cover
Contact Name
Neneng Siti Latifah
Contact Email
nenengmalahayati@gmail.com
Phone
+6281315863446
Journal Mail Official
neneng@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka NO 27 Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati)
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 24768944     EISSN : 2579726X     DOI : 10.33024
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Malahayati menyediakan platform untuk mempublikasikan bidang kebidanan dan jurnal juga berusaha untuk memajukan kualitas penelitian dengan memperkenalkan atau menguraikan metode baru di bidang kesehatan kebidanan untuk publikasi termasuk kebidanan dan ilmu kesehatan inti. Jurnal ini berisi naskah tentang Ilmu Kesehatan yang meliputi: asuhan Kebidanan, Gizi, Psikologi, kebidanan komunitas, kesehatan Reproduksi, Kesehatan Lansia, Kesehatan Masyarakat
Articles 971 Documents
EFEKTIFITAS PEMBERIAN MISOPROSTOL PERVAGINAM DENGAN OKSITOSIN INTRAVENA TERHADAP KEMAJUAN PERSALINAN PADA IBU BERSALIN INDIKASI KPD DI RS ISLAM ASY-SYIFAA BANDAR JAYA TAHUN 2016 Reni Reni; Sunarsih Sunarsih
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 3 (2017): Volume 3 Nomor 3
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i3.615

Abstract

Induksi persalinan adalah suatu tindakan terhadap ibu hamil yang belum inpartu, baik secaraoperatif maupun medikasi, untuk merangsang timbulnya kontraksi rahim sehingga terjadipersalinan. Hasil survei demografi kesehatan Indonesia (SKDI) tahun 2009 menunjukkan tahun2009 terdapat ibu bersalin yang dilakukan induksi pada saat persalinan sebanyak 285 kasus dari1046 persalinan yang didapat dari hasil penelitian yang dilakukan sejumlah rumah sakit diIndonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui Efektifitas Pemberian Induksi PersalinanMisoprostol Pervaginam Dengan Oksitosin Intravena Pada Ibu Bersalin Indikasi KPD di RS IslamAsy-Syifaa Bandar Jaya Tahun 2016.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan rancangan quasi eksperimen.populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin dengan KPD yang melakukan persalinansebanyak 37 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode Accidental Sampling.Sampel dalam penelitian ini berjumlah 34 orang. Analisa yang digunakan dalam penelitian iniunivariat dan bivariat dengan uji t-test.Diketahui bahwa induksi persalinan dengan misoprostol pervaginam pada ibu bersalinindikasi KPD dengan nilai rata-rata kemajuan persalinan 4,18 dan standar deviasi 1,510. Induksipersalinan dengan oksitosin intravena mempunyai nilai rata-rata kemajuan persalinan 3,12 danstandar deviasi 0,993, Terdapat efektifitas pemberian induksi persalinan misoprostol pervaginamdengan oksitosin intravena pada ibu bersalin indikasi KPD p-value = 0,012. Kesimpulan terdapatefektifitas pemberian induksi persalinan misoprostol pervaginam dengan oksitosin intravena padaibu bersalin indikasi KPD.
DETEKSI TUMBUH KEMBANG DAN EMOSIONAL BALITA PADA KASUS KEMATIAN IBU SEBAGAI GAMBARAN KUALITAS GENERASI BANGSA Diyanah Kumalasari; Nurhasanah Nurhasanah
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 1 (2020): Volume 6,Nomor 1,Januari 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i1.2342

Abstract

ABSTRAK  Latar belakang : Kematian ibu di Indonesia menjadi masalah besar yang sulit diturunkan, walaupun upaya-upaya telah dilakukan. Hal ini berdampak kepada bayi-bayi yang telah dilahirkan oleh ibu-ibu yang mengalami kematian. Deteksi tumbuh kembang bagi anak-anak yang mengalami kasus kematian ibu seolah luput dari pengawasan tenaga kesehatan, sedangkan anak-anak harus tetap tumbuh dengan baik sebagai generasi penerus Bangsa. Dibandingkan dengan anak-anak yang tumbuh bersama ibu kandung mereka, anakanak dengan kasus kematian ibu tidak mendapatkan hak-hak mereka sejak masa neonatus seperti mendapatkan hak nutrisi ASI sebagai makanan terbaik bayi, bounding dari ibu kandung sebagai pemenuhan kebutuhan psikologis bayi untuk bekal dalam menjalani kehidupannya dimasa yang akan datang. Beberapa penelitian membuktikan bayi-bayi yang tidak mendapatkan ASI dan tidak mendapatkan kasish sayang yang baik dari kedua orang tua nya dapat menimbulkan penyimpangan-penyimpangan saat remaja. Tujuan penelitian : ini yaitu untuk mengetahui tumbuh kembang dan emosional balita yang mengalami kasus kematian ibu, serta penelitian ini akan membuktikan aspek apa saja (pertumbuhan, perkembangan, dan mental emosional) yang paling besar kaitannya dengan kasus kematian ibu di Cirebon. Metode : yang digunkan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian observasi analitik. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah balita yang ibu kandungnya meninggal pada saat persalinan maupun masa nifas. Deteksi pertumbuhan diukur dari aspek antoprometri. Deteksi perkembangan diukur melalui aspek Motorik halus, motorik kasar, bahasa dan sosial, dan deteksi mental emosional diukur melalui deteksi dini autism dan hiperaktivitas. Dengan demikian sejak dini dapat dideteksi apakah terdapat penyimpangan atau tidak, sehingga dapat memberikan stimulasi sejak dini. Hasil  :  15  subjek  penelitian  yang  diteliti,  pada  aspek  pertumbuhan  yang  diukur  melalui pengukuran Tinggi Badan, berat badan dan lingkar kepala didapatkan sebagain besar (14 responden) mempunyai Gizi yang baik dengan nilai 93.3 % . Pada aspek Perkembangan yang diukur melalui motorik halus, motorik kasar, Bahasa dan Sosial didapatkan hasil pemeriksaan menunjukkan adanya penyimpangan sebanyak 6 responden dengan hasil 40% dan hasil yang meragukan sebanyak 7 responden dengan nilai 46.7 % . Pada aspek emosional responden yang mengalami penyimpangan sebesar 13 responden dengan nilai 86.7 % deteksi Autis didapatkan sejumlah 11 responden berisiko mengalami autis dengan nilai 73.3 % dan Deteksi Hiperaktivitas didapatkan sejumlah 11 responden berisiko mengalami hiperaktivitas sebanyaj 11 responden dengan nilai 73.3 %. Kesimpulan : Variabel yang paling dominan dengan dampak kematian ibu adalah Variabel Emosional balita dengan nilai presentasi sebesar 86.7 %. Saran Dinas Kesehatan perlu melakukan pengumpulan data terkait kondisi balita, Puskesmas perlu mengadakan kegiatan penyuluhan bagi Orang tua asuh terkait pola asah, asih, dan asuh. Peningkatan pelayanan kesehatan terkait deteksi dini pertumbuhan, perkembangan, dan mental emosional.  Kata kunci : Angka Kematian Ibu, Balita, Perkembangan, Pertumbuhan, Mental Emosional  
PENGARUH PEMBERIAN INFORMASI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PEKERJA SEKS KOMERSIAL TENTANG PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) Devilestari Nurul Aulia
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 2, No 3 (2016): Volume 2 Nomor 3
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v2i3.583

Abstract

Kanker serviks merupakan penyebab kematian wanita kedua setelah kanker payudara,.Untuk mendeteksi dini kanker serviks dapat dilakukan pemeriksaan IVA,Kurangnya Pengetahuan Wanita tentang Kanker Serviks dan Rendahnya Kesadaran Wanita untuk mengikuti Deteksi dini.Pengetahuan yang baik tentang kanker serviks diharapkan dapat mendorong wanita tersebut untuk melakukan pencegahan sedini mungkin, informasi dapat mempercepat seseorang memperoleh pengetahuan yang baru.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Informasi terhadap Pengetahuan PSK tentang pemeriksaan IVA di Lokalisasi Sintai. Desain penelitian yang digunakan adalah Experimen jenis one group pretest postest, penelitian ini dilaksanakan dilokalisasi Sintai Bulan Maret-Mei 2015,dengan jumlah sampel sebanyak 76 responden yang diambil dengan menggunakan Random sampling, pengolahan data menggunakan T-test yang sebelumnya telah diuji normalitas Kolmogrov Smirnov.Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan Rerata sebesar 4,79 dengan nilai p value 0,000 (p<0,05) didapatkan Rata-rata pengetahuan sebelum dilakukan pemberian informasi adalah 15,93±2,193 dan setelah dilakukan pemberian informasi adalah sebesar 20,72±1,936.Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian Informasi terhadap Pengetahuan PSK tentang Pemeriksaan IVA dilokalisasi Sintai, diharapkan setelah tahu para pekerja seks komersial mau melakukan pemeriksaan IVA secara berkala. Kata kunci : Pengetahuan, Informasi, Pemeriksaan IVA
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KANKER PAYUDARA DI RSUD.Dr.H.ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG TAHUN 2015 Vida Wira Utami; Anggraini Anggraini; Mulia Anisa
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 5, No 3 (2019): Volume 5 Nomor 3, Juli 2019
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v5i3.1445

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Kanker payudara merupakan suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian mekanisme normalnya, sehingga terjadi pertumbuhan yang tidak normal, cepat dan tidak terkendali yang terjadi pada jaringan payudara. Data hasil presurvey di RSUD Dr.H.Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2015 mendapatkan jumlah penderita kanker sebanyak 3.672 orang dengan kanker payudara sebanyak 1.702 orang. Tujuan penelitian ini adalah diketahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kanker payudara.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross secsional. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah seluruh penderita kanker pada wanita   diRSUD.Dr.H.Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2015 sebanyak 3.672 orang. Sedangkansampel yang diambil adalah sejumlah 361 orang, teknik sampel menggunakan random sampling dengan jenis systematic random sampling. Hasil Penelitian. Hasil penelitian ini terdapat hubungan bermakna antara usia dengan kejadian kanker payudara dengan nilai p-value 0,012 (p < 0,005) dan nilai OR 1,786. Terdapat hubungan bermakna antara riwayat keluarga dengan kejadian kanker payudara dengan nilai p-value 0,041 (p<0,005) dan nilai OR 0,620. Terdapat hubungan bermakna antara penggunaan KB hormonal dengan kejadian kanker payudara dengan nilai p-value0,014 (p<0,005) dan nilai OR 1,755. Saran dalam penelitian ini diharapkan penelitian ini dapat memperkuat atau membuktikan teori yang sudah ada tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kanker payudara. Kata Kunci     : umur, riwayat keluarga, penggunaan KB hormonal dan kanker payudara
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN DUKUNGAN SUAMI PADA IBU HAMIL TERHADAP KETERATURAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) DI PUSKESMAS WATES LAMPUNG TENGAH TAHUN 2014 Yulistiana Eva Yanti
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 1, No 2 (2015): Volume 1 Nomor 2
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v1i2.550

Abstract

Berdasarkan data pendahuluan di Puskesmas Wates Lampung Tengah Tahun 2014 pada tanggal 10 Februari 2014 data tentang kunjungan K1 tahun 2011 sebesar 86,40% dan menurun ditahun 2012 menjadi 80,49%, K4 tahun 2011 sebesar 77,8% dan menurun ditahun 2012 menjadi 63,4% data ini masih jauh dari standar pelayanan minimal (SPM) Dinas kesehatan Lampung Selatan target kunjungan K1 dan K4 sebesar 93%.Tujuan Penelitian: Diketahui apakah ada hubungan antara pengetahuan ibu dan dukungan suami dengan kunjungan Antenatal Care pada ibu hamil di Puskesmas Wates Lampung Tengah Tahun 2014.Jenis penelitian ini adalah  survei analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil  yang melakukan kunjungan Antenatal Care di Puskesmas Wates pada saat penelitian sebesar 40 orang dengan sampel total population sebanyak 40 orang. Alat pengumpulan data menggunakan lembar angket. Analisa data menggunakan chi – square.penelitian ini dilakukan di Puskesmas Wates Lampung Tengah pada tanggal 10 Januari – 20 Juni 214.Penelitian dengan analisa univariat terdapat 22 responden (55%) yang memiliki pengetahuan kurang baik, 24 responden (60%) yang kurang mendapatkan dukungan dari suami dan terdapat 22 (55%) responden yang kurang teratur melakukan kunjungan Antenatal Care, dan pada analisa bivariat didapat hasil bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu hamil dengan keteraturan kunjungan antenatal care pada ibu hamil dimana p = 0,001< 0,05 dan dukungan suami dengan kunjungan antenatal care pada ibu hamil dimana p = 0,000< 0,05. Saran: Bagi petugas kesehatan di Puskesmas Wates Lampung Tengah  khususnya unit program KIA untuk lebih meningkatkan promosi kesehatan tentang pentingnya kunjungan antenatal care bagi ibu hamil dan memberikan informasi kepada keluarga tentang bentuk dukungan yang harus diberikan kepada ibu hamil melalui komunikasi interpersonal saat suami mengantar ibu melakukan Antenatal Care ataupun memanfaatkan kader yang memiliki ikatan psikologis lebih dekat dengan masyarakat untuk melakukan kunjungan rumah dalam rangka mensosialisasikan peran suami dalam mendukung keberhasilan Antenatal Care pada ibu hamil. Kata Kunci : pengetahuan, dukungan suami, kunjungan antenatal care
Pengaruh Pemberian Informasi Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi Devy Lestari Nurul Aulia
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 januari 2019
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v5i1.852

Abstract

Latar Belakang: Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) adalah program yang bertujuan menekan AKI dan AKB di indonesia. Tujuan penelitian ini adalah diketahui pengaruh pemberian informasi terhadap pengetahuan ibu hamil tentang P4K.Metode: Metode penelitian yang digunakan pretest-posttest one group design diwilayah kerja Puskesmas Sungai Panas pada bulan Juli-Agustus 2017 dengan populasi sebanyak 1360 ibu hamil, penarikan sampel menggunakan  rumus slovin sebanyak 93 orang dengan consecutive sampling. Analisis data menggunakan teknik analisis T-Test. Hasil: Hasil penelitian rerata pengetahuan ibu hamil sebelum diberikan informasi 23,20±4,23 dan sesudah diberikan informasi 30,60±0,76 dari skor 31. Kesimpulan penelitian ini adalah Pemberian informasi tentang program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi berpengaruh terhadap pengetahuan ibu hamil tentang P4K di wilayah Puskesmas Sei Panas Kota Batam. Saran bagi ibu hamil, agar melakukan perencanaan persalinan serta mengenali adanya tanda bahaya kehamilan sejak awal.Kata Kunci : Pemberian Informasi, Pengetahuan, P4K
BACK MASSAGE PADA KUALITAS TIDUR IBU HAMIL TRIMESTER III Yuli Yantina; Nita Evrianasari
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 4 (2020): Volume 6 Nomor 4 Oktober 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i4.3281

Abstract

ABSTRACT  Background: During pregnancy, pregnant women will experience a variety of changes in reproduction that are physiological and sometimes pathological. Sleep difficulties are generally more common in early pregnancy. Then this sleepless complaint will reappear at the end of pregnancy. Persistent sleep disorders will interfere with the physical and psychological pregnant women.                Purpose of this study is to know the effect of back massage on sleep quality of trimester III pregnant women  Methods: Research type experimental research, design pre experiment designs with one group pretest posttest design. Population in this research is trimester mother III at BPM Tiara Iswantika Wonosari District of Pekalongan Regency of East Lampung year 2018, sample taken counted 29 people with purposive sampling technique. Analysis in this research use paired sample t test.Results of statistical tests showed that the mean maternal sleep quality score on the measurement result using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire before (pretest) the back massage intervention was 6,28±1,461 and after (posttest) the back massage intervention was 5, 03±1,349 with an mean difference of 1,241±0,739. In result of paired sample t test showed back massage proved to have an effect on to sleep quality of pregnant woman trimester III (p-value 0,000 <a0,05). Conclusion: With the results of this study is expected pregnant women can do back massage therapy to reduce tension, relax the body and improve sleep quality.Suggestion Currently there is still no counseling related to back massage, so health workers should be able to provide back massage counseling to pregnant women because back massage has become part of supporting therapy in the health sector to improve health status, especially in improving the quality of sleep for pregnant women. Keywords : Sleep quality, back massage ABSTRAK  Latar Belakang: Pada masa kehamilan, ibu hamil akan mengalami berbagai perubahan pada sistrem reproduksi yang bersifat fisiologis dan terkadang bersifat patologis. Kesulitan tidur umumnya lebih banyak dialami pada awal kehamilan. Kemudian keluhan sulit tidur ini akan kembali muncul pada akhir kehamilan. Gangguan tidur yang  terus menerus akan mengganggu fisik dan kejiwaan ibu hamil.Tujuan: diketahuinya pengaruh back massage terhadap kualitas tidur ibu hamil trimester III    Metodologi: Jenis penelitian experimental research, desain pre experiment designs dengan rancangan one group pretest posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu trimester III di BPM Tiara Iswantika Wonosari Kec. Pekalongan Kab. Lampung Timur tahun 2018, sampel yang diambil sebanyak 29 orang dengan teknik purposive sampling. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji paired sample t test.Hasil: uji statistik menunjukkan bahwa Rata-rata skor kualitas tidur ibu hamil pada hasil pengukuran menggunakan kuesioner the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) sebelum (pretest) intervensi back massage adalah 6,28±1,461 dan setelah (posttest) intervensi back massage adalah 5,03±1,349 dengan selisih rata-rata 1,241±0,739. Pada hasil uji paired sample t test menunjukkan back massage terbukti berpengaruh terhadap kualitas tidur ibu hamil trimester III (p-value 0,000<a0,05). Kesimpulan: Dengan hasil penelitian ini diharapkan ibu hamil dapat melakukan terapi back massage untuk menurunkan ketegangan, merileksasi tubuh dan meningkatkan kualitas tidur.Saran Saat ini masih belum ada penyuluhan terkait back massage maka hendaknya bagi tenaga kesehatan dapat memberikan penyuluhan back massage kepada ibu hamil karena back massage telah menjadi bagian dari terapi penunjang dalam bidang kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan terutama dalam meningkatkan kualitas tidur ibu hamil. Kata Kunci : Kualitas tidur, back massage 
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI PADA WANITA DI KOTA PALANGKA RAYA Happy Marthalena Simanungkalit; Cia Aprilianti
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i2.606

Abstract

Keluarga Berencana adalah usaha-usaha yang dilakukan pemerintah ataupun individu untuk mengatur jarak kelahirannya dengan menggunakan alat atau metode kontrasepsi .Program keluarga berencana nasional lebih diarahkan kepada pemakaian Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) untuk mempercepat pengendalian fertilitas.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara umur, pendidikan, pengetahuan, peran suami, dan peran petugas kesehatan dengan pemilihan alat kontrasepsi pada wanita di Kota Palangka Raya.Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan metode Cross Sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah wanita/ibu yang berstatus menikah, menggunakan kontrasepsi modern (Akseptor KB MKJP dan non MKJP) dan bertempat tinggal di Kota Palangka Raya.Jumlah sampel yaitu sebanyak 308 responden.Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-square (X2) dan Fisher Exact Test.Hasil penelitian yaitu terdapat hubungan pengetahuan (p=0,001), peran suami (p=0,010) dan peran petugas (p=0,001) dengan pemilihan alat kontrasepsi. Variabel umur (p= 0,084) dan pendidikan (Fisher Exact Test= 1,000) tidak menunjukkan adanya hubungan dengan pemilihan alat kontrasepsi. Kesimpulannya yaitu variabel pengetahuan, peran suami dan peran petugas kesehatan menunjukkan nilai yang bermakna sebagai faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan alat kontrasepsi, sedangkan variabel umur dan pendidikan menunjukkan hubungan yang tidak bermakna sebagai faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan alat kontrasepsi.Disarankan bagi petugas kesehatan agar memberi KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) mengenai MKJP dan melakukan pendampingan terhadap akseptor MKJP. Bagi pasangan usia subur untuk aktif dalam mencari informasi mengenai MKJP serta meningkatkan peran suami untuk mendukung istri dalam memilih alat kontrasepsi MKJP.Kata Kunci : Alat kontrasepsi, Wanita.
PERAN IBU DENGAN SIKAP REMAJA PUTRI MENGHADAPI MENARCHE Feni Nur&#039;aini; Susilawati Susilawati; Nurul Isnaini; Anggraini Anggraini
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 1 (2020): Volume 6,Nomor 1,Januari 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i1.1757

Abstract

ABSTRAK   Latar Belakang : Pubertas pada remaja putri ditandai dengan datangnya menstruasi untuk pertama kalinya yang dikenal dengan istilah menarche. Respon remaja putri saat mengalami menarche sangat bervariasi, terdapat remaja yang berespon positif tetapi mayoritas yang berespon negatif. Respon negatif yang umumnya terjadi adalah kecemasan. Rifrianti (2013), menyatakan bahwa remaja putri yang menghadapi menarche mayoritas mengalami kecemasan yaitu sebanyak 79,9%, dan hanya 20,1% remaja yang tidak merasa cemas.  Tujuan : diketahui hubungan peran ibu dengan sikap remaja putri menghadapi menarche di SDIT Muhammadiyah Gunung Terang Bandar Lampung. Metode:Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian seluruh remaja putri kelas 4, 5 dan 6 di SDIT Muhammadiyah Gunung Terang Tahun 2019 berjumlah 151, sampel sebanyak 110 orang, teknik sampling purposive sampling. Analisa data univariat dan bivariat uji chi quare test. Hasil:Didapatkan hasil sebagian besar menyatakan peran ibu positif sebanyak 67 (60,9%) dan sebagian besar remaja putri bersikap positif sebanyak 69 (62,7%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p=0,009 (< α 0,05). Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara peran ibu dengan sikap remaja putri dalam menghadapi menarche di SDIT Muhammadiyah Gunung Terang Bandar Lampung Tahun 2019. Disarankan Peran Ibu Dengan  Sikap Remaja Putri Menghadapi Menarche       115  Jurnal Kebidanan Volume 6, Nomor 1, Januari 2020 kepada ibu/orang tua untuk membekali remaja putrinya informasi tentang menarche  dan persiapan yang perlu dilakukan saat akan menghadapi menarche. Saran: Remaja putri dalam menghadapi menarche sebaiknya banyak mencari informasi tentang menarche baik dari ibu maupun dari tenaga kesehatan, media massa yang terpercaya, guru-guru di sekolah dan sumber-sumber informasi lainnya. Agar tidak panik saat menghadapi menarche dan lebih percaya diri menghadapi menarche.  Kata kunci: Menarche, peran ibu, sikap  
PERBANDINGAN KADAR AMPISILIN DALAM SEDIAAN TABLET DENGAN NAMA GENERIK DAN NAMA DAGANG SECARA KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI Nofita Nofita; Ade Maria Ulfa
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 2, No 2 (2016): Volume 2 Nomor 2
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v2i2.573

Abstract

Anggapan masyarakat yang cenderung menilai bahwa obat yang berkhasiat adalah obat yang mempunyai harga mahal, persepsi yang salah tersebut menyebabakan obat generik dinilai tidak bermutu maka, dalam penelitian ini, dilakukan penetapan kadar ampisilin dalam sediaan tablet generik dan nama dagang, dan membandingkan apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara ampisilin generik dan nama dagang. Ampisilin adalah salah satu antibiotik yang digunakan untuk pengobatan infeksi pada saluran pernapasan, saluran cerna, dan saluran kemih. Agar dapat memberikan efek terapi yang diinginkan kadar ampisilin harus memenuhi persyaratan kadar yang telah ditetapkan Farmakope Indonesia Edisi IV yaitu tidak kurang dari 90,0% dan tidak lebih dari 120,0% dari jumlah yang tertera pada etiket. Sampel yang digunakan tablet ampisilin generik (A1) dan tablet nama dagang (B1). Penetapan kadar tablet ampisilin dilakukan secara Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) menggunakan fase gerak campuran air : asetonitril : KH2PO4 : asam asetat dengan perbandingan 909:80:10:1 laju alir 1,0 ml/menit menggunakan kolom C18 dan detektor 254 nm. Berdasarkan hasil uji linearitas dari kurva kalibrasi diperoleh koefisien    korelasi   0,9954  dengan  persamaan  regresi  Y= 277,1707 X –   2238,44 Hasil kadar yang didapat dari tablet ampisilin generik dan nama dagang masing-masing adalah 107,7431% dan 107,6156%. Kadar ampisilin yang diperoleh melalui penetapan kadar kemudian diuji signifikannya dengan menggunakan statistik, yaitu uji t. Dari uji t diperoleh tpercobaan< ttabel yaitu 0,04090<2,920 maka dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak, sehingga tidak terdapat perbedaan kadar secara signifikan antara tablet ampisilin generik dengan ampisilin nama dagang. Kata kunci : Ampisilin, Generik, Nama Dagang, KCKT

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 12 (2025): Volume 11 No 12 Desember 2025 Vol 11, No 11 (2025): Volume 11 Nomor 11 November 2025 Vol 11, No 10 (2025): Volume 11 No 10 Oktober 2025 Vol 11, No 9 (2025): Volume 11 Nomor 9 September 2025 Vol 11, No 8 (2025): Volume 11 Nomor 8 Agustus 2025 Vol 11, No 7 (2025): Volume 11, Nomor 7 Juli 2025 Vol 11, No 6 (2025): Volume 11 No 6 Juni 2025 Vol 11, No 5 (2025): Volume 11 No 5 Mei 2025 Vol 11, No 4 (2025): Volume 11 No 4, April 2025 Vol 11, No 3 (2025): Volume 11 No 3 Maret 2025 Vol 11, No 2 (2025): Volume 11 No 2 Februari 2025 Vol 11, No 1 (2025): Volume 11 No 1 Januari 2025 Vol 10, No 12 (2024): Volume 10 No.12 Desember 2024 Vol 10, No 11 (2024): Volume 10 No.11 November 2024 Vol 10, No 10 (2024): Volume 10 No.10 Oktober 2024 Vol 10, No 9 (2024): Volume 10 No.9 September 2024 Vol 10, No 8 (2024): Volume 10,No.8 Agustus 2024 Vol 10, No 7 (2024): Volume 10,No.7 Juli 2024 Vol 10, No 6 (2024): Volume 10,No.6 Juni 2024 Vol 10, No 5 (2024): Volume 10,No.5 Mei 2024 Vol 10, No 4 (2024): Volume 10,No.4 April 2024 Vol 10, No 3 (2024): Volume 10,No.3 Maret 2024 Vol 10, No 2 (2024): Volume 10,No.2 Februari 2024 Vol 10, No 1 (2024): Volume 10, No 1 Januari 2024 Vol 9, No 4 (2023): Volume 9 No. 4 Oktober 2023 Vol 9, No 3 (2023): Volume 9 No. 3 Juli 2023 Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 No.2 April 2023 Vol 9, No 1 (2023): Volume 9 No.1 Januari 2023 Vol 8, No 4 (2022): Volume 8 No.4 October 2022 Vol 8, No 3 (2022): Volume 8 No.3 July 2022 Vol 8, No 2 (2022): Vol 8.No.2.April 2022 Vol 8, No 1 (2022): Vol. 8 No. 1, Januari 2022 Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021 Vol 7, No 3 (2021): Vol.7 No.3 Juli 2021 Vol 7, No 2 (2021): Vol.7 No.2 April 2021 Vol 7, No 1 (2021): Volume 7,Nomor 1,Januari 2021 Vol 6, No 4 (2020): Volume 6 Nomor 4 Oktober 2020 Vol 6, No 3 (2020): Volume 6 Nomor 3 Juli 2020 Vol 6, No 2 (2020): Volume 6 Nomor 2 April 2020 Vol 6, No 1 (2020): Volume 6,Nomor 1,Januari 2020 Vol 5, No 4 (2019): volume 5 Nomor 4 Oktober 2019 Vol 5, No 3 (2019): Volume 5 Nomor 3, Juli 2019 Vol 5, No 2 (2019): Volume 5 Nomor 2 April 2019 Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 januari 2019 Vol 4, No 4 (2018): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2018): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2018): Volume 2 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2017): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2017): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2016): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2016): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2016): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 3 (2015): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2015): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2015): Volume 1 Nomor 1 More Issue