cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
dewaruci@isi-ska.ac.id
Editorial Address
Jl. Ki Hajar Dewantara, Nomor 19, Kentingan, Jebres, Surakarta 57126, Indonesia.
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Abdi Seni
ISSN : 20871759     EISSN : 27232468     DOI : 10.33153
urnal Abdi Seni memiliki fokus pada hasil pengabdian dan pemberdayaan kepada masyarakat, baik itu pengabdian dosen maupun KKN yang dilakukan oleh mahasiswa dalam bidang seni. Cakupan jurnal Abdi Seni memiliki ranah keilmuan di bidang seni rupa dan desain ataupun seni pertunjukan (Tari, Karawitan, Pedalangan, Teater, Etnomusikologi, dll), yang mampu memberikan banyak manfaat untuk masyarakat serta menambah literasi dalam berkesenian.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 15 No. 2 (2024)" : 20 Documents clear
PENINGKATAN KREATIVITAS SISWA PAUD KUTILANG BANTEN MELALUI FASILITAS SUDUT KREATIF Yusuff, Adisti Ananda; Rochyat, Indra Gunara; Wiyono, Erina; Syofyan, Harlinda
Abdi Seni Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PAUD Kutilang merupakan salah satu PAUD yang berada di Desa Petir, Kp Kadugenep Kabupaten Banten yang saat ini memiliki 40 siswa untuk yang terbagi dalam 3 kelompok siswa, yaitu Kelompok Beramain, Kelompok A, dan Kelompok B. kondisi lapangan yang ada setelah Tim PKM melakukan analisis situasi dan melakukan pendekatan kebutuhan dan permasalahan ditemukan beberapa analisis diantaranya adalah permaslahan tidak memiliki fasilitas penyimpanan karya, permasalahan akan minimnya fasilitas penyimpanan buku dan permaslahan minimnya penyimpanan mainan edukasi. Jenis permasalahan tersebut terfokus pada penambahan fasilitas dan edukasi akan penempatan posisi sesuai dengan standarisasi ergonomic dan antropometri yang sesuai bagi siswa PAUD. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk membantu menciptakan kenyamanan dalam berkegiatan didalam kelas melalui penambahan dan perbaikan fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar guna meningkatkan keterampilan berfikir, membaca dan semangat belajar bagi para siswa PAUD Kutilang,Banten dengan kepakaran masing masing anggota yang terlibat dalam kegiatan PKM ini. Setelah dilaksanakannya kegiatan PKM ini dihasilkan penambahan sebuah fasilitas yang digunakan bagi peningkatan kreativitas para Siswa PAUD Kutilang dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di dalam kelas, tidak lupa kami selaku Tim PKM juga memberikan sedikit pengetahuan mengenai ergonomi bagi anak guna memberikan wawasan baru bagi para guru dalam kegiatan di dalam kelas. Diharapkan dengan adanya kegiatan PKM ini dapat meningkatkan wawasan dan pengalaman baru baik bagi siswa maupun para guru di PAUD Kutilang Banten.
FINGER PAINTING DENGAN PEWARNA AROMA BUAH-BUAHAN: TERAPI DALAM UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS: FINGER PAINTING DENGAN PEWARNA AROMA BUAH-BUAHAN: TERAPI DALAM UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Yulianto, Yulianto; Dite, Stri Agneyastra; Zarkasi , Sofwan
Abdi Seni Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sanggar Inklusi Anugerah Aulia merupakan ruang pelayanan terpadu tumbuh kembang Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang membantu orang tua dalam mengetahui permasalahan pada anak secara tepat dan akurat, sehingga diperoleh penatalaksanaan yang sesuai dengan kebutuhan ABK dan keluarga. Permasalahan yang dihadapi adalah masih banyak warga ABK di sekitar sanggar yang belum berkenan bergabung. Indikasi utama kegiatan atau layanan yang diberikan oleh sanggar bersifat umum yakni cenderung pada kegiatan terapis dasar. Kegiatan berbasis keterampilan yang mampu meningkatkan kemampuan ABK, lebih khusus di bidang seni rupa sebagai sarana pengembangan diri masih sangat minim dilakukan. Workshop Finger Painting dengan pewarna aroma buah-buahan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan motivasi secara langsung pada penyandang disabilitas khususnya dalam upaya peningkatan kemampuan motorik halus anak berkebutuhan khusus. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan workshop ini menerapkan metode multi sensori dengan pendekatan bermain. Kegiatan workshop dirancang untuk memberikan dampak positif yang holistik: 1) pelaksana memperoleh ruang untuk melakukan pengabdian masyarakat atas ilmu yang telah ditemukan dan diolah di laboratorium kampus; 2) teman-teman ABK binaan Sanggar Inklusi Anugerah Aulia mendapatkan pengetahuan; pengalaman, art terapi, berkarya dan motivasi untuk terus berkreativitas 3) pengurus sanggar memperoleh upgrading ilmu hingga bekal untuk memetakan kembali pelayanan berbasis art terapi atau keterampilan di bidang seni rupa; 4) karya yang dihasilkan oleh ABK dalam workshop ini mampu hadir sebagai pemicu lahirnya produk-produk kreatif dan estetik yang terhimpun dalam layanan Sanggar Inklusi Anugerah Aulia. Kata Kunci: finger painting, multi sensori, ABK
PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN JILBAB BERBASIS KOMBINASI TEKNIK ECOPRINT DAN SHIBORI DI PEDUKUHAN NGENTAK SELOHARJO PUNDONG BANTUL: PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN JILBAB BERBASIS KOMBINASI TEKNIK ECOPRINT DAN SHIBORI DI PEDUKUHAN NGENTAK SELOHARJO PUNDONG BANTUL Gadi, Alicia Christy Zvereva; Kusminarko Warno; Enny Zuhni Khayati; Sri Emy Yuli Suprihatin; Widyabakti Sabatari
Abdi Seni Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini motif pada tekstil sudah semakin beragam, namun masih bisa dikembangkan dengan berbagai penerapan teknik tekstil. Berbagai inovasi teknik tekstil yang muncul salah satunya adalah teknik pewarnaan dan penciptaan motif dengan mempertimbangkan kelestarian lingkungan. Teknik ecoprint dan shibori menjadi peluang baru yang sangat potensial bagi khalayak masyarakat yang ingin membuka usaha bidang tekstil tetapi juga ramah lingkungan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: (1) menemukan desain dan pembuatan jilbab berbasis kombinasi teknik ecoprint dan shibori yang unik, menarik, kreatif, dan sedang trend saat ini, di pedukuhan Ngentak Seloharjo Pundong Bantul; (2) melaksanakan pelatihan pembuatan jilbab berbasis kombinasi teknik ecoprint dan shibori di pedukuhan Ngentak Seloharjo Pundong Bantul; (3) menghasilkan produk jilbab berbasis kombinasi teknik ecoprint dan shibori di pedukuhan Ngentak Seloharjo Pundong Bantul yang layak jual. Metode yang digunakan meliputi: (1) metode kegiatan yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah dalam bentuk: ceramah, tanya jawab, diskusi, praktek individual, dan pendampingan; (2) metode ceramah, tanya jawab, diskusi untuk memberi pembekalan pengetahuan mengenai teknik ecoprint dan shibori, desain, bahan, dan pola motif; (3) metode praktek individual, pendampingan membuat jilbab berbasis kombinasi teknik ecoprint dan shibori. Rencana hasil kegiatan pelatihan pembuatan jilbab berbasis kombinasi teknik ecoprint dan shibori di pedukuhan Ngentak Seloharjo Pundong Bantul adalah 20 produk jilbab dengan desain kombinasi teknik ecoprint dan shibori dari bahan-bahan dan pewarna alam yang bekalitas dan layak jual. Kata kunci: Pelatihan, Ecoprint, Shibori.
PEMBINAAN IRINGAN BATEL WAYANG WONG DI BANJAR PESALAKAN, DESA PEJENG KANGIN, KECAMATAN TAMPAKSIRING KABUPATEN GIANYAR. Sudarta, I Gusti Putu; Bratanatyam, I Bagus Wijna; Wicaksandita, I Dewa Ketut
Abdi Seni Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertunjukan Wayang Wong di Banjar Pesalakan merupakan salah satu bentuk kesenian yang memiliki nilai-nilai sosial-religius dalam tampilan estetis seperti gerak tari, retorika antawancana, dan intrumentalia gambelan Bali, sehingga ia muncul sebagai salah satu identitas yang menggambarkan tingkat kreatifitas seni masyarakat. Dalam konteks religius, Wayang Wong di Desa Pejeng Kangin merupakan objek yang disakralkan (sesuhunan) dan kerap ditampilkan pada upacara-upacara besar di Desa. Seiring bertambahnya usia pelaku seni pertunjukan Wayang Wong, dinamika estetika pertunjukan semakin berkembang. Di mana sebagai bagian dari identitas budaya, Wayang Wong diharapkan tetap dapat mengikuti perkembangan nilai-nilai yang ada. Pada awal tahun 2023, manggala desa Pejeng Kangin memutuskan revitalisasi dan reaktualisasi pertunjukan Wayang Wong secara bertahap, termasuk perbaikan instrumen kebendaan, dan pembinaan kepada sekaa Wayang Wong, khususnya pada bagian pengiring gambelan batel wayang. Dengan di ajukanya permohonana revitaliasai dan aktualisasi oleh manggala desa, pembina melalui program PPKM yang diselenggarakan ISI Denpasar mengajukan usulan pengabdian dengan melibatkan dosen dan mahasiswa pedalangan. Hal ini dilakukan dalam bentuk kerjasama mitra yang berimplikasi pada peningkatan kualitas sumber daya pelaksana kegiatan, baik peserta pelaku seni Wayang Wong maupun pembina (dosen dan mahasiswa). Metode pemberdayaan berbasis demonstrasi dengan teknik ceramah, disuksi, praktek, evaluasi, dan pementasan, efektif diterapkan sebagai solusi melalui dua tahapan, pertama pelatihan instrumen primer yaitu gender wayang (pola tetabuhan Gender, gegedig dan tetekep) dan kendang krumpungan (gupekan, mupuh kendang, dan pola kekendangan), kedua gabungan seluruh instrumen melalui materi gending-gending tabuh Wayang Wong (pategak, putri, kakan-kakan, punakawan, palawaga, bapang jojor, selisir).
MENINGKATKAN PEMAHAMAN BERMAIN MUSIK KOLINTANG SISWA SMP ANAK TERANG SALATIGA MELALUI PENDEKATAN AKOR ARAH Hartono, Soegiarto
Abdi Seni Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan pendekatan baru dalam mengajar musik yang mengedepankan pemahaman bahwa inti bermain musik adalah melakukan gerak terukur dalam mencapai sasaran yang tepat pada timing yang tepat serta kerjasama dalam mencapai keseimbangan (keselarasan). Pendekatan ini melampaui kebutuhan indra pendengaran atau bakat musik, sehingga membuka peluang bagi semua orang untuk belajar musik, terlepas dari bakat mereka. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Anak Terang Salatiga, dengan metode pembelajaran interaktif dan partisipatif yang melibatkan siswa dalam proses belajar mengajar. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan bermain musik siswa, serta meningkatkan minat mereka terhadap musik. Kata kunci: Edukasi Musik, Pendekatan Baru, Gerak Terukur, Keseimbangan, Kolintang ABSTRACT This community service aims to introduce a new approach to teaching musik that emphasizes the understanding that the essence of playing musik is to make measured movements in achieving the right target at the right time and cooperation in achieving balance (harmony). This approach goes beyond the need for the sense of hearing or musikal talent, thus opening up opportunities for everyone to learn musik, regardless of their talent. This activity was implemented at SMP Anak Terang Salatiga, with interactive and participatory learning methods that involve students in the teaching and learning process. Results show that this approach is effective in improving students' understanding and ability to play musik, as well as increasing their interest in musik. Keywords: Musik Education, New Approach, Measured Movement, Balance, Kolintang.
PENGUATAN KARAKTER BELA NEGARA GENERASI MUDA MELALUI WORKSHOP FILM PENDEK Noor, Firdaus; Nuril Ashivah Misbah; Fajar Edyana
Abdi Seni Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagaimana tepatnya nasionalisme dapat memiliki pengaruh kuat dalam film serta mencerminkan atau mengungkap suatu "esensi" kebangsaan dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesempatan bagi generasi muda untuk berkolaborasi dalam produksi film pendek yang mengangkat nilai-nilai bela negara adalah tujuan yang ingin dicapai dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Melalui metode pendampingan dan mentoring berupa praktik kolaboratif, mitra sebagai generasi muda dari latar belakang seni teater diberikan pengetahuan dan keterampilan melalui tiga tahap, yaitu tahap perencanaan, implementasi, dan refleksi guna menerjemahkan identitas kebangsaan dalam bentuk film pendek. Hasil yang didapat adalah workshop produksi film pendek dinilai berhasil sebagai penggerak kreativitas kepiawaian aktor dalam seni akting ke medium film serta menjadi momen evaluatif untuk menumbuhkan kesadaran terhadap penguatan karakter Bela Negara melalui medium film pendek.
MEDIA AJAR AUDIO VISUAL UNTUK PENINGKATAN LITERASI SISWA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Purwasari, Endang; Yunanto, Rian Prasetya; Andhika, Yuditia Leo
Abdi Seni Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Indonesian Art Institute of Surakarta is one of the institutions that focuses on developing art science and carries the spirit of art for society. So, in community service activities, in this case, the art scheme, there needs to be involvement from the campus in the community. The PKM that will be held focuses on improving shooting techniques, and image and sound editing. This idea stems from the needs of schools that require updates in audio-visual teaching media that align with the implementation of the Independent Curriculum. Teachers are required to be technologically literate and at the same time keep up with the times when demands are increasingly high. Students can no longer be treated as part of the old learning model because generations Z and Alpha have their characteristics. For this reason, teachers need to improve their skills, especially in terms of presenting material in teaching and learning activities in the classroom. Apart from that, this ability needs to be given to teachers so that it can be applied as a solution to problems faced by other schools, including making school profile videos. The aim of this PKM activity is of course to provide training to teachers so that teacher knowledge and skills increase. Audiovisuals can no longer be separated from the daily lives of today's society. So, educators must also keep pace with this development.
RANCANGAN INOVASI LOCAL TRANSLATOR: SOLUSI TEKNOLOGI UNTUK MENINGKATKAN KOMUNIKASI DAN PELESTARIAN BAHASA DAERAH DI INDONESIA Angelita, Birgita Herna; Silalahi, Kevin R.; Dzun N. A. A, Anike; Purwasari, Endang
Abdi Seni Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki lebih dari 700 bahasa daerah, keberagaman ini terkadang menimbulkan adanya kesenjangan bahasa. Berkomunikasi adalah kebutuhan dasar setiap individu dalam menjalin hubungan sosialnya. Maka dari itu perlu adanya sebuah solusi untuk menghadapi tantangan ini. Artikel ini membahas inovasi Local Translator, sebuah aplikasi teknologi yang dirancang untuk menjembatani adanya perbedaan bahasa di Indonesia. Melalui studi kasus di berbagai daerah, artikel ini menilai bagaimana penggunaan Local Translator dapat meningkatkan komunikasi lintas budaya, serta memfasilitasi pelestarian bahasa daerah. Selain itu karya seni ini menggunakan metode kualitatif yaitu wawancara mendalam. Artikel ini menyoroti pentingnya teknologi dalam mengurangi kesenjangan bahasa dan mendukung pelestarian budaya lokal, serta memberikan rekomendasi untuk implementasi lebih lanjut dalam pengabdian masyarakat yang lebih inklusif dan efektif.
UPAYA PEMBERDAYAAN DAN PENINGKATAN PROMOSI UMKM DESA BAGOR, MIRI, SRAGEN MELALUI PELATIHAN FOTOGRAFI PRODUK MELALUI SMARTPHONE Prilosadoso, Basnendar Herry; Rizkizh, Ditya Fajar; Ridlo, M. Harun Rosyid; Setiawan, William; Maharani, Utin Della; Santi, Oasis Fadila; Bagaskara, Danendra
Abdi Seni Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Marketing via Internet media is currently commonly known as digital marketing. Digital marketing is one of the marketing media that is currently in demand by society because it can reach a wider target consumer quickly and precisely, more effectively and efficiently. In making maximum use of promotional media, the ability to create new and unique creations is needed so that messages can stick with consumers, so that the goal is to reach more consumers, one of which is photography. The partners of this PKM are UMKM in Bagor Village, Miri, Sragen, where there are around 18 products pioneered by community members. The problems faced by can be concluded based on several aspects, namely the lack of ability to promote in online media in increasing the marketing of UMKM products through online media, such as Instagram, Twitter, Facebook and other social media and UMKM members have not received basic knowledge and skills regarding product photography via camera. mobile phones as a medium for increasing sales and marketing. The solution to this problem is in the form of simple product photography training using smartphones and other supporting properties. Community empowerment is a concept of economic development in society that summarizes community values ​​to build a new way of seeing people towards themselves and their environment that is people centered, participatory, empowering and sustainable. The stages in UMKM product photography training are as follows: Mini Studio Creation and Lighting Stage; Photo Concept Preparation Stage; Stages of Product and Property Arrangement; Shooting Stages; and Photo Editing Stages. Through this training, product photos are produced which function to increase the added value of UMKM production in Bagor, Miri, Sragen Villages as well as increasing the insight and knowledge of community members in terms of promotion and marketing in the future, as well as increasing welfare. Keywords: Empowerment, Bagor Village, Training, Product Photography, Smartphone
PENDAMPINGAN BRANDING PRODUK BERBASIS KEKAYAAN INTELEKTUAL MELALUI KEPEMILIKAN MEREK DAGANG DAN DESAIN INDUTRI PADA RINTISAN BISNIS SEPATU RANGE DE CULTURE Yunianto, Ipung Kurniawan; Kurniawan, Rendya Adi; Prilosadoso, Basnendar Herry; Tori, Pisteo Gabriel; Priana, Fatika Fajar; Dini, Erlyana Zuar
Abdi Seni Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji pentingnya merek dagang dan desain industri sebagai identitas visual dan nilai tambah produk bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Merek dagang berfungsi sebagai pembeda produk dan strategi pemasaran, sementara desain industri meningkatkan nilai komersial produk. Program pendampingan ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum UMKM terkait merek dagang dan desain industri,khususnya pada produk sepatu Range de Culture (RDC). Tantangan utama UMKM adalah kurangnya pemahaman akan urgensi perlindungan kekayaan intelektual tersebut. Metode yang digunakan adalah edukasi mengenai peran strategis merek dagang dan desain industri dalam persaingan usaha, serta pendampingan proses pendaftarannya. Hasilnya, RDC berhasil mendaftarkan merek dagang dan desain industrinya ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Penelitian ini menyoroti pentingnya pendampingan dalam meningkatkan kesadaran dan kapasitas UMKM untuk memanfaatkan perlindungan kekayaan intelektual guna memperkuat daya saing dan keberlanjutan usaha.

Page 1 of 2 | Total Record : 20