cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 3,645 Documents
PEMODELAN POTENSI PRODUKSI KUBIS (BRASSICA OLERACEA) DI KABUPATEN MALANG MENGGUNAKAN GEOGRAPHICALLY WEIGHTED REGRESSION (GWR) DENGAN PENDEKATAN PEMBOBOTAN BI-SQUARE EKSPONENSIAL DAN GAUSSIAN Muhammad Syahfitra; Nursamsi; Novfirman; Novi Yulanda Sari; Rio Valery Allen; Wisnu Setya Nugroho
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/cfy3qa57

Abstract

Abstract: Cabbage is one of the horticultural crops with the largest production in Indonesia. Cabbage in Malang Regency is one of the main commodities widely planted by farmers. Geographically Weighted Regression (GWR) is a statistical method used to analyze spatial influences with a point approach that shows that between locations have a tendency towards different characteristics in representing a condition. This model is applied in the agricultural sector to estimate cabbage production that varies between regions. The purpose of this study is to determine the best weighting to form a model and variables that influence cabbage production in Malang Regency, using the GWR model with fixed kernel weighting Bi-square, Exponential, and Gaussian. The best criteria are based on the coefficient of determination (R2) and the Akaike Information Criterion (AIC) statistics. Secondary data used are sourced from the Food Crops, Horticulture and Plantation Service of Malang Regency, with predictor variables including land area, elevation, and rainfall. Based on the R2 and AIC values, the analysis results indicate that the GWR model with an exponential weighting function is the best model for cabbage production, and land area is the variable that influences cabbage production in Malang Regency.Keywords: Geographically Weighted Regression, weighting function, cabbageAbstrak. Kubis menjadi salah satu tanaman hortikultura yang termasuk dalam produksi terbesar di Indonesia. Kubis di Kabupaten Malang merupakan salah satu komoditi utama yang banyak ditanam oleh petani. Geographically Weighted Regression (GWR) merupakan salah satu metode statistika yang digunakan untuk menganalisis pengaruh spasial dengan pendekatan titik yang menunjukkan bahwa antar lokasi memiliki kecenderungan terhadap karakteristik yang berbeda dalam merepresentasikan suatu kondisi. Model ini diterapkan pada bidang pertanian untuk menduga produksi kubis yang bervariasi antar daerah. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan pembobot yang terbaik untuk membentuk model dan peubah yang berpengaruh terhadap produksi kubis di Kabupaten Malang, menggunakan model GWR dengan pembobot fixed kernel Bi-square, Eksponensial dan Gaussian. Kriteria terbaik didasarkan pada koefisien determinasi (R2) dan statistik Akaike Information Criterion (AIC). Data sekunder yang digunakan bersumber dari Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang dengan peubah prediktor meliputi luas lahan, elevasi dan curah hujan. Berdasarkan nilai R2 dan AIC hasil analisis menunjukkan bahwa model GWR dengan fungsi pembobot eksponensial merupakan model terbaik untuk produksi kubis dan luas lahan adalah peubah yang berpengaruh terhadap produksi kubis di Kabupaten Malang.Kata Kunci : Geographically Weighted Regression, fungsi pembobot, kubis
TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN PENGETAHUAN: INTEGRASI MODEL DAN KERANGKA MANAJEMEN PENGETAHUAN DALAM MENDORONG TRANSFORMASI ORGANISASI Nurhayati Nurhayati; Dewi Shinta Wulandari Lubis; Husni Mubarak; Wendi Amsuri Nasution; Dewi Budhiartini Yuli Isnaini
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5344

Abstract

Abstract: This study examines the integration of digital technology and knowledge management as key drivers of organizational transformation in the digital era. The growing need for organizations to adapt to environmental changes requires the use of strategic knowledge and technologies that strengthen learning and innovation processes. This research employs a qualitative mixed-methods approach through case studies of three organizations that have implemented digital-based knowledge management platforms, with data collected through interviews, observations, and digital trace analysis. Thematic analysis was used to explore patterns of technology knowledge management integration in enhancing dynamic capabilities and organizational performance. The findings indicate that the integration of these two components improves cross-unit collaboration, accelerates knowledge access and distribution, and reinforces organizational learning, resulting in more adaptive and innovative work structures. The study confirms the crucial role of digital knowledge management in accelerating organizational transformation while extending dynamic capability theory by emphasizing the synergy between technology and organizational learning. The theoretical and practical implications highlight the importance of utilizing digital technology not merely as an operational tool but as a strategic enabler for creating long-term value and sustaining competitive advantage in increasingly complex business environments. Keywords: digital technology; knowledge management; organizational transformation; dynamic capabilities; innovation. Abstrak: Penelitian ini mengkaji integrasi teknologi digital dan manajemen pengetahuan sebagai pendorong utama transformasi organisasi di era digital. Fenomena meningkatnya kebutuhan organisasi untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan menuntut pemanfaatan pengetahuan strategis dan teknologi yang mampu memperkuat proses pembelajaran serta inovasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif campuran melalui studi kasus pada tiga organisasi yang telah menerapkan platform knowledge management berbasis digital, dengan data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis jejak digital. Analisis tematik digunakan untuk menelaah pola integrasi teknologi dan manajemen pengetahuan dalam meningkatkan kapabilitas dinamis dan kinerja organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kedua aspek tersebut meningkatkan kolaborasi lintas unit, mempercepat akses dan distribusi pengetahuan, serta memperkuat proses pembelajaran organisasi sehingga menghasilkan struktur kerja yang lebih adaptif dan inovatif. Temuan ini mengonfirmasi peran penting digital knowledge management dalam mempercepat proses transformasi organisasi serta memperluas teori kapabilitas dinamis dengan menekankan sinergi antara teknologi dan pembelajaran organisasi. Implikasi teoretis dan praktis penelitian ini mengarahkan organisasi untuk memanfaatkan teknologi digital bukan hanya sebagai alat operasional, tetapi sebagai enabler strategis dalam menciptakan nilai jangka panjang dan mempertahankan keunggulan kompetitif di tengah dinamika lingkungan bisnis yang semakin kompleks. Kata Kunci: teknologi digital; manajemen pengetahuan; transformasi organisasi; kapabilitas dinamis; inovasi.
STUDI TENTANG POTENSI MOBILE-ASSISTED LANGUAGE LEARNING DALAM PEMBELAJARAN BAHASA PRANCIS UNTUK MAHASISWA BARU DI UNIMED Hadijah Handayani Sibuea; Riza Harani Bangun
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.5370

Abstract

Abstract: French language learning for first-year students at Universitas Negeri Medan (UNIMED) still faces several challenges, particularly related to the limitations of conventional teaching methods that lack flexibility and integration with technological developments. Along with the rapid advancement of information and communication technology, Mobile-Assisted Language Learning (MALL) has emerged as an innovative approach with the potential to enhance the quality of foreign language learning. This study aims to examine the potential, benefits, and challenges of using MALL in French language learning for first-year students at UNIMED. A descriptive qualitative approach was employed, involving first-year French language education students and French language lecturers as research participants. Data were collected through in-depth interviews, questionnaires, observations, and document analysis, and analyzed using thematic analysis and descriptive statistics. The findings indicate that the use of MALL increases students’ motivation, confidence, and French language proficiency, particularly in speaking and listening skills, with an average improvement of 15%. However, several challenges were also identified, including limited internet access, the dominance of English as the instructional language in some applications, and insufficient integration between mobile learning and face-to-face instruction. Therefore, more structured integration strategies and lecturer training are required to optimize the implementation of MALL in French language learning at UNIMED.Keywords: Mobile-Assisted Language Learning, MALL, French language learning, educational technology, first-year students.Abstrak: Pembelajaran bahasa Prancis bagi mahasiswa baru di Universitas Negeri Medan (UNIMED) masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait keterbatasan metode pembelajaran konvensional yang kurang fleksibel dan kurang terintegrasi dengan perkembangan teknologi. Seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi, Mobile-Assisted Language Learning (MALL) hadir sebagai alternatif inovatif yang berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa asing. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi, manfaat, dan tantangan penggunaan MALL dalam pembelajaran bahasa Prancis bagi mahasiswa baru di UNIMED. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dengan subjek mahasiswa baru dan dosen pengajar bahasa Prancis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, kuesioner, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik dan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan MALL mampu meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, serta keterampilan berbahasa Prancis mahasiswa, khususnya pada aspek berbicara dan mendengarkan, dengan peningkatan rata-rata kemampuan sebesar 15%. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan sejumlah kendala, seperti keterbatasan akses internet, ketergantungan bahasa Inggris pada aplikasi, serta kurangnya integrasi MALL dengan pembelajaran tatap muka. Oleh karena itu, diperlukan strategi integrasi yang lebih terstruktur serta pelatihan bagi dosen agar pemanfaatan MALL dapat dioptimalkan dalam pembelajaran bahasa Prancis di UNIMED.Kata kunci: Mobile-Assisted Language Learning, MALL, pembelajaran bahasa Prancis, teknologi pembelajaran, mahasiswa baru.
DETEKSI DAN KLASIFIKASI MANFAAT MORINGA OLIEVERA UNTUK KESEHATAN MENGGUNAKAN TEKNIK MACHINE LEARNING DAN IMAGE PROCESSING Meinahen Budi Bansoma
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5371

Abstract

Abstract: Moringa Olivera (MO) is a plant that offers numerous health benefits. In recent years, the leaves, seeds, and flowers of Moringa have been traditionally used in medicine. The leaves of Moringa Olivera contain various nutrients such as vitamins, minerals, amino acids, beta carotene, antioxidants, and other beneficial compounds. These compounds have the potential to help treat a range of diseases. Therefore, there is limited research available that classifies the specific content of these compounds in Moringa leaves. In this study, the traditional benefits of MO for treating diseases will be classified using Machine Learning (ML) techniques. Before classification, image processing steps such as preprocessing, segmentation, and feature extraction are performed to create an image dataset. As a result, 381 images of Moringa Olivera are categorized into two groups: 167 dry MO images and 214 wet MO images. The dataset is then organized based on the compound content and the diseases that can be treated. The next step involves using the SVM model to classify the images based on the benefit label, with 15 different disease categories. The SVM model achieves a training accuracy of 0.9078947368421053 and a testing accuracy of 0.8026315789473685, which are higher than those achieved by a regression classification model. Keywords: Detection, Classification, Moringa Olievera, Machine Learning, Image Procesing. Abstrak: Moringa Olivera (MO) merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat bagi dunia Kesehatan. Dalam beberapa dekade terakhir daun, biji, dan bunga MO telah banyak dimanfaatkan secara tradisional dalam melakukan pengobatan. Bagian daun MO mengandung Vitamin, Mineral, Asam Amino, Beta Karoten, Antioksidan, dan masih banyak lagi. Kandungan senyawa ini yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai penyakit. Namun, masih minim penelitian yang dilakukan untuk melakukan klasfikasi kandungan senyawa dari daun kelor. Oleh karena itu, pada penelitian ini akan dilakukan klasifikasi manfaat MO untuk mengobati penyakit secara tradisional menggunakan Teknik Machine Learning (ML). Pada penelitian ini sebelum dilakukan klasifikasi maka akan dilakukan pengolahan citra seperti preprocessing, segmentasi, dan ekstraksi untuk mendapatkan dataset citra. Hasilnya 381 citra MO dapat dibentuk menjadi suatu dataset berdasarkan dua kaegori yaitu 167 MO kering dan 214 MO basah. Dataset yang telah terbentuk kemudian dikumpulkan berdasarkan kandungan senyawa yang dimiliki dan penyakit yang dapat diobati. Tahapan selanjutnya menggunakan model SVM untuk melakukan klasifikasi berdasarkan label manfaat dengan 15 kelas penyakit. Hasilnya akurasi model pelatihan SVM sebesar 0,9078947368421053 dan pengujian sebesar 0,8026315789473685 lebih baik dari model klasifikasi regresi. Kata kunci: Deteksi, Klasifikasi, Moringa Olievera, Machine Learning, Image Procesing.
PENGEMBANGAN LABORATORIUM MIXED REALITY (MR) UNTUK SIMULASI PRAKTIK TEKNIK MESIN BAGI GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) Nur Imansyah; Rachmah Agus Putri
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5372

Abstract

Abstract: Limited access to laboratory facilities in vocational education, particularly in the field of mechanical engineering, often becomes a major obstacle in providing safe and industry-relevant practical experiences. Vocational high school (SMK) teachers in Bontang face challenges in delivering effective and efficient practice-based learning. This study aims to develop a Mixed Reality (MR) Laboratory as an innovative solution for simulating mechanical engineering practices. The MR Mixed Lab is designed to provide interactive learning experiences through mixed reality technology, enabling teachers to guide students in understanding machine assembly and disassembly concepts without the risk of equipment damage or injury. In addition, MR implementation can reduce operational practice costs and increase the frequency of training within a more realistic learning environment. The research method employed is Research and Development (R&D) with the ADDIE model, which consists of the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The development process involves user needs analysis, system design, creation of interactive 3D models, and effectiveness testing involving vocational school teachers. Data are collected through observation, questionnaires, and interviews to evaluate usability, learning effectiveness, and user engagement. The expected outcome is an MR Lab prototype that is relevant, feasible, and beneficial for vocational education. Keywords: Mixed Reality (MR), Practice Simulation, Mechanical Engineering, Digital Laboratory, Teacher Abstrak: Keterbatasan akses laboratorium dalam pendidikan vokasi, khususnya pada bidang teknik mesin, sering menjadi kendala utama dalam memberikan pengalaman praktik yang aman dan relevan dengan kondisi industri. Guru SMK di Bontang menghadapi tantangan dalam menyediakan sarana pembelajaran praktik yang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Laboratorium Mixed Reality (MR) sebagai solusi inovatif untuk simulasi praktik teknik mesin. MR Mixed Lab dirancang untuk memberikan pengalaman pembelajaran interaktif melalui teknologi realitas campuran, memungkinkan guru membimbing siswa dalam memahami konsep perakitan dan pembongkaran mesin tanpa risiko kerusakan peralatan atau cedera. Selain itu, penggunaan MR dapat menekan biaya operasional praktik serta meningkatkan frekuensi latihan dalam lingkungan belajar yang lebih realistis. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Proses pengembangan melibatkan analisis kebutuhan pengguna, desain sistem, pembuatan model 3D interaktif, serta pengujian efektivitas dengan melibatkan guru SMK. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan wawancara untuk mengevaluasi kemudahan penggunaan, efektivitas pembelajaran, serta tingkat keterlibatan pengguna. Hasil penelitian diharapkan dapat menghadirkan prototipe MR Lab yang relevan, layak, dan bermanfaat bagi pendidikan vokasi Kata kunci: Mixed Reality (MR), Simulasi Praktik, Teknik Mesin, Laboratorium Digital, Guru
MODEL PEMBELAJARAN ADAPTIF UNTUK MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI DAN SOFT SKILL MAHASISWA Muthia Dewi; Dailami Dailami
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5419

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the effectiveness of the adaptive learning model in improving students' self-confidence and soft skills based on individual student abilities, using a qualitative approach with a multiple case study design that allows researchers to explore student perspectives, classroom interactions, and learning dynamics. The study involved students through observation, interviews, and documentation. The research subjects were 49 students of the education study program who attended lectures with the adaptive learning model. The instruments used were a self-confidence questionnaire, a soft skills assessment rubric, and classroom observations. The results of the study showed that student learning performance increased after the implementation of the adaptive learning model, such as students being able to express their confidence in their abilities in various situations and improving soft skills in the form of communication, teamwork, leadership, and problem-solving. Keywords: Adaptive Learning, Self-Confidence, Soft Skills Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran adaptif dalam meningkatkan rasa percaya diri dan soft skill mahasiswa berbasis kemampuan individual mahasiswa, menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus ganda yang memungkinkan peneliti menggali perspektif mahasiswa, interaksi dalam kelas, serta dinamika pembelajaran. Penelitian melibatkan mahasiswa melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi pendidikan yang berjumlah 49 orang yang mengikuti perkuliahan dengan model pembelajaran adaptif. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner kepercayaan diri, rubrik penilaian soft skill, serta observasi kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performa belajar mahasiswa meningkat setelah diterapkan model pembelajaran adaptif seperti mahasiswa mampu mengekspresikan kepercayaan dirinya pada kemampuan diri dalam berbagai situasi dan meningkatkan soft skill berupa komunikasi, kerja sama tim, kepemimpinan serta pemecahan masalah. Kata kunci: Pembelajaran Adaptif, Rasa Percaya Diri, Soft Skill
OPTIMALISASI VALIDITAS KLASTERISASI IPM MELALUI PENERAPAN VARIASI DISTANCE MEASURE PADA ALGORITMA K-MEANS++ Sardo Pardingotan Sipayung; Syahril Efendi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5420

Abstract

Abstract: The Human Development Index (HDI) is an important indicator for measuring the quality of regional development through the dimensions of health, education, and decent living standards. In North Sumatra Province, HDI achievements between districts/cities still show significant disparities, requiring a data-based analytical approach to map development patterns objectively. This study aims to optimize the validity of regional HDI clustering through the application of the K-Means++ algorithm with distance measure variations. This study uses a quantitative approach with an unsupervised learning method. The data analyzed includes HDI, Average Length of Schooling (ALS), and Adjusted Per Capita Expenditure sourced from the Central Statistics Agency. The research stages include data preprocessing and standardization, determining the optimal number of clusters using the Elbow method, applying the K-Means++ algorithm, and evaluating cluster quality using the Davies–Bouldin Index (DBI) and Purity Index. In addition, a comparison of clustering performance based on Euclidean, Manhattan, and Cosine distances was conducted. The results of the study show that the optimal number of clusters is three clusters representing high, medium, and low levels of human development. A DBI value of 0.60 and a Purity Index of 0.61 indicate good clustering quality. Euclidean and Manhattan distances produced the best performance compared to Cosine distance. Keyword: Human Development Index; K-Means++; Clustering; Distance Measure; Davies–Bouldin Index; Purity Index. Abstrak: Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan indikator penting untuk mengukur kualitas pembangunan wilayah melalui dimensi kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Di Provinsi Sumatera Utara, capaian IPM antar kabupaten/kota masih menunjukkan ketimpangan yang cukup signifikan, sehingga diperlukan pendekatan analitis berbasis data untuk memetakan pola pembangunan secara objektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan validitas klasterisasi IPM wilayah melalui penerapan algoritma K-Means++ dengan variasi distance measure. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode unsupervised learning. Data yang dianalisis meliputi IPM, Rata Lama Sekolah (RLS), dan Pengeluaran per Kapita Disesuaikan yang bersumber dari Badan Pusat Statistik. Tahapan penelitian mencakup praproses dan standarisasi data, penentuan jumlah klaster optimal menggunakan metode Elbow, penerapan algoritma K-Means++, serta evaluasi kualitas klaster menggunakan Davies–Bouldin Index (DBI) dan Purity Index. Selain itu, dilakukan perbandingan kinerja klasterisasi berdasarkan Euclidean, Manhattan, dan Cosine distance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah klaster optimal adalah tiga klaster yang merepresentasikan tingkat pembangunan manusia tinggi, menengah, dan rendah. Nilai DBI sebesar 0,60 dan Purity Index sebesar 0,61 menunjukkan kualitas klasterisasi yang baik. Euclidean dan Manhattan distance menghasilkan performa terbaik dibandingkan Cosine distance. Kata kunci: Indeks Pembangunan Manusia; K-Means++; Klasterisasi; Distance Measure; Davies–Bouldin Index; Purity Index.
MENGUBAH PARADIGMA SEJARAH SENI MELALUI GAMIFIKASI Ceria Pratiwi; Indro Moerdisuroso; Rizky Taufik Rakhman
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5429

Abstract

Pembelajaran sejarah seni rupa di tingkat pendidikan menengah masih menghadapi tantangan rendahnya keterlibatan peserta didik. Hal ini disebabkan oleh pendekatan konvensional yang bersifat teoritis, minim interaksi, dan berorientasi pada hafalan. Metode semacam ini tidak lagi relevan dengan karakteristik generasi pembelajar masa kini yang cenderung lebih responsif terhadap pendekatan yang kontekstual, interaktif, dan menyenangkan. Akibatnya, motivasi belajar siswa cenderung rendah dan partisipasi aktif dalam proses pembelajaran menjadi terbatas. Dalam konteks perkembangan teknologi dan tantangan era digital, pendekatan gamifikasi menawarkan alternatif strategi pembelajaran yang inovatif. Gamifikasi mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih imersif, menarik, dan bermakna melalui integrasi elemen-elemen permainan seperti tantangan, poin, level, serta sistem penghargaan. Penelitian ini mengkaji potensi gamifikasi dalam pembelajaran sejarah seni rupa melalui telaah literatur tahun 2015–2025, dengan fokus pada faktor-faktor keberhasilan implementasinya. Hasil kajian menunjukkan bahwa gamifikasi dapat meningkatkan partisipasi, motivasi belajar, dan literasi visual siswa, serta memungkinkan integrasi nilai budaya secara kontekstual. Kebaruan penelitian ini terletak pada penempatan sejarah seni rupa sebagai ruang aplikatif gamifikasi yang transformatif dalam pendidikan seni
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FLUKTUASI HARGA CABAI MERAH DI KECAMATAN X KOTO KABUPATEN TANAH DATAR Novrita Andriani; Dian Hafizah; Hasnah Hasnah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5436

Abstract

Abstract: Fluctuations in red chili prices are an economic problem that impacts farmers' welfare and people's purchasing power in Indonesia. This study aims to analyze the factors influencing red chili price fluctuations in X Koto District, Tanah Datar Regency, with a focus on rainfall, red chili production, and cayenne pepper prices. This study fills a gap in the literature as most previous studies only highlight one factor without examining the interrelationships between variables. The method used is multiple linear regression. The results show that cayenne pepper prices significantly influence red chili prices, while red chili production and rainfall do not. These findings confirm the close relationship between the prices of cayenne pepper and red chili peppers, a factor that has received little attention. The implications of this research are important for formulating more effective and sustainable food price stabilization policies. Practically, farmers can use the results of this study as a basis for production planning, while local governments can design policies to minimize the impact of price fluctuations on both farmers and consumers. Thus, this research contributes to food price management at the local level and can serve as a reference for broader food research and policy in Indonesia. Keywords: price fluctuation, red chili pepper, cayenne pepper, multiple linear regression, food policy Abstrak : Fluktuasi harga cabai merah merupakan masalah ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan petani dan daya beli masyarakat di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi fluktuasi harga cabai merah di Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, dengan fokus pada curah hujan, produksi cabai merah, dan harga cabai rawit. Penelitian ini mengisi celah literatur karena sebagian besar studi sebelumnya hanya menyoroti satu faktor tanpa melihat keterkaitan antarvariabel. Metode yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga cabai rawit berpengaruh signifikan terhadap harga cabai merah, sedangkan produksi cabai merah dan curah hujan tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan adanya hubungan erat antara harga cabai rawit dan cabai merah yang selama ini kurang mendapat perhatian. Implikasi penelitian ini penting bagi perumusan kebijakan stabilisasi harga pangan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Secara praktis, petani dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai dasar dalam merencanakan produksi, sementara pemerintah daerah dapat merancang kebijakan untuk meminimalkan dampak fluktuasi harga bagi petani dan konsumen. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada pengelolaan harga pangan di tingkat lokal dan dapat menjadi acuan bagi penelitian serta kebijakan pangan yang lebih luas di Indonesia. Kata kunci: fluktuasi harga, cabai merah, cabai rawit, regresi linier berganda, kebijakan pangan
PROBLEMA HUKUM PENYERTAAN MODAL NEGARA DALAM PEMBENTUKAN PALM CO SEBAGAI SUB HOLDING PT. PERKEBUNAN NUSANTARA GROUP Tengku Muhammad Ryandava Rizky; Mahmul Siregar; Robert R
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5489

Abstract

Abstract: Capital participation from state-owned enterprises to companies controlled by the government, where capital participation is carried out through direct financial benefits, whereby capital participation is provided by the government and the government acts as the sole shareholder. In this case, the government intends to restructure by merging several companies engaged in plantation businesses, whereby PT. Perkebunan Nusantara I, II, and IV to XIV will be merged into one company or holding company named Palm Co. The research method used in this paper is normative legal research with a descriptive analytical nature. The research approaches used are the statute approach and the case approach. The data sources in this study include primary, secondary, and tertiary legal materials. The data collection technique used in this study is library research with documentary research as the data collection tool. To analyze all the legal materials that have been collected, this study uses qualitative data analysis. Thus, the comprehensive steps that have been taken by State Capital Participation in the Formation of Palm Co as a Sub-Holding Company are as follows. Translated with DeepL.com (free version) Keywords: Capital Participation, Holding Company, State. Abstrak: Penyertaaan Modal dari Badan Usaha Milik Negara kepada perusahaan yang mana dikendalikan oleh pemerintah, Penyertaan Modal mana dilakukan dengan cara penyertaan modal keuangan langsung (direct financial benefits), dimana penyertaan modalnya diberi oleh pemerintah dan pemerintah selaku pemegang saham sepenuhnya. Dalam hal ini, pemerintah hendak melakukan restrukturisasi dengan penggabungan beberapa perusahaan yang bergerak dibidang Perkebunan, dimana Penggabungan perusahaan PT. Perkebunan Nusantara I, II, dan IV sampai dengan dengan XIV, menjadi satu perusahaan atau Holding Company yang bernama Palm Co. Metode Penelitian yang dipakai dalam penulisan ini yaitu jenis penelitian hukum normatif dan sifat penelitian deskriptif analitis. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Sumber data dalam penelitian ini meliputi bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan studi kepustakaan (library research) dengan alat pengumpul data studi dokumen (documentary research). Untuk menganalisis seluruh bahan hukum yang telah terkumpul, dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif. Dengan demikian, adapun langkah komprehensif yang telah dilakukan oleh Penyertaan Modal Negara Dalam Pembentukan Palm Co Sebagai Sub Holding.