cover
Contact Name
Rahmad Fani Ramadhan
Contact Email
rahmad.fani@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalilmuternak@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Ternak
ISSN : 14105659     EISSN : 26215144     DOI : -
Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran encompasses a broad range of research topics in animal sciences: breeding and genetics, reproduction and physiology, nutrition, feed sciences, agrostology, animal products, biotechnology, behaviour, welfare, health, livestock farming system, socio-economic, and policy. Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran published by twice a year, June and December
Arjuna Subject : -
Articles 427 Documents
Identifikasi Kelas Kemampuan Kelompok Tani Ternak di Kecamatan Herlang Kabupaten Bulukumba Agustina Abdullah
Jurnal Ilmu Ternak Vol 8, No 1 (2008)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v8i1.2218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi  tentang kelas kemampuan kelompok tani-ternak. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Herlang Kabupaten Bulukumba. Penentuan lokasi/desa dan kelompok tani-ternak terpilih dilakukan secara sengaja (purposive). Data penelitian diperoleh menggunakan kuesioner, dengan ruang lingkup aspek administrasi, perencanaan, organisasi/kelembagaan, pemupukan modal, hubungan kelembagaan dan teknologi dalam kelompok tani ternak. Penentuan kelas kemampuan kelompok tani ternak mengacu pada pedoman penilaian kelompok tani ternak (Direktorat Jenderal Peternakan, 2003),  sehingga diketahui status kelas kemampuan kelompok tani ternak yaitu kelas pemula, lanjut, madya dan mandiri. Data yang diperoleh disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok tani ternak Bontosura kategori kelas madya dengan nilai 705, sementara kelompok tani ternak Bunging Lohe kelas pemula (nilai 315).  Dilain pihak, kelompok tani ternak dalam kelas lanjut adalah Singaraja KWT, Jatia, Bontosura KWT, Garuda, Singaraja, serta Saukeng.Kata kunci : Kelas kelompok tani, Herlang, Bulukumba
Kualitas Fisika Kimia Sosis Ayam dengan Penggunaan Labu Merah (Cucurbita Moschata) sebagai Alternatif Pengganti Pewarna dan Antioksidan Khusnul Khotimah
Jurnal Ilmu Ternak Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v13i1.5119

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan labu merah sebagai pengganti warna dan antioksidan yang didasarkan pada kualitas fisiko kimia sosis ayam. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang alternatif labu merah sebagai bahan pewarna sekaligus berfungsi sebagai pengisi  (filler)  dan  antioksidan  alami,  sehingga  penggunaan  bahan  pewarna  sintetis  dapat  seminimal mungkin. Labu merah kukus digunakan dengan persentase 10 %, 20, % , 30 %, dan 40 %, dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan diulang 3 kali. Variabel yang diukur meliputi : tekstur, kadar air, kadar protein, kadar lemak, dan uji Organoleptik untuk melihat penerimaan konsumen. Hasil penelitian menunjukkanpenggunaan labu merah hingga persentase 40% tidak nyata ( P>0,05) terhadap tekstur, kadar air, kadar lemak, kadar protein, tetapi  nyata ( P<0.01)  terhadap kualitas organoleptik. Sosis ayam dengan labu merah mempunyai kisaran kadar air 65.78 -68.43 %, kadar lemak 15.73- 12.10 %, kadar protein 16.40 – 10.15 %, tekstur 64.96 -53.05 mm/g.dt, dan sesuai SNI 3820-1995.  Kesimpulannya, penggunaan labu merah hingga level 20 % dapat digunakan dalam pembuatan sosis ayam, karena level tersebut mempunyai skor tertinggi terhadap penerimaan konsumen. Tetapi, tekstur terbaik pada persentase 30 % dengan skor tertinggi.Kata kunci :  fisikokimia, labu kuning pewarna, antioksidan
Mathematical Models to Describe Egg Production in Laying Hens (Review) (Model Matematik untuk Menggambarkan Kurva Produksi Telur pada Ayam Petelur (Review)) A. Anang
Jurnal Ilmu Ternak Vol 6, No 2 (2006)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v6i2.2274

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk me-review model matematik yang dapat mendeskripsikan kurva produksi telur pada ayam petelur. Kurva produksi telur umumnya sama, baik untuk bangsa ataupun strain, yaitu meningkat pada awal masa bertelur untuk mencapai puncaknya pada umur tertentu dan akan menurun secara gradual sampai akhir periode bertelur. Banyak model matematik kurva produksi telur yang sudah dipublikasikan, dan pada umumnya model-model tersebut sudah cukup bila digunakan untuk menduga produksi telur saja, tapi jika untuk keperluan pemuliaan ternak, perlu dikembangkan model yang bisa menduga produksi pada populasi yang kecil. Jika karakteristik kematangan seksual turut dipertimbangkan, maka model Yang lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan model-model matematik lainnya.Kata kunci: Model Matematik, Produksi Telur, Ayam Petelur
Penggunaan Rumput Laut Dan Sekam Padi Sebagai Sumber Serat Dalam Ransum terhadap Kadar Lemak Karkas Babi K. Budaarsa; P. H. Siagian; Kartiarso -
Jurnal Ilmu Ternak Vol 7, No 2 (2007)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v7i2.2241

Abstract

Penelitian-penelitian  yang telah dilakukan menunjukkan adanya suatu hubungan yang sangat kuat antara penyakit jantung dengan tingginya tingkat kolesterol plasma pada manusia dan spesies yang lainnya, termasuk babi. Hal ini sebabkan adanya persamaan anatomi dan fisiologi angara babi dan manusia,  informasi terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat lemak tubuh di manusia dapat direfleksikan dengan kondisi yang sama pada babi. Suatu review terhadap beberapa beberapa literatur pada manusia bahwa kandungan  serat pada makanan dapat mereduksi lemak tubuh.  Babi  Landrace lepas sapih sebanyak 35 ekor dengan berat antara 8 – 10 kg telah digunakan untuk menentukan pengaruh pemberian rumput laut dan sekam padi sebagai sumber serat terhadap karkas babi.  Ada tiga tingkat rumput laut (0, 5, dan 10%) dan tiga level sekam padi (0, 5, dan 10%) digunakan dalam suatu rancangan faktorial 3x3.  ransum penelitian ini isokalori dan isoprorein. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumput laut dan sekam padi nyata menurunkan kandungan lemak karkas babi.Kata kunci:  rumput laut, sekam padi, lemak karkas
Perubahan Nilai Nutrisi Ampas Sagu selam pada Fase Pertumbuhan Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) yang berbeda Insun Sangadji; Aminuddin Parakkasi; Komang G. Wiryawan; Budi Haryanto
Jurnal Ilmu Ternak Vol 8, No 1 (2008)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v8i1.2209

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui  kandungan nutirisi ampas sagu yang dipermentasi menggunakan   Pleurotus ostreatus   pada berbegai  fase pertumbuhannnya.  Rancangan Acak lengkap digunakan pada penelitian ini, perlakuan yang diberikan adalah fase pertumbuhan dari Pleurotus ostreatu. Peubah yang diukur meliputi  kandungan protein kasar, bahan kering, ADF, VDF, dan lignin dari ampas sagu yang difermentasi.  Hasil penelitian menunjukkkan bahwa terdapat perubahan komposisi nutrisi ampas sago pada berbagai fase pertumbuhan Jamur Pleurotus ostreatus. Kandungan protein meningkat dan kandungan ligninoselulosa menurun, sehingga hasil fermentasi ini sangat potensial untuk dijadikan sebagai  pakan ternak ruminansia.Kata kunci: Ampas sago, Pleurotus ostreatus,  pakan ruminansia.
Analisis Biaya Transaksi Peternak Sapi Perah : Studi Kasus pada Anggota Koperasi di Kabupaten Kuningan Jawa Barat (Analysis of Dairy Farmer’s Transactions Costs: A Case Study of Cooperative Member in Kuningan, West Java) Cahyono -
Jurnal Ilmu Ternak Vol 13, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v13i2.5109

Abstract

Dairy farmers are groups of people who face problems of low levels of well-being. General school ofthought (mainstream) views the problem of poverty is caused by low productivity factor. The use of productivity approach in solving the poverty problem of dairy farmers needs to be supplemented by another approaches in terms of non-productivity factors. This non-productivity approach which is rarel yused  is  transaction cost  approach. Starting from this,  the study is  carried  out  by  transactions cost approach. This study specifically aims to analyze the structure of the cost transaction and the factors leading to the emergence of transaction costs encountered by dairy farmers members of cooperative in Kuningan  West  Java.  Methods  to  determine  the  structure of  the  transaction cost  is  performed  by analyzing farming and the factors that affect dairy farmers transaction costs were analyzed using multiple regression analysis. Analysis of the cost transaction structure showed that the dairy farmer transaction costs consist of contract cost (3.06%), welfare cost (1.51%),   maintenance of livestock resources cost (56.52%), as well as milk delivery and feed or inputs search costs (38.90%). Transaction costs to revenue ratio for credit dairy farmers is 0.0279  and the ratio for independent dairy farmers is 0.0218. Meanwhile, the ratio of transaction costs to  the total  cost  for  credit dairy farmers is 0.0160 and the ratio for independent dairy farmers is 0.0146. Afterwards, based on the results of multiple regression analysis of determinants of transaction costs, independent variable of revenue and education have significant effect on the amount of transaction costs.Key words: transaction costs, dairy farmers, member of cooperative.
Peran Modal Sosial dalam Menunjang Dinamika Kelompok Peternak Sapi Perah (Studi Kasus di Kelompok 3 TPK Pulosari Pangalengan) Raisya Nur Pratisthita
Jurnal Ilmu Ternak Vol 14, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v14i1.5148

Abstract

Penelitian  ini  dilaksanakan  di  Kelompok  3  TPK  Pulosari  KPBS  Pangalengan,  Desa  Pulosari,  KabupatenBandung Selatan. Tujuan dari penelitian adalah 1) mengetahui potensi modal sosial pada kelompok peternak sapi perah, 2) mengetahui peran potensi modal sosial dalam menunjang dinamika kelompok peternak sapi perah. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dan menganalisis data secara deskriptif kualitatif dengan cara interpretative (verstehen). Variabel yang diamati adalah modal sosial dan dinamika kelompok. Informan kunci yang dijadikan sebagai sumber informasi dalam penelitian ini sebanyak 6 informan terdiri atas tokoh dan non tokoh yang ada dalam kelompok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa potensi modal sosial (dengan indikator kepercayaan, partisipasi dan prinsip timbal balik) dalam kelompok cukup baik. Adanya modal sosial yang baik di kelompok berperan dalam meningkatkan interaksi atau kerjasama kelompok dan meningkatkan fungsi tugas pokok kelompok.Kata kunci : Peran, modal sosial, dinamika kelompok peternak sapi perah
Efek Ransum Mengandung Dedak Padi Fermentasi oleh Aspergillus ficuum terhadap Kualitas Telur Ayam (Effect of Ration Containing Fermented Rice Bran by Aspergillus ficuum on Chickens Egg Quality) Siti Wahyuni Hs
Jurnal Ilmu Ternak Vol 11, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v11i1.409

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian ransum mengandung dedak padi fermentasi oleh kapang Aspergillus ficuum terhadap kualitas telur ayam Golden Comet yang diukur melalui tebal kerabang, nilai haugh unit, indeks warna kuning telur, retensi kalsium dan  fosfor dalam kerabang  Penelitian dilakukan secara eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri atas 6 perlakuan ransum, tiap perlakuan diulang 5 kali.  Lima macam ransum mengandung dedak padi hasil fermentasi masing-masing sebesar 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50%, serta ransum kontrol mengandung dedak padi tanpa fermentasi sebesar 30%.  Ternak uji yang digunakan adalah ayam petelur tipe medium Golden Comet sebanyak 120 ekor, pengamatan dilakukan selama  20 minggu.  Data hasil pengamatan dianalisis ragam dan perbedaan antar perlakuan diuji dengan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dedak padi hasil fermentasi oleh kapang Aspergillus ficuum dapat dijadikan  bahan penyusun ransum ayam petelur sampai dengan tingkat 50% tanpa mempengaruhi tebal kerabang, nilai haugh unit, retensi kalsium dan fosfor dalam kerabang, namun menurunkan indeks kuning telur; penggunaan dedak padi fermentasi sebanyak 40% menghasilkan retensi fosfor tertinggi. Kata kunci : dedak padi, Aspergillus ficuum, ayam petelur, kualitas telur
Model Kurva Pertumbuhan Pra Sapih dari Sapi Madura Betina dan Jantan Karnaen -
Jurnal Ilmu Ternak Vol 7, No 1 (2007)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v7i1.2232

Abstract

Kurva pertumbuhan merupakan pencerminan kemampuan suatu individu untuk menampilkan potensi genetic dan perkembangan bagian-bagian tubuh mencapai dewasa. Penelitian mengenai model kurva pertumbuhan sapi Madura betina dan jantan dari lahir sampai umur 6 bulan telah dilaksanakan di kabupaten Bangkalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kurva pertumbuhan sapi madura periode pra sapih. Penelitian ini menggunakan metode observasi dengan sample acak sebanyak 57 ekor sapi. Data yang diperoleh dianalisis regresi. Hasil analisis menunjukkan bahwa model kurva pertumbuhan sapi madura betina dan jantan dari lahir sampai 6 bulan mengikuti model persamaan regresi alometrik dengan koefisien determinan R2 = 0,9950 dan R2 = 0,9910 dengan persamaan regresi  dan .Kata Kunci: Pertumbuhan Sapi Madura Betina Dan Jantan
Faktor Penyebab Resistensi Anggota Terhadap Kebijakan Pengurus KUD (Kasus Pada Koperasi Unit Desa Sarwa Mukti Kecamatan Cilengkrang Kabupaten Bandung) (Cause Factors Management Policies on Members Resistency KUD (Koperasi Unit Desa Case Sarwa M. Munandar Sulaeman
Jurnal Ilmu Ternak Vol 12, No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v12i1.5134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : a) faktor penyebab resistensi anggota  terhadap kebijakan koperasi yang tidak sesuai dengan kepentingan anggota, b) bentuk   resistensi anggota  koperasi  terhadap  kebijakan  koperasi  yang  tidak  sesuai  dengan  kepentingan peternak dan c) harapan anggota dalam memperbaiki kebijakan koperasi. Metode penelitianyang dilakukan studi kasus dengan pendekatan kualitatif yang mengkaji konsep resistensi anggota terhadap kebijakan koperasi. Metode Penelitian Studi Kasus dengan pendekatan kualitatif. Informan ditentukan   dengan cara bertujuan (purposive). Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam (indepth interview) pengolahan data dengan organisasi, kategorisasi dan reduksi data serta analisis data dengan pemahaman mendalam (verstehen). Penelitian ini dilakukan di Koperasi Unit Desa Sarwa Mukti Kecamatan Cilengkrang Kabupaten Bandung, karena merupakan basis kegiatan koperasi sapi perah yang potensial. Hasil penelitian, faktor resistensi anggota terhadap koperasi : Kebijakan yang tidak sesuai dengan kepentingan anggota (sarana produksi peternakan, pengurus tidak aspiratif, pelayanan kurang  memadai). Penolakan (resistensi anggota terhadap kebijakan koperasi berupa pernyataan melawan, sikap tidak setuju dan melakukan tindakan menyimpang terhadap kebijakan koperasi. Harapan peternak segera memperbaiki kebijakan koperasi.Kata kunci: Resistensi, kebijakan, koperasi