cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa Sastra dan Budaya
ISSN : 23560576     EISSN : 25798006     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo.
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
KAJIAN FOLKLOR TRADISI KUNCUNGAN DI DESA PENUNGKULAN KECAMATAN GEBANG KABUPATEN PURWOREJO Arsyl Trinuria, Syafa; Santosa, Eko; Aryanto, Aris
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v11i2.8992

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan prosesi tradisi kuncungan, makna simbolis ubarampe dan pandangan masyarakat terhadap tradisi kuncungan di Desa Penungkulan, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo. Sumber data primer dalam penelitian ini yaitu informasi dari informan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi. Sumber data sekunder berupa dokumentasi foto, video pelaksanaan, dan rekaman wawancara. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi partisipan, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dengan membandingkan data-data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan analisis model interaktif yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian didapatkan beberapa bagian pada prosesi pelaksanaannya seperti, pra-pelaksanaan yaitu, (1)memilih hari, (2)mengundang tamu undangan, (3)menyiapkan ubarampe, tahap pelaksanaan yaitu, (1)mengumpulkan tamu undangan, (2)pembukaan, (3)pembacaan sholawat dan pemotongan rambut kuncung, (4)pembacaan doa, (5)dhaharan, (6)membagikan berkatan atau walimahan.Kata Kunci: folklor, tradisi, kuncungan.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA KOMPREHENSIF RECOUNT TEXT MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT Kusuma, Akbar Tanjung; Sukarni, Semi
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v11i2.8999

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui peningkatan pembelajaran bahasa Inggris menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe team game tournament. Pada indikator peningkatan sekurang-kurangnya 85% siswa memperoleh skor minimal 70, rata-rata prosentase aktivitas siswa mencapai 85% mencapai kategori baik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-April 2024 tahun pelajaran 2023/2024 di SMP Negeri 30 Purworejo. Penelitian dilakukan di kelas VIII A SMP Negeri 30 Purworejo yang berjumlah 32 siswa, 12 orang diantaranya perempuan dan 20 orang laki-laki, dengan badan siswa yang heterogen. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Data yang dikumpulkan sebelumnya dilakukan analisis deskriptif menggunakan analisis persentase. Metode penelitian yang digunakan adalah sebagai berikut: Ada empat tahapan utama dalam proses perencanaan: (1) perencanaan (perencanaan), (2) tindakan (pelaksanaan), (3) observasi dan evaluasi, dan (4) refleksi dan tindak lanjut. dilanjutkan dengan dua siklus utama, yaitu Siklus I dan Siklus II. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ada kebutuhan untuk meningkatkan proses pengajaran siswa cara membaca teks narasi komprehensif. Hal ini disebabkan karena aktivitas belajar siswa semakin meningkat. mengingat secara menyeluruh kemampuan membaca teks. Rata-rata siswa selama pembelajaran pada Siklus I diperoleh rata-rata keaktivan 80,64% (kategori cukup hingga sangat baik), dan pada Siklus II meningkat menjadi 82,45%. Rata-rata tercapai pada Siklus I sebesar 70,34% dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 78,13%. The study's findings indicate that there is a growing increase in the learning outcomes of comprehending comprehensive retelling texts. In Siklus I, the rata-rata was 70,34, with a 78,13% ketuntasan belajar klasikal; in Siklus II, the rata-rata was up to 78,25, with an 87,50% ketuntasan belajar klasikal. Kata kunci: Ketrampilan Membaca, membaca komprehensif, pembelajaran kooperatif, TGT 
KEMAMPUAN MENGUNGKAPKAN GAGASAN MELALUI METODE PEMODELAN DAN PENGUATAN BAGI SISWA SMP NEGERI 4 WANAYASA BANJARNEGARA TAHUN 2023/2024 Sholeh, Khabib; Astuti, Ari; Setyorini, Nurul; Kadaryati, Kadaryati
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v11i2.9039

Abstract

Salah satu karakter pelajar yang dibutuhkan untuk menghadapi persaingan global saat ini adalah kemampuan menyamiakan gagasan. Untuk itu, karakter ini lebih ideal jika disandingkan dengan kemampuan menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab. Pengembangan karakter ini dapat dilakukan seiring dengan program pembinaan siswa melalui integrasi atribut soft skills berupa kemampuan berpikir kritis dan kemampuan public speaking dalam kegiatan kesiswaan dirasa mendesak untuk mempercepat pemerolehan lulusan yang paripurna (well-rounded graduates). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam menyampaikan gagasan secara lisan baik formal maupun nonformal dengan pemodelan yang baik. Metode pemodelan dengan acuan dari suatu contoh yang akan dibuat atau dihasilkan. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IX-A SMP Negeri 4 Wanayasa pada semester 2 tahun 2022/2023 yang berjumlah 32 peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Prosedur tiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pemodelan bagi siswa kelas IX SMP Negeri 4 Wanayasa dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dalam berpidato. Hal ini dapat dilihat dari hasil yang diperoleh pada setiap siklus. Dalam siklus I, persentase kemampuan siswa sebesar 70, 16 % dan  persentase siklus II sebesar 77,5 %. Hal ini berarti ada peningkatan kemampuan siswa dalam menyampaikan gagasan sebesar 7,34 %. Berdasarkan capain tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode pemodelan dan penguatan dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia, khususnya kemampuan berpikir kritis dalam menyampaikan gagasan pada siswa kelas IX SMP Negeri 4 Wanayasa. Metode pemodelan dan penguatan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam mengungkapkan gagasan.Kata Kunci: kemampuan mengungkapkan gagasan; pemodelan dan penguatan
KLASIFIKASI EMOSI DASAR PADA TOKOH UTAMA NE ZHA DALAM FILM NE ZHA 《哪吒》KARYA JIAO ZI《饺子》 : KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA Erwani, Intan; Amelia, Amanda
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v11i2.8990

Abstract

Abstrak: Klasifikasi emosi memiliki peran krusial dalam mengidentifikasi dan memahami dinamika emosional yang mempengaruhi perilaku dan keputusan individu dalam berbagai konteks naratif. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penyebab munculnya emosi tokoh utama serta klasifikasi emosi dasar pada tokoh utama dalam film Ne Zha. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teori yang digunakan adalah teori klasifikasi emosi David Krech dengan pendekatan psikologi sastra. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa satuan lingual, kata, klausa, frasa dan kalimat yang memberikan gambaran penyajian emosi dasar tokoh utama pada film Ne Zha. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak bebas libat cakap dan catat.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stigma sosial merupakan penyebab yang paling dominan dalam mempengaruhi emosi Ne Zha. Stigma ini mencerminkan penolakan, diskriminasi, dan pengucilan dari masyarakat, yang berkontribusi signifikan terhadap kondisi emosional Ne Zha. Dari analisis terhadap 25 data emosi dasar, ditemukan bahwa emosi senang dan marah adalah yang paling dominan. Emosi senang muncul saat Ne Zha merasakan momen penerimaan atau keberhasilan, sedangkan emosi marah muncul sebagai respon terhadap penolakan dan perlakuan buruk.Kata kunci: Emosi, Film, Ne Zha, Psikologi Sastra, Jiao Zi
PENERAPAN METODE PROBLEM-BASED LEARNING SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA Ratnawati, Wahyu; Hirusetyadi, Bambang; Ngafif, Abdul; Dewi, Puspa
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v11i2.9000

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kemampuan membaca siswa kelas VIIID SMPN 3 Kertek, Wonosobo. Dari hasil tes diagnostik, rata-rata nilainya adalah 67,83 yang mengindikasikan bahwa kemampuan membacanya masih rendah karena dibawah KKTP 70. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa melalui penerapan metode Problem-based Learning pada subjek penelitian siswa kelas VIIID SMPN 3 Kertek, Wonosobo. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment One Group Pre-test Post-test karena penelitian dilakukan pada satu kelompok yaitu kelas VIIID SMPN 3 Kertek, Wonosobo. Dalam penerapan Problem-based Learning, peneliti mengikuti sintak yaitu orientasi siswa pada masalah, mengorganisasi siswa untuk belajar, membimbing penyelidikan mandiri dan kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil diskusi, serta menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Hasil posttest menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca siswa berdasarkan nilai rata-rata yang meningkat menjadi 72,50. Hasil observasi Profil Pelajar Pancasila menunjukkan bahwa pada dimensi gotong royong, peserta didik sudah menunjukkan sikap kerjasama, pada dimensi kreatif siswa dapat mengembangkan kosakata secara luas dan pada dimensi bernalar kritis siswa sudah mampu mengidentifikasi informasi yang terdapat didalam teks. Adanya perubahan kompetensi dan perubahan perilaku di atas menunjukkan bahwa metode Problem-based Learning terbukti mampu meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas VIIID SMPN 3 Kertek, Wonosobo.
STUDI KOMPARASI ANTARA GOOGLE TRANSLATE DAN PENERJEMAH MANUSIA TEKS PEKIK BURUNG KEDASI DI TEPI KAHAYAN CERPEN KARYA HAN GAGAS Setiyono, Junaedi; Widodo, Sri; Bagiya, Bagiya
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v11i2.9043

Abstract

ABSTRAK: Di era digital ini, penerjemah tidak bisa mengabaikan keuntungan penggunaan mesin penerjemah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan karya penerjemahan yang dilakukan oleh mesin penerjemah dengan penerjemah manusia dalam menerjemahkan cerita pendek berbahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris. Dalam membandingkan, peneliti memusatkan pada perubahan finite antara mesin penerjemah dan penerjemah manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif-kualitatif yang dipaparkan oleh Enio Cipani dan studi komparatif oleh Robert L Stake. Sementara itu, untuk perubahan finite, peneliti menggunakan teori finite dan non-finite clause yang ditulis oleh Jim Miller. Dalam pengumpulan data, peneliti memilih salah satu cerita pendek di laman Dalang Publishing, penerbit yang berpusat di San Mateo, California, Amerika Serikat, yaitu cerita pendek karya Han Gagas Pekik Burung Kedasi di Tepi Kahayan yang diterjemahkan oleh Umar Thamrin menjadi Crying Cuckoos over the Kahayan. Temuan penelitian ini adalah cerita pendek Indonesia yang awalnya memiliki 2844 kata setelah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh mesin penerjemah, yaitu Google Translate, menjadi 3487 kata. Sementara itu, penerjemah manusia menerjemahkannya menjadi 3.210 kata. Kalimat dalam cerpen berbahasa Indonesia yang berjumlah 241 kalimat setelah diterjemahkan oleh mesin penerjemah menjadi 242 kalimat. Sementara itu, penerjemah manusia menerjemahkannya sebanyak 254 kalimat. Jika dipusatkan pada finite, ditemukan 297 perubahan mendasar dalam karya penerjemah mesin dibandingkan dengan penerjemah manusia (termasuk perubahan kata benda, kata sifat, dan sebagainya). Selain itu, di antara perubahan tersebut, terdapat 213 perubahan finite. Hal ini menunjukkan bahwa 71,72% finite dalam teks yang diterjemahkan oleh penerjemah mesin mengalami perubahan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa makna kalimat atau sense hasil penerjemahan mesin penerjemah mengalami perubahan lebih dari 50% bila dibandingkan dengan hasil penerjemahan penerjemah manusia.Kata Kunci: penerjemah mesin, Google Translate, penerjemah manusia, cerpen berbahasa Indonesia, finite.
VARIASI PENGGUNAAN KATA SERAPAN BAHASA DAERAH DAN BAHASA ASING PADA NOVEL “RANAH 3 WARNA” KARYA AHMAD FUADI kurniati, lisdwiana; Tussolekha, Rohmah; Ridayani, Ridayani
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v11i2.8996

Abstract

Abstract : This research aims to describe the forms of use of variations in loanwords from regional and foreign languages through the process of adoption, adaptation and translation contained in the novel "Ranah 3 Warna" by Ahmad Fuadi. This research is a type of qualitative descriptive research. The results of the research show that there are 171 loan words from regional and foreign languages. There are 65 loanwords from regional languages, namely: 1) 2 words (1%) were found in the adoption form of adoption, 1 word was found in the Minang language (West Sumatra), and 1 word was found in Javanese, 2) 18 words were found in the adaptation form (9). %) from the Minang language (West Sumatra), 3) The translator's absorption form found 45 words (22.5%) from Minang language (West Sumatra) 38 words, Javanese 1 word, and Sundanese 6 words. For loanwords from foreign languages, there are 106, namely: 1) 11 words (5.5%) of adopted loan forms were found in English, 2 words in Arabic, 2 words in Dutch, and 1 word in Greek, 2) form Adapted absorption was found in 69 words (34.5%) from English 26 words, Arabic 17 words, Dutch 15 words, and Greek 11 words, 3) Translator's absorption form found 26 words (13%) from English 24 words , Arabic 1 word, and Greek 1 word. This research shows that the most frequently found absorption process is the adaptation process from a foreign language, namely English.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA DENGAN METODE CIRC BERBANTU CARD GAME Kusmiati, Titin; Ngafif, Abdul; Dewi, Puspa; Widiyono, Yuli
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v11i2.9001

Abstract

Rendahnya kemampuan membaca di SMPN 2 Sruweng menjadi latar belakang penelitian. Hasil tes diagnostik menunjukkan bahwa subjek penelitian yaitu kelas VIIIB kemampuan membacanya masih rendah dengan indikasi rata-rata nilainya 60 dengan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP) sebesar 37,5%. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa yang menjadi subjek penelitian. Dengan menerapkan metode penelitian One Group Pre-test Post-test, peneliti menerapkan metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) berbantu Card Games dengan sintak mengamati, mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikan. Hasil post-test menunjukkan peningkatan dengan rerata hasil belajar peserta didik meningkat menjadi 75,31 dengan KKTP yaitu 100%. Dari hasil observasi Profil Pelajar Pancasila pada dimensi gotong royong,  59,30% peserta didik sudah menunjukan sikap kerjasama dan pada dimensi mandiri dan kreatif, 78,12% sudah mampu menjawab pertanyaan pada sebuah teks yang disajikan secara mandiri. Melihat adanya perubahan kompetensi dan perubahan perilaku berdasarkan hasil post-test di atas, maka penerapan CIRC berbantu Card Game mampu meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas VIIIB SMPN 2 Sruweng.
ANALISIS KESALAHAN EJAAN DALAM PENULISAN MAKALAH MAHASISWA MANAJEMEN UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Siallagan, Lasenna; Septanislaus Togatorop, dkk., Rey
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v11i2.8993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan ejaan pada dokumen mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan purposive sampling untuk mengidentifikasi sampel. Data dikumpulkan melalui teknik membaca berulang-ulang dan analisis mendalam terhadap latihan-latihan pilihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan ejaan yang paling banyak terjadi antara lain penggunaan huruf kapital (48,68%), penulisan tanda baca (48,68%), penulisan kata dasar dan akhiran (25,66%). Selain itu, kesalahan tanda baca, terutama kesalahan penggunaan titik dan koma, mencapai 25,66%. Kesalahan-kesalahan tersebut menunjukkan bahwa siswa masih belum memahami dengan jelas kaidah ejaan bahasa Indonesia (EBI). Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya melanjutkan pelatihan dalam penulisan akademik, khususnya bagaimana menerapkan ejaan yang benar untuk menyampaikan gagasan dalam penulisan akademik dengan lebih efektif dan sesuai standar bahasa.
IMPLEMENTASI DISCOVERY LEARNING BERBANTU TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS SISWA Kaaf, Lutfi Al; Hendarto, Eko; Ngafif, Abdul; Dewi, Puspa; Widiyono, Yuli
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v11i2.9002

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahanya keterampilan menulis peserta didik kelas VIII A SMPN 2 Karangsambung, Kebumen. Mengambil nilai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) 70, hasil asesmen awal menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta didik yaitu 66 dan masih dibawah KKTP. Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan menulis peserta didik masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis peserta didik melalui implementasi discovery learning berbantu talking stick pada peserta didik kelas VIII A sebagai subjek penelitian. Peneliti menggunakan Quasi Experiment One Group Pre-test Post-test sebagai desain penelitian dikarenakan penelitian dilakukan pada satu kelompok yaitu kelas VIII A SMPN 2 Karangsambung, Kebumen. Pada pelaksanaannya, peneliti mengikuti sintak yaitu pemberian rangsangan, identifikasi masalah, pengumpulan data, pengolahan data, pembuktian, dan menarik kesimpulan. Hasil asesmen akhir menunjukkan peningkatan keterampilan menulis siswa dengan indikator rata-rata nilai adalah 78. Hasil observasi Profil Pelajar Pancasila menunjukkan bahwa pada dimensi mandiri, peserta didik mampu mencari ide karya tulis secara mandiri, pada dimensi bergotong royong, peserta didik menunjukkan sikap kerjasama dalam memecahkan masalah, pada dimensi kreatif siswa dapat mengembangkan idenya menjadi karya tulis. Perubahan kompetensi dan perubahan perilaku menunjukkan bahwa metode discovery learning berbantu talking stick mampu meningkatkan keterampilan menulis peserta didik kelas VIIIA SMPN 2 Karangsambung, Kebumen.