cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa Sastra dan Budaya
ISSN : 23560576     EISSN : 25798006     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo.
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
PENGGUNAAN BAHASA IBU DAN KESANTUNAN BAHASA DALAM INTERAKSI SOSIAL PEMERINTAH DAERAH PURWOREJO Eko Santosa; Rochimansyah Rochimansyah; Aris Aryanto; Yuli Widiyono
p-ISSN 2356-0576
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v8i2.7502

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penggunaan bahasa ibu (bahasa Jawa) salah satunya wujud dialek dan kesantunan bahasa dalam interaksi sosial di Pemerintah Daerah Purworejo, prinsip kesantunan dan faktor yang mempengaruhi kesantunan bahasa dalam interaksi sosial di pemerintah Daerah Purworejo. Penelitian  ini  digolongkan  sebagai  penelitian  naturalistik. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber lisan yang berasal dari peristiwa tutur yang terjadi di antara para penutur, yaitu  masyarakat, pejabat di lingkungan Pemerintahan daerah Purworejo. Objek penelitian ini adalah   penggunaan   bahasa   ibu   (Jawa)   wujud   dialek   masyarakat,   pejabat   di lingkungan Pemerintahan daerah Purworejo. Pengumpulan data dalam penelitian ini, antara lain; dengan observasi, wawancara secara mendalam, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis model interaktif. Bentuk wujud bahasa ibu (Jawa) wujud dialek serta kesantunan tuturan direktif dalam peristiwa tutur di lingkungan Pemerintah daerah (PEMDA) Purworejo dapat dilihat berdasarkan penanda dan kaidah bahasa yang santun, yaitu (a) penutur berbicara wajar dengan akal sehat, (b) penutur mengedepankan pokok masalah yang diungkapkan, (c) penutur selalu berprasangka baik kepada mitra tutur, (d) penutur terbuka dan menyampaikan kritik secara umum, (e) penutur menggunakan sindiran jika harus menyampaikan kritik kepada mitra tutur, (f) penutur mampu membedakan situasi  bercanda dengan  situasi  serius,  (g) penutur  bertutur  mengenai  topik  yang dimengerti oleh mitra tutur, (h) penutur mengemukakan sesuatu yang rumit dengan bentuk yang lebih sederhana, (i) penutur menggunakan bentuk konfirmatori berdasarkan pendapat orang lain yang terpercaya jika harus membantah pendapat mitra tutur, dan (j) penutur selalu mawas diri agar tahu secara pasti apakah yang dikatakan benar-benar seperti yang dikehendaki oleh mitra tutur. Prinsip kesantunan bentuk tuturan direktif yang diterapkan oleh Pejabat, pegawai di wilayah Pemerintah daerah Purworejo antara lain (a) maksim kearifan, (b) maksim kemurahan hati atau kedermawanan, (c) maksim pujian atau penghargaan, (d) maksim kerendahan hati atau  kesederhanaan,  (e)  maksim  kesepakatan  atau  persetujuan,  dan  (f)  maksim simpati. Selain   itu  juga   prinsip   penghindaran   pemakaian   kata   tabu   dengan penggunaan eufemisme dan penggunaan pilihan kata honorifik.Kata kunci : bahasa ibu, kesantunan, imperative.
MENGIDENTIFIKASI NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG DALAM TEKS CERITA RAKYAT (HIKAYAT) BERORIENTASI KEARIFAN LOKAL CIREBON DI SMA Rizki Syafei; Riskha Arfiyanti; Hesti Muliawati
p-ISSN 2356-0576
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v8i2.7670

Abstract

ABSTRAKDalam setiap pembelajaran tentu harus menggunakan bahan ajar, karena bahan ajar merupakan salah satu bahan penunjang pembelajaran. Materi akan tersampaikan secara maksimal dengan menggunakan bahan ajar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya bahan ajar berwawasan lokal daerah setempat (Cirebon) yang digunakan siswa dan guru dalam pembelajaran teks cerita rakyat (hikayat)  di sekolah.  Kurangnya bahan ajar ini dapat mempengaruhi proses pembelajaran. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk membuat bahan ajar berupa buku teks cerita rakyat (hikayat) berorientasi kearifan lokal Cirebon untuk SMA kelas X. Sebelum penyusunan bahan ajar, contoh teks yang akan disajikan dalam buku teks dianalisis terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk memilih contoh teks cerita rakyat (hikayat) yang sesuai dengan niali-nilai kearifan lokal Cirebon dan tingkat pemahaman siswa SMA kelas X. Selanjutnya, buku teks akan divalidasi oleh validator, yakni dosen ahli dari FKIP Bahasa dan Sastra Unswagati Cirebon serta guru bahasa Indonesia untuk kemudian buku teks tersebut akan diujicobakan kepada siswa SMA Negeri 1 Plumbon. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik, dimana data yang diperoleh validasi dan ujicoba kepada siswa SMA kelas X akan didesripsikan. Data diperoleh dari hasil angket validasi dosen ahli, guru mata pelajaran bahasa Indonesia, dan tanggapan siswa. Dari hasil angket tersebut diperoleh data secara berturut-turut, yaitu 91%, 92%, dan 90,5%. Kemudian hasil angket tersebut dijumlahkan dan diperoleh hasil 91,16%. Hasil tersebut menunjukan kriteria kelayakan buku teks cerita rakyat (hikayat) berorientasi kearifan lokal Cirebon sangat valid dan layak untuk digunakan sebagai bahan ajar tambahan dalam pembelajaran teks cerita rakyat (hikayat).Kata kunci: bahan ajar, teks cerita rakyat (hikayat), kearifan lokal Cirebon.
TAKRIF PERCINTAAN PADA PUISI PERTEMUAN KARYA ACEP ZAMZAM NOOR: ANALISIS SEMIOTIKA Laura Magvira; Slamet Triyadi; Imam Muhtarom; Dian Hartati
p-ISSN 2356-0576
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v8i2.7498

Abstract

Abstrak: Penelitian dengan judul di atas bertujuan untuk menjelaskan: 1) menjelaskan aspek sintaksis dalam puisi, (2) menjelaskan aspek semantik dalam puisi, (3) menjelaskan aspek pragmatik dalam puisi, (4) menjelaskan intertekstual dalam puisi Pertemuan karya Acep Zamzam Noor. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. untuk menganalisis penelitian yang dilakukan. Hasil penelitian terdapat penjelasan dari aspek pertama yaitu sintaksis di dalam puisi terdiri 14 larik, tanda baca titik terdapat di bait pertama, kedua, keempat dan menggunakan huruf kapital disetiap awal lariknya. Kedua, dalam hal semantik terdapat denotasi dambaan seseorang untuk bersama dan konotasi yang berjumlah 11 kalimat, selain itu majas dalam puisi menggunakan personifikasi, metafora, dan hiperbola. Ditambah isotopi yang berjumlah 13. Ketiga, deskripsi suasana pada awal lirik menjadi bagian dari aspek pragmantik puisi dan 3 pronomina yang muncul. Keempat, mengisahkan tentang aku lirik yang mendambakan dia lirik sejak lama dan akhirnya dipersatukan oleh takdir yang muncul dalam intertekstual. Pemahaman mendalam tentang makna puisi harus dikaji lebih lanjut agar gudang ilmu di dalam otak dapat sesak dengan pemahaman baru.Kata kunci: puisi, semiotika, percintaan, acep zamzam noor.Abstract: The research with the title above aims to explain: 1) explain the syntactic aspects in poetry, (2) explain the semantic aspects in poetry, (3) explain the pragmatic aspects in poetry, (4) explain the intertextual in the poetry Meeting by Acep Zamzam Noor. In this research, the method used is descriptive qualitative. to analyze the research carried out. The result of the research is an explanation of the first aspect, namely the syntax in the poetry which consists of 14 lines, punctuation marks are found in the first, second, fourth stanzas and use capital letters at the beginning of each array. Second, in terms of semantics, there is a denotation of someone's desire to be together and a connotation of 11 sentences. In addition, figurehead in poetry uses personification, metaphor, and hyperbole. Plus 13 isotopes. Third, the description of the atmosphere at the beginning of the lyrics becomes part of the pragmantic aspect of the poem and the 3 pronouns that appear. Fourth, it tells about me lyrics that have longed for her lyrics and finally united by destiny that appears in the intertextual. Deep understanding of the meaning of poetry must be studied further so that the storehouse of knowledge in the brain can be crowded with new understandings.Keywords: poetry, semiotics, romance, acep zamzam noor.
PENGGUNAAN KONJUNGSI DALAM ARTIKEL ILMIAH Mohammad Fakhrudin; Rustono Rustono; Junaedi Setiyono; Umi Faizah
p-ISSN 2356-0576
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v8i2.7503

Abstract

Penelitian ini  bersifat pres­kriptif dengan tujuan mendeskripsi penggunaan konjungsi dalam artikel ilmiah. Dalam penelitian ini, data bersumber pada artikel ilmiah yang diakses dari jurnal ilmiah yang terdiri atas 5 rumpun ilmu dan 51 subrumpun ilmu sebagaimana dikelompokkan oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 257/M/KPT/2017. Data dikumpulkan dengan teknik dokumen; dianalisis dengan metode distribusional. Selanjutnya, hasil analisis disajikan dengan metode informal. Dari data dan pembahasannya, disimpulkan bahwa konjungsi antarkalimat yang digunakan sesuai dengan kaidah sebanyak 53,17%, sedangkan konjungsi antarparagraf yang ditemukan, tidak ada yang sesuai dengan kaidah. Ada konjungsi yang digunakan secara tidak konsisten pada artikel yang sama, yakni (1) konjungsi selanjutnya, kemudian, selain itu, dan namun. Konjungsi itu digunakan sebagai kojungsi antarkalimat dan digunakan juga sebagai konjungsi intrakalimat, (2) konjungsi sedangkan digunakan sebagai konjungsi intrakalimat dan digunakan pula sebagai konjungsi antarkalimat, dan (3) konjungsi sehingga dan maka digunakan sebagai konjungsi antarkalimat di samping digunakan sebagai konjungsi intrakalimat.Kata kunci: konjungsi antarkalimat, konjungsi antarparagraf, preskriptif, artikel ilmiah.
THE USE OF TECHNOLOGY FOR ENGLISH LANGUAGE TEACHING AND LEARNING Sudar Sudar
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 9, No 2 (2022): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v9i2.8000

Abstract

Abstrak: Teknologi adalah bagian dari kehidupan manusia.Teknologi dipakai untuk berbagai tujuan.Pada era modern teknologi memiliki multi fungsi seperti teknologi untuk urusan bisnis, mempromosikan budaya, menguasai ilmu pengetahuan, dsb. Artikel ini mengkaji penggunaan teknologi untuk pembegajaran dan pembelajaran Bahasa Inggris. Teknologi bisa dipakai untuk pengajaran dan pembelajaran Bahasa Inggris. Ada beberapa aplikasi teknologi dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris. Internet, computer, telephone seluler, social media, adalah teknologi yang sangat akrab di masyarakat. Teknologi tersebut sangat mungkin sekali untuk proses pembelajaran Bahasa Inggris. Untuk mempersempit kajian, artikel ini mengkaji jenis-jenis teknologi yang digunakan untuk untuk pengajaran dan pembelajaran Bhasa Inggris. Artikel ini juga mengkaji kelebihan dan kekurangan penggunaan teknologi untuk pengajaran dan pembelajaran Bahasa Inggris. Selanjutnya, peneliti menjelaskan bahawa ada pengaruh yang sangat positif atas penggunaan teknologi untuk pengajaran dan pembelajaran Bahasa Inggris baik di dalam kelas maupun di luar kelas.  Kata kunci: Bahasa Inggris, Pengajaran dan Pembelajaran, Teknologi Abstract : Technology is part of human need. It is used by any people for any purposes. In modern era technology has high multi functions, for example; technology for doing business, promoting cultures, mastering knowledge, etc. This paper investigates the using of technology for teaching and learning English. Technology is useable for English language teaching and learning. There are many platforms of technology application language learning purposes. Internet, computer, Smartphone, social media are popular technology in the society. Those technologies are possible to be used for teaching and learning English. To specify the discussion, this paper focuses on investigating the types of technology used for teaching and learning English. Further, this paper also investigates the benefits and the weaknesses of using technology for teaching and learning English. Then, the authors describe that there is significant implicative of using technology for English language teaching and learning English both outside and inside classroom.      Keywords: English, Teaching and Learning, Technology
PEMANFAATAN MEDIA GRAFIS BERBASIS KARTUN DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS ANEKDOT DI SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) Lisdwiana Kurniatia; Rr. Dwi Astutib
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 9, No 2 (2022): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v9i2.8180

Abstract

Abstrak: Media pembelajaran memiliki peranan penting dalam menunjang kualitas belajar mengajar. Salah satu media pembelajaran yang dapat menarik dan menyenangkan adalah media grafis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pemanfaatan Media Grafis Berbasis Kartun dalam Pembelajaran Menulis Teks Anekdot di Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah melakukan pembelajaran menulis Teks Anekdot dapat disampaikan melalui berbagai media, salah satunya Media Grafis Berbasis Kartun. Media grafis dapat mengomunikasikan fakta dan gagasan-gagasan secara jelas dan kuat melalui perpaduan antara pengungkapan kata-kata dan gambar. Sedangkan kartun memiliki kemampuan besar untuk menarik pehatian, mempengaruhi sikap, maupun tingkah laku siswa. Selain itu, kartun murah harganya dan mudah didapatkan, serta digunakan tanpa memerlukan peralatan khusus. Melalui media grafis tersebut, Teks Anekdot dapat disampaikan secara menarik dan menyenangkan sehingga dapat menumbuhkan minat dan semangat siswa dalam belajar. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa Media Grafis Berbasis Kartun ini selain menumbuhkan ketertarikan siswa, juga dapat mengembangkan kreatifitas guru dalam melaksanakan proses pembelajaran Menulis Teks Anekdot.Kata kunci: Media Grafis, Berbasis Kartun, Teks Anekdot 
BUILDING LEARNING COMMUNICATION STRATEGIES IN THE COVID-19 PANDEMIC ERA Puspa Dewi; Basuki Basuki
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 9, No 2 (2022): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v9i2.8114

Abstract

Given the significance of communication's role and function, namely as a bridge/message between the communicator (message sender) and the communicant (message recipient), an effective communication strategy is required so that communication can run meaningfully. Regarding the role and function of communication in the learning process, this is a note for teachers that should be considered. This research aims to provide benefits, particularly for teachers, so that they can implement effective communication strategies during the learning process in the pandemic era. This study employs qualitative research methods. This study employs a qualitative approach based on the literature review methodology. Several components must be considered when  implementing effective communication strategies in the learning process, including: 1) Systematic communication, 2) Communication methods for learning: how to organize messages so that the learning process works effectively and efficiently, and communication methods for learning: how to organize messages so that the learning process works effectively and efficiently. 3) Communication channels 4). Time management. In short, communication is effective when the sender's message conveys the same meaning as the message received and understood by the recipient. Similarly, communication with students, as a facilitator or imparter of knowledge, must be established so that the message conveyed can be well received by students, utilizing a variety of skills and efforts.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK BERBANTUAN BUKU AJAR APRESIASI PUISI LAMA, BARU, DAN KONTEMPORER BERBASIS NILAI BELA NEGARA DALAM MATERI MENULIS PUISI Nurul Setyorini; Kadaryati Kadaryati; Khabib Sholeh; Joko Purwanto
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 9, No 2 (2022): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v9i2.8234

Abstract

 Abstract: In general, the purpose of this study is to describe the application of a project-based learning model with the assistance of the textbook "Appreciating Old, New, and Contemporary Poetry based on National Values" in improving students' poetry writing skills. The research conducted falls under the category of classroom action research. The research subjects were third-semester students majoring in Indonesian Language and Literature Education at the Faculty of Education and Teacher Training, Muhammadiyah University of Purworejo. The results of the study indicate that: 1. the implementation of the project-based learning model with the assistance of the textbook "Appreciating Old, New, and Contemporary Poetry based on National Values" can be observed through six assessment criteria according to Nurgiyantoro, including theme, meaning, imagination, language style, imagery, and diction, 2. students' ability to write poetry improved after the implementation. The project-based learning model with the assistance of the textbook "Appreciating Old, New, and Contemporary Poetry based on National Values" proved effective.Keywords: Project-Based Learning Model, "Appreciating Old, New, and Contemporary Poetry based on National Values" textbook, Poetry Writing
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA TEKA TEKI SILANG BAHASA INGGRIS ONLINE DALAM PENGAJARAN KOSA KATA DI KELAS X SMA MUHAMMADIYAH PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Basuki Basuki
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 9, No 2 (2022): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v9i2.8110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektif atau tidaknya penggunaan Media Teka Teki Silang Bahasa Inggris Online dalam pembelajaran kosakata di kelas X SMA Muhammadiyah Purworejo tahun ajaran 2021/2022.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa SMA Muhammadiyah  Purworejo. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X tahun ajaran 2021/2022. Dalam sampel dalam penelitian ini peneliti mengambil dua kelas yang terdiri dari 36 siswa kelompok eksperimen dan 36 siswa kelompok kontrol.               Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai t sebesar 10,906. berdasarkan taraf signifikansi 0,05 nilai t-tabel adalah 2.000 dengan derajat dari , perhitungan menunjukkan bahwa nilai t lebih besar dari t-tabel (10,906>2.000). Hal ini dapat dibuktikan dari perolehan skor kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol. Rerata skor kelompok eksperimen adalah 85,83 dan rerata skor kelompok kontrol adalah 66,39. artinya skor kelompok eksperimen lebih tinggi daripada skor rata-rata kelompok kontrol.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teka-teki silang efektif untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA SISWA SMPLB TUNAGRAHITA KELAS 9 SEMESTER I Sri Suharti
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 9, No 2 (2022): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v9i2.8178

Abstract

Abstrak “ Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar membaca permulaan melalui penggunaan  media  gambar  pada  siswa  tuna  grahita  SLB Muhammadiyah Purworejo, tahun pelajaran 2021/2022.Metode pendekatan penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yaitu penelitian yang dilakukan oleh guru di kelas tempat mengajar, dengan penekanan pada penyempurnaan atau peningkatan praktik dan proses dalam pembelajaran membaca permulaan Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan tes. Adapun teknik analisa data dalam penelitian dengan reduksi dan display data artinya dirangkum dan disajikan dalam bentuk table dan uraian deskriptif. Dari   penelitian   tindakan   kelas   yang   telah   dilakukan,   dapat   disimpulkan   bahwa berdasarkan Nilai yang di peroleh semester I sebesar 20% belum berkembang  meningkat berkembang menjadi 80% pada penelitain siklus I. Kemudian penelitian siklus II meningkat lagi 40% berkembang sesuai harapan (BSH), 40% berkembang sangat baik (BSB) yang mengalami keberhasilan. Hasil penelitian membuktikan bahwa penggunaan metode iqro dapat meningkatkan keterampilan membaca pada siswa tuna grahita kelas 9 SLB Muhammadiyah Purworejo tahun pelajaran 2021-2022.  Kata Kunci: membaca, SMLB