cover
Contact Name
Tori Rihiantoro
Contact Email
toririhiantoro@poltekkes-tjk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalkeperawatan@poltekkes-tjk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. lampung selatan,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
ISSN : 19070357     EISSN : 26552310     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Fokus jurnal adalah informasi tentang penelitian dan kajian di bidang keperawatan dan kesehatan. Jurnal ini diterbitkan setiap 6 bulan (April dan Oktober) dalam Bahasa Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 321 Documents
STRES PADA REMAJA PUTERI YANG MENGALAMI DYSMENORRHEA DI KOTA BANDAR LAMPUNG Ayudiah Pengesti; R. Pranajaya; Nurchairina Nurchairina
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 2 (2018): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.058 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v14i2.1297

Abstract

Dysmenorrhea merupakan kejadian yang sering dialami para wanita khususnya remaja yang berusia 10-20 tahun. Angka kejadian di Bandar Lampung masih tinggi, yaitu 71,4%. Kejadian dysmenorrhea menyebabkan sebagian besar remaja mengalami stres. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh siswi sebuah sekolah di Bandar Lampung, dengan jumlah sampel sebanyak 80 sampel yang ditetapkan dengan teknik random sampling. Data yang diambil adalah data primer, alat yang digunakan berupa kuesioner.Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dengan persentase dan bivariat dengan Chi Square.Hasil penelitian responden yang mengalami stress 76%, kemudian yang mengalami dysmenorrhea primer 81%. Hasil uji statistik dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara stress dengan kejadian dysmenorrhea primer dengan p-value 0,003dan OR=5,610. Saran bagi petugas kesehatan di sekolah-sekolah agar dapat melakukan kegiatan non akademik di sekolah seperti senam setiap seminggu sekali untuk merelaksasikan diri serta memberikan pendidikan kesehatan tentang stress dan dysmenorrhea primer pada siswi setiap sebulan sekali untuk meningkatkan pengetahuan dan mengetahui cara pencegahan penanganan ketika mengalami stress dan dysmenorrhea primer.
PENGARUH AROMATERAPI JAHE TERHADAP MUAL MUNTAH PADA PASIEN PASKA OPERASI DENGAN ANESTESI UMUM Ayu Retno Kinasih; Efa Trisna; Siti Fatonah
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 2 (2018): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.55 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v14i2.1302

Abstract

Mual muntah pasca operasi terjadi berkisar 20-30% dari seluruh pembedahan umum dan lebih kurang 70-80% pada kelompok risiko tinggi di Amerika Serikat. Sedangkan untuk Indonesia, angka kejadian mual muntah pasca operasi belum tercatat dengan jelas. Pada pre survey yang dilakukan di ruang rawat inap bedah wanita, terdapat tujuh pasien pasca operasi dengan anestesi umum, tiga (43%) diantaranya mengeluh mual muntah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aromaterapi jahe terhadap mual muntah pada pasien pasca operasi dengan anestesi umum di ruang Mawar dan Kutilang RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan desain Non Equivalent Control Group. Jumlah sampel 16 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji t-Independent.Hasil penelitian ini didapatkan ρ<0.05 yaitu ρ=0.003, ini berarti ada perbedaan skor mual muntah pasca operasi pada kelompok kontrol dan intervensi dengan selisih mean 0.88. Saran bagi RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung diharapkan terapi komplementer aromaterapi jahe dapat diterapkan pada pasien yang mengalami mual muntah pasca operasi, bagi responden diharapkan dapat menggunakan aromaterapi jahe jika terjadi mual muntah di kemudian hari.
HUBUNGAN PERILAKU MENYIKAT GIGI PADA MALAM HARI DENGAN TINGKAT KEPARAHAN GINGIVITIS PADA REMAJA DI BANDAR LAMPUNG Linasari Linasari; Karsal Meilendra
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 2 (2018): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.988 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v14i2.1307

Abstract

Menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan cara menyikat gigi diwaktu yang tepat pada malam hari sebelum tidur belum menjadi perilaku masyarakat Indonesia. Hal tersebut tentu saja dapat menyebabkan berbagai masalah, salah satunya adalah gingivitis.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengaruh perilaku menyikat gigi pada malam hari terhadap terjadinya Tingkat keparahan gingivitis pada remaja  Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif Analitik dengan pendekatan cross sectional.Menyikat gigi pada malam hari sangat penting dilakukan, karena apabila tidak menyikat gigi pada malam hari penumpukan sisa – sisa makanan yang tertumpuk akan diubah oleh bakteri menjadi asam yang menginflamasi gingiva, keadaan tersebut diperburuk dengan jumlah saliva yang berkurang pada saat tidur sehingga asam yang dihasilkan akan semakin pekat dan kemampuannya untuk merusak semakin besar pula. Hal ini dibuktikan dengan nilai p value 0,000 < α (0,05) sehingga ada pengaruh yang kuat antara kebiasaan menyikat gigi pada malam hari dengan tingkat terjadinya gingivitis pada remaja di Bandar Lampung.
ANALISIS HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN FAKTOR PERANCU DENGAN PERILAKU PENGGUNAAN PROTESA GIGI DI KOTA BANDAR LAMPUNG Sri Murwaningsih; Yustin Nurkhoiriyah
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 2 (2018): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.276 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v14i2.1298

Abstract

Banyaknya kejadian kehilangan gigi di masyarakat, belum diikuti oleh kesadaran untuk mengganti gigi yang hilang dengan gigi tiruan. Kurangnya kesadaran masyarakat untuk segera mengganti gigi yang hilang dapat disebabkan oleh berbagai faktor antara lain faktor pendidikan, pengetahuan, sikap, ekonomi, dukungan keluarga, kurangnya sarana prasarana dalam hal ini ketersediaan tenaga dokter gigi yang dapat dijangkau oleh masyarakat setempat.Rancangan penelitian  ini menggunakan Cross Sectional dengan 100 orang responden.Analisis menggunakan univariat dan bivariat dengan uji statistik menggunakan chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% dan tingkat kemaknaan (α) 5% serta uji regresi logistik.Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan prilaku penggunaan protesa (p-value= 0,01 ), sementara tidak ada hubungan dengan pengetahuan (p-value= 0,182), pendidikan (p-value= 1), sikap (p-value= 0,5), sarana (p-value= 0,852),dan pendapatan (p-value= 0,532). Hasil uji regresi dukungan keluarga (p value= 0,012) memiliki hubungan dengan prilaku penggunaan protesa.Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan prilaku penggunaan protesa, serta tidak ditemukannya peran variabel perancu.Perlu adanya upaya peningkatan layanan pembuatan protesa gigi tiruan dan bekerjasama dengan teknisi gigi oleh pelayanan kesehatan primer.
PENGETAHUAN IBU PASKA MELAHIRAKAN TENTANG PIJAT BAYI DI KOTA BANDAR LAMPUNG Riyanti Imron; Putri Wardarita
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 2 (2018): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.258 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v14i2.1312

Abstract

Pijat bayi merupakan tradisi turun temurun yang mampu membantu mengoptimalkan tumbuh kembang bayi. Informasi dan pengetahuan yang kurang, menyebabkan sebagian orangtua beranggapan bahwa pijat bayi dilakukan hanya pada bayi yang sakit serta dilakukan oleh tukang pijat atau tenaga medis yang menguasai pijat. Tujuan dalam penelitian adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang pijat bayi di PMB Nurmala Dewi Bandar Lampung. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan deskritif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel Penelitian berjumlah 30 orang dengan metode acidental sampling, Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup. Analisa data menggunakan analisa univariat.Hasil Pengetahuan ibu tentang pijat bayi secara umum sebagian besar kategori cukup sebanyak 16 responden (53,3%). Pengetahuan ibu tentang pengertian pijat bayi sebagian besar adalah kategori baik sebanyak 16 responden (53,3%). Pengetahuan ibu tentang manfaat pijat bayi sebagian besar adalah kategori sebanyak 14 responden (46,3%).Pengetahuan ibu tentang cara pemijatan pada bayi sebagian besar adalah kategori kurang sebanyak 14  responden (46,7%). Pengetahuan ibu tentang usia yang dianjurkan  pijat  pada bayi sebagian besar adalah kategori cukup sebanyak 13 responden (43,4%).
Konflik Peran Ganda terhadap Tingkat Stres Kerja Polisi Wanita Di Polres Lampung Utara Sulastri Sulastri; Al Murhan Al Murhan
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.854 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v15i1.1256

Abstract

Anggota kepolisian terutama polisi wanita memiliki pekerjaan yang stressful, karena dalam penugasannya tidak memiliki kontrol yang diberikan kepadanya dan sulitnya menghadapi pelaku kejahatan. Sumber stres yang diasosiasikan dengan pekerjaan polisi adalah bahaya dalam pekerjaan, sepertiv  kematian rekan kerja saat bertugas atau situasi kerja yang mengacam dimana polisi terpaksa mengambil nyawa seseorang.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan konflik peran ganda dengan tingkat stress kerja pada polisi wanita di Lampung Utara.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, metode yang digunakan adalah rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua polisi wanita yang bekerja di kedinasan Polres Kotabumi Lampung Utara berjumlah 42 orang dengan jumlah sampel 36 responden ditentukan dengan purposive sampling. Pengukuran data dengan anket kinerja dan stress kerja pada polisi wanita. Hasil analisis univariat diketahui sebagian besar responden mengalami konflik peran ganda, yaitu 31 orang (86,1%) dan stress kerja pada tingkat yang sedang sebanyak 28 orang (77,8%). Hasil analisis bivariat dilakukan menggunakan uji chi-square diperoleh p-value 0,001 (p <0,005). Hasil ini menunjukkan ada hubungan konflik peran ganda dengan tingkat stress kerja pada polisi wanita di Polres Lampung Utara.Disarankan untuk tenaga kesehatan agar dapat melakukan edukasi terkait tentang peran kepada keluarga, serta edukasi tentang pencegahan dan pengendalian terhadap stres kerja yang nantinya dapat berpengaruh terhadap kemutuan kinerja.
Pengaruh Senam Kaki Diabetes terhadap Nilai Ankle Brachial Index (ABI) dan Nilai Ipswich Touch Test (IPTT) pada Pasien DM Tipe 2 Indhit Tri Utami
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.781 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v15i1.1543

Abstract

Diabetes Melitus (DM) menyebabkan komplikasi yang dapat melibatkan vaskuler dan persarafan seperti oklusi arteri perifer dan neuropati.Penentuan sirkulasi perifer melalui pengukuran Ankle Brachial Index (ABI) merupakan metode invasif untuk memeriksa sirkulasi arteri perifer dan sebagai skrining terhadap adanya penyakit arteri oklusi perifer.Sementara itu, IpTT merupakan metode baru untuk mendeteksi penderita diabetes yang kehilangan sensasi kaki dan sebagai informasi untuk skrining adanya neuropati diabetes.Metode ini mudah, aman, cepat, dan mudah di lakukan dan diajarkan.Penelitian ini bertujuan untuk menilai apakah intervensi senam kaki  dapat mempengaruhi Ankle Brachial Index (ABI) dan Nilai Ipswich Touch Test (IpTT) pada pasien DM Tipe 2. Rancangan penelitian menggunakan quasi ekspreriment pre post test design with control group. Pengambilan data menggunakan purposive sampling.Sampel pada penelitian ini terbagi menjadi kelompok intervensi (n = 18) dan kelompok kontrol (n = 18). Berdasarakan uji GLM - RM terdapat peningkatan nilai ABI  dan IpTT pada kelompok intervensi sepanjang periode follow up (pre test, post test I, dan post test II). Dengan p value 0,000. Senam kaki diabetes dapat direkomendasikan sebagai intervensi mandiri keperawatan sebagai upaya pencegahan komplikasi gangguan vaskuler dan persarafan.
Hubungan Kehilangan Gigi Anterior dengan Estetika, Gangguan Bicara dan Status Nutrisi pada Pengunjung Puskesmas di Kota Bandar Lampung Sri Murwaningsih; Sri Wahyuni
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.742 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v15i1.1320

Abstract

Kehilangan gigi dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk mengunyah sehingga berubahnya pilihan makanan dan proses pencernaan yang mengakibatkan terjadinya malnutrisi, menimbulkan ketidakpuasan dari segi estetika dan gangguan bicara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kehilangan gigi anterior, usia, jenis kelamin dan tingkat pendidikan dengan status nutrisi, gangguan estetika, dan gangguan.Rancangan penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 30 orang pasien pengunjung yang mengalamikehilangangigi anterior. Data dikumpulkan dengan angket penelitian dan lembar observasi. Analisis menggunakan Univariat, bivariat dan multivariat. Analisa bivariat dengan uji statistik chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% dan tingkat kemaknaan (α) 5% dan analisa multivariate dengan uji statistik Regresi Logistik. Pada uji regresi tahap terakhir didapatkan variabel yang paling dominan berhubungan adalah umur dengan p- value = 0,03. Dapat disimpulkan bahwa hanya terdapat dua variable yaitu umur (p-value=0,03) dan jenis kelamin (p-value=0,04) yang berhubungan dengan variabel terikat Gangguan Estetika. Variabel yang paling dominanberhubungandengangangguan estetika adalah variable umur dengan p value = 0,03. Perlu upaya peningkatan promosi kesehatan khususnya dalam hal kebersihan dan perawatan gigi tiruan baik melalui penyuluhan langsung maupun berbagai media kepada masyarakat. Perlu peningkatan layanan perawatan prostodonti dengan biaya terjangkau oleh masyarakat di Puskesmas.
Hubungan Usia, Paritas, Pekerjaan dan Stres dengan Emesis Gravidarum di Kota Bandar Lampung Novita Rudiyanti; Rosmadewi Rosmadewi
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.256 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v15i1.1253

Abstract

Emesis gravidarum, dialamioleh sekitar 70-80% wanita hamil, pada 60-80% primigravida dan 40-60% multigravida. Faktor yang mempengaruhi yaitu usia, kurang dari 20 tahun dan diatas 35 tahun dan muntah terjadi pada umur dibawah 20 dan diatas 35 tahun terjadi akibat faktor psikologis.  Ibu yang bekerja sebanyak 36 orang (55,4%), sedangkan ibu yang tidak bekerja sebanyak 29 orang (44,6%). Masalah dalam penelitian ini adalah angka kejadian emesis gravidarum pada trimester pertama menunjukkan persentase yang cukup tinggi yaitu sebanyak 66% pada trimester pertama mengalami mual dan gejala yang sering terjadi pada 60-80 % primigravida dan 40-60 % multigravida, usia yang bervariasi, kondisi  psikologis yang berbeda-beda.Tujuan penelitian adalah mengetahui Hubungan dari Usia, Paritas, Pekerjaan dan Stress dengan Emesis Gravidarum di Kota Bandar Lampung. Penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional,  dilakukan pada bulan Oktober - Desember  2018,   sampel  adalah 90 orang, alat pengumpulan data adalah kuesioner dengan tehnik angket. Analisis data adalah univariat, bivariat menggunakan Chi square serta multivariat.Hasil penelitian yaitu dari 90 responden terdapat usia beresiko 70%, multigravida 62,2%, Bekerja 51,1%, tidak stress 56,7%.Ada hubungan yang signifikan antara usia, pekerjaan dan stress dengan Emesis Gravidarum. Variabel yang paling dominan adalah Pekerjaan. Peneliti menyarankan melakukan konseling pra nikah dan saat ANC tentang pengetahuan perubahan fisiologis kehamilan terutama rasa mual dan muntah yang dialami saat trimester I menjadi lebih baik dan kondisi psikologis ibu lebih siap untuk menerima kehamilannya. 
Pengetahuan Ibu Hamil tentang Gizi Selama Kehamilan pada Salah Satu Desa di Kabupaten Garut Lilis Mamuroh; Sukmawati Sukmawati; Restu Widiasih
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.179 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v15i1.1544

Abstract

Asupan nutrisi yang cukup adalah fakor yang sangat penting yang mempengaruhi kehamilan. Wanita dengan kehamilan usia dini atau berjarak dekat berada pada faktor resiko memasuki kekurangan cadangan butrisi. Deplesi nutrisi ibu dapat berkontribusi pada peningkatan insiden kelahiran prematur dan reterdasi pertumbuhan janin serta peningkatan resiko kematian ibu dan morbiditas.Nutrisi memainkan peranan utama dalam kesehatan ibu dan anak. Status gizi ibu yang buruk telah terkait dengan hasil kelahiran yang merugikan namun, hubungan antara gizi ibu dan hasil kelahiran yang kompleks dipengaruhi banyak faktor antara lain faktor biologis, sosial ekonomi, pengetahuan dan faktor demografi yang bervariasi dalam populasi yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendapatkan gambaran yang jelas tentang pengetahuan ibu hamil di sebuah desa pada Kabupaten Garut.Metode Penelitian yang digunakan adalah deskriptif.Populasi yang diambil total sampling yaitu 29 responden Metoda pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrument test dan pengolahan data dilakukan dengan metode distribusi prosentase. Hasil penelitian didapatkan bahwa secara keseluruhan tingkat pengetahuan ibu hamil dikatagorikan baik dengan prosentase 69 %