cover
Contact Name
I Made Oka Riawan
Contact Email
made.oka@undiksha.ac.id
Phone
+62362-23884
Journal Mail Official
jurdikbiologiundiksha@gmail.com
Editorial Address
Jalan Udayana, Kampus Tengah Undiksha, FMIPA. Singaraja-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha
Jurnal Pendidikan Biologi adalah adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Biologi Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik.
Articles 658 Documents
Ethical Principles in Biological Research Andi Basliahwanti Murti; Devi Alvionita; Abdul Rasyid Fakhrun Gani
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 8 No. 3 (2021)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Science has developed from time to time. The development of science is in the hands of a scientist. A scientist must always think, research, and develop science according to his field. In addition, so that the knowledge he develops is beneficial to humanity. The principles of scientific ethics in the biological sciences are autonomous, not harmful, beneficial, and fair to living things. The application of scientific ethical principles in the development of science can be exemplified in research using experimental animals, where scientists must consider and apply a code of ethics for the use of experimental animals, namely reduction, replacement, and refinement. Scientific ethics also plays a role in reviewing the development of the science of human cloning and chimeras so that whatever is done is for the good and welfare of humans and does not cause controversy. The author makes this article aims to determine the relationship between ethics and philosophy of science, to know the principles of bioethics, and to know what are the ethical principles in the application of science, especially biological science.
MINAT GENERASI Z TERHADAP KEGIATAN URBAN FARMING Rika Fitri Ilvira
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 8 No. 3 (2021)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya minat generasi z terhadap pertanian dimungkinkan karena kurangnya motivasi dan pengetahuan tentang teknologi tepat guna dalam pertanian. Urban farming sendiri merupakan solusi dalam mengatasi keterbatasan lahan pertanian di perkotaan/daerah urban. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui minat generasi Z dalam penerapan urban farming. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang. Metode penarikan sampel adalah purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis regresi berganda yang dibantu dengan alat analisis SPSS (Statistical Product and Service Solution) 20. Hasil analisis secara parsial menunjukkan terdapat pengaruh motivasi dan kelas peminatan tetapi tidak pada pengetahuan terhadap minat generasi z dalam penerapan urban farming.
Isolasi dan identifikasi kapang Rhizopus pada tempe kacang merah (Phaseulus vulgaris L) Elmalinda Moensaku; Yuni Sine; Lukas Pardosi
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 8 No. 2 (2021)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempe merupakan produk Indonesia yang difermentasi oleh Rhizopus oligosporus. Kacang merah (Phaseolus vulgaris L) berpotensi untuk diolah menjadi tempe. Tujuan dari penelitian ini mengetahui bentuk koloni kapang Rhizopus pada tempe kacang merah, mengetahui karakter morfologi baik secara makroskopis dan mikroskopis tempe kacang merah, mengetahui potensi kapang Rhizopus dalam menghambat patogen. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari-Maret 2021 di Laboratorium Pertanian Universitas Timor. Tempe kacang merah diisolasi dan diidentifikasi dengan menggunakan metode pengenceran berseri dan spread plate. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 3 isolat yang digunakan untuk proses identifikasi. Pengamatan karakter makroskopis pengenceran tempe kacang merah memiliki warna koloni putih, bentuk koloni bulat, tepi koloni rata, elevasi raised (timbul), ukuran koloni kecil pada masing-masing isolat. Tempe kacang merah sebagai substrat pertumbuhan Rhizopus sp. Kapang tempe didominasi oleh kapang berwarna putih keabu-abuan yang diidentifikasi mirip dengan Rhizopus oligosporus. Rhizopus sp bersifat antagonis terhadap bakteri uji, yaitu menghasilkan zona hambat sebesar 20 terhadap Escherichia coli, 27 terhadap Staphylococcus aureus. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kapang pada tempe kacang merah difermentasi oleh Rhizopus oligosporus dan Rhizopus bersifat antagonis terhadap bakteri patogen. Hasil penelitian ini menguatkan manfaat tempe sebagai pangan fungsional.
Peran Etika dalam Penelitian Pendidikan, Biologi dan Lingkungan Devi Alvionita
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 8 No. 3 (2021)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Etika keilmuan memberikan pengaruh luar biasa dalam perkembangan penelitian biologi dan lingkungan. Etika tidak hanya sebagai kajian teori namun juga sebagai landasan dalam kehidupan keseharian manusia terutama penelitian biologi dan lingkungan. Semakin berkembangnya ilmu dan pengetahuan memberikan banyak ide dan karya inovatif manusia dalam melakukan penelitian. Maraknya pelanggaran kode etik dalam berbagai bidang telah banyak menjadi sorotan. Beberapa pelanggaran kode etik ini diprakarsai oleh minimnya pengetahuan mengenai etika dan perannya dalam berbagai bidang. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui peranan etika dalam penelitian pendidikan, biologi, dan lingkungan. Jenis penelitian ini adalah studi tinjauan literatur. Hasil penelitian ini adalah mengetahui pandangan etika terdiri dari tiga aspek yang masih menjadi perbincangan yaitu antroposentrisme, biosentrisme, dan ekosentrisme. Melalui berbagai sudut pandang tersebut, telah disadari bahwa etika memberikan peran yang luar biasa dalam perkembangan penelitian pendidikan, biologi dan lingkungan untuk kesejahteraan bersama.
Praktikum sederhana di rumah tentang pengaruh penggunaan Hand Sanitizer terhadap keberadaan koloni bakteri di tangan Wahyu Irawati
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 8 No. 3 (2021)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bakteri adalah mikroorganisme yang mampu berkembang biak dengan cepat dan berada di setiap tempat. Tangan merupakan salah satu bagian yang banyak didiami bakteri. Pada masa pandemi, penggunaan hand sanitizer menjadi sangat dibutuhkan karena bersifat praktis. Masyarakat menggunakan hand sanitizer untuk menghentikan laju pertumbuhan bakteri di tangan. Hand sanitizer merupakan cairan dengan kandungan etanol dan bahan aktif lainnya yang mampu mensterilkan tangan dan merusak membran sel bakteri. Penelitian ini dilakukan dengan praktikum sederhana menggunakan alat dan bahan yang ada dirumah. Praktikum sederhana dilakukan dengan pembuatan medium sintesis sebagai media pertumbuhan bakteri dengan memanfaatkan alat dan bahan yang ada di sekitar rumah serta pengamatan koloni bakteri di telapak tangan setelah penggunaan hand sanitizer. Kegiatan yang dilakukan adalah membandingkan koloni bakteri di (1) medium sintesis tanpa perlakuan, (2) medium sintesis yang ditempeli telapak tangan tanpa penggunaan hand sanitizer dan (3) medium sintesis yang ditempeli telapak tangan sesudah menggunakan hand sanitizer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan hand sanitizer terhadap keberadaan koloni bakteri di tangan. Hasil praktikum menunjukkan bahwa pertumbuhan bakteri di setiap medium dengan perlakuan berbeda menghasilkan jumlah koloni yang berbeda-beda. Bakteri lebih banyak tumbuh pada medium dengan perlakuan tanpa hand sanitizer sedangkan penampakan koloni bakteri menurun setelah tangan menggunakan hand sanitizer. Berdasarkan hasil praktikum dapat disimpulkan bahwa penggunaan hand sanitizer efektif untuk mengurangi keberadaan koloni bakteri di tangan. Saran untuk praktikum sederhana selanjutnya yaitu mencoba beberapa jenis hand sanitizer untuk menentukan jenis hand sanitizer terbaik yang dapat meminimalisir jumlah bakteri di tangan.
Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) Ekstrak Sarang Lebah Madu (Apis dorsata Binghami Yermia Semuel Mokosuli
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 8 No. 3 (2021)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Apis dorsata Binghami is a honey bee endemic to the Walacea Zone. Apis dorsata Binghami that has not been bred has a higher variety of feed sources than other honey bees. Apis dorsata Binghami's nest is made of different types of nectar, propolis and pollen than Apis mellifera. Research has been carried out to determine the toxicity of Apis dorsata Binghami honeycomb extract based on the BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) test. Fresh Apis dorsata nests were obtained from the Minahasa forest, North Sulawesi. After being air-dried, the honeycomb was extracted using the maceration method with a ratio of 1:2 (w/v) simplicia nest and solvent. Ethanol extracts were examined for their toxicities to shrimp larvae Artemia salina Leach. The test concentrations used were 10 mg/L, 100 mg/L, 500 mg/L and 1000 mg/L. Each concentration was carried out in three replications. The results showed that the LC50 of the honeycomb ethanol extract was LC50 54,457 mg/L. Based on the LC50, the honeycomb of Apis dorsata Binghami can be consumed directly by humans and contains bioactives that have medicinal potential.
Media Pembelajaran Konsep Genetika Menggunakan Drosophila melanogaster Isolat Lokal Dengan Aplikasi Whatsapp Berbasis Kearifan Lokal Budaya Mapalus Herry Maurits Sumampouw; Mokosuli Yermia Semuel; Dewa Nyoman Oka; Orbanus Naharia; Masje Wurarah
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 8 No. 3 (2021)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The COVID-19 pandemic has changed the conventional learning structure. Learning media is a necessity for students in online learning so that learning objectives can be achieved maximally. The subject of genetics is one of the most difficult materials for students, partly because this field of biology is abstract. Research has been carried out that aims to obtain learning media for genetic concepts using the results of laboratory studies of local isolates of fruit flies. Learning media is packaged with a local wisdom approach, namely mapalus culture, and packaged for use in the what's app application. This study applies the research and development method of the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation). The test instrument used in this study is the product validity results from material experts and media experts. Research products are uploaded to the youtube channel for easy access and use through the WhatsApp application by students. The results showed that the learning media received an 85% assessment of the feasibility of the material, 83% of the feasibility of the media, and the responses of small group students included in the very good category. Learning media for the concept of genetics uses local isolate fruit flies with the WhatsApp application, based on mapalus culture, which is potential to be used as a medium for learning biology for the subject of genetics.
Isolasi dan karakterisasi Bakteri Asam Laktat pada air rendaman kacang tunggak (Vigna unguiculata (L.) Walp) berpotensi sebagai penghasil antibiotik Gergonius Fallo; Yuni Sine; Otersia Tael
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 8 No. 3 (2021)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang tunggak (Vigna unguiculata (L.) Walp) adalah sejenis tanaman legum yang polong muda dan bijinya biasa dijadikan sayur. Kacang tunggak memiliki kandungan gizi yang tinggi, sebagai sumber protein dan berpotensi menjadi pengganti kedelai dalam produksi tempe. Dalam produksi pembuatan tempe dilakukan terlebih dahulu perendaman kacang. Air rendaman kacang biasanya tidak dimanfaatkan kembali, sedangkan dalam air rendaman kacang mengandung Bakteri Asam Laktat (BAL) yang sifatnya menguntungkan bagi kesehatan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui jenis BAL pada air rendaman kacang tunggak, karakteristik dari (BAL), dan mengetahui kemampuan isolat BAL yang berpotensi sebagai penghasil antibiotik. Hasil penelitian pada air rendaman kacang tunggak didapatkan tiga isolat bakteri yaitu KNU1, KNU2, dan KNU3 dengan karakteristik morfologi secara makroskopik berukuran kecil, bentuk circular, elevasi convex, margin entire, berwarna putih susu dan secara mikroskopik ketiga isolat memiliki bentuk sel batang, gram positif, spora negatif. Sedangkan karakteristik fisiologi isolat bersifat non motil, dan katalase negatif. Berdasarkan karakteristik uji morfologi dan fisiologi ketiga isolat bakteri diduga adalah Lactobacillus Sp. Hasil uji potensi isolat BAL sebagai penghasil antibiotik membuktikan isolat mampu menghambat pertumbuhan bakteri patogen yaitu Escherichia coli dengan diameter zona bening sebesar 7 mm, respon hambatan pertumbuhan tergolong sedang. Sedangkan pada Staphylococcus aureus dengan diameter zona bening sebesar 14 mm, respon hambatan pertumbuhan tergolong kuat.
Pengembangan Web Pembelajaran Biologi Berbasis Socio-Scientific Issues (SSI) Topik Sistem Pencernaan untuk Mengembangkan Literasi Kesehatan Siswa SMA Icha Galuh Puspita
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 9 No. 1 (2022)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this study to determine  feasibility of developing a biology learning web based on Socio-Scientific Issues (SSI) in digestive system to develop student’s health literacy. This is a Research and Development (R&D) with ADDIE model. Data was collected using an assessment instrument with a Likert scale and a Guttman scale which were analyzed descriptively qualitatively and quantitatively. The results of this study indicate that the web sufficient the criteria based on the results of assessment and suitable for use as teaching materials in learning.
The Potential Utilization of Young Teak Leaves (Tectona grandis Linn.f.) as Basic Ingredients on Producing Anti-cancer Herbal Tea Nur Ahmad Rudin; Asma' Hulaimah; Rini Rahmawati
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 9 No. 1 (2022)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gunungkidul Regency is the main teak tree (Tectona grandis Linn.f.) producing area in Special Region of Yogyakarta, Indonesia. Their trunks are commonly used for furniture and buildings, while leaves are still less of use. Teak leaves contain antioxidant compounds in form of flavonoids that play important role in protecting the body against damaging free radicals in cancer sufferers. The number of cancer sufferers in Indonesia is still high, but cancer problem not yet be handled optimally because cannot be fully reached by the community. The aims of this review are studying the production process of herbal tea from young teak leaf and mechanism of flavonoids as an anticancer. This review was conducted by literature study. The writing source is then analyzed and synthesized to draw conclusions. The results obtained production process of young teak leaf herbal tea through several stages, picking, washing, withering, cutting, fermentation, drying, and packaging. The anticancer activity in young teak leaf herbal tea is influenced by the content of flavonoids as antioxidants that can neutralize free radicals and prevent cancer. The conclusion of this review are young teak leaves (T. grandis) can be used as basic ingredient in herbal teas that are good for health, and flavonoids in young teak leaves are antioxidants that potential as anticancer substances.