cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,609 Documents
Pemanfaatan Potensi Pisang Sebagai Produk Olahan UMKM Pisang Sale Berkah Guna Meningkatkan Taraf Perekonomian di Dusun Otak Bangket Desa Tetebatu Selatan Ahmad Jupri; Ririn Ika Neisila; Nikmatul Wahyu Agisni; Yomi Ramdhani; Tapaul Rozi; Eka S Prasedya
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.587 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1544

Abstract

UMKM Pisang sale berdiri sejak tahun 2012 di dusun otak bangket, desa tetebatu selatan, kecamatan sikur Lombok Timur. Olahan makanan yang dijadikan UMKM ini adalah berbahan baku pisang yang melimpah di wilayah tersebut. terdapat permasalahan-permasalahan yang dihadapi pada produksi ini, yaitu konsumen yang tidak menentu karena cakupan pasar yang sempit. Oleh karena itu, KKN tematik UNRAM memiliki program kerja yang berfokus pada branding UMKM pisang sale berkah. Hal tersebut guna memperkenalkan produk kepada khalayak luas dan juga sebagai media promosi untuk menarik para konsumen dari luar dengan memanfaatkan sosial media berupa instagram
Training On Management of 3 R (Reuse, Reduce and Recycle) Coconut Waste (Cocos Nucifera L) as Planting Pots Media for Mothers in Tiwu Galih Village Baiq Rani Dewi Wulandani; Lalu Hamzi Sofiyan Sauri; Darwin Surya Atmaja; Andreawan Husen; Kania Cahyani; Rohdiatin Parihin; Susi Susanti; Windi Rosi Handayani; Liana Sapitri; Aan Ariska; Adela Novita Sinayu; Atmi Saidatin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.517 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1546

Abstract

Real Work Lecture (KKN) is a community service activity that involves students as participants and lecturers as supervisors that focus on the Desapreneur theme. Utilization of coconut coir waste is a product to minimize waste is the 3R. The first principle of Reduce is an activity that can reduce and prevent waste accumulation. The second principle of Reuse is the activity of reusing waste that is fit for use for the same or another function. The third principle of Recycle is the activity of processing waste into new products. In this case, Recycle is the principle that makes a new product, through coconut coir waste it will be made into a media for planting pots. Unused coir waste will have economic value and this is one part of the Desapreneur program which aims to minimize coconut coir waste in the Bogak neighborhood, Tiwu Galih Village. The implementation method is carried out using a qualitative method with implementation in the form of an initial survey as well as practical training in making products. The results issued are kokedama products or plant pot media from coconut fiber.
Pelatihan Optimalisasi Nilai Ekonomi Lahan Untuk Penetapan Komoditas Unggulan di Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat Bambang Dipokusumo; Anwar; Sri Supartiningsih; Muhammad Nursan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.982 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1553

Abstract

The objectives of implementing this community service are: (1) increasing farmers' knowledge and skills about land optimization techniques or land economic assessment (2) increasing farmers' knowledge in aspects of superior commodity selection methods and (3) increasing farmers' knowledge and skills in farming bookkeeping. The implementation uses the adult education method (andragogy), which is to systematically reconstruct the knowledge and experience of participants in order to provide practical benefits, namely increasing their knowledge and skills. Implementation consists of training and mentoring. The training materials are land economic assessment and techniques for determining/ selecting superior commodities. The results of community service provide an illustration that there is an increase in farmers' knowledge and skills in classifying the economic value of land, superior commodities and farming bookkeeping
Ekstensifikasi Budidaya Tanaman Herbal di Desa Pace Kecamatan Silo Kabupaten Jember Menuju Desa Sentra Herbal Vega Kartika Sari; Iqbal Erdiansyah; Eliyatiningsih Eliyatiningsih; Dwi Nurahmanto
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.517 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1554

Abstract

Silo District is the largest ginger producing area in Jember which has great potential to be developed as an agricultural center. Several farmers in Pace Village have developed medicinal plants other than coffee plants. One of the strategies for developing medicinal plants is the preparation of appropriate cultivation technology. Efforts to realize Pace Village to become a Medicinal herbs Center Village need to be continuously supported and assisted in order to increase the quantity and quality of production. This community service activity was carried out as a follow-up to mentoring in Year 1. The activity in this second year aims to provide extensive assistance in the cultivation of medicinal plants by increasing the unit area for planting and improving cultivation production inputs to optimize and develop medicinal plant cultivation in Pace Village. The expansion of the planting area was carried out on land belonging to the village and in several yards of Gapoktan members. Improvement of production inputs through the construction of a nursery managed by the Taman Rizki Farmers Group, the addition of types of medicinal plants, and agricultural tools to support the success of medicinal herbs cultivation towards Pace Village as a Medicinal Herbs Center in Jember Regency.
Pendampingan Dalam Produksi dan Pemasaran Gula Aren Cair di Desa Kekait, Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat Irwan Wirajaya; Rismania Tiara Milenia; Irwan Hidayat; Bagus Satrialdy Azhar; , A A Istri Adeka Saputri; Lidya Saraswati Dellaneyra; Arya Hidayat; Ni Putu Ayu Aprila Andra Kumara; Kurniati; Septiana Dewi Putri; Titi Andriani; Talia Wandiyani; Baiq Farista
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.665 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1559

Abstract

Desa Kekait berada di Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat. Desa Kekait beragam potensi alam yang dapat dikembangkan sebagai bahan baku idustri rumahtangga, salah satunya adalah tanaman Aren. Aren (Arenga pinnata Merr.) menghasilkan sari nira berwarna coklat kehitaman dan memiliki rasa aroma yang khas tidak seperti gula putih. Selama ini, para pengrajin di Desa Kekait mengolah nira aren menjadi gula aren padat atau berbentuk batok. Oleh sebab itu, kelompok KKN Tematik Desa Kekait 2021/2022 melakukan sosialisasi pengolahan produk turunan gula aren yakni gula aren cair. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode sosialisasi dan pendampingan kepada petani aren dan dan UMKM Maju bersama. Sosialisasi dilakukan untuk memperkenalkan beberapa turunan produk gula aren dan strategi pemasaran produk. Pendampingan dilakukan untuk penguatan keterampilan dan inovasi dalam pengolahan gula aren cair serta memperluas jaringan pemasaran produk. Pada kegiatan ini masyarakat dan mitra bersedia mengembangkan usaha pengolahan gula aren cair sebagai peluang usaha. Diharapkan usaha pengolahan gula aren cair ini dapat berkembang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pengelolaan Sampah Dalam Upaya Mitigasi Bencana Alam Di Desa Seriwe Kecamatan Jerowaru Lombok Timur I Putu Artayasa; Pendi Rosadi; Wahyu; Nurhasanah; Via Franciska Yolanda Putri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.884 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1562

Abstract

The presence of garbage in the coastal area of ​​Seriwe Village is a problem that needs to be solved immediately. Management and utilization of organic and inorganic waste is important to minimize the amount of waste and mitigate natural disasters. This community service aims to provide education to the community about the negative impact of garbage accumulation in Seriwe Village, especially in the coastal area. The second goal is to provide education on how to handle waste and explain the types of waste that can be used as goods that are useful and have economic value. This community service is carried out by applying the methods of interview, observation, and counseling. Interview and observation methods were carried out to find out how the community handled waste, while counseling was carried out to explain how to manage and utilize organic and inorganic waste. This community service was carried out by Mataram University students who programmed the Integrated Real Work Lecture in Seriwe Village, while the participants were 50 people from Seriwe Village. The results of community service show that of the 50 people interviewed, only 8% of respondents have temporary garbage collectors and do waste sorting, while 92% of respondents do not have one and do not sort their waste. The results of the interview also show that 20% of the Seriwe Village community have used waste into materials of economic value. The conclusion of this activity is that this community service provides the benefit of increasing public awareness about the negative impacts and how to handle waste so as to provide benefits to the Seriwe Village community.
Penguatan Pembibitan Sapi Potong Lokal dan Optimalisasi Pengolahan Limbah Peternakan di Desa Klabang, Bondowoso Listya Purnamasari; Basuki; Vega Kartika Sari; Himmatul Khasanah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.069 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1564

Abstract

Manajemen budidaya yang tepat dan ketersediaan pakan berkualitas secara mandiri diharapkan mampu meningkatkan reproduksi dalam hal bibit ternak, produktivitas ternak dengan hasil yang sesuai harapan. Kelompok ternak desa Klabang, Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso dalam manajemen budidaya memiliki beberapak kendala diantaranya keterbatasan pengetahuan dalam manajemen budidaya ternak yang baik dan pengolahan pupuk organik dari limbah ternak. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu peningkatan kemampuan dan keterampilan peternak dalam mengusahakan ternak sapi potong dan mampu mengolah limbah ternak. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui sosialisasi, pendampingan, dan percontohan terstruktur dalam melakukan manajemen budidaya ternak dan pengolahan limbah. Hasil kegiatan menujukkan bahwa para peternak berpartisipasi aktif dalam kegiatan dan dapat melanjutkankegiatan budidaya ternak serta mengolah limbah ternak secara mandiri. Manajemen pemeliharaan ternak yang baik akan menghasilkan produktivitas ternak yang meningkat. Kegiatan pendampingan secara keberlanjutan akan dapat meningkatkan kemandirian peternak sebagai penghasil bibit sapi potong lokal yang unggul.
Pelatihan Model Pembelajaran Multiple-Intelligency Bagi Guru-Guru SD Untuk Pengelolaan Pendidikan Karakter Di Kecamatan Praya Barat Daya Sudirman; Abdul Kadir Jaelani; Asrin; Muhammad Tahir
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.485 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1569

Abstract

Sistem pendidikan belum dapat secara maksimal membendung berbagai dampak yang ditimbulkan dari meluasnya destinasi wisata. Hal tersebut Nampak dari berbagai fakta di wilayah kecamatan Praya Barat Daya, diantaranya Rendahnya pemahaman guru bahwa kecerdasan anak masih dapat terus ditingkatkan. Anak-anak memiliki tingkat kecerdasan yang berbeda-beda satu dengan lainnya, tinggal kemampuan guru dalam mengembangkan kecerdasan masing-masing anak. Pelatihan model pembelajaran multiple intelligency bagi guru-guru SD untuk pengelolaan pendidikan karakter menghasilkan kemampuan guru dalam menyelenggaran pembelajaran yang efektif dengan menerapkan model pembelajaran multiple intelligence. kegiatan pelatihan ini memberikan bekal secara konseptual maupun praktis kepada peserta guna dapat menerapkan model pembelajaran multiple intelligence untuk pengelolaan pendidikan karakter. Secara konseptual peserta dibekali dengan konsep pembelajaran Multiple Intelligence, contoh penerapan model pembelajaran multiple intelligence, rumusan rencana pembelajaran berdasarkan model pembelajaran multiuple intelligence, peer teaching dalam menerapkan model pembelaajran.
Sosialisasi Menggagas Pemanfaatan Sumber Air Terbatas Untuk Pertanian Di Dusun Tampes Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara: Potensi I Dewa Gede Jaya Negara; Kadek Wiratama; I Nyoman Merdana
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.014 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1572

Abstract

Abstract: Water is a necessity for all living things on this earth, and if there is a limited presence of water, especially on dry land, it will be able to limit all life activities around it. Likewise in the North Lombok Regency area, namely in the Tampes Region, the existence of surface water sources is only found in a few locations with very minimal water potential, while the existing water sources are not used for agriculture so that the existing dry land cannot be cultivated or idle. The existence of water potential around settlements has not been able to be utilized to provide economic value by local residents, due to the limited knowledge of the community. To anticipate global climate change, which will impact on decreasing water availability, residents in this dry area must be prepared by providing counseling. The community must gain insight into this matter, and so that the community is able to establish communication with other related parties to help with the difficulties they face. This service is carried out by conducting socialization about the importance of water resources and dry land to improve the family's economy, socialization is carried out at the field level by involving community leaders and residents around the river. The target of the service is the people who live around the river in Tampes hamlet and community leaders. The aim of this outreach is to increase public knowledge about the use of water sources and dry land for agriculture. The socialization is carried out in a sequence of initial survey activities, field reviews, lectures and discussions, which are carried out at the field level with the community. The result achieved is that the residents around the river have gained knowledge about the benefits of existing river water and understand how to use it, able to make ideas that are proposed to the village to be used as village program
Pemanfaatan Air Buah Kelapa untuk Pembuatan Natadecoco pada Kelompok Wirausaha Mandiri (KWM) di Desa Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat M. Yamin; Khairuddin; L. Japa; I. Putu Artayasa
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.254 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1573

Abstract

Air buah kelapa sampai saat ini terutama di pasar Desa Gunungsari masih dibuang percuma belum dimanfaatkan secara optimal, padahal memiliki banyak manfaat kesehatan dan nilai ekonomi, misalnya untuk pembuatan nata de coco. Nata de coco adalah makanan yang terbuat dari sari air buah kelapa, berbentuk seperti jeli, berwarna putih hingga bening dan mempunyai tekstur kenyal. Makanan ini digemari banyak orang dan bernilai ekonomi tinggi, pembuatannya tidak terlalu sulit. Makanan ini dihasilkan dari proses fermentasi air buah kelapa. Bibitnya adalah bakteri Acetobacter xylinum yang akan dapat membentuk serat nata jika ditempatkan atau dikembangkan dalam air kelapa yang sudah diperkaya dengan karbon dan nitrogen melalui proses yang terkontrol. Dalam kondisi ini, bakteri tersebut akan menghasilkan enzim yang dapat menyusun zat gula menjadi ribuan rantai serat atau selulosa. Dari jutaan renik yang tumbuh pada air kelapa tersebut, dapat menghasilkan jutaan lembar benang-benang selulosa yang akhirnya nampak padat berwarna putih maupun transparan dan sudah bisa disebut dengan ‘nata’. Acetobacter xylinum tumbuh pada pH 3,5–7,5, namun akan tumbuh optimal bila pH nya 4,3, dan suhu 28°– 31 °C. Bakteri ini sangat memerlukan oksigen. Asam asetat atau asam cuka digunakan untuk menurunkan pH atau meningkatkan keasaman air kelapa. Asam asetat yang baik adalah asam asetat glacial (99,8%). Asam asetat dengan konsentrasi rendah dapat digunakan, namun untuk mencapai tingkat keasaman yang diinginkan yaitu pH 4,5–5,5 dibutuhkan dalam jumlah banyak. Pelaksanaan kegiatan berupa Pendidikan dan pelatihan, diikuti oleh 20 orang peserta dari desa lokasi. Alat dan bahannya yaitu: Panci/Langseng dari stenless, pengaduk/sinduk stenless, kompor, timbangan duduk, gelas ukur, baki plastic, koran penutup, karet pengikat, rak untuk baki plastik, muk ukur dan kain kassa/saringan halus. Bahan: Air kelapa murni, gula pasir/putih, Za/Urea, cuka Biang dan bibit Nata de Coco

Page 45 of 161 | Total Record : 1609