cover
Contact Name
Sularso Budilaksono
Contact Email
sularso2007@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sularso2007@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
IKRA-ITH ABDIMAS
ISSN : 26545721     EISSN : 26547546     DOI : -
Core Subject : Science,
This IKRA-ITH Abdimas scientific journal is a Scientific Community Service Journal published by the Institute of Research and Community Service from YAI Persada Indonesia University. This scientific journal is a means of pouring out the ideas and activities of lecturers working in the field of community service. Hopefully the presence of this scientific journal can help in the development and dissemination of ideas, ideas, and activities and not continue in the field of community service.
Arjuna Subject : -
Articles 576 Documents
Penguatan Pemahaman Gender sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual Incest Di Kalangan Pelajar SMK Negeri 6 Kota Tangerang Selatan Julianti, Shinta; Nanda Namira
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 2 Juli 2024
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v8i2.3152

Abstract

Kasus kekerasan seksual dikalangan remaja masih banyak kerap terjadi. Remaja dalam konteks anak sekolah menurut World Health Organization (WHO) dalam rentang usia 10-19 tahun memerlukan perhatian yang intensif. Terlebih banyak terjadi kekerasan seksual dalam lingkungankeluarga. Padahal keluarga seharusnya menjadi tempat paling aman bagi anak, namun padakenyataanya dalam hal ini anak justru menjadi korban kekerasan seksual. Kekerasan seksual yangterjadi di dalam lingkungan domestik di tengah-tengah keluarga termasuk kedalam kekerasanseksual incest (hubungan sedarah) yang melibatkan orang terdekat. Hal ini menyebabkan korbantidak berani melaporkan pelaku tersebut dikarenakan menjaga nama baik pelaku sebagai orangterdekat, selain itu korban sering kali mendapatkan stigma buruk dan penyalahan (victim blaming). Penulis memandang perlu adanya penguatan pemahaman gender sebagai upaya pencegahan kekerasan seksual incest di kalangan pelajar SMK Negeri 6 Kota Tangerang Selatan. Metode yang diberikan kepada siswa-siswa tersebut meliputi kegiatan ceramah, diskusi dan role play. Kegiatan ceramah diberikan oleh dosen, kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Kegiatan role play dipandu oleh mahasiswa untuk mengedukasi seolah-olah bermain peran sebagai salah contoh tindakan kekerasan seksual. Sehingga dari kegiatan ini diharapkan siswa-siswi SMK Negeri 6 Kota Tangerang mempunyai penguatan pemahaman gender untuk mencegah dan sebagai bentuk perlindungan diri, bahkan bertindak mencari solusi bila kekerasan seksual tersebut terjadi di lingkungan mereka. The prevalence of sexual violence among adolescents remains high. According to the WorldHealth Organisation (WHO), adolescents aged 10–19 years, sometimes referred to as teenagers,necessitate significant levels of focused care within the educational setting. There is a higherincidence of sexual violence in familial contexts. The family is commonly regarded as a securehaven for children; nevertheless, regrettably, in this particular instance, children are subjected to the distressing experience of sexual violence. Incestuous sexual violence includes instances of sexual assault that transpire within a familial setting, involving individuals who share intimate kinship ties. This phenomenon results in the reluctance of victims to report the perpetrator due to concerns about maintaining their relationship with the individual in question. Additionally, victims frequently face negative social perceptions and the potential for blackmail. The act of attributing blame to the victim There is a recognized necessity to enhance gender comprehension to mitigate incestuous sexual violence among the student population of SMK State 6 City Tangerang South. The instructional strategies provided to the students encompass lectures, discussions, and role-play activities. The presenter gives the lectures, then there is a period of discussion and inquiry. Roleplay events are facilitated by students to provide educational experiences that simulate scenarios involving sexual violence while emphasizing that assuming such roles is a fictional representation. This exercise aims.
Workshop Pengenalan Aplikasi CPU OS Simulator untuk Penjadualan First-Come First-Served (FCFS) Agung Mulyo Widodo; Roesfiansjah Rasjidin; Muhamad Bahrul Ulum; Binastya Anggara Sekti; Nixon Erzed; Ryan Putra Laksana; Budi Tjahjono; Hendry Gunawawan
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 7 No. 3 (2023): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 7 No 3 November 2023
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CPU OS Simulator merupakan aplikasi simulator yang mendukung proses pembelajaran yang mensinergikan dari sisi perangkat keras maupun perangkat lunak. Dalam aplikasi ini terdapat modul penjadualan First Come First Serve (FCFS) merupakan algoritma penjadwalan sistem operasi yang secara otomatis mengeksekusi permintaan (request by priority) dan proses antrian sesuai urutan kedatangannya (arrival). Algoritma scheduling untuk proses (assembly dan visualisasi) dengan menggunakan CPU OS Simulator, aplikasi ini lebih mudah dioperasikan dan user-friendly bagi pengguna. Dalam algoritma jenis ini, proses yang me-request CPU terlebih dahulu mendapatkan alokasi CPU terlebih dahulu. Proses penjadualan dikelola dengan metode antrian First-In First-Out (FIFO), dalam ruang lingkup sistem operasi dengan fokus penjadualan algoritma FCFS (First Come First Serve). Metode workshop dilaksanakan secara daring menggunakan zoom cloud meeting, dengan peserta dosen yang berminat akan aplikasi tersebut dan para anak didik yang mau mengenal memahami konsep dari sistem operasi. Aplikasi CPU OS simulator merupakan salah satu aplikasi yang bersifat free-ware sehingga dapat di unduh secara gratis bagi para pengguna (dosen dan atau mahasiswa). Hasil akhir dari pelatihan bagi pengguna akan melihat dan mengerti tahapan demi tahapan dari proses intruksi hingga compile yang disajikan bentuk simulasi dan visualisasi (histogram) serta beberapa parameter dari proses tersebut (average waiting time, average burst time, tick count dan instruction count).
Optimisasi Kompetensi Pemasaran Digital: Memberdayakan Siswa dan Guru SMK Bakti Jaya untuk Berwirausaha Online Sri Setiawati; Elly Siti Nurliyah; Amanda Lestari Putri Lubis; Muhammad Thantawi; Farhan Furkonudin
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 1 Maret 2024
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bukan hanya pemilik UMKM yang memanfaatkan teknologi informasi dasar untuk mempromosikan usahanya dan menarik pelanggan baru. Perdagangan adalah kegiatan usaha jual beli barang untuk mendapatkan keuntungan finansial. Sejumlah orang dapat mendirikan perusahaan. UMKM adalah usaha yang aktif secara ekonomi yang dijalankan secara sendiri-sendiri atau bersama-sama. Pemilik UMKM mengandalkan peluncuran produk yang efektif untuk membangun loyalitas pelanggan dan menghasilkan penjualan. Promosi diperlukan untuk menjaga minat pelanggan untuk membeli. Tujuan periklanan adalah untuk menginformasikan calon pembeli tentang produk atau jasa yang ditawarkan dan merangsang minat mereka dalam mengambil keputusan pembelian. Untuk melakukan promosi, Anda bisa menyebarkan brosur, menggantungkan spanduk di jalan, atau menyewa baliho di jalan dengan penawaran khusus yang tidak murah. Namun strategi ini semakin banyak ditinggalkan dan digantikan oleh periklanan online melalui Facebook Ads, Google Ads, bahkan Instagram Ads. Peran guru dalam proses pembelajaran berbasis produk kewirausahaan sangat penting bagi keberhasilan inisiatif ini. Mengoptimalkan pemasaran digital Anda dapat meningkatkan kesadaran akan program akademik, kegiatan ekstrakurikuler, dan kinerja akademik di SMK
Rintisan Beautypreneur Berbasis Teknologi Dalam Industri Salon Depok Kelurahan Pasir Gunung Selatan (Rt. 02 RW.02) Yuliana Yuli W; Satino; Citraresmi Widoretno Putri; Taufiqurrohman Syahuri
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 2 Juli 2024
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v8i2.3662

Abstract

Perkembangan dunia bisnis yang pesat di Indonesia salah satunya di bidang kecantikan. Kondisi ini ditandai dengan ramainya persaingan usaha di bidang kecantikan. Meningkatnya kebutuhan lahiriah manusia yaitu selalu ingin tampil sempurna dalam berbagai keadaan. Hal tersebut menjadi pendorong bisnis kecantikan untuk terus berkembang pesat karena permintaan kecantikan terus bertambah. Tujuan dari literature review ini adalah untuk mendeskripsikan strategi pengembangan bisnis di dunia kecantikan. Metode yang digunakan dalam literatur review ini menggunakan strategi secara komprehensif, seperti dengan adanya pelatihan-pelatihan. Dengan bisnis kecantikan ini, bisnis salaon, strategi bisnis, tata rias kecantikan, peluang bisnis, rias pengantin. melalui strategi pengembangan bisnis yang terdiri atas Sumber Daya Manusia (SDM), pemasaran, melalui pemberian pengetahuan dari mulut ke mulut sangat efektif karena masyarakat sangat berminat untuk meningkatkan kepuasan terhadap pelangan, seperti yang dilakkan Rintisan beautypreneur berbasis teknologi dalam industri salon Kelurahan Pasir Gunung Selatan Kecamatan Cimanggis Depok merupakan program pengembangan kewirausahaan yang bertujuan untuk mengurangi pengangguran dan meningkatkan kualitas SDM di bidang kecantikan.
Strategi Komunikasi Verbal dan Non Verbal Dalam Kompetensi Berbicara Didepan Publik Siswa SMKN 49 Jakarta Utara Sandy Permata
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 2 Juli 2024
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi merupakan Tindakan penyampaian informasi yang dilakukan seseorang untuk menyampaikantujuannya kepada penerima pesan. Keterampilan komunikasi dan Berbicara didepan public tentunya sangatdiperlukan saat ini, terlebih bagi siswa dan siswi SMK yang te lah disiapkan oleh pihak sekolah untuk bisamengimplementasikan keilmuan yang telah didapatkan disekolah pada dunia kerja nyata setelah menyelesaikanbangku Pendidikannya. Untuk menjadi pembicara publik yang baik, tentunya pembicara harus dapat memahamili ngkungan internal dan lingkungan eksternal yang ada. Dalam proses penyampaian komunikasi publik, siswa dansiswi diharapkan dapat menyampaikan pesan dengan memaksimalkan komunikasi verbal dan komunikasi non verbalyang dimiliki dalam dirinya. Komunikasi ve rbal adalah bentuk komunikasi yang dilakukan secara langsung secaratatap muka menggunakan Bahasa maupun dengan bantuan teks. Tentu saja Bahasa dan kalimat yang dirangkai olehkomunikator yakni siswa tersebut harus diberikan pelengkap non verbal yaitu dari gerak tubuh, aksentuasi dan nadasuara, tatapan mata, penggunaan custom dan hal lainnya yang dapat dirancang untuk menghasilkan symbol symbol-simbolyang sesuai dengan makna verbal yang diutarakan oleh Bahasa. mengacu pada riset Albert Mehrabian mengenai tigakomponen dalam public speaking. Mehrabian Models menjelaskan Komponen tersebut terdiri atas visual, vokal, danverbal yang disingkat sebagai 3V 3V.
Sosialisasi dan Pemasangan Filter Air Kapur untuk Meningkatkan Akses Air Bersih Layak di SD Negeri Kalidadap Puji Utomo; Annisa Mu’awanah Sukmawati; Algazt Aryad Masagala
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 2 Juli 2024
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v8i2.3965

Abstract

Sanitasi sekolah merupakan salah satu pilar penting dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan sehat bagi siswa di sekolah. Salah satu aspek penting dalam pemenuhan ketersedian sarana dan prasarana sanitasi, adalah akses terhadap air yang bersih, layak dan aman dari pencemaran. Namun, masih ada sekitar sepuluh juta anak Indonesia yang tidak memiliki akses pada sarana air yang layak. Sebagian besar yang tidak memiliki akses pada sarana air yang layak terdapat di wilayah perdesaan, salah satunya di SD Negeri Kalidadap. Selama ini, SD Negeri Kalidadap menggunakan sumber dari sumur air tanah yang memiliki konsentrasi kesadahan (CaCO3) yang cukup tinggi. Kondisi ini dikarenakan sekolah berada di area perbukitan karts (daerah berkapur). Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini untuk melakukan kegiatan sosialisasi dan pemasangan filter air kapur, sehingga diharapkan mampu memberikan solusi dalam peningkatan akses air bersih di SD Negeri Kalidadap sesuai baku mutu. Melalui kegiatan PKM ini, filter air kapur telah berhasil diimplementasikan di SD Negeri Kalidadap untuk menurunkan kadar kesadahan dan kalsium agar sesuai baku mutu. Kegiatan PKM ini juga telah berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai filter air kapur. Selain itu, hasil monitoring melalui pengujian kualitas air berdasarkan 3 parameter, yaitu: kekeruhan, kesadahan sebagai CaCO3, dan kalsium menunjukkan bahwa sudah jauh dari ambang batas sehingga aman digunakan untuk kebutuhan sanitasi sekolah dan air minum
Literasi Digital Dalam Mencegah Cyberbullying Generasi Z Bagi Pelajar SMA Negeri 7 Bekasi Nur Intan Pangesti Subrianto
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 2 Juli 2024
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengguna media sosial di Indonesia di dominasi oleh Generasi Z yaitu generasi yang lahir dalam rentangtahun 1996 sampai 2012. Selain fungsinya yang memudahkan komunikasi, di sisi lain internet menjadi alatmerugikan bagi penggunanya yang tidak bijak karena minimnya pemahaman literasi digital dan kapabilitasmengakses media sosial. Salah satu tindakan yang tidak bijak dalam penggunaan media sosial adalahmaraknya kasus CyberBullying. Para generasi Z yang kurang teredukasi literasi digital akan sulit memfilterberagam konten negatif dan terjebak dalam kejahatan di dunia siber. KPAI (Komisi Perlindungan AnakIndonesia) mencatat 2.355 kasus bullying yang terjadi sampai Agustus 2023. Tingginya kasus cyberbullyingyang terus meningkat tiap tahunnya penulis melihat bahwa permasalahan literasi digital menjadi hal yangkrusial dan harus disosialisasikan dikalangan user internet generasi Z. Untuk pencegahan kasuscyberbullying tentunya para generasi Z harus memiliki kecakapan literasi digital yang baik agar mampumemfilter informasi yang positif dan negatif. Dengan begitu para siswa-siswi SMA Negeri 7 Bekasi dapatikut mengkampanyekan gerakan anti cyberbullying lebih luas.
Kemampuan Presentasi Sebagai Soft Skill Penunjang Bagi Siswa Siswi SMKN 49 Jakarta Utara Rahmadany Ayu Fitria
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 2 Juli 2024
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbicara merupakan bentuk komunikasi manusia yang paling mendasar, yang dilakukan dalam kehidupansehari-hari. Berbicara juga merupakan alat komunikasi antar individu dalam lingkungan masyarakat. Tidak sedikitorang-orang beranggapan bahwa kemampuan berbicara di depan umum adalah bakat alam. Pada kenyataannya adaorang yang memang berbakat dan ada orang yang tidak berbakat. Pada dasarnya kemampuan public speaking dapatdipelajari dan dilatih, semakin sering kita melakukannya maka semakin terampil dan percaya diri. Salah satukemampuan dalam public speaking yang harus dikuasai adalah teknik presentasi. Dengan menguasai teknik presentasiyang baik dapat menunjang kemampuan public speaking Anda dan tentunya akan menambah rasa percaya diri. Di erayang semakin kompetitif ini perusahaan saat ini menuntut kita untuk memiliki skill presentasi yang baik di depanumum. Dengan memiliki kemampuan presentasi sekaligus public speaking yang baik akan memberikan nilai lebihdimata perusahaan. SMKN 49 Jakarta Utara sebagai salah satu sekolah kejuruan yang dengan populasi generasimillenial didalamnya dirasa perlu untuk memiliki kemampuan teknik presentasi yang mumpuni. Selain memilikikemampuan akademik maupun keahlian tertentu dibidangnya, dengan memiliki kemampuan teknik presentasi yangbaik akan memberikan nilai lebih bagi para siswa.
Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Hilirasasi Produk UMKM petani jeruk lemon dan kopi serta ternak madu menuju Standarisasi Halal di desa Margaluyu Bandung Santi Octavia; Sri Setiawati; Amanda Putri Lubis; Rina Apriliani; Gairah Sinulingga; Bayu Kusumo
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 2 Juli 2024
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Kolaborasi dengan 46 Kampus dan 115 Dosen ini bertujuan untuk membantu mitra yaitu usaha rumah tangga di Desa Margaluyu kabupaten Pengalenagan dalam menuntaskan masalah yang dihadapi yaitu peningkatan Nilai tambah hasil Panen Kopi dan Jeruk serta Sertifikasi Halal . Dalam upaya mengembangkan usaha ini mitra didoroang untuk meningkatakan Hilirisasi produksi pertanian dan standarisasi produk untuk memperluas pasar yang sudah terbangun selama ini, sehingga bisa mendapatkan kepercayaan yang lebih lagi dari konsumen dan dikembangkan lebih lanjut menjadi industri kecil dan menengah bukan hanya usaha rumah tangga. Target khusus dalam kegiatan PKM ini adalah dihasilkannya; 1). Program pendidikan dan pelatihan untuk mendorong Hlirisaasi produk pertanian ; 2). Program pendampingan standarisasi produk serta sertifikasi Halal ;3). Artikel ilmiah yang dipublikasikan di jurnal ber ISSN. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan kegitan PKM ini adalah metode pendidikan dan pelatihan standarisasi produk, serta pendampingan dalam pengurusan Labelisasi produk. Rencana kegiatan PKM yang dilakukan antara lain; 1) Memberikan pendidikan dan pelatihan langsung dari pihak terkait, 2) memberikan pendampingan dalam pengurusan standarisasi produk berupa perijinan Sertifikasi Halal . Diharapkan dengan adanya program PKM Kolaborasi ini terbentuk masyarakat berwirausaha yang dapat bersaing dipasaran karena memiliki Hilirisasi produk pertanian yang telah terstandar halal .
Pemanfaatan Media Sosial Instagram Sebagai Media Promosi Usaha Homestay di Desa Wisata Cikolelet, Serang, Banten Dewi Gita Kartika; Dessy Sunarsi; Themotia Titi Widaningsih; Herta Armianti Soemardjo
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 2 Juli 2024
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Wisata Cikolelet di Serang, Banten pernah masuk dalam peringkat 50 besar desa wisata terbaik kategori rintisan berdasarkan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2021. Dengan segala potensi dan keunikannya, informasi dan promosi melalui media digital masih sangat terbatas terutama untuk usaha akomodasi (homestay). Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Desa Wisata Cikolelet tentang konsep homestay dalam pariwisata berkelanjutan, serta melakukan pelatihan pemanfaatan media sosial Instagram sebagai media promosi homestay. bisnis. PKM dilaksanakan secara tatap muka dan diikuti oleh 4 (empat) orang pemilik homestay dan 2 (dua) orang perwakilan Pokdarwis. Metode program PKM terdiri dari identifikasi kebutuhan mitra, pendidikan dan pelatihan, serta evaluasi dalam bentuk praktik. Keberhasilan pencapaian program tersebut merupakan terbentuknya akun media sosial Instagram pemilik homestay yang akan digunakan sebagai media promosi. Diharapkan kegiatan ini berkelanjutan dan meningkatkan rangsangan siklus perekonomian di Desa Wisata Cikolelet

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026 Vol. 10 No. 1 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 1 Maret 2026 Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025 Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 2 Juli 2025 Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 1 Maret 2025 Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 3 November 2024 Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 2 Juli 2024 Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 1 Maret 2024 Vol. 7 No. 3 (2023): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 7 No 3 November 2023 Vol 6 No 2 (2023): IKRAITH-ABDIMAS Vol 6 No 2 Juli 2023 Vol 6 No 1 (2023): IKRAITH-ABDIMAS Vol 6 No 1 Maret 2023 Vol 5 No 3 (2022): IKRAITH-ABDIMAS Vol 5 No 3 November 2022 Vol 5 No 2 (2022): IKRAITH-ABDIMAS No 2 Vol 5 Juli 2022 Vol 5 No 1 (2022): IKRAITH-ABDIMAS No 1 Vol 5 Maret 2022 Vol 4 No 3 (2021): IKRAITH-ABDIMAS No 3 Vol 4 November 2021 Vol 3 No 2 (2020): IKRAITH-ABDIMAS VOL 3 NO 2 BULAN JULI 2020 Vol 3 No 1 (2020): IKRAITH-ABDIMAS VOL 3 NO 1 BULAN MARET 2020 Vol 2 No 3 (2019): IKRAITH-ABDIMAS VOL 2 NO 3 BULAN NOVEMBER 2019 Vol 2 No 2 (2019): IKRAITH-ABDIMAS vol 2 Nomor 2 Bulan Juli 2019 Vol 2 No 1 (2019): IKRAITH-ABDIMAS vol 2 Nomor 1 Bulan Maret 2019 Vol 2 No 1 (2019): IKRAITH-ABDIMAS vol 2 Nomor 1 Bulan Maret 2019 Vol 1 No 2 (2018): IKRAITH-ABDIMAS vol 1 Nomor 2 Bulan November 2018 Vol 1 No 2 (2018): IKRAITH-ABDIMAS vol 1 Nomor 2 Bulan November 2018 More Issue