cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 38 Documents
Search results for , issue "Volume 4 Nomor 6 Desember 2021" : 38 Documents clear
Pemanfaatan Jeruk Bali (Citrus Grandis) Dan Jeruk Lemon (Citrus Limon) Terhadap Penurunan Mual Muntah Pada Ibu Hamil di Desa Karang Anyar Langsa Baro Kota Langsa Cut Mutiah; Nora Veri; Magfirah Magfirah; Fazdria Fazdria; Emilda AS; Abdurrahman Abdurrahman
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.4463

Abstract

ABSTRAKMual muntah merupakan hal yang paling sering dialami oleh ibu selama kehamilan Trimester I. Dari seluruh kejadian mual muntah, 60-80% terjadi pada primigravida dan 40-60% pada multigravida. Sedangkan frekuensi ibu yang hanya mengalami mual sebanyak 27-30% dan muntah 28-52%. Jeruk bali dan Jeruk Lemon dapat dijadikan alternatif untuk mengatasi mual muntah selama kehamilan. Kandungan Flavonoid, B6 dan limonene yang dapat mengatasi mual muntah. Tujuan kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dalam mengatasi mual muntah selama kehamilan di Desa Karang Anyar Kec. Langsa Baro. Metode pelaksanaan kegiatan diawali dengan mengukur frekuensi mual muntah dan pengetahuan menggunakan kuesioner dan selanjutnya memberikan edukasi pemanfaatan jeruk bali dan jeruk lemon kepada 20 orang ibu hamil trimester I. Hasil kegiatan diperoleh bahwa mayoritas frekuensi mual muntah ibu hamil mengalami penurunan dari 16 orang (80%) menjadi 2 orang (10%). Pengetahuan tentang cara mengatasi mual muntah dan pemanfaatan jeruk bali dan jeruk lemon meningkat dari sebelum diberi edukasi dengan rata 4,7 dan setelah diberi edukasi menjadi 8,7. Kata Kunci: Mual, muntah, jeruk bali, jeruk lemon ABSTRACTNausea and vomiting is the most common thing experienced by mothers during pregnancy trimester I. Of all incidents of nausea and vomiting, 60-80% occur in primigravidas and 40-60% in multigravidas. Meanwhile, the frequency of mothers who only experienced nausea was 27-30% and vomiting was 28-52%. Citrus Grandis and Citrus Limon can be used as an alternative to treat nausea and vomiting during pregnancy. The content of flavonoids, B6 and limonene that can treat nausea and vomiting. The purpose of this service activity is to increase the knowledge of pregnant women in overcoming nausea and vomiting during pregnancy in Karang Anyar Kec. Langsa Baro. The method of implementing the activity began by measuring the frequency of nausea and vomiting using a questionnaire and then providing education on the use of pomelo and lemon to 20 trimesters I pregnant women. to 2 people (10%). Knowledge of how to deal with nausea and vomiting and the use of citrus Grandis and citrus Limon increased from 4.7 before education and after education to 8.7 Keywords: Nausea, Vomiting, Citrus Grandis, Citrus Limon
Pencegahan Terjadinya Computer Vision Syndrome (CVS) Akibat Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 Pada Siswa MTSN1 Lumajang Indriana Noor Istiqomah; Laili Nur Azizah; Mashuri Mashuri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.4333

Abstract

ABSTRAK Computer Vision Syndrome (CVS) merupakan kumpulan gejala yang muncul akibat penggunaan laptop atau komputer. Penggunaan laptop atau menatap layar laptop lebih dari 2 jam dan tidak diselingi dengan mengistirahatkan mata selama 15 menit, dapat menimbulkan gejala CVS. Adanya pembelajaran daring di Indonesia, dan diberlakukannya pembatasan sosial saat pandemi Covid-19 sejak bulan Maret 2020, menyebabkan seluruh fasilitas pendidikan menghentikan mengalihkan sistem pembelajaran tatap muka menjadi sistem pembelajaran dalam jaringan (daring). Pembelajaran daring yang biasanya dilakukan selama 4-6 jam dalam sehari (tidak termasuk pebugasan di luar jam sekolah), tentu dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan mata siswa. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman siswa tentang cara pencegahan CVS sehingga dapat membantu siswa untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan terjadinya CVS. Metode kegiatan pengabdian ini yang digunakan dalam kegiatan ini adalah memberikan penyuluhan melalui ruang Zoom tentang pencegahan CVS menggunakan media power point yang dilengkapi gambar-gambar dan juga video roleplay mengatasi CVS secara mandiri, serta pemberian leaflet tentang pencegahan CVS. Hasil dari kegiatan ini adalah pengetahuan siswa tentang pencegahan CVS meningkat. Kata kunci: computer vision syndrom, pembelajaran daring.  ABSTRACT Computer Vision Syndrome (CVS) is a collection of symptoms that arise from using a laptop or computer. Using a computer or staring at a laptop screen for more than 2 hours and not resting your eyes for 15 minutes can cause CVS symptoms. The existence of online learning in Indonesia, and the imposition of social restrictions during the Covid-19 pandemic since March 2020, have caused all educational facilities to stop turning face-to-face learning systems into online learning systems. Online learning, which is usually carried out for 4-6 hours a day (excluding work outside school hours), can undoubtedly harm students' eye health. This activity aims to increase students' understanding of how to prevent CVS so that it can help students take an active role in preventing CVS. This activity's method is to provide counseling through the Zoom room about CVS prevention using PowerPoint media equipped with pictures and video roleplay to overcome CVS independently and give leaflets on CVS prevention. The result of this activity was that the knowledge of MTsN 1 Lumajang students about CVS prevention increased. Keywords: computer vision syndrome, online learning 
Terapi Akupresure Terhadap Kadar Asam Urat Pada Penderita Asam Urat di Dusun Muara Jaya Kecamatan Kebun Tebu Lampung Barat Triyoso Triyoso; Muhammad Agustianda; Wahid Tri Wahyudi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.2874

Abstract

ABSTRAK Gout merupakan penyakit metabolik yang disebabkan oleh kelebihan kadar senyawa urat didalam tubuh, baik karena produksi berlebih, eliminasi yang kurang, atau peningkatan asupan purin. Salah satu terapi nonfarmakologik yang telah terbukti mampu mengatasi berbagai permasalahan kesehatan adalah akupresur. Akupresur yaitu tindakan pemberian tekanan ke titik khusus pada tubuh untuk mengurangi peningkatan kadar asam urat, menghasilkan relaksasi, dan mencegah atau mengurangi rasa mual. Tujuan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini untuk mendapatkan pengalaman dan kompetensi lebih dalam pemberian asuhan keperawatan komprehensif pemberian terapi Akupresure terhadap penurunan kadar asam urat. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan menggunakan leaflet dan demonstrasi terapi akupresure. Terdapat penurunan kadar asam urat setelah dilakukan terapi akupresure pada penderita asam urat. Terapi akupresure sangat efektif dalam menurunkan kadar asam urat.                                                                                                Kata Kunci: Akupresure, Asam urat, Kadar asam urat  ABSTRACT Gout is a metabolic disease caused by excess levels of urate compounds in the body, either due to overproduction, lack of elimination, or increased intake of purines. One non-pharmacologic therapy that has been proven able to overcome various health problems is acupressure. Acupressure is the act of applying pressure to a special point on the body to reduce the increase in uric acid levels, produce relaxation, and prevent or reduce nausea. The purpose of the study was to gain more experience and competence in the provision of comprehensive nursing care in the provision of acupressure therapy for decreasing uric acid levels. The activities carried out in the form of counseling using leaflets and demonstrations of acupressure therapy. There was a decrease in uric acid levels after doing acupressure therapy in gout sufferers. Thus, acupressure therapy was very effective in reduces uric acid levels. Keywords: Acupressure, Gout, Uric Acid Levels 
Pentingnya Menjaga Imunitas Bagi Lansia di Masa Pandemi Covid 19 Ganik Sakitri; Ratna Kusuma Astuti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.4576

Abstract

ABSTRAK Covid-19 adalah virus baru penyebab penyakit saluran pernafasan. Untuk mendukung program pemerintah dalam upaya memutus rantai penularan Covid-19 perlu partisipasi dan dukungan dari masyarakat. Menjaga imunitas sangat penting terutama ditengah pandemi Covid-19. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat dalam pencegahan covid 19. Upaya promosi kesehatan ini dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai metode dan media yang dapat disesuaikan dengan sasaran. Cara efektif dalam pendekatan kelopok adalah dengan metode ceramah dan alat bantu yaitu leaflet. Terdapat peningkatan pengetahuan lansia tentang covid 19 di desa Kedungan, Pedan, Klaten. Kata kunci: Lansia, imunitas, covid 19  ABSTRACT Covid-19 is a new virus that causes respiratory disease. To support government programs in an effort to break the chain of transmission of Covid-19 needs the participation and support of the community. Maintaining immunity is very important, especially in the midst of the Covid-19 pandemic. The purpose of this community service activity is to provide health education to the community in preventing COVID-19. This health promotion effort can be done using various methods and media that can be adapted to the target. The effective way in the group approach is the lecture method and assistive tools, namely leaflets. There is an increase in the knowledge of the elderly about covid 19 in the village of Kedungan, Pedan, Klaten. Keywords: Elderly, immunity, covid 19
Pemberdayaan Kader Posyandu Dalam Pemantauan Tumbuh Kembang Balita Dengan Metode Denver Development Screening Test (DDST) Aprilia Nuryanti; Made Ermayani; Agnesia Winda Kurniati; Jelita Adelina Br. Sitompul
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.4502

Abstract

ABSTRAK Pemeriksaan pada masalah pertumbuhan dan perkembangan balita perlu menjadi perhatian khusus. Berdasarkan hasil diskusi dengan kader kesehatan anak pada tanggal 15 Agustus 2018 menunjukkan bahwa identifikasi gangguan pertumbuhan dan perkembangan balita penting untuk dilakukan masyarakat. Pendidikan kesehatan perlu dilakukan agar masyarakat memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengidentifkasi masalah dalam pertumbuhan dan perkembangan balita. Metode pelaksanaan program adalah penyuluhan dan pelatihan pada kader sebagai tangan panjang puskesmas untuk menggunakan instrumen pemeriksaan tumbuh kembang balita yang menggunakan Denver Development Screening Test (DDST). Bentuk kegiatan berupa dua kali penyuluhan dan empat kali praktik skrining DDST. Penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan kader tentang DDST. Peningkatan nilai post tes menunjukkan materi dapat diterima dengan baik. Pendampingan langsung dalam pemeriksaan anak yang memerlukan skrining tumbang, mahasiswa turut dilibatkan untuk menerapkan ilmu keperawatan anak dalam pemeriksaan tumbang. Kata kunci: Kader Posyandu, Tumbuh Kembang, Balita, Denver Development Screening Test (DDST)  ABSTRACTScreening for toddler growth and development needs to be of particular concern. The discussions' result with posyandu (integrated health center for toddler) cadres on August 15, 2018, was showed that screening for toddlers' failure of growth and development was essential to do in the community. Health education, training, and mentoring need to be done on cadres who organize posyandu activities. The program's method was counseling and training on cadres as an extended hand puskesmas (community health centers) to use the instrument of examination of the development of toddlers using the Denver Development Screening Test (DDST). The form of activity in the form of two counseling and four times the practice of DDST screening in the community. Counseling could increase cadres' knowledge about DDST. The increase in post-test scores suggests the material was well received. Direct assistance for cadres in the examination of children who require screening collapsed. Students were also involved in applying nursing knowledge in this activity. Methods of counseling, training, and mentoring on growth and development screening for posyandu cadres were adequate and needed further activities. Keywords: posyandu (integrated health centers) cadres, toddlers, growth, and development, Denver Development Screening Test (DDST)
Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Pemeriksaan IVA di Wilayah Kerja Puskesmas Mongcongloe Kab. Maros Jamila Kasim; Firawati Firawati; Arisna Kadir
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.4385

Abstract

ABSTRAK Latar belakang Kanker serviks terus menjadi kanker umum pada wanita di seluruh dunia, terutama di daerah yang kurang berkembang di mana gejala stadium lanjut sering terjadi. Kanker serviks penyebab utama kematian akibat kanker pada wanita di negara berkembang.Deteksi dini kanker serviks dapat dilakukan dengan dengan  inspeksi visual asam asetat (IVA) memberikan cara yang paling efektif untuk skrining kanker serviks. Implikasi untuk Praktik Keperawatan Perawat berada dalam posisi kunci untuk memberikan pendidikan kesehatan, Tujuan kegiatan  ini agar masyarakat khususnya wanita dapat mengetahui tentang kanker serviks dan deteksi dini  dengan pemeriksaan metode IVA test. Metode ceramah dilakukan kepada masyarakat khususnya wanita di wilayah kerja puskesmas moncongloe kab.maros. Hasil ibu ibu bisa menjelaskan tentang kanker servik dan deteksi dini pemeriksaan IVA  Pelaksaanan kegiatan penyuluhan kesehatan bekerja sama dengan Puskesmas Moncongloe dan dibantu oleh mahasiswa Keperawatan dan kebidanan STIKES Nani Hasanuddin Makassar yang dilaksanakan pada bulan Maret 2021. kesimpulan bertambahnya pengetahuan wanita di wilayah kerja puskesmas mongcongloe khususnya dusun panikang tentang  kanker serviks dan deteksi dini  dengan pemeriksaan metode IVA test. Saran Diharapkan wanita dapat memeriksakan kesehatannya dengan pemeriksaan IVA tes secara mandiri di Puskesmas Mongcongloe serta untukmeningkatkanan perilaku ibu diharapkan peran serta dari tenaga kesehatan,kader dan khususnya keluarga. Kata kunci:deteksi dini , IVA , Kanker Serviks .  ABSTRACT Background Cervical cancer continues to be a common cancer in women worldwide, especially in less developed areas where advanced symptoms are common. Cervical cancer is the leading cause of cancer death in women in developing countries. Early detection of cervical cancer by visual inspection of acetic acid (IVA) provides the most effective way to screen for cervical cancer. Implications for Nursing Practice Nurses are in a key position to provide health education. The purpose of this activity is so that the public, especially women, can find out about cervical cancer and early detection by means of the IVA test method. The lecture method was carried out to the community, especially women in the working area of the Moncongloe Community Health Center, Maros Regency. The results of mothers can explain cervical cancer and early detection of IVA examinations. Implementation of health education activities in collaboration with the Moncongloe Community Health Center and assisted by Nursing and midwifery students STIKES Nani Hasanuddin Makassar which was held in March 2021. Conclusion is increasing knowledge of women in the working area of the Mongcongloe Community Health Center in particular. dusun panicang about cervical cancer and early detection by examining the IVA test method. Suggestion It is hoped that women can have their health checked by independent IVA tests at the Mongcongloe Community Health Center and to improve maternal behavior, the participation of health workers, cadres and especially families is expected. Key words: early detection, IVA, cervical cancer.
Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Blimbing Dalam Pembuatan Dan Pengaplikasian Anti Nyamuk Cair Ekstrak Daun Kemangi Choirul Huda; Amalia Eka Putri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.3754

Abstract

ABSTRAKNyamuk Aedes aegypti merupakan vektor penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang menjadi penyakit endemik di negara-negara tropis salah satunya Indonesia. Demam berdarah dengue adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan ke manusia dengan gigitan nyamuk Aedes aegypty. Menurut data WHO penyakit demam berdarah sangat berpotensi pada daerah beriklim tropis seperti asia tenggara, dan menurut data kementrian Kesehatan  ditemukan 100sampai 500 kasus tiap harinya. Adapun tujuan kegiatan pelatihan singkat ini adalah meningkatkan pengetahuan  masyarakat tentang bahaya anti nyamuk berbahan kimia dan peningkatan pengetahuan dan kemampuan masyarakat tentang pembuatan antinyamuk cair berbahan herbal daun kemangi yang aman bagi masyarakat. Adapun kegiatan adalah pelatihan singkat pembuatan antinyamuk cair berbahan dasar kemangi dan pengaplikasiannya. Terdapat peningkatan pengetahuan dan kemampuan masyarakat tentang antinyamuk berbahan herbal daun kemangi.Kata kunci : DBD, anti nyamuk cair, bahan obat tradisional, Kemangi leaf ABSTRACTAedes aegypti mosquito is a vector of Dengue Fever (DBD) disease that becomes an endemic disease in tropical countries such as Indonesia. Dengue fever is an infectious disease caused by the dengue virus and transmitted to humans with the bite of the Aedes Aegyptus mosquito. According to WHO data dengue fever disease is very potential in tropical climates such as southeast Asia, and according to data from the Ministry of Health found 100 to 500 cases every day. The purpose of this short training activity is to increase public knowledge about the dangers of chemical-based mosquito repellent and increase the knowledge and ability of the community about the manufacture of liquid antinyamuk made from kemangi leaf herbs that are safe for the community. The activity is a short training of making liquid antinyamuk made from basil and its application. There is an increase in people's knowledge and ability about antinyamuk made from kemangi leaf herbs.Keywords: DBD, liquid mosquito repellent, traditional medicine materials, Kemangi leaf
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Pada Anak Usia Dini Sebagai Upaya Pencegahan Covid-19 di Paud Kemuning Jaya Bandar Lampung Linawati Novikasari; Ruspa Dewi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.4965

Abstract

ABSTRAK PHBS merupakan satu pilar utama“ Indonesia Sehat” Sikap PHBS berarti sanggup memelihara, tingkatkan serta melindungi kesehatan dari penyakit serta area yang tidak kondusif buat hidup sehat. Virus Covid-  19 yang diakibatkan oleh Serve Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2(SARS- CoV- 2) sudah memunculkan kepanikan di segala dunia, tercantum Indonesia. Penyebaran Virus ini bisa dihindari dengan mempraktikkan pola hidup bersih serta sehat( PHBS), semacam cuci tangan yang benar, etika batuk, dan melindungi kesehatan serta energy tahan badan. Hasil Survei Demografi serta Kesehatan Indonesia menampilkan kalau 93% penduduk Indonesia telah terbiasa cuci tangan dengan sabun serta air mengalir. Sisanya warga Indonesia Cuma cuci tangan dengan air serta deterjen, bukan sabun. Tujuan sehabis penyuluhan kesehatan pendek, diharapkan kanak- kanak dapat tingkatkan pengetahuan serta keahlian dalam penangkalan Covid- 19 dengan gerakan PHBS dirumah ataupun disekolah. Adapula aktivitas yang dicoba berbentuk penyuluhan kesehatan mengenakan lembar balik serta leaflet. Setelah dilakukan penyuluhan ada kenaikan pengetahuan sebanyak 80%  tentang gerakan PHBS selaku penanganan Covid- 19 pada partisipan di Paud Kemuning jaya. Kata Kunci : PHBS,.Anak Usia dini,.Covid-19.                                                                                                ABSTRACT PHBS is one of the main pillars of “Healthy Indonesia” PHBS attitude means being able to maintain, improve and protect health from disease and areas that are not conducive to healthy living. The Covid-19 virus caused by the Serve Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) has caused panic all over the world, including Indonesia. The spread of this virus can be avoided by practicing a clean and healthy lifestyle (PHBS), such as proper handwashing, cough etiquette, and protecting the health and immune energy. The results of the Indonesian Demographic and Health Survey show that 93% of Indonesians are accustomed to washing their hands with soap and running water. The rest of the Indonesians only wash their hands with water and detergent, not soap. The goal after short health counseling is hoped that children can increase their knowledge and skills in preventing Covid-19 with the PHBS movement at home or at school. There are also activities that are tried in the form of health education using flipcharts and leaflets. After the counseling was carried out, there was an 80% increase in knowledge about the PHBS movement as the handling of Covid-19 among participants at Paud Kemuning Jaya. Keywords: PHBS, Early Childhood, Covid-19.

Page 4 of 4 | Total Record : 38


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue