cover
Contact Name
Rizky Mulya Sampurno
Contact Email
rizky.mulya@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
j.teknotan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian
ISSN : 19781067     EISSN : 25286285     DOI : -
Core Subject : Education,
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian, merupakan publikasi ilmiah kerjasama antara Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran (FTIP UNPAD) dengan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA) Cabang Bandung. Jurnal ini diterbitkan 2 kali setahun (1 Volume, 2 Nomor penerbitan) dalam upaya menyebarluaskan ide-ide konseptual dan/atau hasil-hasil penelitian dan penerapan serta pengembangannya dalam bidang ilmu keteknikan dan teknologi pertanian dalam arti luas (pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, kehutanan), khususnya pertanian tropika dan ilmu hayati. Penulis naskah/artikel jurnal adalah civitas academika, peneliti dan praktisi serta anggota perhimpunan/organisasi professional dari semua disiplin dan terbuka bagi umum yang menaruh minat dalam bidang ilmu terkait.
Arjuna Subject : -
Articles 398 Documents
PENGARUH UKURAN KALENG TERHADAP NILAI Fo GULAI TUNA KALENG Agus Susanto; Asep Nurhikmat
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk meningkatkan daya simpan pangan diperlukan suatu teknologi seperti pengalengan bahan pangan. Salah satu tahapan proses dalam pengalengan adalah proses sterilisasi, dimana ukuran kaleng sangat berpengaruh terhadap nilai Fo yang dihasilkan. Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh ukuran kaleng terhadap nilai Fo gulai tuna kaleng. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas Fo gulai tuna kaleng ukuran 301 x 407 dan ukuran 301 x 205. Penelitian menghasilkan nilai Fo gulai tuna untuk ukuran kaleng ukuran 301 x 407 dan 301 x 205 masing-masing adalah 18.37 dan 12.28 menit. Nilai gizi untuk kedua ukuran sama yaitu air, protein, lemak dan abu masing-masing 79,82; 11,07; 4,29 dan 4,32 %. Kata kunci : ukuran kaleng, nilai Fo, gulai tuna
Pengaruh Virgin Coconut Oil (VCO) terhadap Karakteistik Fisik, Kimia dan Mikrobiologi Strawberry (Fragaria x ananassa) Selama Penyimpanan Lintang Sawitri Nugraheni; Rohula Utami; Siswanti Siswanti
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 14, No 1 (2020): TEKNOTAN, Agustus 2020
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jt.vol14n1.2

Abstract

Strawberry merupakan salah satu buah hortikulura yang mudah rusak (perisable), sehingga memiliki umur simpan yang pendek. Kerusakan strawberry disebabkan karena pembusukan akibat pengaruh mekanis maupun mikrobioogi. Penurunan kualitas buah dapat ditandai dengan penurunan susut bobot, kelayuan, penurunan firmness, dan penurunan nilai gizi. Pengawetan strawberry segar sangat diperlukan untuk mempertahankan karakteristik pada strawberry. Salah satu cara mengurangi kerusakan dengan metode pelapisan (coating). Pada penelitian ini dilakukan usaha untuk memperpanjang umur simpan strawberry dengan menggunakan VCO. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik fisik, kimia, mikrobiologi dan metode pengaplikasian VCO yang efektif untuk memperpanjang umur simpan strawberry. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu metode pengaplikasian VCO (kontrol, dipping, dan spraying). Data karakteristik dianalisis secara statistik menggunakan one way ANOVA. Jika data menunjukkan hasl beda nyata antar perlakuan maka dilanjutkan uji DMRT pada α = 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa VCO dapat mempertahankan susut bobot, warna, firmness, kadar air, TPT, Vitamin C, pH, TAT dan menurunkan total mikroba strawberry selama penyimpanan. Metode pengaplikasian Virgin Coconut Oil (VCO) dipping dan spraying efektif dalam menghambat pertumbuhan mikroba pada strawberry selama 12 hari penyimpanan.
ANALISIS RESIKO ATAS PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI MINYAK ATSIRI TERPILIH DI JAWA BARAT Dwi Purnomo
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan komoditas minyak atsiri yang paling layak dikembangkan memiliki resiko. Namun bila berfokus pada satu komoditas minyak atsiri saja, resiko tersebut dapat diperkecil dan memungkinkan terpenuhinya skala ekonomi dan keberkelanjutan aktivitasnya. Penelitian dilakukan dengan metoda AHP, di mana aspek permasalahan dan strategi pemecahannya dianalisis dengan menggunakan metoda NGT dan penilaian Borda. Sedang analisis resiko atas pengembangan komoditas minyak atsiri – fokus pada munyak nilam di Jawa Barat, dilakukan dengan mengelompokkan faktor-faktor resiko  ke dalam lima faktor yang teridiri dari faktor Bahan baku, Transformasi, Produk, Pasar dan Lembaga Pendukung. Resiko juga dipetakan berdasarkan prinsip 10 P dalam manajemen resiko yang memberikan tingkat resiko pada tiap aspeknya. Kata kunci : Agroindustri minyak nilam, Komoditas unggulan, Analisis resiko
MIKROBIOLOGI BIOAKTIVATOR MINOSE UNTUK PROSES DEKOMPOSISI SAMPAH ORGANIK Reginawati Hindersah; Roni Kastaman
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam upaya mengatasi penumpukan sampah organik dari sampah rumah tangga telah dilakukan upaya pembuatan kompos dengan menggunakan bioaktivator MinoseÒ. Tujuan analisis mikrobiologi bioaktivator MinoseÒ adalah mengetahui komposisi mikroba yaitu bakteri, jamur, dan aktinomiset  yang dapat dijadikan dasar perbaikan kualitas bioaktivator. Isolasi dan kuantifikasi mikroba dilakukan dengan metode pengenceran plat pada medai nutrisi untuk bakteri, media Ashby untuk Azotobacter pemfiksasi N2, dan media PDA untuk jamur. Bioaktivator mengandung bakteri dan mikroba menyerupai aktinomiset. Konsentrasi total bakteri mencapai sekitar 1010 cfu mL-1 yang jauh lebih besar daripada populasi bakteri di sebagian besar tanah. Namun variabilitas bakteri termasuk rendah karena hanya mengandung Azorhizobium sp. M01, Bacillus M02, dan  Azotobacter sp. M03. Bakteri pelarut fosfat yang berhasil diisolasi tidak menunjukkan efektivitas tinggi dalam pelarutan fosfat anorganik di dalam media Pikovskaya. Bioaktivator juga tidak mengandung jamur berfilamen tetapi terdapat sejumlah mikroba seperti aktinomiset di media PDA  yang tidak dapat dikulturkan secara tunggal. Kata kunci : Bioaktiovator, analisis mikrobiologis, Azorhizobium, Bacillus, Azotobacter 
PENGARUH PENAMBAHAN JENIS DAN KONSENTRASI ASAM TERHADAP KARAKTERISTIK TAPIOKA ESTER DENGAN MENGGUNAKAN METODE PENGERING OVEN Heny Herawati; I Nyoman Widiasa; Kendriyanto -
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 4, No 2 (2010)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tapioka merupakan pati yang diambil dari ubi kayu serta dapat dimanfaatkan  sebagai bahan pangan atau bahan pembantu industri non-pangan. Salah satu produk pati termodifikasi komersial yaitu pati ester. Tujuan kegiatan penelitian ini adalah untuk mengkaji penggunaan kombinasi bahan kimia (asam suksinat dan asam asetat) dan konsentrasi substrat untuk mendapatkan pati ester yang memiliki sifat fisiko kimia tertentu. Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan faktorial dengan mempergunakan 3 faktor yaitu konsentrasi substrat dua taraf (30 dan 40 %); konsentrasi asam suksinat dan asam asetat tiga taraf (1, 3, dan 5 %) serta jenis asam (asam suksinat dan asam asetat) dilakukan dengan dua kali ulangan. Data yang terkumpul kemudian dianalisa dengan menggunakan SAS 9.0 yang meliputi ANOVA serta uji lanjut Duncan. Modifikasi tapioka mempengaruhi sifat fisiko kimia, kecuali kadar abu. Nilai Derajat Substitusi tertinggi yaitu 0,06570 diperoleh berdasarkan perlakuan penggunaan konsentrasi substrat sebesar 40 %, konsentrasi asam suksinat 5 % serta metode pengeringan oven. Karakteristik produk pati asetat hasil penelitian, sebaiknya dapat digunakan untuk implementasi proses produksi pangan lanjut. Kata kunci: Asam, Tapioka ester, Oven
PERGERAKAN AIR IRIGASI BAWAH PERMUKAAN PADA TANAH LIAT YANG DIOLAH SECARA STRIP Y. I. Intara,; A. Sapei,; Erizal ,; E. N. Sembiring,; M. H.B. Djoefrie.
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakteristik pergerakan air bawah permukaan penting diketahui untuk menjelaskan efektivitas pemberian air  melalui irigasi bawah permukaan untuk memenuhi kebutuhan air tanaman di atasnya. Kajian dilakukan pada tanah liat yang telah diolah secara strip untuk menganalisis pergerakan air dan memformulasikan model mathematiknya. Metode analisis deskriptif digunakan untuk, pertama, menentukan karakteristik air tanah dan kedua, untuk mengetahui pengaruh penambahan bahan organik terhadap pergerakan air. Untuk itu digunakan sebuah pengontrol mikro sebagai penghubung jejaring elektronik (AT89852). Hasil Kinerja irigasi menunjukkan pembasahan efektif hanya dapat dikembangkan dengan lintasan pengairan irigasi yang pendek < 5 m, yang  cocok untuk diterapkan pada pengelolaan lahan subsistem atau perbaikan bentuk tradisional. Analisis statistik  menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara perlakuan bahan organik dan pemberian air, namun bahan organik berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman cabai dan pemberian air tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman cabai. Pola sebaran kadar air pada pengukuran menggunakan aparatus uji menunjukkan pola model kontur dari program simulasi sebaran kadar air pada strip olah tanah minimal. Kata kunci: irigasi bawah permukaan, pergerakan air, model matematik, penghubung elektronik AT89852
PENGARUH BEBERAPA VARIABEL EKSTERNAL TERHADAP NILAI DERAJAT SUBSTITUSI TAPIOKA TERMODIFIKASI Heny Herawati; I. Nyoman Widiasa; Kendri yanto
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 5, No 3 (2011)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tapioka atau pati singkong dapat langsung digunakan sebagai bahan pangan atau sebagai aditif non-pangan yang lebih tinggi nilai ekonominya bila karakteristiknya dimodifikasi melalui perlakuan fisik, kimia atau kombinasi yang sesuai antara keduanya. Produk pati termodifikasi komersial antara lain adalah pati ester. Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas pati ester adalah nilai DS (Derajat Substitusi). Tujuan kegiatan penelitian ini adalah untuk mengetahui beberapa variabel yang mempengaruhi nilai DS tapioka termodifikasi. Tahapan kegiatan penelitian meliputi: 1) optimasi proses dengan microwave, (2) penelitian dengan rancangan percobaan faktorial dengan mempergunakan 3 faktor (konsentrasi substrat, konsentrasi asam dan modifikasi pengeringan) dan (3) optimasi dengan menggunakan Na2CO3 sebagai katalis. Data rancangan percobaan faktorial dianalisis dengan SAS 9.0 untuk ANOVA dan uji lanjut Duncan. Sedangkan data lainnya dianalisis secara diskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa peningkatan konsentrasi substrat dan asam proporsional dengan peningkatan nilai DS. Berdasarkan rancangan faktorial diperoleh Nilai DS tertinggi 0,0929 pada kombinasi konsentrasi substrat 40 persen dengan penambahan asam suksinat 5 persen ddan pengeringan dengan microwave. Sedang perlakuan dengan penambahan asam suksinat sebesar 20 persen dan Na2CO3 20 persen menghasilkan nilai DS 0,166955, lebih tinggi daripada nilai DS  0,112916 pada penambahan asam suksinat 20 persen dan Na2CO3 2 persen. Kata kunci: Variabel, Derajat substitusi, Tapioka
MODIFIKASI TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI JAMUR TIRAM STUDI KASUS PADA PETANI JAMUR CITA LESTARI CISARUA KABUPATEN BANDUNG Mariskasukma Mariskasukma; Roni Kastaman; Totok Pujiyanto
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 1, No 3 (2007)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi jamur tiram di tingkat petani khususnya pada petani jamur Cita Lestari Cisarua Kabupaten Bandung hingga saat ini masih  sedikit. Hal ini salah satunya disebabkan oleh tata letak produksi  yang tidak teratur. Tata letak yang tidak diatur dengan baik akan menyebabkan produksi tidak efektif dan efisien. Tata letak yang tidak efektif dan efisien dapat diperbaiki dengan cara mengatur tata letak secara teratur. Untuk memecahkan persoalan tersebut telah dilakukan penelitian modifikasi tata letak fasilitas produksi pada petani jamur Cita Lestari dari bulan Maret hingga Juni 2004 di desa Cisarua Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung. Modifikasi tata letak fasilitas produksi jamur ini bertujuan untuk mendapatkan tata letak alternatif fasilitas produksi jamur tiram yang baik dari segi teknis dan ekonomis dalam skala kecil. Hasil dari penelitian modifikasi tata letak fasilitas produksi jamur ini adalah sebuah bentuk usulan alternatif tata letak terbaik untuk petani jamur Cita Lestari. Rancangan yang terbentuk  berdasarkan dari pertukaran-pertukaran antara dua departemen atau lebih. Selain itu didapatkan juga bentuk rancangan tata letak ideal yang dapat digunakan sebagai referensi untuk para petani jamur yang lain. Kata kunci: Tata letak fasilitas, Produksi jamur tiram efektif dan efisien
KUALITAS AIR, KEMATANGAN GONAD, DAN KEBERLANGSUNGAN HIDUP POPULASI SIMPING DARI PERAIRAN KRONJO Yonvitner -; Isdradjad Setyobudiandi
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reproduksi dan pola perkembangan stadia simping perlu dipelajari untuk mengetahui tingkat kelimpahan larva, spat dan populasi dewasa yang di dukung oleh kualita air yang baik.  Metoda deskriptif digunakan dalam penelitian yang dilakukan di perairan Kronjo selama 3 bulan dengan interval pengamatan setiap bulan.  Data yang dikumpulkan mencakup data kualitas air dan data kematangan gonad simping, kelimpahan dan kepadatan simping. Selama penelitian kondisi kualitas lingkungan tergolong baik dan mendukung kehidupan populasi simping, kecuali TSS yang relatif tinggi. Hasil pengamatan menunjukkan tingkat kelimpahan relatif sama (1 :1), namun ukuran kematangan gonad dan tingkat survival larva lebih rendah.  Kelimpahan larva, spat dan dewasa juga tidak berbeda antar lokasi pengamatan, namun  larva simping yang bertahan hanya 0,08-0,27 % saja. Populasi dewasa relatif stabil dibandingkan dengan lainnya.  Kondisi ini menunjukkan bahwa walau kondisi di perairan sesuai, namun sudah tidak mampu meningkatkan tingkat kelangsungan hidup larva simping. Kata kunci : simping, kualitas air, kematangan gonad, keberlangsungan hidup, Kronjo
EVALUASI SIFAT KIMIAWI BIJI KAKAO HASIL PROSES PENYANGRAIAN MENGGUNAKAN MESIN PENYANGRAI TIPE SILINDER HORIZONTAL Taufik Rahman; Novri naldi
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 6, No 3 (2012)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu biji kakao sangat dipengaruhi oleh proses penyangraian. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik biji kakao sebelum dan setelah proses penyangraian. Metode eksperimental deskriptif digunakan untuk pengujian kadar air, abu, lemak, protein, karbohidrat dan bulk density terhadap bahan baku biji kakao. Proses penyangraian pada mesin penyangrai (roaster) tipe silinder horizontal dilakukan dalam 3 variasi volume, yaitu; 7,5; 10; dan 12,5 kg  dengan tiga kali ulangan.  Analisis kimia dilakukan terhadap biji kakao yang telah disangrai untuk mengetahui kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein dan karbohidrat. Dari hasil uji coba diketahui bahwa semakin besar volume biji kakao yang dimasukkan pada mesin penyangrai maka semakin lama proses penyangraian berlangsung yaitu berturut-turut 30, 50, dan 60 menit. Hasil analisis kimia memperlihatkan bahwa biji kakao sebelum disangrai memiliki kadar air 5,55 %, kadar abu 4,60 %, kadar lemak  42,54 %, kadar protein 14,77 % dan kadar karbohidrat 11,88 %. Sedangkan hasil analisis kimia setelah disangrai menunjukkan kadar air biji kakao pada kisaran antara 2,67 - 2,94 %, kadar abu antara 3,44 - 3,58 %, kadar lemak antara 39,00 - 42,38 %, kadar protein 11,19 – 12,5 % dan kadar karbohidrat terukur antara 8,50 – 12,62 %. Kata kunci : biji kakao, penyangraian, roaster, sifat kimiawi

Filter by Year

2007 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 19, No 3 (2025): TEKNOTAN, Desember 2025 Vol 19, No 2 (2025): TEKNOTAN, Agustus 2025 Vol 19, No 1 (2025): TEKNOTAN, April 2025 Vol 18, No 3 (2024): TEKNOTAN, Desember 2024 Vol 18, No 2 (2024): TEKNOTAN, Agustus 2024 Vol 18, No 1 (2024): TEKNOTAN, April 2024 Vol 17, No 3 (2023): TEKNOTAN, Desember 2023 Vol 17, No 2 (2023): TEKNOTAN, Agustus 2023 Vol 17, No 1 (2023): TEKNOTAN, April 2023 Vol 16, No 3 (2022): TEKNOTAN, Desember 2022 Vol 16, No 2 (2022): TEKNOTAN, Agustus 2022 Vol 16, No 1 (2022): TEKNOTAN, April 2022 Vol 15, No 2 (2021): TEKNOTAN, Desember 2021 Vol 15, No 1 (2021): TEKNOTAN, Agustus 2021 Vol 14, No 2 (2020): TEKNOTAN, Desember 2020 Vol 14, No 1 (2020): TEKNOTAN, Agustus 2020 Vol 13, No 2 (2019): TEKNOTAN, Desember 2019 Vol 13, No 1 (2019): TEKNOTAN, Agustus 2019 Vol 12, No 2 (2018): TEKNOTAN, Desember 2018 Vol 12, No 1 (2018): TEKNOTAN, April 2018 Vol 11, No 2 (2017): TEKNOTAN, Agustus 2017 Vol 11, No 1 (2017): TEKNOTAN, April 2017 Vol 10, No 2 (2016): TEKNOTAN, November 2016 Vol 10, No 1 (2016): TEKNOTAN, Agustus 2016 Vol 9, No 3 (2015): Teknotan, September 2015 Vol 9, No 1 (2015): Teknotan, Januari 2015 Vol 8, No 2 (2014) Vol 8, No 1 (2014) Vol 7, No 3 (2013) Vol 7, No 2 (2013) Vol 7, No 1 (2013) Vol 6, No 3 (2012) Vol 6, No 2 (2012) Vol 6, No 1 (2012) Vol 5, No 3 (2011) Vol 5, No 2 (2011) Vol 5, No 1 (2011) Vol 4, No 2 (2010) Vol 4, No 1 (2010) Vol 2, No 3 (2008) Vol 2, No 2 (2008) Vol 2, No 1 (2008) Vol 1, No 3 (2007) Vol 1, No 2 (2007) Vol 1, No 1 (2007) More Issue