cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 3,645 Documents
PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN (Studi Kasus Pada UMKM Es Kelapa Muda Khas Sumatera Barat di Kisaran) Bela Astuti; Santoso Santoso; Nurhasannah Nurhasannah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6750

Abstract

Abstrak: This study aims to examine the effect of price and product quality on customer satisfaction at the West Sumatran Young Coconut Ice MSME in Kisaran. This quantitative research used primary data collected through questionnaires. A total of 80 respondents were selected through purposive sampling from a population of 150 customers. Data were analyzed using the SEM-PLS method with SmartPLS software. The results show that price has no effect on customer satisfaction, with a P-Value of 0.402 > 0.05. Meanwhile, product quality has a positive and significant effect on customer satisfaction, with a P-Value of 0.000 < 0.05. The findings of this study are expected to serve as a practical reference for MSME owners of West Sumatran-style young coconut ice businesses in Kisaran in formulating more effective marketing strategies through appropriate pricing and improved product quality, thereby enhancing customer satisfaction and strengthening business competitiveness Keywords: Price; Quality; Consumen Satisfaction.   Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga dan kualitas produk terhadap kepuasan konsumen pada UMKM Es Kelapa Muda Khas Sumatera Barat di Kisaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner. Sampel penelitian berjumlah 80 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari populasi sebanyak 150 konsumen. Analisis data dilakukan menggunakan metode SEM-PLS dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga tidak berpengaruh terhadap kepuasan konsumen dengan nilai P-Value 0,402 > 0,05. Sebaliknya, kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai P-Value 0,000 < 0,05. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan praktis bagi pelaku UMKM es kelapa muda khas Sumatera Barat di Kisaran dalam merumuskan strategi pemasaran yang lebih efektif melalui penetapan harga yang tepat dan peningkatan kualitas produk, sehingga mampu meningkatkan kepuasan konsumen serta memperkuat daya saing usaha. Kata Kunci: Harga; Kualitas; Kepuasan Konsumen.
ANALISIS WACANA KRITIS TERHADAP KOMUNIKASI PEMERINTAH DI MEDIA SOSIAL: IMPLIKASINYA TERHADAP KEPERCAYAAN PUBLIK DAN GOOD GOVERNANCE Nunti Sibuea; Ramadha Yanti Parinduri; Mahyudin Situmeang; Roikestina Silaban; Barham Siregar
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6751

Abstract

Abstract: Government communication through social media has become an important instrument in delivering public information and building public trust. However, differences in discourse, language use, and communication strategies may influence public perceptions of government credibility and the implementation of good governance. This study aims to analyze government communication on social media using Critical Discourse Analysis and examine its implications for public trust and good governance. The study employed a qualitative approach with Critical Discourse Analysis as the primary method. Data were collected from government social media content, official statements, and relevant supporting documents. The analysis focused on language patterns, discourse construction, power relations, and the representation of transparency, accountability, and public participation. The findings indicate that government communication on social media reflects ideological perspectives and institutional interests that shape public understanding. Communication characterized by transparency, consistency, and responsiveness tends to strengthen public trust and support the implementation of good governance. Conversely, unclear or one-way communication may reduce public confidence and limit meaningful public engagement. Therefore, effective government communication strategies are essential to promote transparency, accountability, and stronger public trust. Keywords: critical discourse analysis; good governance; government communication; public trust; social media   Abstrak: Komunikasi pemerintah melalui media sosial telah menjadi sarana penting dalam penyampaian informasi publik serta membangun kepercayaan masyarakat. Namun, perbedaan wacana, penggunaan bahasa, dan strategi komunikasi dapat memengaruhi persepsi publik terhadap kredibilitas pemerintah serta penerapan good governance. Penelitian ini bertujuan menganalisis komunikasi pemerintah di media sosial menggunakan Analisis Wacana Kritis serta mengkaji implikasinya terhadap kepercayaan publik dan good governance. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Analisis Wacana Kritis. Data diperoleh dari konten media sosial pemerintah, pernyataan resmi, dan dokumen pendukung yang relevan. Analisis dilakukan terhadap pola bahasa, konstruksi wacana, relasi kekuasaan, serta representasi transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemerintah di media sosial merefleksikan perspektif ideologis dan kepentingan institusi yang membentuk pemahaman masyarakat. Komunikasi yang transparan, konsisten, dan responsif cenderung meningkatkan kepercayaan publik serta mendukung penerapan good governance. Sebaliknya, komunikasi yang kurang jelas dan bersifat satu arah dapat menurunkan kepercayaan masyarakat serta menghambat partisipasi publik. Oleh karena itu, strategi komunikasi pemerintah yang efektif menjadi faktor penting dalam mewujudkan transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik. Kata kunci: analisis wacana kritis; good governance; kepercayaan publik; komunikasi pemerintah; media sosial
SISTEM INFORMASI PEMBELAJARAN JARAK JAUH BERBASIS WEB PADA SDN 04 AIR PURA Putri Ramadani; Maisan Dewi Puspa Khairani; Desi Irfan; Nur Aini
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6752

Abstract

Abstract: The rapid digital transformation in Indonesian primary education has shifted from an emergency response to a long-term structural necessity. However, primary schools in areas with limited infrastructure, such as UPT SDN 04 Air Pura, still face significant challenges regarding the digital divide and the lack of integrated information systems. This research aims to design and implement a web-based Distance Learning Information System to bridge the gap between academic administration and online learning delivery. Applying the Waterfall development method, this system integrates features for managing student data, attendance, assignments, and digital grade reports within a single platform. Built using PHP, MySQL, and the CodeIgniter framework, the system provides an efficient, accurate, and accessible solution for teachers, students, and school administrators. Black box testing confirms that the system functions fully and effectively, offering a viable solution for sustainable distance learning and improving digital education equity in regions with limited telecommunications infrastructure. Keywords: Distance Learning, Information System, Web-Based, Primary Education, Waterfall   Abstrak: Transformasi digital dalam pendidikan dasar di Indonesia telah menjadi kebutuhan struktural jangka panjang. Namun, sekolah dasar di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur, seperti UPT SDN 04 Air Pura, masih menghadapi tantangan kesenjangan digital dan ketiadaan sistem informasi terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Informasi Pembelajaran Jarak Jauh berbasis web guna mengintegrasikan administrasi akademik dan penyampaian materi pembelajaran. Dengan menerapkan metode pengembangan Waterfall, sistem ini mengintegrasikan fitur manajemen data siswa, absensi, tugas, dan raport digital dalam satu platform. Aplikasi yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP, basis data MySQL, dan framework CodeIgniter ini terbukti mampu menyediakan solusi yang efisien, akurat, serta mudah diakses bagi guru dan siswa. Hasil pengujian black box menunjukkan bahwa sistem berfungsi secara optimal dan siap mendukung keberlanjutan pembelajaran jarak jauh, sekaligus berkontribusi terhadap pemerataan akses pendidikan digital di tingkat sekolah dasar dengan infrastruktur terbatas. Kata kunci: Pembelajaran Jarak Jauh, Sistem Informasi, Berbasis Web, Pendidikan Dasar, Waterfall
UPAYA HUKUM KONSUMEN JAMAAH UMRAH DALAM SENGKETA WANPRESTASI TRAVEL PENYELENGGARA PERJALANAN IBADAH UMROH(PPIU) Fahrul Rizal; Syaipul Puad Tarigan; Ismayani Ismayani
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6754

Abstract

Abstract: Reality shows the existence of default practices, namely the failure of Umrah travel organizers to fulfill their obligations to the congregation according to the agreed contract. Cases such as the failure of the congregation's departure, fraud and embezzlement of funds by Umrah travel, especially those that have become public spotlight that have harmed tens of thousands of prospective pilgrims materially and immaterially, show the low level of legal certainty regarding the rights of victims. The formulation of the problem of this research is How are the regulations for consumers of Umrah pilgrims in default disputes between Umrah pilgrimage travel organizers (PPIU)? What form is taken for consumers of Umrah pilgrims in default disputes between Umrah pilgrimage travel organizers (PPIU)? In collecting data to be compiled in the research, the author uses a data collection method through library research. In this library study the author obtains the necessary materials by studying books, writings and legal products related to the main problem. Regulations for Umrah pilgrim consumers regarding disputes over breaches of contract with Umrah pilgrimage travel agents (PPIU) should be submitted to the Ministry of Religious Affairs, the institution authorized to supervise, prosecute, and revoke the permits of Umrah pilgrimage travel agencies. Based on Minister of Religious Affairs Regulation Number 8 of 2018 concerning the Organization of Umrah Pilgrimage Travel, specifically Article 41, it is stated that agencies that violate their obligations, such as neglecting pilgrims or failing to depart, may be subject to administrative sanctions in the form of revocation of their operational permits. Forms of legal protection for Umrah pilgrim consumers regarding disputes over breaches of contract with Umrah pilgrim travel agents (PPIU). Preventive legal protection is an effort to prevent violations or losses for prospective pilgrims, while repressive legal protection is a form of response to rights violations and aims to provide compensation or restitution to the injured party. Both play a crucial role in creating a safe and accountable Umrah pilgrimage ecosystem. Unfortunately, in practice, preventive legal protection remains formalistic. Keywords: Consumers; Pilgrims; Default.   Abstrak: Realitas menunjukkan adanya praktik wanprestasi, yaitu kegagalan penyelenggara travel umroh dalam memenuhi kewajibannya kepada jamaah sesuai kontrak yang telah disepakati. Kasus-kasus seperti kegagalan pemberangkatan jamaah, penipuan dan penggelapan dana oleh travel umroh, khususnya yang menjadi sorotan publik yang merugikan puluhan ribu calon jamaah secara material dan immaterial, menunjukkan rendahnya tingkat kepastian hukum terhadap hak korban. Perumusan masalah penelitian ini adalah Bagaimana pengaturan terhadap konsumen jamaah umrah sengketa wanprestasi travel penyelenggara perjalanan ibadah umroh (PPIU)? Bagaimana bentuk terhadap konsumen jamaah umrah sengketa wanprestasi travel penyelenggara perjalanan ibadah umroh (PPIU)?? Dalam mengumpulkan data-data yang akan disusun dalam penelitian, penulis mempergunakan metode pengumpulan data secara studi kepustakaan atau library resecrh. Dalam studi kepustakaan ini penulis mendapatkan bahan-bahan yang dibutuhkan dengan jalan mempelajari buku-buku, tulisan-tulisan dan produkproduk undang-undang yang ada kaitannya dengan pokok permasalahan. Pengaturan terhadap konsumen jamaah umrah sengketa wanprestasi travel penyelenggara perjalanan ibadah umroh (PPIU) pengaduan kepada Kementerian Agama, sebagai institusi yang memiliki kewenangan untuk mengawasi, menindak, dan mencabut izin biro perjalanan ibadah umrah. Berdasarkan Peraturan Menteri Agama Nomor 8 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah, khususnya Pasal 41 disebutkan bahwa biro yang melanggar kewajiban seperti menelantarkan jemaah atau gagal memberangkatkan, dapat dikenai sanksi administratif berupa pencabutan izin operasional. Bentuk terhadap konsumen jamaah umrah sengketa wanprestasi travel penyelenggara perjalanan ibadah umroh (PPIU) Perlindungan hukum preventif merupakan upaya untuk mencegah timbulnya pelanggaran atau kerugian bagi calon jemaah, sedangkan perlindungan hukum represif merupakan bentuk reaksi terhadap terjadinya pelanggaran hak dan bertujuan untuk memberikan ganti rugi atau pemulihan kepada pihak yang dirugikan. Keduanya memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem penyelenggaraan ibadah umrah yang aman dan akuntabel. Sayangnya, dalam praktik perlindungan hukum preventif masih bersifat formalistik. Kata Kunci: Konsumen; Jamaah; Wanprestasi.
IMPLIKASI LIVING LAW DALAM UNDANG-UNDANG NO. 1 TAHUN 2023 TENTANG KUHP TERHADAP PEMBAHARUAN HUKUM PIDANA DI INDONESIA Aries Triandi Kurniawan; Ray Patrick Simanjuntak; Rizahul Miftahudin
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6755

Abstract

Abstract: Law No. 1 of 2023 concerning the Criminal Code (New Criminal Code) directly mandates the recognition of living law in society (living law) as an expansion of the principle of legality, so that criminal acts that are not regulated in Indonesian positive law can also be punished as long as the act violates legal norms in a society. This study aims to analyze the implications of living law in the new Criminal Code on the criminalization system and considerations related to its implementation in Indonesian positive law. Through this study, the concept of living law will also be studied through normative legal research methods using a legislative approach and a conceptual approach. This study reveals that Law Number 1 of 2023 concerning the Criminal Code no longer adopts classical law by balancing objective and subjective factors. The new Criminal Code brings significant changes to criminal law, including variations in the types of punishments regulated, recognition of living law as a basis for punishment, and consideration of humanitarian aspects. Although the death penalty is still maintained, the new concept applied focuses more on prevention, rehabilitation, and conflict resolution without ignoring humanitarian values. Keywords: principle of legality, criminal law, living law, criminalization.   Abstrak: Dalam Undang-undang No.1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP baru) secara langsung mengamanatkan pengakuan terhadap hukum yang hidup dalam masyarakat (living law) sebagai perluasan asas legalitas, sehingga perbuatan pidana yang tidak diatur dalam hukum positif Indonesia juga dapat dipidana selagi perbuatan tersebut melanggar norma hukum dalam suatu masyarakat. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis implikasi living law dalam KUHP baru terhadap sistem pemidanaan serta pertimbangan terkait implementasinya dalam hukum positif Indonesia. Melalui tulisan ini juga konsep living law akan dikaji melalui metode penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Tulisan ini mengungkapkan bahwa Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP tidak lagi mengadopsi hukum klasik dengan menyeimbangkan faktor objektif dan subjektif. KUHP baru membawa perubahan signifikan dalam hukum pidana, termasuk variasi jenis hukuman yang diatur, pengakuan terhadap living law sebagai dasar pemidanaan, serta pertimbangan aspek kemanusiaan. Meskipun hukuman mati masih dipertahankan, konsep baru yang diterapkan lebih menitikberatkan pada pencegahan, rehabilitasi, dan penyelesaian konflik tanpa mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan. Kata Kunci: asas legalitas, hukum pidana, living law, pemidanaan.
PEMETAAN JANGKAUAN LAYALANAN LRT MEDAN TERHADAP FASILITAS PUBLIK MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Yori Apridonal; Reni Yunita; Nur Elby Hajjiah Putri
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6756

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the accessibility of public facilities to the planned Medan Light Rail Transit (LRT) network using a Geographic Information System (GIS)-based spatial approach. Spatial data consisting of LRT corridors, station locations, and public facilities were analyzed using QGIS through buffer and overlay methods. Service coverage was evaluated using radius of 250 m, 500 m, and 750 m. The results show that the number of accessible public facilities increases as the service radius expands. At the 250 m radius, 265 public facilities were covered, increasing to 898 facilities at 500 m and 1,782 facilities at 750 m. The 750 m radius provided the highest accessibility, covering most educational, healthcare, governmental, commercial, and supporting public facilities. These findings indicate that the Medan LRT network has strong potential to improve accessibility to public facilities and support sustainable urban mobility. The results can serve as a reference for transportation planning and the optimization of public transit services in Medan City. Keywords: Accessibility, Geographic Information System, Light Rail Transit, Public Facilities, Spatial Analysis. Abstrak: Penelitian Pembangunan transportasi publik yang efektif memerlukan informasi mengenai sejauh mana layanan transportasi mampu menjangkau berbagai fasilitas publik yang menjadi tujuan aktivitas masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan jangkauan layanan LRT Medan terhadap fasilitas publik menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data yang digunakan meliputi jalur dan stasiun LRT serta berbagai fasilitas publik, seperti fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, pemerintahan, niaga, kantor pos, kantor PLN, kawasan industri, SPBU, dan puskesmas. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak QGIS melalui metode buffer dan overlay dengan radius 250 m, 500 m, dan 750 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar radius jangkauan layanan, semakin banyak fasilitas publik yang dapat dijangkau oleh LRT. Pada radius 250 m terdapat 265 fasilitas publik yang terjangkau, meningkat menjadi 898 fasilitas pada radius 500 m, dan mencapai 1.782 fasilitas pada radius 750 m. Hasil ini menunjukkan bahwa radius 750 m memberikan cakupan layanan yang paling luas terhadap fasilitas publik di Kota Medan. Dengan demikian, LRT Medan memiliki potensi yang baik dalam meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap berbagai fasilitas publik serta mendukung pengembangan transportasi perkotaan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Kata kunci: Aksesibilitas, Analisis Spasial, Fasilitas Publik, Light Rail Transit, Sistem Informasi Geografis
SEGMENTASI JAMAAH UMRAH MENGGUNAKAN K-MEANS DENGAN METODE ELBOW GUNA STRATEGI PENINGKATANMANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA Muhammad Iqbal; Nirda Julianda
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6757

Abstract

Abstract: The increasing number of Umrah pilgrims requires travel agencies to implement data-driven approaches to improve service quality and support Human Resource Management (HRM). This study aims to segment Umrah pilgrims using the K-Means clustering algorithm as a basis for HRM strategies. The research follows the Knowledge Discovery in Databases (KDD) process, including data preprocessing, clustering in RapidMiner, and cluster evaluation using the Elbow Method based on performance distance (average within centroid distance). Euclidean Distance was used to measure similarity among data objects. Seven clustering experiments were conducted with k = 2–8, producing performance distance values of 3418.971, 1416.677, 865.316, 479.795, 344.203, 258.804, and 214.562, respectively. The Elbow curve indicates that k = 3 is the optimal number of clusters because it represents the most significant decrease before the curve stabilizes. The resulting clusters provide objective information for supporting staff placement, service task allocation, pilgrim assistance planning, and employee competency development. Therefore, the integration of K-Means and the Elbow Method offers an effective data-driven approach for supporting HRM decision-making in Umrah travel agencies. Keyword: Elbow Method; Human Resource Management; K-Means Clustering; performance distance; Umrah pilgrims.   Abstrak: Peningkatan jumlah jamaah umrah mendorong biro perjalanan memanfaatkan analisis data untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan mendukung pengambilan keputusan pada Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM). Penelitian ini bertujuan melakukan segmentasi jamaah umrah menggunakan algoritma K-Means Clustering sebagai dasar penyusunan strategi MSDM. Metode penelitian mengikuti tahapan Knowledge Discovery in Databases (KDD), meliputi data preprocessing, proses klasterisasi pada RapidMiner, serta evaluasi menggunakan Metode Elbow berdasarkan performance distance (average within centroid distance). Pengukuran kemiripan data dilakukan menggunakan Euclidean Distance. Pengujian dilakukan sebanyak tujuh kali dengan variasi k = 2–8, menghasilkan nilai performance distance berturut-turut 3418,971; 1416,677; 865,316; 479,795; 344,203; 258,804; dan 214,562. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa k = 3 merupakan jumlah klaster optimal karena membentuk titik siku (elbow point) dengan penurunan nilai paling signifikan sebelum kurva melandai. Hasil segmentasi dapat dimanfaatkan sebagai dasar penempatan pegawai, pembagian tugas pelayanan, penyusunan tim pendamping jamaah, dan pengembangan kompetensi pegawai secara lebih tepat sasaran.  Kata kunci: jamaah umrah; K-Means Clustering; Manajemen Sumber Daya Manusia; Metode Elbow; performance distance.
EVALUASI KUALITAS PELAYANAN SMART CITY MELALUI ANALISIS SENTIMEN BERBASIS NATURAL LANGUAGE PROCESSING (NLP) PADA APLIKASI SIBISA KOTA MEDAN Ramadha Yanti Parinduri; Mahyudin Situmeang; Roikestina Silaban
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6758

Abstract

Abstract: The quality of Smart City services needs continuous evaluation to ensure that digital public services meet citizens' expectations. This study evaluates the quality of Smart City services through sentiment analysis of user reviews on the Sibisa application of Medan City using a Natural Language Processing (NLP) approach. The research employed a quantitative descriptive method by collecting user review data from the Google Play Store. The data were processed through preprocessing stages, including case folding, tokenization, stopword removal, and stemming, followed by sentiment classification into positive, negative, and neutral categories. The analysis results indicate that user opinions provide valuable insights into the strengths and weaknesses of the Sibisa application. Positive sentiments reflect user satisfaction with service accessibility and convenience, while negative sentiments mainly relate to application performance, system stability, and response speed. The findings demonstrate that NLP-based sentiment analysis is effective in supporting the evaluation of Smart City service quality and can serve as a reference for the Medan City Government in improving digital public services. Keywords: natural language processing; sentiment analysis; Sibisa application; smart city; service quality   Abstrak: Kualitas pelayanan Smart City perlu dievaluasi secara berkelanjutan untuk memastikan layanan publik digital mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas pelayanan Smart City melalui analisis sentimen terhadap ulasan pengguna aplikasi Sibisa Kota Medan menggunakan pendekatan Natural Language Processing (NLP). Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan mengumpulkan data ulasan pengguna dari Google Play Store. Data diproses melalui tahapan preprocessing yang meliputi case folding, tokenisasi, stopword removal, dan stemming, kemudian dilakukan klasifikasi sentimen ke dalam kategori positif, negatif, dan netral. Hasil analisis menunjukkan bahwa opini pengguna memberikan informasi mengenai kelebihan dan kekurangan aplikasi Sibisa. Sentimen positif menunjukkan kepuasan pengguna terhadap kemudahan akses dan pelayanan, sedangkan sentimen negatif didominasi oleh keluhan mengenai performa aplikasi, stabilitas sistem, dan kecepatan respons. Penelitian ini menyimpulkan bahwa analisis sentimen berbasis NLP efektif digunakan untuk mengevaluasi kualitas pelayanan Smart City serta dapat menjadi dasar bagi Pemerintah Kota Medan dalam meningkatkan kualitas layanan publik berbasis digital. Kata kunci: analisis sentimen; aplikasi Sibisa; natural language processing; kualitas pelayanan; smart city
IMPLEMENTASI PENDEKATAN DEEP LEARNING BERBASIS MINI MARKET TRADISIONAL DALAM PEMBELAJARAN IPA Lola Zeramenda Tarigan; M. Iqbal Haitame Tambunan; Febby Madona Yuma; Armaya Sari; Andrean Tobing
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6759

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the implementation of a traditional mini-market based deep learning approach in science instruction regarding measurement topics at SMP Negeri 4 Tebing Tinggi. The study employed a qualitative approach with a case study design. Research subjects consisted of a science teacher and students selected through purposive sampling. Data were collected via participant observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing, with validity ensured through source and technique triangulation. The results revealed three key findings: (1) the deep learning approach was optimally implemented through contextual learning involving hands-on measurement activities; (2) utilizing a traditional mini-market as a learning resource provided an authentic experience that reinforced the understanding of measurement concepts and unit conversions; and (3) the approach positively impacted students' measurement skills, numeracy literacy, active engagement, and ability to connect science concepts to daily life. Thus, the traditional mini-market-based deep learning approach serves as an effective, contextual, and meaningful alternative for science instruction, supporting students' mastery of concepts alongside their practical application skills. Keywords: deep learning; science instruction; traditional mini-market; measurement; numeracy literacy   Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pendekatan deep learning berbasis mini market tradisional dalam pembelajaran IPA pada materi pengukuran di SMP Negeri 4 Tebing Tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas guru IPA dan siswa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan menjamin keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama, yaitu: (1) pendekatan deep learning telah diimplementasikan secara optimal melalui pembelajaran kontekstual yang melibatkan aktivitas pengukuran secara langsung; (2) pemanfaatan mini market tradisional sebagai sumber belajar memberikan pengalaman autentik yang memperkuat pemahaman konsep pengukuran dan konversi satuan; dan (3) pendekatan tersebut berdampak positif terhadap keterampilan pengukuran, literasi numerasi, keaktifan, serta kemampuan siswa menghubungkan konsep IPA dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pendekatan deep learning berbasis mini market tradisional menjadi alternatif pembelajaran IPA yang efektif, kontekstual, dan bermakna dalam mendukung penguasaan konsep sekaligus keterampilan aplikatif siswa. Kata kunci: deep learning; pembelajaran IPA; mini market tradisional; pengukuran; literasi numerasi
PENGEMBANGAN SISTEM KOMUNIKASI DARURAT PORTABEL BERBASIS STARLINK DAN PANEL SURYA UNTUK DUKUNGAN OPERASI SAR KEBENCANAAN Hari Jalsa Marpaung; Andrew Ramadhani
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6765

Abstract

Abstract: Hydrometeorological disasters frequently damage electrical and telecommunication infrastructures, disrupting the coordination of Search and Rescue (SAR) operations. Conventional communication devices such as Handy Talkies (HT) are limited to voice communication and do not support real-time multimedia data transmission. This study aims to develop a portable emergency communication system based on Low Earth Orbit (LEO) Starlink satellite internet integrated with a solar power system as an independent energy source to support communication during post-disaster emergency response. The research employs the Research and Development (R&D) approach using the Design Science Research (DSR) paradigm, consisting of requirement identification, system architecture design, prototype development, laboratory testing, and field simulation. System performance is evaluated based on Quality of Service (QoS) parameters, including latency, throughput, connection stability, power consumption, operating duration, and system portability. The prototype is designed to weigh less than 15 kg, require less than 10 minutes for deployment, and operate independently for 6–8 hours using a 300–500 W solar power system. The proposed system is expected to provide reliable internet connectivity for real-time transmission of audio, video, images, and GPS coordinates, thereby improving the effectiveness of SAR coordination in disaster-affected areas. Keywords: Emergency Communication; Starlink; Solar power; Search and Rescue; Satellite Network.   Abstrak: Bencana hidrometeorologi sering menyebabkan kerusakan infrastruktur listrik dan telekomunikasi sehingga menghambat koordinasi operasi Search and Rescue (SAR). Keterbatasan perangkat komunikasi konvensional seperti Handy Talky (HT) mengakibatkan pertukaran informasi hanya terbatas pada komunikasi suara tanpa dukungan data multimedia secara real-time. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem komunikasi darurat portabel berbasis internet satelit Low Earth Orbit (LEO) Starlink yang terintegrasi dengan panel surya sebagai sumber energi mandiri untuk mendukung komunikasi pada kondisi pascabencana. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan paradigma Design Science Research (DSR) yang meliputi identifikasi kebutuhan, perancangan arsitektur sistem, pengembangan prototipe, pengujian laboratorium, dan simulasi lapangan. Evaluasi dilakukan terhadap parameter Quality of Service (QoS) berupa latensi, throughput, stabilitas koneksi, konsumsi daya, durasi operasi, serta portabilitas sistem. Prototipe dirancang berbobot kurang dari 15 kg, waktu pemasangan kurang dari 10 menit, dan mampu beroperasi mandiri selama 6–8 jam menggunakan panel surya berkapasitas 300–500 W. Sistem yang dikembangkan diharapkan mampu menyediakan konektivitas internet yang stabil untuk mendukung komunikasi audio, video, citra, dan koordinat GPS secara real-time, sehingga meningkatkan efektivitas koordinasi operasi SAR di wilayah terdampak bencana.. Kata kunci: Komunikasi darurat; Starlink; Panel Surya; Search and Rescue; Jaringan Satelit.