Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya, dengan nomor terdaftar ISSN 2407-781X (Print) dan 2655-2655 (online) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Sudi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Serang Raya. Jurnal ini bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian di bidang Teknik Industri yang diterbitkan dua kali setahun. Ruang lingkup Ilmu mencakup Riset Operasi, Sistem Manufaktur, Manajemen Industri, Ergonomi dan Sistem Kerja, Logistik dan Manajemen Rantai Pasokan, dan studi ilmiah lainnya sesuai dengan bidang lingkup penelitian Teknik Industri.
Articles
220 Documents
Usulan Perbaikan Mixing Design Produk Sinter Ore dengan Menggunakan Metode Simpleks
Sahrupi Sahrupi;
Muhamad Abdul Kirom Maulana;
Muhamad Bob Anthony
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/intech.v6i2.2503
Sinter ore merupakan produk setengah jadi dalam pembuatan baja. Produk ini dihasilkan dari perpaduan (mixing) raw material dibagian sinter plant untuk mendapatkan karakteristik produk baja yang berkualitas. Berdasarkan hasil identifikasi masalah di bagian Sinter Plant, ditemukan bahwa proses produksi produk sinter ore masih belum efisien. Hal ini dibuktikan dari komposisi material hasil mixing design produk cenderung melebihi target properties proses mixing design yang diinginkan oleh perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari nilai efisiensi biaya produksi produk sinter ore dan dapat mencapai target properties produk sinter ore yang ditetapkan oleh perusahaan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan data karakteristik produk yang menjadi target properties dalam mixing design produk sinter ore tahun 2019. Perhitungan mixing design dengan menggunakan metode simpleks. Pengolahan data dengan menggunakan metode simpleks dilakukan dengan cara eliminasi secara iteratif sebanyak 5 kali perhitungan sampai diperoleh solusi optimal. Penerapan metode simpleks dalam pengolahan mixing design produk sinter ore menghasilkan nilai efisiensi yang cukup signifikan bagi perusahaan. Nilai efisiensi yang dapat dicapai sebesar 1.050.210 USD berdasarkan penurunan biaya mixing design dari semula sebesar 20.445.600 USD menjadi sebesar 19.395.390 USD. Pencapaian target properties komposisi material hampir mendekati target yaitu fines ore A sebesar 0,8997, fines ore B sebesar 0, fines ore C sebesar 0,0027, concentrate sebesar 0,0201, dan sub material sebesar 0,1627. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan metode simpleks dapat menghasilkan solusi optimal bagi perusahaan, baik menyangkut pencapaian keuntungan maupun efisiensi biaya.
Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Bidang Verifikasi Standar Ukuran dan Kalibrasi Alat Ukur Metrologi Teknis dengan Pendekatan Lean Six Sigma
Juliani Juliani;
Catharina Badra Nawangpalupi
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/intech.v6i2.2519
Pelayanan verifikasi standar ukuran dan kalibrasi alat ukur metrologi teknis merupakan salah satu pelayanan publik. Pelayanan ini belum mencapai sasaran mutu yang ditetapkan dan masih terdapat pemborosan. Penelitian ini membahas penerapan Lean Six Sigma pada pelayanan publik terutama pada pelayanan verifikasi standar ukuran dan kalibrasi alat ukur metrologi teknis. Tools yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Value Stream Mapping (VSM) dari Lean digabungkan dengan Diagram Fishbone dan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) dari Six Sigma. Penelitian ini menggunakan data primer (dengan wawancara dan pengamatan langsung dilapangan) dan data sekunder (dengan mengambil data kinerja dan data pengaduan pelanggan tahun 2018-2019). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Lean Six Sigma mampu mengidentifikasi penyebab keterlambatan, pemborosan dan menghasilkan berbagai rekomendasi perbaikan. Dua rekomendasi yang dapat diterapkan pada tahun 2019, yaitu penambahan 1 orang pegawai di Laboratorium Panjang dan map order beserta Standar/alat masuk laboratorium max H+1 telah mampu meningkatkan level sigma pada kinerja laboratorium yang merupakan salah satu bagian dari kinerja pelayanan. Dari perbaikan saat ini, dapat dilakukan pengembangan lebih lanjut yaitu menggabungkan data identifikasi pemborosan dari VSM dan Diagram Fishbone ke dalam FMEA untuk perbaikan dan analisis yang lebih komprehensif.
Analisis Beban Kerja pada Departemen Quality Control
Aldi Irawan;
Eko Budi Leksono
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/intech.v7i1.2537
PT XYZ ialah perusahaan yang bergerak di bidang industri pangan dengan menciptakan produk utama yaitu tepung terigu. Berdasarkan hasil analisis bisa diketahui bila pekerjaan yang dilaksanakan oleh tenaga kerja job desk analisa wajib tergolong tinggi. Masing-masing shift hanya terdapat 1 operator yang mengakibatkan operator tersebut tidak bisa menuntaskan pekerjaan tepat waktu serta akan menimbulkan dampak kelelahan akibat beban kerja yang melampaui batas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah kerja yang optimal berdasarkan beban kerja yang ada. Perhitungan beban kerja dilakukan dengan metode workload analysis selama 10 hari dengan jumlah pengamatan sebanyak 200 sampling. Hasil dari penelitian menunjukkan ratio delay pekerja sebesar 12.36%, waktu siklus 2.45 menit, waktu normal 3.06 menit. waktu baku yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tiap output analisa adalah 3.71 menit. Beban kerja pekerja berdasarkan volume pekerjaan, jumlah hari kerja, waktu baku, dan jam kerja untuk menyelesaikan pekerjaannya tiap shift memerlukan 2.75 orang. Hal tersebut menunjukkan beban kerja yang diterima pekerja tergolong tinggi atau melebihi kapasitas 1 orang pekerja. Usulan perbaikan yang diberikan untuk menangani beban kerja tersebut adalah dengan memperbanyak jumlah pekerja menjadi 3 orang.
Analisis Sistem Antrian Pelanggan SPBU Dengan Pendekatan Simulasi Arena
Fuad Dwi Hanggara;
Rama Dani Eka Putra
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/intech.v6i2.2543
Kepuasan pelanggan sangat dipengaruhi oleh kualitas layanan yang disediakan oleh perusahaan. Jumlah permintaan yang melebihi kemampuan kapasitas yang ada dapat menyebabkan terbentuknya antrian. Sehingga dilakukan pengamatan pada SPBU 14.294.739 yang berlokasi di Jl. Raja H. Fisabilillah, Kota Batam, yang memfokuskan pengamatan pada kendaraan roda dua dan pengisian bahan bakar jenis premium dan pertalite dengan durasi pengamatan adalah 2 jam selama 1 minggu. Jumlah antrian, waktu antrian, dan nilai utilitas adalah ukuran performa yang dinilai. Data pengamatan yang telah diperoleh, kemudian diolah dengan software arena, dimana hasil yang didapatkan adalah tidak terjadinya antrian pada sistem namun nilai utilitas yang dimiliki server ialah bernilai satu, yang artinya terlalu sibuk bekerja. Perancangan usulan model perbaikan diperlukan dalam rangka mengefisiensikan utilitas SPBU, yaitu dengan menambahkan jumlah server pada masing-masing jalur pengisian bahan bakar serta penambahan jumlah operator pada masing-masing server, sehingga nilai utilitas mengalami penurunan yang cukup signifikan dimana bernilai dibawah angka satu. Hal ini dapat mempengaruhi tingkat kepuasaan pelayanan konsumen ketika terdapat langkah perbaikan pada bagian server dan operator untuk menanggulangi antrian yang terjadi.
Perancangan Efektivitas dan Efisiensi untuk Peningkatan Produktivitas Lini Produksi Wellhead dengan Metode Objective Matrix
Sudiman Sudiman;
Wakhit Ahmad Fahrudin
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/intech.v7i1.2590
PT. Mulia Graha Abadi merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang minyak dan gas bumi, yang mensuplai dan mengontrak peralatan pengeboran dengan tiga anak perusahaan. Dalam lima tahun terakhir, perusahaan belum mempunyai sistem pengukuran produktivitas terutama pada lini produksi wellhead. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas lini produksi dengan menentukan indikator rasio yang dapat diukur sesuai kebutuhan untuk menghasilkan desain yang efektif dan efisien untuk tahun berikutnya. Penelitian ini menggunakan metode matriks objektif (OMAX) dengan perbandingan data kuantitas produksi, data kapasitas produksi, data tenaga kerja, data produk cacat, data produk yang dapat diperbaiki, data penggunaan bahan, data penggunaan energi, data mesin operasi, data total produksi. Berdasarkan hasil pengolahan data dan perhitungan angka indeks produktivitas menunjukkan bulan April 2019 yang mengalami penurunan sebesar -41,18%. Perancangan efektifitas dan efisiensi dengan perhitungan produktivitas dengan melakukan tindakan pengaturan kapasitas produksi secara simultan, memperhitungkan waktu yang digunakan untuk pengoperasian mesin sehingga dapat mencapai tingkat efektivitas sebesar 256 unit/bulan. Tingkat efisiensi dilihat dari faktor produksi atau kapasitas produksi masih terjadi penurunan sebesar 6,03%. Desain yang efektif dan efisien memerlukan perencanaan yang terintegrasi dari semua departemen.
Analisis Tingkat Risiko Bahaya K3 pada Pengelolaan Apartemen Menggunakan Metode Hazard Operability Study (HAZOPS)
Sofian Bastuti
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/intech.v7i1.2664
Perusahaan pengelolaan apartemen ini beralamat di Jalan Marsekal Suyadarma No. 1 Tangerang adalah salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pengelolaan gedung (Property Management) yang mempunyai enam divisi. Setiap divisi mempunyai potensi bahaya sebagai indikasinya adalah terjadi 18 kasus kecelakaan dalam kurun waktu 2014 sampai 2017. Riset ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya yang menyebabkan kecelakaan kerja. Dalam riset ini upaya untuk pencegahan terjadinya kecelakaan kerja akan dilakukan menggunakan metode Hazard Operability Study (HAZOPS). Hasil dari penelitian ini adalah terdapat 45 potensi bahaya kecelakaan kerja yang ada di enam divisi yaitu divisi Staff management building 31%, Divisi Engineering 18%, Divisi Parking 9%, Divisi Housekeeping 24%, Security 2%, Vendor/Subcon 16%. Divisi yang mempunyai jumlah potensi bahaya terbanyak yaitu divisi Staff management building 31%. Kemudian untuk tingkat risiko Tinggi 33%, tingkat risiko Sedang 51%, tingkat risiko rendah 16%. Jadi potensi bahaya yang tingkat risiko ekstrim tidak ada. Perbaikan dilakukan dengan mengacu ke hirarki pengendalian potensi bahaya: eliminasi, substitusi, rekayasa engineering, pengendalian administratif dan alat pelindung diri (APD).
Analisis Defect Produk Viro Core Collection dengan Metode Fault Tree Analysis, Analisis Faktor dan Perbandingan
Agus Syahabuddin;
Marjuki Zulziar
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/intech.v7i1.2695
PT. Polymindo Permata adalah perusahaan ekstrusi plastik yang memproduksi rotan sintetis. Salah satu produk fast moving andalannya adalah Viro Core Collection (VCC) yang menyumbang 50% dari total order. Defect produk VCC masih jauh lebih tinggi dari target 3%. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan mengurangi waste dengan pendekatan sistematis menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA), analisis faktor dan analisis perbandingan. Hasil diagram Pareto menunjukan penyebab cacat tertinggi adalah warna belang mencapai 23.24 % dari total produk cacat. Hasil analisis FTA dan analisis faktor diketahui faktor penyebab defect warna belang disebabkan karena metode mixing material untuk mesin Co-extruder setiap Setter yang berbeda-beda, ekstrusi material IHMB menggunakan mesin Single Screw Extruder, sistem mesin Co-extruder tidak berfungsi maksimal, dan Heater tidak berfungsi maksimal. Setelah improvement diterapkan kemudian dilakukan analisis perbandingan Independent-Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode mixing material untuk mesin Co-extruder setiap Setter yang berbeda-beda sebelum ada SOP dibanding setelah ada SOP berbeda signifikan, sehingga faktor ini adalah paling dominan untuk meningkatkan kualitas dan menurunkan defect.
Optimalisasi Persediaan Produk Sodium Hypochlorite Menggunakan Pendekatan Linier Programming
Rusman Zaenal Abidin;
Sumarsono Sudarto;
Sawarni Hasibuan
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/intech.v6i2.2706
Pembatasan angkutan produk pada masa hari raya Idul Fitri merupakan kendala yang sering dialami oleh perusahaan yang produknya mempunyai masa kadaluarsa yang pendek. Perencanaan produksi yang kurang tepat dapat berdampak pada proses dekomposisi yang menambah biaya produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan perencanaan persediaan pada masa setelah hari raya Idul Fitri dengan menggunakan metode linier programming. Penelitian ini berfokus pada perencanaan persediaan produk sodium hypochlorite yang mempunyai lifetime sebentar. Metode linier programming yang digunakan adalah metode simpleks yang dapat mengakomodasi kendala-kendala yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan untuk meminimalkan biaya produksi produk sodium hypochlorite maka diperlukan 180 ton yang melalui proses dekomposisi dan 720 ton disimpan dalam tangka dan 180 ton yang diproses kembali. Hasil tersebut menunjukkan tidak memerlukan fasilitas pembuatan tangki baru yang memerlukan biaya yang tidak sedikit. Implementasi linier programming dapat membantu mengambil keputusan yang tepat berdasarkan kendala-kendala yang terjadi pada suatu proses persediaan produk.
Pemanfaatan Limbah Fly Ash Batubara sebagai Koagulan dengan Konsep Reverse Logistics
Eko Budi Leksono;
Ali Abidin
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/intech.v7i1.2736
Proses produksi Pembangkit Listrik Tenaga Uap yang menggunakan batubara sebagai sumber energi pembakarannya, menghasilkan limbah berupa fly ash dan buttom ash yang tergolong Bahan Beracun dan Berbahaya (B3). Apabila limbah batubara tidak dikelola dengan baik, akan menyebabkan pencemaran lingkungan. PT Petrokimia Gresik memiliki pembangkit listrik dengan dua unit boiler yang menggunakan batubara sebagai sumber energi pembakaran, dengan kapasitas 32 megawatt. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan limbah fly ash batubara yang dihasilkan dari Utilitas Batubara (UBB) yang berjumlah 20 ton per hari. Data yang diperlukan dalam penelitian ini yaitu data limbah fly ash batubara dan data kebutuhan koagulan yang berasal dari data produksi. Dengan menggunakan metode reverse logistics, fly ash batubara didaur ulang menjadi koagulan padat untuk dijadikan bahan masukan di unit effluent treatment yang kemudian dapat menghasilkan air bersih untuk diproses menjadi air demin sebagai Boiler Feed Water di UBB. Fly ash dijadikan koagulan dengan cara mereaksikannya menggunakan Asam sulfat (H2SO4). Berdasarkan hasil penelitian, Rasio penĀcampuran optimum antara fly ash kadar Al2O3 sebesar 20,56% dengan H2SO4 1:1 dalam pembuatan koagulan didapatkan rasio 1:2. Dosis optimum pemakaian koagulan dalam penelitian ini pada air limbah di TK 6616 (neutralis water) yaitu sebesar 0,5 g/L (500 ppm) dengan penurunan turbiditas sebesar 98,68% dan penurunan TSS sebesar 97,41%. Kemudian, koagulan hasil pengelolaan dijadikan bahan masukkan di unit effluent treatment PT Petrokimia Gresik, sehingga dapat membentuk sistem closed loop pada aliran proses produksi. Potensi keuntungan dari penerapan hasil penelitian ini sebesar Rp 49.394.250 per hari.
Pengaruh Kondisi Sistem Kerja Terhadap Stress Kerja dengan Menggunakan Macroergonomic Organizational Questionnare Survey (MOQS)
Wahyu Ani Maulidiyah Sari;
Bambang Suhardi;
I Wayan Suletra
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/intech.v7i1.2822
Conarch Bangun Sejahtera merupakan perusahaan konsultan arsitektur yang bergerak dibidang desain bangunan dan konstruksi bangunan. Beban kerja mental yang tinggi dan kondisi sistem kerja yang tidak sesuai menyebabkan pekerja mengalami gejala stress kerja seperti timbulnya kebosanan dalam bekerja, kurangnya motivasi dan semangat dalam bekerja dan kekhawatiran terhadap karirnya dimasa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari komponen sistem kerja terhadap stress kerja. Metode yang digunakan adalah Macroergonomic Organizational Questionnare Survey (MOQS) dan dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh sangat sigifikan dari variabel sistem kerja secara simultan terhadap stress kerja. Variabel sistem kerja secara parsial mempunyai pengaruh terhadap stress kerja dengan menghitung kontribusi efektifnya menunjukkan bahwa pada variabel lingkungan fisik berkontribusi sebesar 7.82%, variabel lingkungan sosial sebesar 15.08%, variabel kondisi pekerjaan sebesar 30.53%, variabel kondisi organisasi sebesar 10.89%, variabel teknologi dan peralatan kerja sebesar 7.14% dan variabel karakteristik individu sebesar 11.94%. Dari keenam variabel tersebut, diketahui bahwa variabel yang paling berpengaruh terhadap stress kerja adalah kondisi pekerjaan dan lingkungan sosial sehingga diberikan usulan perbaikan pada kedua variabel tersebut untuk mengurangi stress kerja.