cover
Contact Name
Sriyono
Contact Email
suryaabdimas@umpwr.ac.id
Phone
+62275321494
Journal Mail Official
suryaabdimas@umpwr.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Purworejo Jl. KHA. Dahlan 3 & 6 Purworejo, 54111, Jawa Tengah
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Surya Abdimas
ISSN : 25803492     EISSN : 25803492     DOI : 10.37729/abdimas
Surya Abdimas adalah jurnal yang mengkaji wahana pengembangan serta penerapan llmu Pengetahuan dan Teknologi kepada masyarakat secara luas sebagai bentuk publikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yang mencakup konsep, model, dan implementasinya sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 273 Documents
Peningkatan Kapasitas Keuangan UMKM Melalui Digitalisasi dan Pendekatan Laporan Keuangan Sederhana Untuk Keberlanjutan Bisnis Prapanca, Detak; Nirwana, Nihlatul Qudus Sukma; Ramadani, Gesti Novi; Dewi, Widya Kusuma
Surya Abdimas Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v9i4.6402

Abstract

Desa Suko yang berada di kabupaten Sidoarjo, memiliki potensi besar dalam pengembangan UMKM, khususnya sektor makanan dan minuman. Namun, pelaku UMKM menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan dan pemasaran digital. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas UMKM melalui pelatihan digitalisasi dan penyusunan laporan keuangan sederhana. Metode pelaksanaan kegiatan berupa pelatihan praktis tentang digital marketing yang diikuti oleh mitra di wilayah Suko. Hasil pre-test menunjukkan rata-rata literasi keuangan peserta sebesar 42 persen, meningkat menjadi 78 persen pada post-test. Selain itu, 85 persen peserta berhasil menghitung HPP secara tepat, serta 70 persen peserta membuat akun media sosial usaha baru (WhatsApp Business, Instagram, atau TikTok) untuk memasarkan produknya. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti memberikan dampak empiris dalam meningkatkan efisiensi dan profesionalitas UMKM di desa Suko. Secara akademik, hasil kegiatan ini memperkuat literatur tentang efektivitas pelatihan praktis berbasis digitalisasi dan keuangan sederhana sebagai strategi pemberdayaan UMKM. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian SDGs, khususnya pengentasan kemiskinan (SDG 1) dan pertumbuhan ekonomi inklusif (SDG 8)
Peningkatan Literasi Keuangan Digital dan Pendampingan E-Book Bagi Usaha Fotokopi Fath Sari, Pristin Prima; Hermuningsih, Sri; Susetyo, Agustinus Eko; Setiawan, Eko Agus
Surya Abdimas Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v9i4.6447

Abstract

Literasi keuangan Digital masih menjadi kendala bagi usaha fotokopi Fath untuk menerapkan manajemen keuangan usaha. Literasi keuangan digital meliputi pemahaman penggunaan pencatatan digital, dompet digital, transaksi pembayaran digital. Tujuan kegiatan adalah peningkatan pemahaman literasi keuangan digital dan pembuatan e-book bagi fotokopi Fath. Bentuk abdimas adalah tim pengabdian memberikan peningkatan pemahaman literasi keuangan digital dan pembuatan ebook untuk memberdayakan usaha fotokopi Fath agar semakin baik kinerjanya di era saat ini. Kegiatan abdimas adalah melibatkan pelaku fotokopi Fath di Glagahsari Yogyakarta. Solusi abdimas adalah peningkatan pemahaman literasi keuangan digital dan pendampingan pembuatan ebook literasi keuangan digital bagi usaha fotokopi Fath. Media yang digunakan adalah handbook Power Point, buku literasi keuangan digital dan post-test berupa kuesioner literasi keuangan Digital serta aplikasi android. Metode adalah ceramah literasi keuangan digital dan pembuatan ebook dilanjutkan menjawab kuesioner literasi keuangan digital. Hasil kegiatan adalah terjadi peningkatan pemahaman literasi keuangan dengan 85 poin dan peningkatan pemahaman pembuatan ebook melalui canva serta pengenalan book creator. Manfaat kegiatan adalah untuk meningkatkan pemahaman pencatatan keuangan online khususnya literasi keuangan Digital dan pemahaman pembuatan ebook untuk menunjang usaha fotokopi Fath. Kontribusi pengabdian adalah peningkatan penggunaan digital dan ketrampilan pembuatan e-book bagi usaha fotokopi Fath.
Pengenalan Konsep Computational Thinking Menggunakan Robot Edukasi Untuk Anak Usia Dini Gunawan, Putu Harry; Indwiarti, Indwiarti; Wirayudha, Tjokorda Agung Budi
Surya Abdimas Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v9i4.6503

Abstract

Di era digital saat ini pengenalan konsep berpikir komputasi (Computational Thinking - CT) sejak usia dini menjadi sangat penting. Pelatihan computational thinking (CT) untuk anak usia PAUD/TK bertujuan untuk memperkenalkan konsep dasar CT melalui kegiatan bermain yang menyenangkan dan interaktif. CT bukan tentang pemrograman, melainkan tentang mengembangkan kemampuan berpikir logis, sistematis, dan kreatif dalam memecahkan masalah sejak dini. Saat ini TK Telkom Buah Batu berkomitmen untuk memperkenalkan CT kepada anak-anak mulai usia 4 tahun. Sementara itu, TK Telkom Buah Batu belum pernah mengadakan kegiatan yang berkaitan dengan coding. Sehingga tujuan dari kegiatan ini adalah mengenalkan konsep CT bagi siswa TK Telkom menggunakan pendekatan yang menyenangkan dan mudah dipahami anak, yaitu plugged-in dengan tangible robotics atau robot edukasi. Kegiatan pengmas ini memiliki bidang fokus TIK dengan TKT 1 (dasar) dan mendukung pendidikan berkualitas (SDG 4) dan inovasi (SDG 9). Metode atau tahapan kegiatan yang dilakukan dalam PKM ini dibagi menjadi empat tahapan besar yakni, presnetasi, praktikum atau demo, eval__uasi dan feedback atau masukan. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan tim PkM dalam menyelesaikan kebutuhan mitra. Dari survey, rata-rata aspek respon diperoleh skor 4,75 dari 5,00 yang masuk kedalam kategori sangat baik.
Edukasi Pemanfaatan dan Pengolahan Tumbuhan Hutan Untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Kesadaran Konservasi Masyarakat Saudah, Saudah; Aswita, Dian; Monalisa, Monalisa; Zumaidar, Zumaidar; Syarifuddin, Syarifuddin
Surya Abdimas Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v9i4.6685

Abstract

Kekayan hutan di desa Lesten sangat beragam dan berlimpah, namun, pemanfaatannya sebagai sumber pangan alternatif belum dioptimalkan oleh masyarakat setempat. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, dan kesadaran masyarakat dalam pemanfaatan serta pengolahan tumbuhan hutan sebagai sumber pangan alternatif. Kegiatan diawali dengan survey kebutuhan masyarakat, kemudian dilaksanakan melalui tahapan yang meliputi, eksplorasi dan identifikasi tumbuhan hutan, pelatihan dan edukasi, praktik pengolahan, serta monitoring dan eval__uasi. Sebanyak 30 peserta mengikuti program ini. Hasil pre-test menunjukkan hanya 30 persen peserta mampu menyebutkan lebih dari lima jenis tumbuhan hutan yang berpotensi sebagai pangan, sedangkan pada posttest meningkat menjadi 85 persen. Keterampilan pengolahan juga mengalami peningkatan dari 25 persen menjadi 70 persen peserta yang mampu mempraktikkannya dengan benar. Selain itu, masyarakat berhasil membangun kebun percontohan berisi 12 jenis tumbuhan pangan lokal sebagai bentuk keberlanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan edukasi ini berdampak nyata dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, ketahanan pangan, serta kesadaran konservasi masyarakat. Dampak ilmiahnya adalah terdokumentasinya 20 jenis tumbuhan hutan berpotensi pangan yang dapat dijadikan dasar penelitian etnobotani dan pengembangan diversifikasi pangan berbasis kearifan lokal.
Implementasi Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT) Dalam Penentuan Ibadah Harian Firdaus Firdaus; Muamar Muamar; Mintohar Muntohar; Irham Muhammad Azama; Hermawan Hermawan
Surya Abdimas Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v10i2.6817

Abstract

Perbedaan penetapan awal bulan Hijriyah masih menjadi problem berulang yang berdampak pada ketidakseragaman pelaksanaan ibadah umat Islam, baik dalam konteks sosial keagamaan maupun kelembagaan. Persoalan ini tidak hanya bersumber dari perbedaan metodologis antara hisab dan rukyat, tetapi juga dari rendahnya literasi falakiyah masyarakat serta minimnya model edukasi integratif di tingkat komunitas. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat terkait Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT) melalui pendekatan sosialisasi dan edukasi berbasis komunitas. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode ceramah, diskusi kelompok, praktik observasi hilal, workshop penyusunan kalender, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Pendekatan partisipatif diterapkan untuk membangun keterlibatan aktif peserta dalam proses pembelajaran dan internalisasi nilai keagamaan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor rata-rata pemahaman peserta dari 62,4 menjadi 86,7, atau meningkat sebesar 38,9 persen, dengan tingkat kepuasan peserta terhadap program mencapai 92 persen. Peserta tidak hanya memahami konsep hisab dan rukyat secara teoritik, tetapi juga mampu menyusun rancangan kalender Hijriyah sederhana serta menunjukkan keterbukaan epistemik terhadap integrasi metode penentuan awal bulan. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi falakiyah masyarakat, membangun kesadaran kolektif, serta memperkuat sikap moderat dalam menyikapi perbedaan metodologis kalender Islam. Model sosialisasi KHGT berbasis komunitas ini direkomendasikan untuk direplikasi di komunitas keagamaan lain dan diintegrasikan dalam program edukasi keagamaan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya penguatan literasi keagamaan dan unifikasi kalender Islam.
Pemberdayaan Wanita UMKM Melalui Pemasaran Digital, Branding, dan Akses Modal Usaha Rizky Eka Febriansah; Detak Prapanca; Mochamad Alfan Rosid; Nihlatul Qudus Sukma Nirwana; Tasya Fatmawati Arifin; Putri Nazilatul Fadhliyah; Amanda Aditya Sri Nengsih; Eka Aditia Suherman; Indah Rizqi Tsania
Surya Abdimas Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v10i2.7048

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bermitra dengan kelompok UMKM wanita bidang makanan dan minuman di desa Kepuh Kemiri, kecamatan Tulangan, kabupaten Sidoarjo, yang berjumlah sekitar 15 usaha mikro. Meskipun sebagian besar pelaku usaha telah memiliki akses perangkat digital, pemanfaatannya masih terbatas pada fungsi sosial dasar. Minimnya pengetahuan tentang pengelolaan keuangan, akses modal, dan regulasi usaha menyebabkan banyak usaha tidak tercatat secara administrasi, sehingga menghambat peluang memperoleh dukungan dari pemerintah atau lembaga keuangan. Permasalahan utama yang dihadapi adalah lingkup penjualan yang sempit, belum memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran, belum memiliki identitas produk, serta kesulitan permodalan. Program ini menggunakan pendekatan learning by doing melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan, konsultasi, dan keberlanjutan. Fokus kegiatan adalah penguatan manajerial UMKM melalui strategi pemasaran digital, branding produk, serta penyediaan akses modal usaha. Hasilnya menunjukkan sebanyak 5 dari 15 UMKM mampu membuat dan mengunggah konten digital di media sosial, 10 UMKM telah memiliki logo dan desain kemasan, serta 3 UMKM berhasil memperoleh akses modal untuk memperluas pasar. Keberlanjutan program diwujudkan dengan pembentukan grup digital (WhatsApp Group atau forum online) sebagai wadah berbagi informasi, tips pemasaran, dan kolaborasi antar pelaku UMKM. Program ini terbukti meningkatkan kapasitas digital, identitas produk, dan akses permodalan, sehingga memperkuat daya saing UMKM wanita di desa Kepuh Kemiri.
Pendampingan Manajemen Pemasaran Ternak dan Rumah Kompos Pada Kelompok Peternak Kambing Mindhatama Soegeng Herijanto; Fani Dwi Evadewi; Eko Sudaryanto; Yoga Dian Pratama; Nadia Nur Awaliyah; Iis Muflikhah
Surya Abdimas Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v10i3.7272

Abstract

Kelompok Peternak Mindhatama di desa Karanglo, kabupaten Banyumas, merupakan kelompok peternak domba rakyat yang masih menghadapi keterbatasan dalam manajemen pemasaran dan pemanfaatan limbah ternak. Sistem pemasaran yang konvensional serta belum optimalnya pengolahan kotoran ternak menjadi produk bernilai ekonomi menjadi kendala dalam peningkatan pendapatan peternak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peternak dalam pemasaran digital dan produksi pupuk organik berbasis limbah ternak. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui pelatihan, praktik langsung, dan eval_uasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test terhadap 12 anggota kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan dan keterampilan peternak. Nilai rata-rata pemahaman pemasaran digital meningkat dari 45,8% (pre-test) menjadi 82,5 persen (post-test), atau mengalami kenaikan sebesar 36,7 persen. Sementara itu, pemahaman tentang pengolahan pupuk organik meningkat dari 48,3 persen menjadi 85,6 persen, dengan kenaikan sebesar 37,3 persen. Selain itu, luaran kegiatan berupa terbentuknya satu platform pemasaran online aktif dan operasional, serta kemampuan peternak dalam memproduksi pupuk organik secara mandiri menggunakan fasilitas rumah kompos yang telah disediakan. Hasil kegiatan disimpulkan adanya peningkatan kapasitas teknis dan manajerial peternak, serta mendorong penerapan sistem peternakan berkelanjutan berbasis zero waste yang berpotensi meningkatkan nilai tambah ekonomi kelompok.
Peningkatan Praktik Pemilahan Sampah Rumah Tangga Melalui Edukasi Berbasis Data dan Penguatan Infrastruktur Komunitas Yusri Abdillah; Hanifa Maulani Ramadhan; Zaki Alif Ramadhani; Fitrotul Laili; Azizun Kurnia Illahi; Inggang Perwangsa Nuralam; Layyin Nafisa
Surya Abdimas Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya praktik pemilahan sampah di komunitas agraris-wisata permasalahan sentral yang dihadapi oleh pemerintah desa, BumDes, Pokdarwis, dan warga dusun Besaran serta Sidodadi sebagai desa wisata kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Survei awal terhadap 236 kepala keluarga menunjukkan bahwa 91,1 persen responden mengetahui manfaat pengolahan sampah organik menjadi kompos, namun hanya 24,2 persen yang telah mempraktikkan pemilahan sampah di rumah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk (1) mengurangi volume sampah yang tidak terkelola melalui peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah di sumbernya, dan (2) membangun kapasitas lokal serta infrastruktur pengelolaan sampah yang mendukung ekonomi sirkular desa. Kegiatan dilaksanakan melalui Program Doktor Mengabdi (DM) Universitas Brawijaya bekerja sama dengan WasteHub, dengan pendekatan berbasis data (data-driven intervention) yang mencakup: survei door-to-door sambil melakukan sampling sampah, edukasi langsung kepada warga, sosialisasi di sekolah dan kepada wisatawan pendaki, seminar bagi perwakilan RT/RW, pelatihan untuk BumDes dan Pokdarwis, serta distribusi alat pres sampah dan tong daur ulang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan kesiapan perilaku pada 2 RT percontohan yang disiapkan menjadi kader pengelolaan sampah; mitra desa menerima perangkat infrastruktur pengurangan volume sampah anorganik; dan peluang penghematan biaya pupuk organik dari pengolahan sampah mandiri mulai diinternalisasi oleh masyarakat tani. Simpulan kegiatan ini menegaskan bahwa perubahan perilaku hanya terwujud ketika edukasi berjalan seiring dengan dukungan struktural berupa infrastruktur, regulasi, dan penguatan kelembagaan lokal. Tindak lanjut yang direkomendasikan meliputi penyusunan peraturan desa tentang pengelolaan sampah, pembentukan bank sampah, dan pembangunan rumah kompos sebagai pusat ekonomi sirkular desa.
Pelatihan Literasi Politik Digital Sebagai Upaya Penguatan Civic Resilience Melalui Peningkatan Kesadaran Algoritmik Pada Komunitas Muda Novy Setia Yunas; Mochammad Alexander Mujibburrohman; Mi'rojul Huda; Faza Dhora Nailufar; Budi Winarno
Surya Abdimas Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v10i3.7437

Abstract

Momentum bonus demografi Indonesia menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi kualitas demokrasi di era transformasi digital. Dominasi generasi muda dalam struktur demografi dan politik berlangsung bersamaan dengan pergeseran ruang publik menuju ekosistem digital yang dimediasi oleh algoritma pada media sosial. Kondisi ini meningkatkan risiko polarisasi, disinformasi dan fragmentasi opini apabila tidak diimbangi dengan kapasitas kewargaan digital yang memadai. Artikel ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan model penguatan civic resilience pada komunitas muda di Kabupaten Jombang sebagai strategi menghadapi tantangan demokrasi digital. Metode pelaksanaan program yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif berbasis community engagement dengan desain eval_uatif pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan meliputi siswa SMA, mahasiswa, komunitas pemuda, serta ibu-ibu muda pegiat UMKM. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kapasitas literasi politik digital peserta, yang ditunjukkan melalui kenaikan rata-rata skor kesadaran algoritmik dari 40 persen menjadi 85 persen serta peningkatan praktik verifikasi informasi sebesar 85 persen. Hasil ini juga menunjukkan penguatan kemampuan analisis kritis terhadap konten politik digital serta perubahan sikap partisipasi yang lebih reflektif dan etis di ruang digital. Kolaborasi antara akademisi dan pemerintah daerah turut memperkuat relevansi dan legitimasi program dalam konteks penguatan ketahanan demokrasi lokal.Temuan ini menegaskan bahwa penguatan literasi politik digital berbasis komunitas berkontribusi signifikan dalam membangun civic resilience pada generasi muda. Oleh karena itu, model intervensi ini direkomendasikan untuk direplikasi dan diintegrasikan dalam program literasi digital berbasis komunitas guna memperkuat demokrasi digital yang lebih tangguh, deliberatif dan berkelanjutan.
Edukasi Kesehatan Berfokus Pada Pemberdayaan Siswa Remaja di Garut dalam Mengenal Gizi Seimbang Atun Qowiyyah; Fitri Ramadhani Octavia; Farrah Fadilah Mutmainah; Nita Fitriani; Ayu Amalia Maulidi; Zahra Daffina Aulia Kurniawan; Siska Permatasari; Fegi Rahman; Novriyanti Lubis
Surya Abdimas Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v10i3.7162

Abstract

Kesehatan sangat penting untuk mendukung proses belajar siswa dan didukung oleh pemenuhan nutrisi yaitu makronutrisi dan mikronutrisi yang seimbang sesuai dengan kebutuhan. Siswa membutuhkan nutrisi yang cukup dan seimbang untuk proses pertumbuhan, mendukung fungsi memori, serta meningkatkan prestasi belajar. Masih banyak siswa yang kurang paham mengenai pentingnya pola makan serta gizi seimbang untuk kesehatan. Kegiatan penyuluhan kepada siswa ini dilaksanakan di MTS Al Falah Biru Garut, bertujuan untuk mengedukasi anak usia sekolah agar selalu memperhatikan gizi seimbang dengan menjaga pola makan sehat. Metode yang dilakukan pada penyuluhan ini adalah pemberian materi melalui presentasi interaktif kolaborasi antara Farmasi Universitas Garut dan Politeknik Kesehatan Kemenkes Tasikmalaya, serta pembagian flyer mengenai hidup sehat gizi seimbang dilanjutkan dengan pretest dan posttest dilakukan untuk mengukur tingkat pengetahuan siswa. Kegiatan PKM ini diikuti 33 Siswa dan hasilnya menunjukkan sebelum penyuluhan, tingkat pengetahuan siswa sebesar 32,5 persen sedangkan sesudah penyuluhan menjadi 57,05 persen, sehingga didapat peningkatan pengetahuan sebesar 24,55 persen terhadap materi mengenai makronutrisi dan mikronutrisi. Melalui PKM diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran siswa dalam menerapkan pola makan gizi seimbang secara berkelanjutan.