cover
Contact Name
Fendi Aji Purnomo
Contact Email
fendi_aji@mipa.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ijai@mipa.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Applied Informatics
ISSN : 25483846     EISSN : 25985981     DOI : -
Core Subject : Science,
Indonesian Journal of Applied Informatics publishes articles that are of significance in their respective fields whilst also contributing to the discipline of informatics as a whole and its application. Every incoming manuscript will first be examined by the Editorial Board in accordance with sub-fields of research and attention to elements of conformity with the format and guidelines for writing Indonesian Journal of Applied Informatics. Each manuscript is declared eligible by the editor will be returned to the author (if there are repairs) or can be directly issued (if there is no revision required).
Arjuna Subject : -
Articles 160 Documents
Sistem Informasi Career Development Center Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sebelas Maret Surakarta Hanifah Hanun Nisa
IJAI (Indonesian Journal of Applied Informatics) Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijai.v5i2.44372

Abstract

Career Development merupakan salah satu cara formal yang digunakan sebuah perusahaan atau organisasi dalam memastikan orang-orang yang dibutuhkan akan tersedia dengan kualifikasi dan kelayakan yang sudah terpenuhi. Dalam sebuah lembaga pendidikan setingkat Universitas, pelayanan pengembangan karir difokuskan untuk mencarikan pekerjaan bagi mahsiswa ataupun alumni dari universitas tersebut. Terdapat salah satu metode yang dinilai lebih efektif dalam mengelola pengembangan karir sumberdaya manusia dalam suatu instansi yaitu menggunakan sistem informasi. Sistem informasi dapat digunakan secara online sehingga dapat diakses dimanasaja. Pelayanan pengembangan karir dengan menggunakan sistem informasi dapat memberikan pelayanan yang efektif dan efisien. Metode yang digunakan pada Sistem Informasi Career Development Center Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahaun Alam Universitas Sebelas Maret Surakarta meliputi observasi, pengumpulan data, analisis, perancangan sistem, implementasi dan uji coba. Sistem Informasi Career Development Center Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Surakarta dapat melakukan pengajuan lowongan pekerjaan, penambahan lowongan pekerjaan, ujian soal Tes Potensial Akademik (TPA), dan menghitung hasil nilai ujian TPA dengan menggunakan rumus BAPPENAS. Cara kerja dari sistem tersebut yakni perusahaan menambahkan lowongan pekerjaan ke dalam sistem yang kemudian alumni akan menambahakan lamaran pekerjaan sesuai dengan lowongan pekerjaan yang akan dipilih, apabila alumni diterima oleh pihak perusahaan maka alumni akan dihubungi oleh pihak perusahaan sesuai dengan email ataupun nomor yang tertera di biodata alumni tersebut.==================AbstractCareer Development is a formal way that a company or organization uses to ensure that the people needed will be available with the qualifications and eligibility that have been met. In a university-level educational institution, career development services are focused on finding jobs for students or alumni from the university. There is one method that is considered more effective in managing career development of human resources in an institution, namely using an information system. Information systems can be used online so that they can be accessed anywhere. Career development services using information systems can provide effective and efficient services. The method used in the Career Development Center Information System, Faculty of Mathemathics and Natural Sciences, Sebelas Maret University Surakarta includes observation, data collection, analysis, system design, implementation and testing. The Career Development Center Information System of the Faculty of Mathematics and Science Surakarta has the ability to submit job vacancies, add job vacancies, test the Academic Potential Test (TPA), and calculate the results of the TPA exam score with BAPPENAS formula. The way this system works is that the company adds job vacancies to the system where alumni will add job applications according to the job vacancies to be selected, if the alumni are accepted by the company, the alumni will be contacted by the company according to the email or number listed on the biodata these alumni.
Penerapan Metode Finite State Machine pada Pengembangan Game Edukasi Pengolahan Sampah Ruziq Maulana; Aries Suharso; Adhi Rizal
IJAI (Indonesian Journal of Applied Informatics) Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijai.v5i2.44772

Abstract

AbstrakSaat ini banyak orang yang tidak memiliki kesadaran akan kebersihan lingkungannya sendiri dan masih banyak yang membuang sampah sembarangan, yang akan menyebabkan pencemaran dan kerusakan lingkungan. Untuk meningkatkan kesadaran seseorang dalam hal sampah maka perlu adanya sebuah edukasi mengenai pengolahan sampah. Edukasi yang terbaik adalah edukasi yang dilakukan sejak dini, sehingga edukasi yang dilakukan akan tersimpan sampai tua nanti. Agar meningkatkan minat belajar anak-anak usia dini maka perlu adanya media yang menyenangkan bagi anak salah satunya menggunakan video game. Dalam pembuatan video game banyak metode yang dapat digunakan salah satunya adalah metode Finite State Machine. Tujuan dari penelitian ini iyalah bagaimana membuat game pengolahan sampah dengan menerapkan metode finite state machine dan mengukur tingkat penerimaan anak terhadap game yang dibuat. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Multimedia Development Life Cycle (MDLC) dengan tools yang digunakan dalam membangun aplikasi yaitu Unity. Aplikasi ini berhasil memuat game pengolahan sampah dengan menerapkan metode Finite State Machine yang diimplementasikan pada NPC dan enemy. Implementasi uji coba aplikasi ini menggunakan pengujian usabilitas di mana hasil rata-rata yang didapatkan adalah 89,69%.============AbstractRecently, many people do not have awareness of their own environmental cleanliness and still do littering that causes pollution & environmental damage. To increase people awareness of waste problem, education of waste disposal need to be given. The best education is best given from early childhood so that the lesson will be remain until they are grown up. Fun media is needed to be given to improve children interest to learn, one of them is using video game. In making video game, many methods can be used, one of which is the Finite State Machine method. The purpose of this research is how to make a waste disposal video game by applying the finite state machine method and measuring the level of children's acceptance of the game. The methodology used in this research is the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) with Unity as a tool to build the application. This application successfully loads the waste disposal game by applying the Finite State Machine method, which is implemented on NPCs and enemy. The trial implementation of the application uses a usability test where the average result obtained is 89.69%.
Sistem Informasi Manajemen Try Out CBT (Computer Based Test) Untuk Sekolah Menengah Pertama Galih Agung Prabawa; Muhammad Asri Safi’ie
IJAI (Indonesian Journal of Applied Informatics) Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijai.v5i2.35268

Abstract

AbstrakUjian nasioanal merupakan satu agenda penting dalam pelaksanaan proses pendidikan formal di Indonesia. Ujian nasional menjadi penilaian akhir proses belajar seseorang dalam jenjang pendidikan di sekolah. Dari masa ke masa, Ujian nasional mengalami banyak perubahan dalam hal pelaksanaannya. Di era kepemimpinan Mendikbud Anies Baswedan, mulai dicanangkan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau yang lebih dikenal sebagai CBT (Computer Based Test). Seiring dengan peningkatan fasilitas komputer di sekolah-sekolah  sistem ini perlahan-lahan akan menggantikan sistem ujian nasional yang selama ini dilakukan menggunakan kertas (Paper Based Test). Namun perkembangan ini tidak disertai dengan perkembangan kemampuan sekolah sebagai pelaksana UNBK untuk memberikan fasilitas latihan bagi para siswanya guna menghadapi UNBK. Pemerintah pusat memang tidak menyiapkan fasilitas secara khusus bagi sekolah untuk melaksanakan try out  UNBK. Disamping itu penggunaan sistem UNBK yang harus dikoordinir dari pusat tidak memngkunkan bagi sekolah untuk menggunaknnya secara mandiri. Maka dari itu jika pihak sekolah ingin melaksanakan  try out  UNBK, pihak sekolah harus mengadakannya secara mandiri menggunakan sistem lain yang penggunaannya cukup dengan perangkat komputer yang ada di sekolah. Aplikasi dikembangkan dengan metode waterfall dan dibuat dengan bahasa pemrograman PHP database SQL. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi mampu diajalankan perangkat komputer yang ada di sekolah dan memberikan manfaat lain bagi para guru agar bisa menilai kesiapan para siswanya dalam menghadapi UNBK.==========================AbstractThe national exam is an important agenda in the implementation of the formal education process in Indonesia. The national exam is the final assessment of a person's learning process at the level of education at school. From time to time, the National Examination has undergone many changes in terms of its implementation. In the era of the leadership of Minister of Education and Culture Anies Baswedan, the Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) system or better known as CBT (Computer Based Test) was launched. Along with the improvement of computer facilities in schools, this system will slowly replace the national examination system which has been conducted using paper (Paper Based Test). However, this development is not accompanied by the development of the ability of schools as UNBK implementers to provide training facilities for their students to face UNBK. The central government did not prepare special facilities for schools to carry out the UNBK try out. In addition, the use of the UNBK system which must be coordinated from the center does not allow schools to use it independently. Therefore, if the school wants to carry out the UNBK try out, the school must conduct it independently using another system whose use is sufficient with computer equipment at the school. The application was developed using the waterfall method and made using the PHP SQL database programming language. The results showed that the application was able to run on computer devices in schools and provided other benefits for teachers so that they could assess the readiness of their students to face the UNBK.
Sistem Monitoring dan Otomatisasi Pengontrolan Kelembaban Tanah, Kelembaban Udara dan Suhu Udara pada Tanaman Tomat Berbasis Web gilang rizkir
IJAI (Indonesian Journal of Applied Informatics) Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijai.v5i2.44863

Abstract

AbstrakPertanian adalah sektor yang paling serius terkena dampak perubahan iklim. Beberapa unsur iklim antara lain pola curah hujan, kemarau, suhu udara, yang menyebabkan banjir dan kemarau. Khususnya tanaman tomat (Lycopersium escuslentum Mill) merupakan tumbuhan setahun, pertumbuhan tomat yang harus memiliki kelembaban optimal antara 60 - 80%, dengan suhu ideal 24-28 0C dengan kelembaban udara relatif yang baik untuk pertumbuhan tanaman tomat yaitu 25% keadaan ini akan merangsang pertumbuhan untuk tanaman tomat yang masih muda karena asimilasi CO2 dan penyerapan unsur hara yang di maksimalkan oleh tanaman tomat selama 12-14 jam perhari. Dengan teknologi Greenhouse atau rumah tanaman merupakan sebuah alternatif solusi untuk mengendalikan kondisi iklim pada tanaman. menjadi lebih baik Banyak teknologi fisik dan digital digabungkan melalui analitik, kecerdasan buatan, teknologi kognitif dan Internet of Things (IoT) untuk menciptakan ekosistem yang saling terkait dan mampu menghasilkan keputusan yang lebih tepat. Salah satu IoT yang bisa diterapkan di bidang pertanian adalah membuat sistem monitoring dan otomatisasi pengontrolan kelembaban tanah, kelembaban udara dan suhu udara pada tanaman tomat berbasis web. Monitoring dilakukan pada aplikasi berbasis web. Metode penelitian yang digunakan (Research And Development) R&D. Metodologi ini terdiri dari tiga tahap yang di mulai dari Analisis kebutuhan, pengembangan, testing. Sistem ini dapat melakukan penyiraman otomatis pada saat kondisi kelembaban tanah < 60% dan berhenti menyiram pada kelembaban tanah > 80% mesin pompa berfungsi============AbstractAgriculture is the sector most seriously affected by climate change. Some elements of climate include rainfall patterns, drought, air temperature, which causes floods and drought. Greenhouse technology or house plants is an alternative solution to control climate conditions in plants. Many physical and digital technologies are combined through analytics, artificial intelligence, cognitive technology and the Internet of Things (IoT) to create an interconnected ecosystem and are able to produce more informed decisions. IoT is influential in a variety of industries such as manufacturing, logistics, health, urban planning, housing, even in agriculture. One IoT that can be applied in agriculture is to create a monitoring and automation system for controlling soil moisture, air humidity and air temperature in web-based tomato plants. Monitoring is carried out on web-based applications. Whereas what is controlled automatically is watering the plants. In making the tool will use DHT22 which is used for temperature and humidity sensors which can later be monitored via the web, The research method used (Research And Development) R&D. This methodology consists of three stages, starting from the needs analysis, development, testing. The system can do automatic watering when soil moisture conditions <60% and stop watering at soil humidity> 80% all function well in running the pumping machine so that plants can be watered and there are differences in plants by using an automatic system
Rancang Bangun Sistem Informasi Donor Darah (SIMORA) Di PMI Kota Surakarta Yudho Yudhanto
IJAI (Indonesian Journal of Applied Informatics) Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijai.v5i2.40566

Abstract

Abstrak Masyarakat yang hendak melakukan donor darah seringkali mengalami kerepotan dalam pengisian form pendonor. Hal ini dikarenakan Palang Merah Indonesia (PMI) atau Mobile Unit PMI belum mempunyai sistem registrasi pendonor yang dilakukan secara tersisteminasai dan terhubung pangkalan data pedonor yang dapat diakses dengan cepat. Perlunya menemukan cara utnuk memecahkan permasalahan yang ada dengan menyediakan sebuah program sistem informasi donor darah yang dapat digunakan untuk melakukan pendataan dan registrasi. Sistem Informasi Donor Darah berbasis Web merupakan sebuah cara untuk menampilkan halaman registrasi untuk pendonor sehingga diharapkan masyarakat dapat melakukan registrasi donor darah lebih cepat dan dikembangkan dengan metode waterfall. Dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP, database MySQL dan framework CodeIgniter dalam pembangunan sistem informasi donor darah berbasis web. Hasil penelitian bahwa aplikasi dapat digunakan untuk mendata pendonor darah di kota Surakarta yang di kelola oleh Palang Merah Indonesia kota Surakarta. =================================AbstractPeople who want to donate blood often experience difficulties in filling out donor forms. This is because the Palang Merah Indonesia (PMI) or the PMI Mobile Unit does not yet have a donor registration system that is carried out systematically and connected to a donor database that can be accessed quickly. a solution to solve existing problems by providing a blood donor information system program that can be used for data collection and registration is needed. The Web-based Blood Donor Information System is a way to display the registration page for donors so that it is hoped that the public can register blood donors more quickly and is developed using the waterfall method. By using the PHP programming language, MySQL database and CodeIgniter framework in the development of a web-based blood donor information system. The results showed that the application can be used to register blood donors in the city of Surakarta which is managed by the Indonesian Red Cross in the city of Surakarta.
Sistem Informasi Geografis Pendataan Penyakit Menular Menggunakan Peta Marker Symbol Layers Agus Purbayu; Rike Aqila Nurti
IJAI (Indonesian Journal of Applied Informatics) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijai.v6i2.55417

Abstract

Abstrak : Penelitian ini dilakukan di Dinas Kesehatan Kota Surakarta, saat ini instansi tersebut belum melakukan pengelolaan data penyakit menular dalam bentuk visualisasi peta secara komputerisasi. Sehingga potensi yang diperoleh dalam pengelolaan data tersebut kurang optimal. Pengelola melakukan pengelolaan data rekam medis pasien penyakit menular yang ada di Kota Surakarta dengan pendataan website yang telah ada tetapi data tersebut belum diolah dalam bentuk peta penyebaran. Untuk mengatasi masalah tersebut maka solusi yang diusulkan adalah dengan pembuatan sistem informasi geografis dengan penyajian akumulasi data peta penyebaran penyakit menular dengan fakta yang terjadi. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah dengan waterfall dengan awalnya melakukan pengumpulan data kemudian dilanjutkan rancangan, pembangunan sistem, pengujian dan implementasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pengumpulan data penyebaran penyakit menular, data peta wilayah di kelurahan dan kecamatan seluruh Kota Surakarta. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi sistem informasi geografis penyebaran penyakit yang menggunakan peta marker symbol layers, leaflet, openstreetmap dan geojson.io. Abstract : This research was conducted at the Public Health Office Surakarta, the office has not managed infectious disease data in the form of computerized map visualization currently. So, the potential obtained in managing the data is less than optimal. The office manages the medical record data of infectious disease patients in the city of Surakarta with the existing website data collection, but the data has not been processed in the form of a distribution map. To overcome this problem, the proposed solution is to create a geographic information system by presenting the accumulated map data of the spread of infectious diseases with the facts that occurred. The data used in this study is to collect data on the spread of infectious diseases, map data of areas in villages and sub- districts throughout the city of Surakarta. The result of this research is to build a geographic information system for the spread of infectious diseases with map marker symbol layers, leaflets, openstreetmap and geojson.io as supporting components for making this system.
Perancangan Monitoring Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian Kota Surakarta Agus Purbayu
IJAI (Indonesian Journal of Applied Informatics) Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijai.v7i1.67570

Abstract

AbstrakSistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) adalah penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada pengguna SPBE. Pada saat ini penggunaan SPBE di kota Surakarta sudah menjadi hal wajib dilaksanakan demi terwujudnya smart city dan selalu memerlukan pemantauan setiap tahunnya. Pelaksanaan SPBE di Surakarta perlu sekali di monitoring dan dievaluasi sehingga dapat disesuaikan dengan tujuan secara nasional yaitu ditujukan untuk untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.  Selama pelaksanaan SPBE di kota Surakarta belum terdapat monitoring digital SPBE sehingga berkas-berkas monitoring belum terdokumen secara tersentral.Metode yang digunakan untuk membuat rancangan sistem monitoring SPBE ini dengan menggunakan metode waterfall dengan melakukan observasi lewat wawancara dan mempelajari dokumen yang tersedia  kemudian dilakukan perancangan aplikasinya,Hasil dari Penelitian ini adalah menghasilkan rancangan sistem monitoring SPBE kota Surakarta yang dapat menjadi rujukan untuk pembangunan aplikasi SPBE kota SurakartaAbstractElectronic-Based Government System (SPBE) is a government administration that utilizes information and communication technology to provide services to SPBE Users. At this time the use of SPBE in the city of Surakarta has become mandatory for the realization of a Smart City and always requires monitoring every year. The implementation of SPBE in Surakarta is adjusted to national goals, which are aimed at realizing clean, effective, transparent, and accountable governance as well as quality and reliable public services. The governance and management of the electronic- based government system nationally is also needed to improve the integration and efficiency of the electronic-based government system. (menpan.go.id) In its implementation in the city of Surakarta there needs to be monitoring so that achievements and shortcomings can be monitored regularly company.The method used to design the SPBE monitoring system uses the waterfall method by observing through interviews and studying available documents and then designing the application.The results of this study were to produce a design for the SPBE monitoring system for the city of Surakarta which can be used as a reference for the development of the SPBE application for the city of Surakarta
Rancang Bangun Sistem Antrian Terkustomisasi Berbasis Android Nanang Maulana Yoeseph; Berliana Kusuma Riasti; Hartatik Hartatik; Eko Harry Pratisto; Fiddin Yusfida A&#039;la
IJAI (Indonesian Journal of Applied Informatics) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijai.v6i1.56778

Abstract

Abstrak : Sebagian besar pelayanan publik di era ini masih menggunakan sistem konvensional. Yang mana, klien layanan mendapatkan tiket antrean, menunggu, dan dilayani di tempat yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk memudahkan dan memungkinkan orang untuk mengantre dari jarak jauh. Dengan demikian waktu yang awalnya digunakan untuk dihabiskan menunggu, bisa digunakan untuk dihabiskan melakukan sesuatu yang lain lebih berguna.Berdasarkan kondisi yang dikatakan di atas, aplikasi yang menghubungkan agen layanan dengan klien layanan perlu dibuat. Aplikasi ini memanfaatkan internet dan smartphone yang dapat diakses melalui aplikasi Android atau browser web. Pengembangan aplikasi ini menggunakan kerangka kerja Ionic React. Aplikasi ini dirancang dan dibangun menggunakan metode Waterfall yang terdiri dari pengamatan dan pengumpulan data, analisis, desain sistem, bangunan dan pengujian, kesimpulan dan saran.Dari desain dan bangunan yang telah dilakukan, dibuat aplikasi yang memiliki ftur dasar untuk antrean online. Aplikasi ini dapat dijalankan di browser web dan perangkat Android dengan sistem operasi minimum Android 4.4 KitKat.Abstract : Most public services in this era still use conventional systems. Which is, service clients get queue tickets, wait, and be served in the same place. This research aims to ease and enable people to queue remotely. Thus the time that is originally used to be spent waiting, could be used to be spent doing something else more useful. Based on the conditions said above, an application that connects service agencies with service clients needs to be made. This application utilizes the internet and smartphone which can be accessed through Android application or web browser. The development of this application uses the Ionic React framework. This app is designed and built using the Waterfall method consisting of observation and data collection, analysis, system design, building and testing, conclusion and suggestion.
Pengembangan Aplikasi Berbasis Desktop Food photography Sebagai Media Edukasi Bagi Masyarakat Umum dalam Memasarkan Makanan Secara Digital Tantan Nugraha
IJAI (Indonesian Journal of Applied Informatics) Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijai.v7i1.61847

Abstract

Abstrak Perkembangan dunia fotografi dalam berbagai sektor cukup berkembang pesat. Food photography  adalah  jenis fotografi yang banyak disukai oleh masyarakat saat ini. Dengan memanfaatkan food photography , pemasaran secara digital suatu produk makanan atau minuman dapat berkembang secara signifikan. Dalam penelitian ini dilakukan pengembangan sebuah media edukasi yaitu aplikasi Foodgrapps berbasis desktop untuk menunjang pemasaran produk makanan atau minuman secara digital. Teknik Penelitian dan Pengembangan dengan model ADDIE dipilih sebagai metode penelitian dalam riset ini. Dalam penelitian ini juga dilakukan proses verifikasi media yang dilakukan oleh ahli media dan ahli materi terhadap aplikasi yang dibuat. Berdasarkan hasil verifikasi  oleh ahli materi didapatkan rata-rata poin 3,90 yang termasuk pada kelompok layak sementara validasi oleh ahli media didapatkan rata-rata poin 5,00 yang termasuk pada grup klasifikasi sangat layak. Setelah dilakukan validasi selanjutnya dilaksanakan uji coba lapangan terbatas terhadap masyarakat umum yang mendapatkan hasil rata-rata penilaian 4,42 dengan kategori sangat layak.AbstractThe development of the world of photography in various sectors is growing rapidly. Food photography  is a type of photography that is favored by many people today. By utilizing food photography , digital marketing of a food or beverage product can develop significantly. In this study, an educational media was developed, namely the desktop-based Foodgrapps application to support digital marketing of food or beverage products. Research and Development Techniques with the ADDIE model were chosen as the research method in this study. In this study, the media verification process was also carried out by media experts and material experts on the applications made. Based on the results of leveraging by material experts, an average point of 3.90 was obtained which was included in the appropriate group while validation by media experts obtained an average of 5.00 points which was included in the very feasible classification group. After validation, a limited field trial was carried out on the general public who got an average test result of 4.42 with a very feasible category.
Optimasi Pemanfaatan RSSI-Wifi Sebagai Asisten Navigasi Lokasi Gedung Politeknik Negeri Semarang Berbasis Android Liliek Triyono; Sukamto Sukamto; Sirli Fahriah; Amran Yobioktabera; Afandi NAT
IJAI (Indonesian Journal of Applied Informatics) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijai.v6i2.60160

Abstract

Abstrak Studi ini menyelidiki sistem navigasi dalam ruangan berbasis WiFi untuk menentukan lokasi bangunan. Sistem ini dikembangkan menggunakan metode sidik jari dari Received Signal Strength Indication (RSSI) dari masing-masing Access Point (AP). Komponen utama dari sistem berbasis smartphone menggunakan data dari WiFi dan Global Positioning System (GPS). Aplikasi yang dikembangkan untuk navigasi dirancang dan diimplementasikan sebagai elemen dari pencarian lokasi gedung dan aplikasi penentuan rute ke lokasi bangunan. Data peta bangunan dikumpulkan dari data GoogleMap yang disempurnakan dengan mewarnai lokasi geografis bangunan yang ditampilkan di perangkat seluler. Alat bantu navigasi yang dikumpulkan dari sensor memberikan orientasi perjalanan dan pembaruan posisi. Penentuan rute dihitung dengan rumus Haversine. Serangkaian percobaan dilakukan di wilayah Politeknik Negeri Semarang, Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pemosisian dalam ruangan berbasis WiFi akurat dalam jarak sekitar 7.050 m, sehingga membuktikan kegunaan sistem untuk menentukan lokasi bangunan di area kampus. Sistem ini dapat digunakan untuk membantu pengunjung tanpa harus bertanya meskipun mereka hanya berkunjung sekali. AbstractThis study investigates a WiFi-based indoor navigation system to determine building locations. This system was developed using the fingerprint method from the Received Signal Strength Indication (RSSI) from each Access Point (AP). The main components of the smartphone-based system use data from WiFi and Global Positioning System (GPS). The application  is designed and implemented as an element of building location search and route determination application to building location. Building map data is collected from enhanced GoogleMap data by coloring in the geographic locations of buildings that displayed on mobile devices. Navigational devices collected data from sensors provide trip orientation and position updates. Route determination is calculated by the Haversine formula. A series of experiments were carried out at the Semarang State Polytechnic, Indonesia. The results show that the WiFi-based indoor positioning system is accurate within a range of about 7,050 m, thus proving the usefulness of the system for determining the location of buildings in the campus area. This system can be used to help visitors without having to ask even if they only visit once.

Page 9 of 16 | Total Record : 160