cover
Contact Name
Chairunnisa
Contact Email
chairunnisa.neys@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
wartapenelitianperhubungan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Warta Penelitian Perhubungan
ISSN : 08521824     EISSN : 25801082     DOI : -
Core Subject : Social, Engineering,
Warta Penelitian Perhubungan diterbitkan oleh Sekretariat Badan Litbang Perhubungan yang memuat hasil penelitian dan kajian kebijakan di sektor transportasi. Pada tahun tahun sebelumnya hingga tahun 2016 Warta Penelitian Perhubungan terbit 12 (dua belas) kali dalam satu tahun. Namun, mulai tahun 2017 terbit 2 (dua) kali dalam satu tahun yakni edisi Januari - Juni dan Juli - Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 519 Documents
Kajian Sensitifitas Komponen Biaya dan Tarif Pelabuhan Penyeberangan Dengan Model Dinamis Siahaan, L Denny
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 2 (2011): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1447.253 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v23i2.1062

Abstract

Tiie price of crude oil in worldwide has fluctuating and giving as the result instabilization of production cost for industry, both service and manufacture industries. Government planning to decrease and even revoke the subsidy of gasoline is going to give domino effects for public and industry. The operator of Jerry transport therefore needs to anticipate the dynamic changes of price component then recalculate tlie price. Means, whereas the price may still cover the cost flu ctuation otherwise propose for increasing the price in order to give profit to the company. n zere are several scenarios in evaluating the existing price and it changes.Keywords : cost, price and dynamic model
Kinerja Dan Peramalan Pertumbuhan Angkutan Kereta Api Menggunakan Model Sarima Suryadi, Suryadi
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 7 (2014): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.708 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v26i7.922

Abstract

Sektor transportasi sudah mulai mereformasi kelembagaan ekonominya dengan memisahkan antara regulator dan operator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja PT Kereta Api Indonesia tahun 2010-2013 serta untuk mengetahui laju pertumbuhan angkutan kereta api periode 2015-2019 denganmenggunakan model Sarima (0,1,0) (0,1,1)4. Selama periode 2010 sampai 2013 terjadi kenaikan pada pendapatan, beban pokok penjualan, laba bruto, beban usaha dan laba sebelum pajak, kecuali tahun 2012 pada komponen beban usaha. Pada tahun 2013, PT KAI menghasilkan pendapatan operasi sebesar Rp 8,60 triliun yang meningkat 23% dibandingkan dengan pendapatan tahun 2012. Laba sebelum pajak juga meningkat hingga 34% pada tahun 2013. Peningkatan pendapatan tercermin dari volume angkutan penumpang dan barang yang diangkut oleh kereta api. Pertumbuhan angkutan kereta api pada periode 2015-2019 diperkirakan antara 0,18 sampai 8,92 persen. Pertumbuhan angkutan kereta api berdasarkan skenario optimistik tahun 2015 sebesar 8,92 persen ; tahun 2016 sebesar 8,21 persen; tahun 2017 sebesar 7,75 persen serta tahun 2018 dan 2019 masing-masing sebesar 7,39 dan 7,10 persen. Pertumbuhan tersebut sangat tergantung kepada besarnya investasi yang dikeluarkan untuk sarana dan prasarana angkutan kereta api.
Karakteristik dan Sensitivitas Kenaikan Tarif Penumpang KRL Commuter Line terhadap Penggunaan Moda Transportasi Jalan di Jabodetabek Siahaan, L Denny
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 5 (2013): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1432.608 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v25i5.732

Abstract

Kenaikan tarif moda kereta api dapat berpengaruh terhadap penggunaan moda transportasi jalan dan kemungkinan akan terjadi perpindahan penumpang. Maksud dari kajian ini adalah untuk melakukan kajian karakteristik dan sensitivitas kenaikan tarif penumpang kereta rel listrik commuter line (KRL-CL) terhadap moda transportasi jalan dengan tujuan melihat potensi perpindahan penumpang dari KRL-CL ke moda transportasi jalan dengan peningkatan tarif tertentu. Survai dilakukan di 5 stasiun diJabodetabek dengan jumlah responden sebanyak 281 dan dianalisa dengan menggunakan tabulasi silang. Hasil analisa membuktikan bahwa pengguna KRL-CL akan beralih ke moda transportasi jalan secara signifikan jika tarif dinaikkan dari Rp. 500,-sampai Rp. 4.000,-. Jika tarif KRL-CL dinaikkan Rp. 500,-maka pen um pang memilih sepeda motor dan mobil pribadi masing-masing sebesar 10,68% dan 0,71 %. Jika tarif dinaikkan Rp. 1.000, pangsa sepeda motor dan mobil pribadi diperkirakan sebesar 8,19% dan 1,42 % . Apabila tarif dinaikkan Rp. 1.500,- penumpang sepeda motor dan mobil pribadi sebesar 11,39% dan 1,78%. Peralihan ke moda transportasi jalan juga akan terjadi apabila tarif dinaikkan sebesar Rp. 2.000,- yaitu 15,30% pangsa sepeda motor dan 2,14 % pangsa mobil pribadi. Hal yang sama juga 17,79% pangsa sepeda motor dan 4,98 % pangsa mobil pribadi untuk kenaikan tarif sebesar Rp. 2.500. Semakin tinggi tarif yang dinaikkan, peralihan ke sepeda motor dan mobil pribadi juga akan semakin meningkat. Hal ini terlihat jika tarif dinaikkan Rp. 3.000,-; Rp. 3.500,- dan Rp. 4.000,- maka pangsa sepeda motor masing-masing 21 %, 20,28% dan 21,35% serta pangsa mobil pribadi 6,05 %; 8,54 % dan 9,25 %. Apabila tarif dinaikkan maka pen um pang menginginkan peningkatan pelayanan terutama masalah keamanan dan kenyamanan di dalam kereta.
Kualitas Pelayanan Pengguna Jasa Kereta Api Dalam Transportasi Antarmoda Di Stasiun Gambir Gusleni, Yessi
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 3 (2010): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8062.599 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v22i3.1078

Abstract

TI1is research /ms the purpose to know the perceptio11s, e:rpectations, rznd the effecti7.1eness of thequalihj of intemwde transport seruice i11 Gnlllhir stations prm 1irfed hi; PT. Keretn Api (Persero) rzndthe local government of DKJ fnkartn.TI1is research will be done by through a survey methods. Number of samples has been taken atrandom study from a 100 respondents simple. Attribute of the observation are as many as 27attributers of sennce-related to infrastructure, network infrnstructure, operational, and human resources.Resenrclz data in tile descripti7.:ie nnnlysis nnd the senrice qunli~; measuring metlwds includethe reliability, responsir!fness, nssumnce, emplmty, and tangible.From 2 7 nttributes that /un ,e rz lziglz expected mlu.e is the ense of obtaining information routes/busroutes for mil senrice users in intemwde of transport, officers ready to help the train seroi.ces userintermodes of transport, security guamnteess for milway seruice user in intermodes of transport, staffpromde services to train users wlw have limited (disabled, elderly, etc), and security officers, while thepassengers w/w do not satisfi; the sennce quality attnbutes is the ease of obtaining information routes/bus routes for rail seniice users intemwde of trnnsport, sernrity guarantees for milwm; sennce usersin the intemzode of transport, officers prouide sen1ices to train sen1ice users who /un 1e limited (disables,elderly, etc), nnd transport of goods (trolly). Tiie le7.iel of total rnstomer satisfaction is 65,51 %means that the variable qualihj of senrice can not offer the satisfaction of being on the range index ofpoor (64%lebihkecilXd"71 %).Key word : qualihJ of sennce, internwde
Analisis Pemilihan Lokasi Dan Manajemen Strategis Pengembangan Pelabuhan Laut Di Provinsi Riau Rionaldi, Rionaldi
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 8 (2014): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.962 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v26i8.938

Abstract

Sebagai negara kepulauan, sistem pengangkutan laut yang efisien dan terkelola dengan baik merupakan faktor yang sangat penting dalam persaingan ekonomi serta integritas nasional. Pelabuhan menjadi sarana paling penting untuk menghubungkan antar pulau maupun antar negara. Namun ironisnya kondisi pelabuhan di Provinsi Riau sangat memprihatinkan ditambah lagi dengan dibangunnya jembatan yang melintasi alur Sungai Siak yang mengakibatkan kapal-kapal yang mempunyai ketinggian diatas 17 meter tidak dapat melintasi alur sungai Siak, maka Provinsi Riau membutuhkan pelabuhan yang menjadi prioritas untuk dikembangkan serta manajemen strategi pengembangan pelabuhan tersebut. Pada penelitian ini akan menentukan prioritas lokasi pelabuhan yang akan dikembangkan dengan analisis SMART, kemudian menggunakan analisis TOWS untuk menghasilkan alternatif strategi terhadap lokasi pelabuhan terpilih dan menggunakan analisis QSPM untuk menetapkan prioritas strategi yang akan dipilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelabuhan Tanjung Buton adalah lokasi yang paling prioritas untuk dikembangkan di Provinsi Riau dengan empat rumusan strategi yang dapat dikombinasikan dan dikembangkan bersama yaitu mengoptimalkan kawasan pelabuhan, meningkatkan pelayanan agar dapat memiliki daya saing, pembenahan system informasi dan peningkatan pengelolaan, mengembangkan SDM dengan perekrutan dan program pelatihan.Kata kunci: analisis  SMART, analisis TOWS, analisis QSPM
Sistem Penyediaan Air Bersih Dan Penyaluran Air Buangan Bandar Udara Syamsudin Noor Terhadap Peningkatan Jumlah Penumpang Pakan, Welly; Muliasari, Ataline
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 7 (2013): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1579.966 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v25i7.748

Abstract

Peningkatan jumlah penumpang di Bandar Udara Syamsudin Noor juga perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan. Selain meningkatkan kapasitas terminal untuk peningkatan kenyamanan penumpang, perlu juga diperhatikan penyediaan air bersih yang merupakan kebutuhan pokok manusia. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih di bandar udara, diperlukan air bersih dengan kapasitas yang memenuhi peningkatan jumlah pergerakan penumpang setiap tahunnya. Selain itu, diperlukan juga system penyediaan yang meliputi proses pengaliran dari sumber air menuju bandar udara. Terkait dengan hal tesebut diatas, maka perlu dilakukan pengkajian sistem dan kapasitas penyediaan air bersih Bandar udara Samsudin Noor - Banjarmasin Kalimantan Selatan. Dari hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa kebutuhan supply air bersih di Bandar udara Syamsudin Noor Banjarmasin adalah 65.352 lt / hari (65m3/ hari). Sementara itu, dengan supply air bersih 32 m3 /jam didapatkan 3 (tiga) sumur bor yang tersedia. Penyediaan air bersih (Q) yang dibutuhkan untuk Bandar Udara Syamsudin Noor adalah 65.352 lt, sehingga estimasi kapasitas air buangan diperkirakan 80% x 65.352 = 52.281 lt. Terkait dengan hal tersebut diatas, maka debit pengaliran di bandara ini adalah (Q) = 6,43m3 / dt dan diameter saluran untuk Bandar udara Syamsudin Noor dengan debit air hujan rata-rata sebesar 2400 mm/ dt adalah 1.32 m
Desain Kapal Feeder Tol Laut Trayek T-5 Kurniawan, Abdy; Pramita, Dienda Rieski
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 5 (2016): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.237 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v28i5.298

Abstract

Perbandingan PDB antara Kawasan Timur Indonesia dan Kawasan Barat Indonesia, yaitu 18,6% berbanding 81,4% menunjukkan pemerataan ekonomi yang masih timpang antara Kawasan Barat Indonesia (KBI) dan Kawasan Timur Indonesia (KTI) yang berdampak pada disparitas harga yang tinggi. Melalui program Tol Laut, pemerintah berupaya meningkatkan konektivitas antara KBI dan KTI sekaligus mengurangi disparitas harga melalui angkutan laut yang terjadwal dan bersubsidi. Trayek T-5 dengan Ternate sebagai salah satu pelabuhan singgahnya diharapkan menjadi sub-distributor lanjutan untuk daerah hinterlandnya yang berupa wilayah kepulauan yang ditunjang dengan kapal feeder. Kajian ini bertujuan untuk menghasilkan desain kapal feeder yang optimal sesuai dengan karakteristik beberapa pelabuhan singgah yang dilakukan dengan beberapa metode seperti analisa operasi dan pra rancangan menggunakan metode kapal pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapal feeder yang optimal memiliki payload 729 ton kecepatan dinas 8 knot dengan frekuensi pelayaran 32 voyage per tahun.
Pengkajian Permohonan Izin Terbang (Flight Approval) Untuk Penambahan Penerbangan (Extra Flightj Rute Dalam Negeri di Bandar Udara Ngurah Rai - Bali Yuliana, Dina
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 4 (2011): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2129.957 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v23i4.1094

Abstract

Research about Flight Approval for Extra Flight Domestic Route in the Ngurah Rai Airport Bali has been done. The aim of research is to kncnv the difference of the perception behveen the airlines for the mechanism of the implementation flight approval to extra flight in the Ngurah Rai Airport - Bali by the Director General of Aviation Transportation by using the Kruskal Wallis Test method. The results of the research show that there are significant difference perception bet-ween the airlines, but in the principle perception of airline was together positive tawards the process of flight approval in hard copy (physical) was compared through the short message service, the facsimile or the electronics letter (the e-mail/g-mail). As long as period in September 2010 up to March 2011 (7 months), total flight approval to extra flight was 685 and it was increased on the day or the holiday season like at the time of the New Year holiday (in December - in January) and the school child's holiday (in May - in June) on 2010. Keywords: flight approval, extra flight, Kruskal Wallis Test, airlines
Peningkatan Kualitas Pelayanan Melalui Pendekatan Analisis Regresi Linier Arianto, Dedy
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 12 (2014): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.393 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v26i12.953

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variabel yang prioritas diperbaiki dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan di terminal penumpang Pelabuhan Ambon melalui pendekatan analisis regresi linier. Hasil analisis menunjukkan bahwa dengan nilai koefisien korelasi R sebesar 80.7%. Hasil Uji F menunjukkan bahwa variabel V1–V16 secara serentak berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen, tetapi secara parsial, berdasarkan hasil Uji t, variabel V4, V5 dan V11yang berpengaruh secara signifikan.Dengan asumsi bahwa variabel lain tidak berubah, maka peningkatan 1 point nilai variabel V4 akan meningkatkan nilai Y sebesar 0,769.Prioritas perbaikan terjadi pada layanan : Keselamatan di lokasi pemberhentian, halte, atau terminal angkutan umum, di sekitar pelabuhan (terganggu oleh lalulintas kendaraan, dan lain sebagainya).
Analisis Aksesibilitas dan Level of Service Angkutan Jalan Lintas Surabaya – Kediri Priyambodo, Priyambodo
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 2 (2015): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.498 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v27i2.779

Abstract

Aksesibilitas menggambarkan kemudahan untuk mencapai tujuan, sementara level of service menggambarkan standar pelayanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktorfaktor yang menurunkan aksesibilitas dan tingkat pelayanan jalan lintas Surabaya – Kediri. Dengan menggunakan analisis aksesibilitas serta analisis ratio volume dan kapasitas jalan diperoleh hasil bahwa lintas Surabaya – Mojokerto – Jombang menunjukkan aksesibilitas yang buruk (rendah) dan tingkat pelayanan jalan yang menunjukkan arus tidak stabil. Hal ini disebabkan penambahan arus (volume) dari arah barat, yaitu dari Jogya – Solo – Madiun – Nganjuk menuju Surabaya yang bertemu di daerah Kertosono. Sementara arus lalu lintas dari Jombang – Pare/Kertosono – Kediri aksesibilitasnya baik (tinggi) dengan tingkat pelayanan jalan menunjukkan arus yang stabil. Untuk meningkatkan aksesibilitas dan level of service direkomendasikan agar pembangunan jalan Tol Surabaya – Mojokerto dipercepat dan melakukan perawatan jalan secara kontinyu, memperbaiki dan menormalisasikan sistemdrainase serta secara intensif melakukan rekayasa lalu lintas.

Page 8 of 52 | Total Record : 519


Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 37 No. 1 (2025): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 36 No. 2 (2024): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 36 No. 1 (2024): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 35 No. 2 (2023): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 35 No. 1 (2023): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 34 No. 2 (2022): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 34 No. 1 (2022): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 33 No. 2 (2021): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 33 No. 1 (2021): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 32 No. 2 (2020): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 32 No. 1 (2020): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 31 No. 2 (2019): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 31 No. 1 (2019): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 30 No. 2 (2018): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 30 No. 1 (2018): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 29 No. 2 (2017): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 29 No. 1 (2017): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 6 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 5 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 4 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 3 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 2 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 1 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 6 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 5 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 4 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 3 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 2 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 1 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 12 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 11 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 10 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 9 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 8 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 7 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 6 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 5 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 4 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 3 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 2 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 1 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 7 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 6 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 5 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 4 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 3 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 2 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 1 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 6 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 5 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 4 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 3 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 2 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 1 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 5 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 4 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 3 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 2 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 1 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 12 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 11 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 10 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 9 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 8 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 7 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol 22, No 7 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 6 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 5 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 4 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 3 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 2 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 1 (2010): Warta Penelitian Perhubungan More Issue