cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Perikanan Kelautan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 263 Documents
Analisis Bioekonomi Sumber Daya Ikan Kakap Merah (Lutjanus malabaricus) Di Perairan Kabupaten Indramayu Jawa Barat Afrah Haniyah Dafiq; Zuzy Anna; Achmad Rizal; Asep Agus Handaka Suryana
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. X No. 1/Juni 2019
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.078 KB)

Abstract

Penelitian dilakukan di perairan Kabupaten Indramayu, dimulai pada September 2016 sampai Desember 2017. Analisis bioekonomi dilakukan untuk menganalisis kinerja usaha penangkapan ikan kakap merah, kondisi produksi dan effort aktual ikan kakap merah dan menghitung produksi dan effort lestari dalam rezim MSY, MEY dan OA di Kabupaten Indramayu. Alat tangkap yang digunakan adalah gill net dan pancing rawai. Penelitian ini memaparkan analisis bioekonomi pemanfaatan sumber daya ikan kakap merah di Kabupaten Indramayu pada berbagai rezim dengan Model Gordon Schaefer, serta arah kebijakan pengelolaannya. Penelitian dilaksanakan dengan metode survey melalui analisis kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan usaha penangkapan ikan kakap merah dengan gill net dan pancing rawai dianggap layak dengan nilai B/C masing-masing 2,65 dan 1,2. Hasil penelitian menunjukkan upaya maksimum lestari (EMSY) yaitu 3.471 trip/tahun dengan nilai produksi maksimum lestari sebesar 2.047 ton/tahun. Upaya MEY (EMEY) sebesar 3.468 trip/tahun dengan produksi sebesar 2.047 ton/tahun. Upaya penangkapan perikanan terbuka (EOA) adalah 6.937 trip/tahun dengan produksi (HOA) sebesar 4,96 ton/tahun. . Kuartal 12 dari penelitian diperoleh produksi sebesar 2.157,18 ton dan effort  sebanyak 6.480 trip yang mana telah  melebihi nilai produksi dan upaya lestari sehingga kegiatan pemanfaatan sumber daya ikan kakap merah di Kabupaten Indramayu menunjukkan telah terjadi tangkap lebih secara biologidan ekonomi. Implementasi kebijakan dari penelitian ini adalah pembatasan upaya sebanyak 600 trip, pengaturan armada alat tangkap jaring insang hanyut adalah 697 unit dan untuk alat tangkap pancing rawai adalah 51 unit. Jumlah tangkapan yang diperbolehkan untuk ikan kakap merah adalah 1.638,12 ton dengan kuota untuk jaring insang hanyut sebanyak 1.556,214 ton dan untuk pancing rawai 81,906 ton.
Analisis Kesesuaian Lahan Untuk Pariwisata Selam di Perairan Batu Layar, Pangandaran Fadhilah Ramadhan Sudjud; Donny Juliandri Prihadi; Lintang Permata Sari Yuliadi; Syawaludin Alisyahbana Harahap
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Perikanan Dan Kelautan Vol. IX No. 1 /Juni 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.898 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Perairan Batu Layar, Pangandaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis kesesuaian lahan di kawasan ini. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode deskriptif dimana data diambil dari studi pustaka dan pengambilan data secara langsung ke lapangan dan ditampilkan dalam bentuk tabel, grafik maupun gambar. Data tersebut kemudian diolah dengan matriks kesesuaian wisata dan dijadikan peta dengan menggunakan software ArcGIS 10.2.2. Pengambilan data dilakukan di 7 stasiun di kawasan Perairan Batu Layar, Pangandaran. Hasil dari indeks kesesuaian wisata di perairan ini cukup beragam, dimana 2 stasiun mendapatkan hasil S2 atau Sesuai, 3 stasiun mendapatkan hasil S3 atau Sesuai Bersyarat dan 1 stasiun mendapatkan hasil TS atau Tidak Sesuai.  
Penambahan Hidrolisat Protein Lele Dumbo Terhadap Tingkat Kesukaan Opak Singkong Rosa - Handayani; Evi - Liviawaty; Yuli - Andriani; Junianto - -
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. IX No. 2 /Desember 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.367 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui persentase penambahan  hidrolisat protein lele dumbo pada opak singkong terhadap tingkat kesukaan. Penelitian di laksanakan di Laboratorium Pengolahan Hasil Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjajaran, Laboratorium Pusat Institut Teknologi Bandung dan Laboratorium Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Industri Pangan Universitas Pasundan pada Bulan Mei 2017. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan 6 perlakuan penambahan hidrolisat protein lele dumbo yaitu 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10% dan 12,5% dengan 20 orang panelis semi terlatih sebagai ulangan. Variabel yang diamati terdiri atas rendemen hidrolisat protein lele dumbo, tingkat kesukaan panelis terhadap kenampakan, aroma, tekstur, serta rasa opak singkong, dan uji proksimat terhadap kadar air, kadar abu, protein, lemak dan karbohidrat. Tingkat kesukaan dihitung dengan uji Friedman kemudian dilanjutkan dengan uji Bayes untuk mengetahui opak singkong dengan penambahan hidrolisat protein lele dumbo yang terbaik. Hasil penelitian menunjukkan semua perlakuan masih termasuk disukai namun opak singkong dengan penambahan hidrolisat protein lele dumbo sebesar 2,5% lebih disukai dari perlakuan lainnya. Nilai median uji kesukaan opak singkong terhadap kenampakan, tekstur dan rasa adalah 7 yaitu disukai, serta aroma adalah 6 yaitu netral, dengan kadar air 2,5%, kadar abu 1,46%, protein 5%, lemak 17,3% dan karbohidrat 72,69%
PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI TERHADAP MASA SIMPAN FILET PATIN BERDASARKAN JUMLAH MIKROBA Dhita Hapsari Anggraeni; Rusky Pratama; Iis Rostini
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.974 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mendapatkan konsentrasi ekstrak daun jambu biji daging putih dengan masa simpan filet patin paling lama pada penyimpanan suhu rendah.Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pengolahan Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran, Jatinangor. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimental dengan perlakuan perendaman ekstrak daun jambu biji pada filet patin dengan konsentrasi  0%, 10%, 20%, 30% dan 40% (v/v) selama 30 menit, kemudian disimpan pada suhu 50-100C dan dianalisis secara deskriptif. Pengamatan pada filet tanpa perlakuan dilakukan pada hari ke-1, 3, 5, 6, 7 dan 8 sedangkan filet dengan perlakuan perendaman dilakukan pada hari ke-1, 4, 7, 8, 9, 10 dan 11. Parameter yang diamati meliputi Total Plate Count (TPC), derajat keasaman (pH) dan susut bobot filet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun jambu biji daging putih 20% adalah konsentrasi dengan masa simpan paling lama untuk penyimpanan filet patin pada suhu rendah hingga hari ke-10, dengan jumlah mikroba 6,3 x106 cfu/g, pH 6,86 dan susut bobot sebesar 9,3%.
Pergerakan Larva Karang (Planula) Acropora Di Kepulauan Seribu, Biawak, dan Karimunjawa Berdasarkan Kondisi Oseanografi Vega K. Nurulita; Noir Primadona Purba; Yeni - Mulyani; Syawaludin Alisyahbana Harahap
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. IX No. 2 /Desember 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.189 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pergerakan planula Acropora Kepulauan Seribu, Biawak, dan Karimunjawa berdasarkan kondisi oseanografi (arus, batimetri, dan pasang surut) Laut Jawa. Metode yang digunakan adalah simulasi hidrodinamika (HD) dan particle tracking (PT) yang dilakukan pada bulan Januari, April, Oktober, dan November 2016. Area penelitian meliputi 6 pulau di bagian timur Kepulauan Seribu; Pulau Biawak, Gosong, dan Candikian; dan 6 pulau di bagian barat Kepulauan Karimunjawa. Semua pulau mewakili zona inti, perlindungan, pemanfaatan, dan pemukiman. Data yang digunakan adalah data hidrodinamika yaitu angin, pasang surut, dan batimetri serta data partikel yaitu berat dan flux planula. Hasil simulasi model HD menunjukkan pergerakan arus di area model memiliki pengaruh yang kuat dari pasang surut dengan pola yang bolak-balik. Kecepatan arus berubah-ubah seiring kondisi air laut saat pasang dan surut. Hasil simulasi model PT menunjukkan pergerakan planula di Kepulauan Seribu memiliki pola bergerak ke utara dan selatan dengan pergerakan terjauh adalah 7,89 km; di Kepulauan Biawak polanya bergerak ke tenggara dan barat laut dengan pergerakan terjauh 5,93 km; di Kepulauan Karimunjawa polanya bergerak ke timur dan barat dengan pergerakan terjauh 9,32 km. Wilayah yang potensial untuk pertumbuhan planula adalah Pulau Tondan Barat, Tondan Timur, dan Menjangan Besar sehingga ketiga pulau yang termasuk zona pemanfaataan ini dapat dimanfaatkan untuk rehabilitasi atau direkomendasikan menjadi zona inti. Kepulauan Biawak yang merupakan Kawasan Konservasi Laut Daerah (KKLD) memiliki Pulau Biawak sebagai daerah potensial pertumbuhan karang dan dapat dijadikan wilayah rehabilitasi.
PEMANFAATAN Skeletonema sp. DALAM MEREDUKSI LIMBAH MINYAK SOLAR DI PERAIRAN Muhamad Hariza Kurniawan; Sriati -; Mochamad Untung Kurnia Agung
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.465 KB)

Abstract

Kebutuhan bahan bakar minyak solar di Indonesia semakin meningkat. Peningkatan kebutuhan juga berbanding lurus dengan tumpahan minyak solar di perairan. Kandungan minyak solar dalam perairan umumnya bersifat toksik terhadap organisme sehingga keberadaannya cukup berbahaya. Skeletonema sp diduga berperan dalam mereduksi minyak solar di perairan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September hingga Oktober 2016 di laboratorium sumber daya air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan Skeletonema sp dalam mereduksi limbah minyak solar di perairan. Penelitian ini dilakukan dengan 1 kontrol, 3 perlakuan dan 2 ulangan. Hasil penelitian adalah adanya peranan Skeletonema sp dalam mereduksi minyak solar di perairan  dengan rata rata penurunan solar setiap perlakuan secara berturut B (solar 500 µg/L) sebanyak 51 %, C (solar 1000  µg/L) sebanyak 68.5 %, dan D (solar 1500 µg/L) sebanyak 71 %.
KEANEKARAGAMAN IKAN KARANG TARGET KAITANNYA DENGAN KEANEKARAGAMAN BENTUK PERTUMBUHAN KARANG PADA ZONA INTI DI TAMAN WISATA PERAIRAN KEPULAUAN ANAMBAS Issan Septia Ilyas; Sri Astuty; Syawaludin Alisyahbana Harahap
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.83 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Taman Wisata Perairan (TWP) Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau. Pengambilan data dilakukan pada bulan November 2015. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis keterkaitan keanekaragaman ikan karang target dengan bentuk pertumbuhan karang pada Zona Inti di TWP Kepulauan Anambas. Penelitian ini menggunakan metode survei pada pengambilan data ikan dan karang, berupa metode visual sensus (UVS) dan metode UPT (Underwater Photo Transect). Hasil penelitian di Zona inti TWP Kepulauan Anambas, indeks keanekaragaman ikan karang target memiliki rata-rata sebesar 1,451 dengan kisaran 0,6 - 2,1 berarti keanekaragamannya rendah, tekanan lingkungan sangat kuat. Keanekaragaman bentuk pertumbuhan karang memiliki rata-rata indeks keanekaragaman sebesar 2,36 dengan kisaran 1,4 – 2,6, yang berarti keanekaragaman bentuk pertumbuhan karang dalam kategori sedang, tekanan lingkungan sedang. Keanekaragaman ikan karang target memiliki arah hubungan yang posit3if dengan keanekaragaman bentuk pertumbuhan karang. namun tingkat keeratan hubungan sangat rendah ditandai dengan nilai Pearson Correlation 0,140 dan besar koefisien determinasi adalah 0,1 %. Hubungan positif menunjukkan jika keanekaragaman bentuk pertumbuhan karang tinggi maka keanekaragaman ikan karang target akan tinggi, namun tidak signifikan dengan hasil yang di dapat pada saat penelitian.
Pematangan Gonad Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Menggunakan Tepung Biji Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus) Dalam Pakan Komersil Hardiono Tondang; Rita Rostika; Lintang Permata Sari Yuliadi; Ujang Subhan
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. X No. 1/Juni 2019
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.514 KB)

Abstract

Penelitin ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan jumlah pemberian tepung biji kecipir yang paling efektif untuk meningkatkan kematangan gonad ikan lele dumbo. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Maret-Juni 2017 di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar Sukabumi dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran Jatinangor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lime perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah penambahan tepung biji kecipir sebanyak 0 %(Kontrol), 5 % per kg pakan, 6 % per kg pakan, 7 % per kg pakan dan penambahan vitamin E esencial sebagai kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung biji kecipir pada pakan dapat mempengaruhi tingkat kematangan gonad ikan lele dumbo melihat parameter Indeks Kematangan Gonad (IKG), diameter telur, fekunditas dan kelangsungan hidup larva ikan lele selama 4 hari. Dosis yang paling memberikan pengaruh terhadap ikan lele dumbo adalah penembahan tepung biji kecipir sebanyak 7 % per kg pakan dapat memberikan hasil terbaik terhadap ikan lelel dengan IKG rata-rata sebesar 17,00 %, fekunditas relatif 41933 per kg bobot induk, diameter telur 1.35 mm, dan kelangsungan hidup pada larva ikan lele selama 4 hari sebesar 97,32 %.
Degradasi (Benzena) Dengan Penambahan Nitrat Dan Bakteri Dari Sedimen Pesisir Karangsong Kabupaten Indramayu Iklima Hasanah; Yudi Nurul Ihsan; Yeni Mulyani; Indah Riyantini
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Perikanan Dan Kelautan Vol. IX No. 1 /Juni 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.51 KB)

Abstract

Until now still found contamination of oil spills due to community activities that perform loading and unloading of ships, one of them in coastal areas Karangsong. The purpose of this research is to get the potential of benzene degradation bacteria derived from coastal sediments of Karangsong and to gain the effect of nitrate addition in the process of benzene reduction. This research uses laboratory experimental method. Concentration of Benzene 0,05 mg/L and variation of nitrate concentration A: 0,2 mg/L, B: 0,3 mg/L, and C: 0,4 mg/L at sea water test medium with interval time observation hour 0, 6, 12, 24, and 48. The results of this study indicate that there is 1 pure gram negative bacteria with the form of bacilli from Karangsong coastal sediment, Indramayu Regency which has the ability to decrease the concentration of benzene C6H6 with the percentage of decrease ranged from 62,66% - 78,41% over 48 hours and a more effective concentration decrease was in treatment C that was 78,41% with the addition of NO3 concentration of 0,4 mg/L.  
Pengaruh Penggunaan Jenis Gula Dan Konsentrasi yang Berbeda Terhadap Tingkat Kesukaan Dendeng Ikan Nila Ulfah - Maisyaroh; Nia - Kurniawati; Iskandar - -; Rusky Intan Pratama
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. IX No. 2 /Desember 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.124 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis dan konsentrasi gula pada dendeng ikan nila yang paling disukai panelis berdasarkan karakteristik organoleptik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari – Maret 2018, bertempat di Laboratorium Pengolahan Hasil Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, sedangkan uji proksimat dilakukan di Laboratorium Nutrisi Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan enam perlakuan jenis dan konsentrasi gula yang berbeda: gula pasir konsentrasi 15%, 20%, 25%, gula merah konsentrasi 15%, 20%, 25% dari total berat ikan dengan 20 panelis semi terlatih sebagai ulangannya. Parameter yang diamati adalah tingkat kesukaan terhadap karakteristik organoleptik meliput kenampakan, aroma, tekstur, serta rasa dan uji proksimat meliputi kadar air, kadar abu, protein, lemak dan karbohidrat pada perlakuan yang paling disukai. Data tingkat kesukaan dianalisis menggunakan analisis non parametrik Friedman dan pengambilan keputusannya menggunakan metode Bayes. Hasil penelitian diperoleh bahwa semua perlakuan masih disukai panelis namun perlakuan penggunaan gula merah 25% adalah perlakuan yang lebih disukai dibanding perlakuan lainnya dengan nilai median kenampakan, tekstur, dan rasa adalah 7 (disukai) dan aroma adalah 8 (sangat disukai), kadar air 8,83%, kadar abu 16,31%, lemak 9,31%, protein 27,28%, dan karbohidrat 45,49%.

Page 8 of 27 | Total Record : 263