cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 3,645 Documents
PENERAPAN E-CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (E-CRM) BERBASIS WEB PADA TOKO CITA RASA BENGKULU Ade Titin Sumarni; Novi Rahayu
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6725

Abstract

Abstract: Advances in information technology are encouraging businesses to improve the quality of customer service through the use of digital systems. However, many micro, small, and medium enterprises (MSMEs), including Toko Cita Rasa Bengkulu, still manage customer data and marketing processes conventionally. These challenges include unstructured customer data management, limited promotional media, and suboptimal customer interactions, which result in low customer loyalty. The solution offered in this study is the implementation of a web-based Electronic Customer Relationship Management (E-CRM) system that integrates customer data management, transactions, communications, and promotions into a single platform. The system was developed using a software engineering approach supported by web technology to improve operational efficiency and service quality. The objective of this study was to design and implement an E-CRM system at Toko Cita Rasa Bengkulu to enhance customer relationship management, expand marketing reach, and increase customer satisfaction and loyalty. The results show that the system facilitates customer data management, provides interaction features such as chat and reviews, and generates structured sales reports. The implementation of this system has had a positive impact on improving service efficiency and supporting data-driven decision-making. Keywords: E-CRM, Information Systems, MSMEs, Customer Service, Web-Based System   Abstrak: Perkembangan teknologi informasi mendorong pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas layanan pelanggan melalui pemanfaatan sistem digital. Namun, banyak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk Toko Cita Rasa Bengkulu, masih mengelola data pelanggan dan proses pemasaran secara konvensional. Permasalahan yang dihadapi meliputi pengelolaan data pelanggan yang tidak terstruktur, keterbatasan media promosi, serta kurang optimalnya interaksi dengan pelanggan yang berdampak pada rendahnya loyalitas pelanggan. Solusi yang ditawarkan dalam penelitian ini adalah penerapan sistem Electronic Customer Relationship Management (E-CRM) berbasis web yang mampu mengintegrasikan pengelolaan data pelanggan, transaksi, komunikasi, dan promosi dalam satu platform. Sistem dikembangkan menggunakan pendekatan rekayasa perangkat lunak dengan dukungan teknologi web untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan mengimplementasikan sistem E-CRM pada Toko Cita Rasa Bengkulu guna meningkatkan pengelolaan hubungan pelanggan, memperluas jangkauan pemasaran, serta meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu mempermudah pengelolaan data pelanggan, menyediakan fitur interaksi seperti chat dan ulasan, serta menghasilkan laporan penjualan yang terstruktur. Implementasi sistem ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan efisiensi layanan dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Kata kunci: E-CRM, Sistem Informasi, UMKM, Pelayanan Pelanggan, Web-Based System
PENGARUH DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN KANTOR PT. EVERBRIGHT WILAYAH MEDAN Asri Sanusi; Asmaul Husna; Eka Wulandari Surbakti
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6726

Abstract

Abstract: This study discusses the Influence of Work Discipline on the Performance of Office Employees at PT. Everbright Medan Region. This study was conducted on office employees of PT. Everbright Medan Region located on Jl. Binjai Kampung Lalang, Paya Geli. The formulation of the problem in this study is how the influence of work discipline on the performance of office employees at PT. Everbright Medan Region. With the limitation of the problem, namely office employees at PT. Everbright Medan Region in all divisions. The purpose of this study is how the influence of work discipline on the performance of office employees. The data source in this study is the office employees of PT. Everbright Medan Region, with a population & sample of 33 people (respondents). Data collection was carried out using questionnaires and data analysis using the SPSS 23 application. And the data collected using questionnaires will be tested for validity and reliability. The results of this study show that in the Multiple Correlation Analysis (R) it can be seen that the magnitude of the influence of discipline that has been calculated with a correlation coefficient is 0.706, this means that work discipline has a strong influence on employee performance. Thus it can be concluded that this indicates that if work discipline becomes better, then employee performance will also increase or become better. And in the Partial Coefficient Test (t Test) the t count value > t table. The table value can be seen at the percentage point of the t distribution. then the independent variable (X) (independent) is discipline (5.507 > 2.015) then Ho is rejected and Ha is accepted meaning that partially there is an influence of work discipline (independent) on employee performance (dependent). Thus it can be concluded that with the influence of work discipline on employee performance, employees will be more motivated and will exert all their abilities to improve performance and thus be able to complete tasks well. And in the Determination Test of calculations using computerized SPSS 23 it can be seen that the Adjusted R Square value that has been produced is 0.482 (48.2%), it can be concluded that the simultaneous contribution to work discipline is 48.2% while the remaining 51.8% is influenced by other variables. Keywords: Work Discipline, Employee Performance.   Abstrak: Penelitian ini membahas tentang Pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Kantor Pada PT. Everbright Wilayah Medan. Penelitian ini dilakukan pada karyawan kantor PT. Everbright Wilayah Medan yang terletak di Jl. Binjai Kampung Lalang, Paya Geli. Adapun rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan kantor pada PT. Everbright Wilayah Medan. Dengan batasan masalah yaitu karyawan kantor pada PT. Everbright Wilayah Medan pada semua divisi. Tujuan penelitian ini adalah bagaimana pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan kantor. Sumber data dalam penelitian ini yaitu karyawan kantor PT. Everbright Wilayah Medan, dengan populasi & sampel yang berjumlah 33 orang (responden). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan aplikasi SPSS 23. Dan data yang dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner akan di uji validitas dan reabilitasnya. Hasil penelitian ini menunjukan Pada Analisis Korelasi Ganda (R) dapat diketahui bahwa besarnya pengaruh disiplin yang telah dihitung dengan koefisien korelasi adalah 0,706, hal ini berarti disiplin kerja mempunyai pengaruh kuat terhadap kinerja karyawan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hal ini menandakan apabila disiplin kerja menjadi semakin baik, maka kinerja karyawan juga akan meningkat atau menjadi semakin baik. Dan Pada Uji Koefisien Secara Parsial (Uji t) nilai thitung > ttabel. Nilai tabel dapat dilihat pada titik presentase distribusi t. maka Variabel bebas (X) (independent) yaitu disiplin (5,507 > 2,015) maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya secara persial ada pengaruh disiplin kerja (independent) terhadap kinerja karyawan (dependent). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan adanya pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan, karyawan akan semakin termotivasi dan akan mengerahkan segala kemampuannya untuk meningkatkan kinerja dan dengan demikian dapat menyelesaikan tugas-tugas dengan baik. Dan Pada Uji Determinasi perhitungan dengan menggunakan komputerisasi SPSS 23 dapat dilihat bahwa nilai Adjusted R Square yang telah dihasilkan yaitu sebesar 0,482 (48,2%) maka dapat disimpulkan bahwa kontribusi secara simultan terhadap disiplin kerja adalah 48,2% sedangkan 51,8% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. Kata kunci: Disiplin Kerja, Kinerja Karyawan 
URGENSI PENERAPAN ASAS SINGLE PROSECUTION SYSTEM DALAM MEWUJUDKAN KEPASTIAN HUKUM Mohammad Haikal Dzikrullah; Sri Wahyu Handayani; Abdul Aziz Nasihuddin
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6727

Abstract

Abstract: As a state governed by the rule of law, Indonesia establishes law as the primary foundation for achieving legal certainty (*rechtszekerheid*) within the criminal justice system. However, the post-reform era has witnessed a fragmentation of prosecutorial authority resulting from the enactment of various special laws (*lex specialis*) outside the codified Criminal Procedure Code (KUHAP). Prosecutorial authority is now distributed among autonomous institutions such as the Attorney General's Office, the Corruption Eradication Commission (KPK), and the Military Prosecution Service (*Oditurat Militer*). This institutional fragmentation severs the single chain of command, fosters sectoral ego, and creates jurisdictional overlaps, particularly in cases involving joint military-civilian jurisdiction (*koneksitas*). This study aims to analyze the urgency of implementing a "Single Prosecution System" within Indonesia's criminal justice system as a means to address institutional fragmentation and achieve genuine legal certainty. The study employs a normative legal research method (*doctrinal legal research*) utilizing statutory, conceptual, and limited comparative approaches. Data collection relies on library research—encompassing primary and secondary legal sources—followed by qualitative analysis using deductive legal reasoning (syllogism). The findings indicate that the dualistic and trialistic nature of prosecution undermines the principles of substantive and procedural legal certainty and violates the principle of equality before the law. The absence of uniform national prosecution guidelines leads to sharp disparities in sentencing demands and eliminates the predictability of verdicts. Furthermore, the lack of unification creates chronic procedural obstacles, such as the "ping-pong" effect of case files being repeatedly returned between agencies, thereby prolonging the detention of defendants. Consequently, there is an urgent need to revitalize the pure "Single Prosecution System" principle and strengthen the *dominus litis* doctrine. All prosecutorial functions within specialized institutions must be integrated under a unified authority, coordinated and supervised by the Attorney General as the state's highest public prosecutor. The establishment of the Junior Attorney General for Military Criminal Affairs (Jampidmil) should serve as a blueprint—with its scope expanded through revisions to the Criminal Procedure Code (KUHAP) and the Prosecution Service Law—to cut red tape, restore public trust, and ensure equal justice. Keywords: Single Prosecution System; Dominus Litis; Legal Certainty; Integrated Criminal Justice System; Prosecution Service   Abstrak: Indonesia sebagai negara hukum meletakkan hukum sebagai landasan utama guna mewujudkan kepastian hukum (rechtszekerheid) dalam sistem peradilan pidana. Namun, pasca-reformasi terjadi fragmentasi otoritas penuntutan akibat lahirnya berbagai undang-undang khusus (lex specialis) di luar kodifikasi KUHAP. Kewenangan penuntutan kini terbagi secara atributif kepada lembaga-lembaga otonom seperti Kejaksaan Agung, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Oditurat Militer. Fragmentasi kelembagaan ini memutus rantai komando penuntutan tunggal (single command), memicu ego sektoral, dan menimbulkan tumpang tindih yurisdiksi, terutama dalam perkara koneksitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi penerapan asas Single Prosecution System (sistem penuntutan tunggal) dalam sistem peradilan pidana Indonesia sebagai upaya mengatasi fragmentasi kelembagaan dan mewujudkan kepastian hukum yang hakiki. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif (doctrinal legal research) dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan perbandingan (comparative approach) secara terbatas. Sumber data bertumpu pada studi kepustakaan (library research) yang meliputi bahan hukum primer dan sekunder, yang kemudian dianalisis secara kualitatif dengan penalaran hukum berbasis logika deduktif (silogisme). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dualisme dan trialisme penuntutan berimplikasi pada degradasi asas kepastian hukum substantif maupun prosedural, serta mencederai asas kesamaan di hadapan hukum (equality before the law). Ketiadaan standar pedoman penuntutan nasional yang seragam memicu disparitas tuntutan yang tajam dan menghilangkan aspek prediktabilitas putusan. Selain itu, ketiadaan unifikasi menimbulkan hambatan prosedural kronis, seperti fenomena bolak-balik berkas perkara yang memperpanjang masa penahanan terdakwa. Oleh karena itu, reaktualisasi asas single prosecution system yang murni dan penguatan doktrin dominus litis mendesak untuk diimplementasikan. Seluruh fungsi penuntutan pada lembaga khusus harus diintegrasikan di bawah satu pintu, koordinasi, dan supervisi Jaksa Agung selaku penuntut umum tertinggi negara. Pembentukan Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer (Jampidmil) harus dijadikan cetak biru (blueprint) yang diperluas jangkauannya melalui pembaruan RUU KUHAP dan UU Kejaksaan demi memotong birokrasi, memulihkan kepercayaan publik (public trust), serta menjamin keadilan yang setara. Kata Kunci: Single Prosecution System; Dominus Litis; Kepastian Hukum; Peradilan Pidana Terpadu; Kejaksaan
PERANAN MAJELIS KODE ETIK KEDOKTERAN TERHADAP PERLINDUNGAN HUKUM DOKTER ATAS TINDAKAN MEDIS YANG MENGAKIBATKAN TERJADINYAKEMATIAN PASIEN (Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 173 PK/PDT/2017) Irsan Armadi; Erwin Syahputra
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6728

Abstract

Abstract: The cause of this medical dispute can arise from the patient's dissatisfaction with the medical actions taken by the doctor in carrying out treatment efforts. This dissatisfaction can be heated up due to allegations of negligence and errors (infringement/medical malpractice) in medical actions so that the patient gets a loss. from the health aspect. Various problems in the health sector make the legal position important. Law is used as a tool to regulate and resolve medical disputes. The purpose of this study was to determine the form of regulation of the role of the Medical Code of Ethics Council on the protection of doctors for medical actions that resulted in the death of patients, to determine the position of doctors in providing health services to patients. And knowing the legal considerations of the judges of the Supreme Court of the Republic of Indonesia Number 173 PK/PDT/2017. The research carried out is descriptive analysis that leads to empirical juridical legal research, namely research carried out by examining primary data by conducting research data sources obtained directly from the source and secondary data by processing data from primary legal materials, secondary legal materials and other legal materials. tertiary law. Based on the results of the research, the Honorary Council for Medical Ethics (MKEK) is a business entity of the professional organization of the Indonesian Doctors Association (IDI) which has the main task of providing guidance, supervision and assessment in the implementation of the medical code of ethics. The position of the doctor with the patient is that there is an agreement to do something, this agreement has resulted in the achievement of an agreement that gives rise to reciprocal rights and obligations. The Panel of Judges of the Supreme Court rejected the petition for judicial review from Petitioner for Review Fahmi Wati, (biological parents, patient of the late Derby Adi Diansyah) Keywords: Protection, Doctor and Patient Death   Abstrak: Penyebab sengketa medis ini bisa timbul dari ketidak-puasan pasien atas tindakan medis yang dilakukan oleh dokter dalam melaksanakan upaya pengobatan.Ketidak-puasan tersebut dapat semakin memanas dikarenakan adanya dugaan kelalaian dan kesalahan (perbuatan melanggar/malpraktek medis) dalam tindakan medis sehingga pasien mendapat kerugian dari aspek kesehatan. Beragam permasalahan dibidang kesehatan membuat kedudukan hukum menjadi penting. Hukum dijadikan sebagai alat untuk mengatur dan menyelesaikan sengketa medis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk pengaturan peranan Majelis Kode Etik Kedokteran terhadap perlindungan dokter atas tindakan medis yang mengakibatkan kematian pasien, mengetahui kedudukan dokter dalam memberikan pelayanan kesehatan terhadap pasien. Dan mengetahui pertimbangan hukum hakim Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 173 PK/PDT/2017. Penelitian yang dilakukan adalah bersifat deskriktif analisis yang mengarah pada penelitian hukum yuridis empiris yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara meneliti data primer dengan melakukan sumber data penelitian yang diperoleh secara langsung dari sumbernya dan data skunder dengan mengolah data dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tertier. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) merupakan suatu badan usaha dari organisasi profesi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mempunyai tugas pokok melakukan bimbingan, pengawasan dan penilaian dalam pelaksanaan kode etik kedokteran. Kedudukan dokter dengan pasien adanya timbul persetujuan untuk melakukan sesuatu, adanya persetujuan ini berakibat telah tercapainya ikatan perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban secara timbal balik. Majelis Hakim Mahkamah Agung menolak permohonan peninjauan kembali dari Pemohon Peninjauan Kembali Fahmi Wati, (orang tua kandung, pasien almarhum Derby Adi Diansyah) Kata kunci: Perlindungan, Dokter dan Kematian Pasien
PENGARUH KEPERCAYAAN, KEMUDAHAN PENGGUNAAN, DAN KEAMANAN TERHADAP KEPUTUSAN PENGGUNAAN QRIS DI KECAMATAN PADANG HULU Syarifuddin Syarifuddin; Fauziah Nur; Bobby Hartanto; Dedy Dwi Arseto
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6729

Abstract

Abstract: The rapid development of digital payment systems, particularly the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), has significantly transformed economic transactions. This study aims to empirically analyze the effect of trust, ease of use, and security on the decision to use QRIS among the community in Tebing Tinggi City. The research employs a quantitative method with a survey approach, utilizing purposive sampling involving 100 respondents. Primary data were collected through questionnaires and analyzed using PLS-SEM with SmartPLS 3.0 software. The results indicate that trust does not have a significant effect on the decision to use QRIS. However, ease of use and security partially have a positive and significant effect on the usage decision. Furthermore, simultaneously, trust, ease ofuse, and security significantly influence the decision to use QRIS. These findings suggest that while security and practicality are paramount for users, the initial trust factor might be overridden by the immediate utility and widespread acceptance of the payment technology. Keywords: Ease Of Use; Security; Trust; Qris Usage Decision.   Abstrak: Perkembangan pesat sistem pembayaran digital, khususnya Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), telah mentransformasi transaksi ekonomi secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris pengaruh kepercayaan, kemudahan penggunaan, dan keamanan terhadap keputusan penggunaan QRIS pada masyarakat di Kota Tebing Tinggi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei, melalui teknik purposive sampling yang melibatkan 100 responden. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode PLS-SEM berbantuan perangkat lunak SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kepercayaan tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS. Sebaliknya, variabel kemudahan penggunaan dan keamanan secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan. Secara simultan, kepercayaan, kemudahan penggunaan, dan keamanan terbukti berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun aspek keamanan dan kepraktisan menjadi prioritas utama bagi pengguna, faktor kepercayaan awal mungkin tidak lagi menjadi pertimbangan utama dibandingkan utilitas langsung dari penerimaan teknologi pembayaran tersebut. Kata kunci: Keamanan; Kemudahan Penggunaan; Kepercayaan; Keputusan Penggunaan QRIS.
PERANCANGAN SISTEM PEMASARAN ONLINE PRODUK KERAJINAN LAPAS TANJUNG PATI UNTUK MENINGKATKAN JANGKAUAN PEMASARAN Tessa Tessa; Agus Nur Khomarudin; Amrizal Amrizal
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 4 (2026): August 2026 (1)
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i4.6730

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang sistem pemasaran online berbasis web untuk meningkatkan jangkauan pemasaran produk kerajinan warga binaan di Lapas Kelas IIB Tanjung Pati. Penelitian menggunakan metode Agile yang meliputi tahapan Planning, Design, Development, Testing, Release, dan Review. Sistem diimplementasikan menggunakan framework Laravel, bahasa pemrograman PHP, dan database MySQL, serta diintegrasikan dengan Midtrans sebagai payment gateway, WhatsApp Gateway untuk notifikasi otomatis, dan layanan Chatbot AI berbasis widget sebagai media informasi bagi pengguna. Pengujian dilakukan menggunakan uji validitas dengan koefisien Aiken's V dan uji efektivitas menggunakan angket skala Likert. Hasil pengujian menunjukkan nilai rata-rata Aiken's V sebesar 0,81 yang termasuk kategori validitas tinggi, sedangkan uji efektivitas memperoleh nilai 90,5% yang termasuk kategori sangat efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan jangkauan pemasaran, mempermudah promosi, pemesanan, pembayaran, serta pengelolaan produk, transaksi, laporan penjualan, dan notifikasi WhatsApp. Dengan demikian, sistem yang dirancang dinyatakan valid, sangat efektif, dan layak digunakan sebagai media pemasaran online produk kerajinan warga binaan.
RANCANG BANGUN SISTEM IRIGASI TETES DAN PENGENDALIAN HAMA PADA CABAI RAWIT BERBASIS INTERNET OF THING (IOT) Sima Ramiatul; Romy Aulia; Agus Nur Khomarudin
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 4 (2026): August 2026 (1)
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i4.6731

Abstract

Penyiraman dan penyemprotan pestisida pada budidaya cabai rawit umumnya masih dilakukan secara manual sehingga kurang efisien dan belum mempertimbangkan kondisi lingkungan tanaman. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem irigasi tetes serta pengendalian hama berbasis Internet of Things (IoT) pada tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan Agile Methodology yang meliputi tahap plan, design, develop, test, deploy, dan review. Sistem dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor kelembapan tanah, sensor hujan, sensor intensitas cahaya BH1750, modul relay, Firebase Realtime Database, serta aplikasi Android untuk monitoring dan pengendalian secara real-time. Logika penyiraman otomatis didasarkan pada kondisi kelembapan tanah, intensitas cahaya, dan status hujan, sedangkan penyemprotan pestisida dilakukan secara otomatis berdasarkan jadwal yang telah ditentukan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh sensor, aplikasi, dan fungsi sistem bekerja sesuai dengan rancangan. Evaluasi sistem irigasi pada fase perkembangan vegetatif dan fase berbunga serta pembentukan buah memperoleh tingkat validitas sebesar 100%. Pengujian sistem penyemprotan pestisida juga menunjukkan tingkat validitas sebesar 100%. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan mampu mendukung monitoring kondisi lingkungan tanaman secara real-time serta mengotomatisasi proses penyiraman dan penyemprotan pestisida sesuai dengan kebutuhan sistem.
PENGARUH LIVE STREAMING DAN FLASH SALE TERHADAP PEMBELIAN IMPULSIF KONSUMEN SHOPPING TIKTOK DI SERDANG BEDAGAI Sudaryanto Sudaryanto; Fikri Khairullah; Bobby Hartanto; Rusmewahni Rusmewahni
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6732

Abstract

Abstract: This study aims to examine the effect of live streaming and flash sales on impulsive buying behavior among TikTok Shop consumers in Serdang Bedagai Regency, specifically in Sei Rampah and Tebing Tinggi sub-districts. A quantitative approach with a causal associative design was used. The sample of this study consisted of 100 active TikTok Shop consumers selected through purposive sampling. Data analysis was conducted using Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS software. The measurement model (outer model) evaluation results showed that all indicators were valid and reliable with a loading factor > 0.70 and Composite Reliability > 0.70. The structural model (inner model) testing results indicated that live streaming had a positive and significant effect on impulsive buying with a t-statistic value of 2.282 (p=0.023). Flash sales also had a positive and significant effect on impulsive buying with a t-statistic value of 9.136 (p=0.000). The R-square value of 0.633 indicated that the two independent variables were able to explain 63.3% of the variance in impulsive buying. In conclusion, the interactivity of live streaming and the urgency of flash sales effectively encourage spontaneous purchasing decisions among consumers. Keywords: live streaming; flash sale; impulsive buying; tiktok shop.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh live streaming dan flash sale terhadap perilaku pembelian impulsif konsumen TikTok Shop di Kabupaten Serdang Bedagai, khususnya di Kecamatan Sei Rampah dan Tebing Tinggi. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan desain asosiatif kausal. Sampel penelitian ini berjumlah 100 responden konsumen aktif TikTok Shop yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan perangkat lunak SmartPLS. Hasil evaluasi model pengukuran (outer model) menunjukkan bahwa semua indikator valid dan reliabel dengan nilai loading factor > 0,70 dan Composite Reliability > 0,70. Hasil pengujian model struktural (inner model) menunjukkan bahwa live streaming berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian impulsif dengan nilai t-statistik sebesar 2,282 (p=0,023). Flash sale juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian impulsif dengan nilai t-statistik sebesar 9,136 (p=0,000). Nilai R-square sebesar 0,633 mengindikasikan bahwa kedua variabel independen tersebut mampu menjelaskan 63,3% varians pada pembelian impulsif. Kesimpulannya, interaktivitas live streaming dan urgensi flash sale secara efektif mendorong keputusan pembelian spontan pada konsumen. Kata kunci: live streaming; flash sale; pembelian impulsif; tiktok shop.
KESUKSESAN IMPLEMENTASI SIAKAD DI UNIVERSITAS ROYAL: INTEGRASI MODEL D&M, TAM, UTAUT, DAN HABIT Hainur Rasyid; Raja Tama Andri Agus
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6733

Abstract

Abstract: This study examines the factors affecting the success of Academic Information System (SIAKAD) implementation at Royal University using an integrated theoretical framework of the DeLone & McLean IS Success Model, Technology Acceptance Model (TAM), and Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). The primary contribution of this study is the empirical examination of the Habit construct from UTAUT, which has not been previously tested in the Indonesian SIAKAD context based on the literature reviewed. A quantitative cross-sectional approach was employed using two-stage Structural Equation Modeling (Anderson & Gerbing, 1988) with jamovi 2.6/SEMLj. Data were collected from 270 respondents via stratified random sampling from a population of 8,193 users. The measurement model demonstrated acceptable fit (χ²/df=2.87, RMSEA=0.083, CFI=0.938, TLI=0.928, SRMR=0.037). Results indicate that Habit (β=0.773, p<0.001) is the dominant predictor of Usage Intensity, Information Quality (β=0.996, p=0.006) is the only quality dimension that significantly predicts User Satisfaction, and User Satisfaction (β=0.756, p<0.001) is the strongest predictor of Net Benefits. The high R² values (UI=0.910; US=0.792; NB=0.877) confirm that in long-term mandatory information system environments, habitual usage patterns are more predictive than system quality dimensions in explaining usage intensity. Keywords: SIAKAD; DeLone & McLean; Habit; Structural Equation Modeling; Mandatory System   Abstrak: Penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi kesuksesan implementasi SIAKAD di Universitas Royal menggunakan kerangka terpadu DeLone & McLean IS Success Model, TAM, dan UTAUT. Kontribusi utama penelitian ini adalah pengujian konstruk Habit dari UTAUT yang belum pernah diuji secara empiris dalam konteks SIAKAD Indonesia berdasarkan kajian literatur yang dilakukan. Pendekatan kuantitatif cross-sectional diterapkan menggunakan Structural Equation Modeling dua tahap (Anderson & Gerbing, 1988) dengan jamovi 2.6/SEMLj. Data dikumpulkan dari 270 responden melalui stratified random sampling (N=8.193). Model CFA menunjukkan fit yang dapat diterima (χ²/df=2,87, RMSEA=0,083, CFI=0,938, TLI=0,928, SRMR=0,037). Hasil menunjukkan Habit (β=0,773, p<0,001) sebagai prediktor dominan Intensitas Penggunaan, Kualitas Informasi (β=0,996, p=0,006) sebagai satu-satunya dimensi kualitas yang secara signifikan memprediksi Kepuasan Pengguna, dan Kepuasan Pengguna (β=0,756, p<0,001) sebagai prediktor terkuat Manfaat Bersih. Nilai R² tinggi (UI=0,910; US=0,792; NB=0,877) mengkonfirmasi bahwa dalam lingkungan SI wajib jangka panjang, pola penggunaan habitual lebih prediktif dibandingkan dimensi kualitas sistem dalam menjelaskan intensitas penggunaan. Kata kunci: SIAKAD; DeLone & McLean; Habit; SEM; Sistem Wajib
KNOWLEDGE SHARING SEBAGAI PENDUKUNG CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT PADA COFFEE SHOP TANAKA Elly Rahayu; Wan Mariatul Kifti; Daril Khoir Nasution
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6734

Abstract

Abstract: The increasing competition in the coffee shop industry requires businesses to establish sustainable customer relationships through the implementation of Customer Relationship Management (CRM). One factor that supports effective CRM is Knowledge Sharing, defined as the practice of employees sharing information and knowledge with customers during service interactions. This study aims to examine the effect of Knowledge Sharing on Customer Relationship Management at Coffee Shop Tanaka. A quantitative approach was employed involving 100 customers selected using purposive sampling. Data were collected through a five-point Likert-scale questionnaire and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4. The results indicate that Knowledge Sharing has a positive and significant effect on Customer Relationship Management, with a path coefficient of 0.758, a T-statistic of 14.217, and a p-value of 0.000. Furthermore, the R² value of 0.575 indicates that Knowledge Sharing explains 57.5% of the variance in Customer Relationship Management. These findings demonstrate that employees' knowledge-sharing practices enhance customer interaction, strengthen trust, and foster long-term customer relationships. This study provides empirical evidence that Knowledge Sharing serves as an important strategy in supporting the implementation of Customer Relationship Management within the coffee shop industry. Keywords: Knowledge Sharing; Customer Relationship Management; Coffee Shop: PLS-SEM; Management.   Abstrak: Persaingan industri coffee shop menuntut pelaku usaha untuk membangun hubungan pelanggan yang berkelanjutan melalui penerapan Customer Relationship Management (CRM). Salah satu faktor yang diduga mendukung keberhasilan CRM adalah Knowledge Sharing, yaitu praktik berbagi pengetahuan yang dilakukan karyawan kepada pelanggan selama proses pelayanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Knowledge Sharing terhadap Customer Relationship Management pada Coffee Shop Tanaka. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 100 pelanggan sebagai responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Knowledge Sharing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Customer Relationship Management dengan koefisien jalur sebesar 0,758, nilai T-statistics sebesar 14,217, dan p-value sebesar 0,000. Nilai R² sebesar 0,575 menunjukkan bahwa Knowledge Sharing mampu menjelaskan 57,5% variasi Customer Relationship Management. Temuan ini menunjukkan bahwa praktik berbagi pengetahuan yang dilakukan karyawan kepada pelanggan mampu meningkatkan kualitas interaksi, membangun kepercayaan, dan memperkuat hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris mengenai peran Knowledge Sharing sebagai strategi pendukung implementasi Customer Relationship Management pada industri coffee shop. Kata kunci: Knowledge Sharing; Customer Relationship Management; Coffee Shop; PLS-SEM; Manajemen.