cover
Contact Name
Toni Malvin
Contact Email
tonimalvin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lembagapenelitiandanpengabdian@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. lima puluh kota,
Sumatera barat
INDONESIA
Lumbung: Jurnal Ilmiah Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh
ISSN : 14121948     EISSN : 26553422     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
LUMBUNG: Jurnal Ilmiah Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh merupakan media dalam penyebarluasan hasil penelitian dan kajian pustaka di bidang pertanian yang bertujuan untuk menjawab masalah-masalah pertanian secara nyata di lapangan. LUMBUNG diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh secara berkala dua kali dalam setahun, yang diterbitkan pertama kali pada Januari 2002 dalam bentuk cetak, dan tersedia secara online sejak Desember 2018.
Arjuna Subject : -
Articles 89 Documents
Pemanfaatan Tepung Daun Pegagan (Centella asiatica) Sebagai Feed Additive Dalam Ransum Terhadap Konsumsi Ransum dan Berat Organ Fisiologis Broiler Amir, Yurni Sari; Dewi, Muthia; Noor, Prima Silvia; Malvin, Toni; Putra, Egip
LUMBUNG Vol 18 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.207 KB) | DOI: 10.32530/lumbung.v18i2.184

Abstract

Penelitian dengan memanfaatkan tepung daun pegagan sebagai feed additive dalam ransum broiler dilakukan untuk melihat pengaruhnya terhadap konsumsi ransum dan berat organ fisologis. Penelitian dilakukan di Laboratorium dan UPT Farm Politeknik Negeri Payakumbuh selama empat minggu, dengan menggunakan 100 ekor broiler yang dipelihara sejak DOC. Pakan yang diberikan berupa ransum basal dengan penambahan tepung daun pegagan. Rancangan yang digunakan adalah RAL dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan, yaitu ransum basal 100% (A), ransum basal dengan penambahan 1,5% tepung daun pegagan (B), ransum basal dengan penambahan 3% tepung daun pegagan (C), ransum basal dengan penambahan tepung daun pegagan 4,5% (D). Variabel yang diukur adalah konsumsi ransum, persentase bobot hati dan jantung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencampuran tepung daun pegagan dalam ransum sebagai feed additive tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata (P>0,5) terhadap konsumsi ransum, bobot hati dan jantung broiler.
STRATEGI PENERAPAN SISTEM ARSIP ELEKTORNIK PADA POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI PAYAKUMBUH Amrizal Amrizal
LUMBUNG Vol. 17 No. 1 (2018): Januari
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.157 KB)

Abstract

Pengelolaan arsip di Politeknik Peretanian Negeri Payakumbuh belum sepenuhnya memanfaatkan teknologi informasi sementara kebutuhan akan akses arsip yang ada semakin tinggi. Pengelolaan arsip yang sebagain masih dilakukan secara manual dan belum terstruktur tentulah menjadi salah satu kendala yang cukup mengganggu operasiaonal institusi. Solusi yang bisa di terapkan untuk mengatasi permasalahn tersebut adalah dengan membangun sistem arsip elektronik. Diantara keuntungan penerapan program aplikasi pengelolahan arsip elektronik adalah Meningkatkan bisnis proses menjadi lebih cepat dalam hal akses dan proses temu-kembali informasi arsip, Pemberian informasi yang lebih baik dan pengambilan keputusan yang lebih cepat terkait dengan akses arsip yang cepat dan tepat, Layanan arsip yang lebih baik karena lokasi arsip dapat lebih cepat diketahui, Mengurangi waktu yang dibutuhkan petugas arsip dalam mencari informasi.Memudahkan dalam pertukaran informasi antar unit atau organisasi, dan memudahkan dalam penggunaan kembali informasi arsip oleh unit atau organisasi lain, Menekan biaya dan memberikan kemampuan untuk menyediakan informasi secara akurat, cepat, dan transparan sesuai permintaan pemegang kewenangan maupun kebutuhan suatu regulasi. Mempunyai persiapan akan bisnis dan resiko yang mungkin terjadi dan meningkatkan keberlangsungan bisnis. Penekanan biaya karena berkurangnya penciptaan, penyimpanan, temu-kembali, dan pengelolaan atas media kertas
PENGARUH METODA EKSTRAKSI TERHADAP KARAKTERISTIK EKSTRAK PEKAT PIGMEN ANTOSIANIN DARI BUAH SENDUDUK (Melastoma malabathricum L.) SERTA KAJIAN AKTIVITAS ANTIOKSIDANNYA Nurzarrah Tazar; Fidela Violalita; Mimi Harni
LUMBUNG Vol. 17 No. 1 (2018): Januari
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.657 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metoda ekstraksi yang terbaik dalam pembuatan ekstrak pekat pigmen antosianin dari buah senduduk. Faktor-faktor yang akan ditentukan diantaranya suhu ekstraksi, jenis pelarut dan konsentrasi asam sitrat. Pelaksanaan penelitian ini terdiri dari 2 tahap. Tahap pertama bertujuan untuk menentukan suhu ekstraksi pigmen antosianin buah senduduk. Suhu ekstrasi yang dilaksanakan adalah ekstraksi pada suhu dingin (8oC) dan ekstraksi pada suhu kamar (25oC). Tahap kedua bertujuan untuk menentukan jenis pelarut dan konsentrasi asam sitrat dalam ekstraksi antosianin bubuk buah senduduk. Jenis pelarut yang digunakan adalah aquades dan etanol, konsentrasi asam sitrat yang digunakan adalah 0%, 1%, 3%, 5% dan 7%. Parameter yang diamati adalah konsentrasi antosianin, pH dan total asam. Perlakuan terbaik akan diuji aktivitas antioksidannya. Hasil penelitian tahap pertama menunjukkan bahwa suhu yang paling optimal dalam ekstraksi pigmen antosianin buah senduduk adalah ekstraksi pada suhu kamar (25oC) dengan konsentrasi antosianin sebesar 27.095 mg/L. Penelitian tahap kedua, ekstraksi antosianin dengan menggunakan pelarut aquades yang ditambahkan asam sitrat 1% merupakan perlakuan terbaik dalam mengekstraksi antosianin dari buah senduduk dengan konsentrasi antosianin 13.2214 mg/L, pH 2.30, total asam 11.49% dan aktivitas antioksidan sebesar 65.17%.
ANALISIS KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA DI KECAMATAN HARAU KABUPATEN LIMAPULUH KOTA Regia Indah Kemala Sari; Ritawati Ritawati
LUMBUNG Vol. 17 No. 1 (2018): Januari
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.505 KB)

Abstract

Penelitian ini mengukur tingkat ketahanan pangan rumah tangga di Kecamatan Harau Kabupaten Kota. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengeluaran dan konsumsi makanan rumah tangga di Kecamatan Harau Kabupaten Limapuluh Kota; (2) mengetahui tingkat ketahanan pangan rumah tangga di Kecamatan Harau Kabupaten Kota. Penelitian dilakukan selama 8 bulan. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Dalam penelitian ini data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengeluaran pangan masih mendominasi pengeluaran rumahtangga di Kecamatan Harau Kabupaten Limapuluh Kota. Proporsi belanja makanan tertinggi adalah di Nagari Sarilamak sebesar 60,1% dan terendah di Nagari Taram sebesar 52,8%. Pencapaian konsumsi energi rumah di masa depan belum 100%. Konsumsi makanan tertinggi dalam sehari adalah di Nagari Koto Tuo 86% (1854.5 kcal) dan terendah di Nagari Taram 66% (1409.9 kcal). Distribusi rumah tangga oleh tingkat ketahanan pangan di daerah: ketahanan pangan rumah tangga 18,3%, rumah tangga rentan 10%, rumah tangga tidak aman 28,3% dan rumah tangga kurang makanan 43,3%.
PENGGUNAAN LIMBAH PERTANIAN DAN PETERNAKAN PADA KELOMPOK WANITA TANI Nilawati Nilawati; Ismet Suryadi
LUMBUNG Vol. 17 No. 1 (2018): Januari
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.325 KB)

Abstract

Penerapan aplikasi bisa dalam bentuk konseling dan demonstrasi di lapangan. Adat dalam Kelompok Perempuan Petani Saraso dan Pandan Saiyo, Nagari Batu Balang, Harau, Kabupaten, Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, dalam pembiakan sapi hanya sampingan. Hasil survei menunjukkan bahwa mata pencaharian utama penduduk adalah bertani. Lahan pertanian yang dikerjakannya untuk memproduksi padi dan perkebunan coklat. Selain di bidang peternakan ada ternak, bebek dan burung puyuh. Bobot sapi yang rendah karena pakan konsentrat rendah karena harga pakan konsentrat yang mahal. penggunaan maksimal, bahkan sering terbuang percuma, sehingga mengurangi biaya pakan dan meningkatkan pertumbuhan sapi. Kemudian limbah pertanian akan diolah sehingga pupuk untuk tanaman pertanian atau perkebunan yang akan mengurangi biaya petani dalam hal pembelian pupuk kimia selain mahal juga terbatas. Implementasi Teknik yang telah dilakukan adalah dengan pembelajaran dan diskusi serta demonstrasi langsung pelaksanaan, pembuatan jerami fermentasi, fermentasi kulit kakao, fermentasi puyuh, penetasan telur itik dan proses pengomposan yang dilakukan bersama anggota kelompok. Kompos telah diterapkan pada tanaman jagung. Hasil fermentasi yang diperoleh berupa fermentasi fermentasi puyuh dan fermentasi dan kulit kakao fermentasi telah diaplikasikan untuk pakan ternak dalam kelompok, yang pertama kali diolah dalam bentuk permen lily biar tahan lama. Dan hasilnya adalah peningkatan Berat Badan Sapi rata-rata 700 gr / hari yang sebelumnya 320 gr / hari. Daya tetas rendah, karena listrik mati.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN BANGUN-BANGUN (Coleus amboinius, L)TERHADAP PERSENTASE KARKAS DAN ORGAN FISIOLOGIS BROILER Nelzi Fati; Ramond Siregar; Sujatmiko Sujatmiko
LUMBUNG Vol. 17 No. 1 (2018): Januari
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.091 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian daun bangun-bangun berupa simplisia, ekstrak air dan ekstrak etanol 96% terhadap persentase karkas dan broiler fisiologis. Penelitian ini dilakukan selama 4 bulan mulai dari bulan Februari sampai Mei 2017 di laboratorium dan kandang pertanian Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Penelitian ini menggunakan 140 ekor ayam broiler umur 1 minggu tanpa pemisahan jenis kelamin dibagi secara acak menjadi 32 unit percobaan, dan masing-masing unit percobaan terdiri dari 5 ekor dan setiap individu ditempatkan dalam kandang berukuran 1 x 0,7 x 0,5 m. Ayam dipelihara selama 4 minggu, dan pengumpulan data dilakukan setiap minggu selama 4 minggu pemeliharaan. Akhir pemeliharaan ayam dipotong setiap ekor perunit kandang untuk memperoleh berat karkas, berat badan, berat jantung dan berat perut perut. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah: persentase karkas, hati, jantung dan lemak perut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 8 perlakuan dan 4 ulangan, sehingga total unit percobaan adalah 32 unit, setiap unit terdiri dari 5 ekor ayam. Hasil penelitian diperoleh sebagai berikut: 1) tidak ada pengaruh pemberian daun bangun-bangun dalam bentuk simplisia, ekstrak air dan ekstrak etanol terhadap persentase karkas, hati, jantung dan lemak perut. 2) Tingkat simplisia, ekstrak air dan ekstrak etanol daun bangun-bangun tidak berpengaruh terhadap persentase karkas, jantung, hati, dan lemak perut. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian simplisia, ekstrak air dan ekstrak etanol. daun bangun-bangun dengan kadar yang berbeda tidak mempengaruhi persentase karkas, organ fisiologis (hati dan jantung) dan lemak perut.
Analisis Pendapatan Usaha Tani Jagung Pipilan di Kecamatan Payakumbuh Imelfina Musthafa; Toni Malvin; Mukhlis Mukhlis
LUMBUNG Vol. 17 No. 2 (2018): Juli
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.497 KB) | DOI: 10.32530/lumbung.v17i2.35

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada peningkatan produksi jagung di Kecamatan Payakumbuh yang diperlukan untuk meningkatkan pendapatan petani jagung, kondisi ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan komoditas jagung khususnya untuk pakan ayam petelur. Meningkatnya kebutuhan jagung untuk ayam petelur disebabkan oleh meningkatnya populasi dalam usaha perunggasan, khususnya ternak ayam petelur di Kecamatan Payakumbuh yang begitu cepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usahatani jagung. Untuk menganalisis pendapatan usahatani jagung dilakukan dengan analisis menggunakan rumus pendapatan usahatani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Total pendapatan petani jagung adalah Rp.28.984 - 18.294.429; dengan penghasilan rata-rata Rp 5.089.795,35.
Pemanfaatan Open Jurnal System (OJS) Untuk Pengelolaan Jurnal Lumbung di Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh Amrizal Amrizal
LUMBUNG Vol. 17 No. 2 (2018): Juli
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (904.447 KB) | DOI: 10.32530/lumbung.v17i2.36

Abstract

Open Journal System atau OJS adalah sebuah Content Management System berbasis web yang khusus dibuat untuk menangani keseluruhan prosesmanajemen publikasi ilmiah dari proses call for paper, peer review, hingga penerbitan dalam bentuk online. Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh memiliki satu jurnal yaitu LUMBUNG yang dikelola oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M). Jurnal Lumbung diterbitkan dalam edisi cetak karena belum memiliki system untuk publikasi secara online. Kelemahan dari sistem penerbitan yang masih manual ini bisa diatasi dengan mengimplemtasikan sistem penerbitan secara elektronik menggunakan Open Jurnal System (OJS) yang bisa dikelola dan diakses secara online. Penerbitan jurnal menggunakan OJS mesti mengacu kepada standar operasional prosedur (SOP) pada OJS yang sudah ditetapakan dimana beberapa aktor yang terlibat didalam penernbnitan jurnal pada system OJS diaantaranya adalah Manager Jurnal, Editor, Author dan Reviewer.
Analisis Pendapatan Petani Padi Pengguna Pupuk Organik dan Anorganik di Kecamatan Harau Riva Hendriani; Sri Kembaryanti Putri; Latifa Hanum; Mukhlis Mukhlis
LUMBUNG Vol. 17 No. 2 (2018): Juli
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (812.48 KB) | DOI: 10.32530/lumbung.v17i2.37

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada: ketergantungan petani yang menggunakan pupuk anorganik dan meningkatkan harga pupuk anorganik yang berakibat pada peningkatan biaya produksi dan berkurangnya keuntungan usahatani padi, sehingga mempengaruhi kesejahteraan petani keluarga. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui pendapatan petani padi, 2) Untuk mengetahui perbedaan pendapatan antara petani pupuk organik padi dan pupuk petani padi anorganik. Metode pencapaian tujuan dilakukan dengan: analisis usahatani menggunakan rumus pendapatan usahatani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pendapatan petani padi pupuk organik adalah Rp.657.838 menjadi 14.633.798; pendapatan rata-rata sebesar Rp. 5.464.104,03. Sedangkan pendapatan petani padi pupuk anorganik adalah Rp. 500.983 hingga Rp 14.189.743; pendapatan rata-rata sebesar Rp 5.901.806,24; 2) Pendapatan petani padi pupuk organik tidak berbeda nyata dengan pendapatan petani padi anorganik.
Identifikasi Sifat Morfologi dan Fisiologi Isolat Bakteri Blood Disease Bacteria (BDB) Pada Bibit Pisang (Musa SP) Ambon Hijau Darmansyah Darmansyah; Yefriwati Yefriwati
LUMBUNG Vol. 17 No. 2 (2018): Juli
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.978 KB) | DOI: 10.32530/lumbung.v17i2.38

Abstract

Pisang (Musa sp) merupakan salah satu jenis buah tropika yang mempunyai potensi cukup tinggi untuk dikelola secara intensif dengan berorientasi agribisnis, karena pisang telah menjadi usaha dagang ekspor dan impor di pasar Internasional. Akhir-akhir ini tanaman pisang banyak terserang penyakit layu bakteri, untuk mengatasi permasalahan ini maka digunakan teknologi Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA). FMA merupakan suatu bentuk hubungan simbiosis mutualisme dengan akar tanaman yang dapat mengendalikan serangan penyakit. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi sifat morfologi dan fisiologi isolat bakteri Blood Disease Bacteria (BDB) Pada Bibit Pisang. Penelitian ini telah dilaksanakan di laboratorium Biologi Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, mulai dari bulan Mei sampai Juli 2017. Parameter yang diamati adalah (1) sifat morfologi koloni bakteri BDB (ukuran, bentuk, permukaan), (2) sifat fisiologi bakteri BDB (uji gram, uji pektinase). Berdasarkan hasil identifikasi sifat morfologi bakteri BDB di laboratorium terlihat bentuk koloni bulat, bentuk sel batang, warna koloni putih dengan formasi kuning dan ukuran koloni 0,5 – 4,5 um. Sedangkan sifat fisiologi dari bakteri BDB ini adalah gram positif dan enzim pektinase.