cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,609 Documents
Pengenalan Pestisida Nabati Dari Limbah Batang Tembakau Virginia Untuk Mengendalikan Hama Kutu Kebul (Bemisia Tabaci) Pada Tanaman Kentang M Sarjan; Moh Taufik Fauzi; Ruth Stella P. Thei; Mery Wirdianingsih
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 2 (2020): .
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.012 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i2.508

Abstract

Salah satu alternatif teknologi pengendalian hama yang cukup menjanjikan untuk dikembangkan adalah penggunaan pestisida nabati yang lebih bercirikan alami daripada ciri kimiawi. Dengan sifat-sifatnya yang mudah terurai, aman bagi kesehatan manusia dan lingkungan hidup, dapat diharapkan bahwa produk-produk pertanian yang diperlakukan dengan pestisida nabati dapat diterima dan berdaya saing tinggi di pasar global. Bahan-bahan nabati dapat diperoleh dari berbagai tumbuhan. Disamping itu, ada beberapa yang dapat diperoleh dari limbah pertanian seperti limbah batang tembakau virginia. Produk pestisida dari bahan limbah tembakau Virginia tersebut telah dihasilkan oleh tim penelitian Fakultas Pertanian Universitas Mataram dengan nama  Pestisida Nabati  BT., yang telah diuji terhadap hama dari ordo Lepidoptera seperti Spodoptera litura pada tanaman kedelai. Dengan memanfaatkan petisida nabati tersebut diharapkan peranan musuh alami menekan hama akan meninghkat, sehingga penggunakaan pestisida kimia dapat dikurangi. Dengan demikian hasil yang diperoleh akan meningkat secara kuantitatif dan kualitatif dan akhirnya efisiensi dalam proses produksi akan tercapai dan keuntungan petani akan meningkat. Intervensi pemanfaatan teknologi kepada petani sebagai salah satu alternative dalam Pengelolaan Hama, terutama kutu kebul ( Bemisia tabaci)   merupakan serangga hama vector penular penyakit virus   pada budidaya kentang . Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sebenarnya petani kentang sudah mengenal beberapa pestisida nabati dari berbagai bahan baku local,. Petani sangat tertarik memanfaatkan limbah batang tembakau Virginia yang melimpah di pulau Lombok, dan berharap akan mampu menjadi alternative untuk mengurangi ketergantungan penggunaan  pestisida kimia di kawasan agrowisata Sembalun.
PENGOLAHAN KRIPIK SAYUR SEBAGAI SOLUSI DALAM MEWUJUDKAN PEREKONOMIAN YANG PRODUKTIF BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI DESA GONTORAN LOMBOK BARAT Baiq Nisrina Auliya
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.393

Abstract

Desa gontoran merupakan salah satu desa yang berada di kecematan lingsar, Lombok barat. Daerah ini termasuk daerah yang sangat subur dengan banyaknya sumber daya alam yang dihasilkan. Tidak hanya terkenal dengan hasil alamnya, daerah ini juga terkenal dengan adat istiadat yang masih melekat antar masyarakat desa. Dengan potensi alam yang dihasilkan di daerah ini, sebagian besar masyarakat desa gontoran bermata pencaharian sebagai petani, baik pemilik sawah pribadi ataupun buruh tani dan peternak (kepemilikan pribadi). Hasil pertanian dan perkebunannya sendiri adalah rambutan, manggis, durian danberbagai macam sayuran. Adapun sayuran yang digunakan sebagai bahan produk olahan yaitu sayur sawi dan sayur bayam. Sayur sawi dan sayur bayam merupakan sayur sayuran yang banyak dihasilkan di daerah ini. Tetapi, hasil panen sayur bayam dan sayur sawi dijual dengan harga yang murah. Murahnya harga jual sayur sawi dan sayur bayam tersebut menjadi masalah bagi masyarakat desa gontoran, solusii yang ditawarkan dalam upaya mengatasi masalah di atas adalah dengan melakukan Pengolahan kripik sayur sebagai solusi dalam mewujudkan perekonomian yang produktif berbasis kearifan lokal. Pengolahan kripik sayur yang dapat dikemas sehingga meningkatkan harga jual sayuran tersebut. Kegiatan ini dapat mengatasi produksi kripik sayur sawi dan sayur bayam yang melimpah di desa gontoran dengan maksimal. Metode yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah dengan cara melakukan observasi, setelah peneliti melakukan observasi, langkah selanjutnya yaitu sosialisasi. Setelah sosialisasi yaitu pelatihan dan monitoring serta langkah terakhir yaitu pemasaran produk yang dihasilkan dari  pengolahan kripik sayur sawi dan sayur bayam.
Pelatihan Pembuatan Nata de Pitaya dari Limbah Kulit Buah Naga pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Kebun Buah Naga di Desa Tanak Beak Lombok Tengah Lalu Zulkifli; Mahrus Mahrus; Prapti Sedijani; Dewa Ayu Citra Rasmi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 2 (2020): .
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.437 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i2.573

Abstract

Desa Tanak Beak Kec. Batukliang Utara merupakan salah satu sentra penghasil buah naga. Desa ini memiliki Kebun Kelompok Wanita Tani (KWT). Pada waktu panen ini sempat dikunjungi gubernur NTB untuk panen raya buah naga. Buah naga yang banyak di tempat wisata ini,  banyak dikonsumsi oleh pengunjung dan kulitnya tidak termanfaatkan serta cenderung sebagai limbah yang mengganggu tempat sekitar. Pada tahap sosialisasi ini hampir semua anggota KWT Kebun buah naga Dusun Dasan Agung hadir. Mereka sangat antusias dalam mengikuti penjelasan terkait manfaat kulit buah naga yang dapat dijadikan sebagai bahan baku pembuatan nata de pitaya. Sambutan mereka sangat baik terkait program pengabdian ini, karena mereka materi ini juga penting dalam mengatasi limbah buah naga yang ketika panen banyak kulit buah naga yang menjadi limbah dan tidak termaafkan dan menjadikan lingkungan sekitar kurang baik. Dalam menyampaikan teknik pembuatan kami sampaikan menggunakan media LCD dengan presentasi PPT, sehingga mereka lebih mudah menangkap pesan dan inti dari tahap-tahap proses dalam pembuatan nata de pitaya. Dalam penjelasan teknik pembuatan nata dari kulit buah ini banyak sekali pertanyaan pertanyaan terkait proses pembuatannya. Setelah selesai penjelasan, diskusi dan tanya jawab, kemudian peserta diajak langsung praktek pembuatan nata de pitaya dari tahap pengambilan kulit, pembersihan sampai pada tahap inkubasi setelah diberikan bakteri starter Acetobacter xylinum. Hasil proses pembuatan kemudian dicuci dan dipotong-potong dan ditimbang. Para peserta sangat berharap kegiatan ini dapat ditindaklanjuti, sehingga dapat sebagai salah satu alternatif pengahasil tambahan keluarga. Mereka sangat berharap bahwa program ini dapat dilanjutkan sampai pada tahap-tahap berikutnya sehingga masyarakat Dusun Dasan Agung dapat sebagai salah satu tempat memproduksi nata de pitaya karena bahan baku cukup tersedia.
Penggunaan Mendeley dan Endnote dalam Menyisipkan Sitasi Fitri Maya Puspita; Sisca Octarina; Evi Yuliza; Indrawati Indrawati; Ayu Wulandari; Diyaz Rachmaningtyas
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.438 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.598

Abstract

Penulisan karya ilmiah bukan merupakan hal yang baru dalam dunia akademik. Karya ilmiah yang ditulis dapat berupa artikel, makalah, skripsi, tesis, disertasi, maupun jurnal. Penelitian pendukung, sumber teori, dan sumber bacaan sangat diperlukan dalam penulisan, sehingga jika ingin disadur atau disitasi dalam tulisan maka perlu ditulis sumbernya. Penulisan sitasi yang banyak memerlukan ketelitian dan waktu lebih, terutama dalam penyesuaian format penulisan. Hal ini menyebabkan diperlukannya software untuk menyisipkan sitasi. Mendeley dan EndNote adalah software yang dapat dipakai untuk menyisipkan sitasi dalam penulisan ilmiah. Permasalahannya banyak pengguna yang belum paham akan penggunaan kedua jenis software ini. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan penggunaan Mendeley dan EndNote dalam menyisipkan sitasi. Kegiatan ini dilakukan secara daring menggunakan platform Zoom Meeting, dengan jumlah peserta 225 orang tersebar dari seluruh Indonesia. Hasil post-test menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman sebesar 70% dari semua peserta dalam menerapkan penggunaan software Mendeley dan EndNote. Kegiatan ini sangat bermanfaat jika dilaksanakan secara lebih intensif kepada pelaku akademik.
Pemanfaatan Limbah Organik (Kotoran Sapi) Menjadi Biogas dan Pupuk Kompos Lalu Ali Wardana; Nizar Lukman; Mukmin Mukmin; Muhibban Sahbandi; Mario Sakti Bakti; Deninta Wasim Amalia; Ni Putu Ayu Wulandari; Diana Afrianita Sari; Cornelius Sopar Nababan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.271 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.615

Abstract

Masalah energi telah menjadi masalah yang cukup rumit dan sukar dihadapi terutama mengenai energi  tak terbarukan yang sangat diperlukan dalam kehidupan manusia. Oleh karena itu, diperlukan sebuah inisiasi yang dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap energi tak terbarukan tersebut. Salah satunya energi yang yang suatu saat akan habis adalah gas, gas diperlukan sebagai bahan bakar tidak hanya di kehidupan rumah tangga melainkan seluruh aktifitas manusia. Maka adapun inisiasi untuk mengakali penggunaan gas bumi dengan memanfaatkan limbah kotoran sapi untuk dijadikan sebagai biogas yang dapat meringankan beban masyarakat serta menghemat energi. Selain itu limbah kotoran sapi pula dapat dijadikan pupuk kompos yang sangat berguna dalam meregenerasi tanah. Tentunya inisiasi ini sangat bermanfaat bagi kehidupan umat manusia.
Pemanfaatan Nilai Ekologi Ekosistem Mangrove Sebagai Sumber Belajar IPA di SMAN 3 Lembar Zulhalifah Zulhalifah; Jami’atul Aulia; Ayu Safitri Melita; Abdul Syukur
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.047 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.662

Abstract

Mangrove memiliki berbagai macam manfaat salah satunya dapat di jadikan sumber belajar dalam pembelajaran IPA. Pengabdian ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan pemahaman peserta didik tentang ekosistem mangrove dan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab dengan peserta didik. Kemudian LKPD dan angket dibagikan kepada peserta didik untuk disi. Hasil post test dianalisis dengan rating scale sehingga dapat diketahui kegiatan pengabdian yang dilakukan sangat baik bagi peserta didik dalam materi ekosistem mangrove. Beradasarkan hasil post test pada peserta didik pengabdian yang dilakukan sangat baik karena dapat menambah wawasan peserta didik terkait ekosistem mangrove. Selain itu, melatih peserta didik menggunakan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar IPA. 
Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Kosong Berbasis Tanaman Sayur dan Apotek Hidup di Desa Sigar Penjalin Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara Bulkaini Bulkaini; Muhamad Aprizal Akbar; Alya Maolani; Slamet Pratama; Lalu Naif Zaharani; Eliza Apriana; Sri Handayani; Wahyu Akbar; Fitri Handayani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.272 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.706

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara dalam mengembangkan konsep kawasan rumah pangan lestari melalui pemanfaatan lahan pekarangan adalah kurangnya pengetahuan dan pelatihan mengenai penyiapan media tanam dalam pot, penyediaan pupuk organik dan pot atau wadah tanaman dari bahan sekitar lingkungan. Tujuan program pengabdian masyarakat ini adalah (1) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, kesadaran serta memotivasi masyarakat dalam pemanfaatan lahan kosong/pekarangan sebagai sumber pangan dan pendapatan keluarga; (2) Menerapkan beberapa teknik sederhana penanaman lahan pekarangan dan pemeliharaannya yang dapat diimplementasikan secara mudah oleh masyarakat. Metode kegiatan yang dilakukan adalah diskusi dan demonstrasi praktek langsung di lapangan. Hasil kegiatan pengabdian adalah: 1) Keterampilan warga masyarakat di Desa Sigar Penjalin meningkat dengan indikator bahwa masyarakat  telah dapat menyiapkan media tanam untuk budidaya tanaman sayur dalam pot, serta pemanfaatan bahan-bahan sekitar untuk pembuatan pot/wadah dan pupuk organik cair; (2) Kegiatan pengabdian ini dapat menambah pengetahuan warga masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan melalui penerapan konsep rumah pangan lestari untuk mendukung ketahanan pangan keluarga
Pendidikan Bagi Masyarakat Kategori Marginal Kawasan Pariwisata: Aplikasi Pendidikan Berbasis Praktik Sosial Sukardi Sukardi; Wildan Wildan; Akhmad Sukri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 2 (2020): .
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.394 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i2.462

Abstract

Masyarakat marginal, seperti anak yang putus sekolah atau tidak melanjutkan studi karena berbagai faktor (ekonomi, geografi, sosial budaya) membutuhkan pendidikan alternatif bagi penyelesaiannya. Salah satunya adalah pendidikan berbasis praktik sosial,  karena mengarah pada kecakapan hidup atau usaha mandiri dengan memanfaatkan potensi kawasan, seperti kawasan pariwisata/ekowisata. Faktanya, cukup banyak masyarakat kategori tersebut, seperti di Kawasan Pariwisata/Ekowisata Sekotong. Sebagai contoh, berdasarkann survei di Kawasan Sekotong Barat terdapat lebih dari 100 orang anak kategori dimaksud. Oleh karenanya, aplikasi pendidikan berbasis praktik sosial dalam bentuk Demonstration Plotting (Demplot) usaha ekonomi produktif ini menjadi instrumen intervensi bagi penyelesaian permasalahan masyarakat kategori dimaksud. Beberapa produk sebagai basis praktik sosial, yaitu: souvenir kerang laut, souvenir cangkang kerang, budidaya kepiting bakau, dan kuliner. Hasilkegiatan  menunjukkan bahwa ketercapaian kompetensi minimal dalam memahami dan menciptakan produk usaha ekonomi produktif. Implikasinya adalah bahwa penguatan ekonomi masyarakat marginal melalui pendidikan berbasis praktik sosial dapat menjadi rujukan pada sektor pariwisata/ekowisata. 
Upaya Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Melalui Pemberantasan Nyamuk Aedes aegypti Jumari Ustiawaty; Ajeng Dian Pertiwi; Aini Aini
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 2 (2020): .
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.382 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i2.528

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan dari orang ke orang melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Lingkungan Bendega, Tanjung Karang, Sekarbela, Kota Mataram, NTB merupakan salah satu kawasan pemukimam  penduduk yang mempunyai data penyakit demam berdarah setiap tahunnya. Faktor penyebabnya adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang penyakit DBD dan cara penanggulangannya serta kurang pahamnya masyarakat terkait dengan vektor pembawa penyakit DBD dan kondisi lingkungan yang menjadi potensi tempat bersarang dan berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegypti. Diperlukan upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penyakit DBD. Metode yang gunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan memberikan penyuluhan melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang penyakit DBD dan cara penanggulangannya sebagai upaya pencegahan penyakit demam berdarah melalui pemberantasan nyamuk Aedes aegypti. Pengabdian ini dilaksanakan di salah satu rumah warga yang merupakan kader desa di lingkungan Bendega yang dihadiri oleh 18 orang peserta dan melibatkan mahasiswa Politeknik Medica Farma Husada Mataram yang sedang melakukan kegiatan Program Pengembangan Dan Pengabdian Pada Masyarkat Desa (P3MD), Kader Lingkungan Mendega. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan bejalan dengan baik dan lancar sesuai dengan rencana yang ditetapkan. Respon positif dan antusiasme warga dalam memperhatikan materi yang disampaikan selama kegiatan penyuluhan, ada beberapa pertanyaan yang ternyata juga diajukan oleh warga mencerminkan rasa keingintauannya untuk memahami cara pengendalian DBD dan diharapkan dapat menyebarluaskan informasi yang diperoleh kepada masyarakat lainny
Mencegah dan Melawan Pandemi Covid-19 dengan Budidaya di Halaman Rumah di Desa Gunungsari Kabupaten Lombok Barat Yamin Muhammad; Abdul Wahab Jufri; Jamaluddin Jamaluddin; Khairuddin Khairuddin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 2 (2020): .
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.868 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i2.569

Abstract

Pandemik COVID-19 telah melanda Indonesia sejak Maret 2020. Untuk mengurangi penyebarannya, Pemerintah mengeluarkan sejumlah kebijakan diantaranya mengharuskan melakukan physical distancing, pembatasan sosial dan menghimbau masyarakat agar tetap di rumah. Hal ini tentu membuat masyarakat merasa bosan, stress dan sakit. Selain itu, juga dapat berdampak terhadap berbagai sektor, misalnya sektor pertanian dalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat akan terganggu bahkan dapat menimbulkan krisis pangan karena terganggunya suplai. Kegiatan ini bertujuan untuk menunjang pemenuhan kebutuhan gizi dan ekonomi keluarga. Selain itu, memberikan keindahan, kesejukan, lingkungan yang nyaman, sehat dan menyenangkan juga sebagai sarana olah raga untuk meningkatkan kesegaran, kebugaran dan imun tubuh. Hal tersebut  dapat mencegah bahkan melawan virus Covid 19 sehingga manusia Indonesia menjadi sehat dan cerdas. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan dengan metode Andragogi yaitu menekankan partisipasi aktif dari masyarakat peserta melalui kerja kelompok, demontrasi lapangan, dan diskusi. Kegiatan tersebut diikuti oleh 16 orang peserta dari desa lokasi dan melibatkan empat orang dosen dari program studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Mataram. Kegiatan budidaya yang dilakukan oleh khalayak sasaran yaitu  bercocok tanam cabai (Capsicum annuum),  terong (Solanum melongena), bayam (Amaranthus sp) dan kemangi (Ocium ocium). Adapun model budidaya yang diterapkan pada khalayak sasaran adalah budidaya model vertikular, wadah pot dan bedengan serta pemeliharaan lele dalam ember.

Page 15 of 161 | Total Record : 1609