cover
Contact Name
Nayda Maulidza
Contact Email
naydamaulidza1704@gmail.com
Phone
+6282154423001
Journal Mail Official
naydamaulidza1704@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kuaro, Gn. Kelua, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Published by Universitas Pasundan
ISSN : 20864795     EISSN : 25492594     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini diberi nama LITERASI, nama tersebut dipilih sebagai upaya untuk tetap menjadikan keterampilan berbahasa sebagai landasan pengembangan ilmu pengetahuan. Seperti sebuah pernyataan “bahasa sebagai penghela ilmu pengetahuan”. Jurnal LITERASI diterbitkan oleh Prodi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah dua kali dalam setahun. Terbitan pertama pada tahun berjalan adalah bulan Januari dan terbitan kedua adalah bulan Juli. Setiap kali terbit, jurnal ini memuat delapan artikel yang mengkaji dan membahasa masalah pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Jurnal ini memuat artikel hasil penelitian, gagasan konseptual, baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa asing. Selain secara online jurnal ini juga terbit secara cetak (ISSN 2086-4795). Diharapkan Jurnal ini mampu menjadi media informasi yang kredibel dan berdayaguna.
Articles 291 Documents
STRATEGI PENDIDIKAN LITERASI KELUARGA MELALUI ANALISIS NILAI DIDAKTIS PADA CERITA ANAK LITARA Desti Fatin Fauziyyah; Dadang Sunendar; Vismaia S. Damaianti
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 10 No 2 (2020): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.356 KB) | DOI: 10.23969/literasi.v10i2.2800

Abstract

Masa pandemik covid-19 membuat penuh waktu kita bersama keluarga. Anak akan melihat apa yang mereka amati dan dengar. Melakukan sebuah tindakan kecil untuk memajukan literasi keluarga akn membuahkan kebiasaan besar yang akan melekat di diri anak. Memulai dengan membuat strategi pendidikan literasi keluarga merupakan langkah awal untuk menjaga situasi rumah agar lebih produktif di masa pandemik covid-19 ini. Langkah-langkah yang dilakukan sebagai berikut. (1) membaca cerita anak, (2) menandai dan menganalisis data dalam cerita anak, (3) menyimpulkan nilai-nilai didaktis pada cerita anak tersebut, (4) Membuat strategi literasi keluarga dari hasil analisis nilai didaktis cerita anak dari litara. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan hasil yang didapatkan memberikan strategi pendidikan untuk memilih cerita anak yang kebermanfaatannya dapat diaplikasikan ke dalam kehidupan keluarga dan kerja sama membangun kebersamaan belajar untuk meningkatkan literasi antara orang tua dan anak. Sebelum orang tua membacakan cerita, orang tua pun dituntut untuk mampu menganalisis dan memberikan pengetahuan yang luas dari yang akan dibacakannya. Seperti yang kita rasakan pada masa kanak-kanak, bahwa cerita yang menarik pada masa anak-anak akan terus teringat hingga kita dewasa. Kata Kunci : strategi pendidikan, lietrasi keluarga, nilai didaktis, cerita anak litara
Ketidakadilan dalam Puisi “Tanah Air Mata” Karya Sutardji Calzoum Bahri Yuni Susilowati; Hidayah Budi Qur’ani
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 11 No 1 (2021): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v11i1.3648

Abstract

Poetry is a literary work that is often used to describe environmental conditions and the condition of the author himself. The depiction is expressed and packaged in poetry with a very deep selection of diction and meaning. The poem “Tanah Air Mata” by Sutardji Calzoum Bahri describes the condition of the Riau area that has occurred injustice between the government and the local community. The researcher raises the problem formulation, What are the forms of injustice in the poem “Tanah Air Mata” by Sutardji Colzoum Bahri ?. The purpose of this research is to find out the forms of injustice contained in the poem "Tanah Air Mata" by Sutardji Calzoum Bahri and their implications for life in the current era. This research uses qualitative research with descriptive analysis with the sociology of literature approach. This research is supported by the hegemony theory proposed by Antonio Gramsci. The data source of this research is the poem "Tanah Air Mata" by Sutardji Calzoum Bahri. The result of this research is that there is a form of injustice in the poem “Tanah Air Mata” by Sutardji Calzoum Bahri. Forms of injustice in the poem "Tanah Air Mata" by Sutardji Calzoum Bahri include forms of injustice marginalization, subordination, and domination.
ANALISIS VARIASI KATA SAPAAN ANTARA PENJUAL DAN PEMBELI DI PASAR INDUK CIKURUBUK TASIKMALAYA DITINJAU DARI PERSPEKTIF PRAGMATIK Yuni Ertinawati; Ai Siti Nurjamilah
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 10 No 2 (2020): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v10i2.3027

Abstract

Penggunaan kata sapaan dalam peristiwa tutur merupakan bagian dari keterampilan berkomunikasi. Penggunaan kata sapaan dalam peristiwa tutur harus memperhatikan aturan-aturan dalam penggunaannya. Berdasarkan penelitian di Pasar Induk Cikurubuk Kota Tasikmalaya yang bervariasi dalam penggunaan kata sapaan, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan kata sapaan oleh penjual dan pembeli di pasar induk Cikurubuk Kota Tasikmalaya. Bagaimana penggunaan kata sapaan kekerabatan yang digunakan di lingkungan pasar induk Cikurubuk Kota Tasikmalaya. Apa saja kata sap aan yang digunakan di dalam tuturan antara penjual dan pembeli di pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya. Bagaimanakah ragam sapaan yang muncul di dalam respons petutur dan Faktor -faktor apa saja yang melatarbelakangi penggunaan sapaan tersebut di dalam respons. Sampel diambil dengan kategori variabel berupa jenis pekerjaan, jenis kelamin dan usia. Data penelitian diperoleh dengan cara simak dan rekam, yaitu pengamatan serta penyimakan dengan cara menyadap pemakaian bahasa dari informan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan simak bebas libat cakap, observasi, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah penjual dan pembeli di sekitar pasar Cikurubuk. Hasil penelitian menunjukkan perbendaharaan yang dimiliki kedua subjek meliputi empat bentuk kata sapaan seperti kata ganti orang kedua, nama diri, dan kata kekerabatan. Data pertama memiliki kata kekerabatan seperti Pak (Bapak) dan Neng (Eneng), data kedua memiliki kata kekerabatan seperti Teh (Teteh), data ketiga terdapat kata kekerabatan seperti Bibi, data keempat memiliki kata kekerabatan yakni Mbak, kata sapaan yang terdapat pada data kelima yaitu Mang (Mamang), pada data keenam terdapat kata sapaan Aa dan Kang (Akang). Dari daftar kata sa paan yang muncul tersebut, dapat kita beri ciri bahwa kata sapaan yang digunakan seluruhnya adalah kata sapaan dalam bahasa Sunda, kecuali Ibu dan Bapak yang bersifat netral. Hal ini membuktikan bahwa bahasa Sunda di Kota Tasikmalaya khususnya dipasar Cikurubuk masih merupakan bahasa pergaulan yang pertama. Faktor yang paling berperan dalam mengucapkan kata sapaan dalam percakapan adalah tingkat usia penutur, tentunya setelah jenis kelamin. Kata Kunci: Kata Sapaan, penjual dan pembeli, bahasa
ANCANGAN LITERASI KRITIS CERPEN RUMAH TUHAN KARYA DYAN ANGGRAENI SEBAGAI PENDIDIKAN KARAKTER, MORAL DAN SOSIAL Setiawan Setiawan; Dindin M. Z. M.
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 11 No 1 (2021): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v11i1.3684

Abstract

Sastra menjadi salah satu bagian dalam usaha dunia pendidikan untuk menumbuhkan karakter kepada siswa dengan memberikan segala bentuk karya sastra atau teks sastra salah satunya cerpen yang menjadi bagian dari prosa fiksi. Masalah dalam penelitian ini (1) Bagaimanakah Ancangan literasi kritis pada Cerpen Rumah Tuhan?, (2) Bagaimanakah Pendidikan karakter, moral dan sosial pada Cerpen Rumah Tuhan? Tujuan dalam penelitian ini (1) Mendeskripsikan ancangan literasi kritis dalam Cerpen Rumah Tuhan, (2) Mendeskripsikan Pendidikan karakter, moral dan sosial dalam Cerpen Rumah Tuhan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif analitik. Metode penelitian ini digunakan untuk menganalisis unsur intrinsik, enkstrinsik dan tinjauan literasi kritis yang terdapat dalam cerpen Rumah Tuhan karya Dyan Anggraeni. Berdasarkan analisis tersebut diketahui bahwa dalam Cerpen Rumah Tuhan karya Dyan Anggraeni terdapat unsur intrinsik dan ekstrinsik yang mampu memberikan pesan pendidikan karakter, moral dan sosial pada setiap bagian cerita yang disajikan.
KONSEP MEMAYU HAYUNING BAWANA: ANALISIS HERMENEUTIKA PADA PUISI-PUISI SAPARDI DJOKO DAMONO Heri Isnaini
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 11 No 1 (2021): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v11i1.2849

Abstract

Abstrak Artikel ini membahas konsep memayu hayuning bawana pada puisi-puisi karya Sapardi Djoko Damono. Konsep memayu hayuning bawana merupakan salah satu konsep ajaran mistik Jawa yang bertujuan membangun keseimbangan, kesadaran, dan kelestarian alam. Konsep ini dapat juga dimaknai sebagai rahmatan lil alamin, yakni menjadikan manusia bermanfaat bagi sesama dan alam. Konsep ini juga bertujuan mencapai keselarasan mikrokosmos dan makrokosmos, yakni keselarasan hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan manusia, dan hubungan manusia dengan alam. Teori yang digunakan pada pembahasan ini adalah teori hermeneutika Paul Ricoeur dengan memfokuskan pada pembahasan kode-kode simbolik yang terkait dengan kerangka konsep memayu hayuning bawana. Tahapan-tahapan dalam menganalisis puisi ini diawali dengan objektifikasi struktur teks, mengklasifikasi kode-kode simbolik, menafsirkan kode-kode simbolik, memaknai teks sesuai kerangka konsep mistik Jawa, dan mengaitkan teks yang memiliki relasi dengan teks yang lain. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat menunjukkan konsep memayu hayuning bawana dalam puisi-puisi Sapardi Djoko Damono sebagai bentuk ideologi yang digunakan penyair dalam merepresentasikan gagasan dalam bentuk puisi. Kata Kunci: konsep memayu hayuning bawana, hermeneutika, puisi, stilistika Abstract This article discusses the concept of “memayu hayuning bawana” in Sapardi Djoko Damonos poetries. The concept of “memayu hayuning bawana” is one of the concepts of Javanese mystical teachings aimed at building balance, awareness, and preservation of nature. This concept can also be interpreted as “rahmatan lil alamin”, which is to make humans useful for others and nature. This concept also aims to achieve harmony between the microcosm and the macrocosm, namely the harmony of human relations with God, human relations with humans, and the relationship between humans and nature. The theory used in this discussion is Paul Ricoeur's hermeneutic theory by focusing on the discussion of symbolic codes related to the concept framework of “memayu hayuning bawana”. The stages in analyzing this poem begin with objectification of the structure of the text, classifying symbolic codes, interpreting symbolic codes, interpreting texts according to the framework of Javanese mystical concepts, and linking texts that have relations with other texts. Thus, the results of this study can show the concept of “memayu hayuning bawana” in Sapardi Djoko Damono's poetry as an ideological form used by poets to represent ideas in poetic form. Keywords: the concept of “memayu hayuning bawana”, hermeneutics, poetry, stylistics
KARAKTERISTIK BAHASA PEDAGANG KAKI LIMA PASAR PAGI KOTA SABANG Wirduna Wirduna; Rahmad Nuthihar; Sri Widya
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 10 No 2 (2020): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v10i2.2223

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis karakteristik tindak tutur pedagang kaki lima pasar pagi Kota Sabang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan termasuk jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik rekam, simak, dan catat. Data diolah dengan langkah mengidentifikasi data, mengklasifikasi data, dan menganalisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya karakteristik strategi yang digunakan oleh pedagang dalam interaksi jual beli yang berbeda-beda. Jenis karakteristik strategi tindak tutur yang digunakan pedagang kaki lima pasar pagi Kota Sabang meliputi: dua jenis strategi penghormatan, tiga strategi keengganan, empat strategi penghindaran, sepuluh strategi perayuan, dan dua strategi penghargaan. Kelima strategi tersebut dipakai dalam transaksi jual beli yang ada pada pedagang kaki lima pasar pagi Kota Sabang.
UNGKAPAN METAFORIS TEKS TERJEMAHAN AL-QUR’AN BAHASA SUNDA SURAT AL-BAQARAH: ANALISIS SEMANTIK KOGNITIF Shifa Nur Zakiyah; Tajudin Nur
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 11 No 1 (2021): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v11i1.3512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ungkapan metafora yang ada dalam Al-Qur’an terjemah bahasa Sunda dengan pembahasan dikhususkan pada jenis-jenis metafora dan skema citra yang ada dalam surat Al-Baqarah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif serta proses analisis menggunakan kajian semantik kognitif. Teori yang digunakan untuk menganalisis data adalah teori semantik kognitif mengenai jenis-jenis metafora menurut Lakoff dan Johnson (2013) serta teori mengenai skema citra menurut Cruse dan Croft (2004). ). Hasil dari penelitian ini ditemukan 15 data ungkapan metafora dalam terjemah Al-Qur’an berbahasa Sunda surat Al-Baqarah yang terbagi menjadi tiga jenis metafora konseptual, yaitu (1) metafora struktural, (2) metafora orientasional, dan (3) metafora ontologi. Sedangkan skema citra yang ditemukan dalam penelitian ini sebanyak 5 macam data diantaranya, 1 data skema citra identitas (identity), 1 data skema citra kekuatan (force), 1 data skema citra wadah (container), 3 data skema citra eksistensi (excistence) dan 3 data skema citra kesatuan (unity). Kata Kunci: metafora, semantic kognitif, Al-Qur’an, Al-Baqarah, Sunda
KONTRUKSI KONTRUKSI SARKASME MEDIA MASSA ONLINE DI INDONESIA: JUDUL PEMBERITAAN KASUS PELECEHAN SEKSUAL REYNHARD SINAGA Rai Bagus; Euis Nicky Marniatnti
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 10 No 2 (2020): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v10i2.2227

Abstract

ABSTRAK Awal tahun 2020, warga Indonesia dihebohkan atas sebuah pemberitaan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh salah satu warga negara Indonesia yang berdomisili di kota Manchester, Inggris. Kasus tersebut semakin menyita perhatian khalayak karena tindakan asusilanya dilakukan terhadap sesama jenis dengan jumlah korban yang sangat fantastis. Pada kasus ini, media massa sangat berpengaruh menambah semarak berita ini hingga viral, bahkan menggiring berbagai macam sudut pandang, baik secara psikologis, akademis, maupun sikap sosial masyarakat Indonesia. Proses pemberitaan yang dilakukan oleh media massa online di Indonesia menimbulkan banyak kesimpangsiuran, terkait jumlah korban, motif, proses, dan latar belakang pelaku pelecehan tersebut. Terlebih masalah pemilihan diksi pada judul berita pun mempunyai daya yang paling kuat untuk melakukan penggiringan publik terhadap kesimpangsiuran pemberitaan kasus tersebut. Seperti yang diketahui, hal ini didasari oleh hipotesis kebiasaan masyarakat Indonesia yang akan antusias membaca isi berita ketika judul berita itu menarik dan menimbulkan multitafsir. Sehubungan dengan ilustrasi tersebut, penelitian ini mencoba mendeskripsikan konstruksi sarkasme yang dibangun oleh media massa online di Indonesia melalui pemilihan diksi pada judul pemberitaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deksriptif kualitatif dengan menggunakan teori Critical Discourse Analysis (CDA) Norman Fairclough dan teori ideologi Raymond William. Teori CDA Norman Fairclogh dalam penelitian ini digunakan untuk menginterpretasikan bentuk-bentuk sarkasme yang terdapat pada judul pemberitaan, sedangkan teori Raymond William berupaya mengaitkan realisasi kasus kontekstual yang terjadi dengan bentuk-bentuk kesimpangsiuran proses pemberitaan di media massa online di Indonesia. Penelitian ini menggunakan sebanyak dua puluh data judul pemberitaan dari berbagai situs online yang memberitakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Reynhard Sinaga. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa terdapat bentuk –bentuk sarkasme dalam pemilihan diksi judul pemberitaan kasus yang dilakukan oleh Reynhard Sinaga. Hal tersebut dilakukan untuk memberikan nilai setigma terhadap masyarakat tentang hubungan sex sesama jenis. Selanjutnya teori hegemoni penggiringan publik dilakukan oleh penulis berita meliputi tampilan seseorang yang dikriteriakan sebagai sesuka sesama jenis, tingkat pendidikan akademis yang tinggi tidak menjamin nilai religius dan moral yang dimiliki oleh yang bersangkutan, serta stigma almamater dari pelaku pemerkosaan sesama jenis tersebut. Kata kunci: Sarkasme, media online, CDA
PENERAPAN MODEL VCT (VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE) DALAM PEMBELAJARAN MENULIS ARGUMENTASI DI ERA SOCIETY 5.0 Ulfah Nurzulfa Setiadi; Andoyo Sastromiharjo
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 11 No 1 (2021): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v11i1.3532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan skor afektif dan psikomotorik siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional dan model pembelajaran Value Clarification Technology (VCT) pada pembelajaran menulis argumentasi kelas X SMA Negeri 1 Cisarua tahun pelajaran 2020/2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental semu, dan jumlah seluruh siswa kelas X adalah 30 orang. Sedangkan jumlah sampel penelitian mengambil seluruh jumlah populasi. Data tentang nilai afektif dan psikomotor siswa dikumpulkan dengan metode observasi kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik parameter. Hasil yang diperoleh adalah 1) perbandingan hasil perhitungan hasil belajar ranah afektif siswa dengan perhitungan uji-t menunjukan bahwa besar thitung 2,910 dan perolehan nilai ttabel pada taraf signifikan 0,05 sebesar 2,013. 2) perhitungan hasil belajar ranah psikomotor siswa dengan perhitungan uji-t menunjukan bahwa besar thitung 3,714 dan perolehan nilai ttabel pada taraf signifikan 0,05 sebesar 2,000. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar ranah afektif dan psikomotor siswa yang signifikan dengan model pembelajaran VCT (Value Clarification Technique) yang diterapkan dalam kegiatan menulis argumentasi.
U UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA MELALUI PERMAINAN KARTU HURUF PADA SISWA KELAS I SD AL- HILAL WAMLANA KABUPATEN BURU (EFFORTS TO INCREASE THE ABILITY TO READ THROUGH THE GAME OF LETTERS CARD IN STUDENTS IN CLASS I SD AL-HILAL WAMLANA BURU DISTRICT) syawir awir
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 10 No 2 (2020): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v10i2.2260

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca melalui permainan kartu huruf kelas I SD Al-Hilal Wamlana Kabupaten Buru. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan sebanyak 3 siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan unjuk kerja. Data yang terkumpul kemudian di analisis secara deskriptif kuantitatif dan dijabarkan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui permainan kartu huruf mampu meningkatkan kemampuan membaca anak kelas I SD Al-Hilal Wamlana Kabupaten Buru. Wujud hasil tersebut dapat dijabarkan secara kuantitatif setiap siklus yakni; pada siklus I sebesar 37,5%, sikulus II sebesar 75,00%, dan pada siklus III sebesar 83,33%, dari proses yang terjadi setiap siklus ternyata mengalami peningkatan. Oleh karena itu, penggunaan kartu huruf pada pembelajaran di kelas I perlu ditingkatkan, terutama dalam upaya meningkatkan kemampuan memnbaca. Kata kunci: Meningkatkan, kemampuan membaca, permainan kartu huruf Abstract This study aims to improve the ability to read through the first grade card game class Al-Hilal Wamlana Elementary School Buru. This research is a Classroom Action Research (CAR) with the stages of planning, implementation, observation, and reflection. This research was conducted in 3 cycles. Data collection methods used in this study are the method of observation and performance. The collected data is then analyzed in a quantitative descriptive manner and described qualitatively. The results showed that through letter card games were able to improve the reading skills of grade 1 students at Al-Hilal Wamlana Elementary School, Buru Regency. The results can be described quantitatively each cycle, namely; in the first cycle of 37.5%, the second cycle of 75.00%, and in the third cycle of 83.33%, the process that occurred each cycle had increased. Therefore, the use of letter cards in learning in class I needs to be improved, especially in an effort to improve reading skills. Keywords: Improve, reading ability, letter card games

Page 5 of 30 | Total Record : 291


Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 1 (2026): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 15 No. 2 (2025): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 15 No. 1 (2025): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 14 No. 2 (2024): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 14 No. 1 (2024): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 13 No. 2 (2023): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 13 No. 1 (2023): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 12 No. 2 (2022): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 12 No 1 (2022): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 11 No 2 (2021): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 11 No 1 (2021): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 10 No 2 (2020): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 10 No 1 (2020): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 9 No 2 (2019): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 9 No 1 (2019): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 8 No 2 (2018): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 8 No 1 (2018): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 7 No 2 (2017): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 7 No 1 (2017): LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah More Issue