cover
Contact Name
Neneng Siti Latifah
Contact Email
nenengmalahayati@gmail.com
Phone
+6281315863446
Journal Mail Official
neneng@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka NO 27 Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati)
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 24768944     EISSN : 2579726X     DOI : 10.33024
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Malahayati menyediakan platform untuk mempublikasikan bidang kebidanan dan jurnal juga berusaha untuk memajukan kualitas penelitian dengan memperkenalkan atau menguraikan metode baru di bidang kesehatan kebidanan untuk publikasi termasuk kebidanan dan ilmu kesehatan inti. Jurnal ini berisi naskah tentang Ilmu Kesehatan yang meliputi: asuhan Kebidanan, Gizi, Psikologi, kebidanan komunitas, kesehatan Reproduksi, Kesehatan Lansia, Kesehatan Masyarakat
Articles 971 Documents
HUBUNGAN HIPERTENSI PADA IBU BERSALIN DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI RSUD Dr. H ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG TAHUN 2014 Anggraini Anggraini; Dewi Yuliasari
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 2, No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v2i1.568

Abstract

Angka kejadian hipertensi pada kehamilan di lampung tahun 2013 sebesar 4,21%. Penyebab kematian bayi perinatal dan neonatal di provinsi lampung dua terbesarnya disebabkan oleh BBLR dan Asfiksia. Berdasarkan data yang diperoleh dari Rekam Medik RSUD Dr. H. Abdul Moeloek data 3 tahun terakhir presentase kejadian asfiksia meningkat dari tahun sebelumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan hipertensi pada ibu bersalin dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar lampung tahun 2014.Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode analitik pendekatan cross sectional. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin dari tanggal 1 Januari – 31 Desember 2014 sebanyak 1130 ibu bersalin dan sampel sebanyak 295 ibu. Pengambilan sampel dengan cara random sampling sistematik. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Chi-Square.Hasil penelitian dari 295 ibu bersalin sebanyak 78 ibu bersalin yang mengalami hipertensi terdapat  63 bayi yang dilahirkan mengalami asfiksia neonatorum atau sebesar 80,8% dan yang tidak mengalami asfiksia neonatorum sebanyak 15 bayi (19,2%). Dari hasil analisa menggunakan chi-square, didapatkan p-value = 0,000, sehingga p-value < α (0,000 <0,05) maka Ha diterima dan Ho ditolak. Jadi dapat disimpulkan ada hubungan antara hipertensi pada ibu bersalin dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung Tahun 2014. Saran untuk rumah sakit agar memberikan pelatihan penanganan hipertensi dan asfiksia dan kepada institusi pendidikan agar memberikan mahasiswa  seminar-seminar maupun workshop agar mereka memiliki bekal yang baik dalam menangani kasus tersebut.  Kata kunci       : Hipertensi ibu bersalin, Asfiksia
PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN WALI MURID TENTANG KRITERIA STUNTING PADA ANAK SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN DI SDN 8 TELUK PANDAN KECAMATAN TELUK PANDAN KABUPATEN PESAWARAN TAHUN 2018 Tusy Tri Wahyuni; Tessa Sjahriani; Zetriandi Zetriandi
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 5, No 2 (2019): Volume 5 Nomor 2 April 2019
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v5i2.1281

Abstract

ABSTRAK Latar belakang :Stunting adalah suatu masalah gizi yang berdampak buruk terhadap kualitas hidup anak dalam mencapai titik tumbuh kembang yang optional sesuai potensi genetiknya. Indonesia menduduki peringkat ke lima dunia untuk jumlah anak dengan kondisi stunting. Penyuluhan gizi dapat diartikan sebagai suatu pendekatan edukatif untuk menghasilkan perilaku individu atau masyarakat yang diperlukan dalam peningkatan derajat kesehatan dan mempertahankan gizi yang baik, salah satunya mencegah dan menanggulangi kejadian stunting.Tujuan : Mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan.Metodologi penelitian : Penelitian ini melakukan studi analitik observasional dengan rancangan cross sectionaldengan jenis quasi experiment one group pretest-posttest. Penelitian dilakukan selama bulan oktober 2018. Pengambilan sampel sebanyak 60 sampel dengan teknik accidental sampling.Analisis data menggunakan uji paired t-test.Hasil : Rata-rata tingkat pengetahuan wali murid sebelum penyuluhan adalah 40,68. Rata-rata tingkat pengetahuan wali murid setelah penyuluhan adalh 72,70. Terdapat perbedaan merata yang signifikan antara tingkat pengetahuan wali murid tentang kriteria stuntingsebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan ( p = 0.032 ).Kesimpulan : Terdapat perbedaan merata yang signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan.Kata kunci : Penyuluhan, pengetahuan stunting, wali murid, edukasi.Kepustakaan : 32, 2005-2017
PENGARUH PEMBERIAN KAPSUL KELOR TERHADAP PRODUKSI ASI Yuliati Shoffiyah; Achmad Farich; Dainty Maternity; Ike Ate Yuviska
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 1 (2021): Volume 7,Nomor 1,Januari 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i1.2338

Abstract

ABSTRACT : THE EFFECT OF GIVING MORINGA CAPSULES ON BREAST MILK PRODUCTIONBackground In Indonesia, the proision of breastfeeding eclusiely for si months just reached 30.2% case is still far from the target that 80% regard it in because of lack of awareness of society in encouraging an increase in the proision of breastfeeding eclusiely , lack of knowledge of mothers , families and communities about the importance of breastfeeding eclusiely . The purpose of this study was to determine the effect of morngaoliefera leaf capsules on breast milk production in the working area puskesmas of Gedung Sari Lampung entral Health enter in 2019.MethodsThis type of uantitatie research with a research design using a pre experimental approach with a pretest and post test with control group design . Samples of all nursing mothers were 40 people. The population of breastfeeding mothers is 79 people. 20 people as a group eperiment and 20 people as a group control with the techniue of sampling purposive sampling .Anilsa the data to test T-test independent.Results of the study is to show the aeragefreuency before administration of the capsule leaes of oringa to the production of breast milk in the region work PuskesmasGedung Sari entral Lampung in 2019 ie 26.50 , the aeragefreuency after administration of the capsule leaes of oringa to the production of breast milk in the region work Puskesmasuilding Sari Lampung The middle of 2019 is 80.50 , and there is an influence of giingoringa leaf capsules to the production of breast milk in the working area of the Sari Lampung entral Health enter in 2019 . ConclusionT test results obtained p value 0,000 <α (0 , 05 there is an effect of consumption of Moringa leaf capsules on milk production).  Suggestions for the public are expected that mothers want to consume Moringa leaf capsules in accordance with the recommendations because Moringa capsules can increase milk production.eKeywords   : Moringa leaf capsules giving, Production ASI Abstrak  Latar Belakang Di Indonesia pemberian ASI eksklusifselamaenambulanbarumencapai 30,2% halinimasihjauhdari target yaitu 80% halini di karenakan rendahnya kesadaran masyarakat dalam mendorong peningkatan pemberian ASI eksklusif, kurangnya pengetahuan ibu, keluarga serta masyarakat tentang pentingnya ASI eksklusif.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian kapsul daun kelor terhadap produksi ASI di wilayah kerja Puskesmas Gedung Sari Lampung Tengah Tahun 2019. Metode Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian menggunakan pendekatan pre experimental dengan rancangan pretest dan post test with control group. Populasi ibu menyusui sebanyak 79 orang. Sampel seluruh ibu menyusui sebanyak 40 orang. 20 orang sebagai kelompok eksperimen dan 20 orang sebagai kelompok kontrol dengan teknik sampling purposive sampling. Analisa data dengan uji T-test independent.Hasil penelitian ini menunjukan rata-rata  frekuensi sebelum pemberian kapsul daun kelor terhadap produksi ASI di wilayah kerja Puskesmas Gedung Sari Lampung Tengah Tahun 2019 Tahun 2019 Yaitu 26.50, rata-rata frekuensi sesudah pemberian kapsul daun kelor terhadap produksi ASI di wilayah kerja Puskesmas Gedung Sari Lampung Tengah Tahun 2019 Yaitu 80.50, serta ada pengaruh pemberian pemberian kapsul daun kelor terhadap produksi ASI di wilayah kerja Puskesmas Gedung Sari Lampung Tengah Tahun 2019 .Kesimpulan ada pengaruh konsumsi kapsul daun kelor terhadap produksi ASI.Saran untuk masyarakat diharapkan para ibu mau mengkonsumsi kapsul daun kelor sesuai dengan anjuran karena kapsul kelor dapat meningkatkan produksi ASI.Kata kunci           : Pemberian Kapsul Daun Kelor, Produksi ASI
HUBUNGAN COUNTERPRESSURE DENGAN NYERI PERSALINAN PADA IBU BERSALIN KALA I FASE AKTIF IBU PRIMIPARA DI BPS Hj. SULASTRI, Amd.Keb PEKALONGAN LAMPUNG TIMUR TAHUN 2013 Dewi Yuliasari; Eva Santriani Santriani
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 1, No 1 (2015): Volume 1 Nomor 1
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v1i1.536

Abstract

Respon fisiologis terhadap nyeri meliputi peningkatan tekanan darah, denyut nadi, pernapasan, keringat, diameter pupil, dan ketegangan otot. Dalam penatalaksanaa persalinan, nyeri dapat dikurangi dengan teknik farmakologi dan teknik nonfarmakologi. Teknik farmakologi merupakan cara pengendalian nyeri dengan menggunakan obat analgesik, sedangkan teknik nonfarmakologik adalah teknik alternatif yang digunakan untuk mengendalikan nyeri(6). Diketahui hubungan counterpressure dengan nyeri persalinan pada ibu bersalin kala I fase aktif ibu primipara di BPS Hj. Sulastri, Amd.Keb Pekalongan Lampung Timur tahun 2013.  Jenis penelitian ini Kuantitatif, desain penelitian Analitik, dengan pendekatan cross sectional. Dilakukan pada ibu bersalin primipara, dari tanggal 14 Juni – 20 Juli 2013 terhadap 32 responden dimana pengumpulan data menggunakan lembar observasi.Menunjukkan bahwa dari 11 ibu yang tidak dilakukan Counterpressure, terdapat sebanyak 8 (72,7%) mengalami nyeri berat dan 3 (27,3%) nyeri ringan, sedangkan ibu yang melakukan Counterpressure sebanyak 21 responden, dimana responden mengalami nyeri ringan sebesar 14 (66,7%) dan nyeri berat sebanyak 7 (33,3%). Berdasarkan hasil uji statistik Chi Square diperoleh ρ value =0,034 yang berarti ρ value < α (0,034<0,05), berarti ada hubungan Counterpressure dengan nyeri persalinan pada ibu bersalin kala I fase aktif ibu primipara di BPS Hj. Sulastri, Amd.Keb Pekalongan Lampung Timur. Diperoleh juga nilai OR sebesar 5,333 (1,069-26,613) yang menunjukkan bahwa Counterpressure yang tidak dilakukan lebih berpeluang mengalami nyeri berat 5,3 kali dibanding yang melakukan Counterpressure.bagi institusi kesehatan hendaknya menyediakan paket pelayanan persalinan yang lengkap termasuk didalamnya terdapat upaya pengendalian nyeri non farmakologis sehingga pasien tidak perlu meminta dan dapat menjalani persalinan dengan tenang. Kata Kunci : Counterpressure, Nyeri Persalinan
PENGARUH KONSUMSI HATI AYAM TERHADAP KENAIKAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL TRIMESTER II DI PUSKESMAS HANURA KABUPATEN PESAWARAN TAHUN 2018 Yulistiana Evayanti; Sunarsih Sunarsih; Indah Novita
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 4, No 4 (2018): Volume 4 Nomor 4
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v4i4.991

Abstract

Prevalensi anemia pada kehamilan di Provinsi Lampung adalah tertinggi dipulau sumatera. Tingginya jumlah anemia di Provinsi Lampung adalah sebesar 69,7% angka tersebut lebih tinggi dari angka anemia gizi nasional yaitu sebesar 63%. Berdasarkan hasil prasurvey yang telah peneliti lakukan pada bulan Maret 2018 di Puskesmas Hanura berdasarkan data rekam medik terdapat 56 ibu hamil trimester II yang melakukan pemeriksaan kehamilan dimana 32 ibu hamil kadar hemoglobinnya rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui Pengaruh konsumsi hati ayam terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil Trimester II di Puskesmas Hanura Kabupaten Pesawaran Tahun 2018.Jenis Penelitian Kuantitatif, rancangan penelitian metode quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil TM II yang melakukan Antenatal Care (ANC) di Puskesmas Hanura Kabupaten Pesawaran adalah sebanyak 56 ibu hamil. Sampel sebanyak 30 orang. Variabel independent hati ayam, variabel dependent kadar hemoglobin. Dengan teknik sampling purposive sampling. Analisa data dengan uji T-test.Hasil penelitian menunjukan rata-rata kadar hemoglobin sebelum diberikan hati ayam sebesar 9,10 gr/dl., rata-rata kadar hemoglobin setelah diberikan hati ayam sebesar10,97  gr/dl.  Diketahui  Ada  Pengaruh  konsumsi  hati  ayam  terhadap  kenaikan  kadarhemoglobin pada ibu hamil Trimester II di Puskesmas Hanura Kabupaten Pesawaran Tahun  2018.  Hasil  uji  t  didapat  p  value  0,000  <  α  (0,05).  Disarankan  bagi  tenagakesehatan khususnya bidan agar menganjurkan kepada ibu hamil untuk mengkonsumsihati ayam sebagai pendamping Fe karena dapat menaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Kata Kunci: Hati Ayam, Kadar hemoglobin
DURASI DAN FREKUENSI PENGGUNAAN GAWAI TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK PRA SEKOLAH DI TK ISLAM PERMATA HATI KELAPA DUA KABUPATEN TANGERANG TAHUN 2019 Yenny Aulya; Suprihatin Suprihatin; Ririn Arantika
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 4 (2020): Volume 6 Nomor 4 Oktober 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i4.2911

Abstract

ABSTRACT Background: In 2011 there were 38% of gadget users in children aged 5 years in Indonesia and in 2013 increased to 72%. The use of devices makes children lazy to move and activities. This situation will affect the child's development both in terms of physical, motor, psychological, and social child.Objective: To identify the relationship between the duration and frequency of using a device to the social development of preschool children in the Permata Hati Hati Dua Islamic Kindergarten, Tangerang Regency in 2019.Methodology: This research is an analytic epidemiological study with cross sectional study design. The population in this study were all parents of students at the Permata Hati Kindergarten, totaling 54 people. Sampling uses total sampling. Primary data were collected using a questionnaire. Data analysis through two stages, namely univariate and bivariate using the Chi-Square test.Results: The majority of pre-school children had poor social development (55.6%), with duration of playing devices> 1 hour / day (53.7%), and frequency of use of devices> 3 days a week (55.6 %). The results of this study indicate that there is a significant relationship between the duration and frequency of use of the device to the social development of children.Conclusions : There is a relationship between the duration and frequency of the use of the device to the social development of pre-school children.            Suggestion : It is hoped that parents will be more selective in giving toys to children, especially granting permission to play devices. It is necessary to be firm and mentor from parents in providing limitations on the duration and frequency of device use by children  Keywords: Duration, frequency, device, social development, preschool children ABSTRAK Latar Belakang : Tahun 2011 terdapat 38% pengguna gawai pada anak usia 5 tahun di Indonesia dan pada tahun 2013 meningkat menjadi 72%. Penggunaan gawai membuat anak menjadi malas bergerak dan beraktifitas. Keadaan seperti ini akan mempengaruhi perkembangan anak baik dari segi fisik, motorik, psikologis, dan sosial anak.Tujuan : Untuk mengidentifikasi hubungan durasi dan frekuensi penggunaan gawai terhadap perkembangan sosial anak prasekolah di TK Islam Permata Hati Kelapa Dua Kabupaten Tangerang Tahun 2019.Metodologi : Penelitian ini merupakan penelitian epidemiologi analitik dengan  desain studi cross sectional. Populasi dalam penelitian yaitu seluruh orang tua siswa di TK Islam Permata Hati yang berjumlah 54 orang. Pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data primer dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data melalui dua tahapan yaitu univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square.Hasil Penelitian : Sebagian besar anak pra sekolah memiliki perkembangan sosial yang kurang baik (55,6%), dengan durasi bermain gawai > 1 jam/hari (53,7%), dan frekuensi penggunaan gawai > 3 hari dalam seminggu (55,6%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara durasi dan frekuensi penggunaan gawai terhadap perkembangan sosial anak.Simpulan  : Ada hubungan durasi dan frekuensi penggunaan gawai terhadap perkembangan sosial anak pra sekolah.Saran Diharapkan orang tua lebih selektif dalam memberikan mainan kepada anak,terutama pemberian izin bermain gawai.Perlu Ketegasan dan pendampingan dari orang tua dalam memberi Batasan durasi dan frekuensi penggunaan gawai oleh anak  Kata Kunci : Durasi, Frekuensi, Gawai, Perkembangan sosial, Anak Prasekolah 
PENGARUH PEMBERIAN MINYAK PEPPERRMINT PADA IBU HAMIL DENGAN PRURITUS (GATAL) DAN TRIMESTER III DI BPS NURHASANNAH S.Tr.KEB TELUK BETUNG SELATAN BANDAR LAMPUNG TAHUN 2017 Dainty Maternity; Zakiyatus Salamah
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i4.633

Abstract

Berdasarkan penelitian, sekitar 18% wanita hamil di Prancis mengalami Pruritus. Di India dari 200 wanita hamil, sekitar 61,5% yang mengalami pruritus. Pruritus adalah sensasi kulit yang iritatif dan menimbulkan rangsangan untuk menggaruk. Reseptor rasa gatal tidak bermielin, mempunyai ujung saraf mirip sikat (penicillate) yang hanya ditemukan pada kulit, membran mukosa dan kornea. Tujuan penelitian diketahui pengaruh pemberian minyak peppermint pada ibu hamil dengan Pruritus (gatal) trimester III di BPS Nurhasannah Str.Keb Teluk Betung Selatan Bandar Lampung Tahun 2017.Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan pre eksperimental design dengan metode one sample pretest posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III yang mengalami pruritus (gatal) di BPS Nurhasannah, S.Tr.Keb Teluk Betung Selatan Bandar Lampung tahun 2017. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari – Agustus 2017. Didapatkan sampel sebanyak 15 orang dengan kriteria ibu hamil dengan pruritus gravidarum, bersedia menjadi responden dan minyak peppermint hanya dioleskan pada bagian yang mengalami gatal. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi dan analisa univariat data yang digunakan adalah uji T-dependent.Hasil penelitian diketahui nilai rata-rata sebelum diberikan minyak peppermint sebesar 4,67 dengan standar deviasi sebesar 1,234 sedangkan nilai rata-rata setelah diberikan minyak peppermint sebesar 2,93 dengan standar deviasi sebesar 1,223. Ada pengaruh pemberian minyak peppermint untuk mengatasi pruritus (gatal) pada ibu hamil trimester III (p value < 0,05 yaitu 0,000). Diharapkan pada ibu hamil untuk memperhatikan kesehatan selama kehamilannya terutama adanya gejala pruritus (gatal) pada ibu hamil dan cara mengatasinya yaitu dengan menggunakan minyak peppermint
KARAKTERISTIK KLINIS PASIEN YANG MENERIMA TERAPI ARV DI RSUD KABUPATEN BULELENG I Gusti Ngurah Putu Candra; Dewi Aprelia Meriyani; Luh Putu Desy Puspaningrat; Yopita Triguno; Ni Kadek Ayu Tamara Widya Sari
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 2 (2020): Volume 6 Nomor 2 April 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i2.2435

Abstract

  ABSTRAK Latar Belakang Penyakit menular yang selalu memberikan dampak tidak hanya kesehatan tetapi social dan ekomoni adalha HIV/AIDS.Tujuan untuk mendeskripsikan kondisi klinis dan dmeografi pasien yang menerima terapi ARV.MetodePenelitian deskriptif dengan pendekatan secara kohort retrospektifmenggunakan data sekunder dari register kohort ARV dari tahun 2005-2015 (11 tahun terapi ARV). Analisis yang digunakan adalah analisis univariat menggunakan SPSS versi 17.Hasil Karakteristik klinis dan demografi pada odha yang menerima terapi ARV yaitu 45,32% dalam kondisi ambulatory, 75.42% mendapatkan regimen NNRTI jenis zidovudine, 75.82 % mendapatkan terapi regimen NRTI nevirapine, 79.66% pada kondisi stadium 3 dan 4, dengan klasifikasi umur produktif (< 40 tahun sebanyak 82.05%, sebagian besar berjenis kelamin laki-laki 62.96%, dan memiliki pengawas minum obat (PMO) sebesar 68.25%. Proporsi kematian sebesar  9.3 % (112 orang), LTFU (loss to follow up) 18.52% (223 orang), subsitusi regimen lini satu 9.88% (119 orang),rujuk keluar 1.83% (22 orang) dan yang masih dalam pengobatan sebesar 69.93% (842).Kesimpulan Pasien yang mengalami LTFU terbagi dalam beberapa kondisi yaitu LTFU dalam kondisi meninggal 3.07% (37 orang), LTFU dalam kondisi hidup 0.5% (6 orang), dan LTFU yang tidak diketahui kondisinya sebesar 14.95% (180 orang).Saran Monitoring dan evaluasi pada program pengobatan dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan konsistensi terapi yang dilakukan.  Kata Kunci : Karakteristik, Terapi, HIV/AIDS 
HUBUNGANSTRESIBU SELAMA KEHAMILANDENGANKEJADIAN PREMATUR PADA IBU BERSALIN DI RSUDPRINGSEWU TAHUN2016 Susilawati Susilawati; Yulistina Evayanti; Dina Anwarina
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 1 (2017): Volume 3 Nomor 1
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i1.601

Abstract

Berdasarkan hasil Survei DemografidanKesehatanIndonesia(SDKI)tahun 2012, angkaKematianNeonatus(AKN)padatahun2012sebesar 19per 1.000kelahiran hidupKasuskelahiranprematurdenganBBLRdiIndonesiaberdasarkandata Riskesdastahun 2013 adalah sebesar10,2%.Sedangkan kelahiran prematurdi ProvinsiLampung tahun2013mencapai8%BerdasarkandataRSUD Pringsewu tahun2015,persalinanprematurdiruang bersalinadalahsebanyak107kasus, jumlahinimeningkatdari tahun sebelumnyayaitu91kasus.Tujuan penelitian inidiketahuihubunganstresibuselamakehamilandengankejadianprematur pada ibu bersalin di RSUDPringsewu Tahun 2016.Jenis penelitianini adalah kuantitatif. Rancangan penelitiansurvey analitik denganpendekatansecaracrosssectionalPopulasiyaituseluruhibubersalindi Ruang KebidananRSUD PringsewupadabulanApril-Mei2016,denganjumlah sampel sebanyak 47 orang. Teknikpengambilansampeldalampenelitianinimenggunakanaccidental sampling. Analisis dengan pengujian statistik Chi-Square.Hasilanalisisdiperolehbahwa Sebagian besarresponden tidak mengalamistres selamakehamilan,yaitusebanyak28orang(59,6%). Sebagianbesar respondentidakmengalamipremature,yaitusebanyak33orang (70,2%). Sedangkanberdasarkananalisisdatadiperolehhasilbahwaterdapathubunganantara stresibu selama kehamilandengankejadianprematur pada ibubersalindiRSUD PringsewuTahun2016,denganp-value=0,02danoddsratio(OR) =11,458. Untuk itudiharapkan petugas kesehatan dapatmemberikan penuluhanmengenai carapencegahan persalinan prematurpadaibu hamilKataKunci :Stres,Prematur
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG PERAWATAN PAYUDARA PADA IBU POST PARTUM DI RSIA PURI BETIK HATI PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2018 Eka Trismiyana; Rahma Elliya
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 5, No 2 (2019): Volume 5 Nomor 2 April 2019
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v5i2.1223

Abstract

Pendahuluan : Dari Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 menunjukkan pemberian ASI di Indonesia saat ini memprihatinkan, presentase bayi yang menyusu eksklusif sampai dengan 6 bulan hanya 15,3%. Dengan target cakupan 85% taget. Hal ini disebabkan kesadaran masyarakat dalam mendorong peningkatan pemberian ASI masih relative rendah. Hasil observasi yang dilakukan terhadap 5 orang ibu bersalin di RSIA Puribetik Hati, didapat 3 ibu dengan pengetahuan tentang perawatan payudara  kurang baik, hal tersebut ditunjukan dengan terdapatnya mastitis/ pembengkakan payudara, payudara teraba panas dan merah, dan 2 ibu dengan pengetahuan baik, ibu melakukan kompres air hangat, pada daerah yang sedikit mengalami bengkak,Tujuan: Diketahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan ibu tentang perawatan payudara pada ibu postpartum di RSIA Puri Betik Hati Provinsi Lampung Tahun 2018. Metode : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan desain penelitian ini adalah Quasi Eksperimental dengan pendekatan one group pretes-postes design, jumlah populasi dan sampel sebanyak 17 responden, teknik sampel menggunakan accidental sampling. Penelitian akan dilakukan di RSIA Puri Betik Hati Tahun 2018, dengan instrument penelitian kuisioner dan uji statistic menggunakan ujit-tes.Hasil : Didapatkan rata-rata pengetahuan sebelum diberikan penyuluhan yaitu Mean 11.18 Std. Dev 1.912  S. Eror 0.464 (9-15), setelah penyuluhan Mean 18.29 Std. Dev 1.213 S. Eror 0.294 (16-20). Hasil uji statistik ­t-tes didapat nilai p-value 0.000.Kesimpulan Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan ibu tentang perawatan payudara pada ibu pos partum di RSIA Puri Betik Hati Provinsi Lampung Tahun 2018. Disarankan kepada manajemen rumah sakit dapat menambah informasi mengenai perawatan payudara pada pasien sehingga diharapkan dapatkan meningkatkan ASI dengan frekuensi yang baik pada ibu post partum sehingga bayi dapat mendapatkan ASI yang cukup. Kata Kunci          : Penyuluhan, pengetahuan ibu, perawatan payudara

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 12 (2025): Volume 11 No 12 Desember 2025 Vol 11, No 11 (2025): Volume 11 Nomor 11 November 2025 Vol 11, No 10 (2025): Volume 11 No 10 Oktober 2025 Vol 11, No 9 (2025): Volume 11 Nomor 9 September 2025 Vol 11, No 8 (2025): Volume 11 Nomor 8 Agustus 2025 Vol 11, No 7 (2025): Volume 11, Nomor 7 Juli 2025 Vol 11, No 6 (2025): Volume 11 No 6 Juni 2025 Vol 11, No 5 (2025): Volume 11 No 5 Mei 2025 Vol 11, No 4 (2025): Volume 11 No 4, April 2025 Vol 11, No 3 (2025): Volume 11 No 3 Maret 2025 Vol 11, No 2 (2025): Volume 11 No 2 Februari 2025 Vol 11, No 1 (2025): Volume 11 No 1 Januari 2025 Vol 10, No 12 (2024): Volume 10 No.12 Desember 2024 Vol 10, No 11 (2024): Volume 10 No.11 November 2024 Vol 10, No 10 (2024): Volume 10 No.10 Oktober 2024 Vol 10, No 9 (2024): Volume 10 No.9 September 2024 Vol 10, No 8 (2024): Volume 10,No.8 Agustus 2024 Vol 10, No 7 (2024): Volume 10,No.7 Juli 2024 Vol 10, No 6 (2024): Volume 10,No.6 Juni 2024 Vol 10, No 5 (2024): Volume 10,No.5 Mei 2024 Vol 10, No 4 (2024): Volume 10,No.4 April 2024 Vol 10, No 3 (2024): Volume 10,No.3 Maret 2024 Vol 10, No 2 (2024): Volume 10,No.2 Februari 2024 Vol 10, No 1 (2024): Volume 10, No 1 Januari 2024 Vol 9, No 4 (2023): Volume 9 No. 4 Oktober 2023 Vol 9, No 3 (2023): Volume 9 No. 3 Juli 2023 Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 No.2 April 2023 Vol 9, No 1 (2023): Volume 9 No.1 Januari 2023 Vol 8, No 4 (2022): Volume 8 No.4 October 2022 Vol 8, No 3 (2022): Volume 8 No.3 July 2022 Vol 8, No 2 (2022): Vol 8.No.2.April 2022 Vol 8, No 1 (2022): Vol. 8 No. 1, Januari 2022 Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021 Vol 7, No 3 (2021): Vol.7 No.3 Juli 2021 Vol 7, No 2 (2021): Vol.7 No.2 April 2021 Vol 7, No 1 (2021): Volume 7,Nomor 1,Januari 2021 Vol 6, No 4 (2020): Volume 6 Nomor 4 Oktober 2020 Vol 6, No 3 (2020): Volume 6 Nomor 3 Juli 2020 Vol 6, No 2 (2020): Volume 6 Nomor 2 April 2020 Vol 6, No 1 (2020): Volume 6,Nomor 1,Januari 2020 Vol 5, No 4 (2019): volume 5 Nomor 4 Oktober 2019 Vol 5, No 3 (2019): Volume 5 Nomor 3, Juli 2019 Vol 5, No 2 (2019): Volume 5 Nomor 2 April 2019 Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 januari 2019 Vol 4, No 4 (2018): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2018): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2018): Volume 2 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2017): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2017): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2016): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2016): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2016): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 3 (2015): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2015): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2015): Volume 1 Nomor 1 More Issue