cover
Contact Name
Sularso Budilaksono
Contact Email
sularso2007@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sularso2007@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
IKRA-ITH ABDIMAS
ISSN : 26545721     EISSN : 26547546     DOI : -
Core Subject : Science,
This IKRA-ITH Abdimas scientific journal is a Scientific Community Service Journal published by the Institute of Research and Community Service from YAI Persada Indonesia University. This scientific journal is a means of pouring out the ideas and activities of lecturers working in the field of community service. Hopefully the presence of this scientific journal can help in the development and dissemination of ideas, ideas, and activities and not continue in the field of community service.
Arjuna Subject : -
Articles 576 Documents
Implementasi Pembuatan HKI (Hak Kekayaan Intelektual) untuk Merek UMKM Wanyabi Victoria, Sharon; Andriyanti, Aprilia; Ferdiany Da Costa, Stella; Setiawan , Budi; Laeticia, Eugenia
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i2.4064

Abstract

ABSTRAK Dalam dunia bisnis, Hak Kekayaan Intelektual atau HKI memiliki peran yang sangat penting. Perusahaan yang telah mendaftarkan hak cipta merek dapat memperkuat citra, membangun kepercayaan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan proses pembuatan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), khususnya merek, bagi UMKM Wanyabi yang berfokus pada makanan dan minuman. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan observasi lapangan. Hasil Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) menunjukkan bahwa UMKM Wanyabi menyadari pentingnya memiliki HKI, terutama merek, untuk melindungi identitas dan produk mereka. UMKM Wanyabi merespons positif terhadap bantuan dalam proses pembuatan HKI, termasuk promosi produk dalam acara Ote lion, pembuatan logo baru, dan poster promosi. Namun, implementasi pembuatan HKI UMKM Wanyabi mengalami kendala signifikan, terutama terkait dengan pihak Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Dan Menengah (PPKUKM) yang berlokasi di luar kota. Kendala ini menghambat kelancaran proses, menjadi hambatan utama dalam mendapatkanperlindungan HKI. Kesimpulannya, meskipun UMKM Wanyabi antusias dalam pembuatan HKI, tantangan administratif dengan pihak berwenang menjadi hambatan. Diperlukan upaya lebih lanjut untuk memastikan akses yang mudah dan efisien bagi UMKM dalam mendapatkan perlindungan HKI, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya HKI dalam pengembangan bisnis UMKM. ABSTRACTIn the business world, Intellectual Property Rights (IPR), particularly trademarks, play a crucial role. Companies that have registered trademark copyrights can strengthen their image and build consumer trust. This research aims to implement the process of creating Intellectual Property Rights (IPR), specifically trademarks, for Wanyabi MSMEs, focusing on food and beverages. The research method employed is qualitative with a field observation approach.The results of the Community Service Program (PKM) indicate that Wanyabi MSME are aware of the importance of having IPR, especially trademarks, to protect their identity and products. Wanyabi MSMEs responded positively to assistance in the IPR creation process, including promoting products at the Otelion event, creating new logos, and promotional posters. However, the implementation of IPR creation for Wanyabi MSMEs encountered significant challenges, particularly related to the Department of Industry, Trade, Small and Medium Enterprises (PPKUKM) located outside the city. This constraint hindered the smooth progression of the process and became a major obstacle in obtaining IPR protection. In conclusion, despite the enthusiasm of Wanyabi MSMEs in IPR creation, administrative challenges with the authorities pose obstacles. Further efforts are needed to ensure easy and efficient access for MSMEs to obtain IPR protection. Additionally, there is a need to enhance awareness of the importance of IPR in the development of MSMEs businesses.
Pendampingan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Dapur Si Mbull di Distrik 1 Cikarang Tristan Afrianto, Matthew; Hidayat, Victoriano; Owen Cornelius, Darren; Nathanael, Marchellino; Setiawan , Budi
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i2.4065

Abstract

ABSTRAK Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) atau yang dikenal sebagai UMKM di Indonesia, mewakili bisnis skala kecil yang dijalankan oleh perorangan atau kelompok kecil dengan tujuan memenuhi kebutuhan sehari-hari atau mendapatkan penghasilan tambahan. Banyak dari usaha-usaha ini beroperasi tanpa dokumen legal yang sesuai, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Hak Kekayaan Intelektual (HaKI/HKI). Karena dianggap berskala kecil, banyak UMKM yang kurang memperhatikan pengembangan merek, keberadaan media sosial, dan strategi promosi yang kuat. Kurangnya perhatian ini menciptakan tantangan ketika pihak lain mencoba meniru produk atau usaha serupa dengan menggunakan nama, logo, dan elemen lain yang sama dan kemudian mencari pengakuan legal. Sebagai respons terhadap masalah ini, sekelompok mahasiswa angkatan 2021 jurusan Pariwisata di Universitas Pradita menginisiasi proyek pengabdian kepada masyarakat untuk membantu UMKM dalam mendapatkan pengakuan legal. UMKM yang dipilih untuk proyek ini adalah "Dapur Si Mbull" di Cikarang. Mahasiswa terlibat dalam kerja lapangan untuk memfasilitasi proses registrasi legal bagi usaha tersebut. Hasil dari upaya mereka adalah Dapur Si Mbull berhasil memperoleh dokumen legal yang diperlukan, melindungi identitasnya dari penggunaan yang tidak sah oleh pihak lain. ABSTRACT Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), commonly known as UMKM in Indonesia,represent small-scale businesses undertaken by individuals or small groups with the aim ofmeeting daily needs or generating additional income. Many of these enterprises operate without proper legal documentation, such as Business Identification Number (NIB) and Intellectual Property Rights (IPR). Due to their perceived modest scale, these businesses often neglect the development of robust branding, social media presence, and promotional strategies. This lack of attention poses challenges when others attempt to replicate similar products or ventures using identical names, logos, and other elements and subsequently seek legal recognition. In response to this issue, a group of 2021 undergraduate students majoring in Tourism at Pradita University initiated a community service project to assist MSMEs in obtaining legal recognition. The selected MSME for this project was "Dapur Si Mbull" in Cikarang. The students engaged in fieldwork to facilitate the legal registration process for the business. The culmination of their efforts resulted in Dapur Si Mbull obtaining the necessary legal documentation, safeguarding its identity from unauthorized use by others.
Bedah Soal USK (Ujian Sertifikasi Kompetensi) Bidang Akuntansi Dengan Menggunakan Aplikasi Accurate Online Untuk Guru MGMP Akuntansi Jakarta Timur II Safri , Safri; Wijayanti, Dian
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 3 November 2024
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v8i3.4066

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu dari tridharma perguruan tinggi, dengan tujuan membantu masyarakat untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan mereka dalam berbagai bidang. terutama bidang akuntansi. Pelatihan dilaksanakan dengan peserta gurugur MGMP Akuntansi Jakarta Timur II. Pelatihan dengan bahasan adalah bedan soal Ujian Sertifikasi Kompetensi yang rutin dilaksanakan di SMK dengan menggunakan aplikasi akuntansi Accurate Online. Metode pelatihan adalah dengan ceramah, demonstrasi, praktek langsung menggunakan aplikasi Accurate Online, dan studi kasus dari UKK/USK terdahulu yang diperoleh dari download di internet. Tahapan pelatihan dilakukan dengan tahap awal dengan cara membagikan kuesioner kepada peserta berupa pre-test dan post-test. Tahap pelaksanaan penyuluhan dengan berdasarkan kasus USK yang sudah diberikan sebelum kegiatan dilakukan.Dari enam (6) pertanyaan yang diberikan melalui pre-test dan post-test, tingkat pemahaman peserta meningkat tidak ada yang tidak paham, tingkat pemahaman peserta meningkat Kata kunci : USK, PKM, MGMP, Accurate Accouting System dari cukup paham, menjadi paham dan penambahan dari tidak paham dengan growt sebesar 74% dari tidak paham, menjadi cukup paham, dan menjadi paham dengan growt sebesar 80% Community service activities are one of the tridharma of higher education, with the aim of helping the community to increase their capacity and skills in various fields. especially the field of accounting. The training was carried out with the participants of the East Jakarta II Accounting MGMP teachers. Training with the topic is the difference in Competency Certification Exam questions that are routinely carried out at SMK using the Accurate Online accounting application. The training methods were lectures, demonstrations, hands-on practice using the Accurate Online application, and case studies from previous UKK/USK obtained from downloads on the internet. The training stages were carried out with the initial stage by distributing questionnaires to participants in the form of pre-test and post-test. The implementation stage of the counselling was based on the USK case that had been given before the activity was carried out. Of the six (6) questions given through the pre-test and post-test, the level of understanding of the participants increased, no one did not understand, the level of understanding of the participants increased from quite understanding, to understanding and the addition of not understanding with a growth of 74% from not understanding, to quite understanding, and to understanding with a growth of 80%.
PKM Pendampingan Marketing UMKM Pecel Lele OMA Gabriella, Adelly; Marion, Grace; Windiana, Elizabeth; Lutfiah Syabina, Zahra; Setiawan, Budi
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i2.4067

Abstract

ABSTRAK Pecel Lele Oma merupakan UMKM yang berdiri dikarenakan sebagai syarat kelulusan atautugas akhir dari mahasiswa dan mahasiswi Universitas Prasetya Mulya. Pecel Lele Omajuga merupakan tempat makan pecel lele atau pecel ayam dengan menyuguhkan tempatmakan yang bersih dan kekinian dengan konsep berada di dalam ruko. Untuk mengoptimalkan promosi Pecel Lele Oma dilakukan berbagai macam strategi promosi dari pembuatan konten di sosial media seperti Instagram dan Tiktok hingga bekerja sama dengan Universitas Pradita dengan membuat diskon untuk mahasiswa/i Universitas Pradita yang bertujuan untuk dapat meningkatkan pendapatan dari Pecel Lele Oma dan juga meningkatkan kesadaran merek dari Pecel Lele Oma agar lebih dikenal oleh masyarakat luas. Dengan demikian, artikel ini dibuat agar dapat memberikan inovasi ataupun wawasan mengenai bagaimana UMKM kuliner Pecel Lele Oma menggunakan strategi promosi agar dapat mengembangkan bisnis Pecel Lele Oma dalam lingkungan bisnis kuliner yang kompetitif. ABSTRACT Pecel Lele Oma is a micro, small, and medium enterprise (MSME) established as a requirement for graduation or as a final project by students of Prasetya Mulya University. Pecel Lele Oma is also a dining place that serves pecel lele or pecel ayam, offering a clean and contemporary dining experience with a concept situated in a shophouse. To optimize the promotion of Pecel Lele Oma, various promotional strategies are implemented, ranging from creating content on social media platforms like Instagram and TikTok to collaborating with Pradita University by offering discounts to Pradita University students. These efforts aim to increase Pecel Lele Oma's revenue and enhance brand awareness, making it more widely recognized by the public. Therefore, this article is created to provide innovations and insights into how the culinary MSME Pecel Lele Oma utilizes promotional strategies to develop its business in a competitive culinary business environment.
Pendampingan Pembuatan NIB dan HAKI UMKM Ayam Geprek Chick Boom Gunadi, Jacklyn; Justin, Lionel; Patricia Ivada, Emelien; Olga Kurniawan, Gisela; Setiawan, Budi
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i2.4068

Abstract

ABSTRAKPengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah memegang peranan penting dalammeningkatkan perekonomian lokal dan nasional. Salah satu langkah krusial dalam mendukungpertumbuhan UMKM adalah dengan memberikan akses kepada mereka untuk memperoleh nomor induk berusaha (NIB) dan hak kekayaan intelektual (HAKI). Dengan adanya sistem Online Single Submission yang disediakan oleh pemerintah, pelaku UMKM dapat mendaftarkan usahanya dengan mudah menggunakan teknologi. Namun masih banyak pelaku usaha yang belum paham akan tata cara pengajuan NIB dan HAKI dikarenakan keterbatasan pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan umkm kepada restoran "Ayam Geprek Chick Boom" melalui penerapan NIB dan HAKI. Pendekatan pendampingan dilakukan dengan melibatkan tim peneliti bersama pelaku UMKM dalam rangka memahami, menyederhanakan, dan memfasilitasi proses perolehan NIB serta pendaftaran HAKI. ABSTRACTThe development of Micro, Small and Medium Enterprises plays an important role inimproving the local and national economy. One of the crucial steps in supporting the growth ofMSMEs is to provide them with access to obtain a Business Identification Number (NIB) andIntellectual Property Rights (HAKI). With the Online Single Submission system provided by thegovernment, MSMEs can register their businesses easily using technology. However, many business actors who still do not understand the procedures for applying for NIB and IPR due tolimited knowledge. This research aims to make a real contribution in empowering MSMEs to the"Ayam Geprek Chick Boom" restaurant through the application of NIB and IPR. The mentoringapproach was carried out by involving a research team with MSME actors in order to understand, simplify and facilitate the process of obtaining NIB and registering IPR.
Optimalisasi Edukasi Kekerasan Seksual di Sekolah: Kolaborasi dengan Tenaga Profesional untuk Pencegahan Efektif Maria, Ima; Fauziah, Cut; Susanti, Febriyolla
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i2.4069

Abstract

ABSTRAK Kekerasan seksual terhadap anak dan remaja merupakan masalah global yang signifikandan mengancam pencapaian beberapa target SDGs. Di Indonesia, kasus kekerasan seksualsering kali tidak dilaporkan, meskipun prevalensi di kalangan remaja, terutama perempuan, cukup tinggi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang kekerasan seksual melalui penyuluhan yang dilaksanakan di SMP Islam Dian Didaktika, Depok. Peserta penyuluhan terdiri dari siswa kelas VII hingga IX dan para guru. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan kuesioner pretes dan postes. Sebelum penyuluhan, hanya 53,51% siswa yang memiliki pengetahuan baik mengenai kekerasan seksual. Setelah penyuluhan, angka ini meningkat menjadi 62,56%, menunjukkan efektivitas penyuluhan dalam meningkatkan pemahaman siswa. Sebagian besar siswa (96,3%) juga mengakui pentingnya mendapatkan informasi dari tenaga profesional yang berkompeten. Hasil ini menekankan pentingnya peran tenaga profesional dalam edukasi kesehatan seksual dan urgensi penyuluhan berkala untuk mempertahankan serta meningkatkan pengetahuan siswa guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan sadar akan kekerasan seksual. ABSTRACT Sexual violence against children and adolescents is a significant global issue that threatens the achievement of several SDG targets. In Indonesia, sexual violence cases are often underreported, despite the high prevalence among adolescents, especially girls. This community service project aimed to enhance students' understanding of sexual violence through an educational program conducted at SMP Islam Dian Didaktika, Depok. Participants included students from grades VII to IX and teachers. The evaluation was conducted using pre- and post-test questionnaires. Before the program, only 53.51% of students demonstrated a good understanding of sexual violence. After the program, this increased to 62.56%, highlighting the effectiveness of the education in improving students' knowledge. The majority of students (96.3%) also recognized the importance of receiving information from qualified professionals. These findings emphasize the crucial role of professionals in sexual health education and the need for regular educational sessions to maintain and further enhance students' knowledge, fostering a safer, more aware learning environment regarding sexual violence.
Pendampingan Pembuatan Legalitas Usaha UMKM Makaroni Rame Rasa (MARASA) Alfin Gilang, Muhammad; Septian Prasmono, Nathaniel; Sugiarto, Bagus; Gavrila Jefferson, Lukas; Setiawan, Budi
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i2.4070

Abstract

ABSTRAK UMKM merupakan salah satu dari sekian banyak kegiatan usaha yang memiliki peran pentingserta besarnya kontribusi terhadap perekonomian nasional. Semakin tinggi angka usahaUMKM perorangan ataupun badan usaha, tentunya harus memiliki indikator dalam suatuusaha. Terdapat 4 indikator salah satunya adalah pemberian pengetahuan positif mengenailegalitas usaha. Penulis menemukan satu UMKM yang akan diberikan pendampingan untukmelakukan legalitas usaha. Penulis memilih UMKM ini dikarenakan UMKM ini sama sekalitidak memiliki legalitas usaha, dan juga bersedia untuk didampingi pembuatan legalitasusahanya. Faktor UMKM Marasa tidak membuat legalitas usaha dikarenakan minimnyapengetahuan tentang legalitaas usaha, mahalnya biaya yang harus dikeluarkan, dan tentunyapembuatan legalitas ini sangat rumit. Pendampingan yang Penulis lakukan untuk UMKMMarasa yaitu dengan pembuatan NPWP ( Nomor Pokok Wajib Pajak ), NIB ( Nomor IzinBerusaha ),HaKi ( Hak Kekayaan Intelektual ), namun, dalam proses pendampinganpembuatan terdapat kendala yang menyebabkan perubahan pembuatan HaKI (Hak KekayaanIntelektual) menjadi PB - UMKU (Perizinan Berusaha Untuk Menunjang Kegiatan Usaha).setelah itu dilanjutkan dengan pembuatan SPP-PIRT (Sertifikat Produksi Pangan IndustriRumah Tangga). Dengan adanya pendampingan ini UMKM Marasa memiliki legalitas usahaberupa, NPWP Perorangan, NIB, Sosial media berupa aplikasi instagram, GBS ( GoogleBussines Profile ) , pembuatan Menu, Pembuatan logo, Pembuatan Poster, serta menungguproses verifikasi surat PB-UMKU, yang akan dilanjutkan untuk pembuatan SPP-PIRT ABSTRACTMSMEs are one of the many business activities that have an important role and largecontribution to the national economy. The higher the number of individual MSME businessesor business entities, of course they must have indicators in a business. There are 4 indicators,one of which is providing positive knowledge regarding business legality. The author foundone MSME that will be given assistance to carry out business legality. The author chose thisMSME because this MSME has absolutely no business legality, and is also willing to beassisted in making its business legal. The Marasa MSME factor does not make business legaldue to the lack of knowledge about business legality, the high costs involved, and of coursemaking this legality is very complicated. The assistance that the author provided for MSMEMarasa was by creating NPWP (Taxpayer Identification Number), NIB (Business PermitNumber), IPR (Intellectual Property Rights), however, in the process of assistance in makingthere were obstacles that caused changes in the creation of IPR (Intellectual Property Rights)become PB - UMKU (Business Licensing to Support Business Activities). after that, proceedwith making SPP-PIRT (Home Industry Food Production Certificate). With this assistance,MSME Marasa has business legality in the form of Individual NPWP, NIB, Social media inthe form of the Instagram application, GBS (Google Business Profile), menu creation, logocreation, as well as waiting for the PB-UMKU letter verification process,which will continuefor making SPP-PIRT
Pendampingan UMKM CHIPAO Dimsum di Alam Sutera Gunawan, Liphing; Alvonsius Hendra, Nigel Alvonsius Hendra; Yen Wahyu, Yen; Setiawan, Budi
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i2.4071

Abstract

ABSTRAKIndustri makanan dan minuman tidak hanya bergerak di perusahaan, tetapi juga bergerakdi Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau yang biasa disebut UMKM. UMKM adalahsebuah usaha yang dijalankan, dikelola, dan dimiliki oleh perorangan atau badan usahayang telah memenuhi kriteria dan syarat-syarat sebagai usaha mikro. Untukmempertahankan UMKM di industri makanan dan minuman, diperlukannya memilikistrategi promosi. Sebagai mahasiswa program Studi Pariwisata, penulis mendapati bahwaUMKM CHIPAO Dimsum perlu pembimbingan untuk mengembangkan promosi agardapat meningkatkan penjualan dan dapat bersaing dengan usaha lain. Metode penelitianyang digunakan penulis adalah penelitian kualitatif dengan melakukan observasi, lalumenganalisis data hasil observasi. Hasil dari upaya tersebut adalah pemilik usahatermotivasi untuk bergerak secara maksimal dalam promosi usahanya. ABSTRACTThe food and beverage industry is not only engaged in companies, but also in Micro,Small and Medium Enterprises or what is commonly called MSMEs. MSME is a businessthat is run, managed, and owned by an individual or business entity that has met thecriteria and requirements as a micro business. To maintain MSMEs in the food andbeverage industry, it is necessary to have a promotional strategy. As a student of theTourism Study program, the author finds that CHIPAO Dimsum MSMEs need guidance todevelop promotions in order to increase sales and be able to compete with otherbusinesses. The research method used by the author is qualitative research by makingobservations, then analyzing the data from the observations. The result of these efforts isthat the business owner is motivated to move optimally in the promotion of his business.
Pelatihan Keterampilan Pembuatan Pola Outerwear di SMP/SMK Islam Madinatul Ilmi Sesnawati, Yeni; Matin Albar, Yoga
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i2.4072

Abstract

ABSTRAK Pelatihan keterampilan pembuatan pola outerwear bertujuan untuk memperluas wawasan dan menambah keterampilan dalam berkreatifitas bagi siswi SMP/SMK Islam Madinatul Ilmi di Kecamatan Muara Gembong Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini merupakan program Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan oleh dosen Program Studi Pendidikan Tata Busana UNJ dengan cakupan materi pengetahuan macam-macam ukuran yang dibutuhkan, cara mengambil ukuran, merubah pola dasar sesuai desain outerwear, dan menggunting pola sesuai desain. Peserta pelatihan pada kegiatan ini sebanyak 15 siswi yang dilaksanakan di SMP/SMK Islam MadinatulIlmi. Metode kegiatan yang dilakukan adalah ceramah, demonstrasi, dan eksperimen. Implementasi kegiatan di lakukan secara bertahap, yaitu pengetahuan mengenai busana outer dan cara pembuatan pola outerwear sesuai desain. Pada akhir kegiatan, peserta memberikan umpan balik mengenai kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai bahan evaluasi. Hasil pelatihan diperoleh pola outerwear bagi masing-masing siswa dan meningkatnya wawasan dan keterampilan siswa dalam membuat pola outerwear sesuai desain sehingga siswa dapat mengembangkan potensi diri dalam kehidupan bermasyarakat. ABSTRACT The training of outerwear pattern making skills aims to broaden the horizons and increase the skills in creativity for female students of SMP/SMK Islam Madinatul Ilmi in Muara Gembong District, Bekasi Regency. This activity is a Community Service program carried out by lecturers of the UNJ Fashion Design Education Study Program with a scope of knowledge material on the various sizes needed, how to take measurements, change basic patterns according to outerwear designs, and cut patterns according to designs. The training participants in this activity were 15 female students who were held at SMP/SMK Islam Madinatul Ilmi. The activity methods used werelectures, demonstrations, and experiments. The implementation of activities was carried out in stages, namely knowledge about outer clothing and how to make outerwear patterns according to designs. At the end of the activity, participants provided feedback on the activities that had been carried out as evaluation material. The results of the training were obtained outerwear patterns for each student and increased student insight and skills in making outerwear patterns according to designs so that students could develop their potential in community life.
Pengolahan Produk Dari Hasil Petani Strowbery Dan Umkm Di Desa Wisata Lebakmuncang Nengsih, Widya
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i2.4073

Abstract

ABSTRAK Pengolahan hasil pertanian, terutama stroberi, di Desa Lebakmuncang merupakan bagian integral dari keberlanjutan ekonomi lokal, khususnya melalui pemberdayaan masyarakat dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini mengeksplorasi strategi pengolahan produk stroberi yang dikembangkan oleh petani lokal dan UMKM, serta bagaimana pemberdayaan masyarakat berperan dalam pengelolaan hasil panen stroberi. Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi beberapa tahapan dalam pengolahan produk, mulai dari pengolahan dasar hingga tahap pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pemberdayaan masyarakat berkontribusi signifikan terhadap peningkatan nilai tambah produk stroberi dan menciptakan peluang baru bagi UMKM di daerah tersebut. Studi ini juga menilai keberhasilan program dari segi dampak ekonomi dan sosial terhadap komunitas lokal, dan mengusulkan strategi lebih lanjut untuk pengelolaan produk pertanian secara berkelanjutan. ABSTRACT The processing of agricultural products, particularly strawberries, in Lebakmuncang Village is an integral part of the sustainability of the local economy, especially through community empowerment and the development of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). This study explores the processing strategies for strawberry products developed by local farmers and MSMEs, as well as how community empowerment plays a role in managing strawberry harvests. Using qualitative methods, this research identifies several stages in productprocessing, from basic processing to marketing stages. The findings indicate that community empowerment programs significantly contribute to increasing the added value of strawberry products and creating new opportunities for MSMEs in the area. This study also assesses the success of the programs in terms of their economic and social impact on the local community and proposes further strategies for sustainable agricultural product management.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026 Vol. 10 No. 1 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 1 Maret 2026 Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025 Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 2 Juli 2025 Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 1 Maret 2025 Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 3 November 2024 Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 2 Juli 2024 Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 1 Maret 2024 Vol. 7 No. 3 (2023): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 7 No 3 November 2023 Vol 6 No 2 (2023): IKRAITH-ABDIMAS Vol 6 No 2 Juli 2023 Vol 6 No 1 (2023): IKRAITH-ABDIMAS Vol 6 No 1 Maret 2023 Vol 5 No 3 (2022): IKRAITH-ABDIMAS Vol 5 No 3 November 2022 Vol 5 No 2 (2022): IKRAITH-ABDIMAS No 2 Vol 5 Juli 2022 Vol 5 No 1 (2022): IKRAITH-ABDIMAS No 1 Vol 5 Maret 2022 Vol 4 No 3 (2021): IKRAITH-ABDIMAS No 3 Vol 4 November 2021 Vol 3 No 2 (2020): IKRAITH-ABDIMAS VOL 3 NO 2 BULAN JULI 2020 Vol 3 No 1 (2020): IKRAITH-ABDIMAS VOL 3 NO 1 BULAN MARET 2020 Vol 2 No 3 (2019): IKRAITH-ABDIMAS VOL 2 NO 3 BULAN NOVEMBER 2019 Vol 2 No 2 (2019): IKRAITH-ABDIMAS vol 2 Nomor 2 Bulan Juli 2019 Vol 2 No 1 (2019): IKRAITH-ABDIMAS vol 2 Nomor 1 Bulan Maret 2019 Vol 2 No 1 (2019): IKRAITH-ABDIMAS vol 2 Nomor 1 Bulan Maret 2019 Vol 1 No 2 (2018): IKRAITH-ABDIMAS vol 1 Nomor 2 Bulan November 2018 Vol 1 No 2 (2018): IKRAITH-ABDIMAS vol 1 Nomor 2 Bulan November 2018 More Issue