Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Jurnal ini diberi nama LITERASI, nama tersebut dipilih sebagai upaya untuk tetap menjadikan keterampilan berbahasa sebagai landasan pengembangan ilmu pengetahuan. Seperti sebuah pernyataan “bahasa sebagai penghela ilmu pengetahuanâ€. Jurnal LITERASI diterbitkan oleh Prodi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah dua kali dalam setahun. Terbitan pertama pada tahun berjalan adalah bulan Januari dan terbitan kedua adalah bulan Juli. Setiap kali terbit, jurnal ini memuat delapan artikel yang mengkaji dan membahasa masalah pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Jurnal ini memuat artikel hasil penelitian, gagasan konseptual, baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa asing. Selain secara online jurnal ini juga terbit secara cetak (ISSN 2086-4795). Diharapkan Jurnal ini mampu menjadi media informasi yang kredibel dan berdayaguna.
Articles
291 Documents
PERGESERAN MAKNA PADA ISTILAH PENUNJUK FAUNA DI MEDIA SOSIAL TWITTER: KAJIAN SEMANTIK
Aprilia Cipta Ningtyas;
Nurfitria Difanti;
Bakdal Ginanjar
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 12 No 1 (2022): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/literasi.v12i1.4801
Penelitian ini membahas tentang pergeseran makna istilah penunjuk fauna ular dan kupu-kupu di media sosial Twitter. Penggunaan kata yang mengalami pergeseran makna kata fauna ditemui dalam percakapan melalui media sosial Twitter. Pengguna media sosial Twitter berkomunikasi menggunakan kata-kata yang sedang trend untuk tujuan tertentu. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan metode dan teknik pencarian data menggunakan simak catat. Teknik yang digunakan dalam analisis data menggunakan metode agih dengan teknik ganti. Data diperoleh dari media sosial Twitter dalam rentan waktu Juli-September 2021. Penelitian ini menghasilkan bahwa makna baru yang terbentuk akibat adanya pergeseran makna kata ular adalah berjenis asosiasi dan peyorasi, sedangkan makna baru yang terbentuk akibat adanya pergeseran makna kata kupu-kupu adalah berjenis peyorasi, asosiasi, metafora dan ameliorasi.
MANAJEMEN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MAHASISWA ASING
Ahmad Syaeful Rahman;
Heru Sujiarto;
Hanafiah Hanafiah;
Daeng Arifin
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 12 No 1 (2022): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/literasi.v12i1.4896
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh antusiasme mahasiswa asing yang berminat mempelajari bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua mereka untuk mempermudah berkomunikasi. Namun dengan minat mahasiswa asing mempelajari bahasa Indonesia menimbulkan persoalan, yakni kesiapan manajemen pembelajaran BIPA yang belum dilakukan dengan baik, terbukti dengan masih lemahnya penguasaan bahasa Indonesia bagi mahasiswa asing yang ditemukan dilapangan, hal tersebut diindikasi oleh tidak baiknya manajemen pembelajaran yang dilakukan di lembaga BIPA. Oleh karena persoalan tersebut penelitian ini ingin meneliti mengenai manajemen pembelajaran bahasa Indonesia untuk mahsiswa asing. Beberapa yang menjadi fokus penelitian diantaranya perencanaan pembelajaran BIPA, pengorganisasian dalam pembelajaran pelaksanaan pembelajaran BIPA, dan pengendalian dalam pembelajaran BIPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian pada pembelajaran bahasa Indonesia untuk mahasiswa asing di Lembaga BIPA Darmasiswa Universitas Pasundan. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yakni pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif studi kasus. Strategi penelitian yang digunakan adalah studi tunggal. Adapun sumber data yang diperoleh yaitu melalui informan dan narasumber; peristiwa atau aktivitas dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lembaga BIPA Darmasiswa Universitas Pasundan telah menerapkan fungsi manajemen dengan baik, mulai perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk mahasiswa asing.
KESANTUNAN BERBAHASA DOSEN TERHADAP MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
Ajat Sudrajat;
Masykur H. Mansyur;
Slamet Sholeh
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 12 No 1 (2022): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/literasi.v12i1.4234
This study describes the politeness of language carried out by lecturers to students in learning Bahasa at a private university in the Karawang district. The method in this research is the descriptive qualitative. The data in this study are in the form of lecturers' speeches containing language politeness to students in learning Indonesian. The results and discussion in this study referred to Leech's theory, the researcher found that the maxim of wisdom is 13 utterances, the maxim of generosity is 11 utterances, the maxim of praise is 15 utterances, the maxim of humility is 11 utterances, the maxim of agreement is 10 utterances, and the maxim of sympathy is 13 utterances. The total number of politeness utterances from the lecturer is 73 utterances. Furthermore, based on the interview result, the researcher found out that the lecturer remained polite, especially using language towards the speech partner. The researchers conclude that the lecturer has realized polite speech using Leech's theory, and the lecturer will continue to speak consistently to his partner, especially in the academic setting.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PBL DIPADUKAN DENGAN SIKLUS BELAJAR 5E BERBANTUAN MEDIA BELAJAR QUIZIZZ TERHADAP HIGH ORDER THINKING SKILLS KONSEPTUAL, PROSEDURAL DAN METAKOGNITIF
Saiful Almujab;
Eeng Ahman;
Suwatno Suwatno;
Kusnendi Kusnendi
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol 12 No 1 (2022): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/literasi.v12i1.5321
Peningkatan keterampilan berpikir tingkat tinggi sebagai upaya dalam menghadapi situasi adaptif dalam perkembangan teknologi terlebih era digitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak penggunaan model Problem Based Learning dengan siklus 5E berbantuan Quizizz dalam pembelajaran teori ekonomi terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu quasi eksperimen dengan pola kelas control dan kelas eksperimen. Data diolah menggunakan aplikasi SPSS for Windows dengan hasil yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan PBL dengan siklus 5E berbantuan Quizizz terhadap HOTS level konseptual dengan signifikansi nilai F sebesar 17,370. Kemudian pada level prosedural terdapat pengaruh dengan nilai F sebesar 11,656 selanjutnya pada level kognitif metakognitif dengan pengaruh nilai F sebesar 11,656. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemilihan model PBL dengan siklus 5E berbantuan Quizizz dapat menjadi salah satu alternatif solusi dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa.
PENGARUH MODEL PEMBLAJARAN SOLE TERHADAP PENGEMBANGAN ETERAMPILAN ABAD 21 PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA)
Muhammad Idzad Fikri
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 12 No. 2 (2022): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/literasi.v12i2.4308
Artikel yang berjudul “Pengaruh Model Pembelajaran SOLE Terhadap Pengembangan Keterampilan Abad 21 Pada Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA)” ini menggunakan metode penelitian kajian pustaka, dimana data yang diperoleh merupakan data sekunder yang berasal dari berbagai literatur terdahulu yang relevan dengan topik yang dikaji. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara model pembelajaran SOLE dengan pengembangan keterampilan abad 21 pada siswa sekolah menengah atas (SMA). Berdasarkan analisis data yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa model pembelajaran SOLE melalui pemanfaatannya terhadap teknologi informasi dapat memfasilitasi siswa SMA untuk mengembangkan keterampilan abad 21 dengan baik.
GAYA BAHASA METAFORA DALAM PEMBERITAAN PANDEMI COVID-19
Yashinta Intan Aprilia
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 12 No. 2 (2022): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/literasi.v12i2.4923
Language application this day is having a lot development, especially in pandemic covid-19 situation this day, word development an the meaning is occur in some term that strange and unique even the term is never being used before, No exception in covid-19 phenomena that include a new term, This research is using describtive way and studying some new terms in pandemic covid-19, language application with metaphore way or the meaning of word with not the real meaning of it, This research is beneficial for improving knowledge about what is metaphore for both writer and reader. Keywords: Metaphore, Covid-19, Term
LITERASI DIGITAL PADA PENGAJARAN BIPA IKAT JERMAN
Marsya Fadhia Akmal
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 12 No. 2 (2022): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/literasi.v12i2.4926
Literasi digital ialah salah satu kunci dalam upaya “berdamai” dengan segala perubahan yang diakibatkan oleh pandemi COVID-19. Kemampuan literasi digital yang baik sangat penting dan perlu dilakukan, terutama dalam hal pengajaran BIPA yang saat ini sudah sangat berkembang di kancah internasional. Pandemi yang terjadi saat ini bukanlah alasan terhentinya upaya penginternasionalisasian Bahasa Indonesia, melainkan sebagai harapan baru yang bisa diketuk untuk diselami bersama. Salah satu contoh pengoptimalan pengajaran BIPA dengan literasi digital ialah kelas BIPA yang diadakan oleh IKAT Jerman yang memanfaatkan beragam aplikasi pembelajaran dalam jaringan (daring). Kelas BIPA Jerman tidak hanya mengajarkan Bahasa Indonesia bagi warga negara Jerman, melainkan juga bagaimana berbahasa Indonesia dan budaya-budaya apa saja yang ada di Indonesia sehingga kelas ini tidak pernah sepi oleh pemelajar asing yang tertarik dengan Indonesia. Kata Kunci: Literasi digital, BIPA, Jerman.
BAHASA INDONESIA DALAM PEMAJUAN KEBUDAYAAN
Frilia Shantika Regina
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 12 No. 2 (2022): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/literasi.v12i2.5015
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran bahasa Indonesia dalam pemajuan kebudayaan. Metode penelitian pada penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Metode studi pustaka digunakan untuk dapat melihat peraturan-peraturan yang dikeluarkan terkait dengan pemajuan kebudayaan, serta mencoba menganalisis isinya sesuai dengan pengaplikasian di lapangan, khususnya dalam penggunaan bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia mengalami berbagai bentuk pemutakhiran khususnya pada penggunaan pedoman umum yang berkaitan dengan ejaan. Pedoman ejaan di Indonesia di antaranya Ejaan van Ophuysen, Ejaan Soewandi (Ejaan Republik), Ejaan yang Disempurnakan (EYD) dan terakhir Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Dalam PUEBI edisi terbaru yang diresmikan oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa memuat satu bagian baru yakni penulisan unsur serapan. Pada unsur serapan ini disajikan kaidah penulisan kata serapan yang berasal dari bahasa Arab, bahasa Belanda, bahasa Sansekerta, bahasa Yunani, bahasa Inggris, dan bahasa lainnya. Dengan demikian berbagai bahasa telah memperkaya bahasa Indonesia untuk dapat menunjukkan eksistensinya sebagai bahasa negara dan bahasa nasional. Kita sebagai pengguna bahasa Indonesia patut berbangga hati karena bahasa Indonesia mampu memberikan ciri khas tersendiri pada bahasa asing untuk dapat digunakan oleh pengguna bahasa. Tidak hanya itu, penggunaan bahasa serapan menunjukkan bahwasannya bahasa Indonesia merupakan bahasa yang dinamis yang sesuai dengan proses pemajuan kebudayaan yakni salah satunya penggunaan bahasa. Bahasa serapan tentunya akan mengalami perubahan tidak hanya bentuk penulisan tetapi juga makna yang terkandung pada kata tersebut karena disesuaikan dengan pengguna bahasa.
PEMANFAATAN CERITA RAKYAT DI KABUPATEN BANDUNG DALAM PENYUSUNAN BAHAN AJAR MENDONGENG BERBASIS KEARIFAN LOKAL
Dani Hermawan;
Rae Dadela;
Deanty Rumandang Bulan
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 12 No. 2 (2022): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/literasi.v12i2.5717
Penelitian ini berupaya untuk memberikan gambaran terhadap kebutuhan pembelajaran sastra di Sekolah Menengah Atas. Keberhasilan pencapaian target pembelajaran salah satunya dipengaruhi oleh faktor pemanfaatan media pembelajaran. Ketepatan guru dalam memanfaatkan media akan berpengaruh pada motivasi dan prestasi siswa. Adapun kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran yaitu 1) siswa belum memiliki fasilitas penunjang dalam pembelajaran; 2) ketersedian sumber bacaan masih terbatas. Berdasarkan hal tersebut peneliti termotivasi untuk membuat bahan ajar yang memuat naskah yang berisi pengetahuan tentang nilai-nilai kearifan lokal yang nantinya akan digunakan untuk menunjang proses pembelajaran serta lebih luasnya dapat diimplementasikan dalam kehidupan. Melalui pemanfaatan hasil analisis nilai kearifan lokal pada naskah cerita rakyat yang berasal dari Kabupaten Bandung diharapkan mampu dijadikan alternatif bahan ajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi deskriptif kualitatif. Data penelitian diambil dari beberapa sampel cerita rakyat yang ada di Kabupaten Bandung. Hasil pengolahan data penelitian dibagi menjadi dua jenis. Pertama hasil analisis nilai kearifan lokal dari sepuluh cerita rakyat ditemukan 17 nilai kearifan lokal. Kedua, hasil uji kelayakan bahan ajar terhadap pengguna diperoleh rata-rata 85,75% dan dinyatakan sangat layak digunakan.
BAHASA TULIS PADA INSTAGRAM SEBAGAI SARANA OPTIMALISASI ASPEK SOFT SKILLS PELAJAR SMK
Yani Andriyani Gustina
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 12 No. 2 (2022): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/literasi.v12i2.5721
This study describes the views of vocational students on the use of social media through written language on Instagram as a means of optimizing the soft skills aspect for vocational students in Cianjur district. The methods used are simple qualitative and quantitative methods. This study involved 186 vocational students with various majors in Sub Rayon 1, Cianjur district, resulting in 100% of students using social media, 96.2% of SMK students having Instagram accounts and 3.8% not having Instagram accounts. Utilization of Instagram social media accounts as a means of entertainment was 2.2%, as a means of seeking information as much as 83.3%, and as a means of socialization as much as 20% and did not answer as much as 3.8% because they did not have an Instagram account. The views of SMK students as respondents on Instagram social media as a means of optimizing the cultivation of soft skills aspects stated that they agreed as much as 96.2%, 3.8% agreed with the average reason because through written language in the form of quotes on social media it was easier to understand, easier to remember and more increase self-motivation. So that the inculcation of soft skills aspects in vocational students in Cianjur district can be optimized through written language on Instagram social media.