cover
Contact Name
Supriyadi
Contact Email
jurnalindustriunsera@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalindustriunsera@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya
ISSN : 2407781X     EISSN : 26552655     DOI : -
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya, dengan nomor terdaftar ISSN 2407-781X (Print) dan 2655-2655 (online) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Sudi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Serang Raya. Jurnal ini bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian di bidang Teknik Industri yang diterbitkan dua kali setahun. Ruang lingkup Ilmu mencakup Riset Operasi, Sistem Manufaktur, Manajemen Industri, Ergonomi dan Sistem Kerja, Logistik dan Manajemen Rantai Pasokan, dan studi ilmiah lainnya sesuai dengan bidang lingkup penelitian Teknik Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 220 Documents
Evaluasi Kondisi Kerja pada UMKM Percetakan Menggunakan Work Improvement in Small Enterprises (WISE) Novi Devita Sari; Irwan Iftadi; I Wayan Suletra
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v7i1.2895

Abstract

Percetakan XYZ merupakan salah satu UMKM yang memproduksi tulisan atau gambar untuk kepentingan periklanan, salah satunya adalah spanduk. Percetakan tersebut mempunyai beberapa permasalahan terkait kondisi kerja serta belum adanya kesadaran dalam menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di tempat kerja. Tujuan penelitian ini adalah melakukan evaluasi kondisi kerja serta merancang usulan perbaikan untuk kondisi kerja yang lebih produktif dan sesuai dengan pedoman K3 di percetakan XYZ. Program Work Improvement in Small Enterprises (WISE) dengan pendekatan Participatory Action Oriented Training (PAOT) dilakukan dengan melibatkan partisipasi aktif dari pemilik usaha serta pekerja dalam melakukan evaluasi kondisi kerja, pembuatan rencana aksi perbaikan serta implementasi usulan perbaikan. Hasil evaluasi kondisi kerja menggunakan daftar periksa WISE, menunjukkan terdapat 13 elemen periksa yang membutuhkan suatu usulan perbaikan. Melalui metode focus group discussion (FGD) didapatkan hasil bahwa perbaikan yang akan diprioritaskan untuk diimplementasikan dalam waktu dekat adalah 4 elemen periksa karena mempertimbangkan faktor biaya, waktu, dan sumber daya manusia di lapangan. Perbaikan pertama adalah pembuatan jadwal rutin untuk pemeriksaan mesin serta jaringan kabel listrik dengan penerapan 5R. Perbaikan kedua adalah pembuatan tanda bahaya pencegahan kebakaran. Perbaikan ketiga adalah pembuatan tanda himbauan pemakaian pelindung diri masker dan sarung tangan. Perbaikan keempat adalah pembuatan label untuk menuliskan identitas produk sehingga memudahkan pekerja mengenali produk yang berada di area penyimpanan. Evaluasi serta usulan perbaikan kondisi kerja tersebut dapat membantu UMKM dalam meningkatkan kesadaran akan K3 dan mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja.
Penilaian Risiko K3 pada Proses Pabrikasi Menggunakan Metode Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) Ghika Smarandana; Ade Momon; Jauhari Arifin
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v7i1.2709

Abstract

PT. Tri Jaya Teknik merupakan perusahaan pabrikasi yang selama tiga tahun masih mengalami kecelakaan kerja selama proses produksinya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya yang terjadi selama proses pabrikasi. Penelitian ini menggunakan metode HIRARC untuk mengidentifikasi, menilai dan mengendalikan risiko. Model HIRARC digunakan untuk mengidentifikasi bahaya primer dan sekunder yang mungkin terjadi pada kegiatan pekerjaan yang berdampak pada ancaman serius pada kegiatan operasi. Kegiatan pabrikasi pada PT. Tri Jaya Teknik teridentifikasi mempunyai 30 potensi risiko yang terjadi di proses stamping, trolley, milling, gerinda dan welding. Hasil penilaian menunjukkan 13,3% mempunyai tingkat risiko extreme, 30% high risk, 13,3% medium risk dan 43,34% low risk. Pengendalian risiko untuk pencegahan kecelakaan kerja dapat dilakukan dengan menggunakan di alat pelindung diri di lingkungan pabrik, rekayasa di setiap proses produksi untuk meminimalisir bahaya dan administrasi seperti standard operating procedure agar sesuai dengan standar yang sudah ditentukan perusahaan.
Implementasi Gravity Location Models dan Algoritma Savings dalam Menentukan Jaringan Distribusi Nugraheni Djamal; Dadi Cahyadi; Manggala Priyahita Setyoko
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v7i1.3212

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pelapisan baja. Perusahaan memiliki pelanggan di sekitar kawasan Jabodetabek dan kota Bandung. Pihak perusahaan merasa jaringan distribusi dalam proses pengiriman produk yang telah diterapkan belum efektif. Hal ini berdampak pada pemakaian jumlah armada dalam pengiriman produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan sistem jaringan distribusi sehingga produk bisa tersedia tepat waktu. Penelitian ini menggunakan gravity location models dan algoritma savings untuk mengetahui lokasi dan koordinat pelanggan baru sekaligus jaringan distribusi ke pelanggan. Hasil penelitian dengan menggunakan gravity location models, Perusahaan dapat menetapkan lokasi paling optimal dalam jaringan distribusi ke pelanggan, yaitu pada bulan Februari karena memiliki jumlah biaya terkecil dalam iterasi 1 dan iterasi 2. Analisa dengan menggunakan metode algoritma savings dapat menghemat biaya pengiriman produk dengan menggabungkan muatan produk untuk dikirimkan. Setiap rute berisi satu sampai tiga pelanggan dengan kapasitas pengiriman maksimal 40 Ton. Implementasi algoritma saving mampu menghemat hingga 45% di bulan Januari dan 17% di bulan Desember jika dibandingkan dengan yang telah diterapkan perusahaan.
Optimalisasi Keseimbangan Lintasan Produksi Daur Ulang Plastik dengan Pendekatan Ranked Positional Weight Yusron Hapid; Supriyadi Supriyadi
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v7i1.3305

Abstract

CV. Barsya Eka Plastindo merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang daur ulang plastik. Pada proses produksinya memiliki dua area dalam pabrik, yaitu area produksi pertama dan area produksi kedua. Penelitian ini fokus ke salah satu area produksi karena memiliki proses yang sama. Permasalahan yang diakibatkan beban kerja tidak merata berdampak pada tingkat efisiensi dan produktivitas kerja yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan keseimbangan lintasan produksi berdasarkan beban kerja masing-masing operator. Metode pengambilan data dengan melakukan pengukuran secara langsung pada seluruh elemen kerja pada operator menggunakan stopwatch. Penelitian ini menggunakan metode Ranked Positional Weight (RPW) untuk menentukan alokasi beban kerja dari setiap operator. Hasil penelitian menunjukkan jumlah operator yang ideal untuk produksi daur ulang plastik sebanyak 4 operator dari jumlah semula sebanyak 6 operator. Pemerataan beban kerja dapat meningkatkan nilai efisiensi dari 53% menjadi 80,1 %. Peningkatan efisiensi lini ini disebabkan efektivitas elemen kerja/gerak masing-masing operator kerja. Peningkatan efesiensi lini, berdampak penurunan Balance Delay (BD) dari 47 %, menjadi 19,9 % dan Smoothing Index (SI) dari 78,58 detik menjadi 22,58 detik.
Optimalisasi Biaya Pendistribusian Produk Kaca Menggunakan Model Transportasi dan Metode Stepping Stone Nugroho Dimasuharto; Ade Momon Subagyo; Risma Fitriani
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v7i2.3513

Abstract

Produk kaca merupakan salah satu unsur yang cukup penting untuk memenuhi kebutuhan agen kaca dan aluminium di Indonesia. Salah satu permasalahan yang terjadi adalah tingginya biaya distribusi produk. Penelitian ini bertujuan untuk menyelesaikan masalah rute distribusi dan biaya pengiriman produk kaca 8mm di UKM Rajawali Kaca dan Aluminium sebagai perusahaan pendistribusi kaca di wilayah Bekasi dan Bogor. Produk kaca disimpan di gudang yang berada di 3 lokasi yaitu Jonggol, Jatiwarna dan Jakasampurna yang akan didistribusikan ke 5 agen utama. Pengiriman produk kaca menggunakan transportasi darat berupa mobil pick up. Ongkos kirim dihitung berdasarkan jumlah jarak dari gudang menuju agen menggunakan 3 model transportasi yaitu metode NWC, Least Cost, dan VAM. Hasil Perhitungan biaya distribusi dengan menggunakan metode NWC adalah Rp. 229.500, metode Least Cost sebesar Rp. 181.900, dan metode VAM sebesar Rp. 180.200. Hasil metode VAM dilakukan solusi akhir dengan menggunakan metode Stepping Stone yang menghasilkan biaya sebesar Rp. 180.200. Optimalisasi rute distribusi dengan menggunakan metode VAM dapat diaplikasikan pada perusahaan untuk meminimalisasi biaya distribusi.
Peningkatan Efisiensi Tempat Penyimpanan Dokumen dengan Menggunakan Metode 5S dan Siklus PDCA di Industri Farmasi MRR. Dwi Lindawati; Hery Hamdi Azwir
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v7i2.3605

Abstract

Pusat penelitian dan pengembangan obat yang ada di PT Dexa Medica adalah Dexa Development Center (DDC). Output dari DDC adalah dokumen dan disimpan dalam tempat penyimpanan yang dinamakan Kardex Remstar Shuttle XP 500. Pada periode 2019 - 2020 ditemukan penumpukkan dokumen di dalam kardex sebesar 4529 ordner, area kosong yang tersisa 171, diluar kardex 550 ordner, ruang tempat penyimpanan menjadi tidak rapi, membutuhkan waktu yang lama saat mencari dokumen, tidak ada penambahan area dan sistem pengelolaan dokumen belum dilakukan proses pemusnahan. Dengan adanya masalah tersebut dilakukan perbaikan dengan analisis siklus PDCA dan 5S sebagai langkah yang dilakukan pada do. Hasil dari analisis siklus PDCA adalah dokumen di dalam kardex berkurang dari 290 ordner terdapat 45 ordner atau 16% musnah, area kosong meningkat dari 171 menjadi 216 ordner atau 21% dan secara total meningkat dari 4529 menjadi 4908 atau 104%. Jumlah ordner di luar kardex berkurang dari 550 menjadi 126 ordner atau 77,09%. Dengan penggantian ordner menghemat biaya sebesar Rp 5.168.160 atau 79,90%. Menghemat waktu pencarian dokumen di luar kardex dari 510 detik menjadi 33 detik atau 94%. Pengelolaan dokumen agar tetap dijalankan supaya tidak terjadi penumpukan dan tempat penyimpanan dapat dimanfaatkan secara optimal.
Perancangan Bisnis Berbasis Website pada Usaha Hijab RAF Collection Sidoarjo Linati Khairina Syarofah; Endang Chumaidiyah; Wawan Tripiawan
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v7i2.3649

Abstract

RAF Collection merupakan usaha yang bergerak dibidang fashion muslim khususnya produk hijab, yang berlokasi di Kota Sidoarjo. Usaha ini mulai berjalan pada bulan Juni 2020 dan kegiatan pemasarannya masih melalui social media seperti Instagram dan WhatsApp. Berdasarkan hasil wawancara, owner ingin melakukan pengembangan usaha serta merancang website untuk membantu kegiatan pemasaran, penjualan, serta komunikasi kepada konsumennya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kelayakan dari rencana pengembangan usaha yang akan dilakukan berdasarkan aspek pasar, aspek teknis, aspek finansial. Data pasar diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada responden wanita berusia 15 – 40 tahun di beberapa kota seperti Surabaya, Sidoarjo, Jakarta, Malang, Bandung, Tangerang, Semarang dan Yogyakarta. Hasil perhitungan analisis kelayakan didapatkan nilai NPV sebesar Rp 233.318.479, nilai Payback Period selama 1,9 tahun, dan untuk hasil IRR sebesar 44,7%, nilai IRR > MARR yaitu 11,47%. Bisnis RAF collection layak dikembangkan berdasarkan hasil analisa aspek tersebut.
Identifikasi Pemborosan Aktivitas di Lantai Produksi PSR Menggunakan Process Activity Mapping dan Waste Assessment Model Yulinda Uswatun Kasanah; Pratya Poeri Suryadhini
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v7i2.3880

Abstract

Salah satu produsen ban terbesar di Indonesia dalam proses produksinya memiliki beberapa family produk seperti Passenger Tires, Commercial Tires, dan Industrial Tires. Passenger Tires atau PSR merupakan family produk dengan penjualan terbesar, akan tetapi dalam perkembangannya terdeteksi adanya penurunan performa produksi yang mempengaruhi optimalisasi penjualan perusahaan. Berdasarkan studi pendahuluan teridentifikasi adanya beberapa aktivitas pemborosan di lini produksi ban PSR. Mapping aktivitas bertujuan untuk menemukan jenis waste yang tepat pada setiap departemen produksi maupun workstation. Mapping dilakukan dengan menggunakan diagram Swimlane dan Process Activity Mapping (PAM). Hasil mapping mengidentifikasi aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah dengan persentase aktivitas sebesar 48%. Waste assessment model (WAM) dipakai untuk menentukan peringkat seven waste. Dari hasil analisis dengan menggunakan metode WAM diperoleh tiga waste kritis utama yaitu waiting, motion, dan overproduction dengan proporsi masing-masing waste sebesar 22%, 18%, dan 16%. Setelah diketahui waste kritis maka dilakukan analisis akar masalah penyebab waste dengan menggunakan fishbone chart diagram dan root cause analysis.
Usulan Jadwal Preventive Maintenance Komponen Ban pada Truk Tronton 20.000 KL Menggunakan Metode Age Replacement Arif Budi Sulistyo; Siti Havika Mutiawati
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v7i2.3891

Abstract

XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri Petrokimia yang memproduksi Paraform, Larutan Formalin dan Resin Formalin. Perusahaan menggunakan alat transportasi milik sendiri dalam menjalankan proses distribusi produk cair ke customer. Salah satu pengeluaran terbesar pada kendaraan adalah ban dengan jumlah Rp.162,500,000,- sehingga sangat penting untuk melakukan pemeliharaan yang terbaik. Penelitian ini mengusulkan preventive maintenance ban dengan penjadwalan berupa waktu penggantian komponen (age replacement) dan menggunakan metode Tyre Management System (TMS). Penelitian ini dibatasi pada jenis kendaraan tronton 20.000 KL dan mengabaikan pengaruh kualitas jalan raya. Setelah melakukan perhitungan dengan menggunakan metode age replacement, maka dapat diambil kesimpulan bahwa umur komponen ban pada truk tronton A 8681 X sebesar 45.000 KM, A 8683 X sebesar 39.000 KM dan A 8690 X sebesar 99.000 KM. Proses penerapan Tyre Management System (TMS) dilakukan dengan melakukan pelatihan, membuat check sheet yang standar, membuat key performance indicator (KPI), dan proses kerja tyre management system (TMS) yang meliputi manajemen pasokan, tyre maintenance dan analisis data.
Analisis Human Error dengan Pendekatan Metode SHERPA dan HEART pada Produksi Batu Bata UKM Yasin Sri Zetli
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v7i2.3934

Abstract

Kesalahan kerja yang terjadi banyak diakibatkan oleh manusia itu sendiri yang disebut dengan human error. Human error yang sering terjadi dalam kegiatan produksi bisa merugikan perusahaan dalam mewujudkan efektivitas dan efisiensi produksi. Oleh karena itu maka perlu dilakukan perbaikan performansi pekerja untuk mengurangi seringnya terjadi kesalahan kerja. Beberapa metode dalam mengidentifikasi human error diantaranya metode SHERPA dan HEART. SHERPA suatu metode kualitatif dalam menganalisis human error yang menjadikan task level sebagai dasar inputnya. Sedangkan HEART adalah metode dalam menentukan resiko human error yang cepat, sederhana dan gampang dimengerti oleh para engineers dan juga human factors specialists. UKM Yasin merupakan salah satu UKM yang bergerak dalam produksi batu bata di Kota Batam. Proses pembuatan batu bata melalui beberapa tahapan yaitu proses pencetakan, proses pengeringan dan proses pembakaran. Permasalahan yang masih sering terjadi yaitu kesalahan saat melakukan pekerjaan yang berakibat terhadap kecelakaan kerja dan juga berpengaruh terhadap output produksi batu bata, hal ini disebabkan oleh human error. Hasil penelitian untuk rekomendasi yang akan diperlukan untuk mereduksi error pada proses produksi batu bata dengan metode SHERPA yaitu melakukan pemeriksaan secara teliti dan rutin terhadap masing-masing proses dan memberikan pelatihan secara berkala terhadap pekerja. Peluang terjadinya error dalam setiap aktivitas pekerjaan pada produksi batu bata dengan menggunakan metode HEART dimana nilai human error probability yang paling besar yaitu 0.16. Proses yang mungkin terjadinya human error dalam tahapan proses produksi batu bata di UKM Yasin melalui nilai Human Error Probability (HEP) tertinggi yaitu 0.544 yang terdapat pada proses pembakaran batu bata.