cover
Contact Name
Fitri eka sari
Contact Email
fitriekasari19@gmail.com
Phone
+6281379663738
Journal Mail Official
fitriekasari19@gmail.com
Editorial Address
http://www.ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/duniakesmas/about/contact
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Dunia Kesmas
ISSN : 23016604     EISSN : 25493485     DOI : DOI: https://doi.org/10.33024/jdk.v10i1
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Dunia Kesmas was published by the Faculty of Public Health, Malahayati University with a professional organization of Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat (PDKM). This journal contains articles from research, critical analytical studies in the field of public health (Epidemiology, Biostatistics, Environmental Health, Health Promotion, Reproductive Health, Public Health Nutrition, Administration and Health Policy, Occupational Safety Health).
Articles 519 Documents
HUBUNGAN USIA DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN ABORTUS PADA IBU DI RSUD. Dr. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG Ana Mariza
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v6i3.493

Abstract

Menurut data WHO persentase kemungkinan terjadinya abortus cukup tinggi sekitar 15%-40% angka kejadian, diketahui pada ibu yang sudah dinyatakan positif hamil dan 60%-75% angka abortus terjadi sebelum usia kehamilan 12 minggu. Tujuan penelitian diketahui hubungan usia dan paritas dengan kejadian abortus. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dilaksanakan di Rumah Sakit Abdoel Moeloek Bandar Lampung tahun 2016. Populasi penelitian ini adalah 289 ibu hamil trimester I dan II, teknik penelitian menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel 168 responden. Data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder. Analisa data yang digunakan adalah analisis bivariat secara chi square. Hasil penelitian dapat simpulkan ibu hamil trimester I dan II yang dirawat di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek yang mengalami abortus lebih banyak dibandingkan yang tidak. Terdapat hubungan a n t a r a usia, dan paritas dengan kejadian abortus. Berdasarkan hasil itu disarankan pada ibu hamil agar mengatur jarak dan usia kehamilan untuk menghindari kejadian abortus
Perilaku Konsumen dalam Memilih Makanan Jajanan di Angkringan Kopi Joss, Gedongtengen, Kota Yogyakarta Dyah Suryani; Suyitno Suyitno; Sunarti Sunarti; Aem Ismail
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i1.3519

Abstract

Makanan jajanan tradisional Indonesia sangat banyak ragamnya, dimulai dari bentuk, warna dan rasa. Makanan jajanan di Angkringan Kopi Joss, memiliki berbagai macam varian. Perilaku konsumen dalam memilih makanan jajanan biasanya cenderung memilih harga yang murah dan tempat yang nyaman. Perilaku konsumen memilih makanan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu pendidikan, pengetahuan, sikap, jenis kelamin dan usia. Tujuan penelitian mengetahui hubungan antara pendidikan, pengetahuan, sikap, jenis kelamin dan usia dengan perilaku konsumen dalam memilih makanan jajanan di Angkringan Kopi joss sepanjang jalan Wongsodirjan Gedongtengen Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional, menggunakan desain Cross Sectional. Pengambilan sampel dipilih secara acak dengan mengambil sampel yang kebetulan ada atau tersedia di lokasi penelitian dengan jumlah sampel 97 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan fisher exact test. Hasil analisis statistic didapatkan bahwa nilai p < 0,05 (p=0,006) untuk pengetahuan, nilai p > 0,05 (p = 1,000) untuk tingkat pendidikan, nilai p > 0,05 (p = 1,000) untuk sikap, nilai p > 0,05 (p = 0,638) untuk jenis kelamin dan nilai p > 0,05 (p= 0,507) untuk usia. Ada hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku konsumen dalam memilih makanan, tidak ada hubungan tingkat pendidikan, sikap, jenis kelamin dan usia dengan perilaku konsumen dalam memilih makanan jajanan di Angkringan Kopi Joss sepanjang jalan Wongsodirjan Gedongtengen Kota Yogyakarta.  
HUBUNGAN DIMENSI MUTU PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS RUMBIA KABUPATEN LAMPUNG TENGAH I Gusti Made Yoga Astawa; Samino Samino; Dina Dwi Nuryani
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 1, No 3 (2012): Volume 1 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v1i3.333

Abstract

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran dan kesehatan perlu diiringipeningkatan kemampuan manajemen, kepemimpinan dan pengorganisasian kesehatan.Pendekatan mutu pelayanan dan kepuasan pasien menjadi salah satu strategi pentingyang tidak bisa diabaikan oleh para penentu kebijakan. Dimensi mutu pelayanan adalahTangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy. Kepuasan pasiendipengaruhi kinerja pelayanan kesehatan yang diperolehnya setelah pasienmembandingkan dengan apa yang diharapkannya. Tujuan penelitian ini adalahdiketahuinya hubungan dimensi mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien diPuskesmas Rumbia Kabupaten Lampung Tengah 2012.Jenis penelitian ini survey analitik dengan rancangan cross sectional. Populasiadalah pasien Puskesmas Rumbia. Jumlah sampel ditetapkan dengan teknikproportionate stratified sampling sebanyak 100 sampel, dan pengambilan sampeldilakukan dengan teknik sampling accidental. Pengumpulan data melalui wawancaraterpimpin berpedoman pada kuisioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisayang digunakan adalah analisa gap, analisa univariat, dan analisa bivariat dengan uji chisquare.Hasil penelitian, dimensi mutu pelayanan dinilai baik lebih dari separuh respondenyaitu Assurance (56%), Empathy (53%), Reliability (51%), sedangkan Tangible, danResponsiveness dinilai tidak baik lebih dari separuh responden (58% dan 52%). Gappersepsi dan harapan adalah -0,731. Sebagian besar (73%) pasien di Puskesmas Rumbiatidak puas terhadap mutu pelayanan yang diberikan. Ada hubungan antara dimensitangible (p-value=0,019), reliability (p-value=0,002), responsiveness (p-value=0,001),assurance (p-value=0,001), empathy (p-value=0,000) dengan kepuasan pasien.Disarankan agar masyarakat secara berkala memberikan masukan terhadappenyelenggaraan pelayanan, Puskesmas Rumbia agar meningkatkan kebersihan,dimulainya pelayanan tepat waktu, SPM dan SOP disosialisasikan kepada staf, membuatdan menyepakati nilai/norma organisasi, akademisi agar memberi sumbangsih keilmuankepada unit-unit pelayanan.Kata Kunci : Kepuasan, Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI VOLUME OKSIGEN MAKSIMAL DAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWI KEBIDANAN UNIVERSITAS MALAHAYATI Ringgo Alfarisi
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v5i2.461

Abstract

Volume oksigen maksimal (???? O2max) adalah komponen utama kebugaran kardiorespirasi. Status kesehatan sangat tergantung dari tingkat kebugaran jasmani. Prestasi belajar sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal dan faktor internal. ???? O2max yang baik mendukung pencapaian prestasi belajar yang optimal bagi seorang mahasiswi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas fisik dan Indeks Massa Tubuh (IMT) terhadap ???? O2max, serta pengaruh aktivitas fisik, IMT, dan ???? O2max terhadap prestasi belajar mahasiswi Kebidanan Universitas Malahayati tahun masuk 2014. Penelitian analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Sampel 53 orang perempuan dengan teknik purposive sampling. Analisis statistik dilakukan dalam bentuk uji Spearman dan uji Pearson. Hasil penelitian pada responden, ditemukan bahwa ada pengaruh aktivitas fisik (r = 0,928 ; p <0,05) dan IMT (r = -0,588 ; p <0,05) terhadap ???? O2max. Selain itu, ditemukan bahwa ada pengaruh aktivitas fisik (r = 0,878; p <0,05), IMT (r = -0,691 ; p <0,05), dan ???? O2max (r = 0,910 ; p <0,05) terhadap prestasi belajar. Berdasarkan hasil tersebut disarankan pada mahasiswi kebidanan Universitas Malahayati hendaknya melakukan olahraga secara rutin dan menjaga asupan gizinya, sehingga memiliki volume oksigen maksimal yang baik dan menunjang pencapaian prestasi belajar yang optimal.Kata kunci: Oksigen, prestasi belajar, aktifitas fisik, Indeks Massa Tubuh
Identitas Diri dan Status HIV pada Lelaki Seks Lelaki Muda Di Kota Bandar Lampung Lolita Sary; Otta Nur Kirana; Neno Fitriyani Hasbie
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v9i2.3405

Abstract

Identitas diri menjadi penting karena menyangkut proses seseorang menjadi individu yang unik. Menjadi homoseksual (lelaki seks lelaki/LSL) merupakan pilihan gender yang dipengaruhi dari dalam atau luar diri individu.  Keberadaan LSL belum bisa diterima oleh sebagian besar masyarakat dengan berbagai alasan. Dari sisi kesehatan, LSL merupakan perilaku seksual menyimpang berisiko HIV/AIDS. Lelaki Seks Lelaki sudah dijumpai pada remaja dan perlu untuk diketahui faktor apa saja pembentuk identitas diri LSL lelaki muda dan status HIV/AIDS di Kota Bandar Lampung. Lelaki Seks Lelaki muda sejumlah 144 orang yang dijadikan sampel dengan kriteria berusia 12 – 24 tahun, sudah melakukan hubungan seksual sejenis dan tinggal di Kota Bandar Lampung lebih dari 6 bulan. Jenis penelitian deskriptif dengan analisa data menggunakan distribusi frekuensi. Didapatkan hasil lebih banyak dengan status HIV negative (96,5%), usia paling banyak 19 tahun (19,4%), tingkat pendidikan paling banyak SMA/sederajat 91 (63,2%), status marital paling banyak belum menikah 134 (93,1%), status pekerjaan sudah bekerja 92 (63,9%), pasangan seks paling banyak adalah wanita tetap (61,8%). Disarankan untuk intensif memberikan edukasi pencegahan HIV/AIDS dengan rumus ABCDE di semua sektor untuk komunitas LSL pada khususnya dan masyarakat pada umumnya dan memberikan dukungan non materiil dalam membentuk konsep diri yang baik pada LSL. Kata kunci: Identitas diri, Lelaki seks lelaki, Status HIV/AIDS
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN RUMAH DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU DIWILAYAH PUSKESMAS YOSOMULYO KOTA METRO TAHUN 2014 Ari Budianto; Khoidar Amirus
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v4i2.429

Abstract

Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit menular yang di sebabkan oleh mycobacterium tuberculosis yang menyerang organ paru dan juga organ tubuh lainnya. Pada tahun 2013 Indonesia peringkat 4 terbanyak untuk penderita TB paru setelah China, Hindia, dan Afrika Selatan. Sedangkan menurut data Depkes RI tahun 2013 prevalensi TB Paru di Indonesia terdapat 0,4%. Berdasarkan Profil Dinkes Provinsi Lampung tahun 2012, angka penemuan BTA positif di Kota Metro 44,63%. Di wilayah kerja Puskesmas Yosomulyo tahun 2013 terjadi peningkatan prevalensi kejadian TB paru dari triwulan ke-1 sampai triwulan ke-4 sebanyak 59,1 % terdapat 1 orang yang meninggal dan pada tahun 2014 triwulan ke-1 sampai triwulan ke-3 terdapat 37,5 % kasus penderita TB positif. Tujuan penelitian ini diketahuinya hubungan faktor risiko sanitasi lingkungan rumah dengan kejadian TB paru di Puskesmas Yosomulyo Kota Metro tahun 2014.Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dan menggunakan rancangan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 124 suspect TB Paru dan besar sampel sebanyak 74 responden. Tehnik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar cheklis, kuisioner dan alat ukur. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan tabel distribusi frekuensi, uji statistik chi square dan odd ratio .Hasil penelitian diketahui bahwa frekuensi kejadian TB Paru terbanyak pada kotegori bukan penderita TB paru yaitu sebesar 48 responden (64,86%), frekuensi kepadatan hunian terbanyak pada kategori memenuhi syarat rumah sehat yaitu 42 rumah (56,8%), frekuensi kondisi ventilasi terbanyak pada kategori tidak memenuhi syarat rumah sehat yaitu 39 rumah (52,7%), frekuensi kondisi lantai rumah terbanyak pada kategori memenuhi syarat rumah sehat yaitu sebanyak 69 rumah (93,2%) dan frekuensi pencahayaan terbanyak pada kategori memenuhi syarat rumah sehat yaitu 50 rumah (67,6%). Berdasarkan uji chi sguare diketahui ada dua variabel yang memiliki hubungan yang bermakna (signifikan) dengan kejadian TB Paru yaitu pertama kepadatan hunian dengan nilai p-value = 0,010 dan OR= 4,156. Kedua pencahayaan dengan nilai p-value = 0,008 dan OR= 4,433. Ada dua variabel yang tidak mempunyai hubungan yang bermakna yaitu ventilasi rumah dengan nilai p-value = 0,921 dan kondisi lantai rumah dengan nilai p-value = 0,471. Dengan demikian diharapkan masyarakat dapat memaksimalkan penggunaan ruangan untuk mengurangi kepadatan hunian dan memfungsikan ventilasi rumah sebagai tempat cahaya matahari masuk kedalam rumah, memasang genteng kaca dan membuat penerangan lain didalam rumah terutama pada ruangan yang sering digunakan.Kata kunci : TB Paru, Kepadatan Hunian, Ventilasi, Kondisi Lantai dan Pencahayaan
HUBUNGAN PENGETAHUAN KESELAMATAN KERJA DENGAN TINGKAT KEPATUHAN SOP PEKERJA FORKLIFT Sari narulita Narulita; Dwiki Aji Nugroho
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v8i2.1471

Abstract

ABSTRACT  Introduction: forklift is a tool that allows someone to pick and put stuff with heavy and large load. The operation of a forklift which does not fit the standard operating procedures (SOP ) has the risk of accident.Purpose : this study aimed to analyze the relationship of occupational safety knowledge to SOP compliance of forklift workers.Methods: This research type was survey research using cross sectional method. The target population was forklift workers with a total sampling of 30 people.Results : From the results and analysis obtained, safety knowledge of client was not good and the forklift workers did not comply to SOP. However, there was a correlation between knowledge and level of compliance to SOP.Discussions : The increase of knowledge about occupational safety, regulations K3 and socialization standard operating procedures are needed to upgrade workers’ compliance. Then, improving the workers skills through training and supervision are also necessary. Keywords: Knowledge, Occupational safety, level of Compliance, Forklift, Standard Operating Procedures
ANALISIS FUNGSI MANAJEMEN IMUNISASI DI PUSKESMAS PADANG RATU KABUPATEN LAMPUNG TENGAH TAHUN 2012 Desi Paramita; Khoidar Amirus; Andoko Andoko
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v2i2.356

Abstract

Tujuan program imunisasi adalah menurunkan angka kematian bayiakibat Penyakityang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi ( PD3I ). Keberhasilan program imunisasi diukurdengan pencapaian target cakupan imunisasi. Keberhasilan tersebut salah satunyaadalah tergantung oleh proses manajemen imunisasi yang meliputi perencanaan,pengorganisasian, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Tujuan penelitian ini adalahdiketahui gambaran mengenai fungsi manajemen imunisasi dalam pencapaian cakupanimunisasi Puskesmas Padang Ratu Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2012.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.Informan dalam penelitian ini adalah petugas puskesmas yang terlibat dalam programimunisasi, yaitu terdiri dari Kepala Puskesmas, Pengelola Program imunisasi, dan JuruImunisasi Puskesmas yang terdiri dari 3 bidan desa dan 2 orang perawat.. Teknikpengolahan data menggunakan content analysis (analisis isi)Hasil penelitian menunjukan bahwa pengelola program imunisasi Padang Ratu telahmelakukan perencanaan kegiatan yang meliputi jadwal imunisasi rutin, pembagiantenaga pelaksana, perencanaan logistik imunisasi (vaksin), dan pencatatan hasilimunisasi. Yang masih menjadi hambatan dalam pengelolaan imunisasi adalah mengenaiketenagaan, karena masih adanya jabatan rangkap. Monitoring terhadap kegiatanimunisasi di Puskesmas Padang Ratu melalui rapat setiap bulan dan puskesmas keliling.Evaluasi di Puskesmas Padang Ratu telah dilakukan setiap bulan, dihadiri oleh semuapetugas. Laporan hasil kegiatan imunisasi yang telah dibuat kemudian dievaluasi danditindaklanjuti melalui perencanaan pada bulan berikutnya.Kata Kunci : Manajemen, Imunisasi, Puskesmas
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUNGGUR LAMPUNG TENGAH TAHUN 2016 Mona Oftikasari; Dhini Easter Yanti
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v6i2.484

Abstract

Metode kontrasepsi jangka panjang merupakan salah satu metode keluarga berencana yang sangat efektif namun sampai saat ini cakupan penggunaannya masih rendah. Berdasarkan data BKKBN, Proporsi peserta KB aktif menurut metode kontrasepsi yang sedang digunakan pada tahun 2015 dari 74,87% peserta KB aktif paling banyak menggunakan alat kontrasepsi jangka pendek terutama suntikan (47,54%) dan Pil KB (23,58%). Sedangkan cakupan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang masih rendah yaitu IUD terdapat 11,07%, MOW 3,52%, MOP 0,69% dan Implan 10,46%. Semenara di Provinsi Lampung, cakupan MKJP tahun 2015 terdapat sebesar 33,64% dan untuk wilayah Kabupaten Lampung Tengah hanya terdapat 4,30%. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya Hubungan Pengetahuan Dan Dukungan Keluarga Terhadap Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Di Wilayah Kerja Puskesmas Punggur Lampung Tengah Tahun 2016.Jenis penelitian survey analitik menggunakan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur peserta KB aktif di Wilayah Kerja Puskesmas Punggur Lampung Tengah tahun 2016 yang berjumlah 5.241 orang, sampel yang diambil sebanyak 148 orang, terdiri dari 74 kasus dan 74 kontrol. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji chi square. Hasil uji statistik menunjukkan sebagian besar wanita usia subur akseptor KB aktif memiliki pengetahuan dalam ketegori baik (62,2%) dan mendapatkan dukungan keluarga (53,4%).Hasil analisis uji bivariat membuktikan ada hubungan pengetahuan (p-value = 0,028, OR: 2,265, dan dukungan keluarga (p-value = 0,008, OR: 2,561 dengan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang. Berdasarkan hasil penelitian saran perlunya peningkatan pengetahuan kepada wanita usia subur tentang penggunaan MKJP dan pemberian edukasi kepada masyarakat/keluarga/suami agar mereka memahami tujuan, manfaat, efek samping dari suatu penggunaan alat kontrasepsi.Kata kunci : Pengetahuan, dukungan keluarga, penggunaan MKJP
Metode Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) terhadap Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) melalui di Desa Tanjung Agung Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Tahun 2019 Dina Dwi Nuryani; Nurhalina Sari; Prince Syahtri
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v9i1.3781

Abstract

ABSTRAKMasih sekitar 70 juta penduduk Indonesia yang Buang Air Besar Sembarangan (BABS), dengan jumlah terbesar berada di perdesaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui metode pemicuan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) terhadap perubahan perilaku buang air besar sembarangan (BABS).Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan/desain penelitian  quasy experiment  pendekatan  Times  Series  Design. Penelitian dilaksanakan di Desa Tanjung Agung Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran. Sampel sebanyak 24 kepala rumah tangga menggunakan teknik Cluster Sampling, Jenis data yang digunakan adalah data primer. Analisa bivariat ini dilakukan pengujian statistik Uji repeated anova. Hasil penelitian didapatkan ada pengaruh penerapan metode pemicuan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) terhadap perubahan perilaku buang air besar sembarangan (BABS) dengan nilai ρ-value perilaku sebesar <0,01 dengan rata-rata perubahan perilaku sebelum dilakukan STBM terhadap perilaku sesudah dilakukan pemicuan sebesar 14,45. Setelah diberikan pemicuan masyarakat berkomitmen untuk menjalankan apa yang telah mereka ketahui terkait masalah kebersihan dan kesehatan serta berubah perilakunya dari buang air besar sembarangan ke arah perilaku hidup bersih dan sehat yang lebih baik sesuai dengan kaidah kesehatan masyarakat dibanding pada saat atau awal kegiatan berjalan.Kata Kunci    : Buang Air Besar Sembarangan, Perilaku, dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat 

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4 Vol 14, No 3 (2025): Volume 14 Nomor 3 Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1 Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4 Vol 13, No 3 (2024): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 4 (2023): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2023): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2022): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2020): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2 Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2019): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Nomor 1 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Nomor 2 Vol 7, No 4 (2018): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3 Vol 6, No 4 (2017): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2014): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2013): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2013): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2012): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2012): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2012): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 Nomor 1 More Issue