cover
Contact Name
Supriyadi
Contact Email
jurnalindustriunsera@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalindustriunsera@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya
ISSN : 2407781X     EISSN : 26552655     DOI : -
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya, dengan nomor terdaftar ISSN 2407-781X (Print) dan 2655-2655 (online) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Sudi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Serang Raya. Jurnal ini bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian di bidang Teknik Industri yang diterbitkan dua kali setahun. Ruang lingkup Ilmu mencakup Riset Operasi, Sistem Manufaktur, Manajemen Industri, Ergonomi dan Sistem Kerja, Logistik dan Manajemen Rantai Pasokan, dan studi ilmiah lainnya sesuai dengan bidang lingkup penelitian Teknik Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 220 Documents
Perancangan Ulang Alat Perontok Biji Jagung dengan Metode Quality Function Deployment Mahmud Basuki; Selvia Aprilyanti; Azhari Azhari; Erwin Erwin
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1044.19 KB) | DOI: 10.30656/intech.v6i1.2196

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah merancang alat pemipil biji jagung menggunakan pendekatan Quality Function Deployment (QFD). Langkah awal penelitian ini adalah melakukan identifikasi kebutuhan konsumen yang bertujuan mengetahui dan menjawab kebutuhan konsumen. Hasil identifikasi kebutuhan konsumen tersebut, digunakan untuk membangun House of Quality (HOQ). Berdasarkan House of Quality (HOQ), persentase bobot tertinggi yaitu ergonomis dengan nilai 100 %, dimensi ukuran sesuai dengan nilai 93 %, desain bentuk sesuai dengan nilai 87 %. Dengan prinsip ergonomis, dimensi ukuran sesuai dengan rata-rata postur tubuh masyarakat Indonesia, serta desain bentuk yang sesuai kebutuhan seperti mengatasi supaya jagung tidak berhamburan. Rancangan alat didesain bentuk corong, sesuai kebutuhan konsumen yaitu alat mudah, nyaman, aman untuk digunakan. Penelitian ini menghasilkan rancangan alat berukuran dengan tinggi alat 85 cm, panjang 50 cm, dan lebar 30 cm.
Analisis Produktivitas dengan Metode Objective Matrix (OMAX) di Lantai Produksi Perusahaan Botol Minuman Gina Ramayanti; Guntur Sastraguntara; Supriyadi Supriyadi
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.882 KB) | DOI: 10.30656/intech.v6i1.2275

Abstract

Produktivitas merupakan salah satu indikator performansi suatu perusahaan. Pada tahun 2018, sebuah perusahaan botol minuman di daerah Banten kesulitan mencapai target produksi jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Kondisi ini menyebabkan produktivitas perusahaan secara keseluruhan mengalami penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penurunan produktivitas yaitu dengan mengukur nilai produktivitas yang didasarkan pada 3 kriteria yaitu kriteria efisiensi produksi, kriteria efektivitas, kriteria jam kerja mesin. Metode yang digunakan adalah Objective Matrix (OMAX), dengan langkah penentuan kriteria, perhitungan rasio, perhitungan interpolasi nilai matriks, penetapan sasaran, penentuan bobot dan pembentukan matriks. Nilai produktivitas pada tahun produksi 2018 tertinggi terjadi pada periode 7 dengan nilai 455,7 sedangkan nilai produktivitas terendah terjadi pada periode 1 dengan nilai 196,35. Kriteria yang kurang memberikan kontribusi terhadap produktivitas dan perlu diperbaiki adalah kriteria efisiensi produksi karena nilai kriteria menunjukkan kinerja dibawah standar. Sedangkan kriteria efektivitas dan kriteria inferensial (jam kerja mesin) menunjukkan nilai yang cenderung baik. Kualitas dan efisiensi pemakaian bahan baku mempunyai peranan penting untuk meningkatkan produktivitas pada rasio 3 dan menciptakan sistem produksi yang efisien.
Analisis Efektivitas Jadwal Proyek Implementasi Software dengan Critical Path Method: Studi Kasus Dian Aprilia Larasati; Wahyudi Sutopo
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.105 KB) | DOI: 10.30656/intech.v6i1.2292

Abstract

Artikel ini membahas efektivitas jadwal proyek implementasi software MineMarket. Masalah ini sangat penting untuk dibahas karena keterlambatan yang tidak diketahui oleh perusahaan. Kendala keterlambatan dapat diantisipasi ketika rencana proyek dapat dilaksanakan secara efektif. Analisis efektivitas jadwal proyek dilakukan dengan melihat waktu pelaksanaan serta biaya yang dikeluarkan. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah yang terjadi dalam implementasi proyek dan memberikan solusi alternatif untuk menjalankan jadwal secara efektif. Critical Path Method (CPM) digunakan untuk menentukan jalur penting dalam proyek, yang kemudian dianalisis menggunakan diagram tulang ikan dan untuk memberikan jadwal yang direkomendasikan. Metode ini dapat menghasilkan waktu proyek yang optimal dan menunjukkan masalah yang terjadi. Rencana alternatif yang optimal dapat diimplementasikan di perusahaan untuk proyek lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang digunakan dapat memberikan waktu proyek optimal 341 hari, dan masalah telah diselesaikan dari faktor organisasi, budaya, lingkungan, dan sumber daya manusia. MJK dapat membantu dengan menganalisis jadwal proyek yang telah terjadi dan memeriksa efektivitas jadwal proyek yang direncanakan.
Perbaikan Proses Produksi pada IKM Tahu Sari Murni Mojosongo Menggunakan Metode Good Manufacturing Practice (GMP) dan Work Improvement In Small Enterprise (WISE) Bambang Suhardi; Riska Permana Sari; Pringgo Widyo Laksono
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.035 KB) | DOI: 10.30656/intech.v6i1.2297

Abstract

IKM Tahu Sari Murni Mojosongo adalah industri tahu yang sedang berkembang di Surakarta. Proses produksi di IKM Tahu ini belum menerapkan standar Good Manufacturing Practices (GMP) yang dikeluarkan oleh BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) dan belum memperhatikan keselamatan kerja karyawan seperti dalam pedoman Work Improvement In Small Enterprise (WISE). Hal ini dibuktikan dengan hasil evaluasi kondisi aktual dengan pedoman GMP dan WISE masih banyak ditemukan penyimpangan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perbaikan proses produksi di IKM yang dievaluasi menggunakan daftar periksa GMP-WISE. Daftar periksa GMP-WISE yang diperoleh memiliki 6 kriteria yaitu penyimpanan dan penanganan material/peralatan, desain tempat kerja, fasilitas kesejahteraan, organisasi pekerjaan, pengendalian proses produksi, dan program higiene dan sanitasi. Penilaian daftar periksa tersebut diperkuat dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk mendapatkan keputusan terbaik dari sejumlah kriteria pada daftar periksa GMP-WISE. Hasil dari penilaian menunjukkan bahwa kriteria program higiene dan sanitasi di IKM merupakan prioritas perbaikan proses produksi. Usulan yang diberikan untuk perbaikan proses produksi di IKM adalah perancangan peraturan rutin karyawan produksi dan perancangan Standard Operating Procedure (SOP) kebersihan area kerja.
Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Jumlah Produksi Sepatu Type Boots 350 V2 dengan Menggunakan Metode Fuzzy Mamdani Erni Krisnaningsih; Saleh Dwiyatno
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v6i2.2315

Abstract

Dalam kondisi ketidakpastian pelaku industri berusaha untuk menggunakan metode yang optimal untuk memperkecil tingkat resiko kerugian, Pada penelitian ini metode Fuzzy Mamdani diterapkan pada penentuan Jumlah produksi dengan mempertimbangkan variabel input berupa tingkat permintaan dengan variabel output persediaan. Metode Fuzzy Mamdani dapat membantu dalam proses pengambilan keputusan sehingga pelaku industri sepatu dapat memprediksi jumlah produksi sepatu Type BOOTS 350 V2, Penerapan dari metode ini melalui beberapa tahapan proses yaitu pembentukan himpunan fuzzy, penentuan fungsi keanggotaan, penentuan aturan fungsi fuzzy dan penegasan. Pada proses pengujian ini di masukkan nilai variabel permintaan sebanyak 2.756 pasang dan variabel persediaan sebanyak 300 pasang, Berdasarkan nilai variabel masukan Tingkat permintaan dan persediaan tersebut maka didapatkan nilai keluaran jumlah produksi sebesar 4.400 pasang. Penerapan metode fuzzy mamdani merupakan solusi yang optimal dalam menentukan jumlah suatu produksi.
Perancangan dan Pengukuran Kinerja Perusahaan Berbasis Kerangka Agri-Food Supply Chain Bibit Satriono; Anggriani Profita; Farida Djumiati Sitania
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v6i2.2405

Abstract

Sandia Bakery merupakan usaha pembuatan aneka macam roti manis. Selama menjalankan usahanya, belum pernah melakukan pengukuran kinerja untuk mengetahui tingkat pencapaian tujuan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja perusahaan, menentukan KPI yang menjadi prioritas utama untuk dilakukan perbaikan, dan memberikan usulan perbaikan. Pengukuran kinerja menggunakan kerangka Agri-Food Supply Chain yang digunakan untuk mengukur kinerja produk hasil olahan pangan. Pada kerangka dilakukan perancangan Key Performance Indicator (KPI) yang sesuai dengan perusahaan. Analisis penelitian menggunakan metode Analytical Network Process (ANP), Importance Performance Analysis (IPA), dan Root Cause Analysis (RCA). Pada tahap perancangan terdapat 16 KPI yang digunakan dalam pengukuran kinerja. Data yang didapatkan tiap KPI diolah dengan Snorm de Boer untuk menyamakan nilai KPI. Metode ANP digunakan untuk mengetahui bobot kepentingan dari KPI menggunakan software Super Decision. Nilai kinerja yang didapatkan adalah 55,702 (Average). Metode IPA digunakan untuk menentukan prioritas KPI yang harus diperbaiki yaitu KPI 15 (promosi) dengan bobot 0,154247 dan skor 28 serta KPI 16 (kecacatan bahan baku) dengan bobot 0,103290 dan skor 48. Metode RCA digunakan untuk menentukan akar permasalahan dari KPI dan memberikan usulan perbaikan. Usulan perbaikan KPI 15 yaitu sales menawarkan produk langsung kepada konsumen, mencoba media sosial berupa Instagram, dan penambahan varian rasa. Usulan perbaikan KPI 16 yaitu produk dari supplier diperiksa secara menyeluruh, diberi penanda untuk tepung lama dan baru, serta diberikan tempat khusus.
Analisis Kelayakan Pembukaan Prodi Baru Terintegrasi Kebutuhan Pasar di Lingkungan Gresik dengan Pendekatan Statistik Efta Priyana
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v6i2.2417

Abstract

Dalam menghadapi persaingan bisnis yang tak menentu, sudah bukan rahasia lagi jika semua pelaku bisnis menyajikan yang terbaik untuk kebutuhan customernya. Hal tersebut juga berlaku dalam bisnis perguruan tinggi. Pelaku bisnis perguruan tinggi akan lebih mengutamakan pelayanan dan pengembangan prodi, agar lebih dipercaya oleh masyarakat. Semakin banyak prodi yang dibuka maka akan semakin banyak juga pilihan untuk calon mahasiswa. Sayangnya tidak semua prodi yang dibuka ternyata memiliki prospek pekerjaan yang baik. Penelitian ini akan menyajikan analisa tentang inkubator bisnis pendidikan di daerah Gresik. Dinamakan inkubator karena disini calon mahasiswa sebagai input, kampus sebagai proses dan output adalah perusahaan sendiri diasumsikan semua terjadi di Gresik, tidak ada output yang keluar. Konsep dari penelitian ini adalah adanya integrasi antara minat calon mahasiswa memilih program studi dan kebutuhan akan pasar atau perusahaan sendiri. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 100 responden yang dipilih dari kalangan siswa-siswi Gresik yang diminta untuk merating prodi yang paling diminati dan tidak yang didapat dari seluruh prodi yang berada di Universitas di Gresik dan ditambah beberapa prodi di beberapa Fakultas, sehingga disini tidak ada prodi yang sama sekali tidak diminati. Data kedua adalah tentang kebutuhan akan lowongan kerja, prodi apa saja yang mereka butuhkan. Beberapa analisa statistik digunakan untuk support asumsi penyesuaian data. Sedangkan Analytical Hierarchy Process digunakan untuk menghitung rating bobot kebutuhan lulusan akan pekerjaan kemudian akan diintegrasikan akan minat masuk mahasiswa. Hasilnya adalah rank prodi paling diminati calon mahasiswa dan penyerapan tenaga kerja adalah Prodi Farmasi, Pendidikan Dokter dan Ilmu Gizi yang keseluruhan berada pada cluster Ilmu Kesehatan.
Pemilihan Supplier Biji Plastik dengan Metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) Jeehad Muhammad; Diah Rahmanasari; Joshua Vicky; Wahyu Ani Maulidiyah; Wahyudi Sutopo; Yuniaristanto Yuniaristanto
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v6i2.2418

Abstract

Perusahaan perlu mengevaluasi kinerja supplier untuk mendapatkan supplier masuk sesuai dengan kriteria perusahaan. Permasalahan pada PT. Wonorejo Makmur Abadi adalah belum adanya kriteria dan standar yang tepat untuk ditetapkan dalam pemilihan supplier sehingga perusahaan tidak adanya evaluasi kinerja supplier. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bobot nilai dari setiap kriteria yang digunakan dalam pengambilan keputusan pemilihan alternatif supplier terbaik di PT “Wonorejo Makmur Abadi”. Kriteria yang digunakan ada tujuh, antara lain: Harga pembelian, kualitas, waktu tenggang pembayaran, ketepatan pengiriman, kemampuan pemenuhan terhadap jumlah pemesanan, jarak supplier, dan pelayanan. Untuk mendapatkan data yang lengkap, peneliti menggunakan metode berupa wawancara dan pengisian kuesioner. Metode yang digunakan dalam pengolahan data pada penelitian ini yaitu metode AHP dan TOPSIS. Berdasarkan pengolahan data menggunakan metode AHP dihasilkan bobot dengan kriteria tertinggi yaitu pada harga pembelian, dilanjutkan secara berturut-turut yaitu kriteria kualitas, waktu tenggang pembayar, ketepatan pengiriman, kemampuan pemenuhan terhadap jumlah pemesanan, jarak supplier, dan pelayanan. Kemudian untuk pengolahan data menggunakan TOPSIS dapat diketahui bahwa supplier Surabaya merupakan supplier yang paling potensial. Prioritas alternative selanjutnya berdasarkan rangking secara berturut-turut yaitu, Supplier Semarang, Supplier Solo, dan Supplier Bandung.
Implementasi Six Sigma dalam Pengendalian Kualitas Produk Refined Bleached Deodorized Palm Oil Anisa Rosyidasari; Irwan Iftadi
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v6i2.2420

Abstract

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang agribisnis pengolahan minyak goreng, PT XYZ mengalami permasalahan dalam produksi Refined Bleached Deodorized Palm Oil (RBDPO) yaitu tidak terpenuhinya spesifikasi produk. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor utama penyebab terjadinya produk yang tidak memenuhi spesifikasi dan merekomendasikan alternatif usulan untuk mengurangi permasalahan tersebut. Berdasarkan perhitungan, didapatkan hasil RBDPO yang tidak memenuhi spesifikasi terjadi pada parameter nilai iodine value dan color dengan rata-rata Cpk sebesar 0,7355 dan sigma sebesar 3,7065. Nilai tersebut masih kurang baik karena belum mencapai target yaitu 6-Sigma. Untuk memaksimalkannya perlu dilakukan upaya perbaikan diantaranya melakukan seleksi pada bahan baku, melakukan pengawasan terhadap kinerja operator, melakukan maintenance mesin secara berkala, melakukan pencatatan terhadap perlakuan proses dan hasil sementara, serta melakukan pemeriksaan terhadap tangki penyimpanan.
Strategi Peningkatan Program Employee Engagement di Telkom University dengan Menggunakan Metode ADDIE Farah Fadhila Mulyadi; Christanto Triwibisono; Ima Normalia Kusmayanti
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v6i2.2442

Abstract

Telkom University merupakan perguruan tinggi swasta dibawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom. Menjadi perguruan tinggi swasta terbaik tidak terlepas dari peranan karyawan Telkom University, termasuk dosen. Kondisi aktual saat ini diketahui bahwa di Telkom University sebelumnya tidak pernah melakukan pengukuran terkait dengan employee engagement. Semangat, antusiasme dan usaha yang tinggi yang ditunjukkan karyawan, merupakan bagian dari dampak employee engagement yang ditunjukkan karyawan. Untuk itu perlu dilakukan analisis dan pengukuran terkait dengan tingkat employee engagement dengan menggunakan 5 dimensi yang dikembangkan Triwibisono. Pada penelitian ini alat ukur yang digunakan adalah 5 dimensi employee engagement yang dikembangkan oleh Triwibisono dan rancangan program dengan menggunakan metode ADDIE dengan respondennya adalah Dosen Tetap yang ada di Telkom University. Dari hasil pengukuran terhadap 70 responden, yang ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling, dengan kategori dosen tetap di Telkom University, diketahui bahwa tingkat engagement di Telkom University adalah sebesar 34% untuk kategori engaged, 66% untuk kategori not engaged dan 0% untuk kategori actively disengaged. Perancangan dipilih berdasarkan dimensi yang memiliki nilai terendah, yaitu Basic need, Spirit dan meaningfulness. Dimensi basic need dengan membuat survei kebutuhan dan pembuatan format standar untuk identifikasi kebutuhan. Pada dimensi spirit dengan memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi bagi dosen yang bekerja dalam waktu yang lama. Dimensi meaningfulness dengan memberikan pelatihan terkait value openness yang sudah ada di Telkom University.