cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal IKA
ISSN : 18295282     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ikatan Keluarga Alumni is an international journal which provides a forum for publishing research or review articles related to researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development.
Arjuna Subject : -
Articles 257 Documents
KERJASAMA PERMAINAN KICK BALL PADA PEMBELAJARAN DIRECT DAN MOTORIK Y. Touvan Juni Samodra
Jurnal IKA Vol. 18 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v18i2.30058

Abstract

Siswa sekolah dasar merupakan masa mengumpulkan keterampilan gerak dasar,keterampilan dasar dan mempelajari teknik dasar.Keterampilan ini akhirnyadipergunakan untuk bermain. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruhpengaruh model pembelajaran direct instructional dengan menggunakanpermainan kick ball dan mempertimbangkan ketermpilan motorik tinggi danrendah. Perbedaan keterampilan motorik menyebabkan perbedaan dalampartisipasi dalam kegiatan bermain.Permainan yang aman untuk siswa sekolahdasar adalah permainan jenis Field game. Desain penelitian eskperimen hanyapost test dengan 20 siswa dengan kemampua motorik tinggi dan 20 siswa motorikrendah. Setiap kelompok diajar dengan model pembelajaran direct instructional.Permainan kick ball modifikasi dipergunakan dalam penelitian ini. Instrumentpenelitian dengan lembar observasi game performance tournament assessment(GPAI). Data dianalisis dengan uji T sampel bebas. Hasil penelitian menerangkanbahwa kemampuan motorik berpengaruh terhadap penguasaan kerjasama dalambermain. Siswa dengan kemampuan motorik tinggi lebih baik dibandingkandengan siswa yang motorik rendah.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TOLAK PELURU PESERTA DIDIK KELAS V SD N 4 PADANGKERTA Dewi Sumaeda Sumaeda
Jurnal IKA Vol. 18 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v18i2.30059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar PJOK materi tolak peluru melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe NHT. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD Negeri 4 Padang kerta tahun pelajaran 2019/2020. Data hasil belajar Tolak Peluru peserta didik diperoleh dengan menggunakan tes unjuk kerja. Hasil analisis analisis menunjukkan: (1) Aktivitas peserta didikmeningkatdariskor rata-rata 10,15 pada siklus I menjadi 10,26 pada siklus II; (2) hasil belajar tolak peluru peserta didik meningkat dari ketuntasan klasikal 94,73% pada siklus I menjadi 97,37% pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Kooperatif tipe NHT dalam pembelajaran PJOK materi tolak peluru dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Disarankan kepada guru PJOK agar menerapkan model pembelajaran Kooperatif tipe NHT pada materi tolak peluru untuk peserta didik kelas V sekolah dasar.
EVALUASI PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA SECARA DARING DI SMAN KOTA SINGARAJA N M D Ardiyanti; G A Mahayukti; I M Sugiarta
Jurnal IKA Vol. 18 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v18i2.30080

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengkaji proses pembelajaran matematika secara daring di SMAN Kota Singaraja, diukur dari variabel konteks, input, proses dan produk. Penelitian ini termasuk jenis penelitian studi evaluasi. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah guru matematika kelas X yang berjumlah 5 orang dan siswa kelas X di SMAN 2 Singaraja dan SMAN 4 Singaraja yang berjumlah 194 orang. Data yang dikumpulkan melalui kueioner sebagai instrumen utama, wawancara dan data studi dokumentasi sebagai instrument pendukung. Teknik analisis data secara deskriptif kuantitatif dengan memakai rumus z-skor yang kemudian di ubah ke dalam t-skor. Hasil z-skor dikonversikan ke dalam kuadran prototype teori Glickman. Hasil analisis data menunjukkan, dari siswa menjelaskan komponen konteks bernilai +, input -, proses -, dan produk -. Berdasarkan prototype Glickman, proses pembelajaran matematika secara daring bagi siswa di SMAN Kota Singaraja berada di kuadran III yang tergolong kurang efektif. Guru menyatakan komponen konteks bernilai +, input +, konteks – dan input +. Berdasarkan prototype Glickman, proses pembelajaran matematika secara daring bagi guru di SMAN Kota Singaraja berada di kuadran II yang tergolong efektif. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan proses pembelajaran matematika secara daring di SMAN Kota Singaraja bagi siswa tergolong kurang efektif dan bagi guru tergolong efektif ditinjau dari segi variabel konteks, input, proses dan produk
ENGLISH PRIMARY SCHOOL TEACHERS’ PERCEPTIONS AND IMPLEMENTATION OF PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE IN GIANYAR L.P. Krissiana Permata Dewi; I G A Lokita Purnamika Utami; K. Sintya Dewi
Jurnal IKA Vol. 18 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v18i2.30081

Abstract

This study aimed at describing the primary school English teachers’ perceptions and implementation of pedagogical content knowledge (PCK) of teaching English for young learners (TEYL), as well as the consistency between the perceptions and implementation of PCK in TEYL, especially in Gianyar. This study involved 2 primary school English teachers from 2 different schools in Gianyar which were selected by using convenience sampling. The research design used was embedded mixed method which qualitative is dominantly used. In collecting the data, the instruments used were questionnaire, observation sheet, and interview guide. The results show that both of teachers have a positive perception toward the PCK of teaching English to young learners. However, from the observation data, it is found that both teachers have a very low frequency in implementing the three components of PCK. Moreover, it was revealed that there was lack of consistency between the teachers’ perceptions and the implementation of PCK. Since, there was lack of consistency between the teachers’ perceptions and their implementation of Pedagogical Content Knowledge (PCK) in teaching English for young learners in Gianyar, it is suggested for the teachers to enhance their knowledge about PCK of teaching English to young learners and also enhance their teaching skills by attending seminars or workshops related to teaching English to young learners
PERSEPSI MAHASISWA VOKASI TERHADAP KEGIATAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH TEORI PSIKOLOGI KOMUNIKASI PADA ERA PANDEMI COVID 19 Ni Nyoman Sri Witari; Jajang Suryana
Jurnal IKA Vol. 18 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v18i2.30082

Abstract

Pembelajaran mata kuliah teori pada program studi diploma yang berbasis vokasi seringkali dianggap kurang mendapat perhatian dari mahasiswa. Dengan merebaknya pandemic covid 19 membuat persepsi tersebut menguat karena perkuliahan dilakukan melalui pertemuan virtual. Dari latar tersebut tujuan penelitian ini adalah 1) untuk membuktikan apakah benar mahasiswa vokasi tidak responsifterhadap pembelajaran mata kuliah teori; 2) mendeskripsikan respons mahasiswa terhadap pembelajaran mata kuliah teori Psikologi Komunikasi secara daring di era covid 19. Data penelitian ini diperoleh dari hasil angket menggunakan metode skala Likert, observasi perilaku mahasiswa dan dokumentasi kegiatan belajar dan dianalisis secaradeskriptif kuantitatif dalam bentuk prosentase yang digambarkan dalam sajian data berbentuk angka, tabel dan grafik statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa responsif terhadap pembelajaran matakuliah teori dengan capaian respons positif 82,5% (baik); dan respon terhadap pembelajaran matakuliah teori Psikologi Komunikasi secara daring di era covid 19sangat baik dengan respons positif 86% (sangat baik).
Pengembangan Modul Pembelajaran PJOK Tematik Terintegratif (Sub tema : Tubuhku) Untuk Peserta Didik Kelas 1 SD Di Kecamatan Buleleng K.A.K Agung; I.K.B. Astra; N.P.D.S. Dartini
Jurnal IKA Vol. 19 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v19i1.30733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembebelajaran tematik PJOK tema diriku pada peserta didik kelas 1 SD di Kecamatan Buleleng. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Prosedur pengembangan modul pembelajaran tematik PJOK menggunakan model Borg & Gall sampai tahap ke 5 Langkah validasi modul pembelajaran tematik PJOK mengadopsi  model Borg & Gall yaitu: uji lapangan persiapan dan peneliti menambahkan uji ahli isi dan uji ahli media agar penelitian lebih signifikan.Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi modul pembelajaran PJOK ditinjau dari uji ahli isi adalah sangat baik dengan presentase 92,94%. Ahli media berada pada kualifikasi baik dengan presentase 90%. Hasil uji lapangan persiapan berada pada kualifikasi sangat baik dengan presentase 95,35%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa modul pembelajaran tematik PJOK tema diriku pada kelas 1 SD di Kecamatan Buleleng layak digunakan. Disarankan lagi peneliti lain dapat melanjutkan eksperimen ini untuk mengetahui efektivitas pembelajaran tematik PJOK.   Kata kunci: Pembelajaran Tematik, PJOK, Model Borg & Gall
TINJAUAN DAUN MIMBA (INTARAN) DARI SISI MITOLOGI DAN USADHA BALI Wayan Seriasih
Jurnal IKA Vol. 18 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v18i1.31504

Abstract

Ada istilah dalam bahasa Bali menyebutkan "Alisne madon intaran'. Maksudnya alis yang menyerupai bentuk seperti daun intaran. Daun intaran digunakan sebagai lambang alis, karena memang dari segi bentuknya menyerupai alis yang indah. Da¬un intaran digunakan dalam rangkaian upacara mempreteka mayat yang sudah dimandikan. Bentuk daun intaran yang sangat indah, dengan pengharapan ketika orang yang ber-reinkarnasi lagi alisnya bentuknya bagus menyerupai daun intaran yang inclab. Sebagai alis orang yang meninggal, daun ini diletakkan di atas atau menurupi alis sawa (mayat). Daun intaran juga dimanfaatkan untuk kebutuhan upakara lainnya. Sebagaimana fungsinya, bentuk daun intaran memang menyerupai alis manusia. Daunnya bersirip atau bergerigi, warna hijau kekuningan. Kata usadha berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu ausadha yang berarti tumbuh-tumbuhan yang berkhasiat obat, atau dibuat dari tumbuh-tumbuhan. Tetapi batasan usadha di Bali lebih luas, usadha adalah semua tata cara untuk menyembuhkan penyakit, cara pengobatan, pencegahan, memperkirakan jenis penyakit/diagnosa, perjalanan penyakit dan pemulihannya. Kalau dilihat secara analogi, hampir sama dengan pengobatan modern. daun mimba memiliki banyak kegunaan baik untuk upacara keagamaan khususnya upacara kematian, dimana daun tersebut diletakkan di alis mayat dengan tujuan pada saat inkarnasi nanti memiliki alis yang indah seperti daun mimba. Sedangkan manfaat daun mimba dalam dunia pengobatan sangat banyak yaitu berkhasiat sebagai antibakteri, antiviral, antidiuretic, antifungal, dan anti sedative. Selain itu intaran juga bisa digunakan untuk obat berbagai macam penyakit seperti : alergi, amandel, asma,radang sendi, ambeven (wasir),obat batuk, bisul kencing manis (diabetes), mencret, dan lainnya.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Masa Pandemi Covid-19 Melalui Metode Pembelajaran Outdoor Study Berbantuan Facebook Pada Materi Pelajaran Fotografi A. Mahardika; N Suharsono; W. Mudana
Jurnal IKA Vol. 19 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v19i1.31678

Abstract

Pandemi covid-19 telah mengubah tatanan kehidupan dan juga sistem pembelajaran di sekolah dan ini merupakan tantangan guru bagaimana tetap dapat melaksanakan protokol kesehatan sekaligus dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan tujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran Outdoor Study dapat meningkatkan hasil belajar keterampilan siswa pada Mata Pelajaran Desain Grafis Percetakan materi Fotografi berbantuan facebook. Metode pengumpulan datanya adalah observasi dengan instrument yang digunakan adalah angket dan lembar observasi. Metode analisis datanya adalah deskriptif baik untuk data kualitatif maupun untuk data kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Tabanan dengan subjek Kelas XI MM yang kemampuan siswanya pada Mata Pelajaran Desain Grafis Percetakan materi Fotografi cukup rendah. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Outdoor Study dapat meningkatkan hasil belajar keterampilan siswa. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada Siklus I meningkat 4,62% untuk hasil belajar dan dari Siklus I ke  Siklus II naik 8,08% untuk hasil belajar. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran Outdoor Study dapat meningkatkan hasil belajar keterampilan siswa dalam Mata Pelajaran Desain Grafis Percetakan materi Fotografi.Kata kunci : Outdoor Study; Hasil Belajar; Facebook; Fotografi.
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams-Games Tournament untuk Meningkatkan Hasil Belajar PMKR Siswa SMK I.W. Widayana
Jurnal IKA Vol. 19 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v19i1.31731

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan meningkatan hasil belajar PMKR (Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan)   setelah diimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe Teams-Games Tournament (TGT pada siswa kelas XII TKRO 3  SMK Negeri 3 Singaraja Subjek penelitian ini siswa kelas XII TKRO3 SMKN 3 Singaraja tahun pelajaran 2019/2020. Hasil belajar  PMKR  dikumpulkan dengan metode tes tulis untuk capaian kompetensi pengetahuan, capaian kompetensi keterampilan dikumpulkan dengan test praktik, dan keaktifan siswa dikumpulkan dengan lembar observasi dan analisisnya menggunakan criterion refrenced test (PAP). Hasil penelitian menunjukkan1)Pada capaian kompetensi pengetahuan terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari kategori cukup  menjadi baik. 2) Pada capaian kompetensi keterampilan terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari kategori baik  menjadi sangat baik. 3) Pada capaian kompetensi sikap terjadi peningkatan dari kategori cukup aktif menjadi sangat aktif. Implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada capaian kompetensi pengetahuan, keterampilan dan sikap siswa.Kata Kunci: TGT (Teams-Games Tournament); hasil belajar; PMKR.
Prospective Teachers’ Ability to Self Reflect Their Teaching Simulation in Micro Teaching Class in ELE Undiksha P.R.Y. Antari; L.P. Artini; N.L.P.E.S. Dewi
Jurnal IKA Vol. 19 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v19i2.31824

Abstract

This study aimed to: 1) describe how the students learn to reflect their teaching simulation in microteaching class.2) describe what the students think about the benefit of learning to reflect teaching simulations in microteaching class. This study was conducted in ELE Undiksha Singaraja,especially sixth grade students because by doing self-reflection, students who will be an English teacher can improve their teaching. It is very important the sixth semester of ELE students in Undiksha Singaraja to be aware of strengths and weaknesses of own teaching for knowing the parts of teaching that need to be maintained and improved. This study was descriptive qualitative. This study used self-reflective journal as  an instrument which was descriptively analyzed. The result showed 1) The students reflect their teaching based on exploring their weaknesses after doing teaching simulation in the classroom such as lack in classroom management and technical problem during teaching 2) Students got the benefit of learning based on the input from the audience, after watching the recorded simulation and based on their self-observation start from how they prepare until the end of the simulation.Keywords: Self-Reflection, Reflective Teaching, Self-Reflective Journal