cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
sapta@royal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal
Published by STMIK Royal Kisaran
ISSN : 26147912     EISSN : 26223813     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal which is published by Institute of Research and Community Services STMIK Royal Kisaran. This journal published twice a year on January and July. This journal contains of a collection of works result community service activity.
Arjuna Subject : -
Articles 692 Documents
PELATIHAN APLIKASI MICROSOFT OFFICE 2010 DAN INTERNET UNTUK PARA SISWA DAN TUTOR PADA LEMBAGA KURSUS PENDIDIKAN (LKP) MANDIRI COMPUTER KABUPATEN ASAHAN SUMATERA UTARA Yessica Siagian; Jeperson Hutahaean; Zulfi Azhar
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 2, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.055 KB) | DOI: 10.33330/jurdimas.v2i2.341

Abstract

Abstract: STMIK Royal Kisaran Community Service Team (PKM) provided training to students of Asahan Regency Mandiri Computer Education Course (LKP), because they saw that there were still many school children and residents around the village who were still very limited in knowledge of computer technology and its applications around the village. there is no nearest computer course. The training material taught at the Mandiri Computer Institute of Training and Education (LKP) is office administration using Microsoft Office 2010 application programs, especially Word, Excel, Power Point and the Internet. Implementation is done by direct practice accompanied by presentations and discussions and using computers to provide direct understanding to students LKP. Keywords: Computer, Institutions Educational Courses,Microsoft Office 2010, Training, Students Abstrak: Tim Pengabdian kepada masyarakat (PKM) STMIK Royal Kisaran memberikan pelatihan kepada siswa Lembaga Kursus Pendidikan (LKP) Mandiri Computer Kabupaten Asahan, karena memandang masih banyaknya anak sekolah dan penduduk disekitar desa tersebut yang masih sangat minim pengetahuan tentang teknologi komputer beserta aplikasinya dimana disekitar desa tersebut belum ada tempat kursus komputer yang terdekat. Materi pelatihan yang diajarkan di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Mandiri Computer yaitu administrasi perkantoran dengan menggunakan program aplikasi Microsoft Office 2010 khususnya Word, Excel, Power Point dan Internet. Pelaksanaan dilakukan dengan cara praktek langsung disertai dengan presentasi dan diskusi dan menggunakan  komputer untuk memberikan pemahaman langsung kepada siswa LKP. Kata kunci: Komputer, Lembaga Kursus Pendidikan, Microsoft Office 2010, Pelatihan,Siswa
PELATIHAN PUBLIC SPEAKING BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DI KELURAHAN JOHAR BARU Dini Safitri
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 2, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.71 KB) | DOI: 10.33330/jurdimas.v2i2.275

Abstract

Abstract: This community service aims to empower people who are members of the Yasayan Senyum Ibu Indonesia (YSII), so that they dare to appear to do public speaking. Empowerment needs to be done, considering the number of Foundation activities that require public speaking skills. The empowerment method used in this service has three stages. The first stage is to introduce and teach participants, how to find material or material to be delivered in public speaking, using the internet. After the material is obtained, they are asked to arrange the sentences that will be delivered in public speaking, then practice them one by one. The second method is to teach and practice the participants to hear a lot while memorizing the words that have been heard, to be memorized and repeated. This method is the basic method of public speaking, which relies a lot on memory, based on what is heard, then memorized. After memorizing, recited in public speaking activities. The third method is one by one the participants learn to recite flat voice intonation, as a basic technique in public speaking. The results of this service are public speaking modules that will be made HKI, popular articles in online media, and scientific articles in public service journals. Keywords: Public Speaking, Internet, Information Technology Abstrak: Pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat yang tergabung dalam Yasayan Senyum Ibu Indonesia (YSII), agar berani tampil untuk melakukan public speaking. Pemberdayaan ini perlu dilakukan, mengingat banyaknya kegiatan Yayasan yang memerlukan keterampilan public speaking. Metode pemberdayaan yang digunakan dalam pengabdian ini ada tiga tahap. Tahap pertama, adalah mengenalkan dan mengajarkan kepada para peserta, cara mencari bahan atau materi yang akan disampaikan dalam public speaking, dengan menggunakan internet. Setelah bahan di dapatkan, mereka diminta untuk menyusun kalimat yang akan disampaikan di dalam public speaking, kemudian mempraktikannya satu-persatu. Metode kedua adalah mengajarkan dan mempraktikan kepada para peserta untuk banyak mendengar sekaligus menghafalkan kata-kata yang telah didengar, untuk dihapalkan dan diulang kembali. Metode ini adalah metode dasar public speaking, yang banyak mengandalkan daya ingat, berdasarkan dari apa yang didengar, kemudian dihapalkan. Setelah hapal, dilafalkan dalam kegiatan public speaking. Metode ketiga adalah satu persatu peserta belajar melafalkan intonasi suara datar, sebagai teknik dasar dalam public speaking. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah modul public speaking yang akan dibuat HKI, artikel popular di media online, adan artikel ilmiah di jurnal pengadian masyarakat. Kata Kunci: Public Speaking, Internet, Teknologi informasi 
PEMBELAJARAN BUTA AKSARA BERBASIS INOVASI DI DESA AIR HITAM Anshari Putra
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 1, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.587 KB) | DOI: 10.33330/jurdimas.v1i1.411

Abstract

Abstract: Literacy education is education for anyone who is illiterate, whether children or parents or even the elderly. What must be considered in this matter is that literacy education is a very sensitive education, an attitude that seems to be patronizing tends to be responded negatively. They tend to avoid, reject and feel offended when treated like children. They will reject learning situations that conflict with their self-concept as independent individuals. the method is carried out after observation and study of the material, the results achieved after the presentation of the material read, write, count are quantitative results. The ability of citizens to learn after functional literacy learning in the advanced literacy sector was assessed in the good category. This can be seen from the results that show that the results obtained by residents from those who are not yet fluent in reading, writing, and arithmetic, are now fluent in reading, writing, and arithmetic.Keywords: illiterateAbstrak: Pendidikan keaksaraan merupakan pendidikan bagi siapa saja yang menyandang buta aksara, baik anak-anak maupun orang tua atau lansia sekalipun. Harus diperhatikan dalam persoalan ini adalah pendidikan keaksaraan merupakan pendidikan yang sangat sensitif, sikap yang terkesan menggurui cenderung ditanggapi negative. Mereka cenderung menghindar, menolak dan merasa tersinggung apabila diperlakukan seperti anak-anak. Mereka akan menolak situasi belajar yang bertentangan dengan konsep dirinya sebagai individu yang mandiri. metode yang dilakukan setelah observasi dan pengajian materi, maka hasil yang dicapai setelah penyajian materi baca, tulis, hitung ialah hasil secara kuantitaif. Kemampuan warga belajar setelah pembelajaran keaksaraan fungsional bidang buta aksara lanjutan dinilai dalam kategori baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil yang menunjukkan bahwa hasil yang diperoleh oleh warga dari yang belum lancar membaca, menulis, dan berhitung, sekarang menjadi lancar membaca, menulis, dan berhitung.Kata kunci: buta aksara
INTERNET SEHAT DAN AMAN (INSAN) Donni Nasution; Elly Rahayu; Rohminatin Rohminatin
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 2, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.481 KB) | DOI: 10.33330/jurdimas.v2i2.376

Abstract

Abstract: This service activity is carried out in the form of workshop where health and safe Internet became it's theme which was aimed to increasing the knowledge of women, especially the women of Bhayangkari Polsek Porsea in using the internet in a healthy and safe manner. The target audience of this Service Program are 20 women from bhayangkari Polsek Porsea. The method used are the lecture method, direct discussion and also question and answer. The material provided includes such as Women in the Technological Era, Empowering Women through Internet Technology, and also Healthy and Safe Internet. The benefits obtained from this service are the first is to improve current knowledge of technology for the women, the second is to increase the knowledge of the women roles in technology and the third is to educate the internet ethics and its benefits for herself and the family, children especially. Keywords: Insan, health and safe, Women, Internet  Abstrak: Kegiatan pengabdian ini  dilaksanakan dalam bentuk kegiatan Workhshop  yang bertemakan Internet sehat dan aman yang bertujuan meningkatkan pengetahuan perempuan khususnya ibu-ibu Bhayangkari dalam menggunakan internet secara sehat dan aman. Khalayak sasaran dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah Ibu-Ibu bhayangkari yang berjumlah 20 orang. Metode yang digunakan adalah  metode ceramah, diskusi dan  tanya jawab secara langsung. Materi yang diberikan diantaranya  seperti Perempuan di Era Teknologi, Pemberdayaan Perempuan Melalui Teknologi Internet, serta Internet Sehat dan Aman. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini pertama meningkatkan pengetahuan. Teknologi masa kini kepada perempuan, kedua meningkkat pengetahuan tentang peran perempuan dalam Teknologi  dan ketiga melakukan edukasi etika berinternet serta manfaat  bagi  dirinya dan keluarga, terutama kepada anak-anak. Kata kunci: Insan, Sehat dan Aman, Wanita, Internet
PELATIHAN E-LEARNING PADA GURU SMA IT PLUS BAZMA BRILLIANT Nur Budi Nugraha; Ari Sellyana; Mustazzihim Suhaidi
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 2, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.817 KB) | DOI: 10.33330/jurdimas.v2i2.334

Abstract

Abstract: Along development process of teaching activities in classroom has many challenges and demands. The increasing number information channels that can be accessed by students so that teacher often lags far behind the updated information that has been received. Therefore teacher is forced to compensate by looking for various additional information. One of the learning strategies that has not been widely applied today is the e-learning strategy. Edmodo is a paid e-learning website that can be utilized  teachers  implementing learning strategies. But there are still many teachers who do not know and utilize it to fullest helping learning process in the classroom. The method used this training is lecture, discussion and direct practice. The lecture method and discussion are used to convey information relating the theories and benefits of applying edmodo. With direct practice, teachers will be more understanding in applying edmodo. It is expected that after this training, teachers are able compile learning materials in e-learning online so that teachers are not only fixated on conventional learning models. After that, the teacher can implement e-learning in the class he is teaching. Starting from listening material, making assignments given through assignments and online quizzes for the subjects they teach.            Keywords: Learning Strategy, e-Learning, Edmodo  Abstrak: Seiring perkembangan zaman proses kegiatan mengajar di kelas memiliki banyak tantangan dan tuntutan. Semakin banyaknya jalur informasi yang dapat diakses oleh siswa sehingga tidak jarang guru tertinggal jauh dari updatenya informasi yang sudah diterima oleh siswa. Oleh karena itu guru dipaksa harus mengimbanginya dengan mencari berbagai informasi tambahan. Salah satu strategi belajar yang belum banyak diterapkan saat ini adalah strategi belajar e-learning. Edmodo merupakan website e-learning tidak berbayar yang dapat dimanfaatkan oleh guru dalam menerapkan strategi belajar e-learning. Namun masih banyak guru yang belum mengetahui dan memanfaatkannya secara maksimal dalam membantu proses belajar mengajar di kelas. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu ceramah, diskusi dan praktek langsung. Metode ceramah dan diskusi digunakan untuk menyampaikan informasi yang berkaitan dengan teori-teori dan manfaat menerapkan edmodo. Dengan praktek langsung, guru-guru akan lebih me­mahami dalam menerapkan edmodo. Diharapkan setelah diadakan pelatihan ini, guru-guru SMA IT Plus Bazma Brilliant mampu menyusun materi pembelajaran secara e-learning online sehingga guru tidak hanya terpaku pada model pembelajaran konvensional saja. Setelah itu, guru dapat mengimplementasikan pembelajaran e-learning  di dalam kelas yang diampunya. Mulai dari menguploud materi, membuat tugas yang diberikan melalui fi­tur assignment dan kuis online untuk mata pelajaran yang diajarnya. Kata kunci: Strategi Belajar, e-Learning, Edmodo
MELIRIK HIDROPONIK SAYURAN SEGAR SKALA RUMAH TANGGA SEBAGAI PELUANG USAHA Hommy Dorthy Ellyany Sinaga; Novica Irawati
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 1, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.517 KB) | DOI: 10.33330/jurdimas.v1i1.385

Abstract

Abstract: This community service is provided to wives of civil servants called Darma Wanita at RSUD HAMS Kisaran, in creating positive activities at their homes and they also could get knowledge to be an entrepreneur through the activities. The community service is delivered in workshop and training method how to plant the vegetables such as water spinach (aka kangkung) in hydroponic wick system. The expected return is the wives could plant this hydroponic water spinach at their own yard so they can produce fresh and healthy Water Spinach for their family and they also can get additional income through the sales of the vegetables. Keywords: Entrepreneurship, Hydroponic, Wick system, Wives of civil servants, Abstrak:Pengabdian masyarakat ini ditujukan kepada kelompok Ibu-ibu Darma Wanita Persatuan UP RSUD HAMS Kisaran, dimana selaku pendamping suami yang bertugas sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara), para istri dapat melakukan kegiatan yang positif sekaligus menjadi peluang usaha dalam skala rumah tangga. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah memberikan informasi dan pelatihan menanam sayuran kangkung secara hidroponik sederhana dengan sistem sumbu (Wick System). Diharapkan nantinya, dengan bekal pengetahuan ini, para istri dapat melakukannya di rumah masing-masing dan nantinya akan dapat dengan mudah menyediakan sayuran segar dan bebas pestisida bagi keluarganya, sekalipun pada area pekarangan yang terbatas, dan sekaligus dapat pula dijadikan peluang usaha untuk menambah pendapatan keluarga. Keywords: darma wanita, hidroponik, peluang usaha, sistem sumbu
PELATIHAN PENULISAN DAN PUBLIKASI ARTIKEL ILMIAH HASIL PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI GURU DI KOTA MAGELANG Athia Fidian; Agrissto Bintang Aji Pradana
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 2, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v2i2.338

Abstract

Abstract: Based on data from Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang in July 2018, the highest number of teachers is in group of  IV / a. One of the influencing factors is their reluctance to make scientific publications for the promotion. They do not have enough information about the journal to be addressed, do not yet understand what must be stated in a scientific article, systematics of writing, and how to make a bibliography. The online process is also one of the things they find difficult. The purpose of community service is to improve the ability of teachers to write scientific articles. Partners in this activity were 12 elementary and junior high school teachers in Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang. The implementation time is 4 months consisting of 3 training sessions and following assistance. The material presented during the training included (1) scientific articles in the ranks of teachers, (2) reference managers, and (3) article submissions. The results of the training showed that all participants increasingly understood how to use scientific articles for promotion. In addition, 58% of participants are more aware and able to use the reference manager in Ms Office Word. In the third material, 67% of participants understood and were able to register and submit articles in the Paedagogie Journal. Keywords: scientific articles, training, scientific publications, classroom action research Abstrak: Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang pada bulan Juli 2018, jumlah terbanyak guru berada pada golongan IV/a. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah keengganan mereka dalam membuat publikasi ilmiah untuk kenaikan pangkat. Mereka tidak memiliki informasi yang cukup mengenai jurnal yang akan dituju, belum memahami apa yang harus dituangkan dalam sebuah artikel ilmiah, sistematika penulisan, serta cara membuat daftar pustaka. Proses online juga menjadi salah satu hal yang mereka anggap sulit. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan kemampuan guru dalam menulis artikel ilmiah. Mitra dalam kegiatan ini adalah 12 orang guru SD dan SMP di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayan di Kota Magelang. Waktu pelaksanaan yakni 4 bulan terdiri dari 3 kali pelatihan dan ikuti pendampingan. Materi yang disampaikan pada saat pelatihan antara lain (1) artikel ilmiah dalam kepangkatan guru, (2) reference manager, dan (3) article submission. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa seluruh peserta semakin memahami bagaimana memanfaatkan artikel ilmiah bagi pengajuan kenaikan pangkat. Selain itu, 58% peserta semakin paham dan mampu cara menggunakan reference manager pada Ms Office Word. Pada materi ke-3, sebanyak 67% peserta memahami dan mampu untuk registrasi dan submit artikel pada Jurnal Paedagogie. Kata kunci: artikel ilmiah, pelatihan, publikasi ilmiah, penelitian tindakan kelas 
PELATIHAN HIDROPONIK DI YAYASAN ASOFA AKSELERASI SODAQOH FIQRUL AKBAR, KAB. BEKASI Annisa Nur Ichniarsyah; Heny Agustin; Maulidian Maulidian
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 2, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.408 KB) | DOI: 10.33330/jurdimas.v2i2.322

Abstract

Abstract: urban farming means to cultivate and nurture animals in a city or within its rural area. There are variety of plants that could be grown namely vegetables and fruits. Urban agriculture is expeted to help improve the economy of the people in an area because the yields produced can provide economic benefits. The Asofa Foundation tried to capture this opportunity in the context of developing a masjid-based economy through hydroponic training for the surrounding community. Therefore, a series of training was conducted to improve the capacity of the community. The training included training on seeding vegetables in rockwool, training on transplanting, and training in preparing and mixing hydroponic fertilizers. The results of the training were that residents were able to cultivate plants using hydroponics. However, the boundary was the environmental conditions (in this case water) in Bekasi which were not good enough so that the seedlings died after being transplanted into the hydroponic kit. Further training needed can be in the form of training fruit plants using hydroponics which can withstand inadequate water conditions. Another training that can be carried out is training in vegetable cultivation with planting methods other than hydroponics that are able to accommodate environmental conditions Keywords: urban farming, economic development, masjid-based economy, trainings  Abstrak: Pertanian perkotaan adalah menanam dan memelihara binatang ternak di dalam atau sekitar kota. Beragam jenis tanaman dapat dibudidayakan terutama tanaman sayuran dan buah. Pertanian perkotaan mampu membantu peningkatan ekonomi rakyat di suatu daerah karena hasil panen yang dihasilkan dapat memberikan keuntungan ekonomis. Peluang inilah yang berusaha ditangkap oleh Yayasan Asofa dalam rangka pengembangan ekonomi berbasis masjid lewat pelatihan hidroponik untuk masyarakat sekitar. Oleh karena itu, dilakukanlah serangkaian pelatihan untuk meningkatkan kemampuan masyarakatnya. Pelatihan yang dilakukan antara lain pelatihan penyemaian tanaman sayuran di rockwool, pelatihan pindah tanam, dan pelatihan meracik pupuk hidroponik. Hasil dari pelatihan tersebut adalah warga mampu melakukan budidaya tanaman dengan menggunakan hidroponik hanya saja kondisi lingkungan (dalam hal ini air) di daerah Bekasi kurang baik sehingga tanaman semaian mati setelah dipindahkan ke dalam kit hidroponik. Pelatihan lanjutan yang diperlukan dapat berupa pelatihan tanaman buah dengan menggunakan hidroponik yang tahan kondisi air yang kurang memadai. Pelatihan lain yang dapat dilakukan adalah pelatihan budidaya tanaman sayuran dengan metode tanam selain hidroponik yang mampu mengakomodasi kondisi lingkungan. Kata kunci: pertanian perkotaan, pengembangan ekonomi, ekonomi berbasis masjid, pelatihan
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA DENGAN MEMANFAATKAN MEDIA BEKAS DI PAUD AR RAHMAN Putri Lidiana Permata Sari; Sri Rahmah Dewi Saragih; Rahma Yunita Ansi; Sri Rahayu
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 1, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.252 KB) | DOI: 10.33330/jurdimas.v1i1.412

Abstract

Abstract: The using of media in learning is very important to increase the mutualism of education as making a secondhand media from carton that was conducted in PAUD Ar Rahman. The training was conducted to increase the teacher’s understanding and teacher’s skill in developing their professionalism especially in designing a learning media from a secondhand like carton. The first activity that was conducted is observation by using interview technique to the teachers. Then it was continued by training activity. This activity is like a workshop that was started from presentation about the theory of arrangement a learning media from a secondhand material, accompaniment to all teachers in designing and developing learning media from a secondhand material. At the end of this activity, there was 70% participant that able to develop a learning media from a secondhand material individually.Keywords: Media, Secondhand, Teacher of PAUDAbstrak: Penggunaan media pembelajaran sangat diperlukan dalam kaitannya dengan peningkatan mutu pendidikan seperti pembuatan media bekas yang dilakukan di PAUD Ar Rahman. Pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para guru dalm mengembangkan profsionalisme khususnya dalam pendesainan/ pengembangan media pembelajaran dari barang bekas berupa karton. Kegiatan pertama yang dilakukan adalah observasi dengan menggunakan teknik wawancara terhadap para guru. Kemudian dilanjutkan dengan pelatihan. Kegiatan ini berbentuk workshop dimulai dari presentasi tentang teori penyusunan media pembelajaran dari barang bekas, pendampingan terhadap guru dalam perancangan dan pendampingan bagi guru dalam pengembangan media pembelajaran dari barang bekas. Pada akhir kegiatan sebanyak 70% peserta yang dapat mengembangkan media pembelajaran dari barang bekas secara mandiri.Kata kunci: Media, Barang, Bekas, Guru PAUD
PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS MULTIMEDIA BAGI GURU-GURU SMAN 02 TANJUNGBALAI Arridha Zikra Syah; Rizaldi Rizaldi; Yessica Siagian; Norenta Sitohang; Ahmad Muhazir
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 1, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.352 KB) | DOI: 10.33330/jurdimas.v1i1.380

Abstract

Abstract: Community service activities in the form of training of multimedia-based interactive learning media for teachers of SMAN 02 Tanjung BALAI aims to provide knowledge, skills, which are expected to result in changes in knowledge, skills and attitudes of teachers. So that learning and teaching process can run smoothly and easy. The target audience in community service activities are SMA N 02 TanjungBalai. Activity of multimedia-based interactive learning media is presented with the method of preaching, demonstration and question and answer. The availability of adequate lecturers, the enthusiasm of  participants, and the support of  headmaster is a supporter of the terrestrial activity of the PKM. The obstacles faced is the ability of participants to use the application is still low and computer resources owned by some participants do not meet the multimedia processing specifications should be. Benefits derived from this activity, among others, participants can know about the importance of interactive multimedia media and abractive media to improve motivation and achievement of students who are educated participants. With the creation of learning media, the learning process will be more interesting, the students will be more motivated and passionate in learning, so that teachers can explain the subject matter more easily and attractively. Keyword: Multimedia, Instructional Media, Interactive learning  Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis multimedia bagi guru-guru SMAN 02 Tanjung Balai ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, yang diharapkan dapat menghasilkan perubahan pengetahuan, keterampilan dan sikap dari guru sehingga proses belajar dan mengajar dapat berjalan dengna lancar dan mudah.  Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah guru-guru SMA N 02 TanjungBalai. Kegiatan pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis multimedia ini disajikan dengan metodeceramah, demonstrasi dan tanya jawab. Ketersediaan dosen yang memadai, antusiasme peserta, dan dukungan kepala sekolah merupakan pendukung teralksananya kegiatan PKM ini.Adapun kendala yang dihadapi adalah kemampuan peserta menggunakan porgram aplikasi masih rendah serta sumberdaya komputer yang dimiliki sebagian peserta tidak memenuhi spefikasi pengolahan multimedia yang seharusnya. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini antara lain peserta dapat mengetahui tentang arti pentingnya media pembelajaran multimedia yang interaktif dan abraktif untuk meningkatkan motivasi dan prestasi siswa yang dididik peserta. Dengan terciptanya media pembelajaran maka proses belajar mengajar akan lebih menarik, siswa akan lebih termotivasi dan bergairah dalam belajar, sehingga guru dapat menjelaskan materi pelajaran lebih mudah dan atraktif.  Kata Kunci: Multimedia, Media Pembelajaran, Pembelajaran interaktifPELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS MULTIMEDIA BAGI GURU-GURU SMAN 02 TANJUNGBALAI

Page 6 of 70 | Total Record : 692