cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 33 Documents
Search results for , issue "Volume 4 Nomor 2 April 2021" : 33 Documents clear
Penyuluhan Tentang Peran Kader Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Di Masa Pandemi Sri Maria Puji Lestari; Ading Yogi Pratama; Zulfian Zulfian; Resti Arania; Ni Putu Sudiadnyani; Ratna Purwaningrum
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.3693

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan keterangan, kecamatan Langkapura merupakan satu dari empat belas Kecamatan yang termasuk dalam kategori zona merah di Bandar Lampung. Pada 14 maret 2020, ditemukan pasien positif COVID-19 pertama di Lampung yaitu warga salah satu kelurahan di wilayah administratif Kecamatan Langkapura. Oleh karena itu peran kader sangat di perlukan dalam pelayanan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan memberikan pengetahuan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meniningkatkan pengetahuan mengenai covid. Pelaksanaan kegiatan dibantu oleh FK malahayati pada bulan Desember 2020. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan kader sehingga dapat disimpulkan bahwa penyuluhan pada kader sangat efektif. Kata Kunci: Penyuluhan, kader, covid. ABSTRACT Based on information, Langkapura sub-district is one of fourteen sub-districts included in the red zone category in Bandar Lampung. On March 14, 2020, the first positive COVID- 19 patient was found in Lampung, a resident of a sub-district in the administrative area of Langkapura District. Therefore, the role of cadres is needed in service. One of the efforts that can be done by providing knowledge. The purpose of this activity is to increase knowledge about Covid. The implementation of activities assisted by FK malahayati in December 2020. The result of this activity is the knowledge of cadres so it can be ignored    that counseling to cadres is very effective. Keywords: Counseling, cadres, covid
Pendidikan Kesehatan Tentang Ergonomi Di Home Industry Cotton Bud Desa Mekarbakti Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang Iwan Shalahuddin; Iwan Suhendar; Umar Sumarna
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.3826

Abstract

 ABSTRAK Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja sangat penting sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja di lingkungan kerja. kerja merupakan hal yang penting bagi perusahaan, karena dampak kecelakaan dan penyakit kerja tidak hanya merugikan karyawan, tetapi juga perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung. Potensi bahaya akan selalu timbul pada saat seseorang yang melakukan pekerjaan. Potensi bahaya tersebut dapat berasal dari sifat pekerjaan yang dilakukan oleh pekerja, mesin yang digunakan oleh pekerja, lingkungan kerja dari pekerja, proses produksi, dan cara kerja pekerja.  Tujuan pengabdian untuk menjelaskan tentang kesehatan dan keselamatan kerja khususnya ergonomi dalam pelaksanaan pekerjaan di home industry. Metode kegiatan promosi kesehatan dilakukan dengan pemberian pendidikan kesehatan melalui virtual menggunakan platform Whatsapp Group Chat dengan metode ceramah, Tanya jawab, diskusi dan demonstrasi. Hasil Rekapitulasi data Pengkajian Kebutuhan Belajar Jumlah audience : 36 orang,  Audience terdiri dari para pekerja dari seluruh bagian dalam proses pembuatan Cuttond Buds. Saat sesi pematerian berjalan dengan lancar dan peserta tampak fokus dan menyaimak apa yang sedang dipresentasikan. Setelah materi selesai disampaikan, dilanjut dengan penayangan video tentang pengaturan posisi yang baik dan benar pada saat bekerja yang disertai dengan gerakan peregangan dan selanjutnya sesi tanya jawab yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana perubahan pekerja dari yang sebelumnya dan sesudahnya diberikan penkes. Kesimpulan didapatkan bahwa kebutuhan belajar pekerja di home industy cuttond bud, meliputi kebutuhan belajar perceived needs, unperceived needs, dan misperceived needs. Pada proses pelaksanaan penyuluhan; para pekerja, terlihat antusias saat pemberian materi berlangsung. Kegiatan penyuluhan berjalan kondusif karena peserta menyimak materi yang disampaikan dengan baik. Kata Kunci: Ergonomi, Home Industri, Keselamatan dan Kesehatan Kerja  ABSTRACT The application of occupational safety and health is very important as an effort to prevent work accidents in the work environment. Work is important for the company, because the impact of accidents and occupational diseases is not only detrimental to employees, but also to the company, either directly or indirectly. Potential danger will always arise when someone is doing the job. The potential hazards can come from the nature of the work done by workers, the machines used by workers, the work environment of workers, the production process, and the way workers work. The purpose of this service is to explain occupational health and safety, especially ergonomics in the implementation of work in the home industry. The method of health promotion activities is carried out by providing virtual health education using the Whatsapp Group Chat platform with the methods of lectures, questions and answers, discussions, and demonstrations. Results of the Learning Needs Assessment data recapitulation Audience number: 36 people. The audience consists of workers from all parts of the process of making cotton buds. When the presentation session went smoothly and the participants seemed focused and listening to what was being presented. After the material has been delivered, it is followed up with a video showing about setting a good and correct position at work accompanied by stretching movements and then a question and answer session which aims to find out the extent to which workers have changed from those previously and afterward given the Health Center. The conclusion is that the learning needs of workers at home industrial cotton buds include learning needs, perceived needs, unperceived needs, and misperceived needs. In the extension process; the workers, looked enthusiastic when the materials were given. The extension activity was conducive because the participants listened well to the material presented. Keywords: Ergonomics, Home Industry, Occupational Safety, and Health
Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Upaya Pencegahan Covid-19 Bagi Warga Serta Tenaga Kesehatan Di Kelurahan Wonggaditi Timur Gorontalo Rini Fahriani Zees; Mira Astri Koniyo; Paulus Pangalo; Zulfi Ayu
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.3764

Abstract

ABSTRAK Pandemi (Corona Virus Disease) COVID 19 telah tersebar di 210 Negara dan tercatat sebanyak 1.786.769 pasien yang dinyatakan positif(WHO, April 2020). Indonesia pada 12 April 2020 mencapai 4.241 kasus yang telah terkonfirmasi. Provinsi Gorontalo terdapat 1 pasien terkonfirmasi positif menderita Covid 19, Pasien dalam Pengawasan (PDP) sejumlah 64 orang dan Orang Dalam Pengawasan (ODP) sejumlah 3093 orang. Sebaran PDP tertinggi berada di Kota Gorontalo. Tujuan pelatihan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader kesehatan dalam melakukan pencegahan penularan covid 19 bagi warga masyarakat di kelurahan Wonggaditi Timur Kota Gorontalo. Adapun kegiatan pengabdian Masyarakat meliputi pelatihan kader kesehatan, pembagian buku pedoman Penyemprotan menggunakan desinfektandi rumah warga, pembagian masker kain sebanyak 500 buah dan pemberian APD sebanyak 40 paket bagi petugas kesehatan di RS Rujukan yang wilayahnya berada di Wilayah Kerja Kelurahan Wonggaditi Barat. Terdapat peningkatan pengetahuan tentang pencegahan penularan Covid 19 oleh kader kesehatan. Masyarakat memberikan respon yang sangat baik dengan indikator capaian yaitu selalu memakai masker sesuai tujuan dan fungsinya. Kata Kunci : COVID 19, Desinfectan, Alat Pelindung Diri. ABSTRACT The pandemic (Corona Virus Disease) COVID 19 has spread in 210 countries and recorded 1,786,769 patients who tested positive (WHO, April 2020). Indonesia on April 12, 2020, reached 4,241 confirmed cases. Gorontalo Province there was 1 patient confirmed positive for Covid 19, 64 patients under surveillance (PDP) and 3093 people under surveillance (ODP). The highest distribution of PDP was in Gorontalo City. The aim of the training was expected to increase the knowledge and ability of health cadres in preventing the transmission of Covid 19 for community members in Wonggaditi Timur village, Gorontalo City. The community service activities include training for health cadres, distributing spraying manuals using disinfectant in residents' homes, distributing 500 cloth masks and giving 40 packages of PPE for health workers at the Referral Hospital whose area is in the Wonggaditi Barat Village Work Area. There was an increase in knowledge about preventing the transmission of Covid 19 by health cadres. The community responded very well with performance indicators, namely always wearing a mask according to its purpose and function. Keywords: COVID 19,  Desinfectant, Personal Protective Equipment.
Pendampingan Kader Posyandu Tentang MP-ASI Di Kelurahan Kalumpang Kota Ternate Siska Nawang Ayunda Maqfiro; Irmasanti Fajrin; Anira Sukmah
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.3511

Abstract

ABSTRAK Salah satu upaya untuk meningkatkan kesehatan dan gizi anak adalah dengan memberikan makanan yang terbaik. Jika bayi usia 6-24 bulan tidak memperoleh cukup gizi dari MP-ASI, maka akan mengakibatkan gangguan pertumbuhan dan kurang gizi. Berdasarkan hasil pengkajian gizi Balita yang dilakukan sebelumnya ternyata masih dijumpai beberapa masalah gizi khususnya pada kelompok umur anak dibawah usia dua tahun (Baduta). Penyebab utamanya adalah masih terbatasnya pengetahuan ibu tentang pemberian MP-ASI. Kader Posyandu yang selama ini sudah berperan aktif dirasakan masih lemah dalam memberikan edukasi ASI dan MP-ASI. Padahal kader Posyandu sangat potensial perannya sebagai agen perubahan. Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini yaitu penerapan pendampingan kader sehingga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam mengedukasi MP-ASI dan melanjutkan informasi pada ibu Baduta. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi dan pendampingan. Sasaran pengabdian masyarakat adalah 12 orang kader di Kelurahan Kalumpang Kecamatan Ternate Tengah Kota Ternate. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini diperoleh peningkatan hasil pengetahuan dan keterampilan para kader tentang MP-ASI. Hasil observasi saat pendampingan kader ketika memberikan edukasi kepada ibu baduta terlihat proses yang terjalin dua arah dan kader memberikan edukasi tentang MP-ASI dengan baik. Hasil yang baik pun ditunjukkan kader ketika dapat mendampingi ibu mengolah dan menyajikan MP-ASI sesuai dengan usia bayi dan memenuhi unsur gizi seimbang. Kata Kunci:  Pendampingan; Kader; MP-ASI  ABSTRACT One of the efforts to improve children's health and nutrition is to provide the best food. If the baby aged 6-24 months does not obtain enough nutrition from MP-breast milk, it will result in growth disorders and malnutrition. Based on the results of nutrition studies carried out previously, there were still some nutritional problems, especially in the age group of children under the age of two years (Baduta). The main cause is the limited knowledge of mothers about the provision of MP-breast milk. Posyandu cadres who have played an active role are still weak in providing breast milk and MP-ASI education. In fact, Posyandu cadres have a potential role as agents of change. The purpose of this Community Service activity is the application of cadre assistance so as to increase the knowledge and skills of posyandu cadres in educating MP-ASI and continuing information on Baduta's mother. The methods used are lectures, discussions, and mentoring. The target of community service is 12 cadres in The Village Kalumpang District Ternate Central Ternate City. The result of community service was obtained to increase the results of knowledge and skills of cadres about MP-ASI. The results of observation when mentoring cadres when providing education to clown mothers are seen as a two-way intertwined process and cadres provide education about MP-BREAST MILK well. Good results are also shown by cadres when they can accompany mothers to process and present MP-breast milk according to the age of the baby and meet the nutritional element of balanced. Keywords:  Mentoring; Cadre; MP-ASI
Pemberian Jus Timun Untuk Menurunkan Rasa Nyaman Nyeri Pada Pasien Hipertensi Di Belitang Oku Timur Sumatra Selatan Triyoso Triyoso; Mayka Kaduana; Eka Yudha Chrisanto
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.2826

Abstract

ABSTRAK Dari 10 besar penyakit terbanyak di Provinsi Lampung, pada tahun 2013 hipertensi menduduki urutan ketujuh dengan jumlah 17,29% dan meningkat menjadi urutan kelima pada tahun 2014 dengan jumlah 30,01% dan pada tahun 2015 hipertensi meningkat lagi menjadi urutan ketiga dengan jumlah 33,05%. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa diet yang menitik beratkan pada makanan rendah lemak, tinggi sayur dan buah-buahan mampu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi contohnya mentimun. Tujuan setelah penyuluhan dan demonstrasi, diharapkan pemberian jus timun dapat untuk menurunkan nyeri dan tekanan darah pada klien hipertensi. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan menggunakan leaflet dan demonstrasi pembuatan jus timun. Terdapat penurunan nyeri dan tekanan darah pada klien hipertensi setelah pemberian jus timun selama 7 hari di Belitang Oku Timur, Sumatra Selatan. Dengan demikian, pemberian jus timun pada klien hipertensi sangat efektif dalam menurunkan nyeri dan tekanan darah. Kata Kunci: Jus Timun, Nyeri, Hipertensi  ABSTRACT The 10 biggest diseases in Lampung Province, in 2013 hypertension was seventh (17.29%) and increased to fifth in 2014 (30.01%) and in 2015 hypertension increased again to third (33, 05%). Based on research it is known that a diet that focuses on low-fat foods, high in vegetables and fruits can reduce blood pressure in patients with hypertension such as cucumbers. The purpose after counseling and demonstration, is expected to give cucumber juice to reduce pain and blood pressure to hypertension's client. The activities carried out in the form of counseling using leaflets and demonstrations of making cucumber juice. There was a decrease to blood pressure and pain in hypertensive clients after giving cucumber juice for 7 days at Belitang East Oku, South Sumatra. Thus, giving cucumber juice to hypertension's client is very effective in reducing pain and blood pressure. Keywords: Cucumber juice, Pain, Hypertension
Sosialisasi Pencegahan Covid-19 Pada Tokoh Masyarakat Wilayah Kerja Deli Serdang Masri Saragih; Julia Mahdalena Simanjuntak; Amila Amila
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.3745

Abstract

 ABSTRAK Saat ini dunia dihebohkan dengan adanya virus corona yang diketahui muncul mula pertama di Wuhan, Cina. Ancaman virus Corona kini telah menyebar ke sejumlah negara yaitu Brasil (672.846 kasus positif), Rusia (467.073 kasus positif), Inggris Raya (286.294 kasus positif), dan India  (247.195  kasus  positif). Selain dari Negara-negara tersebut virus Corona juga sudah menyebar di Indonesia. Data 31 Maret 2020 menunjukkan kasus yang terkonfirmasi berjumlah 1.528 kasus dan 136 kasus kematian. Tingkat mortalitas COVID-19 di Indonesia sebesar 8,9%, angka ini merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara. Tujuan dari Program Pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tokoh masyarakat tentang pencegahan covid-19. Metode kegiatan yang dilakukan adalah dengan penyampaian materi tentang protokol kesehatan, komunikasi publik, pengenalan aplikasi INARISK serta pembagian masker. Terdapat peningkatan pengetahuan tokoh masyarakat tentang pencegahan covid-19. Dengan demikian, pelaksanaan sosialisasi tentang pencegahan covid-19 sangat efektif. Kata Kunci: Pencegahan Covid-19, Tokoh Masyarakat  ABSTRACT Currently the world is shocked by the existence of the corona virus which is known to have first appeared in Wuhan, China. The threat of the Corona virus has now spread to a number of countries, namely Brazil (672,846 positive cases), Russia (467,073 positive cases), Great Britain (286,294 positive cases), and India (247,195 positive cases). Apart from these countries the Corona virus has also spread in Indonesia. March 31, 2020 data shows that there are 1,528 confirmed cases and 136 deaths. The mortality rate for COVID-19 in Indonesia is 8.9%, this figure is the highest in Southeast Asia. The purpose of this Community Service Program is to increase the knowledge of community leaders about the prevention of Covid-19. The method of activities carried out is by delivering material on health protocols, public communication, introducing the INARISK application and distributing masks. There is an increase in the knowledge of community leaders about the prevention of Covid-19. Thus, the implementation of socialization on the prevention of Covid-19 is very effective. Keywords: Covid-19 Prevention, Community Leader
Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Melalui Penyuluhan Tentang Kegunaan Buku KIA (Kesehatan Ibu Dan Anak) Di Puskesmas Pembantu Gumbang Wilayah Kerja Puskesmas Pagal Eufrasia Prinata Padeng; Fransiska Nova Nanur
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.3821

Abstract

ABSTRAK Pelaksanaan Kelas Perempuan Hamil Melalui Bimbingan Penggunaan Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) Di Pustu Gumbang. Kelas ibu hamil merupakan salah satu kegiatan penting dalam pelaksanaan penjelasan terkait Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) di masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah  sebagai upaya belajar dari ibu, suami dan keluarga melalui metode pembelajaran bersama di kelas yang difasilitasi oleh petugas kesehatan. Penyelenggaraan kelas bagi ibu hamil bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang perawatan kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir. Pelaksanaan kelas untuk ibu hamil menggunakan metode penyuluhan dengan menggunakan Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak)  dan media Slide (Power Point). Pelaksanaan kelas ibu hamil di Pustu Gumbang menunjukkan bahwa penyuluhan membawa perubahan perilaku dan pengetahuan ibu hamil. Untuk itu perlu menjadikan penyuluhan sebagai kegiatan rutin dalam melaksanakan perkuliahan ibu hamil. Kata Kunci: Wanita Hamil, Buku KIA, Pengetahuan  ABSTRACT Implementation of Class for Pregnant Women through Guidance on the Use of the MCH (Maternal and Child Health) Book at Pustu Gumbang. The class of pregnant women is one of the important activities in implementing the explanation regarding the MCH Handbook (Maternal and Child Health) in the community. The purpose of this activity is as an effort to learn from mothers, husbands, and families through collective learning methods in class facilitated by health workers. The implementation of classes for pregnant women aims to increase the knowledge of pregnant women about pregnancy care, childbirth, childbirth, and newborns. Classroom implementation for pregnant women uses the extension method using the MCH Handbook (Maternal and Child Health) and Slide (PowerPoint) media. The implementation of the class for pregnant women at Pustu Gumbang shows that counseling brings about changes in behavior and knowledge of pregnant women. For this reason, it is necessary to make counseling a routine activity in carrying out lectures for pregnant women. Keywords: Pregnant Women, MCH Handbook, Knowledge
Program Hidup Bersih Dan Sehat Pada Masa Pandemi Dikelurahan Bakung Selvia Anggraeni; Afrizal Abdul Aziz; Deviani Utami; Abdurrohman Izzudin; Rinto Hadiarto; Zulhafis Mandala
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.3704

Abstract

ABSTRAK Mewabahnya penyebaran penyakit Corona Virus Diseases-19 atau dikenal dengan Covid19 yang menyebabkan bencana bagi masyarakat hingga mengakibatkan kematian ribuan jiwa diseluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Munculnya wabah penyakit ini mendorong pentingnya untuk memberikan edukasi terhadap masyarakat tentang prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Selain itu, masyarakat perlu mengetahui dengan pasti penularan dan cara pencegahan Covid-19 agar tidak terus mewabah. Masyarakat sangat disarankan untuk tinggal di rumah saja, harus menggunakan masker, pekerja/karyawan bekerja dari rumah (Work From Home/WFH), selalu mencuci tangan dan menerapkan PHBS. PHBS merupakan starategi yang dapat mencegah penyebaran Covod-19. Masyarakat terus dihimbau untuk meningkatkan prilaku hidup bersih dan sehat dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, karena perilaku masyarakat sangat berperan penting dalam penurunan angka penyebaran Covid-19. PHBS merupakan salah satu starategi dalam pencegahan penyebaran Covid -19 yang sangat efektif dan mudah dilakukan oleh semua lapisan masyarakat. Rekomendasi pemerintah terus menghimbau gerakan PHBS menjadi kunci pencegahan penyebaran Covid-19 pada masa pandemik ini. Melakukan PHBS diharapkan penyebaran Covid-19 dapat dihambat sehingga kejadian tidak bertambah. Oleh karena pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, perlu dilakukan pemberian informasi secara terus menerus sehingga dapat meningkatkan pengetahuan seluruh lapisan masyarakat untuk menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari.Kata Kunci: PHBS,COVID19ABSTRACT The outbreak of the Corona Virus Diseases-19 or known as Covid19, which caused disasters for the community, resulted in the death of thousands souls throughout the world, including in Indonesia. The emergence of this disease outbreakencouraging the importance of providing education to the public about behaviorclean and healthy life (PHBS). In addition, people need to know for suretransmission and ways to prevent Covid-19 so that it does not continue to plague. Society immenselyIt is advisable to stay at home only, must use a mask, workers / employeeswork from home (Work From Home / WFH), always wash hands and applyPHBS. PHBS is a strategy that can prevent the spread of Covod-19.The community continues to be urged to improve behavior in a clean and healthy life. Keywords:PHBS , COVID19
Pendidikan Kesehatan Simulasi Senam Anti Hipertensi Sebagai Upaya Pencegahan Dan Pengendalian Hipertensi Di RW 3 Kelurahan Jayawaras Garut Witdiawati Witdiawati; Udin Rosidin; Dadang Purnama
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.3777

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi dengan tingginya penyakit hipertensi di RW 03 Desa Jayawaras Garut. Survey awal menunjukkan ada sebagian masyarakat yang tidak melakukan upaya pencegahan. Karena pandemi covid 19 maka kegiatan pengabdian ini diutamakan kepada tokoh masyarakat. Tujuan yang ingin dicapai kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan tokoh masyarakat dalam pencegahan penyakit Hipertensi. Metoda pelaksanaan PPM diawali dengan persiapan sosial dengan melakukan pendekatan lintas program maupun lintas sektoral. Kemudian melakukan serangkaian kegiatan untuk  pencegahan penyakit hipertensi. Pendidikan kesehatan diikuti oleh 20 orang tokoh masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan rata rata nila pengetahuan sebelum dilaksanakan pendidikan kesehatan sebesar 67 point dan meningkat menjadi 78 point. Kesimpulan adanya peningkatan pengetahuan tokoh masyarakat di RW 03 Desa Jayawaras. Dengan meningkatnya pengetahuan tentang pencegahan penyakit hipertensi pada tokoh masyarakat di RW 03 Desa Jayawaras diharapkan seluruh masyarakat mengikuti perilaku tokoh masyarakat dalam pencegahan penyakit hipertensi. Kata kunci  : Pendidikan Kesehatan, Pencegahan hipertensi, Senam anti hipertensi. ABSTRACTThis dedication activity was motivated by the high level of hypertension in RW 03 Jayawaras Garut Village. Initial surveys show that there are some people who do not take preventive measures. Due to the Covid 19 pandemic, this service activity is prioritized for community leaders. The goal of this activity is to increase the knowledge of community leaders in the prevention of hypertension. The method of implementing PPM begins with social preparation by taking a cross-programmatic and cross-sectoral approach. Then carry out a series of activities to prevent hypertension. Health education was attended by 20 community leaders. The results showed that the average value of knowledge before health education was implemented was 67 points and increased to 78 points. The conclusion is that there is an increase in the knowledge of community leaders in RW 03 Jayawaras Village. With the increase in knowledge about the prevention of hypertension among community leaders in RW 03 Jayawaras Village, it is hoped that the entire community will follow the behavior of community leaders in preventing hypertension. Keywords:  Health Education, Prevention of Hypertension, Anti-hypertensive Gymnastics.      
Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Tentang Perawatan Diri Pada Keluarga Pasien Bedah Laki-Laki Hesti Platini; Hasniatisari Harun
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.2809

Abstract

ABSTRAK  Kebersihan merupakan hal yang sangat penting dan harus diperhatikan karena mempengaruhi kesehatan dan psikologis seseorang. Kondisi seseorang sakit, masalah kebersihan biasanya kurang diperhatikan. Hal ini terjadi karena masalah kebersihan dianggap masalah kecil, akan tetapi jika hal tersebut dibiarkan terus dapat memengaruhi kesehatan secara umum. Tujuan dilakukan adalah memberikan pendidikan kesehatan tentang perawatan diri (personal hygiene). Pemeliharaan perawatan diri diperlukan untuk kenyamanan individu, keamanan, dan kesehatan terutama pada pasien bedah. Metode  pelaksanaan Program pengabdian Masyarakat ini adalah pendidikan dalam bentuk penyuluhan kesehatan yang dilakukan evaluasi melalui pretest dan posttest. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 25 orang, 10 orang mahasiswa. Tahapan kegiatan dimulai dari perencanaa, pelaksanaan kemudian evaluasi. Hasil kegiatan yaitu terdapat perubahan dalam pengetahuan (100%). Aspek keterampilan hampir semua peserta dapat mempraktekan cara perawatan diri pada pasien bedah (100%). Kegiatan pendidikan kesehatan mengenai perawatan diri pada pasien bedah dapat dijadikan salah satu upaya pencegahan dan pengendalian infeksi dengan upaya perawatan diri pasien yang dirawat di pelayanan kesehatan. Diharapkan kegiatan ini dapat dilakukan menjadi usaha promosi kesehatan dalam perawatan diri pada pasien di ruang perawatan bedah. Kata kunci: Bedah, Perawatan Diri    ABSTRACT  Personal hygiene is a very important thing and must be considered because it affects one's health and psychological well-being. Cleanliness is influenced by individual values and habits. A person's condition is sick, hygiene problems are usually less attention. This happens because hygiene problems are considered minor problems, but if left unchecked can continue to affect general health. The aim is to provide health education about personal care (personal hygiene). Self-care maintenance is needed for individual comfort, safety, and health especially in surgical patients. The method of implementing this Community Service Program is education in the form of health education which is evaluated through pretest and posttest. The number of participants who attended was 25 people, 10 students. Stages of activities start from the planning, implementation and then evaluation. The result of the activity is that there is a change in knowledge (100%). The skill aspects of almost all participants can practice self-care in surgical patients (100%). Health education activities regarding self-care for surgical patients can be used as an effort to prevent and control infection with self-care efforts for patients treated in health services. It is hoped that this activity can be carried out as a health promotion effort in self-care for patients in the surgical inpatient room. Key words: Personal hygiene, Surgical

Page 1 of 4 | Total Record : 33


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue