cover
Contact Name
Jurnal Arsitektur Zonasi
Contact Email
jurnal_zonasi@upi.edu
Phone
-
Journal Mail Official
yudi.permana@upi.edu
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Arsitektur ZONASI
ISSN : 26211610     EISSN : 26209934     DOI : -
Core Subject : Social, Engineering,
Journal of Architectural ZONASI is an online open access journal. It features articles on a wide range of issues in architecture, including architectural history and theory, dwelling culture, building technology and material science, architectural design, interior design, landscape architecture, heritage and conservation, and urbanism. Published three annually, in February, June, and October, the journal welcomes contributions from all over the world
Arjuna Subject : -
Articles 213 Documents
KONSEP INTEGRASI STASIUN LRT BEKASI TIMUR DENGAN KAWASAN MIXED-USE LRT CITY BEKASI TIMUR Anissa, Indira Nur; Saladin, Agus; Rahmah, Nuzuliar
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 3, No 3 (2020): Vol. 3 No. 3 (2020): Jurnal Arsitektur Zonasi Oktober 2020
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jaz.v3i3.27050

Abstract

Kawasan mixed-use yang berada diluar Jakarta (kota satelit) dapat menjadi alternatif bagi penduduk DKI untuk menetap atau melakukan kegiatan sehingga kepadatan kota Jakarta dapat menurun. Kawasan dengan berbagai fungsi didalamnya seperti hunian, perkantoran dan perdagangan dapat  berlangsung dengan  baik apabila antar bangunannya dapat terintegrasi dengan baik dan dapat memberikan mobillitas dan aksesibilitas yang baik bagi pengguna kawasan untuk menuju pusat kota Jakarta. Tujuan dari dibuatnya penulisan ini untuk mengetahui serta menganalisa konsep integrasi antara kawasan mixed-use LRT City Bekasi Timur dengan stasiun LRT Bekasi Timur. Penelitian dilakukan dengan metode pendekatan perancangan dengan mengembangkan suatu situasi dengan kreatifitas dan menghasilkan suatu penyelesaian berupa karya perancangan.Berdasarlan hasil analisis, konsep integrasi antara stasiun LRT Bekasi Timur dengan kawasan Mixed-use LRT City adalah melalui jembatann penghubung, karena mempertimbangkan letak stasiun yang berada 20 meter dari permukaan tanah. Jembatan menghubungkan stasiun dengan bangunan sekitar khususnya pada area komersial dan area perkantoran, yaitu bangunan Lifestyle mall, Kantor dan park n ride. Jembatan penghubung didesain ramah bagi penyandang disabilitas dan melindungi pengguna dari panas dan hujan karena tertutup pada bagian atas tetapi tetap dapat melihat kesekitar kawasan pada bagian kanan kirinya.
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN KAWASAN SUPERBLOK JATINANGOR TEMA HIGH TECH ARCHITECTURE Rais, Muhammad Fadila; Yosita, Lucy
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 4, No 1 (2021): Vol. 4 Ni. 1 (2021): Jurnal Arsitektur Zonasi Februari 2021
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jaz.v4i1.27898

Abstract

Abstract: Jatinangor Superblock is an integrated superblock complex located in the strategic area of Jatinangor education province. This design is based on the significant growth of the city in recent years. The development of satellite cities (hinterland) is one of the wise urban development concepts in overcoming the growth problems of the city of Bandung. Sumedang City as one of the hinterland cities, is trying to solve the development problem by providing increased development in the aspects of city facilities and infrastructure, settlements, offices, industry, worship, transportation and especially education. Jatinangor is one of the areas that has experienced significant regional development in Sumedang City. With the construction of the superblock in the Jatinangor sub-district it can encourage the growth of various activities in an integrated manner in an adequate container. This design aims to determine the facilities and facilities needed so that the occupants' activities can be well accommodated, Determine a good building layout in designing the Jatinangor Superblock, design the Jatinangor Superblock area which can be a solution to the problem of minimal land and mixed-used areas in urban areas and be a comfortable area and able to participate in building the surrounding area. In addition, this design also aims to resolve issues related to inadequate infrastructure so that they can be equipped so that the creativity and needs of building users can be fulfilled. The superblock design uses the High Tech Architecture theme. The application of the High Tech Architecture theme is quite flexible and can adjust the four functions contained in the Jatinangor superblock. With this planning and design, it is hoped that it will set a design precedent related to the superblock function. Keywords: Superblock, Jatinangor, High Tech Architecture Abstrak: Superblok Jatinangor merupakan kompleks superblok yang terintegrasi dan terletak di kawasan strategis provinsi pendidikan Jatinangor. Perancangan ini didasari dengan pertumbuhan kota yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pembangunan kota-kota satelit (hinterland) merupakan salah satu konsep pembangunan kota yang bijaksana dalam mengatasi permasalahan pertumbuhan kota Bandung. Kota Sumedang sebagai salah satu kota hinterland, berusaha mengatasi masalah pembangunan tersebut dengan memberikan peningkatan pembangunan pada aspek sarana dan prasarana kota, permukiman, perkantoran, industri, ibadah, transportasi dan terutama pendidikan. Kecamatan Jatinangor merupakan salah satu daerah yang mengalami perkembangan kawasan yang signifikan di Kota Sumedang. Dengan dibangunnya superblok di kecamatan jatinangor diharapkn dapat meningkatkan pertumbuhan kegiatan yang variatif secara terpadu dalam suatu wadah secara memadai.  Perancangan ini bertujuan Menentukan fasilitas-fasilitas dan sarana yang dibutuhkan sehingga aktivitas penghuni dapat terwadahi dengan baik, Menentukan tata letak bangunan yang baik dalam merancang Superblok Jatinangor, merancang kawasan Superblok Jatinangor yang mampu menjadi solusi permasalahan minimnya lahan dan kawasan mixed-used di area perkotaan dan menjadi kawasan yang nyaman dan mampu turut membangun kawasan sekitarnya. Selain itu perancangan ini juga bertujuan untuk menyelesaikan isu isu yang berkaitan dengan sarana prasarana yang kurang memadai agar dapat dilengkapi sehingga kreatifitas dan kebutuhan dari pengguna bangunan dapat tercukupi. Perancangan superblok ini menggunakan tema High Tech Architecture. Penerapan tema High Tech Architecture cukup fleksibel dan dapat menyesuaikan empat fungsi yang terdapat di dalam superblok Jatinangor. Dengan perencanaan dan perancangan ini diharapkan agar menjadi preseden desain terkait fungsi superblok. Kata kunci: Superblok, Jatinangor, High Tech Architecture
TEKNOLOGI BIOPORI PADA RUANG TERBUKA HIJAU Studi Kasus : Pulau Kodingareng Lompo, Kepulauan Sangkarrang, Makassar Gani, Pratiwi Juniar Achmad; Ikhsan, Andi Muhammad
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 3, No 3 (2020): Vol. 3 No. 3 (2020): Jurnal Arsitektur Zonasi Oktober 2020
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jaz.v3i3.28530

Abstract

Abstract: Kodingareng Lompo Island is an island which has a fairly dense population of approximately 4526 people and has a direct impact on the piles of waste that is generated every day, both in the form of organic and inorganic waste. The inhabitants of Kodingareng Lompo Island tend not to have the habit of handling waste by dumping it directly into the sea.  The discarded waste causes bad odors and damages the marine ecosystem, so that waste handling with the 3R concept (reduce, reuse, recycle) is part of a sustainable business that is made into compost and organic waste can be recycled into other more useful items, especially in open green space. This research was carried out in a non-experimental nature with a qualitative descriptive method based on the design or design which will be produced using a spatial approach by mapping the location as outlined in the description of the image and the biopore point placement scheme.  The result shows that 28 biopore holes were needed to handle the organic impacts generated by residents and arranged in a grid pattern so that the water absorption flow was more natural.Keywords: Organic trash, Green Open Space, Biopori TechnologyAbstrak: Pulau Kodingareng Lompo adalah pulau yang memiliki jumlah penduduk yang cukup padat sekitar 4526 jiwa dan berdampak langsung terhadap timbulan sampah yang dihasilkan tiap harinya, baik berupa sampah organik maupun sampah unorganik. Penduduk pulau Kodingareng Lompo ini cenderung tidak memiliki kebiasaan penanganan sampah yang dilakukan dengan membuang langsung ke laut. Sampah yang dibuang, menjadi penyebab bau tidak sedap dan merusak ekosistem laut, sehingga penangan sampah dengan konsep 3R (reduce, reuse, recycle) sebagai bagian dari usaha berkelanjutan yang dijadikan kompos dan sampah organik dapat didaur ulang menjadi barang lain yang lebih bermanfaat utamanya di ruang terbuka hijau. Penelitian dilakukan bersifat non eksperimental dengan metode deskriptif  kualitatif berdasarkan desain atau rancangan yang akan dihasilkan dengan metode pendekatan keruangan (spasial) dengan memetakan lokasi yang dituangkan dalam uraian gambar dan skema perletakan titik biopori. Hasil penelitian diperoleh bahwa diperlukan 28 lubang biopori untuk menangani timbulan saampak organik yang dihasilkan penduduk dan disusun dengan pola grid agar aliran penyerapan air lebih bersifat alamiah. Kata Kunci: Sampah Organik; Ruang Terbuka Hijau; Teknologi Biopori.
MAPPING SCIENCES: ANALISIS BIBLIOMETRIC ILMU PERANCANGAN KOTA BERKELANJUTAN DI DUNIA BERBASIS DATA SCOPUS Wungo, Grandy Loranesssa
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 4, No 1 (2021): Vol. 4 Ni. 1 (2021): Jurnal Arsitektur Zonasi Februari 2021
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jaz.v4i1.29283

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) melihat perkembangan penelitian tentang perancangan kota yang berkelanjutan di dunia dan menyajikan struktur intelektual menggunakan analisis jaringan bibliometrik; (2) produktivitas publikasi ilmiah ilmu perancangan kota berkelanjutan berdasarkan kategori; dan (3) visualisasi perkembangan ilmu perancangan kota berkelanjutan. Metode yang digunakan yaitu dengan mengakuisisi dataset literatur dari database Scopus periode 2014-2020. Kemudian melakukan penyempurnaan dataset, konstruksi dan visualisasi jaringan, serta analisis dan interpretasi. Berdasarkan hasil analisis bibliometrik diketahui bahwa jumlah publikasi penelitian perancangan kota berkelanjutan sejak tahun 2014 hingga tahun 2019 mengalami peningkatan yang signifikan, namun pada tahun 2020 mengalami 3,2% penurunan dari tahun 2019. Negara dengan jumlah publikasi terbanyak penelitian perancangan kota berkelanjutan yaitu United States, China dan United Kingdom. Indonesia masih termasuk dalam 10 besar negara dengan jumlah terbanyak publikasi penelitian perancangan kota berkelajutan. Tren topik penelitian dalam ilmu perancangan kota berkelanjutan di dunia didominasi oleh topik sustainability, sustainable development, urban planning, green infrastructure, urban design, dan climate change.
KAJIAN PERMEABILITY DAN IMAGEABILITY KAWASAN KOTA TUA JAKARTA ZONA INTI (TEORI KEVIN LYNCH) Himawan, Muchamad Taufiqur; Hermawan, Adi; Purnama, Dinar Agung; Purwantiasning, Ari Widyati
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 4, No 2 (2021): Vol. 4 No. 2(2021): Jurnal Arsitektur Zonasi Juni 2021
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kawasan zona inti Kota Tua Jakarta berdasarkan Permeabilty dan Imageability yang dikenalkan oleh Kevin Lynch. Penelitian ini dilatarbelakangi untuk memberikan pemahaman akan teori yang ada dengan fakta yang ada di lapangan. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan data sekunder berdasarkan literatur dan beberapa data primer yang diambil pada kawasan Kota Tua Jakarta. Secara garis besar kawasan Kota Tua memiliki permeability yang baik namun dari segi imageability masih terdapat beberapa aspek yang perlu dikembangkan
GLAMPING SEBAGAI SEBUAH PERSPEKTIF BARU DALAM AKOMODASI BERKEMAH Utami, Ni Kadek Yuni
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 3, No 3 (2020): Vol. 3 No. 3 (2020): Jurnal Arsitektur Zonasi Oktober 2020
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jaz.v3i3.27854

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan dan perspektif baru dalam akomodasi berkemah, yang dikenal dengan istilah glamping (glamour-camping), sebagai sebuah perkembangan dari aktivitas kemah tradisional. Penelitian ini juga memberi manfaat kepada para pengelola glamping dalam menentukan arah dan pengembangan desain dan kebutuhan penggunanya.Metode yang digunakan adalah dengan melakukan kuesioner terhadap 100 pengguna glamping di Bali berdasarkan keinginan dan pengalaman mereka terhadap akomodasi glamping. Data kemudian dianalisis secara deskriptif dengan menekankan kebenaran yang didapat.  Temuan dalam penelitian ini adalah bahwa akomodasi glamping yang menarik dan inovatif dari segi arsitektur, interior dan fasilitas ternyata menjadi salah satu faktor yang mendukung peningkatan keinginan masyarakat untuk berkemah. Temuan ini juga mengindikasi bahwa glamping telah menjadi trend baru bagi masyarakat untuk menikmati alam terbuka dengan standar kenyamanan layaknya menginap di hotel. Kata kunci : akomodasi, berkemah, glamping, arsitektur, interior, fasilitas.
KAJIAN KONSEP IMAGEABILITY DAN PERMEABILITY DALAM PENGEMBANGAN KAWASAN PUSAT KOTA BARU PARAHYANGAN Fajar, Putra Fajar; Purwantiasning, Ari Widyati
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 4, No 1 (2021): Vol. 4 Ni. 1 (2021): Jurnal Arsitektur Zonasi Februari 2021
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jaz.v4i1.28307

Abstract

Kawasan Kota Baru Parahyangan merupakan Kawasan di kota bandung yang terletak di sebelah barat kota bandung. Kawasan ini merupakan Kawasan kota mandiri pemekaran dari kota bandung dan menjadi kota satelit. Kawasan kota baru parahyangan memiliki berbagai fasilitas seperti kantor, komersial, residensial, rekreasi, olahraga, dan fasilitas umum. Arsitektur Kawasan KBP Sebagian besar memiliki gaya modern tropis yang mana bentuk penyesuaian iklim kota bandung yang sejuk, serta infrastruktur yang dibangun secara matang dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep imageability dan permeability dalam pengembangan pusat kota baru parahyangan dengan menggunakan teori kevin lynch. Imageability merupakan penggambaran kualitas fisik yang dimiliki suatu objek atau Kawasan. Permeability merupakan kualitas aksesibilitas dan aktivitas pergerakan manusia pada suatu Kawasan. Kawasan Kota Baru Parahyangan memiliki imageability dan permeability cukup baik.
SEKOLAH TINGGI MIGAS DURI DENGAN PENERAPAN PASSIVE COOLING Hakiki, Rizky; Aldy, Pedia; Hidayat, Wahyu
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 3, No 3 (2020): Vol. 3 No. 3 (2020): Jurnal Arsitektur Zonasi Oktober 2020
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jaz.v3i3.26502

Abstract

Sekolah tinggi migas merupakan perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik atau vokasi dalam lingkup satu disiplin ilmu pengetahuan yaitu migas. penggunaan Air Conditioner banyak digunakan untuk mengrontrol suhu, dan kelembaban udara dalam sebuah ruangan, untuk mencapai tingkat kenyamanan termal penggunanya. Peningkatan penggunaan AC menyebabkan peningkatan permintaan dalam mengkonsumsi energi. Ditambah lagi isu peningkatan populasi penduduk di Kota Duri, juga meningkatkan pembangunan, telah menyebabkan suhu rata-rata di Kota Duri meningkat. Passive cooling menjadi pilihan yang sangat tepat dengan kondisi termal yang ada di Kota Duri. Passive cooling adalah proses menurunkan temperatur ruang dalam hingga berada dalam temperatur ideal dengan proses alami tanpa penggunaan alat elektronik yang berlebihan. Karya arsitektur berupa sekolah tinggi migas dengan penerapan passive cooling akan memecahkan problematic kurang kebutuhan serta fasilitas pendidikan  yang nyaman dibidang migas pada daerah kota Duri,Kabupaten Bengkalis. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan data yang kompleks mengenai lokasi yang akan di lakukan penelitian. Survey dilakuan dengan melihat kondisi sekitar site ,arah pergerakan matahari, dan angin. Dari hasil penelitian akan diolah untuk menghasilkan kebutuhan dari penggunaan lahan, luasan yang akan di gunakan, dan penerapan dari prinsip passive cooling. Hasil analisa akan menghasilkan solusi dari permasalahan yaitu pertimbangan desain yang mengikuti dari kaidah passive cooling. Kata Kunci: Pendidikan, Sekolah Tinggi Migas, Passive cooling
PERSEPSI DIFABEL PENGLIHATAN TERHADAP ARSITEKTUR KOTA (STUDI KASUS KOTA MAKASSAR) Umar, Fitrawan; Nur, Khilda Wildana; Paddiyatu, Nurhikmah; Amalia, Andi Annisa
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 4, No 1 (2021): Vol. 4 Ni. 1 (2021): Jurnal Arsitektur Zonasi Februari 2021
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jaz.v4i1.30962

Abstract

Penyandang disabilitas memiliki hambatan tertentu dalam memanfaatkan infrastruktur kota dibanding dengan masyarakat tanpa disabilitas. Hal ini terutama berlaku pada difabel penglihatan yang secara fisik tak dapat menggunakan indera penglihatan secara sempurna untuk menjangkau infrastruktur. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji persepsi lingkungan difabel penglihatan terhadap arsitektur kota, khususnya jalur pedestrian dan ruang terbuka publik di Kota Makassar. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan ‘content analysis’, yaitu menganalisis kata-kata kunci dari informasi yang disampaikan responden. Hasil menunjukkan bahwa persepsi difabel penglihatan terhadap jalur pedestrian cenderung negatif, dan persepsi terhadap ruang terbuka publik masih lebih baik dibanding jalur pedestrian.
PENERAPAN KONSEP “NEW NORMAL” PADA DESAIN SIRKULASI DAN SIGNAGE PUSAT PERBELANJAAN DI KAWASAN KUTA, BALI. (STUDI KASUS: BEACHWALK SHOPPING CENTER) A. M., A. A. Gd. Tugus Hadi Iswara; Utami, I Gusti Ayu Canny; Utami, Ni Wayan Ardiarani
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 3, No 3 (2020): Vol. 3 No. 3 (2020): Jurnal Arsitektur Zonasi Oktober 2020
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jaz.v3i3.27895

Abstract

Konsep “New Normal” memberikan dampak yang signifikan terhadap perubahan aktivitas civitas dan tatanan ruang yang ada, baik dalam ranah interior maupun eksterior. Penyesuaian yang dilakukan oleh pusat perbelanjaan Beachwalk Shopping Center menyikapi pandemic COVID-19 merubah tatanan design yang telah ada. Diantaranya dalam hal penerapan elemen sirkulasi (signage) yang digunakan.  Menurut Lawrence K. Frank “Sign (signge) adalah pesan atau informasi yang muncul secara berturut-turut atau teratur dalam hubungannya dengan tanda-tanda yang penting dan menimbulkan respon pada manusia. Sebuah sign muncul secara berturut-turut atau teratur, tapi maksud berturut-turut atau teratur ini tidak dijelaskan lebih lanjut sehingga untuk saat ini hal itu tidak akan menjadi pertimbangan pengertian sebuah pertanda (sign). Signage sebagai elemen dasar yang memiliki fungsi utama sebagai alat komunikasi antar manusia dalam suatu bangunan atau lingkungan mengandung beberapa elemen penting. Elemen-Elemen ini akan membentuk image atau fisik keseluruhan dari sign yang juga berperan dalam keberhasilan penyampaian informasi yang ingin ditujukan oleh signage tersebut. Selain signage, elemen sirkulasi yang digunakan di Beachwalk Shopping Center ini juga menggunakan pola mall dan dalam unit took menggunakan pola banyak koridor. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Metode kualitatif bertujuan untuk memahami fenomena yang terjadi dan dialami oleh subjek penelitian, terkait dengan persepsi, perilaku dan tindakan secara keseluruhan serta menggunakan deskripsi dalam bentuk kata-kata dan Bahasa untuk suatu tujuan yang alamiah. Metode ini digunakan untuk menjelaskan konsep “New Normal” yang diterapkan pada desain sirkulasi dan signage Beachwalk Shopping Center sesuai dengan protokol kesehatan yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Surat Edaran Nomor HK.02.01/MENKES/335/2020 tentang Protokol PencegahanPenularan Covid-19 di Tempat Kerja Sektor Jasa dan Pedagangan (Area Publik) Dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha. Berdasarkan hasil kajian, maka dapat diketahui bahwa desain sirkulasi dan signage pada Beachwalk Shopping Center telah memenuhi protokol kesehatan sesuai dengan Surat Edaran Kementerian KesehatanNomor HK.02.01/MENKES/335/2020 tentang Protokol Pencegahan Penularan Covid-19 di Tempat Kerja Sektor Jasa dan Pedagangan (Area Publik) Dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha dalam masa “New Normal”. Penerapan protokol kesehatan untuk pengelola tempat usaha, pekerja dan konsumen telah terlaksana dengan baik terutama pada sirkulasi dan signage. Kesadaran tiap individu diharapkan dapat lebih memaksimalkan penerapan prokol kesehatan ini.

Page 8 of 22 | Total Record : 213