimpulkan bahwa media video pembelajaran hasil penelitian ini adalah layak digunakan dalam pembelajaran muatan IPS di kelas IV SD Negeri 5 Pedungan
Validitas Multimedia Pembelajaran Interaktif Berbasis Pendekatan Saintifik tentang Materi Protista Kelas X SMA Putri, Annisa Anike; Ardi, Ardi
Jurnal Edutech Undiksha Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i1.33931

Abstract

Adanya wabah Corona Virus Disease 19 atau COVID-19 telah mengganggu aktivitas di berbagai bidang kehidupan termasuk pendidikan. Situasi pandemi menyebabkan siswa banyak belajar mandiri di rumah. Berkaitan dengan hal tersebut, guru harus mampu menyediakan media pembelajaran yang memungkinkan siswa untuk membangun ilmunya. Salah satu jenis media yang dapat digunakan guru untuk mengefektifkan pencapaian tujuan pembelajaran adalah multimedia interaktif. Multimedia interaktif merupakan multimedia yang dilengkapi dengan pengontrol yang dapat dioperasikan oleh pengguna sehingga pengguna dapat memilih apa yang diinginkannya untuk proses selanjutnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan Model 4D. Objek penelitian ini adalah pembelajaran multimedia interaktif berbasis pendekatan saintifik materi Protista pada siswa kelas X SMAN 1 Ranah Pesisir. Subjek penelitian ini adalah dua orang dosen Jurusan Biologi FMIPA UNP dan satu orang guru SMAN 1 Ranah Pesisir sebagai validator penggunaan multimedia pembelajaran interaktif. Berdasarkan hasil validasi, secara keseluruhan nilai validitas pengembangan multimedia pembelajaran interaktif Biologi dikategorikan valid. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran multimedia interaktif layak untuk diujicobakan di sekolah.
Pengembangan Konten E-learning Berorientasi Pendidikan Karakter Pada Mata Pelajaran Seni Budaya Arifuddin, David; Suwatra, Ignatius I Wayan; Mahadewi, Luh Putu Putrini
Jurnal Edutech Undiksha Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i2.28942

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa dikarenakan materi yang sulit disampaikan, keterbatasan waktu mengajar, kurang dimanfaatkannya sarana prasarana, dan strategi pembelajaran yang masih konvensioal, hal inilah yang menjadi penyebab penelitian ini dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan desain pengembangan konten elearning, menguji validitas hasil pengembangan konten e-learning, dan mengetahui efektifitas penggunaan produk konten e-learning. Metode pengumpulan data, yaitu pencatatan dokumen, kuisoner, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu analisis deskriptif kualitatif, kuantitatif dan statistik inferensial. Hasil penelitian yaitu (1) Desain konten E-learning berorientasi pendidikan karakter dikembangkan dengan model waterfall. (2) Konten E-learning yang dikembangkan memiliki validitas dengan: Hasil ahli isi 96%, Hasil ahli desain 85%, Hasil ahli media 96,1%, Hasil uji perorangan 93%, hasil uji kelompok kecil 92,5%, dan hasil uji lapangan 94,45%. (3) Konten E-learning yang dikembangankan efektif meningkatkan hasil belajar. Disimpulkan bahwa terdepat perbedaan yang signifikan hasil belajar Seni Budaya sebelum dan sesudah menggunakan konten elearning.
Model Pembelajaran SETS Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Sudarmawan, I Made; Surya Abadi, Ida Bagus Gede; Putra, Made
Jurnal Edutech Undiksha Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i2.28968

Abstract

Rendahnya kompetensi pengetahuan IPA siswa yang disebabkan oleh kurang optimalnya penggunaan model pembelajaran menyebabkan siswa sulit untuk memahami pembelajaran. Berkenaan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh yang signifikan model pembelajaran SETS Berbantuan Media Audio Visual terhadap kompetensi pengetahuan IPA kelas V SD. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji-t menggunakan rumus Polled Varians. Berdasarkan analisis diperoleh thitung = 3,154 kemudian dibandingkan dengan nilai ttabel (2,000) pada taraf signifikansi  5 % dan dk = 60 yaki. Dari perbandingan diperoleh karena thitung > ttabel sehingga Ho ditolak. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran SETS Berbantuan Media Audio Visual  dengan kelompok yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Tahun Ajaran 2019/2020.
Pengembangan Video Pembelajaran Berbasis Problem Solving Masalah Sosial Yang Kontekstual Materi IPS Siswa Kelas IV Krisna Dewantara, Putu Agatha; Surya Abadi, Ida Bagus Gede
Jurnal Edutech Undiksha Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i1.32820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun video pembelajaran berbasis problem solving masalah-masalah sosial yang kontekstual muatan materi IPS (2) menguji kelayakan video pembelajaran berbasis problem solving masalah-masalah sosial yang kontekstual muatan materi IPS. Subjek penelitian yaitu: 1 ahli isi mata pelajaran, 1 ahli desain pembelajaran, 1 ahli media pembelajaran, 3 siswa untuk uji coba perorangan. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Data yang dikumpulkan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara berstruktur, dan kuesioner/angket. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif, dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian (1) Rancang bangun video pembelajaran berbasis problem solving masalah-masalah sosial yang kontekstual muatan materi IPS menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahapan: (a) tahap analisis (analyze), (b) tahap merancang (design), (c) tahap mengembangkan (development), (d) tahap implentasi (implementation), (e) tahap evaluasi (evaluation). (2) Video pembelajaran berbasis problem solving masalah- masalah sosial yang kontekstual muatan materi IPS dikatakan valid dengan: (a) hasil review ahli isi mata pelajaran menunjukkan video pembelajaran sangat baik dengan pesentase (93,00%), (b) hasil review ahli desain pembelajaran menunjukkan video pembelajaran sangat baik dengan persentase (90,00%). (c) hasil review ahli media pembelajaran menunjukkan video pembelajaran sangat baik dengan pesentase (91,00%), (d) hasil uji peorangan menunjukkan video pembelajaran sangat baik dengan persentase (93,05%). 
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK SISWA KELAS IV SD NEGERI 2 LILIGUNDI RAHMAN, SAIFUL; Suwatra, Ignatius I Wayan; Sudatha, I Gde Wawan
Jurnal Edutech Undiksha Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v7i2.21679

Abstract

Permasalahan yang terjadi dikelas IV SD Negeri 2 Liligundi adalah kurangnya sumber atau bahan ajar lain yang digunakan oleh guru untuk menunjang pembelajaran di kelas, sehingga hasil belajar siswa kurang maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan proses pengembangan modul berbasis pendekatan saintifik, (2) mendeskripsikan kualitas pengembangan modul IPA berbasis pendekatan saintifik, (3) mengetahui efektivitas modul IPA berbasis pendekatan saintifik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan yaitu model Hannafin dan Peck. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, kuesioner, dan tes. Analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial. Validitas media diuji coba kepada ahli isi mata pelajaran, ahli desain, ahli media, uji coba perorangan, kelompok kecil dan uji coba lapangan Untuk hasil secara berurutan yaitu 95,3 %, 85,2 %, 92%, 94,6%, 96,08%, dan 97,06%. Hasil uji efektifitas yang dianalisis dengan teknik statistik inferensial (uji-t) mendapatkan hasil rata-rata pretest (62,5) < hasil rata-rata posttest (88,3). Setelah dilakukan perhitungan secara manual dengan menggunakan uji-t didapatkan hasil yang menunjukkan thitung (9,521) > dari ttabel dengan db= n1+n2-2 = 10 pada taraf signifikan 5% yaitu 1,812. Jadi thitung > ttabel, maka berdasarkan ketentuan bila t hitung > t tabel maka H0 ditolak dan H1 diterima. Berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa sebelum menggunakan modul berbasis pendekatan Saintifik dan sesudah menggunakan modul berbasis pendekatan Saintifik.Kata Kunci : Model Hannafin dan Peck, modul, hasil belajar. The problem that occurred in grade IV of SD Negeri 2 Liligundi was the lack of resources or other teaching materials used by teacher to support the learning process in the classroom. So that, student’s learning outcomes were not really optimal. The purpose of this study was to (1) describe the process of developing modules using a scientific approach, (2) describe the quality of a science module development which used a scientific approach, (3) determine the effectiveness of a science module that used a scientific approach. This research was a research development. The development model used was Hannafin and Peck's model. Data collection methods used in this research were observations, interviews, questionnaires, and tests. Analysis of the data used was descriptive qualitative techniques, quantitative descriptive and inferential statistical analysis. The validity of the media was tested on subject matter experts, design experts, media experts, individual trials, small groups and field trials. The results were respectively 95.3%, 85.2%, 92%, 94.6%, 96, 08%, and 97.06%. The results of the effectiveness test were analyzed by inferential statistical techniques (t-test) to obtain an average pretest result (62.5) from the table with db = n1 + n2-2 = 10 at a significant level of 5%, 1,812. So t count> t table, then based on the provisions if t count> t table which could be concluded that H0 was rejected and H1 was accepted. Meaning that there were significant differences in student’s learning outcomes between before and after using modules with scientific approach.keyword : Hannafin and Peck model, module, learning outcome.
Peran Model Pembelajaran Giving Question and Getting Answers Berbantuan Media Powerpoint terhadap Kompetensi Pengetahuan PPKn Widiantari, Ni Made; Sri Asri, I G A Agung; Oka Negara, I Gusti Agung
Jurnal Edutech Undiksha Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i2.28964

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi pengaruh yang signifikan model pembelajaran Giving Question And Getting Answers berbantuan media powerpoint terhadap kompetensi pengetahuan PPKn siswa kelas IV SD. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, menggunakan nonequivalent control group design. Populasi penelitian terdiri dari 9 kelas SD kelas IV dengan sampel 36 siswa sebagai kelompok eksperimen, dan 32 siswa sebagai kelompok kontrol. Data dari kompetensi pengetahuan PPKn dikumpulkan dengan tes objektif. Hasil rata-rata gain skor pretest dan posttest kompetensi pengetahuan PPKn menunjukkan kelompok eksperimen memperoleh hasil 0,655 lebih tinggi dari rata-rata kompetensi pengetahuan PPKn kelas kontrol yaitu 0,538. Data kompetensi pengetahuan PPKn dianalisis memakai uji-t polled varians. Hasil analisis dengan uji-t menunjukkan thitung = 2,053 > ttabel = 1,997. Jadi, terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan PPKn kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Giving Question and Getting Answers berbantuan media powerpoint dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada kelas IV SD. Dengan demikian, model pembelajaran Giving Question And Getting Answers berbantuan media powerpoint berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan PPKn siswa kelas IV SD.
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Pendidikan Matematika Realistik Indonesia pada Pembelajaran Matematika Kelas II SD Pratiwi, Rianti Ika Maya; Wiarta, I Wayan
Jurnal Edutech Undiksha Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i1.32220

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya variasi media dan pendekatan pembelajaran yang digunakan guru, terutama pada pembelajaran matematika secara daring. Hal tersebut berdampak pada pemahaman konsep matematika sebagian siswa yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa multimedia interaktif berbasis pendidikan matematika realistik Indonesia pada pembelajaran matematika kelas II. Penelitian ini menggunakan jenis model pengembangan ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). Jenis data pada penelitian ini adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Subjek penelitiannya adalah ahli isi pembelajaran, ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran, dan siswa kelas dII SD. Metode pengumpulan datanya menggunakan metode angket. Multimedia interaktif berbasis pendidikan matematika realistik Indonesia dinyatakan layak berdasarkan: (a) hasil review ahli isi pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik (90%), (b) hasil review ahli desain pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik (95%), (c) hasil review ahli media pembelajaran dengan kualifikasi sangat baik (93,33%), (d) hasil uji coba perorangan dengan kualifikasi sangat baik (91,66%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif berbasis pendidikan matematika realistik Indonesia pada pembelajaran matematika kelas II SD memiliki kelayakan sangat baik untuk digunakan pada proses pembelajaran matematika. Multimedia interaktif berbasis PMRI ini dapat dijadikan alternatif media pembelajaran daring maupun luring yang menarik minat belajar siswa dan meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa. Hasil penelitian ini dapat memotivasi guru dalam membuat media pembelajaran yang inovatif.
Efektivitas Pengembangan Modul Berbasis Konstruktivisme Pada Mata Pelajaran Sistem Komputer Bagi Siswa TKJ Tingkat SMK Darwin, Widya; Ridwan, .; Ahyanuardi, .
Jurnal Edutech Undiksha Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i1.27259

Abstract

Permasalahan yang terdapat pada penelitian ini adalah buku/sumber belajar yang disediakan kementrian sampai sekarang belum memadai disekolah, siswa kurang mandiri dan aktif dalam proses pembelajaran, guru   dianggap   satu-satunya   sumber   dalam   proses   belajar   mengajar, pemilihan media pembelajaran yang kurang sesuai menyebabkan siswa cepat bosan dan tidak mendengarkan guru, siswa belum dihadapkan pada situasi yang lebih nyata dalam proses belajar mengajar dan belum tersedianya modul pada mata pelajaran dasar- dasar kelistrikan di SMK N 1 Painan. Tujuan penelitian yaitu: 1) Mengembangkan modul pembelajaran Sistem Komputer untuk siswa kelas X Teknik Komputer Jaringan di SMKN 1 Painan, 2) Menghasilkan modul berbasis konstruktivisme untuk mata pelajaran Sistem Komputer yang valid, praktis dan efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development dengan model pengembangan ADDIE yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Modul pembelajaran Sistem Komputer berhasil dikembangkan melalui model pengembangan ADDIE, 2) Modul pembelajaran berbasis konstruktivisme yang dihasilkan sudah efektif diterapkan pada siswa kelas X di SMKN 1 Painan.