cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa Sastra dan Budaya
ISSN : 23560576     EISSN : 25798006     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo.
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
DEIXIS ANALYSIS IN JOB APPLICATION LETTERS AND ITS APPLICATION IN TEACHING WRITING Zulia Chasanah
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 9, No 2 (2022): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v9i2.8179

Abstract

 Abstract. This research is concerned with deixis used in sentences of the job application letters. Based on the problem statements, the aims of this study are to explain kinds of deixis in job application letters and to describe the application of deixis in job application letters in teaching writing. The data of this study were taken from the sentences containing deixis in job application letter. The instrument of the research is the researcher. This study uses descriptive qualitative design because the researcher describes deixis found in the job application letter. The result shows that there are 405 (79.88%) person deixis, 1 (0.20%) place deixis, 4 (0.79%) time deixis, 43 (8.48%) discourse deixis, and 54 (10.65%) social deixis. The result of the application can be used for teaching writing at senior high school.Keywords: Deixis, Job Application Letter, Teaching Writing
ALIH KODE, CAMPUR KODE, DAN VARIASI BAHASA PADA PEMENTASAN WAYANG SASAK Fendy Yogha Pratama; Cerianing Putri Pratiwi; Much. Nuril Huda
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 10, No 1 (2023): JURNAL BAHTERA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v10i1.8393

Abstract

The term Wayang Sasak refers to the puppet that developed and was staged in Lombok, West Nusa Tenggara. This study aims to describe the form of code mixing, code switching, and language variations in Sasak puppet performances. The source of the data was taken from the Sasak puppet performance with a play entitled "Sosialisasi Pencegahan Penularan Covid-19 di NTB" which was performed by dalang Lalu Nasib. This puppet performance is a form of socialization conducted by the Regional Secretariat of West Nusa Tenggara Province to provide education to the community. The results showed that the code switching and code mixing occurred in the performance. In addition, there are variations on ideolects, dialects and sociolects.
STRATEGI PENGGUNAAN KOSAKATA DAN TATA BAHASA PADA BERITA “TRAGEDI KANJURUHAN” YANG TERDAPAT DI MEDIA ONLINE Syufi Alit Nurmala; Agus Hamdani
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 10, No 1 (2023): JURNAL BAHTERA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v10i1.8374

Abstract

ABSTRACTThis article aims to describe strategies for using vocabulary and grammar in the news of several online media. The topic of the news studied is the Kanjuruhan tragedy. The method used is descriptive method, to describe the use of a vocabulary and grammar in writing news. In this regard, the opinion of Roger Fowler et al. In developing his analytical model, Roger Fowler et al used Halliday's explanation of the structure and function of language as a basis. The functions and structures of this language form the basis of grammatical structures, where grammar provides tools to be communicated. Vocabulary and grammar used in several online media in reporting on the kanjuruhan tragedy tend to marginalize victims. The author focuses more on the perpetrators, while the victims are ignored. The vocabulary used tends to be classifying vocabulary, limiting view vocabulary, discourse battle vocabulary and marginal vocabulary. The grammar used is passivation and nominalization which results in the elimination of the perpetrator, and the victim tends to be the trigger for the events that occur.Keyword : Grammar vocabulary, news ABSTRAKArtikel ini bertujuan untuk menggambarkan strategi penggunaan kosakata dan tata bahasa yang terdapat dalam berita beberapa media online.  Adapun topik berita yang dikaji adalah mengenai  tragedi Kanjuruhan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif,untuk mendeskripsikan penggunaan sebuah kosakata dan tata bahasa dalam menulis berita. Sekaitan dengan hal tersebut yang dijadikan landasan pada artikel ini adalah pendapat Roger Fowler dkk, .Dalam membangun model analisisnya Roger Fowler dkk menggunakan penjelasan Halliday mengenai struktur dan fungsi bahasa sebagai dasar. Fungsi dan struktur bahasa ini menjadi dasar struktur tata bahasa, dimana tata bahasa itu menyediakan alat untuk dikomunikasikan.  Kosakata dan tata bahasa yang digunakan pada beberapa media online dalam memberitakan tragedy kanjuruhan cenderung meminggirkan korban. Penulis lebih berfokus kepada pelaku, sementara korban diabaikan. Kosakata yang digunakan cenderung  kosakata membuat klasifikasi, kosakata membatasi pandangan, kosakata pertarungan wacana dan kosakata marjinal. Tata bahasa yang digunakan adalah passivasi dan nominalisasi yang mengakibatkan penghapusan pelaku, dan korban cenderung menjadi pemicu dari peristiwa yang terjadi.Keyword : Kosakata tata bahasa, berita
Mekanisme Pertahanan Diri Tokoh Utama dalam Novel Represi Karya Fakhrisina Amalia Diana Wulandari; Eko Sri Israhayu
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 10, No 1 (2023): JURNAL BAHTERA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v10i1.8434

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang mekanisme pertahanan diri dalam novel Represi karya Fakhrisina Amalia pada tokoh utama bernama Anna. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk mekanisme pertahanan diri tokoh utama dalam novel Represi karya Fakhrisina Amalia. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan psikologi sastra. Data penelitian berupa kata, frasa, dan kalimat yang mengandung mekanisme pertahanan diri. Sumber data penelitian berupa novel Represi karya Fakhrisina Amalia. Teknik pengumpulan data berupa teknik baca dan teknik catat. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi teori dan triangulasi sumber data. Teknik analisis data dilakukan melalui empat tahap, yaitu persiapan dan pengorganisasian data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk mekanisme pertahanan diri yang dilakukan oleh tokoh utama dalam novel Represi karya Fakhrisina Amalia, yaitu: 1) represi (menekan dorongan kembali kea lam bawah sadar); 2) formasi reaksi (tindakan yang bertolak belakang dari pikirannya); 3) penyangkalan (penolakan terhadap fakta yang menimbulkan kecemasan); 4) proyeksi (melampiaskan kesalahan kepada orang-orang disekitarnya); 5) pengalihan (mengalihkan sasaran ketakutan atau keinginan pada objek yang lebih memungkinkan); 6) sublimasi (pengubahan dorongan negatif menjadi hal-hal yang positif); 7) regresi (perilaku yang kembali pada tahap perkembangan sebelumnya); dan 8) rasionalisasi (pemberian penjelasan yang logis).   Kata kunci: Mekanisme Pertahanan Diri, Tokoh Utama, Novel
Nyai Ontosoroh's Capitals Amid the Challenges of Postcolonialism in Bumi Manusia: A Bourdieu's Critical Reading R Hariyani Susanti
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 10, No 1 (2023): JURNAL BAHTERA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v10i1.8435

Abstract

This literary research delves into the life of Nyai Ontosoroh, who lived during postcolonialism and societal gender stereotypes. It aims to analyze the tactics she used to make the most of her social, cultural, and economic capital. This research will employ a qualitative approach to analyze the life and experiences of Nyai Ontosoroh using Bourdieu's critical reading framework. The study will utilize secondary sources to identify and categorize the different forms of capital available to the character and examine how they intersected with her experiences of postcolonialism and gender stereotypes, which provides a lens to understand how people can leverage different forms of capital to achieve their goals. Through this analysis, the study discovered that Nyai Ontosoroh was able to take advantage of the capitals provided by her illegitimate husband to navigate the difficulties of being a woman in the era. The findings of the research showcase the remarkable abilities of Nyai Ontosoroh in utilizing her capitals and highlight the critical role of social capital in shaping the experiences of women during this historical time. This study highlights the significance of understanding the intricate relationships between gender, postcolonialism, and social capital, providing valuable insights for scholars and readers alike.
Can student English competence be measured by using standardized test?: A reflection of previous English examination on assessment policy Alfian Alfian
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 10, No 1 (2023): JURNAL BAHTERA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v10i1.8483

Abstract

Assessment is one the important aspect in education process. However, the assessment that relies on the examination, especially written test cannot describe the student real competence in English especially for speaking skill. This paper presents the reflection of previous policy in the assessment in English subject. This paper argues that there are discrepancy of the assessment practice and assessment theory which is implemented by the ministry of education. In addition, this paper also suggests several methods of assessment in English and provide the principles of language assessment and its implementation in the examination, finally this paper also recommended to accommodate school-based and external assessments. 
FAKTOR KEBAHASAAN CERAMAH GUS MIFTAH ANTARA MAKSIAT DAN IBADAH SERTA RELEVANSINYA DENGAN PEMBELAJARAN CERAMAH DI KELAS XI SMA Nur Hamidah; Umi Faizah; Suryo Daru Santoso
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 10, No 1 (2023): JURNAL BAHTERA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v10i1.8463

Abstract

Berbicara di depan khalayak merupakan kegiatan yang tidak mudah bagi sebagian peserta didik. Salah satu bentuk berbicara di depan khalayak adalah ceramah. Berdasarkan penelitian penulis,  pada saat ini masih terdapat peserta didik yang kesulitan dalam berceramah dengan menggunakan faktor kebahasan yang tepat agar ceramah yang disampaikan dapat diterima baik oleh audiens. Oleh karena itu, peserta didik harus mampu memahami penggunaan faktor kebahasaan untuk menunjang keberhasilan berbicara khususnya berceramah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) bentuk faktor kebahasaan ceramah Gus Miftah Antara Maksiat dan Ibadah; (2) relevansi media video ceramah Gus Miftah Antara Maksiat dan Ibadah dengan pembelajaran ceramah di kelas XI SMA. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah tuturan dalam ceramah Gus Miftah Antara Maksiat dan Ibadah. Pengumpulan data menggunakan metode simak, teknik simak bebas libat cakap, dan teknik catat. Hasil penelitian disimpulkan bahwa faktor kebahasaan meliputi: (a) ketepatan ucapan sudah jelas dan tepat; (b) pilihan kata sangat bervarisi; (c) ketepatan sasaran pembicaraan penggunaan kalimat sesuai tingkat audiens. Selanjutnya, relevansi media video ceramah Gus Miftah Antara Maksiat dan Ibadah dengan pembelajaran ceramah di kelas XI SMA adalah adanya kesesuaian antara kompetensi dasar yaitu: KD. 3.24 Menganalisis isi, struktur, dan kebahasaan dalam ceramah berkaitan dengan bidang pekerjaan, kompetensi dasar tersebut relevan dengan objek penelitian ceramah Gus Miftah Antara Maksiat dan Ibadah. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk bahan pembelajaran berbicara di kelas XI SMA.
STRATEGI BUDAYA DAN PENGEMBANGAN KRITIK KARYA SASTRA JAWA MODERN DI LINGKUNGAN SEKOLAH Eko Santosa
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 10, No 1 (2023): JURNAL BAHTERA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v10i1.8491

Abstract

ABSTRAKSastra Jawa modern terus dikeluhkan bernasib buruk. Salahsatu indikasi nasib buruk sastra Jawa itu ialah lemahnya sistem kritik.Lemahnya sistem kritik itu terlihat jelas pada minimnya publikasi karya-karya kritik. Minimnya publikasi karya-karya kritik itu terjadi akibat tradisi kritik dalam masyarakat (sastra) Jawa belum berjalan sebagaimana mestinya. Karena itu,agar kritik karya sastra Jawa modern berperan sekaligus mengembangkan sastra Jawa, kritik karya sastra Jawa itu perlu ditradisikan dan dikembangbiakkan dimasyarakat, termasuk di sekolah (SLTP,SLTA Perguruan tinggi/PT). Budaya dan pengembang ini perlu langkah dan tindakan nyata, tidak hanya sekadar diskusi ataupun temu sastra, seminar sastra maupun kongres satra, tapi juga perlu menampung produksi  distribusi dan kontribusi buku-buku karya sasta  Jawa modern secara  nyata dan proporsional.Kontrbusi budaya kritik sastra di sekolah diharapkan dapat menjadi tradisi tulis sastradisamping secara langsung sebagaipembelajaran sastradi sekolah.Kritik sebagai pembelajaran,kritik sebagai kontrol sosial yang jadi media tulis karya anak-anak muda melelui ruang-ruang sastra seperti buletin sastra,majalah sastra atau majalah dinding yang ada salah satunya di sekolah-sekolah.
HYBRID ENGLISH LEARNING FOR NON-ENGLISH DEPARTMENT STUDENTS: UNVEILING THE CHALLENGES AND PROBLEMS Fran Lina, Marisa; Suriyah, Eni
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v10i2.8782

Abstract

Hybrid learning in this research is a combination of WhatsApp Group online learning with restricted face-to-face learning. This facilitates the learning needs of students who have been accustomed to being online for more than two semesters. This study focuses on (1) how are the perspectives of non-English Department students towards hybrid English learning? (2) what are the challenges and problems they experienced during hybrid English learning? Data from the Google Form for English courses were analyzed qualitatively with a descriptive approach and student interviews were also analyzed qualitatively with thematic analysis. The results show that, first, students have better understanding in hybrid class than online class and they also feel challenged to answer quizzes and questions in an online and offline group of hybrid class; second, low English skill students are easier to understand in hybrid learning, the weather and time management challenge becomes new issues from this research. They affect students' readiness problems of hybrid learning who come late to the offline class. This study also offers English lecturers by making students disciplined in attending hybrid classes and activating their learning enthusiasm and speed of language response.
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER KOMUNIKATIF DALAM BUKU TEKS BAHASA INDONESIA KELAS X KURIKULUM MERDEKA Windra Puspita, Oktaviani; Widowati, Widowati; Mukhlis, Mukhlis; Selvy Nugraheny, Ria
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 10, No 2 (2023): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v10i2.8765

Abstract

Buku menjadi sangat penting untuk menjadi sarana edukasi menumbuhkan nilai-nilai karakter siswa di negara Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai pendidikan karakter komunikatif yang terdapat dalam buku teks Bahasa Indonesia kelas X kurikulum merdeka. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil analisis deskripsi kualitatif mengungkapkan bahwa buku teks Bahasa Indonesia kelas X kurikulum merdeka terdapat 11 nilai pendidikan karakter komunikatif. Pada bab I dan bab III masing-masing terdapat 1 nilai pendidikan karakter komunikatif.  Bab IV terdapat 7 nilai pendidikan karakter komunikatif. Dan 2 nilai pendidikan karakter komunikatif pada bab VI. Sedangkan pada bab II dan bab IV tidak ditemukan nilai pendidikan karakter komunikatif. Kesimpulannya, buku teks Bahasa Indonesian kelas X kurikulum merdeka telah sesuai dengan arah pendidikan Indonesia yang menekankan pada penanaman nilai-nilai karakter.Kata kunci: nilai pendidikan karakter komunikatif, buku teks Bahasa Indonesia kelas X, kurikulum merdeka