cover
Contact Name
Aida Ratna Wijayanti
Contact Email
aidaratna.Bd@gmail.com
Phone
+6281233677836
Journal Mail Official
hsj@umpo.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Ponorogo Jl. Budi Utomo No 10 Ronowijayan Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Health Sciences Journal
ISSN : 25981188     EISSN : 25981196     DOI : 10.24269/hsj.v6i1.1150
Core Subject : Health,
Health Sciences Journal adalah jurnal mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Ponorogo dengan alamat website http://studentjournal.umpo.ac.id/ . Jurnal ini memuat bidang kesehatan yaitu keperawatan dan kebidanan. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada Bulan April dan Oktober. Jurnal ini mewadahi kreativitas mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Ponorogo dalam menuliskan artikel ilmiah hasil tugas akhir mereka.
Articles 186 Documents
EFEKTIVITAS TERAPI MUSIK TERHADAP PENDERITA SKIZOFRENIA Melia Pindu Lestari, Fatma
Health Sciences Journal Vol 8, No 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v8i2.2680

Abstract

Skizofrenia merupakan suatu gangguan jiwa yang umumnya ditandai dengan kerusakan pada pola pikir, pandangan, emosi, pergerakan, dan perilaku, menyebabkan penyimpangan. Dalam penanganannya, terapi non-farmakologi seperti terapi musik dapat digunakan. Terapi musik, sebagai salah satu modalitas terapi seni, bertujuan untuk mengurangi agresivitas, memberikan ketenangan, mendidik secara moral, mengendalikan emosi, mengembangkan spiritualitas, dan menyembuhkan gangguan psikologis. Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat efektivitas terapi musik pada penderita skizofrenia melalui pendekatan kualitatif dengan desain literature review. Berdasarkan hasil penelitian dari lima jurnal, terapi musik terbukti efektif dalam mengelola gejala skizofrenia.
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Nn. Y TAHAP PERKEMBANGAN USIA REMAJA DENGAN INTERVENSI SENAM YOGA DAN TEKNIK DISTRAKSI (MUSIK KLASIK MOZART) PADA PENYAKIT DYSMENORRHEA DI KELURAHAN PASIR JAYA KECAMATAN JATIUWUNG Damayanti, Neneng Rina; Safitri, Alfika
Health Sciences Journal Vol 8, No 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v8i2.2838

Abstract

Latar Belakang: Masa-masa remaja adalah masa transisi menuju kedewasaan yang ditandai dengan perubahan biologis, psikososial dan kognitif. Perubahan biologis yang terjadi selama masa puber dapat juga dikatakan pubertas dan ditandai dengan munculnya menstruasi. Gejalanya sering terjadi saat menstruasi, terutama pada wanita usia subur. Masalah Dysmenorrhea merupakan nyeri haid pada bagian bawah perut menjalar ke daerah pinggang dan paha, terkadang disertai dengan mual dan muntah, diare dan emosi labil. Hal ini diakibatkan oleh adanya zat prostaglandin. Prostaglandin dibuat oleh lapisan dalam rahim. Sebelum menstruasi zat prostaglandin ini meningkat dan begitu terjadi menstruasi, kadar prostaglandin menurun. Tujuan: Mengetahui Asuhan Keperawatan Keluarga Bapak Z Khususnya Nn. Y Tahap Perkembangan Usia Remaja Dengan Intervensi Senam Yoga Dan Teknik Distraksi (Musik Klasik Mozart)  Terhadap Penurunan Nyeri  Dysmenorrhea Di Desa Pasir Jaya Kecamatan Jatiuwung. Metode: Melakukan Intervensi Asuhan Keperawatan dengan Teknik Senam Yoga Dan Teknik Distraksi (Musik Klasik Mozart) untuk menurunkan nyeri Dysmenorrhea. Hasil: berdasarkan studi kasus kelolaan didaptkan melakukan teknik Senam Yoga Dan Teknik Distraksi (Musik Klasik Mozart) memiliki pengaruh terhadap penurunan nyeri Dysmenorrhea dengan pemantauan 3 hari dari skala 5 sampai skala 2. Kata Kunci : Dysmenorrhea, Remaja Putri, Yoga, dan Musik Klasik
PENGARUH SIMULASI PERTOLONGAN PERTAMA KECELAKAAN LALU LINTAS TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP ANGGOTA PMR DI SMA NEGERI 1 DOLOPO Regilta, Windy Wiga; Nurhidayat, Saiful; Susanti, Sri
Health Sciences Journal Vol. 9 No. 1 (2025): Health Science Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v9i1.3441

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan situasi gawat darurat yang membutuhkan pertolongan pertama secara cepat dan tepat, sehingga edukasi simulasi pertolongan pertama perlu dilakukan kepada anggota PMR. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh simulasi pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas terhadap pengetahuan dan sikap anggota PMR di SMA Negeri 1 Dolopo.  Desain penelitian ini menggunakan Pre-Experimental dengan model desain One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa anggota PMR SMAN 1 Dolopo sebanyak 28 orang dengan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi.  Hasil uji statistik isimpulkan terdapat pengaruh simulasi pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas terhadap pengetahuan dan sikap anggota PMR di SMAN 1 Dolopo. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu simulasi pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas memiliki pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap anggota PMR SMAN 1 Dolopo. Diharapkan pengetahuan dan sikap tersebut dapat diterapkan di lingkungan sosialnya
HUBUNGAN RIWAYAT PENYAKIT INFEKSI TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANGKUPALAS KECAMATAN SAMARINDA SEBERANG Lusmiati, Lusmiati; Asthiningsih, Ni Wayan Wiwin; Milkhatun
Health Sciences Journal Vol. 9 No. 1 (2025): Health Science Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v9i1.3442

Abstract

Di Indonesia, stunting merupakan masalah Kesehatan yang besar. Dampak jangka Panjang yang di sebabkan stunting, antara lain, gangguan kemampuan kongniti ,terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan, kerentanan terhadap penyakit dan produktifias yang rendah merupakan Gambaran stunting Kasus stunting di Kota samarinda 25,3 didapatkan data kasus stunting, di tahun 2023 sebanyak 25.9% anak balitastunting di Puskesmas mangkupalas Samarinda Seberang Penelitian ini bermaksud untuk megdentifikasi hubungan atau korelasi antara riwayat penyakit infeksi pada balita dan tingkat stunting di lingkungan Puskesmas Mangkupalas Kecamatan Samarinda Penelitian kuantitatif dengan survey analitik dengan desain cross sectional, menggunakan tehnik sampling purposive sampling, dengan populasi bayi yang mengalami stunting dengan jumlah sampel 115 balita. Hasil penelitian di dapatkan ada korelasi antara stunting dan penyakit infeksi sebelumnya yang signifikasi p value=0.032 dengan menggunakan Analisa Chi-Square.
HUBUNGAN PICKY EATER DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK USIA PRESCHOOL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NGANTANG Hastuti, Apriyani Puji; Berliana, Tria Agustin Nova; Koesrini, Juliati; Kurniawan, Ardhiles Wahyu
Health Sciences Journal Vol. 9 No. 1 (2025): Health Science Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v9i1.3443

Abstract

Picky eater merupakan masalah yang sering terjadi pada anak, dimana anak sulit atau sangat memilih dalam hal makanan sehingga hal ini berdampan asupan makanan yang dikonsumsi tidak adekuat. Kesulitan makan pada anak usia dini beresiko tinggi menjadi malnutrisi seiring dengan pertambahan usia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan picky eater dengan status gizi pada anak usia pre- school. Desain penelitian ini meggunakan analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak pre- school yang mengikuti kegiatan posyandu yang berada di Wilayah Puskesmas Ngantang Kabupaten Malang. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner Child Eating Behavior Questionnaire (CEBQ) dan status gizi dengan pengukuran BB/U, PB/U dan BB/TB. Analisa data menggunakan coefficient contingency. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa 75% anak mengalami picky eater dan status gizi anak dengan indikator BB/U sebagian besar normal 71.2%, indikator TB/U menujukan sebagian besar sangat pendek 37%, sedangkan status gizi BB/TB sebagian besar 91% merupakan gizi baik. Selain itu ada hubungan picky eater dengan status gizi (TB/U) (p-value= 0.008) dan tidak ada hubungan picky eater dengan status gizi BB/U dan BB/TB. Orang tua diharapkan mampu menerapkan pola makan yang tepat pada anak usia pre- school sehingga dapat memperbaiki status gizi pada anak usia dini yang sangat penting diperlukan bagi masa pertumbuhan dan perkembangan anak
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PASIEN SKIZOFRENIA Fatimah, Nurul; Prabasusila, Elsa; Novia, Edies Putri; Arunita, Ega; Marsundari, Diana Putri; Al-Izzati, Yuzki Fardianna
Health Sciences Journal Vol. 9 No. 1 (2025): Health Science Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v9i1.3444

Abstract

Skizofrenia memiliki ciri-ciri gejala positif antara lain waham yakni (perubahan dalam cara berpikir, gangguan emosional, kemampuan, dan autisme), halusinasi seperti (mimpi, waham, illusi), perilaku kekerasan (mengancam, mengumpat dengan kata-kata kotor, balas dendam, dan jengkel) di sisi lain gejala negative dari skizofrenia termasuk kehilangan motivasi, simpati, malas dan hanya makan dan tidur. Proses penyembuhan kondisi kejiwaan akan sangat dibantu oleh dukungan dari orang terdekat dan juga keluarga. Metode: penelitian dengan studi literatur terhadap beberapa jurnal yang memiliki tema tentang skizofrenia dan dukungan keluarga. Hasil: Bentuk dukungan yang diberikan adalah dukungan informasi (memberikan nasehat, saran, informasi, mengungkapkan masalah), dukungan penilaian (umpan balik, media pemecahan masalah, sumber validator identitas keluarga), dukungan instrumental (bantuan tenaga atau menyumbangkan waktu untuk membantu, dana) dukungan emosional (memberikan rasa nyaman, rasa disayangi, semangat, empati, kepercayaan, perhatian). Partisipasi keluarga dalam menghadapi gangguan pasien merupakan jiwa yang penting saat orang lain belajar mengembangkan sikap, nilai, dan keyakinan mereka sendiri.Rasa percaya diri akan meningkat dan keinginan untuk mengatasi masalah akan meningkat dengan dukungan. Kesimpulan: Skizofrenia dan gangguan bipolar merupakan kondisi kronis dengan onset dini dan tingkat kekambuhan yang tinggi, sehingga menyebabkan gangguan fungsi meskipun telah mendapatkan pengobatan farmakologis
LITERATUR REVIEW : Efektivitas Transcranial Magnetic Stimulation (TMS) Pada Skizofrenia Said, Amanulloh Naufal; Setyoningsih, Rehana Aulya; Putri, Sherina Andini; Putriana, Alfi Dwi; Habsari, Esa Cintya
Health Sciences Journal Vol. 9 No. 1 (2025): Health Science Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v9i1.3445

Abstract

Stimulasi magnetik transkranial (TMS) adalah teknik neurostimulasi non-invasif yang menggunakan medan magnet bolak-balik untuk menginduksi arus listrik di korteks serebral. Makalah ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas TMS dalam mengurangi gejala skizofrenia, mengidentifikasi variabel-variabel yang mempengaruhi hasil terapi, dan memberikan rekomendasi untuk penderita skizofrenia. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menggunakan data hasil analisis dari 4 jurnal yang didapatkan dari Pubmed. Hasil setelah melakukan analisis pada 4 jurnal TMS, efektivitas TMS sebagai antidepresan tidak dipahami dengan baik, meskipun penelitian menunjukkan adanya korelasi antara aktivitas metabolisme otak dan efektivitas TMS. Hal ini divalidasi oleh hasil pengobatan TMS pada non-responden yang menunjukkan hipoperfusi di korteks frontal. Sebuah studi percontohan yang melibatkan 15 pasien yang resistan terhadap obat menunjukkan peningkatan volume darah otak selama TMS. Dapat disimpulkan bahwa Penggunaan TMS frekuensi rendah untuk menargetkan gejala positif secara teori dengan mengurangi rangsangan kortikal dan mungkin menghambat pelepasan dopamine. Sebaliknya, TMS frekuensi tinggi dapat menargetkan gejala negative dengan meningkatkan eksitasi kortikal dan menginduksi pelepasan dopamine. Gejala negative skizofrenia dapat dikuangi dengan penggunaan TMS frekuensi tinggi ke korteks prefrontal dorsolateral kiri, sementara gejala positif dikurangi dengan menerapkan TMS frekuensi rendahh ke koorteks temporo-parietal kiri
PENERAPAN HEALTH EDUCATION TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN DALAM MENJALANI PERCUTANEOUS CORONARY INTERVENTION (PCI) Kurnia, Vera; Pauzi, Muhhammad; Fadhani, Masyithah; Lianti, Shindy
Health Sciences Journal Vol. 9 No. 1 (2025): Health Science Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v9i1.3446

Abstract

Penyakit jantung coroner merupakan salah satu penyakit jantung penyebab utama kematian di dunia. Penanganan yang dilakukan salah satunya dengan tindakan Percutaneous Coronary Intervention (PCI). Namun pada pelaksanaannya menyebabkan peningkatan kecemasan pada pasien karena tidak mengetahui tentang tindakan tersebut. Melalui penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh health education tentang tindakan Percutaneous Coronary Intervention (PCI) terhadap kecemasan pasien jantung koroner. Desain penelitian menggunaka quasy eksperiment dengan One Group untuk intervensi. Sampel 16 orang yang menggunakan teknik pengambilan purposive sampling dimana kriteria inklusinya adalah pasien yang dijadwalkan tindakan percutaneous coronary intervention (PCI) dan kriteria eksklusinya adalah pasien yang sudah mendapatkan tindakan percutaneous coronary intervention (PCI). Instrumen menggunakan kuesioner Hamilton Rating Scale for Anxiety (HARS), yang dilakukan pada bulan maret 2024. Hasil penelitian diketahui tingkat kecemasan sebelum dilakukan intervensi mayoritas mengalami tingkat kecemasan sedang sebanyak 13 responden (81,2%) dan setelah dilakukan intervensi, tingkat kecemasan menurun sebanyak 31.2%, yaitu sebanyak 8 responden (50%) memiliki kecemasan rendah. Pada uji paired sample t test didapatkan nilai p value =0,000 < 0,05 dapat disimpulkan adanya pengaruh health education tentang tindakan PCI terhadap kecemasan pada pasien jantung koroner di Rumah Sakit Bukit Asam Medika. Diharapkan pada tempat pelayanan kesehatan dapat memberikan edukasi kesehatan tentang tindakan Percutaneous Coronary Intervention (PCI) khususnya pada perawat dalam penanganan pasien dengan penyakit jantung coroner sebagai penatalaksanaan non farmakologis dalam mengurangi rasa kecemasan pada pasien jantung coroner
EFEK VARIABILITAS TEKANAN DARAH PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MGR. GABRIEL MANEK SVD ATAMBUA Taitoh, Silverius; Berek, Pius A. L.; Rohi, *, Elfrida Dana F. Riwoe
Health Sciences Journal Vol. 9 No. 1 (2025): Health Science Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v9i1.3447

Abstract

Gagal Ginjal Kronik (GGK) merupakan gangguan fungsi ginjal yang progresif dan tidak dapat pulih kembali, tubuh tidak mampu memelihara metabolisme dan gagal memelihara keseimbangan cairan dan elektrolit yang berakibat pada peningkatan ureum. Salah satu upaya untuk mempertahankan hidup pasien GGK adalah hemodialisa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan tekanan darah selama menjalani hemodialisa. Penelitian ini menggunakan deskriptif analitik kuantitatif. Sampel sebanyak 40 orang penderita gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa diambil menggunakan teknik total sampling. penelitian menunjukkan variabilitas tekanan darah dalam satuan mmHg sebanyak 5 kali pengukuran selama hemodialisa menunjukkan fluktuasi tekanan darah sistolik berturut-turut 149.25, 137.75, 143.75, 149.37 dan 143.50. Sedangkan tekanan darah diastolik 80.5, 75, 77.25, 80.25, dan 77. Disimpulkan bahwa selama menjalani hemodialisa, tekanan darah mengalami perubahan yang signifikan. Disarankan agar selama menjalani hemodialisa perawat perlu memperhatikan tekanan darah pasien secara ketat agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Penelitian selanjutnya perlu menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan tekanan darah pasien gagal ginjal kronik selama menjalani hemodialisa
PENGARUH TERAPI OKUPASI KERAJINAN TANGAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA : LITERATURE REVIEW Pramudita, Regar Candi; Narbila, Alfina Fia; Nada, Anisah Qothrun; Mukaromah, Muna Mufidatul; Fradilla, Lucky Tria
Health Sciences Journal Vol. 9 No. 1 (2025): Health Science Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v9i1.3448

Abstract

Latar Belakang : Skizofrenia adalah salah satu penyakit jiwa yang berpengaruh pada otak. Pada tahun 2018, WHO melaporkan bahwa 21 juta orang menderita skizofrenia, yaitu sekitar 1% dari populasi Inggris. Sekitar 7 juta orang di Iran menderita Skizofrenia. Di Indonesia, data risiko pada tahun 2018 menunjukkan bahwa proporsi rumah tangga dengan skizofrenia telah meningkat dari sebelumnya 1,7 per juta menjadi 7 per juta. Didapatkan data 50% - 90% pasien skizofrenia hidup bersama keluarganya. Diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai hubungan penyebab gangguan jiwa dan kepatuhan pasien gangguan jiwa di komunitas terhadap perawatan. Beberapa jenis terapi non medis termasuk terapi budaya, terapi spiritual, terapi okupasi, dan terapi suportif. Kegiatan terapi okupasi mendukung pasien meningkatkan dan mempertahankan kemampuannya dalam kehidupan sehari-hari. Terapi ini mencakup kombinasi program terapi psikososial yang bermanfaat seperti wawancara motivasi, pemantauan diri, kunjungan individu, kerajinan tangan, psikoedukasi individu, dan perencanaan keluar. Tujuan Penulisan: Memahami bagaimana kerajinan tangan, salah satu bentuk terapi okupasi, mempengaruhi kemampuan pasien yang menderita skizofrenia. Metode Penelitian: Metode literature review digunakan pada penelitian dan tema penelitian adalah tentang terapi okupasi kerajinan tangan pada pasien skizofrenia. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil kelima jurnal yang telah dianalisis, terbukti bahwa terapi okupasi berupa kerajinan tangan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pasien skizofrenia. Kesimpulan: Terbukti terapi okupasi kerajinan tangan berpengaruh dan dapat menjadi alternatif untuk membantu pasien halusinasi pulih dari halusinasi secara efektif