cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal EDUTECH Undiksha
ISSN : 26148609     EISSN : 26152908     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Edutech Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan teknologi pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran teknologi. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik.
Arjuna Subject : -
Articles 835 Documents
Model Pembelajaran SETS Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Sudarmawan, I Made; Surya Abadi, Ida Bagus Gede; Putra, Made
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i2.28968

Abstract

Rendahnya kompetensi pengetahuan IPA siswa yang disebabkan oleh kurang optimalnya penggunaan model pembelajaran menyebabkan siswa sulit untuk memahami pembelajaran. Berkenaan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh yang signifikan model pembelajaran SETS Berbantuan Media Audio Visual terhadap kompetensi pengetahuan IPA kelas V SD. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji-t menggunakan rumus Polled Varians. Berdasarkan analisis diperoleh thitung = 3,154 kemudian dibandingkan dengan nilai ttabel (2,000) pada taraf signifikansi  5 % dan dk = 60 yaki. Dari perbandingan diperoleh karena thitung > ttabel sehingga Ho ditolak. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran SETS Berbantuan Media Audio Visual  dengan kelompok yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Tahun Ajaran 2019/2020.
Pengaruh Model Pembelajaran Somatic, Auditory, Visualization, Intellectualy Berbantuan Multimedia Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Kelas V Lestari, N. M. D. D.; Wiyasa, I K. N.; Manuaba, I. B. S.
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i2.28969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Somatic, Auditory, Visualization, Intellectualy (SAVI) berbantuan multimedia terhadap kompetensi pengetahuan IPA Kelas V. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan Non-equivalen Posttest Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas V SD yang berjumlah 226 siswa, sedangkan sampel berjumlah 76 siswa ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data kompetensi pengetahuan IPA dilakukan dengan memberikan posttest dalam bentuk tes objektif yang berjumlah 36 butir. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t polled varians. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 4,51 yang kemudian dibandingkan dengan ttabel pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 74 yaitu 2,00. Hasil analisis hipotesis menunjukkan thitung = 4,51 > ttabel = 2,00, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran SAVI berbantuan multimedia terhadap kompetensi pengetahuan IPA kelas V SD.
Model Pembelajaran Value Clarification Technique Berbantuan Media Microsoft Powerpoint Untuk Meningkatkan Hasil Belajar PKn Sari, Dewa Ayu Ratih Purnama; Tegeh, I Made; Pudjawan, Ketut
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i2.29071

Abstract

Pembelajaran yang terpusat pada guru serta kurangnya penggunaan model dan media pembelajaran menyebabkan siswa kurang aktif, dan hasil belajar rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran VCT (Value Clarifications Technique) berbantuan media Microsoft power point dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran VCT (Value Clarifications Technique) berbantuan media Microsoft power point pada mata pelajaran PKn di kelas IV. Jenis penelitian yang digunakan yaitu eksperimen semu dengan rancangan non equivalent post-test kontrol group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD yang berjumlah 156 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 47 siswa. Berdasarkan hasil data analisis uji t diperoleh nilai signifikansi 2 arah (2-tailed) 0.000 < 0.05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti model pembelajaran VCT (Value Clarification Technique) berbantuan media microsoft power point dan yang tidak menggunakan model pembelajaran VCT (Value Clarification Technique) berbantuan media microsoft power point siswa kelas IV.
Peran Model Pembelajaran Kooperatif Tipe CRH Berbantuan Media Visual Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa SD Yanayanti, Ni Ketut Ayu Tri; Putra, DB. Kt. Ngr. Semara; Sri Asri, I. G. A Agung
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v8i2.29084

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay berbantuan media visual. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Penelitian ini menggunakan kelompok eksperimen yang berjumlah 32 siswa dan kelompok kontrol berjumlah 37 siswa. Pengumpulan data hasil belajar IPA dilakukan dengan metode tes dengan instrumen tes objektif. Hasil analisis data menggunakan uji-t memperoleh t hitung = 6,611 pada taraf signifikansi 5% dan dk = 67 dengan nilai ttabel = 1,993 sehingga t hitung = 6,611 > t tabel = 1,993. Berdasarkan kriteria pengujian maka H0 ditolak dan Ha diterima. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Corse review Horay dan kelompok yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Rata-rata hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yaitu 87,031 > 1993. Dengan demikian dapat disimpulkan, model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay berbantuan media visual berpengaruh terhadap hasil belajar IPA SD.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Menengah Kejuruan Melalui Mobile Learning Haryati, Sovia; Rizal, Fahmi; Syah, Nurhasan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i1.31896

Abstract

Masih banyak guru yang belum mampu menerapkan teknologi pada setiap pembelajaran. Hal ini berdampak pada hasil belajar siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan mobile learning pada siswa menengah kejuruan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4-D yang telah dimodifikasi. Populasi penelitian adalah 62 siswa. Sampel penelitian ini adalah 31 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan kuisioner. Instrumen yang digunakan adalah angket berupa skala likert. Teknik analisis data yang digunakan analisis statistic kualitatif dan kuantitatif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil validasi yang dilakukan diperoleh persentase rata-rata penilaian sebesar 88% dengan kategori valid dengan begitu dapat disimpulkan aplikasi media pembelajaran mobile learning sudah valid untuk digunakan dalam pembelajaran Mekanika Teknik. Hasil penilaian yaitu nilai yang diberikan oleh materi pembelajaran yaitu 0,875 (valid), penilaian yang diberikan oleh ahli media pembelajaran yaitu 87,93 (praktis), hasil uji coba siswa mendapatkan nilai 87,93 (valid) dan hasil uji Efektivitas pembelajaran dikatakan efektif jika tingkat ketuntasan hasil belajar siswa dalam satu kelas mencapai 80%. Dapat disimpulkan bahwa mobile learning yang dikembangkan efektif meningkatkan hasil belajar siswa. Implikasi penelitian ini yaitu media yang dikembangkan dapat digunakan oleh guru sebagai fasilitas untuk belajar mandiri pada siswa.
Meningkatkan Hasil Belajar Melalui Video Pembelajaran pada Materi Keberagaman Budaya Bangsaku Bermuatan Masalah Sosial Nopiantari, I Gusti Agung Ayu; Agung, Anak Agung Gede
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i1.32058

Abstract

Kurangnya inovasi media pembelajaran bermuatan masalah sosial di sekolah dasar menyebabkan rendahnya hasil belajar IPS siswa. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan video pembelajaran dengan materi keberagaman budaya bangsaku dan mengetahui validitas media tersebut. Penelitian pengembangan ini berpedoman pada model ADDIE. Subjek dalam penelitian pengembangan ini berjumlah 7 orang yang meliputi para ahli dan siswa. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data pada peneltian ini observasi, wawancara, dan kuesioner. Instrument yang digunakan dalam penelitian yaitu kuesioner. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini yaitu metode analisis deskriptif kuantitatif dan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil review ahli isi memperoleh skor 92,50% (kualifikasi sangat baik), hasil review uji ahli desain instruksional diperoleh skor 93,75% (kualifikasi sangat baik), hasil review uji ahli media pembelajaran diperoleh skor 90,00% (kualifikasi sangat baik), dan hasil uji perorangan diperoleh skor 95,45% (kualifikasi sangat baik). Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran layak digunakan dalam muatan IPS Implikasi dari penelitian ini yakni penggunaan video pembelajaran mampu memotivasi siswa dalam belajar IPS.
Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Bali Siswa Melalui Multimedia Flashcard Bilingual Wiweka, Nyoman Arya; Mahadewi, Luh Putu Putrini; Suwatra, Ignatius I Wayan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i1.32074

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa kelas I Sekolah dasar pada pembelajaran Bahasa Bali disebabkan oleh pengkemasan pembelajaran kurang menarik, serta belum adanya penerapan multimedia pembelajaran di kelas. Tujuan penelitian untuk menciptakan multimedia flashcard bilingual pada mata pelajaran bahasa bali. Jenis penelitian ini yaitu pengembangan dengan prosedur ADDIE. Subjek penelitian ini terdiri 3 pakar ahli, 6 siswa kelompok kecil dan 3 siswa uji perorangan.  Metode pengumpulan data terdiri dari wawancara, observasi, pencatatan dokumen, serta menyebarkan kuesioner.  Instrument yang digunakan dalam penelitian yaitu kuesioner. Berdasarkan hasil analisis data hasil uji validasi menunjukan bahwa multimedia flashcard bilingual valid digunakan berdasarkan: hasil review ahli isi bidang studi (83%), hasil review ahli desain media (91%), hasil review ahli media dengan kualifikasi baik (83%), hasil uji coba peroarangan dengan kualifikasi sangat baik (94%), dan hasil uji coba kelompok kecil (93,7%). Jadi multimedia flashcard bilingual dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Implikasi penelitian ini media yang dikembangkan dapat meningkatkan minat belajar siswa terhadap pembelajaran bahasa Bali dan dapat meningkatkan kreativitas pendidik.
Multimedia Interaktif Berbasis Pendidikan Matematika Realistik Indonesia pada Pembelajaran Matematika Pratiwi, Rianti Ika Maya; Wiarta, I Wayan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i1.32220

Abstract

Kurangnya variasi media dan pendekatan pembelajaran yang digunakan guru pada pembelajaran matematika secara daring mengakibatkan rendahnya pemahaman siswa. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan multimedia interaktif berbasis pendidikan matematika realistik Indonesia pada pembelajaran matematika kelas II.  Jenis penelitian ini adalah pengembangan menggunakan model ADDIE. Subjek ujicoba produk ini berjumalh 8 orang yang terdiri dari para ahli dan siswa. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Instrument yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu kuesioner. Teknik yang digunakan dalam menganalisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif berbasis pendidikan matematika realistik Indonesia: (a) pada hasil review ahli isi media berkualifikasi sangat baik (90%), (b) hasil review ahli desain pembelajaran media berkualifikasi sangat baik (95%), (c) hasil review ahli media pembelajaran menunjukkan bahwa media berkualifikasi sangat baik (93,33%), (d) hasil uji coba perorangan menunjukkan media berkualifikasi sangat baik (91,66%). Dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif berbasis pendidikan matematika realistik Indonesia pada pembelajaran matematika kelas II SD sangat baik dan layak untuk digunakan pada proses pembelajaran matematika. Implikasi penelitian ini yaitu media yang dikembangkan dapat digunakan oleh guru daalm proses pembelajaran.
Video Pembelajaran Berbasis Pendekatan Kontekstual Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas IV SD Octavyanti, Ni Putu Liana; Wulandari, I Gusti Agung Ayu
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i1.32223

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa didasari oleh minimnya media pembelajaran khususnya dalam bidang matematika, yang menyebabkan siswa sulit untuk memahami materi. Tujuan penelitian ini yaitu  mengembangkan video pembelajaran berbasis pendekatan kontekstual. Jenis penelitian ini yaitu penelitian pengembangan dengan menggunakan prosedur model ADDIE. Subek uji coba penelitian ini yaitu 1 orang ahli isi pembelajaran, 1 orang ahli desain pembelajaran, 1 orang ahli media pembelajaran, 3 1 orang uji coba perorangan dan 6 orang uji coba kelompok kecil. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Instrument yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu kuesioner. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian yaitu hasil review ahli isi pembelajaran memperoleh skor 91,67% (berkualifikasi sangat baik), hasil review ahli desain pembelajaran memperoleh skor 79,54% (berkualifikasi baik), hasil review ahli media pembelajaran memperoleh skor 93,33% (berkualifikasi sangat baik), hasil uji coba perorangan memperoleh persentase skor 93,74% (berkualifikasi sangat baik), dan hasil uji kelompok kecil memperoleh persentase skor 90,62% (berkualifikasi sangat baik). Jadi media video pembelajaran berbasis pendekatan kontekstual pada mata pelajaran matematika layak untuk digunakan. Implikasi penelitian ini yaitu media yang dikembangkan dapat digunakan oleh guru dalam meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran matematika.
Video Animasi Pembelajaran Daring pada Mata Pelajaran IPA Kelas VI Sekolah Dasar Sukarini, Komang; Manuaba, Ida Bagus Surya
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i1.32347

Abstract

Kurangnya media pembelajaran yang menarik untuk menunjang pembelajaran secara mandiri disituasi pandemi covid-19 menjadi dasar rendahnya minat dan motivasi belajar siswa. Penggunaan media sederhana cenderung menyebabkan siswa cepat merasa bosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video animasi pembelajaran IPA untuk siswa kelas VI. Jenis penelitian ini yaitu penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian meliputi 3 orang ahli dan 9 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa angket atau kuesioner, wawancara, pencatatan dokumen. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan  analisis deskriptif kuantitatif. Hasil review ahli isi pembelajaran memperoleh skor 100% (berkualifikasi sangat baik), hasil review ahli desain pembelajaran memperoleh skor 100% (berkualifikasi sangat baik, hasil review ahli media pembelajaran memperoleh skor 97% (berkualifikasi sangat baik), hasil review uji coba perorangan memperoleh skor 94,4% (berkualifikasi sangat baik), dan hasil review kelompok kecil memperoleh skor 93,4% (berkualifikasi sangat baik). Dapat disimpulkan bahwa media video animasi yang dikembangkan layak untuk digunakan dalam pembelajaran IPA di kelas VI sekolah dasar. Implikasi penelitian ini yaitu video animasi ini dapat digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran sehingga memudahkan siswa dalam memahami materi pembelajaran IPA.