cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,609 Documents
Penanggulangan Pandemi Covid 19 Untuk Mengurangi Penyebaran di Desa Korleko Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur Tahun 2021/2022 Riyan Fenando; Lisa Apriara; Novita Indah Sari; Erwin Saputraji; Dita Miranti; Muhammad Holid; Endang Komalasari; Eka Satria Gunawan; Septina Putri Indah Sari; Fahruddin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.445 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1503

Abstract

Universitas Mataram (UNRAM) menjadikan KKN sebagai bagian dari kegiatan intrakurikuler wajib bagi seluruh mahasiswa program S1. Sebagai bentuk pendidikan, KKN menjadi suatu cara dalam memberikan pengalaman belajar pada mahasiswa untuk hidup di tengah-tengah masyarakat dan secara langsung mengidentifikasi masalah serta menangani permasalahan yang dihadapi di suatu desa. Berdasarkan hal tersebut, kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Ganjil Tahun 2021 Universitas Mataram di Desa Korleko, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur. Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kabupaten Lombok Timur dengan judul Penanggulangan Pandemi Covid 19 Untuk Mengurangi Penyebaran Di Didesa Korleko, KKN Tematik merupakan program yang diadakan setiap tahun di Universitas Mataram. Salah satu KKN Tematik Unram dilaksanakan di Desa Korleko Kecamatan Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur. Desa Korleko adalah salah satu desa yang ada di Kecamatan Labuan Haji Kabupaten Lombok Timur. Desa Korleko dihuni oleh penduduk asli secara turun menurun dari satu generasi ke generasi berikutnya sejak ratusan tahun lalu. Jumlah penduduk Desa Korleko pada tahun 2016 yaitu sebanyak 6.765 jiwa dengan 2.894 kk. Luas wilayah Desa Korleko yaitu 942,63 ha, dengan wilayah pemukiman penduduk terletak antara 1,5 sampai 3 km dari tepi pantai (Selat Alas) ke arah Barat. Desa korleko terdiri dari 7 (tujuh) dusun/gubuk yaitu Gubuk Pande, Gubuk Masjid, Gubuk Lauk, Gubuk Pedaleman, Gubuk Timuk, Gubuk Baret dan Dasan Leko’. Pada desa tersebut dilaksanakan program kerja yang telah dibuat oleh mahasiswa dengan persetujuan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) berdasarkan permasalahan dan potensi yang ada di desa tersebut.
Pembentukan Relawan Kebencanaan Di Desa Tanjung Luar Sebagai Bentuk Kesiapsiagaan Dalam Menghadapi Bencana Elisa Setiawati; Retno Artika Dewi; Pandyawan Candra Wijaya; Ahmad Fazlin Ardian; Julia Mawarni; Agil Alidrus
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.149 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1504

Abstract

Pembentukan relawan kebencanaan sebagai salah satu program kerja KKN Desa Tanjung Luar sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana terlaksana dengan baik berkat kerjasama Universitas Mataram dengan perangkat Desa Tanjung Luar, serta dukungan dari para ahli dari bidang terkait dengan mitigasi bencana, dalam hal ini adalah BPBD Kabupaten Lombok Timur.Tujuan dari kegiatan Pembentukan Relawan Penanggulangan Bencana ini ialah Guna peningkatan kapasitas masyarakat yang mampu menghadapi dan mengenal karakteristik bencana yang berpotensi di Desa Tanjung Luar, serta masyarakat menjadi relawan penanggulangan bencana yang mampu menyelamatkan dirinya sendiri juga orang lain karena penanggulangan bencana adalah milik kita bersama dan semua insan terlibat dalam penanggulangan bencana. Mahasiswa KKN Tematik Desa Tanggap Bencana (DESTANA) Universitas Mataram hadir sebagai jembatan bagi masyarakat untuk membantu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat Desa Tanjung Luar khususnya para realwan ynag sudah terbentuk untuk siaga dan nmampu menyelamatkan dirinya sendiri dan orang lain sehingga mengurangi resiko adanya korban akibat bencana alam yang sewaktu-waktu dapat terjadi melalui program kerja Pembentukan Relawan Kebencanaan di Desa Tanjung Luar Sebagai Bentuk Kesiapsiagaan Dalam Menghadapi Bencana. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Lombok Timur. Hal ini dikarenakan Desa Tanjung Luar yang merupakan daerah dataran rendah berkisar antara 1 – 1,5 meter diatas permukaan laut dan berada di pesisir pantai timur Pulau Lombok. Hal ini menjadikan Desa Tanjung Luar memiliki potensi resiko bencana tsunami yang cukup tinggi. Pembentukan relawan sebagai garda terdepan P3K jika terjadi bencana tsunami sewaktu – waktu di Desa Tanjung Luar sudah baik dan menjadi salah satu aset kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana tsunami, namun terdapat kendala waktu untuk membentuk relawan karena tidak dapat dilakukan dalam waktu yang singkat.
Mengenali Resiko Bencana Melalui Progam Sosialisasi, Mitigasi, dan Praktik P3K di Desa Tanjung Luar Isna Rohma Andini; Nadita Khairunnisa; Dewi Suratni; Baiq Ashfiatun Nisa; Mulyani; Panji Lobi Rachman; Deni Ramadhani; Agil Al Idrus
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.326 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1505

Abstract

Kesiapsiagaan masyarakat akan kemungkinan terjadinya bencana alam sangat diperlukan untuk meminimalisir resiko terkena dampak dari bencana alam. Oleh karena Desa Tanjung Luar berada diwilayah pesisir pantai, potensi akan terjadinya bencana alam seperti Gempa Bumi, Tsunami dan lain-lain bisa dikatakan cukup tinggi. Masalah terkait Kebencanaan ini merupakan sesuatu yang memerlukan penanganan khusus dan harus segera ditangani.. Pengembangan desa Tanjung Luar sebagai Desa Tanggap Bencana melibatkan beberapa mitra, termasuk BPBD atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lombok Timur, Pemerintah Desa dan masyarakat, tokoh Pemuda-Pemudi serta Anak-anak se-desa Tanjung Luar. Metode yang digunakan untuk meminimalisir terjadinya bencana alam seperti (1) sosialisasi, mitigasi dan simulasi pertolongan pertama pada korban kebencanaan (2) pembentukan relawan kebencanaan, dan (3) pembuatan peta dan plang jalur evakuasi. Hasil dari program kegiatan ini adalah terbentuknya relawan dan plang jalur evakuasi untuk memudahkan maryarakat menemukan titik kumpul sementara. Kesiapsiagaan yang dilakukan mampu memberikan pemahaman terkait kesiapsiagaan masyarakat dan dapat meminimalisir resiko terkena dampak akibat bencana alam.
Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga Warga Dusun Bale Montong II Menjadi Pupuk Organik dengan Metode Takakura Fahruddin; Muhammad Yusri Nazar; Annisa Nurul Shanty; Arzahrawani Katira Putri; Nurul Fadhila; Sarah Sopiani; I Gusti Ayu Ketut Berliana Dea Susanti; Dimas Aldy Wibowo; Titania Safira Nurhidayah; Muhammad Khairurrozi; Ahmad Fauzi; Yogi Kurniawan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.829 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1506

Abstract

Dusun Balemontong II menjadi Dusun terbesar ke-3 di desa Kawo jika dilihat dari segi jumlah penduduk. Berdasarkan survei pada tahun 2018 oleh Dinas Kependudukan daerah Lombok tengah, Dusun Balemontong II memiliki 558 KK atau setara dengan 1.049 jiwa. Jumlah penduduk yang tinggi ini berbanding lurus dengan jumlah akumulasi sampah yang terus meningkat. Sampah masyarakat terutama dalam bentuk sampah rumah tangga selama ini ditumpuk begitu saja sehingga menimbulkan aroma tidak sedap dan mengganggu masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan suatu inovasi pemanfaatan sampah rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat seperti kompos menggunakan metode takakura. Metode Takakura pertama kali diperkenalkan oleh Mr. Takakura pada tahun 2004. Metode takakura dipilih karena lebih efisen, ekonomis, mudah diaplikasikan oleh masyarakat dan cocok untuk pembuatan kompos skala kecil. Berdasarkan sosialisasi dan praktik yang telah dilakukan 0,75 Kg sampah rumah tangga yang setiap hari yang di timbun oleh setiap rumah dapat diolah menjadi kompos siap pakai.
Gerakan Penanaman Pakcoy Dan Sawi Sebagai Alternatif Pemanfaatan Pekarangan Masyarakat Desa Surabaya Utara Kadar Riansyah; Kirana Isma Amelia; Ayu Irawan Dari; Aulia Rahmawati Puspiana; Hastika; Bayu Taruna Negara; Moh. Irawan Zain
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.647 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1526

Abstract

Optimalisasi pemanfaatan pekarangan dengan menanami berbagai jenis tanaman dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, juga meningkatkan pendapatan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan teknologi masyarakat dalam budidaya tanaman pekarangan, sehingga setiap keluarga dapat memperkuat pangan. Tanaman hortikultura adalah tanaman yang biasanya ditanam dikebun-kebun atau pekarangan rumah, seperti sayur-sayuran. Tanaman sawi dan pakcoy merupakan jenis sayuran family kubis-kubisan (Brassicaceae) yang berasal dari China dan telah dibudidayakan secara luas. sayuran hortikultura jenis sawi dan pakcoy digemari banyak kalangan masyarakat karena selain rasanya enak, sayuran ini juga memiliki kandungan nilai gizi tinggi yang dibutuhkan oleh tubuh seperti protein, karbohidrat, lemak, serat, kalsium, fosfor, besi, kalium, vitamin A, vitamin C dan vitamin B6. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini diawali dengan observasi setelah itu dilakukan kegiatan penanaman tanaman sawi dan pakcoy, setelah tanaman tumbuh dilaukan sosialisasi mengenai manfaat serta cara pengolahan tanaman sehingga memiliki nilai ekonomi lebih tinggi sekaligus dilakukan pembagian tanaman kepada masyarakat. Kesimpulan yang dapat diambil dari kegiatan ini adalah tanaman pakcoy dan sawi merupakan tanaman yang berpotensi ditanaman di perkarangan rumah. Oleh karena itu, perkarangan warga yang sebelumnya tidak dimanfaatkan secara produktif menjadi lebih dimanfaatkan dan menghasilkan produk yang nantinya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.
Upaya Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Sebagai Alternatif Pupuk Organik Untuk Mengurangi Pencemaran Lingkungan di Desa Surabaya Utara, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat Melya Vega; Ferlina Atika Ningrum; Moh. Afriansyah; M Isra’din; Nur Annisya Maharani; Reza Syahbana; Moh Irawan Zain
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.541 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1527

Abstract

Aktivitas rumah tangga yang tidak dikelola dengan bijak dan berakhir di tempat pembuangan sampah sering kali menimbulkan dampak terhadap beberapa aspek kehidupan, diantaranya aspek kesehatan, aspek lingkungan, dan aspek estetika. Pupuk organik cair adalah larutan dari hasil pembusukkan bahan-bahan organik yang berasal dari sisa tanaman, kotoran hewan, dan manusia yang kandungan unsur haranya lebih dari satu unsur. Kelebihan dari pupuk organik cair ini adalah dapat secara cepat mengatasi defesiensi hara, tidak bermasalah dalam pencucian hara, dan mampu menyediakan hara secara cepat.Tujuan dari artikel ini salah satunya adalah mengenalkan pemanfaatan sampah yang mudah dan dapat dilakukan oleh masyarakat dan Mahasiswa KKN di desa Surabaya Utara yang menjadi target luaran dengan cara fermentasi karena teknologi yang digunakan sangat sederhana yaitu pengolahan limbah rumah tangga untuk menghasilkan Mikroorganisme Lokal (MOL) menjadi Pupuk Organik Cair (POC). Pembuatan pupuk organik cair khususnya dari sampah organik rumah tangga dengan penambahan bioaktivator EM4 (Effective Microorganisms) bertujuan untuk mengurangi pencemaran lingkungan dan memanfaatkan limbah rumah tangga pupuk organik cair ini dapat secara cepat mengatasi defesiensi hara, tidak bermasalah dalam pencucian hara, dan mampu menyediakan hara secara cepat. Pembuatan POC ini dapat menghasilkan Pupuk Organik Cair yang bagus sesuai dengan kriteria dan memiliki manfaat untuk tanaman.
Teknik Identifikasi Zat Aditif pada Makanan untuk Menghindari Dampak Negatifnya terhadap Kesehatan M. Yamin; A. Wahab Jufri; Jamaluddin; Khairuddin; Andra Ade Riyanto
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.478 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1529

Abstract

Penggunaan zat aditif berupa bahan pengawet, penyedap, pemanis mapun suplemen pada makanan dewasa ini tidak dapat dihindari untuk menjamin persediaan dan peningkatan mutu makanan, namun sangat sedikit orang yang tahu, sadar dan peduli terhadap dampak negatifnya. Tulisan ini menyajikan informasi mengenai teknik identifikasi keberadaan zat aditif pada makanan dan dampak negatif terhadap kesehatan manusia. Tujuannya untuk memberikan pengetahuan, keterampilan dan kesadaran kepada khalayak sasaran untuk meningkatkan kesehatannya. Untuk mencapai tujuan tersebut, tim pengabdian ini melakukan dua macam kegiatan yaitu penyulahan dan demonstrasi. Kegiatan penyuluhan untuk penyampaian materi dampak zat aditif pada makanan terhadap kesehatan. Demontrasi cara identifikasi keberadaan zat aditif pada makanan dan contoh jeni-jenis makanan yang mengandung zat aditif. Hasilnya, kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada 08 September Tahun 2020 diikuti oleh 20 orang siswa dan 10 orang guru SMP Negri 4 Gunungsari Kabupaten Lombok Barat.
Penyuluhan, Pelatihan dan Pendampingan Pengelolaan Pepaya Muda Menjadi Abon di Desa Narmada Kecamatan Narmada Mohammad Liwa Ilhamdi; Anas Usman Husnuddu’a; Hikmatul Hasanah; Ratna Trimilia Kurnia; Sila Ayu Gunanti; Lilis Apriani; Mardina Yuliani; Romiyatul Maula; Anma Pareswari; Idayani Safitri; Evi Rahmi Yunita; Ni Luh Putu Sumariantini; Nunung Widiyastuti; Nina Suryani; Nurul Suciani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.325 KB)

Abstract

Permasalahan utama di Desa Narmada khususnya dusun Batu Kantar adalah kurangnya kesadaran masyarakat terhadap hasil perkebunan yang dimiliki warga. Salah satu potensi desa narmada yang jarang diperhatikan adalah pepaya. Dikarenakan harga pepaya jika dijual buahnya saja sangat murah harganya, oleh karena itu warga kurang melihat pepaya sebagai penghasil tambahan. Untuk mengatasi hal tersebut maka diperlukan solusi untuk meningkatkan minat warga dengan mengolah pepaya muda menjadi abon sehingga nilai jual produk pepaya bisa lumayan tinggi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah melakukan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan guna terbentuknya suatu UMKM yang akan meningkatkan pendapatan masyarakat desa Narmada dengan memanfaatkan potensi yang ada di desa Narmada yaitu mengolah pepaya muda menjadi abon. Metode dilakukan dengan cara penyuluhan, pelatihan dan pendampingan secara langsung ke masyarakat Desa Narmada. Hasil kegiatan ini adalah berupa produk abon dari pepaya muda dengan nilai tambah ekonomi yang tinggi dan fungsi pemanfaatan kebutuhan warga yang kurang memiliki waktu untuk memasak. Dari kegiatan tersebut, masyarakat mengerti mengenai pengolahan pepaya yang harganya murah dapat dijadikan menjadi produk yang bernilai tinggi selama penyuluhan, untuk kegiatan pelatihan masyarakat desa Narmada mengerti dalam cara pengolahan pepaya muda menjadi abon.
Pendampingan Praktek Pembuatan Pupuk Kompos di Kelompok Tani Bina Mandiri Untuk Mendukung Implementasi Good Agriculture Practice (GAP) Manggis Joko Priyono; Kurniawan Yuniarto
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (907.036 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1533

Abstract

Keberlanjutan sektor agribisnis manggis tidak lepas dengan dukungan dari tata kelola teknis budidaya saat pramusim pohon. Dukungan alih pengetahuan dalam pelaksanaan good agriculture practice (GAP) manggis saat pra musim dan pasca musim panen diperlukan dalam mempertahankan produksi dan kualitas periode pohon manggis berikutnya. Praktek GAP yang dilaksanakan kepada kelompok bina mandiri adalah perawatan pohon manggis dengan menyediakan pupuk kompos dari bahan-bahan yang tersedia di dalam lahan pohon manggis. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah pendampingan dalam pembuatan pupuk kompos memanfaatkan sampah lokal di sekitar kebun. Partisipasi mitra kelompok tani Bina Mandiri adalah melakukan praktek dalam pembuatan pupuk kompos. Hasil pelatihan dan pendampingan di kelompok tani Bina Mandiri adalah adanya kemampuan individu dan kelompok untuk memproduksi pupuk kompos secara mandiri. Anggota kelompok lainnya melakukan pembuatan pupuk kompos secara mandiri di setiap lahannya. Hasil kompos setelah 30 hari dipersiapkan untuk suplai nutrisi manggis setelah selesai berbuah.
Pembuatan Camping Ground Dalam Upaya Peningkatan Destinasi Wisata Desa Tetebatu Selatan Ahmad Jupri; Ade Lestari; I Putu Gede Purnamia; Muhammad Alfin Jufasha; Eka S Prasedya; Tapaul Rozi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.277 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1543

Abstract

Dusun Keselet Aren merupakan salah satu dusun yang ada di Desa Tetebatu Selatan. Dusun Keselet Aren memiliki berbagai jenis potensi wisata salah satunya adalah Camping Ground. Namun Camping Ground memiliki berbagai permasalahan, diantaranya adalah kurangnya promosi sehingga hanya sedikit masyarakat yang mengetahui keberadaan camping ground. Kedua, masih kurangnya penataan terkait dengan penunjuk arah menuju lokasi perkemahan. Ketiga, tidak adanya spot foto untuk menarik perhatian masyarakat untuk berkemah di camping ground.

Page 44 of 161 | Total Record : 1609