cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
sapta@royal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal
Published by STMIK Royal Kisaran
ISSN : 26147912     EISSN : 26223813     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal which is published by Institute of Research and Community Services STMIK Royal Kisaran. This journal published twice a year on January and July. This journal contains of a collection of works result community service activity.
Arjuna Subject : -
Articles 724 Documents
Social Customer Relationship Management Bagi UMKM Kube Kuliner Asahan Rahayu, Elly; Kifti, Wan Mariatul; santoso, santoso; Lubis, Syafaat Sufi
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 6 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i3.2464

Abstract

The Asahan Culinary Joint Business Group (KUBE) is an MSME actor engaged in the culinary business in Kisaran City, Asahan Regency, and its surroundings who are members of a joint business group. Asahan Culinary KUBE is running its business from promotions to sales transactions through social media WhatsApp and Facebook. KUBE Asahan Culinary which has 4,093 members are sellers and buyers who transact and communicate through Facebook social media. The problem faced by KUBE Kuliner Asahan is Customer Relationship Management or customer management. Business actors have not been able to utilize customer data from social media to build better relationships with their customers, especially for retargeting and remarketing. This activity aims to provide understanding and knowledge about managing customers through social media and utilizing CRM data to identify potential customers, and prospective customers, identify customer journeys, and create promotional content according to customer characteristics. The activity participants are business actors who are members of the Asahan Culinary KUBE, totaling 25 people and the activities are carried out in the STMIK Royal meeting hall. The method used is community education through counseling and exposure to material with the help of power points. The results of its activities are the implementation of PkM activities and increased understanding and knowledge of business actors.           Keywords: CRM, KUBE; Culinary; MSMEsAbstrak: Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Kuliner Asahan merupakan pelaku UMKM yang bergerak dalam bidang usaha kuliner di Kota Kisaran Kabupaten Asahan  dan sekitarnya yang tergabung dalam kelompok usaha bersama. KUBE Kuliner Asahan dalam menjalankan usahanya dari promosi sampai transaksi penjualan melalui sosial media whatsaap dan Facebook. KUBE Kuliner  Asahan yang memiliki anggota 4.093 anggota merupakan penjual dan pembeli yang bertransaksi serta berkomunikasi melalui  social media faceebook. Permasalahan yang dihadapi KUBE Kuliner Asahan adalah  Customer Relationhip Management atau pengelolaan pelanggan. Pelaku usaha belum mampu    memanfaatkan data-data pelanggan dari sosial media untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan pelanggannya terutama untuk retargeting dan remarketing atau pemasaran ulang. Kegiatan  ini bertujuan memberikan pemahaman serta pengetahuan tentang pengelolaan pelanggan melalui  media sosial serta  pemanfaatan data CRM untuk melakukan identifikasi pelanggan potensial, calon pelanggan,  melakukan identifikasi perjalanan pelanggan serta membuat konten promosi sesuai dengan karakteristik pelanggan. Peserta kegiatan adalah pelaku usaha yang tergabung dalam KUBE Kuliner Asahan yang berjumlah 25 orang dan kegiatan dilakukan di Aula pertemuan STMIK Royal. Metode yang digunakan pendidikan masyarakat melalui penyuluhan dan paparan materi dengan bantuan power point.  Hasil kegiatannya adalah terlaksananya kegiatan PkM serta peningkatan pemahaman dan pengetahuan pelaku usaha.Kata kunci: CRM, KUBE; Kuliner; UMKM
Pemanfaatan Google Drive Sebagai Alternatif Media Penyimpanan Secara Online Pada SMK Negeri 4 Tanjungbalai sahren, sahren; irianto, irianto; Afrisawati, Afrisawati; Mahyudin, Dimas
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 6 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i3.2471

Abstract

The data storage system is designed to keep data neatly and safely stored and conveniently accessible when needed. Teachers were not used to utilizing Google Drive and instead saved material on cellphones, which clogged storage and made it difficult to access files when they were needed. Data was frequently left behind since it was saved on a separate flash drive or laptop. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) is an activity that intends to deliver knowledge training on Google Drive cloud storage technology as an alternative to the online storage medium. Tanjung Balai 4 SMKN was involved as a PkM partner in the activity, which focused on introducing and training in using Google Drive.  Among the tactics employed is teaching instructors about the characteristics and benefits of Google Drive as an online storage medium. Tanjung Balai SMKN4 instructors in the 20-teacher group improved their understanding of Google Drive features and functionalities, as well as their capacity to handle files efficiently, after attending the session. Because cooperation partners and instructors at SMKN 4 Tanjung Balai may utilize the information learned to maximize the usage of Google Drive in school activities, using Google Drive has a beneficial influence on PkM activities.Keywords: cloud_storage; google_drive; smkn4_tanjung_balai; PkMAbstrak: Sistem penyimpanan data tidak hanya bertujuan agar tersimpan secara rapi dan aman namun dapat juga diakses dengan mudah saat data dibutuhkan. Sebelumnya para guru belum terbiasa menggunakan google drive dan lebih sering menyimpan data dismartphone  sehingga membebani penyimpanan serta kesulitan dalam menemukan file saat akan digunakan dan data yang sering tertinggal karena disimpan dimedia flashdisk atau dilaptop yg berbeda. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan memberikan pelatihan kepada guru-guru tentang pengetahuan teknologi cloud storage google drive sebagai alternatif media penyimpanan  online. Kegiatan dilakukan dengan melibatkan SMKN4 Tanjung Balai sebagai mitra dalam PkM yang fokus pada pengenalan dan pelatihan penggunaan google drive. Metode yang digunakan meliputi pelatihan kepada guru-guru mengenai fitur dan manfaat google drive sebagai media penyimpanan online. Setelah mengikuti pelatihan, guru SMKN4 Tanjung Balai  yang mengikuti 20 guru mengalami peningkatan pengetahuan tentang fitur dan fungsi google drive, serta kemampuan mereka dalam mengelola file secara efektif. Pemanfaatan google drive juga memberikan dampak positif dalam kegiatan PkM sebagai kolaborasi mitra dan guru SMKN 4 Tanjung Balai dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk mengoptimalkan penggunaan google drive dalam kegiatan sekolah.Kata kunci: cloud_storage; google_drive; smkn4_tanjung_balai; PkM
Pelatihan Pembuatan Animasi Sederhana Menggunakan Macromedia Flash Untuk Meningkatkan Keterampilan Siswa SMK Karya Utama Tanjungbalai Andriyani, Suci; Efendi, Zulfan; Latiffani, Chitra
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 7 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v7i1.2473

Abstract

Abstract: Education plays an important role in quality human civilization to increase human resources globally. This development reflects the close relationship between education, technological innovation and the advancement of knowledge as an integral part of society's social and intellectual evolution. The use of technology-based media is considered to provide significant benefits for both teachers and students in the process of teaching and learning activities. In this context, the education system in vocational schools should explore the potential resources or potential available around the school environment, which are relevant to the demands of the world of work. In an effort to prepare student graduates who are superior and ready to work and are able to compete in the job market, there needs to be preparation in improving the hard skills and soft skills of mature students. This service activity aims to provide assistance and training to Karya Utama Vocational School students through the use of Multimedia Technology as additional skills. The method in this activity applies training and observation to students. As a result of this activity, 85% of students were able to create simple animations using Macromedia Flash software. Keywords: animation; macromedia flash; multimedia; training.
Kolaborasi Multi Stakeholder Dalam Menjaga Destinasi Wisata Pantai Loang Baloq Hidayat, Rahmad; Pratama, Inka Nusamuda
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 6 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i3.2474

Abstract

The community service activities carried out are a multi-stakeholder collaborative effort in maintaining the cleanliness and sustainability of Loang Baloq Beach. The activity was carried out by involving various related parties, including the Regional Government, PDPM Mataram City, tourism industry players, surrounding communities, and students as agents of change. Activities are carried out in several stages, including observing problems, preparing, implementing waste cleaning, and making recommendations and action plans. The result of this community service activity is the creation of a cleaner and healthier environment, as well as the formation of recommendations and action plans to improve waste management at Loang Baloq Beach and other tourist destinations in Mataram City. The concept of multi-stakeholder collaboration that is applied in this service activity can be an example for waste management activities and the management of other tourist destinations in Indonesia. In addition, this activity also provides valuable experience for students in carrying out community service activities and involving different stakeholders in achieving the same goals. It is hoped that this activity can have a wider impact on the environment and society in Mataram City, and can be used as a reference for similar activities in the future.Keywords: beach destinations; cleanliness; collaboration; garbage; toursAbstrak: Kegiatan pengabdian yang dilakukan merupakan upaya kolaborasi multi stakeholder dalam menjaga kebersihan dan kelestarian Pantai Loang Baloq. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk Pemerintah Daerah, PDPM Kota Mataram, pelaku industri pariwisata, masyarakat sekitar, dan Mahasiswa sebagai agen perubahan. Kegiatan dilakukan dengan beberapa tahap, antara lain observasi masalah, persiapan, pelaksanaan pembersihan sampah, serta pembuatan rekomendasi dan rencana aksi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat, serta terbentuknya rekomendasi dan rencana aksi untuk meningkatkan pengelolaan sampah di Pantai Loang Baloq dan destinasi wisata lainnya yang ada di Kota Mataram. Konsep kolaborasi multi stakeholder yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian ini dapat menjadi contoh bagi kegiatan pengelolaan sampah dan pengelolaan destinasi wisata lainnya di Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dan melibatkan stakeholder yang berbeda dalam mencapai tujuan yang sama. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi lingkungan dan masyarakat di Kota Mataram, serta dapat dijadikan acuan bagi kegiatan serupa dimasa depan. Kata kunci: destinasi pantai; kebersihan; kolaborasi; sampah; wisata
Peran Machine Learning Dalam Pembelajaran Di LKP Bintang Mulia Batu Bara Rahmadani, Nurul; Kurniawan, Edi; Risnawati, Risnawati
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 6 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i3.2479

Abstract

LKP Bintang Mulia Batu Bara is located in a coastal area which resulted in the guidance participants not being updated on technological advances in the education sector. Even though the times have been very advanced with one of the newest innovations, namely Machine Learning. Machine Learning in the field of education can provide a variety of learning options, so that students can find what is best for them, taking into account the differences of each individual student. Machine Learning can also be used to monitor learning processes that confuse students, so that Machine Learning in education runs in harmony with what students need. The purpose of doing this service is to broaden students' understanding of the role of Machine Learning in learning. This service was held on April 15, 2023, and the participants in this activity were 8 LKP guidance students. So the result of this dedication is that there are many roles that Machine Learning can play in learning, such as playing a role in learning content, the teaching process, giving assignments, the assessment process, and monitoring student learning progress. Keywords: education; learning; Machine LearningAbstrak:  LKP Bintang Mulia Batu Bara terletak di daerah pesisir pantai yang mengakibatkan para peserta bimbingan tidak update mengenai kemajuan teknologi di bidang pendidikan. Padahal perkembangan zaman sudah sangat maju dengan salah satu inovasi terbaru, yaitu Machine Learning. Machine Learning di bidang pendidikan dapat memberikan berbagai pilihan pembelajaran, sehingga siswa dapat menemukan apa yang terbaik bagi mereka, dengan mempertimbangkan perbedaan tiap individu siswa. Machine Learning juga dapat digunakan untuk memonitoring proses pembelajaran yang membingungkan siswa, sehingga Machine Learning dalam pendidikan berjalan selaras dengan yang dibutuhkan siswa. Tujuan dilakukannya pengabdian ini ialah untuk memperluas pemahaman siswa mengenai peran Machine Learning dalam pembelajaran. Pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 15 April 2023, dan yang menjadi peserta dalam kegiatan ini ialah para siswa-siswi bimbingan LKP yang berjumlah 8 orang. Maka hasil dari pengabdian ini ialah banyak peran yang dapat dilakukan Machine Learning dalam pembelajaran, seperti berperan dalam konten pembelajaran, proses pengajaran, pemberian tugas, proses penilaian, serta memantau kemajuan belajar para siswa.Kata kunci: Machine Learning; pembelajaran; pendidikan 
Pengelolaan Keuangan Berdasarkan SAK UMKM Bagi Pelaku UMKM di Kabupaten Asahan Rohminatin, Rohminatin; Saputra, Endra; Putri, Pristiyanilicia
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 6 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i3.2481

Abstract

UMKM is a productive business owned by a person or business entity that meets the criteria as a micro business, small business and medium business.which is the basis for determining the type of business seen from the average business income in a year and based on the net worth of the business. In running a business, finance is the most important thing for entrepreneurs, but there are still many UMKM that do not understand business financial management. Lack of understanding in managing financial management results in problems of uncontrolled capital used and income generated. Often personal finances are mixed up with business finances, of course this will be fatal if the entrepreneur cannot know how much money has been spent and used and how much profit is actually obtained from these business activities. PkM activities are carried out using the Community Education Method, namely carrying out percentage activities on how to manage good financial management. From these activities Partners can understand how to manage business finances in accordance with financial accounting standards, especially SAK EMKM standards.Keywords: finance; management; umkmAbstrak:UMKM merupakan usaha produktif yang dimiliki seseorang atau badan usaha yang memenuhi kriteria sebagai usaha mikro, usaha kecil dan usaha menengah. Yang menjadi dasar penentuan jenis usaha dilihat dari rata-rata pendapatan usaha tersebut dalam setahun serta berdasarkan kekayaan bersih usaha tersebut. Dalam menjalankan usaha keuangan merupakan hal terpenting bagi pengusaha, namun masih banyak UMKM belum memahami pengelolaan keuangan usaha. Kurang fahamnya dalam pengelolaan manajemen keuangan mengakibatkan permasalahan tidak terkontrolnya modal yang digunakan serta pendapatan yang dihasilkan. Sering kali keuangan pribadi bercampurbaur dengan keuangan usaha, tentu hal ini akan menjadi fatal apabila pengusaha tidak dapat mengetahui berapabesar dana yang sudah dikeluarkan dan yang digunakan serta berapa besar sebenarnya keuntungan yang diperoleh dari  kegiatan usaha tersebut. Kegiatan PkM dilakukan dengan Metode Pendidikan Masyarakat yaitu melakukan kegiatan persentase  tentang bagaimana mengelola manajemen keuangan yang baik. Dari kegiatantersebut Mitra dapat memahami bagaiman mengelola keuangan usaha yang sesuai dengan standar akuntansi keuangan terkhusus standar SAK EMKM (Standar Akuntasi Keuangan dan  Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah).Kata kunci: keuangan; pengelolan; umkm
Pelatihan Untuk Meningkatkan Maharah Kalam Melalui Model Pembelajaran Snowball Throwing Di MTS Islamic Centre Medan Sumatera Utara Ritonga, Nur'ainun; Nur, Samsiah; Haq, Samsul
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 6 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i3.2482

Abstract

Abstract: This community service program aimed to improve the speaking skill (Maharah kalam) of students at Madrasah Tsanawiyah Hifzil Qur’an Islamic Centre Medan. The reason of selecting the school was the lack of students’ ability to apply vocabularies (mufradat) in form of sentences (jumlah) based on the direct survey to students at the first preliminary research. Therefore, this training was focused to improve the speaking skill (maharah) of the students through Snowball Throwing model by utilizing the origami papers. The method of conducting the training was mix methods (intiqodiiyya) namely combination of speech delivery method or lecturing (ilqoiyyah) and direct method (mubasyarah). The program was carried out within one day and was followed by 27 female students. Some steps were done at implementing this program comprising opening, core agenda, evaluaton, giving reward and closing. The results showed that students’ ability increase very well where they could express simple sentence (jumlah) with related given materials and were actively practicing Arabic orally in front of the classroom by turn.Keywords; Speaking skill, Model of snowball throwing, utilizing the media, origami paper. Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara (Maharah Kalam) siswa Madrasah Tsanawiyah Hifzil Qur’an  Islamic Centre Medan. Alasan dipilihnya Madrasah ini adalah karena kurangnya kemampuan siswa dalam menerapkan kosa kata (Mufrodat) dalam bentuk kalimat (Jumlah), hal tersebut diperoleh dari hasil survey berbicara langsung dengan siswa pada kunjungan awal, oleh sebab itu pelatihan ini difokuskan untuk peningkatan kemampuan maharah kalam siswa melalui melalui Model Snowball Throwing dengan pemamnfaatan media kertas origami. Adapun metode yang digunakan adalah metode Campuran  (Intiqoiyyah) yaitu gabungan antara metode  Ceramah (Ilqoiyyah)  dan metode Langsung (Mubasyarah). Kegiatan ini dilaksanakan satu hari dan  diikuti oleh 27 siswi. Beberapa tahapan yang dilakukan dalam kegiatan ini yaitu,  pembukaan, kegiatan inti, evaluasi, pemberian reward dan penutup . Adapun hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu  adanya peningkatan kemampuan siswa, hal ini dibuktikan dengan kemampuan mereka dalam mengungkapkan kalimat (Jumlah) sederhana terkait materi yang disampaikan serta keaktifan mereka dalam praktek berbicara bahasa arab di depan kelas secara bergantian.Kata Kunci: maharah kalam; model snowball throwing; pemanfaatan media;  kertas origami
Optimalisasi E-Learning Melalui Implementasi Microservice Untuk Peningkatan Skalabilitas Dan Efisiensi Pembelajaran Online Iqbal, Muhammad; Handoko, Wiwin; Syahputra, Abdul Karim
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 6 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i3.2496

Abstract

The increased use of technology in education has encouraged the development of e-learning platforms that can provide effective and affordable learning experiences. However, the scalability and viability of e-learning platforms is often a challenge in the face of an increasing number of users and workloads. In this dedication, we propose the use of mi-croservice architecture in e-learning platforms to optimize scalability and maintain platform viability. We design and implement a microservice-based e-learning platform consisting of independent microservices, such as user management, course management, content management, and grading systems. We implement standardized API mechanisms for interactions between these microservices. We also vertically increase CPU capacity on each microservice instance to address increased workloads. We also observed that the use of microservices architecture makes it easy to maintain, develop, and integrate new features into the platform. In this overall dedication, we show that the implementation of microservices on e-learning platforms is able to provide optimal scalability and maintain the continuity of the platform in the face of increasing user needsKeywords: e-learning; microservice; skalabilitas; kinerja; monolitik  Abstract: Peningkatan penggunaan teknologi dalam pendidikan telah mendorong perkembangan platform e-learning yang dapat memberikan pengalaman pembelajaran yang efektif dan terjangkau. Namun, skalabilitas dan kelangsungan platform e-learning sering menjadi tantangan dalam menghadapi peningkatan jumlah pengguna dan beban kerja. SMK Swasta As-Syifa Kisaran menggunakan platform E-learning berbasis monolitik yang menyebabkan semakin banyak aktivitas platform digunakan semakin berat. Beberapa tahapan dilakukan dimulai dengan identifikasi masalah, perencanaan dan desain program, pelaksanaan, evaluasi dan analisis, serta penyusunan dan publikasi laporan. Arsitektur monolitik sebelumnya yang diterapkan perlu diperbaharui dengan arsitektur microservice bertujuan untuk mengoptimalkan skalabilitas dan menjaga kelangsungan platform E-Learning. Permasalahan pada penggunaan traffic yang tinggi dan berfokus pada satu server semakin lama semakin membebani server. Berdasarkan masalah tersebut maka layanan dipecah menjadi beberapa layanan webservice menggunakan arsitektur microservice yang terdiri dari layanan-microservice independen, seperti manajemen pengguna, kursus, konten, dan sistem penilaian. Peningkatan kapasitas CPU secara vertikal diperlukan sehingga microservice dapat mengatasi peningkatan beban kerja server. Hasil implementasi microservice yang diterapkan pada platform e-learning SMK As-Syifa mampu memberikan skalabilitas yang optimal untuk kelangsungan platform dalam menghadapi peningkatan kebutuhan pengguna           Kata kunci: e-learning; microservice; scalability; performance; monolitik
Sosialisasi Pembuatan Bahan Ajar Digital Berbasis Pendidikan Karakter Bagi Guru Di Daerah 3T Syahfitri, Jayanti; Muntahanah, Muntahanah; Darmi, Titi
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 6 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i3.2497

Abstract

Character education is one of the mental revolution efforts made to instill character in students. Teachers play an important role in producing generations of noble character and morality, including elementary school teachers. Instilling character from an early age is expected to be able to strengthen the foundation in building the nation. The process of cultivating character must be adapted to the stages of student development and the times, so that integrating it into interactive teaching materials will be preferred by students, students can more easily understand the material and have skills that are balanced between science and technology and IMTAQ. To realize this, teachers are required to be able to integrate it into PBM such as teaching materials. However, the facts on the ground show that teachers in partner schools do not really understand the context of character building and apply it to teaching materials. The purpose of this activity is to increase teacher knowledge and skills in designing and integrating character education in digital teaching materials. This service activity is carried out through lecture methods, outreach, training, and discussions involving approximately 17 elementary school teachers. The results of the activity show that in general the teacher already knows the concept of character education, examples of assistive applications in making teaching materials and teachers have been able to design and integrate character education into teaching materials in accordance with the subjects being taught which are then ready to be made into digital teaching materials           Keywords: socialization; digital teaching materials; character education Abstrak: Pendidikan karakter merupakan salah satu upaya revolusi mental yang dilakukan   untuk menanamkan karakter pada siswa. Guru memegang peranan penting dalam menghasilkan generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia, tidak terkecuali guru SD. Penanaman karakter sejak usia dini diharapkan mampu memperkuat pondasi dalam membangun bangsa. Proses   penanaman karakter harus disesuaikan dengan tahap perkembangan siswa dan perkembangan zaman, sehingga mengintegrasikannya ke dalam bahan ajar interaktif akan lebih disukai siswa, siswa lebih mudah memahami materi dan memiliki keterampilan yang seimbang antara IPTEK dan IMTAQ. Untuk mewujudkan hal ini guru dituntut mampu mengintergasikannya ke dalam PBM seperti bahan ajar. Namun, fakta dilapangan menunjukkan bahwa guru-guru di sekolah mitra belum terlalu memahami konteks pendidikan karakter serta menerapkannya ke dalam bahan ajar. Tujuan kegiatan ini yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mendesain serta mengintegrasikan pendidikan karakter dalam bahan ajar digital. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui metode ceramah, sosialisasi, pelatihan, dan diskusi dengan melibatkan lebih kurang 17 orang guru SD. Adapun hasil kegiatan menunjukkan secara garis besar guru sudah mengetahui konsep pendidikan karakter, contoh aplikasi bantu dalam membuat bahan ajar dan guru telah mampu mendesain serta mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam bahan ajar sesuai dengan mata pelajaran yang diampu yang kemudian siap untuk dibuat ke dalam bahan ajar digital.Kata kunci: sosialisasi; bahan ajar digital; pendidikan karakter
Pemberdayaan Kader Posyandu Dalam Mendukung Girij Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Dbd Di Desa Gheoghoma Tokan, Pius Kopong; Wawomeo, Aris; Artama, Syaputra
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 6 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i3.2502

Abstract

Abstract: The problem of Dengue Fever (DHF) is not only a public health problem but also an economic burden. Cases that continue to increase both globally, nationally and locally require the role of various parties, especially in community empowerment in optimizing the 3M Plus PSN through the 1 House 1 Jumantik Movement (G1R1J) which aims to increase ABJ >95% at the family level. It is known that the results of the G1R1J trial in Gheoghoma village can increase ABJ by 84.7%. In connection with this, one of the efforts made is to empower posyandu cadres through Community Service activities. The methods used were training, post-training assistance and advocacy. The implementation time was three months in Gheoghoma village, North Ende sub-district, Ende Regency.Conclusion: this community service contributed to increasing the knowledge of posyadu cadres about G1R1J by 60%, with good knowledge criteria.  This human resource potential continues to be maintained so that the community service team provides assistance for a certain period of time before finally releasing the cadres to be able to independently act as G1R1J motivators. The activity ended by advocating to the Head of Gheoghoma Village. Keywords: Empowerment; Cadre; G1R1J  Abstrak: Persoalan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) bukan hanya menjadi masalah kesehatan masyarakat tetapi juga menjadi beban ekonomi. Kasus yang terus meningkat baik secara global, nasional maupun local menuntut peran berbagai pihak terutama dalam pemberdayaan masyarakat dalam mengoptimalkan PSN 3M Plus melalui Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J) yang bertujuan meningkatkan ABJ >95% di level keluarga. Diketahui bahwa hasil ujicoba G1R1J di desa Gheoghoma dapat meningkatkan ABJ sebesar 84,7%. Sehubungan dengan itu salah satu usaha yang dilakukan adalah dengan memberdayakan kader posyandu melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Metoda yang digunakan adalah  pelatihan, pendampingan pasca pelatihan dan advokasi. Waktu pelaksanaan tiga bulan di desa Gheoghoma Kecamatan Ende Utara Kabupaten Ende.Simpulan: pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan pengetahuan kader posyadu tentang G1R1J  sebesr 60%, dengan kriteria pengetahuan baik.  Potensi SDM ini terus dipertahankan sehingga tim pengabdian kepada masyarakat melakukan pendampingan untuk jangka waktu tertentu sebelum akhirnya melepaskan para kader mampu secara mandiri berperan sebagai motivator G1R1J. Kegiatan diakhiri dengan melakukan advokasi kepada Kepala Desa Gheoghoma. Kata kunci: Pemberdayaan; Kader; G1R1J