cover
Contact Name
anyan
Contact Email
anyanright@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalvoxedukasi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan
ISSN : 20864450     EISSN : 25801058     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat publikasi hasil pemikiran dan penelitian dibidang pendidikan, pengajaran dan evaluasi belajar, baik laporan penelitian maupun tinjauan buku yang dapat memberikan solusi permasalahan bagi perkembangan dunia pendidikan dan pengajaran secara luas dan bermanfaat serta belum pernah publikasi di media cetak maupun elektronik. Ruang lingkup bahasan meliputi: - Pendidikan dan Pengajaran - Metode/Model/Strategi Pembelajaran - Teori Pembelajaran - Penelitian Tindakan Kelas (PTK) - Evaluasi dan Hasil Belajar - Media Pembelajaran Interaktif - e-Learning - Multimedia Pendidikan - Bahan ajar - Kurikulum - Rencana Pembelajaran VOX EDUKASI terbit 2 kali per tahun pada bulan April dan Nopember.
Arjuna Subject : -
Articles 37 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER" : 37 Documents clear
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH KECAMATAN AMBALAU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA (Studi Kasus di SDN 2 Ambalau dan SDN 3 Kemangai) Jonison, Jonison; Dike, Daniel; Warsihna, Jaka
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.4100

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran kepemimpinan kepala sekolah dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SDN 2 Ambalau dan SDN 3 Kemangai Kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintang. Fokus riset pada profil kepemimpinan dan strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam implementasi Kurikulum. Pendekatan kualitatif dengan desain multi case study dipilih untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai dinamika kepemimpinan kepala sekolah dalam konteks keterbatasan sumber daya sekolah pedalaman. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, pengawas, siswa, orang tua, dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sintang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki kepribadian yang kuat dan mampu mengelola sekolah meski sering menghadapi keterbatasan waktu dan sumber daya. Namun, dalam dimensi manajerial, kepala sekolah kurang melibatkan guru dalam pengelolaan sekolah secara optimal. Di sisi lain, dalam dimensi profesionalisme, supervisi terhadap guru masih belum maksimal. Implementasi Kurikulum Merdeka di kedua sekolah tersebut menunjukkan pentingnya peran kepala sekolah dalam merancang Kurikulum Operasional Sekolah (KOS) dan perencanaan berbasis data untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini memberikan wawasan tentang tantangan dan strategi kepala sekolah dalam mengelola pendidikan di daerah pedalaman, serta implikasinya terhadap penguatan implementasi kebijakan pendidikan di tingkat lokal.Kata Kunci: profil, strategi, kepemimpinan, kurikulum mandiriABSTRACTThis study aims to explore the role of principal leadership in the implementation of the Independent Curriculum at SDN 2 Ambalau and SDN 3 Kemangai, Ambalau District, Sintang Regency. The focus of the research is on the leadership profile and leadership strategies of principals in implementing the Curriculum. A qualitative approach with a multi-case study design was chosen to obtain an in-depth picture of the dynamics of principal leadership in the context of limited resources in remote schools. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation studies involving principals, teachers, supervisors, students, parents, and the Head of the Sintang Regency Education Office. The results of the study indicate that principals have strong personalities and are able to manage schools even though they often face limited time and resources. However, in the managerial dimension, principals do not involve teachers optimally in managing schools. On the other hand, in the professionalism dimension, supervision of teachers is still not optimal. The implementation of the Independent Curriculum in both schools shows the importance of the role of principals in designing the School Operational Curriculum (KOS) and data-based planning to improve the quality of education. This study provides insight into the challenges and strategies of school principals in managing education in remote areas, as well as their implications for strengthening the implementation of education policies at the local level.Keywords: profile, strategy, leadership, independent curriculum
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROUND ROBIN TERHADAP KETERAMPILAN KOMUNIKASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SDN PAJAJARAN Paska, Debora Dilla; Stevanus, Ivan
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.3938

Abstract

ABSTRAKKeterampilan komunikasi sebagai salah satu keterampilan abad-21 yang harus dimiliki siswa, namun pada kenyataannya penerapan pembelajaran di beberapa sekolah kurang mampu meningkatkan keterampilan komunikasi. Keterampilan komunikasi berpengaruh pada hasil belajar siswa, sehingga diperlukan penanganan yang tepat untuk melaksanakan pembelajaran di kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe round robin terhadap keterampilan komunikasi dan hasil belajar siswa kelas IV SDN Pajajaran. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Round Robin pada kelas eksperimen, hal ini ditandai dengan peningkatan nilai yang lebih signifikan mengenai keterampilan komunikasi dan hasil belajar siswa dibandingkan kelas kontrol. Dari penelitian ini, dapat disarankan bagi pendidik maupun peneliti lainnya dapat menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe round robin sebagai salah satu referensi untuk meningkatkan keterampilan komunikasi dan hasil belajar siswa.Kata Kunci: model round robin, hasil belajarABSTRACTCommunication skills are one of the 21st century skills that students must have, but in the reality the application of learning in some schools is not able to improve communication skills. Communication skills affect student learning outcomes, so proper handling is needed to carry out learning in the classroom. The purpose of this study is to see whether or not there is an influence of the round robin type cooperative learning model on communication skills and learning outcomes of grade IV students of SDN Pajajaran. This research method is experimental research. The results showed that there was an effect of the application of the round robin type cooperative learning model in the experimental class, which was characterized by a more significant increase in scores regarding communication skills and student learning outcomes compared to the control class. From this study, it can be suggested that educators and other researchers can use the round robin type cooperative learning model as one of the references to improve communication skills and student learning outcomes.Keywords: round robin type, learning outcomes
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FLIPBOOK BERBASIS APLIKASI ANDROID UNTUK MATERI LINGKARAN DAN GARIS SINGGUNG LINGKARAN Mardian, Fauzy; Yani T., Ahmad; Siregar, Nurfadilah
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.4065

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi media pembelajaran flipbook berbasis aplikasi Android pada materi lingkaran dan garis singgung lingkaran untuk siswa kelas XI di SMAN 3 Pontianak. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yang mencakup analisis, desain, dan pengembangan, implementasi dan evaluasi namun dalam penelitian ini dibatasi hanya sampai pada tahap pengembangan. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa aplikasi ini layak digunakan, dengan rata-rata skor validasi ahli media sebesar 3,49 dan ahli materi 3,47, yang masuk dalam kategori "layak digunakan". Uji kemenarikan yang melibatkan 15 siswa memperoleh skor rata-rata 3,25, mengindikasikan bahwa aplikasi ini menarik bagi siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan teknologi berbasis Android dapat meningkatkan aksesibilitas dan pemahaman siswa terhadap materi matematika, serta dapat mengatasi masalah minat belajar yang rendah.Kata Kunci: Flipbook, plikasi android, media pembelajaran, lingkaran, garis singgungABSTRACTThis study aims to develop an Android application-based flipbook learning media application on the material of the circle and the tangent of the circle for class XI students at SMAN 3 Pontianak. The method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE model, which includes analysis, design, and development, implementation and evaluation but in this study it is limited to the development stage. The development results show that this application is feasible to use, with an average media expert validation score of 3.49 and material expert 3.47, which falls into the "feasible to use" category. The attractiveness test involving 15 students obtained an average score of 3.25, indicating that this application is attractive to students. Based on the results of the study, it can be concluded that the use of Android-based technology can improve students' accessibility and understanding of mathematics materials, and can overcome the problem of low interest in learning.Keywords: Flipbook, android application, learning media, circle, tangent line
PENDEKATAN FILSAFAT PENDIDIKAN PROGRESIVISME DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN ABAD 21 Azharuddin, Azharuddin; Radiana, Usman; Elisa, Ronald; Wicaksono, Luhur
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.3981

Abstract

ABSTRAKKonsep pendidikan progresivisme sangat menekankan pembelajaran yang bersifat suportif bagi siswa, dengan pemecahan masalah, pengalaman langsung, dan eksplorasi menjadi pilar utama proses pembelajaran. Tujuan dari esai ini adalah untuk menguji penerapan dan relevansi pendekatan progresivisme terhadap pendidikan di abad kedua puluh satu, dengan penekanan pada pengembangan kemampuan penting termasuk literasi teknis, kerja sama tim, kreativitas, dan berpikir kritis. Pendekatan penelitian ini memanfaatkan tinjauan literatur dan analisis isi beberapa model pendidikan progresif yang telah digunakan di negara-negara industri. Temuan penelitian menunjukkan bahwa metode progresivisme berhasil meningkatkan kemampuan abad 21 dengan melibatkan siswa dalam pengambilan keputusan dan melaksanakan pembelajaran berbasis proyek. Bagian ini juga membahas kesulitan dan hambatan dalam menerapkan strategi ini di negara-negara maju.Kata Kunci: Filsafat pendidikan, progresivisme, keterampilan abad 21ABSTRACTThe educational concept of progressivism places a strong emphasis on learning that is supportive of students, with problem solving, direct experience, and exploration serving as the main pillars of the learning process. The purpose of this essay is to examine the applicability and relevance of the progressivism approach to education in the twenty-first century, with an emphasis on the development of crucial abilities including technical literacy, teamwork, creativity, and critical thinking. This research approach makes use of a review of the literature and a content analysis of several progressive education models that have been used in industrialized nations. The findings of the study demonstrate that the progressivism method can successfully enhance 21st century abilities by involving students in decision-making and implementing project-based learning. This piece also looks at the difficulties and roadblocks in putting this strategy into practice in theKeywords: Philosophy of education, progressivism, 21st-century skills.
MOBILE LEARNING: EFEKTIVITAS PENERAPAN KOMUNIKASI DARING DI KELAS X SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Dharmayanti, Winna; Oktarika, Dini
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.3848

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media mobile learning dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi komunikasi dalam jaringan di kelas X SMK Negeri 1 Sadaniang, Kabupaten Bengkayang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, di mana data primer dikumpulkan melalui pre-test dan post-test. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X A dan X B yang berjumlah 58 siswa. Penelitian ini berlangsung dari April hingga Juli 2023.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar siswa setelah penerapan media mobile learning, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 45 meningkat menjadi 75 pada post-test. Uji normalitas dan uji homogenitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Uji t yang dilakukan menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,00, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan, sehingga penerapan media mobile learning terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar siswa terhadap materi yang diajarkan.Kata Kunci: Efektivitas; Komunikasi Daring; Mobile learningABSTRACTThis study aims to determine the effectiveness of using mobile learning media in improving student learning outcomes on communication materials in networks in class X SMK Negeri 1 Sadaniang, Bengkayang Regency. This research uses an experimental method with a quantitative approach, where primary data is collected through pre-test and post-test. The samples in this study were class X A and X B students totalling 58 students. This research took place from April to July 2023. The results showed that there was a significant increase in student learning outcomes after the application of mobile learning media, with an average pre-test score of 45 increasing to 75 in the post-test. Normality test and homogeneity test showed that the data were normally distributed and homogeneous. The t-test conducted showed a significance value of 0.00, which means there is a significant difference, so the application of mobile learning media is proven effective in increasing students' understanding and motivation to learn the material taught.Keywords: Effectiveness; Online Communication; Mobile learning
IMPLEMENTASI MODEL TANDUR MENGGUNAKAN MEDIA FLASHCARD DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR NEGERI GUGUS 5 KECAMATAN SUNGAI TEBELIAN Yuliana, Yuliana; Sabri, Tahmid; Syafruddin, Syafruddin
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.4098

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi model TANDUR menggunakan media flashcard dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas 1 SD Negeri Gugus 5 Kecamatan Sungai Tebelian. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan 91 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model TANDUR dengan media flashcard dapat meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran. Media ini efektif dalam membantu siswa mengembangkan kemampuan membaca dan menulis kata dan kalimat. Faktor pendukung utama adalah profesionalisme guru dan minat siswa, sementara faktor penghambat meliputi keterampilan guru yang kurang dan kurangnya perhatian terhadap kesiapan siswa. Respon guru dan siswa terhadap pembelajaran sangat positif, dengan siswa merasa senang, antusias, dan bersemangat mengikuti pembelajaran. Kesimpulannya, model TANDUR dengan media flashcard meningkatkan pembelajaran yang lebih aktif dan menyenangkan.Kata Kunci: Model Tandur, Media Flashcard, Bahasa IndonesiaABSTRACTThis research aims to describe the implementation of the TANDUR model using flashcard media in Indonesian language learning in class 1 of SD Negeri Gugus 5, Sungai Tebelian District. The research used a qualitative approach with descriptive methods, involving 91 students. Data collection was carried out through observation and documentation, with data analysis using the Miles and Huberman model. The research results show that the TANDUR model with flashcard media can increase students' active participation in learning. This media is effective in helping students develop the ability to read and write words and sentences. The main supporting factors are teacher professionalism and student interest, while inhibiting factors include teachers' lack of skills and lack of attention to student readiness. The response of teachers and students to learning was very positive, with students feeling happy, enthusiastic and eager to participate in learning. In conclusion, the TANDUR model with flashcard media increases learning that is more active and fun.Keywords: Tandur Model, Flashcard Media, Indonesian
PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKTIF BERBASIS STEM MATERI UNSUR, SENYAWA, CAMPURAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN ABAD 21 SISWA SMP KELAS VIII Indriyati, Tri Novita; Dike, Daniel; Sekarwinahyu, Mestika
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.4021

Abstract

ABSTRAKPendidikan harus mampu menyiapkan peserta didik menghadapi abad 21. Untuk menciptakan pembelajaran abad 21 guru dapat menerapkan pendekatan STEM dan mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran misalnya dengan E-Modul berbasis STEM. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengembangan E-Modul interaktif berbasis STEM materi unsur, senyawa, campuran yang valid, praktis, dan efisien dalam meningkatkan keterampilan abad 21 siswa SMP kelas VIII. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian R & D dengan model ADDIE. Tahapan ADDIE antara lain Analyze, Design, Develop, Implement dan Evaluate.  Sebelum diimplementasikan dalam pembelajaran maka E-Modul terlebih dahulu divalidasi. Berdasarkan hasil validasi oleh ahli dan uji praktisi maka E-Modul  dinyatakan layak dan sangat baik untuk digunakan. Selanjutnya dilakukan uji terbatas oleh 12 peserta didik dan E-Modul dinyatakan sangat baik. Tahapan selanjutnya yaitu tahap implementasi E-Modul dalam skala luas pada kelas VIII SMPN 3 Tempunak. Berdasarkan analisis N-Gain diperoleh hasil bahwa E-Modul interaktif berbasis STEM efektif meningkatkan keterampilanan abad 21 peserta didik.Kata Kunci: E-Modul interaktif, STEM, keterampilan abad 21ABSTRACTEducation must capable prepare participant educate face 21st century . For create learning 21st century teachers can apply STEM approach and integrate technology in the learning process for example with E- Module STEM based . Goal study This For know E- Module development interactive STEM based materials elements , compounds , mixtures that are valid, practical , and efficient in increase skills 21st century junior high school students in grade VIII. The research conducted is R & D research with the ADDIE model. The stages of ADDIE include Analyze , Design, Develop, Implement and Evaluate .  Before implemented in learning then E- Module moreover formerly validated . Based on results validation by expert And test practitioner then E- Module  stated worthy And very Good For used . Next done test limited by 12 participants educate and E- Module stated very Good . Stages furthermore that is stage E- Module implementation in scale wide on class VIII of SMPN 3 Tempunak . Based on N-Gain analysis is obtained results that E- Module interactive effective STEM based increase skills 21st century participants educate Keywords: Interactive E-Module, STEM, 21st Century Skills
PERAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM KONTEKS FILSAFAT ILMU PENDIDIKAN BAGI GURU KALIMANTAN BARAT Pratiwi, Rani Diah; Arni, Sarah; Radiana, Usman; Wicaksono, Luhur
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.3949

Abstract

ABSTRAKArtificial Intelligence (AI) memiliki dampak yang signifikan terhadap pendidikan, terutama dalam konteks filsafat ilmu  pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dampak AI terhadap pemahaman mahasiswa teknologi pendidikan mengenai epistemologi, ontologi, dan aksiologi pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan desain survei yang melibatkan 30 Guru dari berbagai Jenjang  di Kalimatan Barat.  Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan uji regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa AI memiliki pengaruh positif signifikan terhadap pemahaman epistemologis (p < 0,05), di mana 65% responden merasa AI membantu mereka mengakses pengetahuan dengan lebih efisien. Secara ontologis, 50% responden menganggap AI mengubah peran pengajar menjadi fasilitator, sementara 40% merasa bahwa AI dapat mengurangi interaksi langsung antara pengajar dan siswa. Dari perspektif aksiologi, terdapat kekhawatiran tentang etika penggunaan AI, dengan 55% responden mempertanyakan bagaimana AI mempengaruhi nilai-nilai sosial dalam pendidikan. Temuan ini menekankan pentingnya pengintegrasian perspektif etis dan filosofis dalam pengembangan AI di bidang pendidikan, guna memastikan bahwa teknologi ini mendukung tujuan pendidikan yang holistik dan humanistik.Kata Kunci: Artificial Intellogence, Filsafat Ilmu PendidikanABSTRACTArtificial Intelligence (AI) has a significant impact on education, especially in the context of the philosophy of educationscience. This study aims to measure the impact of AI on educational technology students' understanding of the epistemology, ontology, and axiology of education. This study uses a descriptive quantitative method with a survey design involving 30 teachers from various levels in West Kalimantan. Data were collected through a questionnaire with a Likert scale and analyzed using multiple linear regression tests with the help of SPSS software. The results of the statistical test showed that AI had a significant positive effect on epistemological understanding (p <0.05), where 65% of respondents felt that AI helped them access knowledge more efficiently. Ontologically, 50% of respondents considered that AI changed the role of teachers to facilitators, while 40% felt that AI could reduce direct interaction between teachers and students. From an axiological perspective, there are concerns about the ethics of using AI, with 55% of respondents questioning how AI affects social values in education. These findings emphasize the importance of integrating ethical and philosophical perspectives in the development of AI in education, to ensure that this technology supports holistic and humanistic educational goals.Keywords:  Artificial Intelligence (AI), philosophy of education
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI BERDASARKAN ASPEK KESIAPAN BELAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Karmilawati, Karmilawati; T, Ahmad Yani
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.4185

Abstract

ABSTRAKGuru menghadapi berbagai tantangan dalam menentukan strategi dan pendekatan pembelajaran yang mampu memenuhi kebutuhan belajar siswa, yang mencakup kesiapan belajar, profil individu, dan minat mereka. Salah satu metode efektif untuk menangani keragaman kebutuhan ini adalah penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Metode ini memungkinkan guru untuk menyesuaikan proses pembelajaran agar setiap siswa, dengan berbagai karakteristiknya, dapat belajar secara optimal. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi manfaat yang diperoleh dari implementasi pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan tingkat kesiapan belajar siswa. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif analitis berbasis kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui observasi yang dilakukan selama kegiatan pembelajaran di kelas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan tingkat kesiapan belajar siswa memberikan dampak positif, baik untuk siswa maupun guru. Dampak tersebut meliputi: (1) Semua siswa, terlepas dari perbedaan tingkat kesiapan mereka, mampu mengikuti proses pembelajaran dengan baik; (2) Siswa mengalami peningkatan rasa percaya diri, yang mendorong mereka untuk lebih aktif dan termotivasi dalam belajar.Kata Kunci: Pembelajaran berdiferensiasi, Kebutuhan Belajar, Kesiapan BelajarABSTRACTTeachers face various challenges in determining learning strategies and approaches that are able to meet students' learning needs, which include their learning readiness, individual profiles and interests. One effective method for dealing with this diversity of needs is the application of differentiated learning. This method allows teachers to adjust the learning process so that each student, with their various characteristics, can learn optimally. This article aims to identify the benefits obtained from implementing differentiated learning based on the student's level of learning readiness. The research was carried out using a qualitative-based analytical descriptive approach, where data was collected through observations made during classroom learning activities. The results of the research showed that the application of differentiated learning based on students' level of learning readiness had a positive impact, both for students and teachers. These impacts include: (1) All students, regardless of differences in their level of readiness, are able to follow the learning process well; (2) Students experience increased self-confidence, which encourages them to be more active and motivated in learning.Keywords: Differentiated Learning, Learning Needs, Learning Readiness
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK BERBASIS WEB PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Deyantara, Deyantara; Astawa, Ni Luh Putu Ning Septyarini Putri; Dharma, Eddy Muntina
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i2.3515

Abstract

ABSTRAKSekolah merupakan bentuk dari organisasi yang di dalamnya terdapat kegiatan belajar mengajar. Sekolah harus bisa memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik untuk siswa dan orang tua siswa. Penyediaan sistem informasi merupakan salah satu layanan yang dapat disediakan sekolah untuk mengakomodasi kebutuhan siswa dan guru.  Pada SMP Negeri 3 Kediri belum terdapat sistem informasi akademik yang dapat menunjang proses penyimpanan data dan arsip. Dari hasil analisis tersebut, diputuskan untuk dilakukan perancangan sistem informasi akademik berbasis website yang mencakup hampir seluruh kegiatan akademik sekolah. Penelitian ini menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) sebagai metode perancangan sistem. Hasil dari penelitian ini berupa implementasi sistem informasi akademik berbasis web yang memungkinkan guru melakukan input absensi sampai hasil nilai ujian yang dapat diakses oleh siswa maupun guru secara real-time. Pengujian sistem dilakukan menggunakan blacbox testing dengan hasil sistem valid dan berjalan dengan semestinya. Implementasi sistem ini diharapkan dapat mengoptimalkan kinerja akademik di SMP Negeri 3 Kediri.Kata Kunci: Sistem informasi akademik, Website, Rapid Application Development (RAD), Blackbox testingABSTRACTSchools are organizations where teaching and learning activities take place. Schools must be able to provide the best services and facilities for students and parents. The provision of an information system is one of the services that schools can provide to accommodate the needs of students and teachers. At SMP Negeri 3 Kediri, there is no academic information system that can support the data and archive storage process. From the results of this analysis, it was decided to design a web-based academic information system that covers almost all of the school's academic activities. This research uses the Rapid Application Development (RAD) method as a system design method. The result of this research is the implementation of a web-based academic information system that allows teachers to input attendance to exam results that can be accessed by students and teachers in real time. System testing was carried out using blackbox testing with the results that the system is valid and runs as it should. The implementation of this system is expected to optimize academic performance at SMP Negeri 3 Kediri.Keywords: Academic information system, Website, Rapid Application Development (RAD), Blackbox testing

Page 1 of 4 | Total Record : 37