cover
Contact Name
Aida Ratna Wijayanti
Contact Email
aidaratna.Bd@gmail.com
Phone
+6281233677836
Journal Mail Official
hsj@umpo.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Ponorogo Jl. Budi Utomo No 10 Ronowijayan Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Health Sciences Journal
ISSN : 25981188     EISSN : 25981196     DOI : 10.24269/hsj.v6i1.1150
Core Subject : Health,
Health Sciences Journal adalah jurnal mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Ponorogo dengan alamat website http://studentjournal.umpo.ac.id/ . Jurnal ini memuat bidang kesehatan yaitu keperawatan dan kebidanan. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada Bulan April dan Oktober. Jurnal ini mewadahi kreativitas mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Ponorogo dalam menuliskan artikel ilmiah hasil tugas akhir mereka.
Articles 186 Documents
PENGARUH AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP KUALITAS TIDUR IBU PREMENOPAUSE DI DESA NJARUMAN WAJAK Khoirurnisa, Addina; Sri Purwanti, Anik; Retnaningsih, Reny
Health Sciences Journal Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v8i1.2649

Abstract

Premenopause biasanya terjadi mulai usia 40 tahun dan berlangsung sekitar 5 hingga 10 tahun, Wanita premenopause seringkali mengalami gangguan tidur atau kesulitan tidur karena kadar serotonin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap kualitas tidur pada ibu premenopause usia 40-40 tahun di DPM dr. Sheren Bella Ridca Desa Njaruman, Wajak. Jenis penelitian ini menggunakan data kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian pre-eksperimental One Group Pretest Posttest. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling 16 responden dengan populasi 37 orang. Kemudian dilakukan uji normalitas dan data dianalisis dengan Uji Statistik Wilcoxon Match Paired Test, untuk melihat pengaruh pemberian aroma terapi lavender terhadap kualitas tidur ibu premenopause. Hasil penelitian didapatkan seluruh responden (100%) mengalami kualitas tidur yang buruk sebelum diberikan intervensi aromaterapi lavender. Setelah diberikan intervensi aromaterapi lavender dari 16 responden, sebanyak 14 responden (87,5%) mengalami kualitas tidur yang baik dan 2 responden (12,5%) masih mengalami kualitas tidur yang buruk. Uji statistik didapatkan nilai p value 0,000<0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa pemberian aromaterapi lavender berpengaruh terhadap kualitas tidur ibu premenopause usia 40-45 tahun di DPM dr. Sheren Bella Ridca Desa Njaruman Wajak
PENGARUH PEMBERIAN PIJAT TUI NA TERHADAP PENINGKATAN NAFSU MAKAN DAN PENAMBAHAN BERAT BADAN BALITA STUNTING Maulida, Husna; Sutrisna, Eka
Health Sciences Journal Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v8i1.2654

Abstract

Latar Belakang: Pijat Tui Na merupakan salah satu metode alternatif dari cina dengan menggunakan sentuhan (pijat) pada titik meredian yang dapat mengatasi kesulitan makan pada balita Stunting dengan memperlancar peredaran darah pada limfa dan pencernaan serta meningkatkan daya absorpsi zat gizi, sehingga memberikan efek positif secara fisik untuk peningkatan berat badan balita stunting. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat Tui Na terhadap peningkatan nafsu makan dan penambahan berat badan pada balita stunting di wilayah Kerja Puskesmas Blang Cut. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan Quasy eksperimental dengan desain Pre and Post test with control group. Populasi yang digunakan adalah seluruh balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Blang Cut, dengan teknik pengambilan sampel secara Purposive sampling yang terdiri dari kelompok ekperimen dan kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan penyebaran kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan uji Paired T Test. Hasil Penelitian: Hasil uji statistik menunjukkan rata-rata nafsu makan pada kelompok perlakuan sebelum dilakukan pijat Tui Na adalah 1,32 dan setelah dilakukan pijat Tui Na rata-rata 1,52. Sedangkan pada kelompok kontrol, rata-rata nafsu makan sebelum sebesar 1,56 dan sesudah sebesar 1,48, terdapat perbedaan nafsu makan sebesar 0,2 pada kelompok perlakuan dan 0,08 pada kelompok kontrol. Sedangkan rata-rata berat badan pada kelompok perlakuan sebelum dilakukan pijat adalah 10,47 kg dan setelah dilakukan pijat Tui Na rata-rata adalah 10,54 kg. Ada kenaikan berat badan pada kelompok perlakuan sebelum dan sesudah pijat Tui Na sebesar 0,07 kg dan pada kelompok kontrol sebesar 0,04 kg. Kesimpulan: Berdasarkan hasil Penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian pijat Tui Na terhadap peningkatan nafsu makan dan berat badan balita stunting
LITERATURE REVIEW: TERAPI OKUPASI PADA PENDERITA SKIZOFRENIA Rachmawati, Putri Widya; Putri, Fara Kurnia; Izzawati, Julia Nur; Maulana, Nur Afni; Muslikah Tunisak, Zila; Azzahra, Alya Salsabella Nur
Health Sciences Journal Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v8i2.2673

Abstract

Skizofrenia adalah gangguan mental yang ditandai oleh gejala seperti halusinasi dan delusi. Gejala-gejala ini dapat mempengaruhi kualitas hidup penderita skizofrenia. Menurut data WHO (2022), skizofrenia mempengaruhi sekitar 24 juta orang, atau 1 dari 300 orang (0,32%) di seluruh dunia. Kondisi ini dialami oleh 1 dari 222 orang dewasa (0,45%). Gangguan ini sering muncul pada remaja akhir berusia 20 tahun dan lebih umum terjadi pada pria dibandingkan wanita. Salah satu pengobatan yang dilakukan untuk skizofrenia adalah terapi okupasi. Terapi okupasi adalah layanan kesehatan yang memanfaatkan berbagai aktivitas untuk meningkatkan kemandirian bagi individu dengan gangguan fisik atau mental. Tujuannya adalah memperbaiki kualitas hidup dan membantu individu berpartisipasi dalam aktivitas sehari-hari, yang dapat mengurangi gejala seperti halusinasi pada pasien skizofrenia. Penelitian ini dilakukan dengan metode literature review.
EFEKTIVITAS TERAPI MUSIK TERHADAP PENDERITA SKIZOFRENIA Melia Pindu Lestari, Fatma
Health Sciences Journal Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v8i2.2680

Abstract

Skizofrenia merupakan suatu gangguan jiwa yang umumnya ditandai dengan kerusakan pada pola pikir, pandangan, emosi, pergerakan, dan perilaku, menyebabkan penyimpangan. Dalam penanganannya, terapi non-farmakologi seperti terapi musik dapat digunakan. Terapi musik, sebagai salah satu modalitas terapi seni, bertujuan untuk mengurangi agresivitas, memberikan ketenangan, mendidik secara moral, mengendalikan emosi, mengembangkan spiritualitas, dan menyembuhkan gangguan psikologis. Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat efektivitas terapi musik pada penderita skizofrenia melalui pendekatan kualitatif dengan desain literature review. Berdasarkan hasil penelitian dari lima jurnal, terapi musik terbukti efektif dalam mengelola gejala skizofrenia.
PENERAPAN LATIHAN RANGE OF MOTION (ROM) CYLINDRICAL GRIP TERHADAP KEKUATAN OTOT EKSTREMITAS ATAS PADA PENDERITA STROKE NON HEMORAGIK DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK Purwanti, Lina Ema; Novianti, Andhika Alfa
Health Sciences Journal Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v8i2.2693

Abstract

Impaired physical mobility is a result of blocked blood vessels due to stroke. Functions lost due to motor disorders in stroke patients result in extremity dysfunction, there by reducing muscle strength. A form of management to restore muscle strength in non-hemorrhagic stroke patients is Range of Motion (ROM) Cyindrical Grip which is useful for improving the ability to move joints normally to increase muscle mass. Nursing care for Mrs. R with nursing problems with physical mobility disorders is carried out in the KH. Ahmad Dahlan Room RSU Muhammadiyah of Ponorogo for 6 days from 28 July to 02 August 2023. The method used is a case study with a nursing process approach. The results of the assessment showed that the client experienced weakness in the left limb and a history of hypertension. The nursing action taken to overcome the problem is by implementing the ROM Cylindrical Grip exercise. It can be concluded that the ROM Cylindrical Grip can increase the muscle strength of the upper extremities in non-hemorrhagic stroke sufferers. After doing 2 x 10 minutes of exercise for 5 days, the muscle strength of the upper extremities in non-hemorrhagic stroke sufferers increased from 0 to 1. The results of this study, if the ROM Cylindrical Grip was carried out periodically and continuously, resulted in gripping muscle strength in non-hemorrhagic stroke sufferers increase.Keyword: Impaired Physical Mobility, Muscle Strength, ROM Cylindrical Grip, Non Hemorrhagic Stroke
PENGARUH PIJAT NAFSU MAKAN TERHADAP BERAT BADAN PADA BALITA STUNTING Yuriati, Putri; Trisnawati, Yeti; Mulyandari, Ani
Health Sciences Journal Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v8i2.2765

Abstract

Stunting menjadi masalah gizi kronis pada balita karena anak akan lebih rentan terhadap penyakit dan ketika dewasa lebih berisiko untuk mengidap penyakit degeneratif. Penyebab stunting tidak hanya jumlah konsumsi tetapi juga pada pola pemberian makan balita secara keseluruhan yang kurang atau tidak mencukupi kebutuhan karena kurangnya nafsu makan. Pijat menjadi salah satu terapi komplementer yang banyak dipilih orang tua saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Pijat Nafsu Makan terhadap Berat Badan Balita Stunting di wilayah Kerja Puskesmas Mekar Baru Kelurahan Batu IX. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Eksperimen pre test dan post test. Sampel   dalam penelitian ini adalah balita stunting usia 1-5 tahun yang berada di wilayah kerja Puskesmas Mekar Baru Kelurahan Batu IX. Pengambilan sampel dengan purposive sampling sebanyak 30 balita yang dibagi menjadi  dua kelompok yang mendapat pijat nafsu makan dan yang tidak. Analisis univariat digunakan untuk menguraikan data. Uji analisis bivariat menggunakan uji independent t test. Hasil penelitian bahwa terdapat beda rerata pada kelompok eksperimen yaitu 0,50 kg artinya ada perubahan berat badan setelah dilakukan pijat nafsu makan, dimana terdapat kenaikan berat badan sebesar 0.10 kg setelah diberikan pijat nafsu makan pada kelompok kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa adanya kenaikan berat badan yang lebih besar pada kelompok perlakuan dibandingkan kelompok kontrol. Hasil uji t independen mejelaskan bahwa pijat nasfu makan berpengaruh terhadap berat badan balita dengan sig= 0,00. Disimpulkan ada pengaruh yang signifikan antara pemberian pijat nafsu makan terhadap berat badan balita stunting.
ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE DI PMB EVA SAFITRI, CANDI SIDOARJO Syu'bah, Afinatus; Rosyidah, Rafhani
Health Sciences Journal Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v8i2.2768

Abstract

In East Java, especially in Sidoarjo District, the maternal mortality rate in 2022 was 68.90 per 100,000 live births. This figure increased when compared to the realization in 2021, which was 59.69 per 100,000 live births. The highest maternal mortality rate is in the Candi Health Center working area, this occurs because the risk screening carried out on pregnant women is not optimal, including the competence of health workers in handling maternal emergencies and back referrals. Data collection techniques based on subjective and objective data obtained through interviews and direct physical examination. Total midwifery care in pregnancy was 2x because the mother had entered the third trimester, delivery 1x visit, postpartum period 2x visits, LBW 2x visits and family planning 1x visit. At the first visit of pregnancy the mother complained of tightness that was not accompanied by pain, at the second visit the mother complained of lower abdominal pain. In labor care, the mother came with an opening of 4cm with intact amniotic fluid, the baby was born at 13.30 WIB, the delivery process went normally in accordance with the standards of Normal Labor Care (APN). In the postpartum period, the first visit was carried out 6 hours postpartum with maternal complaints of suture wound pain and breast milk still coming out a little, at the second visit the postpartum period was found that breast milk production had increased. The mother has chosen to use IUD contraception which according to the client is a practical long-term contraception because it does not need to be remembered every day. This Continuity Of Care midwifery care takes place physiologically and there is no gap between theory and case.
LITERATURE REVIEW : TERAPI YOGA PADA PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN GANGGUAN DEPRESI DAN HALUSINASI Rismawati, Dyah Ayu
Health Sciences Journal Vol. 9 No. 2 (2024): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v9i2.2801

Abstract

Latar Belakang: Skizofrenia adalah gangguan mental yang kompleks dan kronis, yang ditandai oleh gangguan serius dalam pemikiran, emosi, dan perilaku. Yoga dapat memberikan berbagai manfaat terapeutik bagi pasien dengan gangguan kesehatan mental, termasuk skizofrenia. Tujuan Penulisaan: Melakukan tinjauan literature terkait Terapi Yoga Pada Pasien Skizofrenia dengan Gangguan Depresi dan Halusinasi. Metode Penelitian: Metode literature review digunakan oleh peneliti dengan menggunakan desain narrative literature. Artikel yang digunakan harus lolos dari penyaringan melalui abstract checklist, dan PRISMA checklist. Hasil Penelitian: Dari 7 jurnal yang dilakukan analisis, ditemukan beberapa hasil bahwa yoga dapat menjadi intervensi yang efektif dalam mengurangi gejala skizofrenia yang meliputi gejala positif maupun negatif, meningkatkan kesejahteraan umum pasien, mengurangi depresi dan meningkatkan fungsi kognitif dan sosial pada pasien skizofrenia. Kesimpulan: Yoga tidak hanya mengurangi gejala positif dan negatif skizofrenia, seperti halusinasi dan delusi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan emosional dan mengurangi depresi pada pasien skizofrenia. Selain itu, yoga telah terbukti meningkatkan fungsi kognitif dan sosial, seperti kemampuan pengenalan emosi dan keterampilan sosial.
HUBUNGAN PERAN KELUARGA DALAM KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN SKIZOFRENIA Almahfudzi, Ardin Mafaza
Health Sciences Journal Vol. 9 No. 2 (2024): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v9i2.2827

Abstract

Latar Belakang: Kepatuhan dalam menjalani pengobatan pada pasien skizofrenia penting dilakukan untuk mencegah kekambuhan. Oleh karena itu, dukungan keluarga diperlukan karena berpotensi meningkatkan kepatuhan pasien. Tujuan: Menganalisis artikel dan penelitian mengenai dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia. Metode: Desain pencarian ini menggunakan pencarian literatur pada database Google Scholar dan memilih artikel yang memenuhi kriteria sehingga menghasilkan 7 artikel. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran keluarga berpengaruh terhadap kepatuhan minum obat, termasuk peran keluarga dalam perawatan pasien skizofrenia. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang sangat berpengaruh antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia, namun tidak menutup kemungkinan ada faktor lain yang juga mempengaruhi kepatuhan minum obat. Kesadaran diri pasien juga dapat memaksimalkan dukungan keluarga untuk meningkatkan kepatuhan minum obat.
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Nn. Y TAHAP PERKEMBANGAN USIA REMAJA DENGAN INTERVENSI SENAM YOGA DAN TEKNIK DISTRAKSI (MUSIK KLASIK MOZART) PADA PENYAKIT DYSMENORRHEA DI KELURAHAN PASIR JAYA KECAMATAN JATIUWUNG Damayanti, Neneng Rina; Safitri, Alfika
Health Sciences Journal Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v8i2.2838

Abstract

Latar Belakang: Masa-masa remaja adalah masa transisi menuju kedewasaan yang ditandai dengan perubahan biologis, psikososial dan kognitif. Perubahan biologis yang terjadi selama masa puber dapat juga dikatakan pubertas dan ditandai dengan munculnya menstruasi. Gejalanya sering terjadi saat menstruasi, terutama pada wanita usia subur. Masalah Dysmenorrhea merupakan nyeri haid pada bagian bawah perut menjalar ke daerah pinggang dan paha, terkadang disertai dengan mual dan muntah, diare dan emosi labil. Hal ini diakibatkan oleh adanya zat prostaglandin. Prostaglandin dibuat oleh lapisan dalam rahim. Sebelum menstruasi zat prostaglandin ini meningkat dan begitu terjadi menstruasi, kadar prostaglandin menurun. Tujuan: Mengetahui Asuhan Keperawatan Keluarga Bapak Z Khususnya Nn. Y Tahap Perkembangan Usia Remaja Dengan Intervensi Senam Yoga Dan Teknik Distraksi (Musik Klasik Mozart)  Terhadap Penurunan Nyeri  Dysmenorrhea Di Desa Pasir Jaya Kecamatan Jatiuwung. Metode: Melakukan Intervensi Asuhan Keperawatan dengan Teknik Senam Yoga Dan Teknik Distraksi (Musik Klasik Mozart) untuk menurunkan nyeri Dysmenorrhea. Hasil: berdasarkan studi kasus kelolaan didaptkan melakukan teknik Senam Yoga Dan Teknik Distraksi (Musik Klasik Mozart) memiliki pengaruh terhadap penurunan nyeri Dysmenorrhea dengan pemantauan 3 hari dari skala 5 sampai skala 2. Kata Kunci : Dysmenorrhea, Remaja Putri, Yoga, dan Musik Klasik