cover
Contact Name
Hidayatus Sibyan
Contact Email
hsibyan@unsiq.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
hsibyan@unsiq.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. wonosobo,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Economic, Management, Accounting and Technology (JEMATech)
ISSN : 26228394     EISSN : 26228122     DOI : -
Core Subject : Economy,
Journal of Economic, Management, Accounting and Technology (JEMATech) is a scientific journal published by the Faculty of Economics Qur’anic Science University (UNSIQ) Wonosobo, Indonesia since 2018. JEMATech scope is the science of economics, management, accounting and Technology with ISSN (print): 2622-8394 and ISSN (online): 2622-8122.
Arjuna Subject : -
Articles 305 Documents
Fraud sebagai Pemoderasi Hubungan CSR dan Nilai Perusahaan Tambang Sony Surya Manggala Putra; Edy Suprianto; Erlinda Ramadhani Permata Putri
Journal of Economic, Management, Accounting and Technology (JEMATech) Vol 9 No 2 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jematech.v9i2.10967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap nilai perusahaan dengan mempertimbangkan fraud sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2024. Isu CSR dan fraud menjadi relevan pada sektor pertambangan karena tingginya eksposur perusahaan terhadap risiko lingkungan, sosial, tata kelola, dan reputasi. Penelitian ini menggunakan data panel dengan 290 observasi. CSR diproksikan melalui indeks pengungkapan berbasis Global Reporting Initiative (GRI), fraud diproksikan menggunakan F-Score Dechow, sedangkan nilai perusahaan diukur dengan Price to Book Value (PBV). Teknik analisis yang digunakan adalah Random Effect Model (REM) dengan robust standard errors. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CSR berpengaruh positif dan signifikan terhadap PBV, sedangkan fraud tidak berpengaruh langsung terhadap PBV. Selain itu, interaksi antara CSR dan fraud terbukti signifikan, yang menunjukkan bahwa efektivitas CSR terhadap nilai perusahaan bergantung pada tingkat risiko fraud. Mengingat nilai F-Score dalam sampel berada pada rentang negatif, interpretasi arah moderasi perlu mempertimbangkan karakteristik skala pengukuran fraud. Temuan ini menegaskan bahwa CSR dapat berkontribusi terhadap peningkatan nilai perusahaan apabila didukung oleh integritas, transparansi, dan tata kelola perusahaan yang baik.
Transformasi Strategis Perguruan Tinggi Islam Berbasis Tata Kelola: Analisis Roadmap Institusional Eko Prawoto; M. Trihudiyatmanto
Journal of Economic, Management, Accounting and Technology (JEMATech) Vol 9 No 2 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jematech.v9i2.10982

Abstract

Transformasi pendidikan tinggi menuntut perguruan tinggi untuk menyusun strategi institusional yang adaptif dan berbasis tata kelola yang kuat. Penelitian ini bertujuan menganalisis posisi strategis, konsistensi roadmap, serta kedalaman transformasi berbasis tata kelola dalam Renstra 2025–2029 Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui analisis dokumen strategis, meliputi SWOT, IFAS–EFAS, strategic grid positioning, serta arah kebijakan institusional. Hasil analisis menunjukkan bahwa UNSIQ berada pada Kuadran I (Growth Strategy) dengan koordinat (0,42; 0,60), yang mengindikasikan kondisi internal relatif kuat dan peluang eksternal signifikan. Roadmap institusional relatif selaras dengan strategi pertumbuhan, terutama dalam aspek internasionalisasi, penguatan SDM, digitalisasi, dan tata kelola berbasis transparansi serta akuntabilitas. Namun demikian, kedalaman transformasi masih dominan pada level kebijakan dan memerlukan penguatan implementatif pada aspek model bisnis, diversifikasi pendanaan, serta integrasi data governance. Penelitian ini memperkuat konsep governance-driven strategic transformation pada perguruan tinggi Islam dan memberikan rekomendasi penguatan implementasi roadmap agar pertumbuhan institusional berlangsung secara berkelanjutan.
Connecting Heritage and High-Tech: Digital Strategy for Sustainable Growth in Indonesian Batik SMEs M. Elfan Kaukab; Ali Akbar Anggara; Muhamad Agung Dharmajaya
Journal of Economic, Management, Accounting and Technology (JEMATech) Vol 9 No 2 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jematech.v9i2.11040

Abstract

The batik industry represents an important component of Indonesia’s cultural heritage and regional economy. However, increasing digital disruption requires batik small and medium-sized enterprises (SMEs) to strengthen their ability to reach customers, develop products, and respond to changing market conditions. This study examines the effect of digital marketing capabilities on business performance by investigating the mediating roles of ambidextrous innovation and market capitalization agility. Survey data were collected from 223 batik SMEs in Central Java and analyzed using structural equation modelling (SEM). The findings show that digital marketing capabilities significantly enhance exploitative innovation and market capitalization agility. These capabilities function as important mechanisms through which digital marketing contributes to improved business performance. In contrast, digital marketing capabilities do not have a significant direct effect on business performance, indicating that digital adoption alone is insufficient to generate superior outcomes. Performance improvements depend on firms’ ability to translate digital marketing capabilities into innovation activities and agile market responses. This study contributes to the strategic fit and dynamic capabilities perspectives by integrating digital marketing capabilities, ambidextrous innovation, and market agility within a unified framework. Practically, batik SMEs should align digital marketing initiatives with continuous product refinement, commercialization, and rapid adaptation to market changes. The findings provide insights for strengthening the competitiveness and sustainability of heritage-based SMEs in the digital era.
Niat Kecurangan Sebagai Determinan Utama Kecurangan Akademik Mahasiswa Akuntansi Maria Entina Puspita; Elen Krisnianda; Maria Rutverra Agnestiana
Journal of Economic, Management, Accounting and Technology (JEMATech) Vol 9 No 2 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jematech.v9i2.11068

Abstract

Integritas akademik merupakan fondasi utama pendidikan tinggi yang menentukan kualitas lulusan, kredibilitas institusi, serta keberlanjutan pengembangan ilmu pengetahuan, sehingga berbagai ancaman terhadap integritas akademik menjadi isu strategis untuk diteliti. Kecurangan akademik menjadi salah satu keprihatinan bagi civitas akademika di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self control, tekanan akademik dan niat kecurangan terhadap kecurangan akademik mahasiswa jurusan akuntansi STIE AMA Salatiga. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada responden dan diperoleh sampel sebanyak 60 mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji t, uji F, uji regresi linier berganda dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan self control, tekanan akademik dan niat kecurangan berpengaruh signifikan terhadap kecurangan akademik mahasiswa. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,603 menunjukkan bahwa 60,3% variasi kecurangan akademik dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen, sedangkan 39,7% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian. Secara parsial, self control dan tekanan akademik tidak berpengaruh signifikan terhadap kecurangan akademik, sedangkan niat kecurangan berpengaruh positif dan signifikan serta menjadi variabel yang paling dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku kecurangan akademik lebih ditentukan oleh faktor psikologis berupa niat, dibandingkan faktor kontrol diri dan tekanan akademik.
Transformasi SDM dan Kesejahteraan Masyarakat Kampung Margo Utomo melalui Program Kesetiakawanan Sosial Ainun Nabilah; Fifi Lailatun Nikma; Muhammad Hasan; Nurus Sobakh
Journal of Economic, Management, Accounting and Technology (JEMATech) Vol 9 No 2 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jematech.v9i2.11300

Abstract

Ketimpangan ekonomi dan keterbatasan kualitas sumber daya manusia di wilayah pedesaan masih menjadi tantangan dalam pembangunan sosial di Indonesia. Oleh karena itu, pemberdayaan sosial melalui program berbasis masyarakat menjadi penting untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Program Kampung Kesetiakawanan Sosial dalam pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kampung Margo Utomo di Desa Prodo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas perangkat desa, pengelola BUMDes, dan masyarakat penerima manfaat program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Kampung Kesetiakawanan Sosial mampu meningkatkan kualitas SDM melalui pelatihan keterampilan, penguatan partisipasi masyarakat, serta pengembangan usaha ekonomi produktif. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan pendapatan masyarakat sehingga turut mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Kampung Margo Utomo. Selain itu, program juga memperkuat solidaritas sosial dan kemandirian masyarakat dalam mengelola potensi desa. Namun, pelaksanaan program masih menghadapi beberapa kendala, seperti ketergantungan terhadap mitra pemasaran dan keterbatasan anggaran dalam pengembangan usaha. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dan koordinasi yang lebih optimal agar program dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Manajemen SDM Inovatif dan Kinerja Pekerja Gig: Peran Mediasi Work Engagement dan Moderasi Pelemahan Algorithmic Management Tomi Agus Triono; Sugiyanto Sugiyanto; Reno Candra Sangaji
Journal of Economic, Management, Accounting and Technology (JEMATech) Vol 9 No 2 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jematech.v9i2.11343

Abstract

Digitalisasi yang masif mendorong dominasi ekonomi gig di pasar kerja informal Indonesia, yang memicu paradoks antara fleksibilitas waktu dan kerentanan perlindungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh praktik Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) inovatif terhadap kinerja pekerja gig, dengan menguji peran mediasi work engagement dan peran moderasi algorithmic management. Menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori, data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dari 150 responden pengemudi transportasi daring di Yogyakarta. Analisis data menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dibantu perangkat lunak SmartPLS 4.  Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa praktik Manajemen SDM inovatif (pelatihan digital dan insentif transparan) berpengaruh positif signifikan terhadap work engagement ( = 0.458, p = 0.000) dan kinerja pekerja (  = 0.769, p = 0.002). Selanjutnya, work engagement terbukti memediasi hubungan antara Manajemen SDM inovatif dan kinerja secara parsial (  = 0.173, p = 0.002). Temuan krusial dan kebaruan dalam penelitian ini membuktikan bahwa algorithmic management memiliki efek moderasi negatif yang signifikan (  = -0.127, p = 0.016). Kontrol digital yang terlampau ketat dan kaku justru memperlemah dampak positif dari inisiatif MSDM inovatif terhadap kinerja. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya penyusunan etika algoritma yang humanis dan regulasi inklusif guna menjaga keberlanjutan ekosistem kerja digital dan kesejahteraan pekerja.
Nilai Perusahaan dalam Perspektif ESG Risk Rating, Leverage, dan Profitabilitas Jesica Jesica; Bornok Situmorang
Journal of Economic, Management, Accounting and Technology (JEMATech) Vol 9 No 2 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jematech.v9i2.11485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ESG risk rating dan leverage terhadap firm value dengan profitabilitas sebagai variabel moderasi pada perusahaan non-keuangan yang tergabung dalam indeks LQ45 Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perhatian terhadap isu ESG dalam keputusan investasi serta adanya inkonsistensi hasil penelitian terdahulu terkait hubungan ESG risk rating, leverage, dan firm value. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel melalui Fixed Effect Model dan Moderated Regression Analysis (MRA). Sampel penelitian terdiri dari 113 observasi yang dipilih menggunakan metode saturation sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ESG risk rating tidak berpengaruh signifikan terhadap firm value, sedangkan leverage berpengaruh negatif dan signifikan terhadap firm value. Profitabilitas terbukti mampu memperlemah pengaruh negatif ESG risk rating terhadap firm value, namun tidak mampu memoderasi pengaruh leverage terhadap firm value. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis melalui pengujian peran moderasi profitabilitas dalam hubungan ESG risk rating, leverage, dan firm value. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa perusahaan perlu mengelola leverage dan profitabilitas secara optimal untuk menjaga kepercayaan investor dan meningkatkan nilai perusahaan.
Model Indeks Kendali Mutu-Biaya (IKMB) untuk Prioritas Preservasi Jalan Perkotaan Endah Atika; Agus Erwansyah; Galang Fajar Pratama; Mega Wiji Pramana; Askabul Muiza; Endah Praptiwi
Journal of Economic, Management, Accounting and Technology (JEMATech) Vol 9 No 2 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jematech.v9i2.11722

Abstract

Kerusakan jalan perkotaan tidak hanya menurunkan tingkat pelayanan, tetapi juga meningkatkan biaya operasional kendaraan, risiko keterlambatan distribusi, dan kebutuhan anggaran pemeliharaan yang semakin besar. Penelitian ini bertujuan menyusun model prioritas preservasi jalan berbasis integrasi mutu, risiko pelaksanaan, dan implikasi ekonomi pada ruas Jalan Letjen MT Haryono, Purbalingga. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan data observasi lapangan, dokumentasi kondisi perkerasan, wawancara pelaksana pekerjaan, serta kajian literatur terkini untuk menyusun parameter penilaian. Analisis dilakukan melalui identifikasi jenis kerusakan, penyebab, metode penanganan, pengendalian mutu dan pembobotan parameter penyusun IKMB. Hasil menunjukkan bahwa kerusakan dominan berupa retak ringan, ketidakrataan permukaan, ketidaklekatan lapis permukaan dan kerusakan berat yang memerlukan rekonstruksi. Faktor penyebab utama meliputi beban kendaraan berlebih, tingginya volume lalu lintas, bertambahnya umur perkerasan, genangan akibat system drainase yang kurang memadai, serta ketidaksesuaian mutu campuran agregat. Perhitungan IKMB menghasilkan nilai pemeliharaan local retak ringan sebesar 63, Leveling dan overlay pada ketidakrataan sebesar 69, rekonstruksi titik kerusakan berat sebesar 85 dan perbaikan drainase pendukung sebesar 66. Kebaruan penelitian ini adalah usulan Indeks Kendali Mutu-Biaya (IKMB) sebagai alat bantu manajemen konstruksi untuk mengurutkan prioritas penanganan berdasarkan tingkat kerusakan, risiko lalu lintas, risiko mutu, dan kelayakan biaya. Model ini mengarahkan pemeliharaan dari pola reaktif menuju preservasi preventif yang lebih ekonomis.
Digitalisasi Mandiri UMKM Desa Sumberkima: Dari Media Sosial Menuju Penguatan Ekonomi Lokal Arief Rachman Afandy; Moh. Fakhri Siddiqi
Journal of Economic, Management, Accounting and Technology (JEMATech) Vol 9 No 2 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jematech.v9i2.11751

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan literatur mengenai implementasi digitalisasi UMKM di wilayah pedesaan, meskipun memiliki dampak signifikan terhadap struktur ekonomi masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penerapan, faktor pendukung dan penghambat, serta kontribusi nyata digitalisasi terhadap penguatan ekonomi lokal. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif studi kasus dengan melibatkan 5 informan pelaku UMKM lintas sektor (ikan hias, kuliner, kerajinan tangan, akomodasi villa, dan transportasi wisata) di Desa Sumberkima yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui teknik analisis data model Miles dan Huberman. Temuan menunjukkan bahwa digitalisasi UMKM di Desa Sumberkima berkembang secara bertahap dan otodidak berbasis media sosial, didorong oleh modal HP dan internet, namun dihambat oleh rendahnya literasi digital serta risiko kepercayaan transaksi. Secara konkret, digitalisasi terbukti mendongkrak ekonomi lokal dengan melipatgandakan pendapatan, seperti pada usaha kuliner yang omzetnya melonjak dari Rp5 juta menjadi Rp10 juta, perluasan pasar kerajinan tangan dari 2 dus menjadi 4–5 dus hingga ke luar daerah, serta penciptaan lapangan kerja baru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa digitalisasi secara organik mampu memperkuat ekonomi desa wisata. Implikasinya memberikan kontribusi teoretis pada pengembangan teori TAM dan Difusi Inovasi di pedesaan, serta rekomendasi praktis bagi pemerintah desa untuk mengadakan program pelatihan digital terstruktur guna mengatasi kesenjangan kapasitas antar-pelaku usaha.
Praktik Blue Economy Berbasis Kearifan Lokal dan Maqāṣid Syari'ah di Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone Widya Astuti; Abdulahanaa Abdulahanaa; Kamiruddin Kamiruddin
Journal of Economic, Management, Accounting and Technology (JEMATech) Vol 9 No 2 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jematech.v9i2.11794

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan meningkatnya tekanan eksploitasi sumber daya pesisir di tengah praktik pengelolaan tambak tradisional, nilai budaya dan religius, namun belum banyak dikaji melalui kerangka maqāṣid syari'ah, khususnya hifẓ al-bi'ah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana penerapan praktik blue economy dan dampak terhadap keberlanjutan penerapan Blue Economy pada masyarakat pesisir di Kecamatan Cenrana, serta bagaimana prinsip Hifdz al-Bi’ah diterapkan dalamm pengelolaan sumber daya laut dan keberlanjutan ekonomi masyarakatt.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif jenis penelitian lapangan, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalamm, dan dokumentasi, serta dianalisis secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik Blue Economy masyarakatt Cenrana bersifat substantif namun belum sistemik: kinerja kuat pada efisiensi sumber daya dan keberlanjutan ekologis, namun masih terdapat kontradiksi pada minimisasi limbah akibat peralihan ke bahan plastik. Enam dari delapan desain Ostrom yang dikaji terpenuhi (clearly defined boundaries, congruence between appropriation rules and local conditions, collective-choice arrangements, monitoring, graduated sanctions, minimal recognition of rights to organize). Dari perspektif maqāṣid syari'ah, hifẓ al-bi'ah dan hifẓ al-nafs terpenuhi secara substantif, sedangkan hifẓ al-māl baru terpenuhi pada dimensi perlindungan. Penelitian ini berkontribusi secara metodologis dengan menunjukkan bahwa maqāṣid syari'ah dapat difungsikan sebagai alat analisis empiris, bukan sekadar perspektif normatif tambahan, dalamm kajian ekonomi pesisir berkelanjutan.