cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
manuju@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Manuju : Malahayati Nursing Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26552728     EISSN : 26554712     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MANUJU : Malahayati Nursing Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan
Articles 1,867 Documents
Pengetahuan Remaja Putri tentang Senam Dismenorea Wilayah RT 002 RW 014 Kelurahan Jatibening Tahun 2023 Anisa, Delya; Rahmadyanti, Rahmadyanti
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i3.11049

Abstract

ABSTRACT The lack of knowledge among adolescent girls about Dismenorea exercises is a problem that needs attention. Dismenorea, if not properly managed, can disrupt activities and affect mental and physical functions such as weakness, restlessness, depression, severe cramps, and accumulation of menstrual blood in the pelvic cavity. Long-term use of pharmacological treatments can also lead to side effects such as kidney damage and bone thinning. This study aims to evaluate the knowledge of adolescent girls about Dismenorea exercises. The study design is descriptive, with a population consisting of all adolescent girls in Rt 002 Rw 014 of Jatibening Village. The research sample consists of 100 respondents, selected randomly. Data collection was done through a questionnaire. The results of the study show that out of 100 respondents in Rt 002 Rw 014 of Jatibening Village, 34 (34%) respondents have insufficient knowledge, 27 (27%) respondents have sufficient knowledge, and 39 (39%) respondents have good knowledge. Based on the research findings, it can be concluded that the knowledge of adolescent girls in Rt 002 Rw 014 is still lacking. Therefore, further research can explore the factors that contribute to the lack of knowledge among adolescent girls about Dismenorea exercises. Keywords: Knowledge, Adolescent Girls, Dismenorea Exercises  ABSTRAK Kurangnya pengetahuan remaja putri tentang senam Dismenorea adalah masalah yang perlu diperhatikan. Dismenore, jika tidak ditangani dengan baik, dapat mengganggu aktivitas dan mempengaruhi fungsi mental dan fisik seperti kelemahan, kegelisahan, depresi, kram yang parah, dan penumpukan darah menstruasi di rongga panggul. Penggunaan pengobatan farmakologis dalam jangka waktu yang lama juga dapat menyebabkan efek samping seperti kerusakan ginjal dan penipisan tulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengetahuan remaja putri tentang senam Dismenorea.  Desain penelitian ini bersifat deskriptif, dengan populasi yang terdiri dari semua remaja putri di Wilayah Rt 002 Rw 014 Kelurahan Jatibening. Sampel penelitian terdiri dari 100 responden, yang dipilih secara acak. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 100 responden di Wilayah Rt 002 Rw 014 Kelurahan Jatibening, sebanyak 34 (34%) responden memiliki pengetahuan yang kurang, 27 (27%) responden memiliki pengetahuan yang cukup, dan 39 (39%) responden memiliki pengetahuan yang baik. hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan remaja putri di wilayah Rt 002 Rw 014 masih kurang. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kurangnya pengetahuan remaja putri tentang senam Dismenorea. Kata Kunci: Pengetahuan, Remaja Putri, Senam Dismenore
Pengaruh Stunting Pada Balita dengan Jarak Kehamilan Pendidikan Orang Tua Pendapatan Keluarga di Desa Parakan Kabupaten Serang Unani, Neng Nani; Mariyani, Mariyani
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i7.11250

Abstract

ABSTRAK Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar. Sosial ekonomi masyarakat merupakan faktor yang turut berperan dalam menentukan daya beli keluarga, keluarga dengan pendapatan yang tinggi akan lebih mudah memperoleh akses pendidikan dan kesehatan sehingga status gizi anak dapat lebih baik. untuk mengetahui apakah ada pengaruh Pengaruh stunting pada balita dengan jarak kehamilan pendidikan orang tua pendapatan keluarga di Desa Parakan kabupaten serang tahun 2023. Penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dengan sample 132 balita, tekni data termasuk dalam Analisa univariat menggunakan distribusi frekuensi dan Analisa bivariat menggunakan perhitungan statistic program SPSS. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa tidak ada pengaruh signifikan antara stunting pada balita dengan jarak kehamilan nilai P Value 0,397 alpha (0,05) pendapatan orang tua nilai P Value 0,462≥ alpha (0,05) Pendidikan ayah nilai P Value ≥0,308 alpha (0,05) Pendidikan ibu nilai P Value ≥0,628 alpha (0,05). Tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara stunting pada balita stunting pada balita dengan jarak kehamilan pendidikan orang tua pendapatan keluarga di Desa Parakan. Diharapkan untuk mencari masalah lain terkait stunting, untuk mendapatkan generasi yang lebih baik lagi kedepannya. Kata Kunci: Stunting, Jarak Kehamilan,Pendapatan Keluarga,Pendidikan Orang Tua  ABSTRACT Stunting is a disorder of growth and development of children due to chronic malnutrition and recurrent infections, which is characterized by their length or height being below the standard. The socio-economic community is a factor that plays a role in determining family purchasing power, families with high incomes will more easily get access to education and health so that children's nutritional status can be better.  Knowing the effect of giving Bangun- Bangun leaves on the smooth production of breast milk in post partum mothers at the Dr.Dedi Clinic, Gandoang Village, Cilengsi District, Bogor in 2023. To determine whether there is an effect of stunting on toddlers with pregnancy distance, parental education, family income in Parakan Village, Serang Regency in 2023. Observational analytical research with cross sectional approach with a sample of 132 toddlers, data techniques included in univariate analysis using frequency distribution and bivariate analysis using statistical calculations of SPSS program. There is no significant effect between stunting in toddlers,  stunting in toddlers and distance between pregnancy, parental education, family income in Parakan Village. It is expected to look for other problems related to stunting, to get a better generation in the future. Keywords: Stunting, Pregnancy Spacing,Family Income,Parental Education
Analisis Faktor Resiko Terjadinya BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) pada Bayi Baru Lahir di RS Citra Sari Husada Karawang Marlina, Rina; Idealistiana, Lia
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 10 (2024): Volume 6 Nomor 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i10.16887

Abstract

ABSTRACT Newborn babies with low birth weight (LBW) are babies whose birth weight is less than 2,500 grams (up to 2,499 grams). Low birth weight (LBW) is the main cause of neonatal death in 2021 at 34.5%, followed by asphyxia at 27.8%. Several risk factors for LBW include maternal age, parity, and socio-economic status. To analyze the risk factors for LBW (Low Birth Weight) in newborn babies at Citra Sari Husada Hospital, Karawang. The research method used is quantitative with an observational approach, cross sectional research design. The population in this study were all mothers who had babies aged < 1 year at Citra Sari Husada Hospital Karawang from February to April 2024 totaling 260 people. The sampling technique is purposive sampling. The sample in this study was 73 samples according to the criteria. Data analysis used univariate analysis and bivariate analysis with the Chi Square statistical test. Of the 73 respondents, the results showed that the majority were <20 and >35 years old with LBW (95.7%), and <20 and >35 years old with LBW (4.3%), the majority of ANC frequency was <6 times with LBW (100%), and ANC frequency < 6 times with BBLSR (0%), and the majority of parities are primiparas with LBW (97.7%), and primiparas with LBW (2.3%), multiparas with LBW (18.5 %), and multiparous with BBLSR (81.5%).The hypothesis test used was the Chi-Square test, with a p-value of 0.000 < 0.05, meaning that statistically there is a significant relationship between maternal age, frequency of ANC, and number of parities and LBW. Keywords: Factors, BBLR, Newborns  ABSTRAK Bayi baru lahir dengan berat badan lahir rendah (BBLR) adalah bayi yang berat lahirnya kurang dari 2.500 gram (sampai dengan 2.499 gram). Berat badan lahir rendah (BBLR) merupakan penyebab utama kematian neonatal pada tahun 2021 sebesar 34,5%, diikuti asfiksia sebesar 27,8%. Beberapa faktor risiko terjadinya BBLR antara lain usia ibu, paritas, dan status sosial ekonomi. Untuk menganalisis faktor risiko terjadinya BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) pada bayi baru lahir di RS Citra Sari Husada Karawang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan observasional, desain penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia < 1 tahun di RS Citra Sari Husada Karawang pada bulan Februari sampai dengan April 2024 berjumlah 260 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 73 sampel sesuai dengan kriteria. Analisa data menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat dengan uji statistik Chi Square. Dari 73 responden didapatkan hasil mayoritas usia <20 dan >35 tahun dengan BBLR (95,7%), dan usia <20 dan >35 tahun dengan BBLSR (4,3%), frekuensi ANC mayoritas < 6 kali dengan BBLR (100%), dan frekuensi ANC < 6 kali dengan BBLSR (0%), dan jumlah paritas mayoritas primipara dengan BBLR (97,7%), dan primipara dengan BBLSR (2,3%), multipara dengan BBLR (18,5%), dan multipara dengan BBLSR (81,5%). Uji hipotesis yang digunakan adalah uji Chi-Square, dengan nilai p-value sebesar 0,000 < 0,05 artinya secara statistik terdapat hubungan yang bermakna antara usia ibu, frekuensi ANC, dan jumlah paritas dengan BBLR. Kata Kunci: Faktor, BBLR, Bayi Baru Lahir
Peningkatan Pengetahuan untuk Menurunkan Kasus Baru di Wilayah Kerja Puskesmas Sindang Jaya Lay, Lysandro Tommy; Ernawati, Ernawati
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i2.12876

Abstract

ABSTRACT The incidence of hypertension in Southeast Asia reached 39.9% in the year 2020. In Indonesia, there was an increase in hypertension cases from 2013 to 2018. In 2018, Tangerang Regency recorded approximately 274,792 residents suffering from hypertension. The total new cases in the work area of the Sindang Jaya Community Health Center from November 2022 to January 2023 amounted to 557 new cases. Through a community diagnosis approach, the cause of the increase was found to be the lack of public knowledge about hypertension. The aim of this research is to enhance knowledge in order to reduce the number of new cases of hypertension in the community within the work area of the Sindang Jaya Community Health Center. A quasi-experimental study with pre-tests and post-tests was conducted. The intervention was carried out through education to improve public knowledge in the Sindang Jaya Community Health Center area. The research sample was non-randomly selected through consecutive sampling. The independent variable in this study was the intervention provided to enhance public knowledge, while the dependent variable was the change in knowledge due to the intervention. After the intervention, 14 out of 15 participants in the education program experienced an increase in knowledge in 10 aspects used as knowledge indicators, with an average increase of 13.5%. Education successfully increased public knowledge about hypertension. It is hoped that this change in knowledge will also lead to changes in the attitudes and behaviors of the community, ultimately helping to prevent an increase in new cases of hypertension in the population. Keywords: Hypertension, Public Health, Knowledge, Education  ABSTRAK Angka kejadian hipertensi di Asia Tenggara mencapai 39,9% pada tahun 2020. Di Indonesia, terjadi peningkatan kasus hipertensi dari tahun 2013 hingga 2018. Pada tahun 2018, Kabupaten Tangerang mencatat sekitar 274.792 penduduk yang menderita hipertensi. Total kasus baru dalam wilayah kerja Puskesmas Sindang Jaya dari November 2022 hingga Januari 2023 adalah sebanyak 557 kasus baru. Melalui pendekatan diagnosis komunitas ditemukan penyebab peningkatkan adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang hipertensi. Melalui pendekatan diagnosis komunitas ditemukan penyebab peningkatkan adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang hipertensi sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan sehingga dapat menurunkan jumlah kasus baru hipertensi masyarakat wilayah kerja Puskesmas Sindang Jaya. Melalui kuasi eksperimental dilakukan pre test dan post test. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Sindang Jaya. Sampel penelitian ini dipilih secara non-random melalui consecutive sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah intervensi yang diberikan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat, sementara variabel tergantung adalah perubahan dalam pengetahuan akibat intervensi. Setelah dilakukan intervensi, 14 dari 15 peserta penyuluhan mengalami peningkatan pengetahuan dalam 10 aspek yang dijadikan indikator pengetahuan dengan rerata peningkatan 32,5 poin. Penyuluhan berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi. Diharapkan bahwa perubahan pengetahuan ini juga akan membawa perubahan dalam sikap dan perilaku masyarakat, yang pada akhirnya dapat membantu mencegah peningkatan kasus baru hipertensi di masyarakat. Kata Kunci: Hipertensi, Kesehatan Masyarakat, Pengetahuan, Penyuluhan
Pengaruh Terapi Murottal Terhadap Perubahan Nadi dan Kecemasan Pada Pasien Stemi di Ruangan CVCU RSUD PROF. DR. H. Aloei Saboe Damansyah, Haslinda; Umar, Arifin; Pakaya, Idris; Mohamad, Nunung Amelia
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i6.14898

Abstract

ABSTRACT Increased blood pressure in stemi patients due to anxiety can be seen from the patient's pulse. Treatment that can be given to stemi patients to reduce pulse rate and anxiety is murottal Al-Qur'an therapy. The purpose of this researchcapable studentsdetermine the effect of murottal therapy on pulse changes and anxiety in stemi patients in the CVCU Room at Prof. Dr. H. Aloei Saboe Regional Hospital. The research method used was pre-experimental with a one group pre-post test design on 10 stemi patients in the CVCU room at Prof. Hospital. Aloei Saboe. The results of this study show that from the paired sample t-test analysis, the significant value for pulse before and after was 0.012 (<α 0.05) and the significant value for anxiety before and after was 0.000 (<α 0.05), meaning that there was an influence of murottal Al therapy. -Qur'an on changes in pulse and anxiety in STEMI patients in the CVCU Room at Prof. Hospital. Dr. H. Aloei Saboe. Keywords: Anxiety, Murottal, Nadi, Stemi, Therapy ABSTRAK Peningkatan tekanan darah pada pasien stemi akibat kecemasan dapat diketahui dari denyut nadi pasien. Penatalaksanaan yang dapat diberikan kepada pasien stemi untuk menurunkan denyut nadi dan kecemasan yaitu terapi murottal Al-Qur’an. Tujuan penelitian ini mahasiswa mampu mengetahui pengaruh terapi murottal terhadap perubahan nadi dan kecemasan pada pasien stemi di Ruangan CVCU RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe. Metode penelitian yang digunakan yaitu pra-eksperimental dengan one group pre post test design pada 10 pasien stemi di ruangan CVCU RSUD Prof. Aloei Saboe. Hasil penelitian ini menunjukan dari analisis paired sample t-test diperoleh nilai signifikan untuk nadi sebelum dan sesudah adalah 0,012 (<α 0,05) dan nilai signifikan kecemasan sebelum dan sesudah adalah 0,000 (<α 0,05) artinya ada pengaruh terapi murottal Al-Qur’an terhadap perubahan nadi dan kecemasan pada pasien STEMI di Ruangan CVCU RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe. Kata Kunci:  Kecemasan, Murottal, Nadi, Stemi, Terapi
Efektivitas Model Caring Islami “Praktis” dalam meningkatkan Pengetahuan Perawat Yousriatin, Fajar; Priyatnanto, Hendra; Jamil, Nurul; Florensa, Florensa; Sari, Lintang
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 10 (2024): Volume 6 Nomor 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i10.16892

Abstract

ABSTRACT Caring is an attitude that a nurse must have. In Islam, caring is carried out based on Alquran and Sunnah is Islamic Caring as a form of intellectually competent professional behavior from a nurse in providing nursing care to patients, families, and the community with full attention, care, friendliness, empathy, politeness, using communication. therapeutic, and always responsive and alert to provide the best service. This research aims to determine the effectiveness of the "PRACTIS" Islamic caring model in increasing nurses' knowledge about Islamic caring. The design of this research is pre-experiment research with one group pretest and posttest without a control group. The study results showed that knowledge, before the intervention was given, was mostly in the poor category (52.9%), then after being given the intervention it increased to the good category (79.41%). The PRACTIS Islamic caring model is one of the models developed to improve nurses' knowledge about Islamic caring. With good caring behavior, it is hoped that it will be one of the components of increasing patient recovery rates. Key words: Islamic Caring, Nurse, PRAKTIS   ABSTRAK Kepedulian (caring) merupakan sikap yang harus dimiliki oleh seorang perawat. Dalam islam, kepedulian yang dilakukan dengan landasan alquran dan sunnah merupakan Caring Islami sebagai bentuk perilaku profesional yang kompeten secara intelektual dari seorang perawat dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien, keluarga, dan masyarakat dengan penuh perhatian, peduli, ramah, empati, sopan, menggunakan komunikasi terapeutik, serta selalu tanggap dan sigap dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai efektivitas model caring islami “PRAKTIS” dalam meningkatkan pengetahuan perawat tentang caring islami. Desain penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperiment dengan one grup pretest posttest without control group. Hasil penelitian dimana pengetahuan sebelum diberikan intervensi sebagian besar pada kategori kurang (52,9%), kemudian setelah diberikan intervensi meningkat menjadi kategori baik (79.41%). Model caring islami PRAKTIS salah satu model yang dikembangkan untuk meningkatkan pengetahuan perawat tentang caring islami. Dengan perilaku caring yang baik, diharapkan menjadi salah satu komponen meningkatnya angka kesembuhan pasien. Kata kunci: Caring Islami, Perawat, PRAKTIS
Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Manajemen Konflik Akomodasi, Negosiasi dan Kolaborasi Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit TK.II Moh. Ridwan Meuraksa Sari, Shintia Ulan; Anisah, Siti
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i1.10622

Abstract

ABSTRACT The hospital is a health service that was formed to meet the demands of increasingly diverse patient needs because people are starting to realize the importance of health. This attitude requires the hospital to provide maximum service to its patients. Multi-disciplinary professions within the hospital environment that work together to achieve these goals. In this scope there will be interaction between one profession and another health profession. As in a high-quality collaborative team (Doris, 2019). To determine the Relationship between Emotional Intelligence and Conflict Management Accommodation, Negotiation and Collaboration of Inpatient Nurses at Tk.II Moh. Ridwan Meuraksa in 2023. Method used by researchers to carry out a study that gives purpose to the course of research. The research design is determined according to the objectives and research hypotheses (Dharma, 2017). The results of bivariate analysis of emotional intelligence with accommodation conflict management obtained a p-value = 0.013 (<0.05). The results of the study can be concluded that the hypothesis Ha (Ho is rejected) or it can be interpreted that there is a significant (significant) relationship between emotional intelligence and accommodation conflict management. There is a relationship between emotional intelligence and accommodation conflict management, negotiation and nurse collaboration in sakura, carnation and nicu inpatient rooms at TK.II Moh. Ridwan Meuraksa in 2023 with a p-value = 0.002. Keywords: Accommodation Conflict Management, Negotiation and Collaboration, Emotional Intelligence  ABSTRAK Rumah sakit merupakan pelayanan kesehatan yang dibentuk untuk memenuhi tuntutan kebutuhan pasien yang semakin beragam karena masyarakat mulai menyadari arti pentingnya kesehatan. Sikap tersebut menuntuk rumah sakit untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada pasiennya. Multidisiplin ilmu profesi didalam lingkungan rumah sakit yang saling bekerjasama dalam mencapai tujuan tersebut. Suatu ruang lingkup tersebut akan terjadi interaksi antar satu profesi dengan profesi kesehatan yang lain. Seperti dalam tim kolaborasi yang berkualitas tinggi (Doris, 2019). Tujuan iiPenelitian iuntuk mengetahui Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Manajemen Konflik Akomodasi, Negosiasi dan Kolaborasi  Perawat Ruang Rawat Inap di RS Tk.II Moh. Ridwan Meuraksa tahun 2023. Metode Penelitian  adalah metode yang digunakan peneliti untuk melaksanakan suatu penelitian yang memberikan tujuan terhadap jalannya penelitian. Desain penelitian ditetapkan menurut tujuan dan hipotesis penelitian (Dharma, 2017). Hasil analisa bivariat kecerdasan emosional dengan manajemen konflik akomodasi diperoleh nilai p-value = 0,013 (< 0,05). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hipotesis Ha ( Ho ditolak ) atau dapat diartikan terdapat hubungan yang bermakna (significant) antara kecerdasan emosional dengan manajemen konflik akomodasi. Ada hubungan kecerdasan emosional dengan manajemen konflik akomodasi, negosiasi dan kolaborasi perawat di ruang rawat inap sakura, anyelir dan nicu Rumah Sakit TK.II Moh. Ridwan Meuraksa Tahun 2023 dengan nilai p-value = 0,002. Kata Kunci: Manajemen Konflik Akomodasi, Negosiasi dan Kolaborasi, Kecerdasan Emosional
Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri SMAN 6 Bogor di Bogor Siska, Yuni; Masluroh, Masluroh
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 5 (2024): Volume 6 Nomor 5 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i5.11333

Abstract

ABSTRACT Adolescent girls are one of the groups that are prone to anemia. Adolescent girls are at higher risk of developing anemia than male adolescents for the first reason that female adolescents experience menstrual cycles every month and the second reason is because they have wrong eating habits According to the World Health Organization (WHO) Globally, anemia attacks 1.62 billion people (95% CI: 1.50-1.74 billion), which is equivalent to 24.8% of the population (95% CI: 22.9-26.7%). The highest prevalence was in preschool children (47.4%, 95% CI: 45.7-49.1), and the lowest prevalence was in males (12.7%, 95% CI: 8.6-16.9) %).The Relationship between Diet and Anemia in Young Girls at SMAN 6 Bogor in Bogor in 2023. Cross Sectional research design, the sample in this study amounted to 31 respondents. The sample technique used total sampling. Analysis was carried out using univariate and bivariate methods using chi square. most of the respondents at SMAN 6 Bogor 2023 did not experience anemia. Midwives are expected to further optimize counseling about anemia to female students as an effort to prevent anemia. Keywords: Anemia,Dietary Habit, Young Girls  ABSTRAK Remaja putri merupakan salah satu kelompok yang rawan menderita anemia. Remaja putri berisiko lebih tinggi terkena anemia dibandingkan dengan remaja laki-laki karena alasan pertama remaja perempuan setiap bulan mengalamisiklus menstruasi dan alasan kedua yaitu karena memiliki kebiasaan makan yang salah Menurut Badan Kesehatan Dunia World Health Organization (WHO) Secara global, anemia menyerang 1,62 miliar orang (95% CI: 1,50-1,74 miliar) , yang setara dengan 24,8% populasi (95% CI: 22,9-26,7%). Prevalensi tertinggi adalah pada anak-anak usia prasekolah (47,4%, CI 95%: 45,7-49,1), dan prevalensi terendah pada pria (12,7%, 95% CI: 8,6-16,9%). Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Sman 6 Bogor di Bogor Tahun 2023, Rancangan penelitian Cross Sectional, sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 responden. Tehnik Sampel menggunakan total sampling, Analisis dilakukan secara univariate dan bivariate menggunakan chi square. Berdasarkan tabel hasil uji chi square menunjukkan nilai p =0,000<0.005 yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri SMA N 6 Bogor tahun 2023. Bidan diharapkan untuk lebih mengoptimalkan lagi penyuluhan tentang anemia pada mahasiswi sebagi salah satu upaya pencegahan terjadi anemia. Kata Kunci: Anemia, Pola Makan, Remaja
Pengaruh Pemberian Jus Jambu Biji Merah (Psidium Guajava) Terhadap Tekanan Darah Pada Usia Dewasa dengan Hipertensi Primer Ismafiaty, Ismafiaty; Tampubolon, Rossa Natalia; Khairinisa, Gina; Pragholapati, Andria
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i9.15836

Abstract

ABSTRACT The prevalence of hypertension in West Java in 2020 is 34.7%, while adults over the age of 18 have increased from 29.4 to 39.6%. Efforts to treat hypertension are by means of pharmacology, taking hypertension drugs such as amlodipine and other drugs. In addition, non-pharmacological methods such as herbal therapy for consuming fruits or vegetables can reduce blood pressure. One of the antihypertensive fruits is red guava fruit. This study aims to determine the effect of giving red guava juice (psidium guajava) on reducing blood pressure in adults. The research design used is Quasy Experiment with the Control Time Series Design with Control Group design method. Sampling using a consecutive sampling techniques with 2 groups each of 13 respondents. Data collection was carried out through observation and interviews for 7 consecutive days door to door from 17 – 23 July 2023. Statistical tests in this study used univariate mean analysis and bivariate analysis Repeated Measure ANOVA. The mean systolic blood pressure in the intervention group on day 4 was 135.77 mmHg and on day 7 123.77 mmHg with a decrease of 12 mmHg followed by pvalue = 0.001, while the average diastolic blood pressure on day 4 was 83.85 mmHg and on day 7 81.54 mmHg with a decrease of 2.31 mmHg followed by pvalue = 0.001. The mean systolic blood pressure for the control group on day 4 was 152.92 mmHg and on day 7 135.31 mmHg with a decrease of 17.61 mmHg followed by pvalue = 0.001, while the average diastolic blood pressure on day 4 was 84.77 mmHg and on day 7 82.54 mmHg with a decrease of 2.23 mmHg followed by pvalue = 0.003. Based on the results of the study, it was concluded that the intervention group consuming red guava juice could reduce high blood pressure. Besides, the control group also experienced a decrease in blood pressure due to good activity patterns, eating patterns and medication adherence. It is recommended that adult hypertensive patients for consume red guava juice. Keywords: Primatry Hypertension, Red Guava Juice, Adult Age ABSTRAK Prevalensi hipertensi di Jawa Barat pada tahun 2020 yaitu sebesar 34,7%, sedangkan pada orang dewasa di atas usia 18 tahun telah meningkat dari 29,4 menjadi 39,6%. Upaya untuk mengatasi hipertensi yaitu dengan cara farmakologi mengonsumsi obat hipertensi seperti amlodipine dan obat lainnya. Selain itu, dengan cara non farmakologi seperti terapi herbal dengan mengonsumsi buah atau sayur yang dapat menurunkan tekanan darah. Salah satu buah antihipertensi adalah buah jambu biji merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus jambu biji merah (psidium guajava) dalam menurunkan tekanan darah pada usia dewasa. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasy Experiment dengan metode desain Control Time Series Design with Control Group. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik Consecutive Sampling dengan 2 kelompok masing-masing sebanyak 13 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara selama 7 hari berturut-turut dengan door to door dari tanggal 17 – 23 Juli 2023. Uji statistik pada penelitian ini menggunakan analisa univariat mean dan analisa bivariat Repeated Measure ANOVA. Hasil rerata tekanan darah sistole pada kelompok intervensi hari ke 4 135.77 mmHg dan hari ke 7 123.77 mmHg dengan penurunan sebesar 12 mmHg diikuti pvalue = 0.001, sedangkan rerata tekanan darah diastole hari ke 4 83.85 mmHg dan hari ke 7 81.54 mmHg dengan penurunan sebesar 2.31 mmHg diikuti pvalue = 0.001. Pada hasil rerata tekanan darah sistole kelompok kontrol hari ke 4 152.92 mmHg dan hari ke 7 135.31 mmHg dengan penurunan sebesar 17.61 mmHg diikuti pvalue = 0.001, sedangkan rerata tekanan darah diastole hari ke 4 84.77 mmHg dan hari ke 7 82.54 mmHg dengan penurunan sebesar 2.23 mmHg diikuti pvalue = 0.003. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa kelompok intervensi dengan mengonsumsi jus jambu biji merah dapat menurunkan tekanan darah tinggi, selain itu pada kelompok kontrol juga mengalami penurunan tekanan darah dikarenakan pola aktivitas, pola makan dan kepatuhan minum obat yang baik. Bagi penderita hipertensi dewasa disarankan untuk mengaplikasikan konsumsi jus jambu biji merah. Kata Kunci: Hipertensi Primer, Jus Jambu Biji Merah, Usia Dewasa
Hubungan Perilaku Caring Perawat dalam Konteks Islam dengan Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Umum (RSU) Yarsi Pontianak Yousriatin, Fajar; Kirana, Wahyu; Anggreini, Yunita Dwi; Juliana, Diena; Safitri, Dewin
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i1.10054

Abstract

ABSTRACT Patient satisfaction is one indicator of the success of hospital services. Patient satisfaction, especially those who are Muslim is influenced by several factors including Islamic caring behavior shown by nurses. This study aims to determine the relationship between caring behavior of nurses in the islami context and patient satisfaction. The research method used a cross-sectional study. The research was conducted at YARSI General Hospital (RSU) with a total of 88 patients as respondens. Data collection used research instruments consisting of an Islamic behavior questionnaire to measure caring behavior in an Islamic context, and a RATER questionnaire (Reliability, Assurance, Tangible, Empathy, Responsiveness) to measure patient satisfaction. The result of statistical test with Spearman-rank correlation showed that there was a positive relationship between nurse caring behavior in the Islamic context and patient satisfaction with a significance value of 0.0005 (p value < 0.05). The better the nurse’s caring behavior in the Islamic context, the patient’s satisfaction will increase Keywords: Caring behavior, Nurse, Islam, Patient’s satisfaction  ABSTRAK Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator keberhasilan pelayanan di rumah sakit. Kepuasan pasien terutama yang beragama islam dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya perilaku caring yang ditunjukkan oleh perawat dengan memperhatikan nilai-nilai islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara perilaku caring perawat dalam konteks islam dengan kepuasan pasien. Desain penelitian menggunakan studi cross-sectional. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Umum (RSU) YARSI Pontianak dengan jumlah responden sebanyak 88 pasien. Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian yang terdiri dari kuesioner perilaku islami untuk mengukur perilaku caring dalam konteks islam, dan kuesioner RATER (Reliability, Assurance, Tangible, Emphaty, Responsiveness) untuk mengukur kepuasan pasien. Hasil uji statistik dengan korelasi Spearman Rank menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara perilaku caring perawat dalam konteks islam dengan kepuasan pasien dengan nilai signifikansi 0,005 (p < 0,05).Semakin baik perilaku caring perawat dalam konteks islam maka kepuasan pasien akan semakin meningkat. Kata Kunci: Perilaku Caring, Perawat, Islam, Kepuasan Pasien

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 4 (2026): Volume 8 Nomor 4 (2026) Vol 8, No 3 (2026): Volume 8 Nomor 3 (2026) Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026) Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026) Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025) Vol 7, No 11 (2025): Volume 7 Nomor 11 (2025) Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025) Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025) Vol 7, No 8 (2025): Volume 7 Nomor 8 (2025) Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025) Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025) Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025) Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025) Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Nomor 3 (2025) Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025) Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025) Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024) Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024) Vol 6, No 10 (2024): Volume 6 Nomor 10 (2024) Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024) Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024) Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024 Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024 Vol 6, No 5 (2024): Volume 6 Nomor 5 2024 Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024 Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 2024 Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024 Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024 Vol 5, No 12 (2023): Volume 5 Nomor 12 2023 Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023 Vol 5, No 10 (2023): Volume 5 Nomor 10 2023 Vol 5, No 9 (2023): Volume 5 Nomor 9 2023 Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023 Vol 5, No 7 (2023): Volume 5 Nomor 7 2023 Vol 5, No 6 (2023): Volume 5 Nomor 6 2023 Vol 5, No 5 (2023): Volume 5 Nomor 5 2023 Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 2023 Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 2023 Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 Januari 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 2023 Vol 4, No 12 (2022): Volume 4 Nomor 12 2022 Vol 4, No 11 (2022): Volume 4 Nomor 11 2022 Vol 4, No 10 (2022): Volume 4 Nomor 10 2022 Vol 4, No 9 (2022): Volume 4 Nomor 9 2022 Vol 4, No 8 (2022): Volume 4 Nomor 8 2022 Vol 4, No 7 (2022): Volume 4 Nomor 7 2022 Vol 4, No 6 (2022): Volume 4 Nomor 6 2022 Vol 4, No 5 (2022): Volume 4 Nomor 5 2022 Vol 4, No 4 (2022): Volume 4 Nomor 4 2022 Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 2022 Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 Januari 2022 Volume 3 Nomor 4 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 3 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 2 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 1 Tahun 2021 Volume 2 Nomor 4 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 3 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 2 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 1 Tahun 2020 Volume 1 Nomor 2 Tahun 2019 Volume 1 Nomor 1 Tahun 2019 More Issue