cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional MIPA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 697 Documents
Validitas Bahan Ajar Berbasis Masalah Otentik dengan Pendekatan Induktif-Deduktif Suryawan, I Putu Pasek; Juniantari, Made
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran pada mata kuliah Matematika Keuangan dan Program Linier di Program Studi Pendidikan Matematika Undiksha cenderung hanya dihadapkan pada penyajian masalah yang kurang memberikan ruang pada mahasiswa untuk mengaitkan pengalaman nyatanya dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi. Selain itu, penyajian materi pada bahan ajar yang yang tersedia lebih banyak disajikan dengan pendekatan deduktif, yang menyebabkan kesulitan mahasiswa dalam mempelajari materi, serta materi yang semestinya dapat dibayangkan oleh mahaiswa menjadi terlihat abstrak. Oleh karena itu, dikembangkanlah bahan ajar berbasis masalah otentik dengan pendekatan induktif-deduktif sebagai upaya meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Matematika Keuangan dan Program Linier. Pengembangan bahan ajar dalam penelitian ini mengikuti prosedur pengembangan produk dari Plomp. Pada tahun pertama penelitian ini dilakukan sampai pada tahap tes, evaluasi, dan revisi yaitu sampai melakukan validasi bahan ajar. Validitas isi dilihat dari kesesuaian bahan ajar dengan teori pengembangan yang dijadikan pedoman dan sesuai dengan tuntutan karakteristik model pembelajarannya. Validitas konstruk dilihat dari adanya keterkaitan yang konsisten dari setiap komponen bahan ajar yang dikembangkan dengan karakteristik model pembelajaran yang diperoleh melalui penilaian dua orang ahli. Hasil validasi ahli menyatakan bahwa bahan ajar yang dikembangkan tergolong kategori sangat valid dengan sedikit perbaikan.Kata kunci: bahan ajar, masalah otentik, pendekatan induktif-deduktif.
Variasi Konsentrasi Isolat Bakteri Penambat Nitrogen Non Simbiotik terhadap Pertumbuhan Bayam Cabut (Amaranthus tricolor) Ristiati, N P; Widiyanti, N L P M; Partati, N L K
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) pertumbuhan tanaman bayam cabut (Amaranthus tricolor) dengan pemberian isolat bakteri penambat nitrogen non simbiotik dengan variasi konsentrasi (10%, 20% dan 30%) dan (2) konsentrasi isolat bakteri penambat nitrogen non simbiotik yang paling efektif untuk pertumbuhan tanaman bayam cabut (Amaranthus tricolor). Penelitian ini merupakan penelitian sungguhan (true experimental) dengan desain The Randomized Post Test Only Control Group Design yang dilengkapi dengan rancangan lingkungan yaitu Rancangan Acak Lengkap. Sampel yang digunakan adalah tanaman bayam cabut (Amaranthus tricolor) dengan ciri morfologi yang sama yaitu dengan panjang 1,5 cm dan memiliki daun berjumlah dua helai. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik anava satu arah (Anova One Way). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan pertumbuhan tanaman bayam cabut (Amaranthus tricolor) dengan pemberian bakteri penambat nitrogen non simbiotik dengan variasi konsentrasi dengan nilai F 30,84 serta nilai signifikansi 0,0001 dan (2) isolat bakteri penambat nitrogen non simbiotik yang paling efektif untuk pertumbuhan tanaman bayam cabut (Amaranthus tricolor) adalah konsentrasi 20% dengan rata-rata berat kering 0,35 gram, karena dapat meningkatkan pertumbuhan sebesar 77,14%.Kata kunci: Amaranthus tricolor, isolat bakteri penambat nitrogen non simbiotik, pertumbuhan.
Analisis Kebutuhan Pengembangan E-Modul Fisika Interaktif Berbasis Masalah dalam Model BPBL untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA Sujanem, Rai; Suwindra, I Nyoman Putu; Suswandi, Iwan
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu pilar pendidikan abad 21 adalah keterampilan berpikir kritis (kbk). Namun, realita yang ada, kbk siswa SMA masih rendah, untuk itu perlu dicari alternatif pemecahannya. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis kebutuhan pengembangan modul elektronik fisika interaktif berbasis masalah (e-modul fisinberma) dalam model BPBL untuk meningkatkan kbk siswa SMA. Analisis kebutuhan meliputi: 1) studi literatur tentang konsep-konsep fisika yang esensial dan strategis, karakteristik e-modul fisinberma; 2) studi lapangan tentang konsep-konsep fisika esensial dan strategis yang telah diterapkan, alat-alat laboratorium dan ICT, (3) sumber belajar, dan (4) metode pembelajaran. Penelitian menggunakan metode survey pada 4 SMAN Singaraja. Subjek penelitian adalah 15 guru fisika dan 126 siswa SMA. Data dikumpulkan dengan wawancara, angket, observasi, dan tes. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa 1) produk kegiatan studi literatur adalah (a) daftar konsep-konsep fisika esensial, (b) karakteristik e-modul fisinberma: masalah sehari-hari yang tak terstruktur, kompetensi inti dan dasar, indikator, uraian konsep esensial, contoh kbk, dan LKS; 2) produk kegiatan studi lapangan, yaitu: (a) daftar konsep-konsep esensial, (b) daftar alat lab dan ICT cukup memadai, (c) daftar sumber belajar cukup memadai, namun belum tersedia referensi yang bermuatan kbk, (d) metode yang biasa diterapkan guru adalah metode diskusi, ceramah, penugasan, dan kadang-kadang PBL dan Web.Kata kunci: analisis kebutuhan, e-modul fisika interaktif berbasis masalah, berpikir kritis
Perendaman Tahu dengan Ekstrak Daun Sereh (Cymbopogon citratus) terhadap Kadar Serum Glutamate Pyruvate Transaminase Tikus Putih (Rattus norvegicus) Galur Wistar Jantan Widiyanti, N L P; Ristiati, N P; Mulyadiharja, S; Dewi, D A P I U
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis kadar Serum Glutamate Pyruvate Transaminase (SGPT) Rattusnorvegicus galur Wistar jantan setelah diberikan tahu yang direndam menggunakan akuades, formalin dan ekstrak daun sereh dengan variasi konsentrasi 20%, 40%, dan 60% (2) mengetahui konsentrasi ekstrak daun sereh (Cymbopogon citratus) sebagai pengawet alami tahu yang menghasilkan kadar Serum Glutamate Pyruvate Transaminase (SGPT) terendah pada Rattus norvegicusgalur Wistarjantan. Jenis penelitian ini adalah trueexperimental dengan desain the randomized posttest only control group design. Pada penelitian ini terdapat kelompok kontrol positif(formalin), kelompok kontrol negatif (akuades), kelompok perlakuan ekstrak daun sereh 20%, 40% dan 60%. Pemberian pakan berupa pellet tahu dilakukan selama sebulan dengan dosis sebanyak 10% dari berat tubuh Rattusnorvegicus dan pemberian air adlibitum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) tidak terdapat perbedaan kadar SGPT Rattusnorvegicus galur Wistar jantan setelah diberikan tahu yang direndam menggunakan akuades, formalin dan ekstrak daun sereh dengan variasi konsentrasi 20%, 40%, dan 60% (2) konsentrasi ekstrak daun sereh (Cymbopogon citratus) sebagai pengawet alami tahu yang menghasilkan kadar Serum Glutamate Pyruvate Transaminase (SGPT) terendah pada Rattusnorvegicus galur Wistar jantan yaitu pada konsentrasi 40% dengan rerata kadar SGPT 12,928 μ/l.Kata kunci: ekstrak, daun sereh, tahu, serum glutamate pyruvate transaminase.
Persepsi dan Partisipasi Masyarakat terhadap Pengelolaan Terumbu Karang di Pulau Lembongan, Bali Prasetia, I Nyoman Dodik; Supriharyono, .; Anggoro, Sutrisno; Sya’rani, Lachmuddin
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekosistem terumbu karang Pulau Lembongan memiliki nilai sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Pemanfaatan terdiri dari kegiatan: perikanan tangkap; budidaya perairan; perhubungan; dan pariwisata. Tingginya pemanfaatan kawasan terumbu karang dapat menurunkan daya dukung lingkungan. Beberapa indikator ke arah penurunan kualitas dan kuantitas terumbu karang adalah: 1. Pemanfaatan kawasan terumbu karang yang berlebihan; 2. Kegiatan pariwisata yang tidak ramah lingkungan; 3. Kegiatan investasi yang tidak sehat; dan 4. Perebutan kawasan pesisir antar stakeholder. Penelitian bertujuan untuk mengetahui persepsi dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kawasan terumbu karang. Penelitian dilakukan dengan penyebaran kuisioner dan wawancara. Penelitian menunjukkan masyarakat Pulau Lembongan menyadari terumbu karang memberikan manfaat terhadap kehidupan seperti: terumbu karang sebagai rumah ikan dan karang berfungsi memecah gelombang. Persepsi masyarakat terhadap kondisi karang 10 tahun yang lalu dengan sekarang adalah terjadinya penurunan dalam kuantitas dan kualitas. Tingkat pastisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan dalam kategori tinggi, dimana: 1) masyarakat menyatakan siap melakukan upaya pelestarian lingkungan; dan 2) masyarakat ingin terlibat aktif dalam pelestarian lingkungan. Hal ini menunjukkan masyarakat menyadari ada kaitan antara karang dengan kehidupan masyarakat.Kata kunci: terumbu karang, masyarakat Pulau Lembongan, persepsi dan partisipasi
Wisata Rurung Berorientasi Ergo-Entrepreneurship Dengan Pesona Kampung Sutajaya, I Made; Warpala, I Wayan Sukra
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengetahui implementasi wisata rurung bersih dan hijau berorientasi ergo-entrepreneurship dengan pesona kampung dapat meningkatkan sikap kewirausahaan dan kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya. Penelitian quasi eksperimental yang dipadukan dengan pendekatan Sistemik, Holistik, Interdisipliner, dan Partisipatore (SHIP) ini melibatkan 32 subjek yang dipilih secara acak bertingkat. Rancangan penelitian menggunakan post test only group design (treatment by subject design). Variabel bebasnya adalah pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan wisata rurung bersih dan hijau berorientasi ergo-entrepreneurship dengan pesona kampung dan variabel tergantung adalah sikap kewirausahaan dan kepedulian terhadap kondisi lingkungan pemukiman. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan mencari persentase perubahan dan dilanjutkan dengan uji beda t paired pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) implementasi wisata rurung bersih dan hijau berorientasi ergo-entrepreneurship dapat meningkatkan sikap kewirausahaan masyarakat setempat secara bermakna sebesar 21,61% (p<0,05), (2) implementasi wisata rurung bersih dan hijau berorientasi ergo-entrepreneurship dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan pemukiman secara bermakna sebesar 22,47% (p<0,05), dan (3) kendala yang dihadapi terkait dengan implementasi wisata rurung bersih dan hijau berorientasi ergo-entrepreneurship lebih bersifat teknis dan ekonomis yang dapat ditanggulangi melalui program kesadaran (awareness program). Simpulannya adalah implementasi wisata rurung bersih dan hijau berorientasi ergo-entrepreneurship dapat meningkatkan sikap kewirausahaan dan kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan pemukiman.Kata Kunci: Ergo-entrepreneurship, Pemberdayaan, dan Wisata Rurung
Pengembangan Media Pembelajaran Flashcard Materi Bilangan Oksidasi dan Tata Nama Ssenyawa Sudria, Ida Bagus Nyoman; Selamat, I Nyoman; Hendradatha, I Wayan Ricky Abbas
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan media pembelajaran flashcard materi bilangan oksidasi dan tata nama senyawa dan mendeskripsikan (2) karakteristik serta (3) penilaian dan tanggapan dari validator tentang media pembelajaran flashcard tersebut. Prosedur penelitian mengadaptasi model pengembangan Hannafin dan Peck yang meliputi fase Need Assess, Design, dan Develop/Implement. Prosedur penelitian ini dibatasi hingga fase pengembangan dan validasi produk dilakukan hanya dengan expert judgment saja. Hasil dari penelitian ini adalah media pembelajaran flashcard materi bilangan oksidasi dan tata nama senyawa dengan karakteristik yang memberdayakan bentuk dan warna. Pasangan kartu flashcard dibuat dengan bentuk puzzle bergigi dan berwarna untuk menunjukkan besar biloks, sementara posisi gigi puzzle untuk menunjukkan tanda positif atau negatif biloks. Media flashcard ini dilengkapi dengan buku panduan penggunaan. Hasil validasi terhadap produk menunjukkan bahwa media flashcard dan buku panduan penggunaan mendapat validitas baik pada aspek pembelajaran dan aspek media. Dapat disimpulkan bahwa produk berupa media flashcard dan buku panduan penggunaan dapat dikembangkan dengan model pengembangan Hannafin dan Peck.Kata-kata kunci: media pembelajaran flashcard, bilangan oksidasi, tata nama senyawa.
MASALAH-MASALAH GEOMETRI BIDANG UNTUK MENGONSTRUKSI KONJEKTUR MATEMATIKA Astawa, I Wayan Puja; Sukajaya, I Nyoman
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengonstruksi konjektur matematika dalam pembelajaran dapat dimulai dengan menyiapkan masalah-masalah yang menantang untuk berpikir kritis dan kreatif. Sejalan dengan hal tersebut maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan masalah-masalah geometri bidang yang dapat digunakan untuk mengonstruksi konjektur matematika. Pengembangan masalah-masalah geometri bidang dilakukan dengan penelitian desain dan pengembangan model 4D dari Thiagarajan, dkk. Masalah yang dikembangkan selanjutnya diuji validitasnya melalui uji ahli dengan teknik Gregory dan uji kecukupan informasi untuk mengonstruksi konjektur dengan melibatkan 40 orang mahasiswa. Penelitian menghasilkan gambaran terhadap konsep-konsep geometri bidang yang esensial di sekolah menengah dan masalah-masalah geometri bidang untuk mengonstruksi konjektur matematika dari konsep-konsep tersebut. Konsep-konsep geometri bidang esensial dalam pembelajaran di sekolah meliputi bangun-bangun datar, luas, keliling, dan pencerminan. Sementara itu, masalah-masalah geometri bidang yang dikembangkan dari konsep-konsep tersebut sebanyak 3 buah. Masalah-masalah yang dikembangkan bersifat valid melalui uji ahli dengan indeks validitas Gregory sebesar 1. Uji empiris terhadap 40 mahasiswa menunjukkan rata-rata 59,6% mahasiswa mampu mengonstruksi konjektur dari masalah-masalah tersebut.Kata kunci: masalah-masalah geometri bidang, konsep esensial, konjektur matematika
DIVERSITAS SPESIES IKANPADA EKOSISTEM PESISIR DESA PACUNG KABUPATEN BULELENG BALI Setiabudi, Gede Iwan; Merta, Gede; Sakti, Maria Niken Tri Ubaya; Mariasa, I Putu Mangku
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui diversitas ekosistem pesisir Desa Pacung Kecamatan Tejakula Buleleng, Bali. Hal tersebut berkaitan dengan pencadangan desa tersebut untuk RZWP3K (Rencana Zonasi Wilayah Perairan dan pulau-pulau Kecil) di kawasan perairan Kabupaten Buleleng. Hasilnya akan menjadi bahan pertimbangan untuk mengambil keputusan zonasi wilayah perairan. Metode yang digunakan mengambil data dibagi 2 yaitu wawancara dan untuk data bawah air digunakan tehnik penyelaman, videografi dan fotografi. Pengambilan data dilakukan pada 18 stasiun di bulan Maret 2018. Jumlah ikan yang berhasil diidentifikasi adalah 73 spesies. Jumlah tersebut berasal dari 10 ordo yaitu Callionimiformes, Gobiiformes, Perciformes, Pleuronectiformes, Scombriformes, Scorpaeniformes, Tetraodontiformes dan Trachiniformes. Ordo yang mendominasi adalah Perciformes, sebesar 80,2%. Delapan ordo ikan yang teridentifikasi berasal dari kawasan dengan tutupan terumbu karang yang rendah.Kata Kunci: Diversitas, Ikan, Ordo, Perciformes, Pacung
STRATEGI PELAYANAN PRIMA DI LABORATORIUM JURUSAN PENDIDIKAN FISIKA FMIPA UNDIKSHA SINGARAJA Budiada, I Ketut; Lasia, I Ketut
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menggali strategi pelayanan untuk diterapkan di Laboratorium Jurusan Pendidikan Fisika dalam rangka mengatasi beberapa permasalahan yang timbul yang berakibat pada terganggunya kelancaran pelayanan. Berbagai permasalahan di laboratorium yang timbul seperti sirkulasi peralatan yang tidak lancar, peminjaman dan pengembalian alat yang tidak tepat waktu, tidak tertibnya peminjaman, praktikum yang berjalan lebih lama dari alokasi waktu yang diberikan, dan terjadinya kerusakan alat. Hal tersebut tidak hanya membuat laboran kewalahan tetapi juga kurang puasnya praktikan terhadap pelayanan yang diberikan oleh pihak laboratorium. Usaha-usaha pelayanan prima yang dapat dilakukan antara lain adanya struktur organisasi di laboratorium, kerjasama yang baik antar laboran, tersusunnya jadwal penggunaan laboratorium, adanya mekanisme dan diagram alir peminjaman alat, tersedianya inventarisasi alat dan bahan serta peningkatan sumber daya manusia. Terjalinnya kerjasama yang baik antara laboran dan pihak pengguna laboratorium akan mengakibatkan praktikum di laboratorium berjalan lancar dan tertib.Kata-kata kunci: laboratorium, strategi pelayananAbstract: This written aimed to explore the strategy of service applying at physics department of education in order to solve the problems that disturbed practices in the laboratory. Various problems at laboratory like not good sirculation of equipment, no queued, longer practices and many tools broken. So that laboratory assistant could not service the student well and no satisfied for the student. The efforts of prima service can be applied in the laboratory like good laboratory organizational structure, good cooperation among the laboratory staff, schedule the use of laboratory, mechanism and flow chart of borrowing equipment, inventarization of materials and tools and also development of human resources. Good cooperation between laboratory staff and users can cause practices in the laboratory run well. Keywords: laboratory, strategy of service